Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) https://jamsi. jurnal-id. Vol. No. 2 November 2021. Hal. DOI: https://doi. org/10. 54082/jamsi. Penggunaan Aplikasi Teleconference sebagai Penunjang Pembelajaran Secara Online pada TKIT Insan Mulia Dua di Sleman Yogyakarta Norhikmah*1 1Sistem Informasi. Fakultas Ilmu Komputer. Universitas AMIKOM Yogyakarta. Indonesia *e-mail: hikmah@amikom. Abstrak Dimasa pandemic COVID-19, dunia pendidikan yang mengalami penggeseran dalam memberikan materi pembelajaran, yang dimana sebelumnya proses belajar dan mengajar dilakukan secara tatap muka disekolah. Sekarang dialihkan keproses belajar dan mengajar dari rumah secara online. Untuk saat ini pihak sekolah belum melakukan sekolah tatap muka secara online sehingga belum ada interaksi sesama murid dan guru yang menyebabkan beberapa siswa kadang malas melaksanakan kegiatan yang sudah disusun guru tersebut, maka dari itu diperlukannya pelatihan dalam penggunaan aplikasi teleconference seperti meet, dan pelatihan membuat video pembelajaran serta pelatihan google form,pelatihan dilaksanakan secara online menggunakan google meet dan zoom dan pemberian video pembelajaran cara membuat video dan editing serta membuat google form menggunakan youtube. Hasil dari pengabdian ini adalah memberikan wawasan kepada guru-guru insan mulia dua berupa pengetahuan mengunakan aplikasi teleconference, membuat video dan editing serta pengetahuan dasar membuat google form. Kata kunci: Online. Teleconference. Video pembelajaran Abstract During the COVID-19 pandemic, the world of education which experienced a shift in providing learning materials, where previously the learning and teaching process was carried out face-to-face at school, is now being shifted to the online learning and teaching process from home. For now, the school has not conducted face-to-face schools online so there is no interaction between students and teachers which causes some students to be lazy to carry out the activities that have been arranged by the teacher, therefore training is needed in the use of teleconference applications such as meet, and training to make videos. google form learning and training, training is carried out online using google meet and zoom and providing learning videos on how to make videos and editing and make google forms using youtube. The result of this service is to provide insight to the two noble human teachers in the form of knowledge of using teleconference applications, making videos and editing as well as basic knowledge of making google forms. Keywords: Online. Teleconference. Video Learning PENDAHULUAN Saat pandemik COVID-19 sekarang ini, mewajibkan sektor pendidikan tidak terkecuali sekolah TK IT Insan Mulia dua untuk siswanya belajar secara daring dari rumah, selama covid ini sekolah gunakan hanya WhatsApp dalam memberikan pembelajaran yang dimana pembelajaran tersebut dibroadcast 1 kali seminggu dengan isi broadcast kegiatan apa saja yang dilakukan selama 5 hari yaitu senin-jummat, dan orang tua diminta melaporkan hasil kegiatan tersebut meskipun tidak ada kewajiban untuk melapor, sehingga belum ada interaksi sesama murid dan guru selama pandemik covid -19 yang menyebabkan beberapa siswa kadang malas melaksanakan kegiatan yang sudah disusun guru tersebut. Untuk mengajarkan konsep dan konten materi pembelajaran kepada siswa RA harus menggunakan konteks nyata yang dipahami oleh siswa (Sobiruddin et al. , 2. Pendidikan merupakan proses untuk mendewasakan seseorang dari berbagai sektor. Pendidikan dapat ditempuh dari berbagai proses baik pendidikan formal, informal, maupun nonformal. Pada usia anak 0-6 tahun, merupakan periode yang tepat otak anak sedang berkembang dengan pesat. Sehingga dapat menyerap secara cepat baik yang didengar maupun yang dilihat (Kristanto & Arief, 2. Penggunaan Teknologi Informasi dan komunikasi (TIK) dalam pendidikan dapat membuat reformasi untuk sistem pendidikan yang lebih baik (Budiana et al. P-ISSN 2807-6605 | E-ISSN 2807-6567 Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) https://jamsi. jurnal-id. Vol. No. 2 November 2021. Hal. DOI: https://doi. org/10. 