JPSI (Jurnal Perbankan Syariah Indonesi. Vol. No. Maret 2023. Hal. PERAN KOPERASI DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN ANGGOTA PADA KOPERASI SUSU CIPENDAWA CIANJUR Cep Dedi Mulyadi1*. Fenny Damayanti Rusmana2. Juhadi3 1,2,3STEI AL-AMAR SUBANG, cepdedimulyadi@gmail. ABSTRAK Abstrak: Masalah pokok yang muncul dalam penelitian ini adalah Bagaimana peranan koperasi Cipendawa dalam meningkatkan kesejahteraan anggota? Bagaimana kendala-kendala yang dihadapi koperasi Cipendawa dalam meningkatkan kesejahteran anggota? serta Bagaimana Strategi yang digunakan Koperasi dalam Menghadapi Kendala dalam Upaya Peningkatan Kesejahteraan Anggota? Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang peranan koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan anggota. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Hasil dari penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa . Koperasi Cipendawa ini memberikan peranan kesejahteraannya yaitu: kemudahan pelayanan yang diberikan, membantu membiayai pendidikan anak, jaminan kesehatan bagi pegawai, adanya pelatihanpelatihan, hadirnya unit usaha koperasi, . Kendala-kendalanya yaitu terbatasnya modal dalam pemberian kredit, kurangnya kesadaran peminjaman anggota dan tidak ada jaminan dalam pinjaman, serta . Strateginya yaitu meningkatkan usahausaha dalam koperasi, mengikutkan pelatihan-pelatihan, adanya penagih pinjaman dan koperasi harus lebih selektif dalam memberikan pinjaman kepada anggota untuk mengatasi risiko kredit. Kata Kunci: Meningkatkan. Kesejahteraan. Anggota Koperasi. Abstract: The main problem that arises in this study is what is the role of the Cipendawa cooperative in improving the welfare of its members? What are the obstacles faced by the Cipendawa cooperative in improving the welfare of its members? and What is the Strategy used by Cooperatives in Facing Obstacles in Efforts to Improve Member Welfare? This study aims to provide an understanding of the role of cooperatives in improving the welfare of members. The research conducted is a qualitative research that is descriptive in nature. The results of the research obtained show that . the Cipendawa Cooperative provides a very large role in the welfare of its members, the form of welfare is: ease of service provided, helps finance children's education, health insurance for employees, training, presence of cooperative business units, . The constraints are limited capital in lending, lack of awareness of member loans and no collateral for loans, and . The strategy is to increase efforts in cooperatives, include training, there are loan collectors and cooperatives must be more selective in providing loans to members to overcome credit risk. Keywords: Improving. Welfare. Cooperative Members. Article History: Received: 02-12-2022 Revised : 02-01-2023 Accepted: 03-02-2023 Online : 07-03-2023 JPSI (Jurnal Perbankan Syariah Indonesi. | Vol. No. Maret 2023, hal. PENDAHULUAN Perekonomian di Indonesia menganut prinsip kebersamaan, hal tersebut termaktub dalam Pasal 33 UUD 1945 ayat 1 yang berbunyi. Auperekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar asas kekeluargaanAy. Asas inilah yang memberikan dorongan kepada setiap anggota untuk melakukan kerja (Lindiawatie, 2. AuKoperasi berasal dari bahasa Latin, yaitu co yang berarti bersama dan operare berarti bergerak. Kedua kata ini mengandung arti bekerja sama untuk mencapai tujuan" (Siregar, 2. Jadi secara singkat dalam koperasi harus ditunjukkan kebersamaan dalam menjalankan usaha. Tujuan dari koperasi ini memenuhi kebutuhan anggota dan masyarakat sekitarnya melalui unit usaha, salah satunya dengan cara menjual barang keperluan sehari-hari dengan harga murah. Usaha koperasi dijalankan oleh para anggota, tidak boleh ada kecurangan di