Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan Volume 2 Ae Nomor 2. Oktober 2021,225-236 ISSN 2721-8112 . ISSN 2722-4899 . https://doi. org/10. 37478/jpm. Available online at: https://e-journal. id/index. php/JPM/article/view/1030 PENGARUH DISIPLIN BELAJAR DAN GAYA BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN DARING DI MASA PANDEMI COVID-19 Rindiani Matussolikhah1*. Brillian Rosy 2 Universitas Negeri Surabaya *Corresponding Author: Info Artikel Sejarah Artikel: Diterima: 22/06/2021 Direvisi: 29/06/2021 Disetujui:14/07/2021 Keywords: Learning Dicipline. Learning Style. Learning Result. Kata Kunci: Disiplin Belajar. Gaya Belajar. Hasil Belajar anirindi49@gmail. Abstract. The obstacle in carrying out online learning activities at SMK Negeri 4 Surabaya is that students have difficulty understanding the material presented because they have not been able to determine the right learning style with their self and students' learning discipline is still lacking. Researchers seek to find evidence of whether the influence of learning discipline and learning style will show a simultaneous relationship to learning outcomes, when learning activities are carried out online. To determine the effect of learning discipline, and learning style on student learning outcomes in the correspondence class X majoring in OTKP at SMK Negeri 4 Surabaya is the purpose of this study. Quantitative research method is the method used in this research. While the population in this study amounted to 105 people. Simple random sampling technique is the data collection technique chosen in conducting this research, with a total of 53 respondents. Data collection is done through the distribution of questionnaires and retrieval of The results of multiple linear regression analysis show the equation Y = 956 0. 724X1 0. 300X2. The conclusion is that there is a positive simultaneous influence between learning discipline and learning style on learning outcomes. The magnitude of the joint effect produced is 32. Abstrak. Kendala dalam melakukan kegiatan pembelajaran daring di SMK Negeri 4 Surabaya yaitu siswa kesulitan memahami materi disampaikan karena belum mampu menentukan gaya belajar yang tepat dengan keadaan diri dan disiplin belajar siswa masih Peneliti berupaya untuk menemukan bukti apakah pengaruh disiplin belajar dan gaya belajar akan menunjukkan hubungan yang simultan terhadap hasil belajar, ketika kegiatan pembelajaran dilakukan secara daring. Guna mengetahui pengaruh disiplin belajar, dan gaya belajar terhadap hasil belajar siswa pada pelajaran korespodensi kelas X jurusan OTKP di SMK Negeri 4 Surabaya merupakan tujuan dari penelitian ini. Metode penelitian kuantitatif adalah metode yanag dipakai pada penelitian berikut. Sedangkan populasi dalam penelitian berikut berjumlah 105 orang. Teknik simple random sampling ialah teknik pengambilan data yang dipilih ketika melakukan penelitian berikut, menggunakan total responden sejumlah 53 responden. Pengumpulan data dilaksanakan penyebaran kuisioner dan pengambilan dokumentasi. Hasil analisis regresi linier berganda mendapat rumus Y = 956 0,724X1 0,300X2. Kesimpulan ada pengaruh yang simultan positif antara disiplin belajar dan gaya belajar terhadap hasil belajar. Besar pengaruh bersama yang dihasilkan How to Cite: Matussolikhah. , & Rosy. PENGARUH DISIPLIN BELAJAR DAN GAYA BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN DARING DI MASA PANDEMI COVID-19. Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 2. , 225-236. https://doi. org/10. 37478/jpm. Alamat korespondensi: Penerbit: Universitas Negeri Surabaya. Jln. Ketintang. Ketintang Gayungan. Surabaya. Jawa Timur anirindi49@gmail. Program Studi PGSD Universitas Flores. primagistrauniflor@gmail. Rindiani Matussolikhah. Brillian Rosy Pengaruh Disiplin Belajar dan Gaya Belajar terhadap Hasil Belajar Siswa dalam Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19 Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan Volume 2. Nomor 2. Oktober 2021, hal 225-236 PENDAHULUAN Pendidikan merupakan kebutuhan penting setiap manusia dalam menjalani kehidupan sesuai dengan perkembangan zaman saat ini, sehingga pedidikan sangat penting bagi perkembangan kualitas SDM . umber daya manusi. Hal ini sesuai pendapat Siahaan & Pramusinto . AuPendidikan adalah aspek penting bagi pengembangan sumber daya manusia karena pendidikan merupakan wahana atau salah satu membebaskan manusia dari kebodohan dan kemiskinanAy. Pendidikan juga berhubungan dengan hasil belajar, karena keberhasilan pendidikan dipengaruhi oleh tingkatan hasil belajar yang dijadikan sebagai tolak ukur. Hal tersebut sesuai dengan standar akreditasi yang baik dalam kategori mutu lulusan (Malik et , 2. SMK Negeri 4 Surabaya telah memperoleh akreditasi A merupakan sekolah kejuruan yang memiliki banyak jurusan. Jurusan OTKP (Otomatisasi Tata Kelola