Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Volume 9. No 1. Mei 2025 e-ISSN 2580-0531, p-ISSN 2580-0337 DOI: : https://10. 32696/ajpkm. v%vi%i. Penyuluhan Manfaat Baca Shalawat Dapat Menurunkan Stres Lansia Di RW 02 Karangrejo Wonokromo Surabaya Siti Maimunah1. Iis Noventi2, dan Nunik Purwanti3. Rusdianingseh4. Nety Mawarda Hatmanti 1,2,3,4,5 SI Keperawatan Fakultas Keperawatan Dan Kebidanan. Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya. Surabaya. Indonesia *Korespondensi : maimunah@unusa. Abstrak Masyarakat lahan pengabdian ini masih banyak lansia yang mengalami stres karena berbagai macam masalah yang dihadapi, masalah keluarga terutama anak yang kurang perhatian, kurang sabar Ketika merawatnya bahkan ada yang tidak memperdulikan, sampai ada juga orang tuanya diterlantarkan, masalah ekonomi, dan tertanggunya Kesehatan lansia dengan berbagai macam penyakit. Kesehatan mental lansia kebanyakan dipengaruhi oleh keadaan psikis yang tertekan. Latar belakang yang kurang jelas, dan tidak adanya bimbingan dimasa tua menyebabkan mereka memiliki kepahaman yang minim dalam bidang agama di masyarakat RW 02 Karangrejo Wonokromo Surabaya ada beberapa orang yang bisa mengaji dan kurang memahami tentang agama. Terkadang lansia di masyarakat tersebut memiliki masalah seperti melamun, menyendiri, bertengkar dengan lansia lainnya. hal ini yang menjadikan banyak lansia stress. Metode Penyuluhan menggunakan metode ceramah dan tanya jawabuntuk mengetahui tingkat pengetahuan responden dapat diketahui dengan dilakukan pre test berupa kuisioner yang akan diisi oleh responden untuk mengetahui tingkat pengetahuan responden mengenai Stres yang diamalami oleh lansia. Pre test dilakukan sebelum penyuluhan diberikan, untuk mengetahui peningkatan pengetahuan responden mengenai pengaruh membaca shalawat terhadap stres lansia dapat diketahui dengan membandingkan hasil post tes yang telah diisi oleh responden setelah penyuluhan dilakukan dengan hasil pre test. Hasil dari pengabdian Masyarakat di daerah Karangrejo RW 02 Wonokromo Surabaya, bahwa terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat karena nilai post test lebih tinggi daripada nilai pre test. Kata kunci: Sholawat, stres, lansia . Abstract The community of this service land still has many elderly people who experience stress because of various kinds of problems faced, family problems, especially children who lack attention, lack of patience When caring for them, there are even those who do not care, until there are also parents who are abandoned, economic problems, and the delayed health of the elderly with various kinds of diseases, the mental health of the elderly is mostly influenced by a depressed psychological state. The unclear background, and the absence of guidance in old age cause them to have a minimal understanding in the field of religion in the community of RW 02 Karangrejo Wonokromo Surabaya there are several people who can recite and lack understanding about religion. Sometimes the elderly in the community have problems such as daydreaming, being alone, fighting with other elderly. The Counseling method uses lecture and question and answer methods to find out the level of knowledge of the respondents can be found by conducting a pre-test in the form of a questionnaire that will be filled out by the respondents to find out the level of knowledge of the respondents about the Stress experienced by the elderly. The pre test is carried out before counseling is given, to find out the increase in respondents' knowledge about the effect of reading prayer on the