dalamnya. Karena, setiap anggota koperasi menjalankan fungsi dan peranannya masing-masing. Sebagaimana dalam Al-QurAoan surah Sad/38:24: Daud berkata: AuSesungguhnya dia telah berbuat zalim kepadamu dengan meminta kambingmu itu untuk ditambahkan kepada kambingnya. Dan sesungguhnya kebanyakan dari orang-orang yang berserikat itu sebahagian mereka berbuat zalim kepada sebahagian yang lain, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh. dan amat sedikitlah mereka iniAy dan Daud mengetahui bahwa kami maka ia meminta ampun kepada Tuhannya lalu menyungkur sujud dan bertaubat (QS. Sad/38:. Ayat diatas memiliki kandungan tentang diperbolehkannya melakukan kerja sama, begitupun lembaga koperasi, meskipun permasalahan dalam suatu lembaga akan selalu ada, ini merupakan hal yang biasa, namun itu semua harus diselesaikan dengan tidak merugikan pihak lain. Koperasi merupakan wadah demokrasi ekonomi dan sosial, koperasi sebagai perekonomian rakyat yang dilindungi oleh Undang- Undang, sebagai AuSoko Guru Perekonomian IndonesiaAy dimana perekonomian diharapkan tumbuh dari bawah dengan kekuatan sendiri (Hendrojogi. Artinya, koperasi sebagai organisasi ekonomi dan sosial berusaha meningkatkan kesejahteraan para anggotanya dan masyarakat Untuk mencapai tujuan tersebut diperlukan kerjasama secara terus menerus. Koperasi merupakan sasaran gerakan ekonomi masyarakat, dimana prinsip tolong menolong . aAoawu. sebagai tanda nilai islami mewarnai kehidupan ekonomi masyarakat (Fasa, 2. Pada intinya, koperasi 16 | JPSI (Jurnal Perbankan Syariah Indonesi. | Vol. No. Maret 2023, hal. bergerak dengan nilai taAoawun untuk mencapai maslahah yaitu manfaat dan berkah. Koperasi memang salah satu tempat bersatunya orang-orang miskin dan lemah ekonominya, untuk bekerja sama memperbaiki nasib dan meningkatkan taraf hidup mereka (Widiyanti, 2. Sehingga keberadaan dari lembaga ini memiliki peranan yang sangat besar bagi anggota kopersi itu sendiri maupun masyarakat sekitarnya. Sebagaimana dalam Pasal 3 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 1992 Tentang Perkoperasian, yang berbunyi: Aukoperasi bertujuan memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil, dan makmur berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945Ay. Koperasi Cipendawa menunjukkan eksistensinya, meramaikan dan melayani selama 19 tahun di tengah perekonomian di Kota Cianjur dan khususnya keberadaannya di Cipendawa. Koperasi ini didirkan pada tanggal 18 September 2000. Perkembangan selama 19 tahun ini, menampakkan bahwa koperasi ini memberikan kemudahan pada anggota dan masyarakat sekitar. Terdapat beberapa unit usaha dalam koperasi ini diantaranya: outlet mini swalayan/mini market, counter/etalase. PLN/PDAM, fotocopy/atk, pembiayaan murabahah, sewa perlengkapan dan jasa Implementasi program-program kegiatan atau usaha koperasi Cipendawa senantiasa berdasarkan pada musyawarah dan mufakat dari segenap unsur manajemen yang terkait didalamnya. Usaha tersebut diatur sesuai dengan keinginan para anggota melalui musyawarah rapat anggota. Perkembangan dan dinamika ekonomi yang berkembang saat ini menjadi peluang dan tantangan agar pelaku usaha dapat tetap berkiprah (Amirus, 2. Oleh karena pengembangan dan pengelolaan usaha menjadi hal utama agar kesejahteraan Koperasi pada umumnya memiliki tujuan untuk memberdayakan anggota koperasi, termasuk koperasi yang berbasis di Cipendawa, yang khusus diperuntukkan untuk anggota koperasi dan masyarakat pada umumnya. Kehadiran koperasi di mendapatkan perhatian khusus karena seperti halnya dengan koperasi lain yang memberikan pelayanan kepada anggotanya, koperasi berbasis di memberikan pelayanan yang maksimal kepada para jamaah, bukan hanya sebagai tempat beribadah di tetapi ada kebutuhan sehari-hari yang anggota dan jamaah dapatkan dari unit