Education Achievment: Journal of Science and Research Volume 6 Issue 1 March 2025 Journal Homepage: http://pusdikra-publishing. com/index. php/jsr Peran Orang Tua dalam Membentuk Karakter Tanggung Jawab Anak Usia 5-6 Tahun Masganti Sit1. Amelia Putri Hardiva2. Karsela3. Nuri Anggriyani4 1,2,3,4 Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan. Indonesia Corresponding Author: Nurianggr@gmail. ABSTRACT Key Word Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran orang tua sebagai pendidik, pengasuh, dan penanggung jawab dalam membentuk sikap tanggung jawab anak usia 5-6 tahun. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua memiliki tiga peran utama: . sebagai pendidik, melalui pembelajaran nilai-nilai tanggung jawab, . sebagai pengasuh, dengan memberikan perhatian dan bimbingan dalam kegiatan sehari-hari, serta . sebagai penanggung jawab, memastikan anak memahami konsekuensi dan pentingnya peran tanggung jawab dalam kehidupan. Peran Orang Tua. Tanggung Jawab. Anak Usia 5-6 Tahun. How to cite https://pusdikra-publishing. com/index. php/jsr ARTICLE INFO Article history: Received 10 November 2024 Revised 21 December 2024 Accepted 01 January 2025 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License PENDAHULUAN Anak usia din merupakan fase emas untuk mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki seeorang anak. Dimasa ini pula anak akan mengalami perkembangan pesat pada sel-sel otak yang mendorong perkembangan dalam berbagai aspek yaitu aspek fisik, kognitif, sosial emosional, kreativitas. Bahasa dan komunikasi yang kusus dan sesui dengan tahapan yang sedang dilalui oleh anak tersebut secara optimal. Lebih jauh lagi, anak-anak kecil masih cenderung egois dan hanya memikirkan apa yang mereka inginkan, yang membuat mereka sering kali tidak peduli dengan akibat dari tindakan mereka dan tidak bertanggung jawab atas tindakan tersebut. Anak-anak kesulitan mengelola emosi mereka karena otak mereka yang masih berkembang, yang belum sepenuhnya berkembang. Oleh karena itu, orang tua berperan penting dalam menunjukkan, memberi contoh, menjelaskan, dan membantu anak-anak secara bertahap belajar cara bertanggung jawab. Dalam pandangan islam anak merupakan Amanah dari Allah SWT atas kedua orang tua untuk itu orang tua berkawajiban menjaga dan pendidik anak nya supaya selamat dunia akhirat. Bahkan keselamatan kehidupan keluarga juga merupakan sebuah tanggung jawab yang harus orang tua jaga. Sebagimana firman Allah SWT dalam surat At-Tahrim ayat 6 : Education Achievment : Journal of Science and Research Volume 6 Issue 1 March 2025 Page 199-206 AEa eO aNA U A aE eIa aO a eN aE eO aE eIa IA a a a a ca acOCa eOaNa EIA a aAOeaOac aN Eac aOeIaa aIIa eO Ca eeO a eIAA a Aa aO eEa aA acEEaa aIa e a aI a aN eIa aOOa eAaEa eOIaa aI Oae aI a eOIA a aIE aiOEaa aEa aA a eOIA a A accEa Oa eA Artinya : Wahai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu. Penjaganya adalah malaikat-malaikat yang kasar dan keras. Mereka tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepadanya dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. Dilihat dari hasil observasi saat ini terjadi krisis moral dan karakter yang mengkhawatirkan anak menjadi anak yang berkarakter kurang baik dari ajaran islam, maka sebab itu peran orang tua sangat diharapkan dan sangat membantu untuk pembentukkan karakter bertanggung jawab dari diri seorang anak. Berbicara tentang karakter, ada kalanya kita membahas lebih dulu apa definisinya, agar kita mudah memehami tentang pentingnya pembentukkan karakter tanggung jawab anak. Karakter berasal dari Bahasa latin : AucharasseinAy. AukharaxAy, dalam Bahasa inggris AucharacterAy. Yunani AucharactereAy dari kata AucharasseinAy yang artinya mengukir, membuat tajam, atau membuat