Agrisaintifika. Vol. No. 2, 2025 https://journal. id/index. php/agrisaintifika ISSN 2580-0345 . , 2580-748X . DOI: 10. 32585/ags. Neonbasu & Wilda, 2025 PENGARUH PUPUK N DENGAN MEDIA DAN BARIS TANAM PADA BUDIDAYA VERTIKULTUR SISTEM VERTIGASI TERHADAP TANAMAN PAKCOY DI LAHAN KERING Noventus Be Neonbasu. Wilda Lumban Tobing. Program Studi Agroteknologi. Fakultas Pertanian. Sains, dan Kesehatan. Universitas Timor Jln. El Tari Ae Km 09 Kelurahan Sasi. Telp. 0812-3956-4700. *corresponding author : noventusnb2002@gmail. * Received for review April 10, 2025 Accepted for publication April 21, 2025 Abstract Cultivation in dry land requires heavy management because it has a fairly low physical quality. The verticulture system with fertigation is an innovation in dryland cultivation that can increase pakchoi The purpose of this study was to examine the effect of the combination of N fertilizer with media formulation and planting rows in verticulture on pakchoi in dryland. This study used an experimental method with a Split Plot Design. The main plots of media and fertilizers consisted of: a combination of 50% soil planting media: biochar 50% compost with 1 g/L urea 40 mL/L POC 10 mL/L BPN. a combination of 50% soil planting media: biochar 50% compost with 0. 75 g/L urea 30 mL/L POC 7. 5 mL/L BPN. combination of 25% soil planting media: biochar 75% compost with 1 g/L urea fertilizer 40 mL/L POC 10 mL/L BPN. a combination of 25% soil planting media: biochar 75% compost with 0. 75 g/L urea 30 mL/L POC 7. 5 mL/L BPN. The sub-plots consist of the first row. the second row. and the third row. The results showed that the combination of N fertilizer with the media formulation and rows was able to increase the growth and yield of pakchoi plants with the best results being a combination of 25% soil planting media: biochar 75% compost with 0. 75 g/L urea 30 mL/L POC 7. 5 mL/L BPN and the second row in verticulture using the fertigation system. Keywords: Biochar. Compost. Liquid Organic Fertilizer. Nitrogen Fixing Bacteria. Urea. Abstrak Budidaya di lahan kering membutuhkan pengelolaan yang berat karena memiliki kualitas fisik yang cukup Sistem vertikultur dengan fertigasi merupakan inovasi budidaya tanaman di lahan kering yang dapat meningkatkan produksi pakcoy. Tujuan penelitian adalah mengkaji pengaruh kombinasi pupuk N dengan formulasi media dan baris tanam pada vertikultur terhadap tanaman pakcoy di lahan kering. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Petak Terbagi. Petak utama media dan pupuk terdiri dari: kombinasi media tanam tanah 50% : biochar kompos 50% dengan pupuk urea 1 g/L POC 40 mL/L BPN 10 mL/L. kombinasi media tanam tanah 50% : biochar kompos 50% dengan pupuk urea 0,75 g/L POC 30 mL/L BPN 7,5 mL/L. kombinasi media tanam tanah 25% : biochar kompos 75% dengan pupuk urea 1 g/L POC 40 mL/L BPN 10 mL/L. dan kombinasi media tanam tanah 25% : biochar kompos 75% dengan pupuk urea 0,75 g/L POC 30 mL/L BPN 7,5 mL/L. Anak petak terdiri dari baris tanam pertama. baris tanam kedua. dan baris tanam ketiga. Analisis data menggunakan analisis sidik ragan dengan uji lanjut Duncan Multiple Range Test dengan tingkat nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk N dengan formulasi media dan baris tanam mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy dengan hasil terbaik adalah kombinasi media tanam tanah 25% : biochar kompos 75% dengan pupuk urea 0,75 g/L POC 30 mL/L BPN 7,5 mL/L dan baris tanam kedua pada budidaya vertikultur sistem fertigasi. Kata kunci: Biochar. Bakteri Penambat Nitrogen. Kompos. Pupuk Organik Cair. Urea. Copyright A 2025 The Author. This is an open access article under the CC BY-SA license Agrisaintifika. Vol. No. 2, 2025 https://journal. id/index. php/agrisaintifika ISSN 2580-0345 . , 2580-748X . DOI: 10. 