Perkantora. merupakan salah satunya. Jurusan OTKP adalah jurusan yang berfokus dalam kegiatan perkantoran. Kegiatan dalam kemampuan salah satunya adalah kemampuan korespondensi atau surat menyurat, sehingga lulusan jurusan OTKP (Otomatisasi Tata Kelola Perkantora. kemampuan korespondensi yang baik, maka dibekali mata pelajaran korespondensi yang merupakan dasar program keahlian siswa jurusan OTKP (Otomatisasi Tata Kelola Perkantora. , hal tersebut dapat dilihat dari struktur kurikulum. Mata merupakan mata pelajaran yang didapatkan siswa di awal pembelajaran yaitu pada kelas Mata pelajaran korespondensi berkaitan dengan fungsi administrasi perkantoran dalam memberikan informasi meliputi kemampuan dalam berkomunikasi baik secara lisan dan tertulis dalan Bahasa Indonesia dan Inggris. Mata pelajaran korespondensi merupakan mata pelajaran yang lebih menekankan kegiatan praktik meliputi praktik membuat surat pribadi, bisnis dan dinas serta surat Kendala dalam pembelajaran daring yaitu menurunnya semangat belajar peserta didik, karena merasa bosan dan jenuh. Selain itu, keterbatasan fasilitas belajar yang mendukung pembelajaran daring. Siswa juga mengharapkan metode belajar yang tepat sesuai dengan keadaan mereka selama pembelajaran daring (Ramanta & Widayanti. Faktor pertama yang berpengaruh terhadap hasil belajar selama pembelajaran daring yaitu disiplin belajar. Disiplin belajar yang baik dapat memengaruhi kontrol diri siswa dalam belajar. Siswa yang menerapkan disiplin belajar dengan baik maka mampu bertanggung jawab terhadap tugasnya dan pengawasan orang tua. Variabel diduga dapat berdampak terhadap hasil belajar peserta didik pada SMK PL Tarcisius Semarang salah satunya yaitu disiplin belajar (Permana & Latifah 2. Siahaan & Pramusinto . AuDisiplin merupakan salah satu sikap atau perilaku yang harus dimiliki oleh siswa. Siswa akan memperoleh hasil belajar yang memuaskan apabila siswa dapat mengatur waktu dan kegiatan belajarnya dengan baik. Ay. Darmadi . menyatakan bahwa, disiplin belajar yaitu kepatuhan siswa memengaruhi tingkah laku siswa selama belajar baik di rumah maupun disekolah. Disiplin belajar juga dipahami sebagai keyakinan diri dalam mengontrol atau mengendalikan diri sendiri agar benar Ae benar belajar (Rahmadi et al. , 2. Dengan demikian, disiplin belajar adalah sikap taat dan patuh terhadap peraturan serta mampu mengendalikan diri untuk selalu belajar baik supaya dapat mencapai hasil belajar yang Berikut merupakan parameter yang digunakan untuk mengetahui disiplin belajar: Moenir . menyatakan bahwa, parameter disiplin belajar merupakan disiplin perbuatan dan disiplin waktu. Disiplin waktu antara lain belajar tepat pada waktunya, hadir merampungkan tugas sesuai jadwal yang telah ditentukan guru. Sedangkan disiplin perbuatan antara lain taat terhadap peraturan sekolah. Copyright . 2021 Rindiani Matussolikhah. Brillian Rosy. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. Rindiani Matussolikhah. Brillian Rosy Pengaruh Disiplin Belajar dan Gaya Belajar terhadap Hasil Belajar Siswa dalam Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19 Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan Volume 2. Nomor 2. Oktober 2021, hal 225-236 rajin belajar, mandiri, jujur dan tingkah laku yang menyenangkan. Selain itu pendapat Permana & Latifah . menyatakan bahwa, parameter disiplin belajar adalah kesadaran dalam mematuhi aturan dan pedoman di sekolah, tertib saat belajar di kelas, taat dalam menyelesaikan tugas, dan taat terhadap latihan belajar di rumah. Parameter disiplin belajar yaitujuga dapat berupa disiplin waktu dan disiplin perbuatan (Moenir 2. Faktor kedua yang berpengaruh terhadap hasil belajar selama pembelajaran daring yaitu gaya belajar. Menggunakan gaya belajar yang tepat sejalan dengan metode pembelajaran yang guru gunakan, maka siswa akan cepat menangkap materi yang dijelaskan oleh guru. Hal itu sesuai dengan pendapat Winulang & Subkhan . menyatakan bahwasanya, faktor kedua yang bisa berpengaruh terhadap prestasi belajar ialah gaya belajar siswa . Maheni . Augaya belajar adalah kebiasaan belajar yang disenangi oleh mahasiswa dalam menerima pembelajaranAy. Kemudian Suyono . menyatakan bahwa. AuGaya belajar adalah bagaimana sebuah informasi dapat diterima dengan baik oleh siswanyaAy. Selanjutnya Winulang & Subkhan . menyatakan bahwa: Augaya belajar adalah gaya konsisten yang ditunjukan individu untuk menyerap informasi, mengatur, mengelola informasi tersebut dengan mudah dalam proses pemecahan masalah dalam menghadapi proses belajar mengajar agar tercapai hasil maksimal sesuai dengan kemampuan, kepribadian, dan sikapnyaAy. Dengan demikian, gaya belajar adalah cara setiap individu belajar sesuai dengan kemudahan setiap individu dalam memahami informasi yang dipelajari. Berikut merupakan parameter yang dapat dijadikan acuan dalam mengetahui gaya belajar yang Harahap &Armayanti . menyatakan bahwa. AuCiri Ae ciri gaya belajar visual antara lain rapi, teratur, mementingkan penampilan baik dari segi penampilan maupun persentasi,mengingat apa yang dilihat daripada apa yang didengarAy. Kemudian DePorter & Hernacki . menyatakan bahwa. AuCiri Ae ciri gaya belajar auditori yaitu mudah terganggu oleh keributan, senang membaca dengan keras dan mendengarkan. Belajar dengan mendengarkan dan mengingat apa yang didiskusikan daripada yang dilihat, biasanya pembicara yang fasih. Sedangkan ciri Ae ciri gaya belajar kinestik yaitu berbicara dengan perlahan, menanggapi perhatian fisik, selalu berorientasi pada fisik dan banyak bergerak, belajar melalui manipulasi dan praktikAy. Safrianti . menyatakan bahwa: AuParameter gaya belajar visual yaitu bicara dan membaca cepat, menghafal yang dilihat daripada yang didengarkan, menghafal dengan cara melihat, selalu perhatian terhadap sesuatu hal, menjaga penampilan, dan teratur, mudah fokus meskipun terjadi keributan, seorang pembaca yang tekun dan cepat, menyoret tanpa arti ketika berbicara ditelepon serta dalam rapat, memberikan jawaban atas pertanyaan dengan jawaban AuyaAy ataupun AutidakAy, perhatian dengan lawan bicara, cenderung memiliki kesukaan pada seni dibandingkan dengan kesukaan pada musikAy. Selanjutnya Safrianti . menjelaskan parameter gaya belajar auditorial yaitu memotivasi diri sendiri saat bekerja, tidak mudah fokus jika ada keributan, mengucapkan tulisan di buku ketika membaca dan menggerakkan bibir, senang membaca keras dan mendengarkan, mampu mengulangi dan menirukan nada, birama, dan warna suara, hebat dalam berbicara tetapi kesulitan untuk menulis, memiliki pola irama dalam berbicara, biasanya fasih dalam berbicara, kurang menyukai musik, lebih menyukai seni, belajar dengan mendengarkan dan menghafal apa yang dirundingkan daripada yang dilihat Ay. Sedangkan parameter gaya belajar kinestik yaitu berbicara dengan lembut, berdekatan dengan lawan bicara, manipulasi dan praktik adalah cara yang dilakukan dalam belajar, menunjuk kalimat ketika sedang membaca, lebih cenderung menggunakan bahasa tubuh, menyukai permainan games dan olahraga, lebih suka bergerak daripada diam, merespon perhatian fisik, selalu berorientasi pada fisik dan banyak bergerak, menghafal dengan berjalan dan melihatAy. Peneliti mengambil parameter gaya belajar sesuai dengan Copyright . 2021 Rindiani Matussolikhah. Brillian Rosy. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. Rindiani Matussolikhah. Brillian Rosy Pengaruh Disiplin Belajar dan Gaya Belajar terhadap Hasil Belajar Siswa dalam Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19 Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan Volume 2. Nomor 2. Oktober 2021, hal 225-236 pendapat Safrianti . yaitu ada 10 parameter pada setiap gaya belajar yang telah dipaparkan di atas. Pendidikan juga berhubungan dengan hasil belajar, karena keberhasilan pendidikan dipengaruhi oleh tingkatan hasil belajar yang dijadikan sebagai tolak ukur. Hal tersebut sesuai dengan standar akreditasi yang baik dalam kategori mutu lulusan (Malik et al. Rahmadi et al. menyatakan bahwa, kegiatan belajar sangat erat berkaitan dengan hasil belajar. Kegiatan pembelajaran adalah sebuah proses sedangkan perolehan setelah melalui proses belajar merupakan hasil Selain itu. Suyono . menyatakan bahwa, hasil terakhir dari interaksi belajar dan kendala pemahaman yang dimiliki siswa merupakan hasil belajar. Selanjutnya Sudjana dalam Lestari & Rosy . menyatakan bahwa. AuHasil belajar dapat dipilah menjadi dua yaitu kognitif dan afektifAy. Selanjutnya Anderson Krathwohl AuMeninjau dan mempertimbangkan kembali sehingga diperoleh hasil yaitu ranah kognitif meliputi mengingat, memahami, menerapkan. Sedangkan dalam ranah afektif terdiri dari attending, responding, penilaian, organisasi dan karakteristik. Selanjutnya dalam ranah psikomotoris hasil belajar akan tampak dalam bentuk keterampilanAy (Lestari & Rosy, 2. Hasil belajar adalah perolehan atau luaran yang didapatkan melalui kegiatan belajar dan telah dilakukan evaluasi berupa Hasil belajar biasanya ditampilkan dalam bentuk angka atau huruf yang menjadi perwakilan dari angka tersebut. Tingkat hasil belajar siswa dapat dilihat dari beberapa Safrianti . menyatakan bahwa. Auparameter dari hasil belajar adalah rata Ae rata nilai rapor semester ganjil siswaAy. Selain itu parameter penelitian variabel hasil belajar antara lain nilai tes akhir semester, tes tengah semester, dan tes harian (Permana & Latifah, 2. Kemampuan siswa terhadap pengetahuan, sikap, dan keterampilannya dapat diamati dari aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik (Siahaan & Pramusinto, 2. Berdasarkan pendapat di atas peneliti menyimpulkan parameter hasil belajar dapat terlihat dari hasil nilai tes akhir semester yang memuat aspek kognitif, afektif, dan Peneliti melakukan kegiatan