stress of the elderly can be found by comparing the results of the post test that have been filled in by the respondents after the counseling is carried out with the results of the pre test. The results of community service in the Karangrejo RW 02 Wonokromo Surabaya area, that there was an increase in public knowledge because the post test score was higher than the pre test score. Keywords: Shalawat. Stress. Elderly Submit: Mei 2025 Diterima: Mei 2025 Publish: Mei 2025 Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International (CC-BY-NC-ND 4. Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) PENDAHULUAN Lanjut usia merupaka proses alami yang tidak mungkin dihindari dan pasti dialami, saat menjadi tua terdapat perubahanperubahan fisiologi, anatomi, dan juga biokimia pada diri yang mengalami lanjut usia hal ini kegunaan seluruh tubuh. (Rozi et al. Pada saat lanjut usia seseorang akan mengalami banyak perubahan mental ataupun fisik hal ini sangat normal terjadi pada lansia, fase yang dialami berupa kulit berkerut, rambut mulai memutih panca indra yang sudah sangat kurang bekerja dengan baik dan juga tubuh menjadi gampang terkena (Permatasari et al. , 2. lanjut usia adalah hal alamiah yaitu banyak kemampuan tubuh yang sudah tidak seperti semula tubuh sudah sangat sulit sembuh dan postur tubuh sudah tidak dapat kembali seperti semula. Untuk mendefenisikan lansia dapat (Heidari & Yoosefee, 2. Menurut Supardjo kronologis merupakan usia seseorang yang ditinjau dari angka. dari banyaknya penggolongan lansia yang sangat mudah digunakan adalah penggolongan dengan usia karena mudah dijelaskan dan infromasi data banyak terdapat disetiap pendataan kependudukan. (Fuadah et , 2. Stres merupakan segala sesuatu dimana tubuh merespon yang bersifat non spesifik terhadap tuntutan atau beban atasnya dan mengharuskan seseorang individu untuk merespon atau melakukan tindakan. (Asadi-Piri et al. Stres dalam bahasa latin adalahAustingereAy AukerasAy. Istilah ini mengalami waktuseiring dengan perkembangan Abad ke -17 stres sering diartikan sebagai sesorang yang mengalami Vol. 9 No. Mei 2025 kesulitan atau sedang mendapat beban. Pada abad ke -18 istilah stres ini digunakan dengan unutk menunjukkan suatu kekuatan, tekanan, ketegangan, atau usaha yang sangat berat berpusat pada benda dan manusia. Stres adalah suatu tindakan tidak spesifik manusia terhadap setiap tekanan menurut Hans Selye dalam Donsu. (Damianakis et al. Ketika mengalami stres seseorang akan merasakan beberapa gangguan organ sehingga individu tersebut aktivitasnya dengan baik, maka ia dapat dikatakan mangalami distres. (Barman et , 2. Pada penderita stres, gejala yang terjadi pada penderita didominasi oleh gangguan fisik, tetapi terdapat juga gangguan psikis. Stress dapat diartikan sebagai seseorang individu yang merasakan beban atau kesulitan melakukan tugas yang berat dan seseorang itu tidak dapat menerima dengan baik beban itu maka tubuh sesorang itu mengalami stres. (AlNasaAoh. Yang mempengaruhi lansia menjadi stress adalah yaitu ada dua faktor yang mempengaruhi stress faktor internal dan eksternal, yang di maksud faktor internal adalah stress yang bersumber dari diri sendiri seperti konflik dan sakit, dan faktor eksternal yaitu stress yang bersumber dari luar, contohnya keluarga atau lingkungan, lansia harus di rawat dengan sabar, karena merawat lansia dapat membuat mereka merasa bahagia dan dalam kondisi baik saat dimasa (Frey & Balmer, 2. Masyarakat lahan pengabdian ini masih banyak lansia yang mengalami stres karena berbagai macam masalah yang dihadapi, masalah