usaha yang dikelola koperasi dengan harga yang lebih murah. Usaha-usaha yang dikelola oleh koperasi dapat memberikan keuntungan ekonomi pada anggota, masyarakat dan melalui koperasi. JPSI (Jurnal Perbankan Syariah Indonesi. | Vol. No. Maret 2023, hal. aktifitas perekonomian di Cipendawa bisa berjalan dengan baik, serta memberikan tempat untuk melakukan berbagai transaksi, sehingga organisasi ini berdampak positif bagi anggotanya serta masyarakat sekitarnya, sehingga jamaah disekitar tidak perlu keluar dari area untuk memenuhi kebutuhannya. Koperasi yang berbasis menyeimbangankan unsur sosial, agama dan ekonomi (Syaiful, 2. Seperti yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW bahwa sudah seharusnya menjadi pusat kegiatan umat, tidak hanya digunakan sebagai tempat beribadah tetapi juga menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat (Zaim, 2. Sehubungan dengan hal ini, penulis melihat bahwa Koperasi Cipendawa menarik untuk diteliti, karena merupakan koperasi berbasis di Cianjur dan menjalankan simpan pinjam kepada para anggotanya. Koperasi Cipendawa berusaha mengamalkan pesan Rasulullah SAW untuk menjadikan sebagai pusat penggerak ekonomi anggota dan masyarakat ekonomi sekitarnya. Untuk itu penting bagi kita mengetahui bagaimana peranan koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi bagi anggota dan masyarakat pada umumnya. Keberhasilan usaha dalam koperasi Cipendawa merupakan dasar dari kesejahteraan anggota. Usaha yang dikelola harus sesuai dengan prinsip-prinsip koperasi dan tidak bertentangan dengan UndangUndang. Selain itu Kesejahteraan anggota dan masyarakat luas merupakan dasar dari pengembangan koperasi Indonesia, khususnya masyarakat dilingkungan Cipendawa. Terlebih lagi dalam koperasi Cipendawa yang berbasis di Cianjur yang dibangun atas dasar keTuhanan, harus memiliki peran dan kepedulian dalam meningkatkan kesejahteraan bagi anggotanya dan masyarakat pada umumnya. Oleh karena itu. Koperasi Cipendawa perlu mengembangkan bidang usaha yang ada di dalamnya agar mampu memaksimalkan peran dan METODE PENELITIAN Penelitian ini berusaha untuk menganalisis dan mendeskripsikan peran koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan anggota pada koperasi susu Cipendawa Cianjur. Pendekatan kualitatif penulis gunakan untuk menganalisis kajian terhadap peran koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan anggota pada koperasi susu Cipendawa Cianjur. Metode yang digunakan dalam kajian ini menggunakan metode atau pendekatan deskriptif, menurut Zed dalam (Rahayu, 2. bahwa penelitian deskriptif kualitatif dapat diartikan sebagai serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan menganalisis kejadian, fenomena, atau keadaan secara sosial. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Menurut Ibnu dalam (Arifudin, 2. penelitian kualitatif adalah suatu penelitian yang 18 | JPSI (Jurnal Perbankan Syariah Indonesi. | Vol. No. Maret 2023, hal. datanya dinyatakan dalam bentuk verbal dan dianalisis tanpa menggunakan teknik statistik. Berdasarkan beberapa definisi penelitian kualitatif di atas, dapat disimpulkan bahwa penelitian kualitatif adalah suatu penelitian yang datanya dinyatakan dalam bentuk verbal, tidak menggunakan angka dan analisisnya tanpa menggunakan teknik Dalam penelitian ini objek penelitian terdiri dari 2 . , yaitu objek formal dan objek material (Arifudin, 2. Objek formal dalam penelitian ini berupa data yaitu data yang berhubungan dengan tinjauan kritis kajian terhadap peran koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan anggota pada koperasi susu Cipendawa Cianjur. Pengumpulan data yang dilakukan dengan menggunakan teknik dokumentasi, observasi dan wawancara. Teknik pengumpulan data menurut (Arifudin, 2. mengemukakan bahwa merupakan langkah yang paling strategis dalam penelitian karena tujuan untama dari penelitian adalah mendapatkan data. Terdapat beberapa cara atau teknik dalam mengumpulkan data, diantaranya adalah observasi, dokumentasi dan wawancara. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini mencakup data primer dan sekunder. Menurut (Hanafiah, 2. bahwa data primer adalah data yang dikumpulkan langsung dari individu-individu yang diselidiki atau data tangan pertama. Sedangkan data sekunder adalah data yang ada dalam pustaka-pustaka. Data primer dalam penelitian ini adalah buku-buku terkait tinjauan kritis kajian terhadap peran koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan anggota pada koperasi susu Cipendawa Cianjur, dan data sekunder didapatkan dari jurnal-jurnal baik nasional maupun internasional. Dalam penelitian ini, penulis akan menggunakan metode observasi, dokumentasi dan wawancara sebagai alat untuk pengumpul data karena penelitian ini adalah penelitian kepustakaan. Dengan kata lain, menurut (Arifudin, 2. bahwa teknik ini digunakan untuk menghimpun data-data dari sumber primer maupun sekunder terkait peran koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan anggota pada koperasi susu Cipendawa Cianjur. Analisis data tidak saja dilakukan setelah data terkumpul, tetapi sejak tahap pengumpulan data proses analisis telah dilakukan. Menurut (Arifudin, 2. bahwa penggunaan strategi analisis AukualitatifAy, dimaksudkan bahwa analisis bertolak dari data-data dan bermuara pada kesimpulan-kesimpulan umum. Berdasarkan pada strategi analisis data ini, dalam rangka membentuk kesimpulan-kesimpulan umum analisis dapat dilakukan menggunakan kerangka pikir AuinduktifAy. Sedangkan menurut (Tanjung, 2. bahwa teknik analisis data merupakan suatu cara dalam rangka mengolah sebuah data menjadi informasi sehingga karakteristik data tersebut menjadi mudah untuk JPSI (Jurnal Perbankan Syariah Indonesi. | Vol. No. Maret 2023, hal. dipahami dan bermanfaat untuk mengambil kesimpulan dan menemukan solusi penelitian yang dicari. Data pada penelitian ini dicatat, dipilih dan kemudian diklasifikasikan sesuai dengan kategori yang ada. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan deskriptif analitis. Menurut (Arifudin, 2. bahwa deskriptif analitis . escriptive of analyze researc. , yaitu pencarian berupa fakta, hasil dari ide pemikiran seseorang melalui cara mencari, menganalisis, membuat interpretasi serta melakukan generalisasi terhadap hasil penelitian yang dilakukan. Prosedur penelitian ini menurut (Tanjung, 2. adalah untuk menghasilkan data deskriptif yang berupa data tertulis setelah melakukan analisis pemikiran . ontent analyz. dari suatu teks. Setelah penulis mengumpulkan bahan-bahan yang berhubungan dengan masalah yang akan di bahas dalam penelitian ini, kemudian penulis menganalisis dan menarasikan untuk diambil kesimpulan. HASIL DAN PEMBAHASAN Peningkatan Kesejarteraan Hasil penelitian mengenai peran koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan anggota Koperasi Cipendawa yang penulis lakukan, penulis hanya memperoleh gambarannya saja. Untuk mengetahui bagaimana peningkatan kesejahteraan yang dirasakan oleh anggota Koperasi Cipendawa dapat diperoleh dari pendapat dan bentuk respon anggota Koperasi Cipendawa. Koperasi sebagai tempat pelatihan pengembangan SDM Pelatihan pengembangan SDM (Sumber Daya Manusi. kepada anggota koperasi Cipendawa sebagai usaha belajar untuk persoalan/permasalahan penghambat anggota dalam pengembangan usahanya. Bagi anggota meningkatnya produktivitas berwirausaha ini yang akan mempengaruhi tinggi rendahnya pendapatan yang diperoleh anggotanya. Hal ini sejalan dengan (Shavab, 2. yang mengemukakan bahwa tingginya produktifitas wirausaha dapat meningkatkan pendapatan karyawannya. Pendidikan pelatihan