observasi, dokumentasi dan penyebaran kuisioner di SMKN 4 Surabaya untuk memperoleh data Setelah kegiatan observasi dan penyebaran kuisioner kepada siswa dilakukan, hal tersebut menunjukkan bahwa kendala dalam melakukan kegiatan pembelajaran daring yaitu siswa kesulitan memahami materi disampaikan, karena disiplin belajar siswa masih kurang dan belum mampu menemukan gaya belajar yang tepat sesuai dengan keadaan Selanjutnya hasil dokumentasi menunjukkan bahwa hasil belajar yang didapatkan sebagian besar siswa pada pelajaran korespondensi masih cukup rendah, karena belum mampu memenuhi nilai kriteria ketuntasan minimum (KKM) sebesar 75. Perubahan kegiatan pembelajaran yang terjadi saat ini siswa dan guru dituntut untuk kreatif serta mampu mengatasi kendala yang terjadi dalam kegiatan pembelajaran karena keadaan pandemi Covid-19. Penelitian terdahulu telah menunjukkan disiplin belajar dan gaya belajar memengaruhi prestasi belajar (Winulang & Subkhan, 2. , oleh sebab itu peneliti berupaya untuk membuktikan apakah hal tersebut akan menunjukkan hasil yang sama ketika kegiatan pembelajaran dilakukan secara daring. METODE PENELITIAN Metode kuantitatif diterapkan di dalam penelitian berikut. Pengujian ini memakai 2 variabel, yakni variabel bebas serta variabel Variabel bebas disiplin belajar (X. dan gaya belajar (X. Sementara itu, variabel terikat (Y) dalam pengujian beirkut ialah hasil Berikut merupakan gambaran konseptual penelitian : Gambar 1: Konseptual penelitian (Sumber : diolah oleh Copyright . 2021 Rindiani Matussolikhah. Brillian Rosy. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. Rindiani Matussolikhah. Brillian Rosy Pengaruh Disiplin Belajar dan Gaya Belajar terhadap Hasil Belajar Siswa dalam Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19 Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan Volume 2. Nomor 2. Oktober 2021, hal 225-236 Berdasarkan gambaran konseptual penelitian di atas ditarik hipotesis penelitian yakni: (H. : Ada pengaruh yang signifikan antara disiplin belajar dan hasil belajar . (H. Ada pengaruh yang signifikan antara gaya belajar dan hasil belajar dan (H. : Ada pengaruh yang simultan antara disiplin belajar dan gaya belajar terhadap hasil belajar. Populasi pada penelitian berikut yaitu semua siswa jurusan OTKP kelas X SMK Negeri 4 Surabaya sejumlah 105 orang. Pengujian ini menentukan sampel penelitian melalui penggunaan simple random sampling yakni pengambilan sampel ditentukan dengan acak dari anggota populasi yang dianggap homogen dengan tidak memberikan perhatian lebih kepada tingkatan pada populasi tersebut (Sugiyono, 2. Metode mengundi dipakai guna melakukan pengambilan sampel dalam penelitian berikut, dengan berjumlah 50% dari populasi (Hafifah, 2. Sehingga dari perhitungan tersebut didapatkan berjumlah 52,5 orang atau dibulatkan sama dengan 53 orang. Terdapat 2 teknik pengumpulan data pertama yaitu metode kuisioner dilakukan dengan membuat pertanyaan yang diberikan kepada responden untuk dijawab (Sugiyono, 2. , dimana peneliti membuat kuisioner sejumlah 40 butir soal dengan skala estimasi adalah skala likert. Skala likert yaitu perkiraan penilaian pendapat individu atau sekumpulan terhadap suatu peristiwa dengan jawaban yang memiliki tingkatan dari sangat positif hingga sangat negatif (Sugiyono. Kedua yaitu metode dokumentasi dilakukan untuk mendapatkan data nilai kognitif siswa semester gasal dari guru pengampu mata pelajaran korespondensi. Teknik analisis data yang dilakukan dibantu dengan memanfaatkan aplikasi SPSS versi 21 adalah analisis regresi mencakup uji normalitas, uji linieritas, analisis regresi linier berganda, serta uji asumsi klasik antara lain, uji heteroskedastisitas, uji multikolonieritas, dan uji autokorelasi. Uji F, serta uji t merupakan uji hipotesis penelitian, dan analisis koefisien determinasi simultan (R. dan analisis koefisien determinasi parsial . merupakan uji koefisien determinasi. HASIL DAN PEMBAHASAN Deskripsi Validitas dan Reliabilitas Uji reliabilitas dan uji validitas dilakukan dengan memanfaatkan aplikasi SPSS 21. Uji tersebut dilaksanakan untuk mengetahui kelayakan item kuisioner yang akan disebarkan ke sampel penelitian. Untuk melakukan uji validitas dan uji reliabilitas peneliti mengujikan 40 item pertanyaan kuisioner kepada 34 siswa kelas XI SMKN 4 Surabaya yang bukan merupakan sampel penelitian dan telah menempuh mata pelajaran Syarat yang digunakan untuk mengetahui valid tidaknya item pertanyaan yaitu jika rhitung Ou rtabel tingkat signifikan 95%. Besar rhitung untuk pengujian ini diperoleh melalui hasil analisis pengolahan data menggunakan SPSS 21. Sedangkan besar rtabel n = 34 taraf siginifikansi 5% yaitu 0,339. Berdasarkan ukuran uji validitas yang dilakukan pada 34 siswa, dari hasil uji validitas yang sudah dilaksanakan didapatkan 2 item yang tidak valid dari 40 item, karena nilai rhitung kurang dari