keluarga terutama anak yang kurang perhatian, kurang sabar Ketika merawatnya bahkan ada yang tidak memperdulikan, sampai ada juga orang tuanya Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) diterlantarkan, masalah ekonomi, dan tertanggunya Kesehatan lansia dengan berbagai macam penyakit. Kesehatan mental lansia kebanyakan dipengaruhi oleh keadaan psikis yang tertekan. Latar belakang yang kurang jelas, dan tidak kepahaman yang minim dalam bidang agama di masyarakat RW 02 Karangrejo Wonokromo Surabaya ada beberapa orang yang bisa mengaji dan kurang memahami tentang agama. Terkadang lansia di masyarakat tersebut memiliki masalah seperti melamun, menyendiri, bertengkar dengan lansia lainnya. hal ini yang menjadikan banyak lansia stress. Permasalahan membutuhkan penanganan secara intensif dan berkesinambungan antara Belum optimalnya p rogram pemberdayaan Kader Kesehatan dalam upaya pola hidup bersih dan sehat di lingkungan RW 02. Program dimasyarakat di RW 02 Karangrejo Wonokromo Surabaya. Program yang berjalan dimasyarakat yaitu posyandu balita dan posyandu lansia yang merangkap juga sebagi kader kesehatan dengan jumlah 10 kader yang mengurus semua kegiatan Selama ini PHBS belum memberikan edukasi terkait masyarakat karena keterbatasan pengetahuan terkait hadis Atuhuuru Syatrul Iman yang wajib diamalkan oleh setiap individu. Bagaimana pengaruh pengamalan hadis Atuhuuru Syatrul Iman terhadap penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) Vol. 9 No. Mei 2025 METODE PELAKSANAAN Metode yang akan diterapkan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pendidikan tentang penyuluhan membaca Shalawat dapat Mengrurangi Stres di lingkungan . Pelaksanaan Kegiatan. Tahap pelaksanaan kegiatan adalah tahap utama dari program pengabdian pada masyarakat warga di RW 02 Karangrejo Wonokro Sasaran kegiatan pada tahap pelaksanaan adalah kader kesehatan dan warga di RW 02 Karangrejo Wonokromo Surabaya dimana dalam pelaksanaan tim pengabdian masyarakat akan memberikan sosialisai ke Kader dan warga di Balai RW 02 Karangrejo Wonokromo Surabaya, kegiatan akan dibagi menjadi 4 sesi dengan sebagai berikut: Pelatihan Kader. Kegiatan inti dari pengabdian masyarakat ini adalah pemberian edukasi serta cara mengamalkan baca shalawat pada Kader terkait Penyuluhan Manfaat Baca Sholawat Dapat Menurunkan Stres lansia Di RW 02 Karangrejo Wonokromo Surabaya sebelum pelaksanaan penyuluhan ke warga. Penyuluhan. Kegiatan inti dari pengabdian masyarakat ini adalah materi mengenai Penyuluhan Manfaat Baca Sholawat Dapat Menurunkan Stres lansia Di RW Karangrejo Wonokromo Surabaya, bagi warga yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman terhadap perawatan diri dengan Penyuluhan atau Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) pelaksana kegiatan pengabdian masyarakat dengan menggunakan metode ceramah, tanya jawab dan demonstrasi . raktik langsung membaca shalawat sesuai dengan makhorijul huru. Demonstrasi Aktifitas Fisik. Setelah pemberian penyuluhan selesai kegiatan akan dilanjutkan mempraktekkan dari gerakan aktifitas fisik yang dilakukan secara langsung oleh warga dengan pengabdian masyarakat. Pre-Test dan Post Test. Pre-test adalah kegiatan menguji tingkat pengetahuan sasaran mengenai materi yang akan disampaikan, dalam hal ini adalah pengetahuan mengenai Penyuluhan Manfaat Baca Sholawat Dapat Menurunkan Stres Kegiatan dilakukan sebelum pemaparan oleh pemateri. Vol. 9 No. Mei 2025 peserta diberi kuesioner tentang pengetahuan dan manfaat Baca Sholawat Dapat Menurunkan Stres lansia Di RW 02 Karangrejo Wonokromo Surabaya dalam