anggota koperasi merupakan hal penting dalam pengembangan koperasi karena keberhasilan dan kegagalan koperasi banyak tergantung pada pengetahuan dan partisipasi anggota, agar partisipasi memberikan dampak positif, maka keterlibatan anggota dalam kegiatan usaha koperasi harus dapat Tujuan diadakan pelatihan bagi anggota koperasi, yaitu: . Memberikan pemahaman kepada anggota tentang konsep, prinsip, metode dan praktek serta pelaksanaan usaha koperasi, . Mengubah dan menumbuhkan kepercayaan anggota dalam pengambilan keputusan koperasi sebagai upaya perbaikan taraf hidup anggota koperasi, . Mengembangkan rasa percaya diri, kemandirian kepada 20 | JPSI (Jurnal Perbankan Syariah Indonesi. | Vol. No. Maret 2023, hal. anggota serta pemahaman tentang kewajiban, tugas dan hak-hak anggota, . Meningkatkan kompetisi anggota, pengurus, pegawas dan karyawan/pegawai untuk memperbaiki manajemen dan kineja usaha anggota dan koperasinya. Pelatihan-pelatihan yang diadakan oleh Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Cianjur ini akan memberikan manfaat, sebagai berikut: . Terciptanya karyawan yang mempunyai kemampuan yang cukup dalam menjalankan tugas rutin yang semakin kompleks, . Dalam mengahadapi perkembangan koperasi yang akan datang, tersedia tenaga kerja yang cukup professional, . Karyawan dapat tumbuh dan berkembang sebagai pribadi yang pasti untuk mengemban tanggung jawab yang semakin besar, . Membina, mengembangkan dan memantapkan prestasi yang baik disepanjang karier masing-masing. Pelatihan ini dimaksudkan agar anggota koperasi Cipendawa memiliki pengetahuan dan kemampuan profesional yang memadai guna menghadapi perkembangan lingkungan perekonomian dan perkembangan koperasi. Hal ini dimaksudkan agar anggota/karyawan koperasi Cipendawa termotovasi untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan koperasi. Dengan demikian, diharapkan usaha koperasi semakin maju dan berkembang sesuai dengan tujuan bersama yaitu meningkatkan kesejahteraan anggota dan bermanfaat bagi Hal ini sejalan dengan (Silaen, 2. yang mengemukakan bahwa pelatihan pada karyawan dapat meningkatkan kompetensi para karyawan dalam menjalankan tugasnya. Membantu mengusahakan peminjaman kepada anggota koperasi yang membutuhkan Perkembangan kegiatan ekonomi melalui koperasi Cipendawa mendorong para anggota koperasi dalam menampung aktivitasya, tempat memecahkan masalah khusunya dalam hal perekonomian. Tujuan diberikan pinjaman kepada anggota koperasi agar anggota koperasi dapat hidup makmur serba berkecukupan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga dari anggota koperasi. Salah satu langkah koperasi Cipendawa dalam mewujudkan tujuannya adalah dengan memberikan modal kepada anggota koperasi yang sedang Kesejahteraan yang diberikan koperasi Cipendawa ini sangat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan anggota baik secara fisik maupun mental. Pemberian kesejahteraan ini akan menciptkan ketenangan, semangat kerja, dedikasi, disiplin dan sikap loyal kepada Kesejahteraan merupakan suatu kondisi, aman, damai dan tercukupinya kebutuhan. Hal ini sejalan dengan (Bairizki, 2. yang mengemukakan bahwa pemberian kesejahteraan dapat mendorong dedikasi karyawan dalam memberikan kinerjanya yang optimal. JPSI (Jurnal Perbankan Syariah Indonesi. | Vol. No. Maret 2023, hal. Faktor pendorong dan penghambat Dari hasil observasi, terdapat beberapa faktor pendorong dan penghambat dalam peningkatan kesejahteraan anggota melalui koperasi Cipendawa, sebagai berikut: Faktor Pendorong Adapun faktor yang mendorong meningkatnya kesejahteraan koperasi Cipendawa, yaitu: Adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan bagi anggota/pegawai koperasi Cipendawa Peningkatan pengetahuan dalam hal ini, disini pegawai atau anggota koperasi diharuskan untuk