rtabel sehingga item tersebut tidak dimanfaatkan dalam penelitian pada sampel sesungguhnya. Item pertanyaan yang akan digunakan adalah sejumlah 38 yang terdiri dari variabel disiplin belajar sejumlah 10 item dan 28 item dari variabel gaya belajar yang dapat digunakan menjadi instrumen yang tepat dalam mengukur data penelitian. Untuk menguji keandalan item instrument digunakan Reliability Analysis Statistic dengan Cronbach Alpha (). Pada saat besar Cronbach Alpha () > 0,60, maka tergolong kedalam variabel yang reliabel. Hasil uji reliabilitas variabel disiplin belajar . = . memiliki nilai () sebesar 0,879 > 0,60, sehingga instrumen penelitian dinyatakan reliabel atau konsisten. Sedangkan hasil uji reliabilitas variabel gaya belajar ( n = . memiliki nilai () sebesar 0,891 > 0,60, sehingga instrumen pada penelitian ini reliabel atau konsisten. Hasil Uji Prasyarat Analisis Regresi Linier Berganda Uji Normalitas Uji normalitas dengan menerapkan uji Kolmogorov Smirnov, dilakukan agar dapat mengetahui apakah informasi atau data yang digunakan peneliti telah tersebar secara Copyright . 2021 Rindiani Matussolikhah. Brillian Rosy. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. Rindiani Matussolikhah. Brillian Rosy Pengaruh Disiplin Belajar dan Gaya Belajar terhadap Hasil Belajar Siswa dalam Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19 Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan Volume 2. Nomor 2. Oktober 2021, hal 225-236 normal ataupun tidak, tabel One-Sample Kolmogorov Smirnov Test (Tabel . bisa menunjukkan perihal tersebut. Dilihat dari tabel tersebut, diperoleh informasi bahwa besar Asymp. Sig. -taile. yaitu 0,963 lebih tinggi dari 0,05 (). Artinya peneliti menggunakan data yang telah tersebar secara Sehingga telah memenuhi syarat uji Tabel 1. Tabel One-Sample KolmogorovSmirnov Test belajar yaitu 0,051 lebih tinggi dari 0,05 () dan besar Linierity yakni 0. 000 lebih rendah dari 0,05 (). Maknanya antara disiplin belajar dan hasil belajar terdapat hubungan yang Sedangkan nilai signifikansi dari Diviation from Linierity variabel gaya belajar yaitu 0,082 lebih tinggi dari 0,05 (). Besar Linierity yakni 0,000 lebih rendah dari 0,05 (). Artinya berhubungan linier terhadap hasil belajar. Tabel 2. Tabel ANOVA Variabel Disiplin Belajar Unstandardized Residual Hasil Belajar * Disiplin Belajar (Combine. Linearity Deviation Linearity Within Groups Total (Sumber : diolah oleh penelit. Normal Mean Parametersa. Std. Deviation Absolute Most Positive Extreme Differences Negative Kolmogorov-Smirnov Z . Asymp. Sig. -taile. (Sumber : diolah oleh penelit. Between Groups 3,161 22,809 Sig. ,002 ,000 1,933 ,051 Tabel 3. Tabel ANOVA Variabel Gaya Belajar Between Groups (Combine. Linearity Hasil Deviation Belajar * Gaya Linearity Belajar Within Groups Total (Sumber : diolah oleh penelit. Uji Linieritas Uji linieritas berbantuan aplikasi SPSS 21. Hasil analisis yang diperoleh dapat dilihat dari tabel Anova (Tabel 2 dan . Dilihat dari tabel tersebut, diketahui bahwa besar signifikansi dari Diviation from Linierity variabel disiplin Analisis Regresi Linier Berganda 2,479 17,402 Sig. ,011 ,000 1,733 ,082 Tabel 4. Tabel Coefficients Analisis Regresi Linier Berganda Model 1 (Constan. Unstandardized Coefficients Std. Error Standardized Coefficients Beta Sig. ,948 ,348 Collinearity Statistics Tolerance VIF 8,956 9,445 ,724 ,250 ,378 2,899 ,006 ,798 1,253 ,300 ,136 ,288 2,212 ,032 ,798 1,253 Persamaan regresi linier yang didapatkan sesuai pada tabel di atas yaitu Y = 8. 0,724X1 0,300X2. Dilihat dari persamaan tersebut dapat menjelaskan bahwasanya, variabel hasil belajar diberikan pengaruhnya oleh variabel disiplin belajar serta gaya belajar secara positif. Artinya meningkatnya disiplin belajar dan gaya belajar siswa, sehingga dapat memengaruhi peningkatan hasil belajar yang akan diperoleh peserta didik. Uji Asumsi Klasik Disiplin Belajar Gaya Belajar (Sumber: diolah oleh penelit. Uji Multikolinearitas Dilihat dari Tabel 4 di atas, terlihat pada kolom Collinierity Statistics bahwa besar nilai Tolerance variabel disiplin belajar dan gaya belajar adalah 0,798 lebih dari 0,01. Kemudian besar VIF variabel disiplin belajar dan gaya belajar adalah 1,243 kurang dari Berarti bahwa tidak ada masalah Copyright . 2021 Rindiani Matussolikhah. Brillian Rosy. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. Rindiani Matussolikhah. Brillian Rosy Pengaruh Disiplin Belajar dan Gaya Belajar terhadap Hasil Belajar Siswa dalam Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19 Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan Volume 2. Nomor 2. Oktober 2021, hal 225-236 Dilihat berdasarkan tabel 5, terlihat bahwa besar Durbin Watson (DW) yaitu 2,330. Tabel 5. Tabel Model Summary Sedangkan besar DU yaitu 1,6359 dan besar 4 Ae DU yaitu 2,3641. Sehingga DW berada Model R R Square Adjusted Std. Error Durbinditengah - tengah DU dan 4 Ae DU. Artinya R Square of the Watson masalah autokorelasi tidak terjadi, karena DW Estimate 330 lebih tinggi dari DU serta lebih rendah dari 41 DU. Uji Autokorelasi Uji Heteroskedastisitas Tabel 6. Tabel Correlation Uji Spearman Disiplin Belajar Disiplin Belajar Correlation Coefficient Sig. -taile. Correlation Coefficient Spearman's Gaya Belajar Sig. -taile. Correlation Coefficient Unstandardize Sig. -taile. d Residual Uji menggunakan pengujian Spearman, terlihat dari tabel Correlation (Tabel . Berdasarkan tabel tersebut, terlihat bahwa besar Sig. pada variabel disiplin belajar dan gaya belajar ialah 0,518 serta 0,413 lebih tinggi dari 0,05 (). Artinya tak ada masalah Pengujian Hipotesis Uji Parsial (Uji . Dalam tabel 4 analisis regresi linier berganda, besar signifikansi untuk variabel disiplin belajar adalah 0,006 lebih rendah dari 0,05 () serta thitung adalah 2,899 lebih tinggi dari ttabel yakni 2,009. Sehingga H1 diterima. Artinya disiplin belajar dan hasil belajar ada pengaruh yang signifikan. Sedangkan besar signifikansi variabel gaya belajar yaitu 0,032 lebih rendah dari 0,05 () serta t hitung adalah 2,212 lebih tinggi dari t tabel yaitu 2,009. Sehingga H2 diterima, artinya gaya belajar serta hasil belajar mempunyai pengaruh yang Gaya Belajar Unstandardized Residual Uji Simultan (Uji F) Tabel 7. Tabel ANOVA Variabel Hasil Belajar Model Sum of df Mean Sig. Squares Square Regression 1907. 1 Residual Total (Sumber : diolah oleh penelit. Dilihat berdasarkan tabel besar signifikansi yaitu 0,000 yang lebih rendah dari 0,05 () dan besar F hitung yang didapatkan adalah 11,943 lebih tinggi daripada F tabel, yaitu 3,18. Sehingga H3 diterima, artinya hasil belajar dipengaruhi secara signifikan oleh variabel disiplin belajar dan gaya belajar. Analisis Koefisien Determinasi Analisis Koefisien Determinasi Parsial . Menurut nilai koefisien determinasi parsial . , variabel disiplin belajar memengaruhi sebesar 19% terhadap hasil belajar saat variabel gaya belajar dinayatakan sebagai Sedangkan variabel gaya belajar memengaruhi sejumlah 13,3% terhadap hasil Copyright . 2021 Rindiani Matussolikhah. Brillian Rosy. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. Rindiani Matussolikhah. Brillian Rosy Pengaruh Disiplin Belajar dan Gaya Belajar terhadap Hasil Belajar Siswa dalam Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19 Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan Volume 2. Nomor 2. Oktober 2021, hal 225-236 belajar saat variabel dinyatakan sebagai tetap. Analisis Koefisien Determinasi Simultan (R. Berdasarkan tabel model summary . terlihat bahwa besar R Square (R. adalah 0,323 atau sama dengan 32,3%. Artinya variabel gaya belajar dan disiplin belajar secara bersamaan memengaruhi hasil belajar sejumlah 32,3%. Selanjutnya 67,7% lebihnya terpengaruhi oleh berbagai variabel lain yang tidak diteliti. Pembahasan Pengaruh Disiplin Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran Korespondensi di SMK Negeri 4 Surabaya Uji parsial . pada hasil penelitian variabel disiplin belajar besar signifikansi diperoleh 0,006 lebih rendah dari 0,05. Besar thitung adalah 2,899 lebih tinggi dari ttabel yakni 2,009. Sehingga dapat diperoleh kesimpulan bahwa disiplin belajar dengan signifikan memengaruhi hasil belajar korespondensi peserta didik. Koefisien regresi variabel disiplin belajar adalah 0,724. Sehingga disiplin belajar mempunyai hubungan positif dengan hasil belajar. Artinya semakin meningkat disiplin belajar siswa, hasil belajar juga akan meningkat. Hal tersebut serupa saat disiplin belajar siswa menurunn, maka hasil belajar yang diperoleh akan menurun. Besar pengaruh yang dihasilkan disiplin belajar kepada hasil belajar adalah 19%. Disiplin belajar merupakan variabel yang cukup berpengaruh dalam penelitian ini. Hal tersebut ditunjukkan dengan besar pengaruh yang dihasilkan adalah 19%. Sejalan dengan penelitian sebelumnya besar pengaruh yang dihasilkan disiplin belajar terhadap hasil belajar berbeda Ae beda. Perbedaan ini dipengaruhi oleh parameter penelitian yang digunakan setiap peneliti tidak sama. Parameter disiplin belajar dalam penelitian ini sesuai dengan pendapat Moenir . yaitu disiplin waktu dan disiplin perbuatan. Peneliti menjabarkan kedua parameter tersebut yaitu belajar tepat waktu, mengikuti kegiatan pembelajaran tepat waktu, mengumpulkan tugas sesuai jadwal yang telah ditentukan, menyelesaikan tugas secara mandiri tanpa menyontek, memiliki jadwal jam belajar di rumah, mempelajari materi yang guru berikan, memperhatikan apa yang disampaikan guru, aktif dalam kegiatan pembelajaran, dan bertanya kepada guru ketika belum memahami materi Sejalan dengan teori yang dinyatakan oleh Siahaan & Pramusinto . mendukung hasil penelitian ini. Disiplin belajar adalah perilaku yang didapatkan peserta didik. Peserta didik dapat mendapatkan hasil pembelajaran