Prosiding Seminar Nasional Bahasa. Sastra, dan Seni 2022 Fakultas Bahasa dan Seni. Universitas Negeri Jakarta PENGARUH MODEL FLIPPED CLASSROOM DENGAN MEDIA VIDEO KANAL YOUTUBE CNN INDONESIA TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS EKSPLANASI PADA SISWA KELAS Vi SMPN 4 JAKARTA Sofia Annisa Zeir1. Edi Puryanto2. Reni Oktaviani3 Universitas Negeri Jakarta. Indonesia Email Address sofiaannisazeir@gmail. Keywords: Model Flipped Classroom. video kanal YouTube CNN Indonesia. teks eksplanasi Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Model Flipped Classroom dengan media video kanal YouTube CNN Indonesia terhadap kemampuan menulis teks eksplanasi siswa kelas Vi SMPN 4 Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain penelitian Pretest-Posttest Control Group Design. Uji prasyarat analisis data dilakukan dengan uji normalitas . , diperoleh Lo= 0115< Ltabel = 0. 161 pada pretest kelas eksperimen. Lo=0. 113< Ltabel= 0. 161 dengan taraf signifikasi =0. 05 pada posttest kelas eksperimen. Pada pretest kelas kontrol diperoleh hasil Lo= 151< Ltabel = 0. 161, sedangkan posttest kelas kontrol Lo= 0. 158< Ltabel = 0. maka data dinyatakan berdistribusi normal. Hasil uji homogenitas (Uji Fishe. diperoleh Fhitung = 1,612 dan Ftabel = sebesar 1. 861, diperoleh bahwa F hitung < Ftabel, maka data memiliki varians homogen dengan taraf signifikasi =0. Hasil analisis data dengan uji-t diperoleh thitung= 3. 344 > ttabel= 1. 980 hasil interpolasi dengan taraf signifikasi =0. Dapat dinyatakan bahwa H o ditolak dan H1 diterima. Pada hasil penelitian ini menunjukkan penggunaan model Flipped Classroom dengan media video kanal YouTube CNN Indonesia berpengaruh terhadap kemampuan menulis teks eksplanasi pada siswa kelas Vi SMPN 4 Jakarta. Pada tahap penilaian terdapat sembilan aspek penilaian. Struktur penggambaran kejadian memiliki kenaikan yang tertinggi dari aspek Berdasarkan hasil di atas, model Flipped Classroom dengan media video kanal YouTube CNN Indonesia dapat dijadikan sebagai media yang baik untuk pembelajaran teks eksplanasi. Selain itu, dapat diimplementasikan untuk materi pembelajaran teks eksposisi. Pendahuluan Pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah saat ini berbasis teks sesuai dengan kurikulum Teks dalam pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah memiliki banyak jenis, yaitu teks sastra atau penceritaan dan teks faktual. Genre teks sastra atau penceritaan meliputi cerita rakyat, puisi, dan cerpen, sedangkan genre teks faktual salah satunya, yaitu teks eksplanasi. Teks eksplanasi adalah teks yang menggambarkan bagaimana proses terjadinya suatu fenomena atau peristiwa, baik alam, sosial, budaya, ilmu pengetahuan dan lain sebagainya. Teks eksplanasi merupakan salah satu kompetensi dasar yang dipelajari oleh siswa sekolah menengah pertama khususnya kelas Vi. Pada kompetensi dasar teks eksplanasi selain memiliki pengetahuan tentang teks eksplanasi, siswa juga diharuskan untuk memiliki kemampuan menulis teks eksplanasi. Menulis dapat diartikan sebagai proses menuangkan ide dan gagasan ke dalam bahasa tulis. Dengan kata lain, menulis teks eksplanasi merupakan proses yang dilakukan untuk menuangkan ide dan gagasan mengenai fenomena alam maupun sosial ke dalam bentuk tulisan dengan memperhatikan kaidah-kaidah kepenulisan teks Menulis teks eksplanasi perlu memperhatikan beberapa aspek, yaitu struktur, kaidah kebahasaan, dan juga aspek kepenulisan baik dari segi ejaan maupun keterpaduan antarparagraf. Namun, berdasarkan hasil pretest tulisan teks eksplanasi siswa masih berada di bawah kriteria ketuntasan minimal. Hal tersebut disebabkan oleh tulisan siswa yang tidak memenuhi aspek-aspek penting dalam menulis teks eksplanasi, seperti struktur, kaidah kebahasaan, serta ejaan. Untuk Prosiding Seminar