dalam, namun dalam Bahasa Indonesia karakter menurut abdul majid karakter adalah sifat, watak, tabiat, budi pekerti atau alat yang dimiliki oleh seeorang anak yang merupakan ciri khas yang dapat membedakan prilaku. Tindakan, dan perbuatan antara yang satu dengan yang lain. Dalam Upaya dan peran yang dapat dilakukan oleh orang tua untuk membantu mengembangkan karakter anak usia 5-6 tahun, sebab anak merupakan generasi yang akan datang, hal ini dapat kita pahami bahwa Pendidikan pertama yang seharusnya seorang anak dapatin yaitu dari orang tua dan keluarga, peran, kewajiban dan tanggung jawab yang harus di lakukan oleh orang agar anak dapat memahami dan mengerti bahwa tanggung jawab harus dilakukan oleh anak apapun yang anak lakukan akan mendapatkan konsekuensinya. Ada 3 peran penting yang harus orang tua lakukan kepada keluarganya: 1. Kewajiban memberi nafkah yang halal, 2. Kewajiban memimpin, 3. Dan kewajiban mendidik anak. Karakter tanggung jawab sangat penting dibentuk sejak usia dini, sebab karakter tanggung jawab sangat bermanfaat pada kehidupan masa depan anak. Menurut sukiman . manfaat dari sikap tanggung jawab yakni dengan sikap yang bertanggung jawab, seseorang akan dipercaya, dihormati, dan disenangi oleh orang Sikap berani mengakui kesalahan yang dilakukan dan mau berubah dengan sebuah Tindakan sehingga dapat menghadapi masalah dengan lebih baik dan tegas. METODE PENELITIAN Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode kualitatif yang merujuk kepada penelitian yang sedang menghasilkan data deskriptif yang berbentuk dalam kata-kata yang diperoleh dari subjek yang disebut sumber data dan perilaku yang Education Achievment : Journal of Science and Research Volume 6 Issue 1 March 2025 Page 199-206 dapat di observasi dari lisan maupun tulisan (Sugiono,2. Pendekatan penelitian yaitu library research atau studi Pustaka untuk mengumpulkan, membaca, mencatat, menglola dan menganalisis. Studi literatur adalah serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data Pustaka, membaca dan mencatat, serta mengola bahan penelitian menjadi sebuah jawaban dari rumusan masalah yang ditemukan . ahri, 2. Untuk menghasilkan data deskriptif yang disajikan dalam bentuk narasi atau kata-kata, metode pengumpulan data meliputi wawancara terstruktur dengan siswa atau wali murid sesuai dengan pedoman wawancara, serta observasi partisipatif yang dilakukan di sekolah. Wawancara ini dilengkapi dengan dokumentasi dalam bentuk HASIL DAN PEMBAHASAN Peran orang tua Pengertian orang tua Menurut KBBI. Peran adalah suatu tingkatan yang diyakini dimiliki oleh mereka yang terpelajar dalam masyarakat. Peran adalah kemampuan atau keterampilan yang dimiliki seseorang untuk membantu, mendukung, dan mendorong orang lain sehingga mereka dapat merasakan manfaat yang sama seperti diri mereka Orang tua memiliki tanggung jawab untuk mendidik, mengasuh, dan membimbing anak-anaknya hingga menjadi suatu tahapan yang memaksa anak untuk siap dalam kehidupan bermasyarakat. Sebagai hasil dari setiap anggota keluarga yang tumbuh secara fisik, sosial, mental, dan spiritual, anak-anak pada akhirnya akan dapat menjalani hidup mereka dengan damai dan tenang. Jenis-Jenis Tanggung Jawab Orang Tua Fungsi ibu dapat diidentifikasi dengan cara-cara berikut: sebagai sumber dan pemberi kasih sayang. sebagai pengasuh dan pemelihara anak. sebagai penyalur yang tulus. sebagai pengatur kehidupan di rumah. sebagai pembimbing hubungan pribadi. sebagai guru dalam hal semua asfek perkembangan anak Disamping ibu yang berperan penting dalam membentuk karakter anak ayah juga memeggang peran utama dalam keluargganya Anak sangat dipengaruhi oleh apa yang dilakukan oleh ayah dalam pekerjaannya sehari-hari. Terkait dengan kedudukan dan tanggung jawabnya sebagai