32585/ags. Neonbasu & Wilda, 2025 PENDAHULUAN Sistem vertikultur merupakan salah satu inovasi dalam pertanian yang terus berkembang dengan berbagai modifikasi guna meningkatkan efisiensi budidaya tanaman. Salah satu modifikasi yang dapat diterapkan adalah sistem fertigasi, yaitu teknologi yang memungkinkan pemberian air dan pupuk dalam bentuk cair melalui sistem irigasi. Teknik ini sangat mendukung adaptasi pertanian di lahan kering dengan meningkatkan efisiensi penggunaan air dan nutrisi tanaman (Tobing et al. Pakcoy merupakan salah satu tanaman yang sering dibudidayakan dalam sistem vertikultur. Pakcoy juga menjadi salah satu komoditas sayuran yang memiliki nilai ekonomi tinggi di Indonesia. Namun, dengan produksi yang dihasilkan 9 ton/ha, ini jauh di bawah potensi hasil maksimalnya yang dapat mencapai 40 ton/ha (Sudarmaji et al. , 2. Rendahnya produktivitas ini disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kualitas media tanam, keterbatasan unsur hara, serta persaingan antar tanaman dalam memperoleh nutrisi dan cahaya matahari. Kondisi lahan yang berada di Nusa Tenggara Timur khususnya Timor Tengah Utara memiliki lahan kering yang yang memiliki karakteristik tanah yang berbatu, dengan kandungan karbon organik yang rendah, serta kandungan hara yang terbatas (Neonbeni et al. , 2. Dengan menambahkan kompos dan biochar dapat meningkatkan kualitas media tanam. Peningkatan kapasitas retensi air dapat di pengaruhi oleh biochar dan biochar juga mampu mempertahankan kesuburan tanah dalam waktu yang lebih lama , di sisi lain kompos berperan dalam meningkatkan kualitas fisik, kimia, dan biologi tanah meskipun efeknya bersifat sementara (Safitri et al. , 2018. Tobing et al. , 2. Penggunaan pupuk yang tepat juga berpengaruh dalam meningkatkan hasil panen pakcoy. Pupuk anorganik seperti urea yang kaya akan nitrogen (N), sangat penting untuk pertumbuhan tanaman. Namun, nitrogen dalam bentuk nitrat (NOCEA) mudah tercuci sehingga penggunaannya perlu dikombinasikan dengan pupuk organik untuk meningkatkan efisiensi serapan (Darso et al. , 2. Pupuk organik cair (POC) dapat menjadi solusi dengan memperbaiki struktur tanah serta meningkatkan serapan unsur hara, yang pada akhirnya mempercepat pertumbuhan dan meningkatkan hasil tanaman (Ati et al. , 2. Selain itu, pemanfaatan bakteri pengikat nitrogen (BPN) juga dapat mengurangi ketergantungan terhadap pupuk anorganik dengan cara mengikat nitrogen dari udara ke dalam tanah (Tobing et al. , 2024. Faktor lain yang turut memengaruhi pertumbuhan pakcoy dalam sistem vertikultur adalah pengaturan baris tanam. Jarak tanam yang optimal sangat penting untuk mengurangi persaingan dalam mendapatkan cahaya matahari, air, dan Kerapatan populasi yang terlalu tinggi dapat menghambat pertumbuhan tanaman akibat berkurangnya intensitas cahaya yang diterima, sehingga berpotensi menurunkan hasil panen (Neonbeni et al. , 2022. Wardoyo et al. , 2. Penelitian sebelumnya diketahui bahwa pupuk urea POC BPN dengan media tanam tanah : biochar Kompos . mampu meningkatkan pertumbuhan pakcoy budidaya sistem vertikultur dengan fertigasi di lahan kering (Tobing et al. Namun, belum ada kajian konsentrasi dan persentase yang tepat pada ketigas pupuk dan biochar dan kompos sebagai media tanam. Selain itu, jarak tanam 15 cm antar lubang tanam pada vertikultur menjadi perlakuan yang optimal untuk meningkatkan pertumbuhan pakcoy budidaya sistem vertikultur fertigasi (Neonbeni et al. , 2022. Tobing et al. , 2. Perlu kajian baris tanam yang tepat sebagai pengembangannya. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh kombinasi pupuk, media tanam, dan baris tanam dalam sistem vertikultur fertigasi terhadap pertumbuhan serta hasil panen pakcoy di lahan kering. Agrisaintifika. Vol. No. 2, 2025 https://journal. id/index. php/agrisaintifika ISSN 2580-0345 . , 2580-748X . DOI: 10. 32585/ags. Neonbasu & Wilda, 2025 BAHAN DAN METODE 1 Bahan Bahan yang digunakan adalah benih pakcoy, air, tanah, sekam padi, tanah, kotoran ternak, hijauan . aun kirinyu dan daun gama. EM4, molase, kain planel, dan botol plastik. 