Nasional Bahasa. Sastra, dan Seni 2022 | mengetahui lebih lanjut mengenai kondisi siswa di sekolah, peneliti melakukan wawancara dengan guru bahasa Indonesia SMPN 4 Jakarta kelas Vi, yaitu Bapak Yaya Mulyana S. Pd. , dan Bapak Drs. Mohammad Ihsan, untuk mengetahui berbagai kendala dan kesulitan yang dihadapi siswa dan guru di dalam kelas khususnya pada pembelajaran menulis teks eksplanasi. Hasil wawancara, guru mengungkapkan bahwa kesulitan terbesar yang siswa hadapi ketika menulis teks eksplanasi, yaitu kesulitan dalam hal struktur dan penggunaan kaidah kebahasaan dari teks eksplanasi. Siswa masih sering keliru dengan struktur dari teks eksplanasi dan kurang memahami struktur teks eksplanasi. Ketika menuliskan teks eksplanasi, seringkali ditemukan siswa yang tidak menjabarkan proses kronologis secara runtut. Siswa terkesan melompat-lompat dalam menjabarkan proses kronologi dari suatu kejadian. Pada bagian kesimpulan, hanya sedikit siswa yang memberikan tanggapannya mengenai fenomena yang sedang dibahas oleh mereka. Pengetahuan mengenai kaidah kebahasaan siswa masih sangat minim, beberapa unsur kebahasaan teks eksplanasi tidak diketahui siswa menyebabkan hasil tulisan teks eksplanasi kurang Selain hal tersebut, kendala dan kesulitan yang dihadapi siswa, yaitu siswa masih sering menggunakan kalimat tidak efektif, ketidaktepatan ejaan dan tanda baca serta sulit dalam menentukan dan menggunakan kata baku. Selain itu, terdapat faktor internal yang menyebabkan hasil menulis teks eksplanasi rendah, yaitu siswa kesulitan menentukan topik. Namun, ketika sudah menentukan topik yang akan dipilih siswa sulit untuk mengembangkan ide dan gagasan mereka ke dalam tulisan. Di masa pandemi seperti sekarang ini guru mengungkapkan jika sulit dalam memilih model pembelajaran yang tepat untuk siswa sehingga guru hanya menggunakan satu model pembelajaran yang digunakan untuk semua kompetensi dasar, yaitu menggunakan model pembelajaran konvensional dengan metode ceramah. Hal tersebut menyebabkan kegiatan pembelajaran di kelas terkesan membosankan dan kurangnya motivasi siswa untuk belajar menulis teks eksplanasi. Permasalahan waktu juga menjadi kendala guru dalam mengajar dan memilih model pembelajaran. Guru masih merasa waktu pembelajaran di dalam kelas tidak cukup, sehingga materi pembelajaran tidak dapat terserap secara optimal oleh siswa. Penggunaan media pembelajaran juga berpengaruh terhadap tercapainya tujuan belajar. Ketika melakukan observasi dan hasil kuesioner yang telah diisi oleh siswa, guru hanya menggunakan media berupa salindia dan buku paket bahasa Indonesia yang bersumber dari Kemendikbud. Media pembelajaran yang digunakan kurang membangkitkan motivasi siswa untuk belajar teks eksplanasi sehingga hasil menulis teks eksplanasi siswa masih di bawah kriteria ketuntasan minimal. Selain melakukan wawancara dengan guru bahasa Indonesia, peneliti memberikan kuesioner penelitian kepada siswa, mereka mengungkapkan bahwa menulis teks eksplanasi merupakan pembelajaran yang sangat sulit. Siswa masih kesulitan dalam hal membedakan teks eksplanasi, teks persuasi, dan teks eksposisi. Selain itu, siswa sulit untuk merangkai kata, menyusun kalimat, dan mereka kurang memahami struktur dari teks eksplanasi. Sebagian besar siswa menyukai pembelajaran yang dilakukan secara berkelompok dan mereka lebih senang jika tugas diberikan pada saat pembelajaran di dalam kelas. Pada kegiatan pembelajaran di dalam kelas siswa mengungkapkan jika guru sering menggunakan metode ceramah sedangkan siswa mengharapkan pembelajaran yang dapat mengaktifkan siswa di dalam kelas tetapi mereka malu untuk mengutarakan pendapatnya. Oleh karena itu, untuk mengatasi berbagai kesulitan menulis teks eksplanasi diperlukan suatu model pembelajaran yang inovatif dan efektif untuk