bentuk pre test dan post test untuk mengukur tingkat pemahaman peserta mengenai materi yang Kuesioner stress dipergunakan untuk mengetahui masyarakat tentang manfaat baca dalam penerapan menurunan stres kepada peserta sebelum diberikan materi manfaat baca shlawat yang diambilkan dasar dari Al-QurAoan dan beberapa hadist dalam mengamalkan baca shalawat sesudah diberikan materi. Evaluasi kegiatan Pada saat akhir materi tentang cara pengamalan baca shalawat bagi setiap peserta dan diberi buku saku yang menjelaskan tentang manfaat dan cara mengamalkan baca shalawat diambilkan dari dasar Al-QurAoan dan Hdsit Nabi Muhamad SAW. Tahapan Pelaksanaan Memberikan Penyuluhan Manfaat Baca Sholawat Dapat Menurunkan Stres lansia Di RW 02 Karangrejo Wonokromo Surabaya menjelaskan tentan Kebersihan. Menjelaskan cara manfaat Baca Sholawat Dapat Menurunkan Stres lansia Di RW 02 Karangrejo Wonokromo Surabaya Mengamalkan Baca Sholawat Dapat Menurunkan Stres lansia Di RW 02 Karangrejo Wonokromo Surabaya dalam kehidupan sehari . Monitoring Evaluasi. Evaluasi penyuluhan pelatihan Setiap penyampaian kegiatan para Gambar 1. ketika penyuluhan di Krangrejo Wonokromo Surabaya Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) HASIL DAN PEMBAHASAN Penyuluhan Manfaat Baca Sholawat Dapat Menurunkan Stres lansia Di RW 02 Karangrejo Wonokromo Surabaya,dari hasil pengabdian Masyarakat menunjukkan bahwa prilaku hidup lansia Stres juga dapat terjadi karena kurang baiknya Menurut WHO . salah satu halpenyebab terjadinya hipertensi yaitu karenaburuknya manajemen emosi pada individu. Faktorpsikologis, misalnya emosi-emosi negatif terjadi terjadinyagangguan kardiovaskuler. Salah satu faktor lainnya penyebab stres dikarenakan penderita hipertensi bahwa penyakitnya akan sulit untuk disembuhkan atau memerlukan waktu pengobatan yang lama, sehingga dapat memicu stres. Oleh karena itu diperlukan penurunan stres dalam menghindari emosi-emosi negatif yang dapat meredam potensi tekanan darah tinggi ketika menghadapisuatu masalah dan kondisi yang terjadi di Strategi diharapkan mampu meningkatkan Tingkat Stres Tabel 1. Distribusi Tingkat Stres Lansia Sebelum berikan Perlakuan baca shalawat . Tingkat Stres Lansia Tidak ada stres Frekue Presenta nsi . se (%) Stres Ringan Stres Sedang Stres Berat Vol. 9 No. Mei 2025 Tabel 1 menunjukan bahwa tingkat stres lansia sebelum diberikan perlakuan baca shalawat berada pada rentang stres ringan sebanyak 15 orang . ,3%), dan stres sedang sebanyak 3 orang . ,7%). Tabel 2 Distribusi Tingkat Stres Lansia sesudah Diberikan Perlakuan baca shalawat . Tingkat Frekuensi Presentase Stres . (%) Lansia Tidak ada Stres Ringan Stres Sedang Stres Berat Tabel 2 menunjukan bahwa tingkat stres lansia sesudah diberikan perlakuan baca shalawat berada pada rentang tidak ada stres sebanyak 7 orang . ,9%), dan lansia dengan stres ringan sebanyak 11 orang . ,1%). Tabel 3 Uji Asumsi Normalitas Kelas Statistic Hasil Pretest Eksperimen 0,172 baca shalawat Posttest Eksperimen baca 0,142 Kolmogo rovSmirnov 0,200 0,200 Tabel 3 menunjukan bahwa nilai Kolmogorov-Smirnov pada nilai probabilitas . pretest eksperimen baca shalawat sebesar 0,200 dan posttest eksperimen baca shalawat sebesar 0,200 hal ini berarti kelompok eksperimen baca shalawat adalah berdistribusi normal. Sig Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukan bahwa adanya pengaruh baca shalawat terhadap penurunan tingkat stres pada lansia dengan Dengan nilai Paired Test sebesar 0,001 yang berarti . <0,. , sehingga dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh terhadap penurunan tingkat