seorang ayah, peran ayah memiliki bentuk sebagai berikut: sebagai tiang penyangga keluarga sebagai pemimpin keluarga sebagai penghubung intren keluarga degan Masyarakat atau dunia luar sebagai pemberi rasa aman bagi keluarga dan anggota keluarga sebagai pelindung terhadap ancaman dari luar Education Achievment : Journal of Science and Research Volume 6 Issue 1 March 2025 Page 199-206 sebagai hakim yang mengadili jika terjadi peselisihan di dalam keluarga sebagai pendidik dalam segi rasional. Peran orang tua dalam membentu karakter anak Karena orang tua merupakan sumber pendidikan utama bagi anak, maka orang tua berperan sebagai pendidik yang baik dalam keluarga, membantu membentuk kepribadian positif anak dan memulihkan serta membentuknya kembali dengan dukungan dan arahan (Darosy, 2011: . "Orang tua merupakan tempat bimbingan pertama dalam membentuk karakter anak," kata pakar Muhsin. Selain pemenuhan kebutuhan materi, anak juga menginginkan kasih sayang, dukungan, dan Orang tua juga dapat berperan dalam membentuk karakter anak-anaknya dengan memperhatikan, membimbing, mengajari mereka sejak usia dini, dan mendampingi Nilai-nilai karakter anak pertama kali dibentuk oleh orang tua mereka, yang merupakan struktur sosial terendah. Orang tua anak-anak sangat penting bagi pertumbuhan mereka dan menjadi landasan pendidikan masa depan mereka. Anakanak sebagian besar mewarisi pandangan agama, temperamen, dan sifat orang tua Peran orang tua sebagai sebagai pendidik Orang tua memiliki peran penting dalam mendidik anak-anak tentang hukum, etika, dan adat istiadat setempat. Budaya mereka juga dapat diwariskan dari orang tua kepada keturunan mereka dari generasi yang telah beradaptasi dengan kemajuan Bagaimana orang tua memberi contoh kepada anak-anak mereka sehingga mereka dapat menerapkannya kepada anak-anak mereka sendiri merupakan faktor utama dalam seberapa sukses orang tua dalam membahagiakan dan mengajarkan pelajaran hidup. Seorang anak harus terlebih dahulu memahami lingkungan keluarganya sebelum ia dapat memahami lingkungan yang lebih luas. Oleh karena itu, anak-anak pada awalnya menyerap aturan dan nilai-nilai yang sah di rumah, yang diwariskan melalui pendidikan dan pengasuhan dari orang tua dan anggota keluarga lainnya, sebelum mereka memahami nilai-nilai dan standar dunia luar. Orang tua harus aktif dan inovatif dalam bakat mereka, sekaligus memperhatikan untuk memberikan contoh yang baik bagi anak-anaknya agar dapat mengajar dan membimbing mereka. Anak-anak akan mampu meniru perilaku tersebut. baik orang tua mereka. Melengkapi Setiap anak muda membutuhkan perhatian orang tua. Bahkan ketika beberapa orang tua pulang ke rumah dalam keadaan lelah karena tugas mereka, hal ini tidak meniadakan kebutuhan orang tua untuk menetapkan waktu khusus untuk dihabiskan bersama anak-anak mereka, baik untuk bermain maupun belajar. Orang tua dapat memberikan perhatian yang sangat baik kepada anak-anak mereka, meskipun hanya untuk beberapa waktu, dengan Education Achievment : Journal of Science and Research Volume 6 Issue 1 March 2025 Page 199-206 berkonsentrasi pada permainan bersama mereka, berbicara atau tertawa bersama mereka, dan mengikuti cerita mereka. Dengan cara ini, anak-anak akan merasakan perhatian dan memiliki Pemantauan Setiap orang tua memiliki pendekatan yang berbeda untuk mengawasi anak mereka, tetapi mereka semua benar-benar menginginkan yang terbaik untuk anak-anaknya, jadi mereka siap meluangkan waktu untuk mengawasi anakanaknya agar tetap terkendali dan mencegah mereka melakukan kesalahan yang dapat merugikan mereka. Anak-anak tersebut menerima pengawasan penuh sehingga mereka dapat terus-menerus diatur dan didemonstrasikan. Tentu saja, pengawasan tidak termasuk mempermainkan bias saat