siswa. Model pembelajaran Flipped Classroom merupakan salah satu model pembelajaran yang dapat diterapkan untuk mengatasi masalah tersebut. Model Flipped Classroom merupakan suatu strategi dalam proses pembelajaran yang mengurangi dominasi guru di dalam kelas dengan memaksimalkan interaksi antara guru, siswa, dan lingkungannya (Johnson, 2. Flipped Classroom merupakan model pembelajaran yang menggabungkan antara kelas daring dan kelas di sekolah, dalam hal ini siswa di rumah belajar memahami materi, sedangkan di kelas waktu pembelajaran dipakai untuk berdiskusi dan memecahkan masalah. Model pembelajaran 81 | Sofia Annisa Zeir. Edi Puryanto. Reni Oktaviani Flipped Classroom menekankan siswa belajar mandiri karena sebelum memasuki kelas siswa terlebih dahulu mempelajari materi yang akan dibahas pada pembelajaran esok hari sehingga pada saat pembelajaran di dalam kelas hanya berdiskusi dan memecahkan tugas yang diberikan guru bersama kelompoknya kemudian mereka mempresentasikan hasil dari temuan mereka di depan kelas dengan ini siswa dapat menyerap materi pembelajaran dengan baik karena intensitas interaksi di kelas lebih Berdasarkan hasil penelitian sebelumnya yang sudah mempraktikkan model Flipped Classroom, menunjukan pengaruh yang sangat baik untuk siswa, motivasi belajar, kreativitas, tanggung jawab, dan keaktifan di dalam kelas meningkat, serta nilai akademik mereka menjadi lebih baik jika dibandingkan dengan menerapkan cara belajar tradisional. Hal positif tersebut juga dialami oleh guru yang merasa memiliki waktu lebih untuk berinteraksi dengan siswa. Model Flipped Classroom dapat membangun interaksi yang harmonis antara guru dengan siswa karena untuk tercapainya tujuan pembelajaran hal yang paling penting adalah komunikasi antara guru dan siswa dapat terjalin dengan Dengan dipergunakaannya model Flipped Classroom, tujuan guru untuk membekali kemampuan siswa dalam berpikir kritis . ritical thinkin. , bekerja sama . , kemampuan berkomunikasi . omunication skill. , dan berpikir kreatif dan inovatif . reative/innovativ. dapat Hal tersebut tentunya sesuai dengan tuntutan pada pembelajaran abad 21 ini. Guru tidak mendominasi waktu pembelajaran di kelas dan intensitas komunikasi siswa dengan temannya serta siswa dengan guru akan semakin baik dan menyenangkan. Penggunaan Model Flipped Classroom memiliki kaitan dengan kemampuan menulis teks eksplanasi, yaitu guru dan siswa memiliki waktu ekstra untuk mendiskusikan topik permasalahan mengenai menulis teks eksplanasi sehingga banyak waktu untuk mendiskusikan apa yang dipelajari siswa lebih dalam tanpa harus khawatir waktu akan habis. Siswa menjadi memiliki banyak waktu untuk menulis, bahkan lebih banyak waktu untuk mereka menganalisis dan mendiskusikan tulisan mereka satu sama lainnya. Dengan ini, hasil menulis teks eksplanasi siswa menjadi lebih baik dan memperoleh hasil maksimal. Di era digital saat ini tentunya teknologi memiliki peran besar dalam dunia pendidikan, terlebih lagi dengan adanya pandemi Covid-19 sedikit banyak telah mengubah paradigma pendidikan yang ada di Indonesia. Model pembelajaran Flipped Classroom mampu mengintegrasikan teknologi ke dalam Guru dapat menghubungkan pembelajaran ke berbagai Learning Management System yang telah tersedia. Dengan pemanfaatan teknologi, siswa mampu mengakses materi kapan pun karena pembelajaran Flipped Classroom memanfaatkan media pembelajaran yang dapat diakses secara online oleh siswa untuk mendukung materi pembelajarannya. Dengan ini, pemanfaatan waktu di kelas dapat terlaksana lebih efektif dan diharapkan mampu mempengaruhi hasil belajar siswa. Selain pemilihan model pembelajaran yang efektif, penggunaan media pembelajaran yang menarik dan tepat juga diperlukan agar proses pembelajaran lebih optimal. Penggunaan media mampu membuat