yang baik, jika siswa dapat membagi waktu dan melaksanakan belajar dengan baik . Selain itu disiplin belajar adalah sikap yang terbentuk melalui perilaku taat, patuh, teratur, setia, dan tertib serta memiliki kesadaran untuk melaksanakan peraturan dan kegiatan yang perlu dilakukan (Harahap & Armayanti, 2. Selain itu hasil penelitian ini dikuatkan dengan kajian empiris peneliti terdahulu yang dilaksanakan oleh Khairinal et al. bahwa disiplin belajar memengaruhi hasil belajar, berdasarkan analisis deskriptif yang telah dilakukan peneliti menunjukkan bahwa pengaruhnya tergolong kedalam tingkatan yang tinggi yaitu meningkatnya disiplin belajar, maka hasil belajar akan mengalami Selain itu Siahaan &Pramusinto . menunjukkan hasil penelitian bahwa 6,3% pengaruh disiplin belajar terhadap hasil. Sedangkan variabel disiplin belajar berpengaruh sebesar 7,78% terhadap prestasi belajar siswa (Mulyasih &Suryani, 2. Pengaruh Gaya Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran Korespondensi di SMK Negeri 4 Surabaya Uji parsial . pada hasil penelitian variabel gaya belajar besar signifikansi didapatkan adalah 0,032 lebih rendah dari 0,05. Nilai t hitung adalah 2,212 lebih tinggi dari t tabel yaitu 2,009. Sehingga disimpulkan gaya belajar secara simultan memengaruhi hasil belajar korespondensi siswa. Koefisien regresi pada variabel gaya belajar adalah sebesar 0,300 menunjukkan bahwa gaya belajar mempunyai pola hubungan yang positif dengan hasil belajar. Artinya semakin baik gaya belajar yang digunakan, maka akan meningkatkan hasil belajar. Begitu pula Copyright . 2021 Rindiani Matussolikhah. Brillian Rosy. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. Rindiani Matussolikhah. Brillian Rosy Pengaruh Disiplin Belajar dan Gaya Belajar terhadap Hasil Belajar Siswa dalam Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19 Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan Volume 2. Nomor 2. Oktober 2021, hal 225-236 sebaliknya gaya belajar yang kurang tepat, maka hasil belajar siswa akan mengalami Pengaruh yang dihasilkan yaitu sebesar 13,3%. Gaya belajar merupakan variabel yang cukup berpengaruh dalam penelitian ini. Hal tersebut ditunjukkan dengan besar pengaruh yang dihasilkan adalah 13%. Sejalan dengan penelitian sebelumnya besar pengaruh yang dihasilkan gaya belajar terhadap hasil belajar berbeda Ae beda. Perbedaan ini dipengaruhi oleh parameter penelitian yang digunakan setiap peneliti tidak sama. Parameter gaya belajar dalam penelitian ini sesuai dengan pendapat Safrianti . ada tiga kategori yaitu gaya belajar auditorial, kinestik, dan Karakter setiap gaya belajar menjadi parameter penelitian. Peneliti menjabarkan parameter tersebut yaitu berbicara dan membaca cepat, mudah mengingat sesuatu, konsentrasi tinggi, rajin membaca buku, suka menulis dan menggambar, menjawab dengan AuyaAy atau AutidakAy, memperhatikan lawan bicara, menyukai seni dari musik, suka berbicara sendiri, membaca dengan bersuara, membaca dengan lantang dan mendengarkan, mengulang kembali nada yang didengar, suka berbicara daripada menulis, berbicara menggunakan irama, mudah dan fasih dalam berbicara, menyukai seni, belajar dengan mendengarkan dan mengingat, berbicara dengan nada perlahan, suka berbicara berdekatan, belajar dengan mencari contoh dan praktik, senang membaca dengan menunjuk menggunakan jari, lebih suka menggunakan bahasa tubuh, lebih suka permainan dan olahraga, selalu banyak bergerak, merespon suatu hal dengan gerakan tubuh, menyukai kegiatan fisik atau berkaitan dengan gerakan tubuh, dan menghafal sesuatu dengan berjalan dan melihat. Sejalan dengan teori yang disampaikan oleh Harahap & Armayanti . mendukung hasil penelitian ini. Gaya belajar yang ditampilkan seorang individu untuk menerima materi, memilah, mengelola materi mengingat, dan menemukan solusi untuk masalah yang dihadapi dalam proses belajar agar mendapatkan hasil sesuai dengan kapasitas, karakter, dan sikap yang Kemudian Suyono . menyatakan bahwa, siswa yang mampu menggunakan gaya belajar secara ideal, maka akan memengaruhi hasil belajarnya secara signifikan dan positif. Selanjutnya hasil penelitian ini didukung dengan kajian empiris peneliti terdahulu yang dilaksanakan oleh Maheni . dan Suyono . , bahwa gaya belajar memengaruhi hasil belajar secara positif. Maknanya ketika gaya belajar yang digunakan tepat, maka hasil belajar ikut meningkat. Hal ini juga sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Saragih . yang menyatakan bahwa, gaya belajar dapat memengaruhi, dimana semakin baik gaya belajar akan meningkatkan hasil belajar Pengaruh Disiplin Belajar dan Gaya Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran Korespondensi di SMK Negeri 4 Surabaya Uji simultan (F) pada hasil penelitian ini nilai signifikansi diperoleh 0,000 lebih rendah dari 0,05 (). Besar F hitung adalah 11,943 lebih tinggi dari F tabel 3,18. Sehingga