bisa memasarkan produk dan menguasai teknologi sesuai dengan bidang usahanya. Semuanya itu didapatkan dalam pelatihan-pelatihan yang diadakan oleh Dinas Koperasi dan UKM, tingkat pendidikan juga berpengaruh dalam hal ini. Seminar-seminar yang diadakan ini sangat membantu bagi setiap anggota/pegawai dari koperasi dalam meningkatkan kemampuan dalam menjalankan koperasi sesuai fungsi dan tugas masing-masing. Melalui ini juga para peserta yang hadir akan lebih cepat memperoleh informasi yang berkaitan dengan koperasi maupun kewirausahaan. Adanya pelatihan atau seminar inilah yang mendorong dalam peningkatan kesejahteraan anggota. Dengan ini potensi SDA (Sumber Daya Manusi. koperasi dapat dikembangkan. Oleh karennya, sepanjang koperasi dapat mendorong orang untuk berkoperasi, maka itu merupakan hal yang sangat bermanfaat. Hal ini sejalan dengan (Juhadi, 2. yang mengemukakan bahwa peningkatan kompetensi para karyawan berdampak pada usaha yang dilakukan dalam membangun kemajuan perusahaan. Anggota/pegawai merasa puas dengan pelayanan yang diberikan oleh Koperasi Cipendawa dalam pemenuhan kebutuhan. Koperasi Cipendawa juga dapat membantu anggota dalam pemenuhan kebutuhan. Pada umumnya koperasi akan menambah atau memperluas usahanya selain memberikan banyak keuntungan juga menambah pendapatan demi kesejahteraan anggotanya. Koperasi Cipendawa anggota/pegawai demi kesejahteraan bersama tercukupi, selain itu memenuhi kebutuhan pokok, juga membantu para pegawai untuk membantu biaya pendidikan anak-anaknya. Adanya pelayanan koperasi ini, maka akan memberikan konstribusi yang berarti, dalam menopang kebutuhan ekonomi anggotanya. Anggota koperasi dapat menggunakan jasa keuangan koperasi, tanpa harus berbelit-belit. Oleh karenanya. Koperasi Cipendawa memberikan pelayanan yang baik kepada anggotanya. Hal ini sejalan dengan yang (Damayanti, 2. mengemukakan bahwa bantuan kesejahteraan 22 | JPSI (Jurnal Perbankan Syariah Indonesi. | Vol. No. Maret 2023, hal. dapat mendorong dedikasi karyawan dalam memberikan kontribusi yang maksimal dalam kemajuan organisasi. Faktor Penghambat Adapun faktor penghambat dalam peningkatan kesejahteraan anggota, sebagai berikut: Terbatasnya modal dalam peminjaman kredit Terbatasnya modal untuk peminjaman, karena koperasi ini masih dalam lingkungan masjid yang berskala kecil, maka peminjaman yang dilakukan oleh koperasi Cipendawa baru bisa dirasakan oleh kalangan anggota atau pegawai yang membutuhkannya. Hal ini yang mendorong Koperasi Cipendawa belum bisa untuk meminjamkan kepada masyarakat luas, apalagi koperasi ini berskala kecil. Mereka yang bisa meminjam dalam koperasi ini terlebih dahulu bergabung menjadi anggota di koperasi Cipendawa. Terbatasnya peminjaman yang diberikan kepada masyarakat luas. Anggota koperasi pun harus memenuhi syarat-syarat tertentu untuk melakukan peminjaman, seperti melengkapi identitas diri, harus menjadi anggota koperasi terlebih dahulu dan peminjaman yang dilakukan harus jelas maksud dan tujuannya. Kurangnya kesadaran pinjaman dalam suatu unit usaha koperasi. Kesadaran menurut KBBI merupakan keinsafan, keadaan mengerti dan hal yang dirasakan atau dialami oleh seseorang. Kurangnya kesadaran dalam melakukan pinjaman di suatu unit usaha koperasi Cipendawa menjadi suatu kendala untuk meningkatkan kesejahteraan anggota secara menyeluruh. Terkadang dalam koperasi Cipendawa ada saja anggota koperasi yang meminjam tidak melakukan pembayaran tepat waktu, banyak faktor yang menyebabkan hal ini. Misalnya, anggota koperasi yang tidak mempunyai uang dan tidak mampu melakukan pembayaran atau karena anggota koperasi lupa atau kurangya kesadaran yang dimiliki. Inilah yang menjadi faktor dalam peningkatan kesejahteraan ini. Permasalahan seperti itu sering terjadi dalam suatu koperasi, langkah yang