Media Wordwall: alternatif Peningkatan Motivasi Belajar Anak Usia Dini di KB Santika Arum Dara NurAoafifa dan Erik Wahyudin Mahasiswa Pendidikan Guru PAUD. Universitas Muhammadiyah Kuningan Univeristas Muhammadiyah Kuningan Contributor Email: 214223004@mhs. Abstract Fun learning is essential in the world of Early Childhood (AUD). Educators can utilise technology to create engaging learning media. So that during the learning process, children can be motivated. The purpose of this research is to develop media, to determine the feasibility of media and to determine the influence of WordWall learning media. The method used is R&D (Research and Developmen. ADDIE (Analysis. Design. Development. Implementation. Evaluatio. development model. The population in this study is all students of Santika Arum Family Planning, and the sample is taken from 15 people. The data collection techniques used are observation and documentation, with the data obtained in the form of learning. The study's results showed that the majority of children fell into the low category, with a percentage of 33. After being given treatment, post-test data showed that the majority of children were in the high category, with a percentage of 46. Therefore. Wordwall media can be used as one of the learning media to increase AUD learning motivation. Keywords: Early Childhood. Media. Motivation. Wordwall Abstrak Pembelajaran yang menyenangkan sangat penting pada dunia Anak Usia Dini (AUD). Pendidik dapat memanfaatkan teknologi untuk mendesain media pembelajaran yang menyenangkan. Agar selama proses pembelajaran anak dapat termotivasi. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengembangkan media, mengetahui kelayakan media dan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran wordwall. Metode yang digunakan yaitu R&D (Research and Developmen. dengan model pengembangan ADDIE (Analyze. Design. Development. Implementation. Evaluatio. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh siswa KB Santika Arum dan sampel diambil 15 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan dokumentasi dengan data yang diperoleh berupa pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan data pre-test mayoritas anak masuk ke dalam kategori rendah dengan persentase 33,3%. Setelah diberikan perlakuan data post-test menunjukkan mayoritas anak masuk ke dalam kategori tinggi dengan persentase 46,6%. Oleh karena itu, media wordwall dapat dijadikan sebagai salah satu media pembelajaran untuk meningkatkan motivasi belajar AUD. Kata kunci: Anak Usia Dini. Media. Motivasi. Wordwall Media Wordwall: alternatif Peningkatan Motivasi Belajar Anak Usia Dini di KB Santika Arum Dara NurAoafifa dan Erik Wahyudin Pendahuluan Menurut halaman 6 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 1, butir 14 Pendidikan Anak Usia Dini adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan bagi anak sejak lahir sampai dengan 6 . tahun yang dilakukan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani anak melalui kegiatan rangsangan pendidikan agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut (Arifudin. Pada abad ke-21 ini, pendidikan harus bisa semakin maju dan mudah diakses oleh semua kalangan. Salah satunya, diciptakannya AuRevolusi Industri 4. 0Ay atau dengan kata lain era digital. Sejalan dengan hal itu, pada saat ini perkembangan teknologi informasi terutama di Indonesia semakin berkembang (Aspi STAI Rakha Amuntai dkk. , 2. Perkembangan teknologi yang semakin canggih harus diimbangi dengan pendidikan di sekolah. Dengan segala kelebihan yang dimiliki teknologi saat ini, informasi yang mudah diakses, cepat dan tidak pembelajaran bagi siswa. Salah satu media pembelajaran yang dapat diakses oleh guru dan siswa serta dapat meningkatkan motivasi belajar anak yaitu Wordwall. Wordwall adalah sebuah media atau aplikasi menarik yang dapat diakses