mengawasi. Meskipun demikian, kontinuitas dan komunikasi merupakan komponen utama Bimbingan atau arahan Orang tua memegang peranan penting dalam membantu anak-anak mengembangkan dasar-dasar kepatuhan diri. Sebagai orang tua, mereka juga memiliki tanggung jawab untuk membimbing anak-anak mereka ke berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi mereka dan meningkatkan pertumbuhan mereka yang sehat sehingga mereka dapat memiliki harga diri yang positif di masa depan. Merupakan tugas orang tua untuk membimbing anak-anak mereka setiap saat, bukan dengan memaksakan keinginan mereka, melainkan dengan berfokus pada keterampilan dan perhatian yang diinginkan anak dan bukan pada apa yang orang tua inginkan dari mereka. Merupakan tanggung jawab orang tua untuk membimbing dan menasihati anak-anak mereka dengan benar dalam berbagai kegiatan yang mereka lakukan, termasuk bimbingan dan arahan dari orang tua. Memotivasi dan Mendorong Keinginan atau dorongan bawah sadar untuk bertindak dan menyelesaikan tindakan dengan tujuan tertentu guna memenuhi keinginan dikenal sebagai 14 Orang tua memegang peranan penting dalam membantu anakanaknya dengan mendorong atau memotivasi mereka untuk melanjutkan Tekanan dan dukungan orang tua merupakan kekuatan yang sangat dibutuhkan anak untuk menjalani hidup dan meraih masa depan. Tanpa dukungan dan dorongan orang tua, seorang anak mungkin tidak memiliki dorongan untuk memenuhi kewajiban akademisnya dan mungkin tidak ingin menjadi anak yang membanggakan orang tuanya. Menurut Arifin, ada tiga tanggung jawab yang dapat dilakukan orang tua dalam keberhasilan akademis anak-anaknya: Memberikan kesempatan terbaik bagi anak untuk mengembangkan keterampilan, kemampuan, dan perhatiannya. Education Achievment : Journal of Science and Research Volume 6 Issue 1 March 2025 Page 199-206 Mendorong anak untuk mencari informasi dan bimbingan dari instruktur. Mencocokkan rentang perhatian dan bakat anak dengan informasi yang relevan dan bermakna. Menyediakan sumber daya atau peralatan untuk berlatih dan membantu mengatasi tantangan belajar. Peran orang tua sebagai pengasuh Orang tua memiliki peran penting sebagai pengasuh dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Sebagai pengasuh, orang tua bertanggung jawab memenuhi kebutuhan dasar anak, termasuk kebutuhan fisik, emosional, sosial, dan Dari segi fisik, orang tua wajib menyediakan makanan bergizi, pakaian layak, tempat tinggal yang aman, dan akses ke layanan kesehatan. Selain itu, orang tua juga bertugas menciptakan lingkungan yang aman dari bahaya fisik dan psikologis agar anak merasa terlindungi (Hurlock, 1. Dari aspek emosional, orang tua berperan memberikan kasih sayang, perhatian, dan dukungan yang dibutuhkan anak agar merasa dicintai dan dihargai. Ini penting untuk membentuk rasa percaya diri dan kestabilan emosi anak. Melalui pola asuh yang penuh cinta dan pengendalian emosi yang baik, orang tua dapat membantu anak mengelola perasaannya dengan lebih bijaksana (Santrock, 2. Dalam aspek sosial dan moral, orang tua bertindak sebagai teladan, menanamkan nilai-nilai positif seperti kejujuran, tanggung jawab, dan empati. Anak belajar dari perilaku dan sikap orang tuanya, sehingga peran ini sangat penting dalam membentuk karakter dan kepribadian anak (Baumrind, 1. Orang tua juga bertindak sebagai pendidik pertama bagi anak. Mereka memperkenalkan anak pada pembelajaran dasar seperti berbicara, membaca, dan berperilaku sopan. Selain itu, orang tua mendukung proses pendidikan formal anak dengan memantau perkembangan belajarnya di sekolah serta membantu menyelesaikan tugas-tugas belajar. Terakhir, orang tua juga berperan sebagai pembimbing dan pengawas perilaku anak. Mereka bertugas mengarahkan dan mengawasi perilaku anak agar sesuai