dilakukan koperasi Cipendawa dalam hal ini yaitu satu orang pegawai koperasi ditugaskan untuk menagih pinjaman yang dilakukan anggota dengan syarat sesuai dengan norma-norma yang berlaku, tidak memaksa dan tidak merugikan kedua belah pihak. Tidak adanya jaminan dalam pemberian pinjaman kredit Inilah yang membedakan antara koperasi dan lembaga keuangan Peminjaman yang dilakukan koperasi Cipendawa tidak memberikan jaminan kepada koperasi dalam melakukan pinjaman. Ini dikarenakan hubungan yang sudah terjalin dan unsur kepercayaan yang dipegang teguh oleh koperasi Cipendawa. Terkadang inilah yang JPSI (Jurnal Perbankan Syariah Indonesi. | Vol. No. Maret 2023, hal. menghambat kelancaran operasional koperasi Cipendawa yang pada akhirnya menyebabkan kurangnya peningkatkan kesejahteraan Jaminan memberikan pinjaman kepada setiap orang. Jaminan yang diberikan kepada Koperasi Cipendawa apabila menerima pinjaman, yaitu berupa kepercayaan. Namun, hal ini tidak selamanya menjadi pegangan, karena kepercayaan . tidak dapat menjamin apabila terjadi kelalaian atau kredit macet terhadap koperasi Cipendawa. SIMPULAN. SARAN DAN REKOMENDASI Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa: . Koperasi Cipendawa memiliki berbagai unit usaha, dalam perkembangannya, usaha yang terdapat koperasi Cipendawa, yaitu mini swalayan/minimarket, counter/etalase, voucher internet hotspot, loket PLN/PDAM, fotocopy ATK, pembiayaan murabahah, sewa perlengkapan dan jasa koperasi mengalami perkembangan yang fluktuatif walaupun berbagai tantangan yang Namun, pada intinya unit usaha tersebut berusaha memenuhi kebutuhan anggota, . Koperasi Cipendawa ini memiliki peranan yang sangat besar terhadap lingkungan masyarakat di Masjid Cipendawa khususnya kesejahteraan anggota koperasinya. Peranan tersebut antara lain: membantu memberikan pinjaman kepada anggota yang membutuhkan tanpa syarat yang berbelit-belit, memberikan jaminan kesehatan kepada pegawai koperasi, membantu meningkatkan kemampuan melalui pelatihan-pelatihan yang diadakan Dinas Koperasi dan UKM melalui koperasi, . Kendala-kendala yang dihadapi koperasi Al-Markaz dalam Peningkatan Kesejahteraan anggota meliputi: . Terbatasnya modal dalam peminjaman kredit, . Kurangnya kesadaran oleh peminjam . nggota koperas. dalam suatu unit usaha koperasi, serta . Tidak adanya jaminan dalam pemberian pinjaman kredit. Saran Berdasarkan kesimpulan diatas, maka peneliti memberikan saran sebagai bahan evaluasi antara lain: . Bagi Anggota Koperasi yakni harus selalu bekerja sesuai dengan fungsi dan tugasnya masing- masing agar tujuan koperasi Cipendawa dapat berjalan dengan baik, terutama perlunya peningkatan dibidang usaha koperasi, serta . Bagi Koperasi Cipendawa yakni lebih ditingkatkan lagi pengembangan potensi yang dimiliki, harus memperluas jaringan kerja sama dan usaha-usaha yang terdapat dalam koperasi Cipendawa harus lebih dikembangkan. Pelatihan-pelatihan yang didapatkan oleh anggota koperasi seharusnya menjadi peluang bagi koperasi Cipendawa menjadi lebih baik lagi. 24 | JPSI (Jurnal Perbankan Syariah Indonesi. | Vol. No. Maret 2023, hal. Khususnya, kesadaran yang dimiliki anggota apabila mengambil Agar koperasi Cipendawa dapat mempertahankan Rekomendasi Strategi yang digunakan koperasi Cipendawa dalam upaya menghadapi kendala dalam peningkatan kesejahteraan anggota, yaitu: meningkatkan usaha-usaha yang ada di koperasi, mengikutkan karyawan koperasi dalam pelatiihan-pelatihan dan melakukan kerja sama pada pihak pihak yang terlibat, misal bank, . pengawai bagian pembiayaan diberi amanah untuk menagih pinjaman anggota yang Namun, sebelum penagihan dilakukan pihak karyawan harus mengetahui terlebih dahulu penyebab dari ketidakmampuan anggota, serta . koperasi lebih selektif dalam memberikan pinjaman. UCAPAN TERIMA KASIH