melalui peramban web secara gratis oleh peserta didik dengan menggunakan tautan. Media Wordwall sebelumnya yakni media yang dapat digunakan untuk pembelajaran bahasa. Media Wordwall adalah sekelompok kata yang ditampilkan di dinding, papan bulletin atau papan tulis di kelas. Kata-kata itu dicetak dalam huruf besar sehingga mudah terlihat dari semua tempat duduk siswa. Kata-kata ini dirujuk terus-menerus oleh Media dikembangkan oleh peneliti lebih berfokus terhadap audio visual dan dikolaborasikan menggunakan aplikasi canva. Media ini menggunakan multimedia interaktif, jadi lebih mengutamakan interaksi aktif dengan Diksi: Jurnal Pendidikan dan Literasi Volume. 4 No. 2 Agustus 2025 e-ISSN: 2829-0101 doi: 10. 62719/diksi. siswa sehingga pembelajaran berpusat pada anak bukan hanya berpusat pada guru. Rumusan dan tujuan dari penelitian ini yaitu . Merancang desain media wordwall untuk meningkatkan motivasi belajar anak usia dini, . mengetahui kelayakan media wordwall sebagai media pembelajaran, . mengetahui pengaruh media wodwall untuk meningkatkan motivasi belajar anak. Media berasal dari bahasa Latin medius, yang secara harfiah berarti tengah, perantara dan pengantar. Oleh karena itu, media dapat diartikan sebagai pengantar atau menyampaikan pesan dari pengirim ke penerima pesan (Ani Daniyati dkk, 2. Kesimpulannya media adalah wadah dari pesan yang sumbernya ingin diteruskan kepada sasaran atau penerima pesan tersebut, materi yang diterima adalah pesan intruksional, dan tujuan yang dicapai adalah tercapainya proses Sedangkan pembelajaran merupakan suatu usaha sadar guru/pengajar untuk membantu siswa atau anak didiknya, agar mereka dapat belajar sesuai dengan kebutuhaan dan minatnya. Dengan kata usaha-usaha memanipulasi sumber-sumber belajar agar terjadi proses belajar dalam diri siswa. Dari berbagai pendapat mengenai media pembelajaran, maka dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran adalah segala sesuatu yang digunakan untuk menyampalikan pesan melalui berbagai saluran, seperti merangsang pikiran, perasaan, dan kemauan siswa sehingga dapat mendorong terciptanya proses belajar yang efektif untuk pembelajaran dapat tercapai dengan baik. Multimedia seperti menyajikan kata-kata . eperti teks lisan atau teks ceta. dan gambar . eperti ilustrasi, foto, animasi, atau vide. Materi disajikan dalam bentuk verbal, seperti teks cetak atau teks lisan. Gambar adalah materi yang disajikan bentuk gambar, seperti grafik Media Wordwall: alternatif Peningkatan Motivasi Belajar Anak Usia Dini di KB Santika Arum Dara NurAoafifa dan Erik Wahyudin statis, termasuk ilustrasi, grafik, diagram, peta, atau foto, atau dinamis grafis, termasuk animasi atau video. Aplikasi berbasis teknologi ini diciptakan untuk membantu pengguna, khususnya anak-anak, dalam memperluas kosakata mereka secara menyenangkan dan interaktif (Hasanah dkk, 2. Wordwall memberikan pengalaman pembelajaran yang menarik dan memukau dengan berbagai fitur interaktif, visual, dan audio. Selain meningkatkan kosakata dan kemampuan berbahasa, fitur-fitur ini juga membuat pembelajaran menjadi lebih interaktif, menyenangkan, dan efektif. Penggunaan wordwall dalam proses pembelajaran belum begitu populer, namun telah banyak literatur dari internet dan hasil penelitian Wagstaff Wordwall merupakan alat pedagogis yang membutuhkan keterlibatan aktif, bukan hanya sekadar melihat secara pasif. Siswa dapat terlibat aktif dalam pengembangan media ini dan dapat digunakan untuk meningkatkan kegiatan belajar kelompok (Pamungkas dkk, 2. Sedangkan Lestari menyatakan bahwa wordwall adalah aplikasi web menarik yang berfungsi sebagai alat penilaian yang menyenangkan bagi siswa serta sebagai sumber media pembelajaran (Lestari, 2. Penjelasan merupakan alat pembelajaran interaktif yang dapat memicu rasa ingin tahu siswa dan memberikan mereka insentif yang tinggi untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran guna mencapai tujuan Peran guru sebagai pendidik mempunyai pengaruh besar bagi anak, menjadi tokoh atau panutan baik dalam perilaku keseharian anak. Guru berperan sebagai teladan di lingkungan sekolah, mengajarkan dan menunjukkan perilaku yang positif kepada anak-anak, sehingga dapat termotivasi dari berbagai pengalaman yang didapatkan bersama guru. Sehingga dalam membangun motivasi belajar pada anak usia dini keberadaan guru sangat diharapkan mampu menjadi penggerak utama dalam mendukung tumbuh kembang anak pada aspek Diksi: Jurnal Pendidikan dan Literasi Volume. 4 No. 2 Agustus 2025 e-ISSN: 2829-0101 doi: 10. 62719/diksi. seperti menciptakan lingkungan belajar dengan mendesain suasana belajar sesuai yang diinginkan oleh anak dan memilih metode pengajaran yang cocok. Berdasarkan praobservasi di KB Santika Arum Desa Mekarwangi Kecamatan Lebakwangi, masih ada beberapa anak yang tidak mengikuti kegiatan pembelajaran. Hal ini ditunjukkan dengan anak yang kurang Penyebab permasalahan motivasi belajar anak kurang karena media yang digunakan kurang menarik. Dalam menghadapi situasi tersebut, pentingnya peran pendidik dalam menyajikan media pembelajaran yang Pembelajaran memudahkan pendidik dalam memberikan materi kepada anak. Metode Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (Research and Developmen. Penelitian pengembangan (R&D) dalam pendidikan adalah proses yang digunakan untuk mengembangkan dan (Sugiyono. Model pengembangan yang digunakan dalam pengembangan media wordwall adalah model ADDIE (Analyze. Design. Development. Implementation. Evaluatio. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh anak usia dini yang terdaftar di KB Santika Arum. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling mencakup anak kelas A di KB Santika Arum yang berjumlah 15 anak yang terdiri dari 5 anak laki-laki dan 10 anak perempuan. Dalam penelitian pengembangan, peneliti dapat menggunakan . Dengan pendekatan kuantitatif sekaligus kualitatif agar hasil penelitian lebih Penliti Media Wordwall: alternatif Peningkatan Motivasi Belajar Anak Usia Dini di KB Santika Arum Dara NurAoafifa dan Erik Wahyudin Adapun instrument penelitian yang digunakan sebagai Tabel 1. Kisi-Kisi Indikator Motivasi Belajar Anak No. Aspek Indikator Nilai Agama & Anak menunjukkan rasa syukur saat Moral berhasil dalam menyelesaikan tugasnya Sosial Emosional Anak bersemangat saat mengikuti kegiatan Kognitif Anak menunjukkan rasa ingin tahu terhadap materi yang diberikan Fisik Motorik Anak Bahasa Anak mampu menanggapi pertanyaan yang diberikan guru Seni Anak mampu mengetahui warna, bentuk dan suara dari berbagai macam binatang Produk yang dibuat juga dilakukan validasi oleh ahli media dan ahli materi sebelum dilakukan uji coba kepada anak. Dilakukan uji kelayakan media dan uji efektivitas media terhadap motivasi belajar anak usia dini. Hasil dan Pembahasan Hasil Hasil dari penelitian pengembangan media wordwall untuk meningkatkan motivasi belajar anak dapat dilihat dari hasil di bawah ini. Tabel 2. Hasil Validasi oleh Ahli Media Aspek yang Dinilai Tampilan menarik perhatian anak Penggunaan yang menarik Media dapat digunakan tanpa gangguan teknis Media interaktif yang berfungsi dengan baik Skor Rata-rata Presentase 93,3% Diksi: Jurnal Pendidikan dan Literasi Volume. 4 No. 2 Agustus 2025 Media mudah digunakan oleh Media yang digunakan kepada anak Petunjuk media jelas dan mudah Media yang dibuat sesuai dengan kebutuhan anak Pembelajaran menggunakan media ini dapat dilakukan di luar Jumlah Skor Keterangan e-ISSN: 2829-0101 doi: 10. 62719/diksi. 