stres pada lansia dengan Dimana pada hari pertama sebelum diberikan perlakuan baca shalawat pada lansia dengan tingkat stres ringan sebanyak 15 orang . ,3%) lansia dengan tingkat stres sedang 3 orang . ,7%). Dan pada hari kelima setelah diberikan perlakuan baca shalawat lansia dengan tingkat stres normal 7 orang . ,9%) dan lansia dengan tingkat stres ringan 11 orang . ,1%). Shalawat mempunyai makna yang Shalawatnya Allah SWT terhadap Nabi Muhammad SAW adalah Nabi Muhammad SAW di hadapan para malaikat dan Allah SWT memberikan curahan rahmat Nya. Shalawatnya para Nabi permohonan rahmat Allah kepadanya, dan shalawat orang-orang mukmin kepada nabi adalah sebagai perwujudan rasa kecintaan kepada beliau, dan sebagai petunjuk cara yang terbaik dalam mensyukuri dan memelihara hubungan kita dengan Nabi. (Ibad et al. Maka dari itu, peneliti mengambil kesimpulan dari beberapa definisi di atas terkait penelitian yaitu, shalawat merupakan sebuah upaya sebagai salam penghormatan dalam memohonkan rahmat atas Nabi dengan sepenuh hati kepada Allah SWT. Dalam penelitian ini, shalawat yang dimaksud adalah shalawat dengan subyek pembacanya orang-orang mukmin kepada Nabi Tabel 4 Uji Paired Test Variabel Mean Pretest-Posttest Eksperimen Dzikir 26,600 6,65 Pva 2,97 0,00 Vol. 9 No. Mei 2025 Tabel 4 berdasarkan uji statistic didapatkan nilai p . maka dapat disimpulkan adanya perbedaan yang signifikan sebelum dan dilakukannya baca shalawat terhadap penurunan tingkat stres pada lansia. Pembahasan Stres dan Hipertensi pada Lansia Masa tua banyak menghadapi berbagai masalah kesehatan yang perlu penanganan yang baik, seperti diketahui bahwa memasuki lansia identik dengan penurunan daya tahan tubuh dan degeneratif yang menyerang. Keaadan permasalahan kondisi ketahanan tubuh lansia yang diterimanya dari lingkungan sekitar, maka tekanan dan stressor pada diri lansia berpengaruh pada rasa kecemasan dan stres. Lansia mudah mengalami stres karena fungsi dari kemampuan menyelesaikan masalah . ekanisme kopin. juga menurun (Anderson, 2008 dalam Rosita, 2. Stres merupakan respon tubuh yang sifatnya nonspesifik terhadap setiap Terdapat berhubungan dengan stres yang dialami seseorang, diantaranya hipertensi. Stres meningkatkan resistensi pembuluh darah perifer dan curah jantung sehingga akan menstimulasi aktivitas saraf simpatis yang akan memicu kerja jantung dan menyebabkan peningkatan tekanan darah. Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Muhammad SAW. (Kurniawan Utami, 2. Disamping itu berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh Aris dkk . mengemukakan bahwa terdapat manfaat shalawat Nabi dalam kesehatan jiwa. Pada Shalawat Nabi dilantunkan menggunakan suara manusia dan suara manusia dapat memberikan efek penyembuhan yang efektif dalam beberapa penyakit, selain itu suara manusia mampu mengaktifkan hormon endorfin secara alami sehingga hal ini lah yang nantinya akan memberikan efek rileks dan ketenangan dalam tubuh. 7 Dalam buku El-faruqi, disebutkan bahwa dengan bershalawat kepada Nabi juga mempunyai manfaat yang baik sebagai salah satu cara berdoAoa di berbagai keadaan yang dapat digunakan untuk menyembuhkan rasa sakit dan apabila di baca berulangulang kali dapat menghilangkan rasa was-was dan kecemasan, dan sebagai tehnik untuk mengalihkan perhatian ke stimulus lain. (Suseno, 2. Vol. 9 No. Mei 2025 RW 02 Karangrejo Wonokromo Surabaya, semangat mengikuti kegiatan keagamaan dan lebih sering beribadah seperti mengaji dan mendengarkan lantunan syair-syair Shalawat nabi karena Shalawat nabi sangat baik untuk menurunkan stress. REFERENSI