dengan norma dan aturan sosial yang berlaku di Dengan memberikan penguatan positif dan motivasi, orang tua dapat membantu anak mengembangkan rasa percaya diri dan kemandirian (Santrock, 2. Peran orang tua sebagai penanggug jawab Orang tua memiliki peran penting sebagai penanggung jawab utama dalam kehidupan anak, terutama dalam aspek fisik, emosional, sosial, pendidikan, dan moral. Sebagai penanggung jawab, orang tua bertugas memenuhi kebutuhan dasar anak, seperti menyediakan makanan, pakaian, tempat tinggal yang layak, serta layanan Selain kebutuhan fisik, orang tua juga bertanggung jawab atas kesehatan mental dan emosional anak dengan menciptakan lingkungan yang penuh kasih sayang dan rasa aman (Hurlock, 1. Tanggung jawab ini memastikan anak tumbuh dan Education Achievment : Journal of Science and Research Volume 6 Issue 1 March 2025 Page 199-206 berkembang dengan baik, serta terhindar dari berbagai risiko yang dapat mengganggu Selain itu, orang tua bertanggung jawab dalam pendidikan dan pengembangan potensi anak. Mereka bertindak sebagai fasilitator dan pembimbing dalam proses pembelajaran, baik di lingkungan keluarga maupun sekolah. Tanggung jawab ini meliputi pengawasan terhadap proses pendidikan formal, memastikan anak mengikuti kegiatan belajar, serta memberikan dukungan dalam menyelesaikan tugas sekolah. Peran ini sangat penting dalam membentuk kemampuan kognitif dan prestasi akademik anak (Santrock, 2. Dari segi sosial dan moral, orang tua bertanggung jawab menanamkan nilai-nilai etika, moral, dan norma sosial kepada anak. Mereka harus menjadi teladan dalam bersikap dan berperilaku, karena anak cenderung meniru apa yang dilakukan orang Melalui bimbingan dan pengawasan yang baik, orang tua bertanggung jawab memastikan anak bertindak sesuai dengan norma yang berlaku di masyarakat (Baumrind, 1. Dengan membangun kebiasaan disiplin dan tanggung jawab dalam diri anak, orang tua membantu mereka tumbuh menjadi individu yang bertanggung jawab dan mandiri di masa depan. KESIMPULAN Orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam mendidik, mengasuh, membimbing, serta bertanggung jawab atas perkembangan anak. Sebagai pengasuh, orang tua bertugas memenuhi kebutuhan fisik, emosional, sosial, dan pendidikan anak agar tumbuh optimal. Orang tua juga bertindak sebagai pendidik pertama yang mengenalkan nilai-nilai dasar kehidupan, norma, dan kebiasaan yang akan membentuk karakter anak di masa depan. Peran ini diperkuat melalui bimbingan, pengawasan, serta pemberian kasih sayang yang menjadi dasar terbentuknya kepribadian anak yang Sebagai penanggung jawab, orang tua bertanggung jawab atas pemenuhan kebutuhan fisik dan emosional anak serta mengarahkan perilakunya agar sesuai dengan nilai dan norma sosial. Dalam hal ini, orang tua bertindak sebagai pelindung, pembimbing, dan pengambil keputusan dalam lingkungan keluarga. Mereka juga memiliki tanggung jawab besar dalam proses pendidikan formal anak, membantu mereka mengatasi kesulitan belajar, serta membangun semangat dan motivasi anak dalam mengejar prestasi. Baik ibu maupun ayah memiliki peran yang saling melengkapi. Ibu bertindak sebagai pengasuh utama yang memberikan kasih sayang dan perhatian, sedangkan ayah berperan sebagai pemimpin, pelindung, dan penghubung keluarga dengan lingkungan sosial. Dengan sinergi peran ini, keluarga menjadi tempat pendidikan pertama dan utama bagi anak. Pola asuh yang baik akan membentuk karakter anak Education Achievment : Journal of Science and Research Volume 6 Issue 1 March 2025 Page 199-206 yang berakhlak mulia, bertanggung jawab, dan siap menghadapi tantangan di masa Oleh karena itu, peran orang tua dalam keluarga sangat penting dalam membentuk generasi yang unggul, mandiri, dan bertanggung jawab. DAFTAR PUSTAKA