93,3% Sangat Baik Tabel 3. Hasil Validasi oleh Ahli Materi Indikator Skor Materi sesuai dengan capaian pembelajaran Materi mendukung ketercapaian kompetensi Materi sesuai dengan konsep yang dibuat Bahasa yang digunakan jelas dan mudah Materi mencakup aspek penting sesuai dengan Adanya contoh ilustrasi gambar dalam memperkuat pemahaman Kesesuaian materi dengan kurikulum dan standar pendidikan anak usia dini. Rata-rata Persentase 91,1% Media Wordwall: alternatif Peningkatan Motivasi Belajar Anak Usia Dini di KB Santika Arum Dara NurAoafifa dan Erik Wahyudin Bahasa yang digunakan tidak mengandung kalimat yang mengandung sara Penyajian materi yang diberikan kepada anak menarik sehingga dapat meningkatkan motivasi belajar anak Jumlah Skor Keterangan 91,1% Sangat Baik Tabel 4. Rekapitulasi Hasil Observasi Motivasi Belajar Anak Mean Standar Deviasi Pre-test 13,26 1,03 Post-test 17,93 Data di atas merupakan hasil dari observasi anak dalam penggunaan medi wordwall, kemudian dianalisis dengan analisis Tabel 5. Kategorisasi Hasil Pre-Test Rentang Skor X Ou 14,29 14,29 > X Ou 13,26 13,26 > X Ou 12,23 X < 12,23 Kategori Sangat Tinggi Frekuensi Persentase 13,3% Tinggi 26,6% Rendah 33,3% Sangat Rendah 26,6% Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa jumlah anak seluruhnya ada 15 anak, dengan 2 anak kategori sangat tinggi dengan persentase 13,3%, 4 anak dalam kategori tinggi dengan persentase 26,6%, 5 anak dalam kategori rendah dengan persentase 33,3%, dan 4 anak dalam kategori sangat rendah dengan persentase 26,6%. Hasil tersebut menunjukkan data pre- Diksi: Jurnal Pendidikan dan Literasi Volume. 4 No. 2 Agustus 2025 e-ISSN: 2829-0101 doi: 10. 62719/diksi. tes mayoritas anak masuk ke dalam kategori rendah yang memiliki frekuensi tertinggi yaitu 5 anak dengan persentase 33,3%. Tabel 6. Kategorisasi Hasil Post-Test Rentang Skor X Ou 19,53 19,53 > X Ou 17,93 17,93 > X Ou 16,33 X < 16,33 Kategori Sangat Tinggi Frekuensi Persentase Tinggi 46,6% Rendah 33,3% Sangat Rendah Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa jumlah anak seluruhnya ada 15 anak, dengan 3 anak kategori sangat tinggi dengan persentase 20%, 7 anak dalam kategori tinggi dengan persentase 46,6%, 5 anak dalam kategori rendah dengan persentase 33,3%, dan tidak ada anak dalam kategori sangat rendah. Hasil tersebut menunjukkan data post-test mayoritas anak masuk ke dalam kategori tinggi yang memiliki frekuensi tertinggi yaitu 7 anak dengan persentase 46,6%. Ketentuan normalitas data yaitu apabila taraf signifikansi <0,05 maka H0 ditolak yang berarti sampel berasal dari populasi berdistribusi tidak normal, sedangkan apabila taraf signifikansi . 0,05 maka Ha ditolak yang berarti sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal (Priyatno, 2. Tabel 7. Test Of Normality Tests of Normality Kolmogorov-Smirnova Statistic Sig. Shapiro-Wilk Statistic df Sig. ,202 ,101 ,885 ,056 Posttes ,150 ,200* ,916 ,169 Pretest Media Wordwall: alternatif Peningkatan Motivasi Belajar Anak Usia Dini di KB Santika Arum Dara NurAoafifa dan Erik Wahyudin This is a lower bound of the true significance. Lilliefors Significance Correction Nilai sig. Shapiro Wilk untuk pre-test 0,056 dan post-test 0,169. Keduanya >0,05 sehingga Ha diterima dan H0 ditolak. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa data berdistribusi normal. Tabel 8 Paired Samples test Paired Samples Test Paired Differences Std. Std. Interval Error Difference Mean Deviation Mean Pai Pretest Posttest 4,666 Confidence Lower Sig. Upper 5,16492 4,16841 20,08 Berdasarkan tabel di atas ada perbedaan rata-rata motivasi belajar anak usia dini antara hasil pre-test dan post-test. Diketahui nilai sig. -taile. sebesar 0,000 < 0,005, maka H0 ditolak dan Ha Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan ratarata hasil pre-test dan post-test. Dalam kata lain, ada pengaruh multimedia wordwall untuk meningkatkan motivasi belajar anak usia Pembahasan Hasil multimedia wordwall dengan perencanaan awal yaitu tahap Tahap analisis ini dilakukan dengan cara observasi dan analisis kebutuhan di KB Santika Arum Mekarwangi. Dapat diketahui dari hasil analisis kebutuhan bahwa media yang digunakan saat ini kurang bervariasi sehingga anak kurang bisa mengikuti kegiatan pembelajaran yang diberikan. Diksi: Jurnal Pendidikan dan Literasi Volume. 