2 Metode Penelitian eksperimental ini menggunakan Rancangan Petak Terbagi (RPT) yang terdiri atas 2 faktor yaitu petak utama dan anak petak. Petak utama adalah media dan pupuk yang terdiri atas: kombinasi media tanam tanah 50% :biochar kompos 50% dengan pupuk urea 1 g/L POC 40 mL/L BPN 10 mL/L (P. kombinasi media tanam tanah 50% :biochar kompos 50% dengan pupuk urea 0,75 g/L POC 30 mL/L BPN 7,5 mL/L (P. kombinasi media tanam tanah 25% :biochar kompos 75% dengan pupuk urea 1 g/L POC 40 mL/L BPN 10 mL/L (P. dan kombinasi media tanam tanah 25% :biochar kompos 75% dengan pupuk urea 0,75 g/L POC 30 mL/L BPN 7,5 mL/L (P. Anak petak adalah baris tanam yang terdiri atas baris tanam pertama (B. baris tanam kedua (B. dan baris tanam ketiga (B. Peneliti menerapkan 12 kombinasi perlakuan dan mengulangnya sebanyak 3 kali sehingga diperoleh total 36 kombinasi perlakuan. Peneliti melakukan uji lanjut dengan metode Duncan Multiple Range Test (DMRT) dengan tingkat nyata 5%, menggunakan aplikasi SAS . Peneliti mengamati beberrapa parameter dalam penelitian ini, yaitu jumlah daun, bobot segar tajuk, bobot segar akar, volume akar, panjang akar, bobot kering tajuk, bobot kering akar, indeks panen. HASIL DAN PEMBAHASAN Pengaruh Interaksi Media dengan Pupuk dan Baris Tanam Pada Tanaman Pakcoy Berdasarkan hasil analisis sidik ragam anova diketahui bahwa interaksi media tanam . biochar kompo. dengan pupuk N . rea POC BPN) dan baris tanam Mempunyai dampak signifikan pada parameter jumlah daun 35 HST, bobot segar tajuk dan akar, volume akar, indeks panen dengan perlakuan terbaik kombinasi media tanam tanah 25% :biochar kompos 75% dengan pupuk urea 0,75 g/L POC 30 mL/L BPN 7,5 mL/L dan baris tanam kedua (Tabel. Hal ini diduga terjadi karena interaksi media tanam dengan pupuk, dan baris tanam kedua menciptakan kondisi optimal untuk pertumbuhan dan hasil panen yang lebih baik dengan meningkatkan efisiensi serapan nutrisi, memperbaiki struktur tanah, serta mengurangi persaingan antar tanaman. Penelitian Hamid et al. menjelaskan bahwa rendahnya kandungan unsur hara dalam tanah dapat menyebabkan tingkat kesuburan tanah menjadi rendah, yang kemudian menjadi penghalang dalam proses penyerapan unsur hara oleh tanaman. Agrisaintifika. Vol. No. 2, 2025 https://journal. id/index. php/agrisaintifika ISSN 2580-0345 . , 2580-748X . DOI: 10. 32585/ags. Neonbasu & Wilda, 2025 Tabel 1. Pengaruh Interaksi Media dengan Pupuk dan Baris Tanam terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Pakcoy Perlakuan Jumlah Daun Bobot Segar Bobot Segar Volume Akar Indeks Panen Tajuk . Akar . L) (%) P1B1 P1B2 P1B3 P2B1 P2B2 P2B3 P3B1 P3B2 P3B3 P4B1 P4B2 P4B3 Keterangan: Angka yang diikuti huruf pada baris yang sama setiap parameter pengamatan menunjukkan tidak berbeda nyata pada taraf (A) 5 %. Proses pertumbuhan tanaman sangat bergantung pada tingkat kesuburan tanah, dan salah satu cara untuk meningkatkan kesuburan tanah adalah dengan pemupukan, sehingga tanaman dapat tumbuh dengan optimal dan menghasilkan panen yang melimpah. Penelitian Tobing et al. menunjukkan bahwa terjadi peningkatan total N di dalam tanah setelah penambahan bahan organik tanah: kompos: biochar dan pupuk urea POC BPN. Siburian et al. untuk mendukung pertumbuhan vegetatif akar tanaman membutuhkan unsur hara nitrogen yang bisa didapat dari urea dan pupuk organik cair. Penelitian Praseptiyani et al. menunjukkan bahwa berat tanaman segar pakcoy dapat ditingkatkan dengan menggabungkan media tanam tanah, arang sekam, dan Dewi et al. Menyatakan bahwa kandungan air di dalam tanah dan kemampuan akar untuk menyerap air mempengaruhi bobot segar akar. Penelitian Wardoyo et al. menjelaskan bahwa pola baris tanam mempengaruhi efektivitas pemupukan dan pertumbuhan tanaman pakcoy. Pengaruh Pupuk dengan Media Pada Tanaman Pakcoy Berdasarkan hasil analisis sidik ragam anova. media tanam . anah : biochar kompo. dengan pupuk N . rea POC BPN) berpengaruh nyata pada parameter jumlah daun 35 HST, berat tajuk segar, berat akar segar, dan volume akar di mana kombinasi media tanam tanah 