suasana pembelajaran di kelas lebih interaktif dan menarik minat siswa apabila media yang digunakan tepat guna. Pada masa sekarang ini, media YouTube merupakan salah satu media audio visual yang paling banyak diminati dan sangat potensial digunakan dalam proses YouTube adalah sebuah portal situs web yang menyediakan layanan berbagi video (Kindarto, 2. Video-video yang ada di dalam YouTube memiliki beragam jenis mulai dari musik, dokumenter, film, video blog, hingga konten edukasi. Selain memiliki banyak jenis pilihan video, media YouTube mudah untuk diakses oleh siapa saja baik melalui gawai ataupun laptop dan komputer. Kemudahan-kemudahan tersebut membuat media YouTube menjadi pertimbangan digunakan sebagai media pembelajaran di dalam kelas. Berdasarkan keunggulan dan kemudahan dari aplikasi YouTube maka pada kesempatan kali ini, peneliti menerapkan model Flipped Classroom dengan media video kanal YouTube CNN Indonesia. Kanal YouTube CNN Indonesia merupakan salah satu media pemberitaan popular di Indonesia. Kanal Prosiding Seminar Nasional Bahasa. Sastra, dan Seni 2022 | YouTube CNN Indonesia menyajikan berita-berita terkini baik dari dalam maupun luar negeri. Informasi yang diberikan terkait dengan teknologi, informasi, sosial, politik, ekonomi, olahraga, hiburan, ireport, dan berita mengenai fenomena alam yang terjadi. Kanal YouTube CNN Indonesia mampu memberikan info-info terkini dan teraktual berdasarkan fakta-fakta yang dapat dipercaya kebenarannya dilengkapi dengan video gambar fenomena yang sedang terjadi sehingga siswa mampu menghubungkan pembelajaran teks eksplanasi dengan kehidupan nyata mereka, dan dengan adanya hal tersebut pengetahuan mereka mengenai teks eksplanasi dapat tervisualisasikan secara langsung melalui media video kanal YouTube CNN Indonesia. Fenomena-fenomena yang dijelaskan juga dijabarkan secara rinci, mulai dari gambaran umum dari suatu fenomena, sebab terjadinya, sampai dengan akibat atau dampak yang ditimbulkan dari fenomena tersebut secara tidak langsung mereka telah mempelajari menyusun teks eksplanasi sesuai urutan kronologis berdasarkan sebab akibat. Selain itu, penggunaan bahasa yang digunakan pada kanal YouTube CNN Indonesia menggunakan bahasa formal dan baku yang sesuai dengan pedoman umum ejaan bahasa Indonesia. Dengan ini, diharapkan keterbatasan siswa mengenai kaidah kebahasaan dan penggunaan ejaan serta diksi mampu terselesaikan dengan digunakannya kanal YouTube CNN Indonesia. Berdasarkan latar belakang permasalahan tersebut, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian yang berkaitan dengan kemampuan menulis teks eksplanasi siswa. Penelitian ini menggunakan model pembelajaran Flipped Classroom dengan media video kanal YouTube CNN Indonesia untuk mengetahui pengaruhnya terhadap keterampilan menulis teks eksplanasi siswa. Lebih tepatnya, penelitian ini berjudul Pengaruh Model Flipped Classroom dengan Media Video Kanal YouTube CNN Indonesia Terhadap Kemampuan Menulis Teks Eksplanasi Pada Siswa Kelas Vi SMPN 4 Jakarta. Dengan adanya model dan media pembelajaran ini diharapkan proses pembelajaran dapat terlaksana dengan menarik, menyenangkan, dan dapat memberikan hasil yang positif terhadap keterampilan menulis teks eksplanasi siswa. Metode Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif, dengan rancangan Pretest-Posttest Control Group Design. Pretest-Posttest Control Group Design menggunakan 2 kelompok, yaitu kelas kontrol dan kelas eksperimen. Kelompok kelas kontrol adalah kelas pengendali yang tidak mendapat perlakuan dalam artian tidak menggunakan model Flipped Classroom dengan media video kanal YouTube CNN Indonesia, sedangkan kelompok eksperimen adalah kelas yang mendapat perlakuan menggunakan model Flipped Classroom dengan media video kanal YouTube CNN Indonesia. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini, yaitu melalui wawancara kepada guru bahasa Indonesia, observasi, dan memberikan kuesioner sebelum melakukan pretest. Analisis data dilakukan dengan skor kemampuan menulis teks eksplanasi siswa kelompok eksperimen pada pretest dan Kelas kontrol pada pretest dan posttest. Melakukan uji coba persyaratan analisis dengan uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis (Uji T). Hasil dan Pembahasan Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan pada siswa kelas Vi SMPN 4 Jakarta, diperoleh data hasil tes menulis teks eksplanasi yang dilaksanakan di kelas ekperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen diberikan perlakuan menggunakan model Flipped Classroom dengan media video kanal YouTube CNN Indonesia, sedangkan pada kelas kontrol diberikan perlakuan dengan model pembelajaran konvensional. Jumlah sampel yang terdapat di kelas eksperimen dan kontrol adalah 60 Data penelitian yang didapatkan peneliti berupa tes menulis teks eksplanasi sebelum dan sesudah diberikan perlakuan berupa model Flipped Classroom dengan media video kanal YouTube CNN 83 | Sofia Annisa Zeir. Edi Puryanto. Reni Oktaviani Indonesia pada kelas eksperimen, sedangkan pada kelas kontrol diperoleh melalui tes menulis teks eksplanasi sebelum dan sesudah diberikan perlakuan dengan model konvensional. Deskripsi Data Kelas Eksperimen Pada kelas eksperimen diberikan perlakuan menggunakan model Flipped Classroom dengan Media Video Kanal YouTube CNN Indonesia sampel berjumlah 30 siswa. Tes yang dilakukan berupa tes awal . dan tes akhir . Pada tes awal . , data nilai tertinggi adalah 70, sedangkan nilai terendah adalah 36, nilai rata-rata 51. 33, nilai median 53, dan nilai modus sebesar 55. Pada hasil posttest kelas eksperimen dengan jumlah sampel 30 siswa, didapatkan data nilai tertinggi sebesar 92, nilai terendah sebesar 72, nilai rata-rata sebesar 81. 13, nilai median sebesar 82, dan nilai modus sebesar 86. Sedangkan, nilai varians sebesar 44. 60, dan standar deviasi sebesar 6. Tabel 1. Perbandingan Nilai Pretest dan Posttest Kelas Eksperimen Pretest Kelas Eksperimen Nilai Nilai Tertinggi Terendah Mean Posttest Kelas Eksperimen Nilai Nilai Tertinggi Terendah Mean 81,13 Pada tabel di atas, dapat dilihat perbandingan nilai pretest dan posttest kelas eksperimen. Pada pretest nilai tertinggi yang diperoleh sebesar 70 sedangkan pada posttest nilai tertinggi yang diperoleh sebesar 92. Rata-rata yang diperoleh pada pretest, yaitu 51. 33 sedangkan rata-rata yang diperoleh pada posttest, yaitu 81. Deskripsi Data Kelas Kontrol Pada kelas kontrol diberikan perlakuan pada pembelajaran teks eksplanasi dengan menggunakan model pembelajaran konvensional, dengan jumlah sampel 30 orang. Tes yang dilakukan berupa tes awal . dan tes akhir . Pada pretest kelas kontrol, data nilai tertinggi adalah 61, sedangkan nilai terendah adalah 36, nilai rata-rata 45,3, nilai median 47, dan nilai modus sebesar Sedangkan, nilai varians pada pretest kelas kontrol sebesar 64. 355, dan standar deviasi sebesar Pada posttest kelas kontrol dengan jumlah sampel 30 siswa, didapatkan data nilai tertinggi sebesar 86 , nilai terendah sebesar 61, nilai rata-rata sebesar 68,27, nilai median sebesar 85,5, dan nilai modus sebesar 64. Nilai varians pada posttest kelas eksperimen sebesar 74,20, dan standar deviasi sebesar 8,61. Pretest Kelas Kontrol Nilai Tertinggi Nilai Terendah Posttest Kelas Kontrol Mean Nilai Tertinggi Nilai Terendah Tabel 4. 