4 No. 2 Agustus 2025 e-ISSN: 2829-0101 doi: 10. 62719/diksi. Alasan peneliti menggunakan media wordwall yaitu peneliti menyenangkan dan sesuai dengan perkembangan anak usia dini. Hasil observasi dari peneliti dari kegiatan pembelajaran di KB Santika Arum, khususnya kelompok A dengan jumlah peserta didik sebanyak 15 orang menunjukkan bahwa banyak peserta didik yang kurang motivasi saat melakukan pembelajaran. Peneliti menggunakan model pengembangan ADDIE, jadi pada tahap awal peneliti melakukan tahap analisis dengan cara analisis kebutuhan dan observasi untuk mengetahui kebutuuhan yang diperlukan untuk penelitian. Pada tahap selanjutnya peneliti menentukan rancangan desain yang akan digunakan untuk produk tersebut. Setelah itu media yang sudah dikembangkan dilanjutkan tahap uji coba, ada uji coba skala kecil dan uji coba skala besar. Uji coba skala kecil produk dilakukan kepada ahli media dan ahli materi. Sedangkan uji coba skala besar dilakukan kepada peserta didik di KB Santika Arum. Berdasarkan penelitian motivasi belajar anak usia dini yang telah dilaksanakan, maka terlihat adanya perbedaan yang signifikan dalam kegiatan pre-test dan post-test. Kegiatan pretest dilakukan peneliti dengan cara penilaian terhadap keseharian anak saat pembelajaran sebelum menggunakan multimedia Sedangkan post-test multimedia wordwall. Hasil tes menunjukkan bahwa dengan menggunakan multimedia wordwall dapat memberikan pengaruh terhadap motivasi belajar anak usia dini di KB Santika Arum Mekarwangi. Penelitian yang dilakukan oleh Aini, dkk . , dengan AuPengembangan Aplikasi Media Game Pembelajaran Edukatif Interaktif Worwall Untuk Media Wordwall: alternatif Peningkatan Motivasi Belajar Anak Usia Dini di KB Santika Arum Dara NurAoafifa dan Erik Wahyudin Meningkatkan Kemampuan Literasi Anak usia 5-6Ay menunjukan hasil bahwa media game wordwall layak digunakan dengan hasil uji validitas Aiken V dalam kategori sangat tinggi dan uji reliabilitas dalam kategori sangat tinggi, game wordwall efektif digunakan dalam pembelajaran. Penelitian yang dilakukan oleh Nainggolan, dkk . Dengan AuPengalaman Belajar Siliwangi Melalui Pembelajaran Media Anak Paud/Tk Kartika Wordwall Studi KualitatifAy, hasilnya menunjukkan bahwa media ini meningkatkan hasil belajar anak melalui interaksi yang lebih aktif, meningkatkan motivasi belajar, dan merangsang kreativitas anak. Interaksi sosial antar anak juga terjadi dengan lebih intens, sehingga memperkuat pembelajaran kolaboratif di lingkungan PAUD. Berdasarkan menunjukkan bahwa sebelum diberikan perlakuan dan sesudah diberikan perlakuan berupa penggunaan multimedia wordwall berdampak positif dimana hasil pre-test dengan frekuensi terbanyak di kategori rendah meningkat menjadi dikategori Kesimpulan Desain multimedia wordwall untuk meningkatkan motivasi belajar anak usia dini yang menggunakan media digital berbasis online. Dengan memanfaatkan media digital ini anak dapat belajar dalam penggunaan teknologi yang bisa digunakan saat ini. Memanfaatkan berbagai macam permainan yang dapat digunakan oleh anak agar lebih menyenangkan Kelayakan meningkatkan motivasi belajar anak usia dini telah divalidasi oleh ahli media, ahli materi dan validator praktisi. Dengan persentase penilaian validator ahli media sebesar 93,3%, ahli materi 91,1% sehingga masuk kategori Aulayak digunakan. Validator praktisi dengan persentase Diksi: Jurnal Pendidikan dan Literasi Volume. 4 No. 2 Agustus 2025 e-ISSN: 2829-0101 doi: 10. 62719/diksi. penilaian media 95,5% dan penilaian materi 93,3% juga masuk dalam kategori Aulayak digunakanAy. Berdasarkan pre-test Setelah penggunaan media data mayoritas termasuk dalam kategori tinggi. Daftar Pustaka