25% : biochar kompos 75% dengan pupuk urea 1 g/L POC 40 mL/L BPN 10 mL/L menjadi perlakuan terbaik (Tabel . Hal ini diduga terjadi karena media dengan pupuk menciptakan kondisi optimal untuk pertumbuhan tanaman dengan meningkatkan ketersediaan nutrisi, efisiensi serapan hara, serta memperbaiki lingkungan perakaran. Penelitian Siburian et al. menunjukkan bahwa pupuk organik akan lebih baik digunakan bersama dengan pupuk anorganik karena keduanya dapat bekerja sama untuk memberikan nutrisi kepada tanaman. Kombinasi pupuk organik cair dan urea dapat memenuhi kebutuhan unsur hara, terutama nitrogen, yang sangat penting untuk pertumbuhan vegetatif, terutama perkembangan daun. Dalam penelitian Handayani et al. menyatakan bahwa pemberian bahan organik kompos dan biochar yang dikombinasikan dengan pupuk hayati mampu memberikan hasil yang baik pada tanaman, sehingga pemberian pupuk hayati pada tanaman dapat mengurangi penggunaan pupuk anorganik. Penelitian Kolo et al. Menyatakan Agrisaintifika. Vol. No. 2, 2025 https://journal. id/index. php/agrisaintifika ISSN 2580-0345 . , 2580-748X . DOI: 10. 32585/ags. Neonbasu & Wilda, 2025 bahwa hasil tanaman pakcoy dapat dipengaruhi oleh kombinasi media . anah dan kompo. , karena kompos dapat meningkatkan kualitas fisik tanah, seperti meningkatkan struktur tanah dan meningkatkan kapasitas tampung air. Bahzar & Santosa . menyatakan bahwa semakin tinggi porositas suatu media tanam, maka semakin baik sirkulasi udara . yang dihasilkan, sehingga dapat mendukung pertumbuhan akar secara optimal. Tabel 2. pengaruh media dan pupuk terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy. Perlakuan Jumlah daun berat segar tajuk berat segar akar volume akar . , . L) Keterangan: Angka yang diikuti huruf pada baris yang sama setiap parameter pengamatan menunjukkan tidak berbeda nyata pada taraf (A) 5 %. Pengaruh Baris Tanam Pada Tanaman Pakcoy Perlakuan baris tanam berpengaruh nyata pada parameter bobot segar tajuk, bobot segar akar, panjang akar, bobot kering tajuk, bobot kering akar dimana perlakuan terbaik yaitu baris tanam kedua (Tabel . Hal ini diduga terjadi karena karena jarak tanam pada perlakuan Baris tanam kedua memberikan keseimbangan yang optimal antara ketersediaan cahaya, serta efisiensi penyerapan air dan nutrisi. Penelitian Nur et al. menyatakan bahwa pada ketinggian talang 80 cm . aris tenga. tanaman berada dalam kondisi optimal dimana memperoleh intensitas cahaya yang cukup tidak berlebihan maupun kekurangan dibandingkan dengan ketinggian 120 cm dan 60 cm. Wardoyo et al. menyatakan bahwa cahaya matahari dan arah penyinarannya memiliki peran penting dalam pertumbuhan tanaman. Sementara itu. Cahaya yang rendah dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman dan menyebabkan hasil produksi menjadi lebih rendah. Panataria et al. menyatakan bahwa berbagai faktor memengaruhi pertumbuhan tanaman, baik faktor internal seperti hormon dan nutrisi maupun faktor lingkungan. Faktor lingkungan yang berperan meliputi ketersediaan air dalam jaringan tanaman, suhu di area pertanaman, serta intensitas cahaya Tabel 3. Pengaruh Baris Tanam terhadap Rataan Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Pakcoy Perlakuan Bobot Segar Bobot Segar Panjang Akar Bobot Kering Bobot Kering Tajuk . Akar . Tajuk . Akar . Keterangan: Angka yang diikuti huruf pada baris yang sama setiap parameter pengamatan menunjukkan tidak berbeda nyata pada taraf (A) 5 %. SIMPULAN Kombinasi pupuk N dengan media dan baris tanam pada vertikultur sistem fertigasi mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy melalui budidaya sistem vertikultur dengan fertigasi di lahan kering dengan perlakuan terbaik adalah kombinasi media tanam tanah 25% Agrisaintifika. Vol. No. 2, 2025 https://journal. id/index. php/agrisaintifika ISSN 2580-0345 . , 2580-748X . DOI: 10. 32585/ags. Neonbasu & Wilda, 2025 :biochar kompos 75% dengan pupuk urea 0,75 g/L POC 30 mL/L BPN 7,5 mL/L dan baris tanam kedua. DAFTAR PUSTAKA