10 Perbandingan Nilai Pretest dan Posttest Kelas Kontrol Mean 68,27 Pada tabel di atas dapat dilihat pemerolehan nilai dan rata-rata pada pretest dan posttest kelas Pada pretest nilai tertinggi yang diperoleh sebesar 61 sedangkan pada posttest nilai tertinggi yang diperoleh sebesar 86. Rata-rata yang diperoleh pada pretest yaitu 45,3 sedangkan rata-rata yang diperoleh pada posttest yaitu 68,27. Prosiding Seminar Nasional Bahasa. Sastra, dan Seni 2022 | Hasil Uji Syarat Analisis Sebelum melakukan uji hipotesis, terlebih dahulu dilakukan pengujian persyaratan analisis berupa uji normalitas. Pada penelitian ini uji normalitas yang digunakan adalah uji liliefors. Dalam pengujian ini, akan dibandingkan Lo dengan nilai kritis Lt (Ltabe. pada taraf signifikan () 0. Berdasarkan perhitungan pretest kelas eksperimen diperoleh nilai standar deviasi 9. dengan jumlah sampel 30. Dengan hasil pengujian lilifoers pada taraf signifikasi = 0. 05 diperoleh data pretest yaitu Lo = 0. 115, sedangkan Lt = 0. Dengan demikian data pretest kelas eksperimen berdistribusi normal, karena L o ttabel. Berdasarkan perhitungan hasil uji hipotesis dengan menggunakan Excel diperoleh thitung=3. 344 dan ttabel=1. hasil interpolasi dengan taraf signifikasi =0. Dengan demikian, dapat ditarik kesimpulan bahwa hipotesis penelitian ini mengatakan bahwa terdapat pengaruh model Flipped Classroom dengan media video kanal YouTube CNN Indonesia terhadap kemampuan menulis teks eksplanasi siswa. Berdasarkan hasil penelitian dan perhitungan, dapat dilihat bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada hasil belajar kemampuan menulis teks eksplanasi siswa kelas eksperimen yang diberikan perlakuan model Flipped Classroom dengan Media Video Kanal YouTube CNN Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari hasil pretest atau tes awal yang diperoleh dari sampel penelitian. Nilai pretest menulis teks eksplanasi pada siswa kelas eksperimen berada pada rentang 36-70 dengan nilai rata-rata sebesar 51. Rentang nilai posttest menulis teks eksplanasi pada siswa eksperimen berada pada 72-92 dengan nilai rata-rata sebesar 81. Selama proses pembelajaran menulis teks eksplanasi diberikan perlakuan menggunakan model Flipped Classroom dengan media video kanal YouTube CNN Indonesia untuk mencapai tujuan agar siswa mampu menulis teks eksplanasi dengan memperhatikan aspek-aspek penulisan. Aspekaspek tersebut diantaranya, struktur teks yang terdiri dari identifikasi fenomena, penggambaran kejadian, dan ulasan. Aspek kebahasaan yang terdiri dari konjungsi kronologis, konjungsi kausalitas, dan verba. Aspek penulisan yang mencakup kalimat efektif, keterpaduan paragraf, dan ejaan yang Pada kelas eksperimen yang diberikan perlakuan model Flipped Classroom dengan media video kanal YouTube CNN Indonesia terbukti berhasil mencapai tujuan pembelajaran karena adanya kenaikan yang signifikan pada hasil menulis teks eksplanasi siswa. Para siswa berhasil menuliskan 85 | Sofia Annisa Zeir. Edi Puryanto. Reni Oktaviani seluruh aspek penulisan teks eksplanasi dengan nilai yang mendekati maksimal. Kenaikan ini disebabkan model Flipped Classroom membuat waktu belajar di kelas menjadi lebih efisien karena siswa diminta untuk mempelajari materi di rumah sehingga saat pembelajaran di kelas siswa fokus untuk memahami materi yang sulit mereka pahami ataupun kesulitan mereka dalam menyelesaikan soal-soal yang diberikan. Selain itu, siswa dapat mengulang-ulang materi yang diberikan sampai benar-benar paham, interaksi antar siswa dan guru lebih harmonis membuat motivasi belajar siswa menjadi meningkat ditambah dengan penggunaan kanal Youtube CNN Indonesia dalam kegiatan pembelajaran sangat membantu siswa dalam memahami menulis teks eksplanasi. Berdasarkan data yang diperoleh dengan melihat rentangan skor pretest dan posttest kelas eksperimen dan kelas kontrol, serta melalui rata-rata, maka dapat disimpulkan bahwa kemampuan menulis teks eksplanasi siswa kelas eksperimen lebih baik dibandingkan dengan siswa kelas kontrol. Simpulan Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa: . pembelajaran