dapat disimpulkan hasil belajar secara bersamaan dipengaruhi oleh variabel disiplin belajar dan gaya belajar. Disiplin belajar dan gaya belajar terhadap hasil belajar sebesar 32,3%. Berarti bahwa terdapat variabel yang memengaruhi hasil belajar sebesar 67,7% yang tidak diteliti oleh peneliti. Misalnya faktor motivasi belajar, lingkungan keluarga, lingkungan teman sebaya dan masih banyak faktor Sejalan dengan yang dilakukan oleh TuAou dalam Siahaan & Pramusinto . menyatakan bahwa, selain karena tingkat kecerdasan, hasil belajar juga didorong oleh adanya disiplin sekolah yang konsisten dan cukup tinggi. Selain itu disiplin belajar individu dan perilaku siswa yang baik akan sangat memengaruhi hasil belajar. Kemudian Gilakjani dalam Sulistiyarini & Sukardi . menyatakan bahwa, gaya belajar merupakan hal terpenting dalam pembelajaran karena dapat membantu siswa menentukan cara terbaik untuk belajar dan juga pendidik untuk menentukan cara mengajar secara efisien, serta mengakomodasikan gaya belajar siswa tersebut. Hal ini secara keseluruhan Copyright . 2021 Rindiani Matussolikhah. Brillian Rosy. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. Rindiani Matussolikhah. Brillian Rosy Pengaruh Disiplin Belajar dan Gaya Belajar terhadap Hasil Belajar Siswa dalam Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19 Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan Volume 2. Nomor 2. Oktober 2021, hal 225-236 akan memengaruhi peningkatan hasil belajar Hasil penelitian berikut ditunjang pula bersama kajian empiris peneliti terdahulu yang dilaksanakan oleh Winulang & Subkhan . , bahwa antara disiplin belajar dan gaya belajar memengaruhi positif secara simultan terhadap prestasi belajar. Selain itu secara bersamaan gaya belajar dan disiplin belajar berpengaruh signifikan positif terhadap prestasai belajar, artinya meningkatnya gaya belajar dan disiplin belajar, maka prestasi belajar siswa akan semakin tinggi pula (Harahap & Armayanti 2. Terjadinya pandemi Covid-19 berdampak pada kegiatan belajar mengajar yang saat ini dilakukan dengan cara daring. Pembelajaran daring adalah pembelajaran yang dilakukan dalam jaringan atau jarak jauh tanpa tatap muka atau biasa, pembelajaran daring saat ini dilakukan dengan menggunakan media aplikasi zoom dan sebagainya (Ramanta & Widayanti Pembelajaran dilakukan secara daring menuntut siswa untuk mampu melakukan kegiatan belajar secara Sehingga disiplin belajar yang baik dan gaya belajar yang tepat sangat diperlukan untuk menunjang kegiatan belajar yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Disiplin belajar yang baik dapat memengaruhi kontrol diri siswa ketika proses Peserta didik yang menerapkan disiplin belajar dengan baik maka mampu bertanggung jawab terhadap tugasnya dan pengawasan orang tua. Sehingga dengan terjadinya pandemi Covid-19 disiplin belajar pembelajaran dilakukan jarak jauh dan tanpa pengawasan dari guru. Sedangkan gaya belajar yang tepat sejalan dengan metode pembelajaran yang guru gunakan, sehingga peserta didik dapat cepat menangkap materi yang dijelaskan oleh tenaga pendidik. Memilih gaya belajar yang tepat akan memudahkan siswa pada pembelajaran daring selama pandemi covid-19 saat ini, dengan pembelajaran yang dilaksanakan tanpa pengawasan guru secara langsung gaya belajar yang tepat akan berpengaruh menignkatkan hasil belajar peserta didik. SIMPULAN DAN SARAN Hasil yang diperoleh pada penelitian yang telah dilaksanakan kepada siswa OTKP kelas X SMKN 4 Surabaya, bisa ditarik kesimpulan bahwa: . ada pengaruh yang signifikan antara disiplin belajar dan hasil belajar secara Dihasilkan 19% besar pengaruh disiplin belajar terhadap hasil belajar. ada pengaruh yang signifikan antara gaya belajar dan hasil belajar secara positif. Dihasilkan 13,3% besar pengaruh gaya belajar terhadap hasil belajar. ada pengaruh simultan antara disiplin belajar dan gaya belajar terhadap hasil belajar secara positif. Dihasilkan 32,3% pengaruh disiplin belajar dan gaya belajar terhadap hasil belajar. Batasan pada penelitian berikut adalah peneliti hanya melakukan kegiatan penelitian pada pelajaran korespondensi kelas X OTKP di SMKN 4 Surabaya dengan jumlah sampel 53 orang, sehingga tidak mewakili siswa secara keseluruhan. Kemudian peneliti hanya menggunakan dua variabel yang bisa memberikan pengaruh pada hasil belajar peserta didik yaitu variabel disiplin belajar dan gaya belajar sedangkan variabel lain tidak Saran yang sekiranya bisa bermanfaat bagi pihak yang memiliki keterkaitan dengan hasil penelitian berikut. Saran peneliti untuk siswa adalah dapat lebih meningkatkan disiplin belajar serta mengenali gaya belajar yang tepat agar mampu meningkatkan hasil belajarnya secara efektif dan efisien. Sedangkan membantu siswa, memotivasi dan menjadi fasilitator bagi siswa dalam meningkatkan disiplin belajar dan menentukan gaya belajar yang tepat. DAFTAR PUSTAKA