menggunakan model Flipped Classroom dengan media video kanal YouTube CNN Indonesia berpengaruh positif terhadap kemampuan menulis teks eksplanasi siswa. model Flipped Classroom dengan media video kanal YouTube CNN Indonesia membuat siswa menjadi lebih aktif mengemukakan pendapat dan gagasan mereka dalam pembelajaran di kelas. pembelajaran dengan model Flipped Classroom dengan media video kanal YouTube CNN Indonesia memudahkan siswa mengumpulkan informasi melalui video tayangan yang disajikan. pembelajaran menggunakan model Flipped Classroom dengan media video kanal YouTube CNN Indonesia memudahkan siswa untuk memvisualisasikan ide mereka melalui video yang disajikan. pembelajaran menggunakan model Flipped Classroom dengan media video kanal YouTube CNN Indonesia mempermudah siswa memilih diksi, dan kalimat atau paragraf mana yang terlebih dahulu dituliskan. pembelajaran menggunakan model Flipped Classroom dengan media video kanal YouTube CNN Indonesia meningkatkan interaksi dan menciptakan hubungan yang harmonis antara guru dengan siswa serta siswa dengan temannya. penggunaan model Flipped Classroom dengan media video kanal YouTube CNN Indonesia membuat suasana di dalam kelas menjadi lebih menyenangkan dan tidak . pembelajaran menggunakan model Flipped Classroom dengan media video kanal YouTube CNN Indonesia membuat waktu pembelajaran di dalam kelas menjadi lebih efektif dan Model Flipped Classroom dapat diimplikasikan dalam pengajaran teks lain, seperti teks Oleh karena itu, pembelajaran model Flipped Classroom dengan media video kanal YouTube CNN Indonesia dapat diimplikasikan dengan syarat mengikuti langkah-langkah berikut: . siswa menyimak video yang dibagikan oleh guru di rumah. siswa membuat pertanyaan dari video yang telah mereka tonton dirumah. Saat pembelajaran di kelas siswa mengemukakan pertanyaan yang telah mereka buat kemudian guru dan siswa membahasnya bersama. siswa diberikan lembar kerja oleh guru. siswa bersama dengan kelompoknya berdiskusi memecahkan masalah yang diberikan oleh guru. Siswa mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya di depan kelas. kelompok yang tidak presentasi memberikan tanggapan terkait hasil yang telah dipaparkan . menarik kesimpulan atas diskusi yang telah dilakukan. Daftar Rujukan Alfina. Harahap. , & Elidra. Efektivitas Penggunaan Model Pembelajaran Flipped Classroom Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa di Sma Negeri 1 Angkola Barat. Jurnal MathEdu, 100. Prosiding Seminar Nasional Bahasa. Sastra, dan Seni 2022 | Angkowo. , & Safitri. Optimalisasi Media Pembelajaran Mempengaruhi Motivasi. Hasil Belajar, dan Kepribadian. Jakarta: Grasindo. Astuti. Yuk. Ungkap Idemu Melalui Teks Persuasi hingga Teks Tanggapan. Jakarta: Duta. Bergmann. , & Sams. Flipped Your Classroom Reach Every Student In Every Class Everyday. Washington DC: ISTE. Burke. Ryder. , & Rager. An Assesment of Faculty Usage of Youtube as A Teaching Resource. The Internet Journal of Allied Health Sciences and Practice, 2. Casminih. Ragam Teks Bahasa Indonesia. Bogor: Azkiya Publishing. Chaer. Sintaksis Bahasa Indonesia: Pendekatan Proses. Jakarta: Rineka Cipta. Dalman. Keterampilan Menulis. Jakarta: Rajagrafindo Persada. Darmawati. Ragam Teks Pengetahuan dan Penerapan. Klaten: Intan Pariwara. Darmawati. Ragam Teks Pengetahuan dan Penerapannya. Klaten: Intan Pariwara. Darmawati. Ragam Teks Pengetahuan dan Penerapannya. Klaten : Intan Pariwara. Djamarah. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta. Gumelar. Pengaruh Strategi Flipped Classroom Terhadap Peningkatan Kemandirian Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak di MTS Mathla Ul Anwar Panjang. Jurnal Skripsi, 80. Harefa. Jaya. , & Hayati. Media Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia dan Teknologi Informasi. Banten: Unpam Press. Helianthusonfri. Youtube Marketing. Jakarta: Alex Media Komputindo. Jhonson. Student Perceptions of the Flipped Classroom. Primus, 2. Kasupardi. , & Supriatna. Pengembangan Keterampilan Menulis. Jakarta: Multi Kreasi. Kindarto. Belajar Sendiri YouTube. Jakarta: Elex Media Komputindo. Kosasih. Jenis-jenis Teks dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SMA/MA/SMK. Bandung: Yrama Widya. Kosasih. Jenis-jenis Teks dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SMA/MA/SMK. Bandung : Yrama Widya. Kosasih. Jenis-jenis Teks dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SMA/MA/SMK. Bandung: Yrama Widya. Kosasih. Jenis-jenis Teks dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SMA/MA/SMK. Bandung: Yrama Widya. Kurniawati. Santanapurba. , & Kusumawati. Penerapan Blended Learning Menggunakan Model Flipped Classroom Berbantuan Google Classroom dalam Pembelajaran Matematika SMP. Jurnal Pendidikan Matematika, 10. Kustandi. , & Darmawan. Pengembangan Media Pembelajaran. Jakarta: Kencana. 87 | Sofia Annisa Zeir. Edi Puryanto. Reni Oktaviani Mirlanda. Nindiasari. , & Syamsuri. Pengaruh Pembelajaran Flipped Classroom Terhadap Kemandirian Belajar Siswa Ditinjau Dari Gaya Kognitif SiswaAy. Journal of Research in Mathematics Learning and Education, 43-48. MuAoafi. Pengaruh Teknik Show Not Tell dengan Media Video Kanal Youtube Hujan Tanda Tanya Menggunakan Google Classroom Terhadap Kemampuan Menulis Teks Eksplanasi Kompleks Pada Siswa Kelas X SMKN 40 Jakarta. Jurnal Skripsi. Nareswari. ( 2. Pengaruh Penerapan Strategi Flipped Classroom Terhadap Keterampilan Menulis Teks Biografi Tokoh Pada Siswa Kelas X MIPA SMA Negeri 1 Gerung. Jurnal Skripsi, 3 . Nurdyansyah. Media Pembelajaran Inovatif. Jawa Timur: Umsida Press. Patandean. , & Indrajit. Flipped Classroom Membuat Peserta Didik Berpikir Kritis. Kreatif. Mampu Berkolaborasi Dalam Pembelajaran Yang Responsif. Yogyakarta: Andi. Prakoso. Lebih Kreatif dengan Youtube. Yogyakarta: ANDI. Pratiwi. , & Hapsari. Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Dalam Pemanfaatan YouTube Sebagai Media Pembelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, 283. Pribadi. Media & Teknologi dalam Pembelajaran. Jakarta: Kencana. Pribadi. Media dan Teknologi dalam Pembelajaran. Jakarta: Kencana. Ramli. Media dan Teknologi Pembelajaran. Banjarmasin: Antasari. Reidsema. , & dkk. The Flipped Classroom: Practice and Practicesin Higher Education. Singapore: Springer. Rohani. Media Instruksional Edukatif. Jakarta: Rineka Cipta. Saddhono. Pembelajaran Keterampilan Berbahasa Indonesia. Yogyakarta: Graha Ilmu. Saputra. , & Mujib. Efektivitas Model Flipped Classroom Menggunakan Video Pembelajaran Matematika Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep. Jurnal Matematika. Sari. Pengaruh Pendekatan Flipped Classroom Terhadap hasil belajar siswa. Jurnal Skripsi. Satrianawati. Media dan Sumber Belajar. Sleman: Deepublish. Siddik. Dasar-dasar Menulis dengan penerapannya. Malang : Tunggal Mandiri. Sukiman. Pengembangan Media Pembelajaran. Yogyakarta: Pedagogia. Sulastriningsih. Penilaian Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Teori dan Penerapannya. Makassar: Universitas Negeri Makassar. Suryani. , & Agung. Strategi Belajar Mengajar. Yogyakarta: Ombak. Tapip. Ragam Teks Bahasa Idonesia. Bogor: Azkiya Publishing. Tarigan. Menulis Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung : Angkasa. Prosiding Seminar Nasional Bahasa. Sastra, dan Seni 2022 | Usmadi, & Ergusni. Penerapan Strategi Flipped Classroom dengan Pendekatan Scientific dalam Pembelajaran Matematika Pada Kelas XI SMKN 2 Padang Panjang. Jurnal Eksakta Pendidikan, 193. Yusuf. Ibrahim. , & Iskandar. Keterampilan Menulis: Pengantar Pencapaian Kemampuan Epistemik. Banda Aceh: Siyah Kuala Press.