54082/jamsi. Kemajuan teknologi informasi menjadi salah satu peluang yang dapat dimanfaatkan guru dalam meningkatkan pola pembelajaran (Riskiawan et al. , 2. Salah satu pola pembelajaran dimasa pandemi covid 19 yaitu pola pembelajaran berbasis online yang dapat memanfaatkan kemajuan teknologi yaitu salah satunya adalah aplikasi teleconference yang dapat membantu proses belajar dan mengajar tetap berjalan meskipun harus stay dari rumah. Dalam Pengabdian (Ayuni et al. , 2. Kesiapan guru Taman Kanak-kanak melakukan pembelajaran daring pada masa pandemi COVID-19 ini sangat diperlukan. Persiapan dimulai dari rencana pembelajaran, mengkomunikasikan dengan orang tua, dan fasilitas pendukung lainnya Pada Pengabdian (Wahyono et al. , 2. yang difokuskan pada aspek pembelajaran daring . elaksanaan, tantangan, dan solus. Pihak terkait juga perlu mengevaluasi pembelajaran daring tersebut agar tujuan pembelajaran dapat tercapai secara optimal. Beban belajar peserta didik tentunya harus diperhitungkan, terukur, baik secara materi maupun waktu. Guru tidak boleh semata-mata memberikan tugas, tetapi harus memperhitungkan secara matang. Guru tidak boleh lupa untuk mengapresiasi capaian peserta didik. Kurikulum yang fleksibel dan siap menghadapi pandemi juga dibutuhkan. Pengabdian selanjutnya menurut (Rinda Nikenindiana Sukamto Aunurrahman & Lukmanulhakim, 2. menyatakan memiliki pengaruh yang signifikan antara media video pembelajaran terhadap motivasi belajar. Dan pada pengabdian yang lainnya menurut (Yuliani et , 2. penerapan video pembelajaran berpengaruh terhadap kemampuan berhitung permulaan pada anak kelompok B. video pembelajaran dapat digunakan memecahkan masalah dalam pengembangan kemampuan berhitung permulaan anak. Perbedaan hasil kemampuan berhitung permulaan antara kelompok anak yang dibelajarkan dengan video pembelajaran dengan kelompok anak yang dibelajarkan dengan media papan tulis . Tujuan dari pengadian ini adalah agar guru-guru tersebut dapat memberikan pembelajaran secara online, sehingga proses belajar dan mengajar tetap berjalan, dan interaksi guru dan sesama murid tetap terbangun, dan juga untuk melatih guru TK dalam membuat video pembelajaran yang menarik. serta pelatihan google form untuk memudahkan wali murid dapat melaporkan kegiatan anaknya, sehingga memudahkan pihak sekolah bisa membuat laporan pembelajaran dan mengevaluasi pembelajaran yang diberikan. METODE Ada 4 tahapan dalam pelaksanaan pelatihan kepada guru-guru insan mulia, terlihat pada Gambar 1 dibawah ini: Gambar 1. Tahapan Pelaksanaan Pelatihan P-ISSN 2807-6605 | E-ISSN 2807-6567 Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) https://jamsi. jurnal-id. Vol. No. 2 November 2021. Hal. DOI: https://doi. org/10. 54082/jamsi. Penjelasan detail dari gambar 1 sebagai berikut: Pelatihan menggunakan teleconference google meet secara dengan durasi waktu 1 sampai 3 Pelatihan membuat video pembelajaran secara online menggunakan handphone dengan memanfaatkan alat tripod, serta editing video menggunakan kinemaster. Pelatihan menggunakan dan membuat google form secara online dengan memberikan video toturial dan materi word. Evaluasi pelatihan dengan cara membagikan kuesioner kepada peserta pelatihan. HASIL DAN PEMBAHASAN Berikut setiap tahapan pengabdian dalam pelatihan penggunaan aplikasi teleconference, membuat video pembelaajaran dan pelatihan penggunaan google form. Pelatihan Teleconference Pada 13 juli 2020, jam 9. 00 pagi sampai jam 12. 00 siang, telah dilaksanakan pelatihan menggunakan salah satu aplikasi teleconference yaitu aplikasi google meet via online, dengan pembahasan menginstall google meet dihandphone, cara join meeting room chatting diruang google meet, dan cara mute suara sendiri, suara partisipan lainnya, cara mengsharing dokument, berikut pada Gambar 2 suasana pelatihan secara online. Gambar 2. Suasana Pelatihan Teleconference Selain pembahasan cara menggunakan google meet via handphone juga mendemostraksikan tampilan google meet versi desktop atau laptop atau komputer seperti yang tampak pada Gambar 3 dibawah ini. Gambar 3. Pelatihan Google Meet Versi Dekstop Dipelatihan tersebut saya meminta kepala sekolah TKIT Insan Mulia Dua mencoba atau testing menjadi host dan membuat ruang meeting baru, dan mengshare kode meeting via whastapp, dan dibuka menggunakan google meet versi handphone, serta mencoba mempraktekkan kembali materi yang sudah disampaikan sebelumnya seperti mute suara, gambar, dan mute suara peserta lain satu persatu, serta sharing dokument, dan mencoba beberap P-ISSN 2807-6605 | E-ISSN 2807-6567 Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) https://jamsi. jurnal-id. Vol. No. 2 November 2021. Hal. DOI: https://doi. org/10. 54082/jamsi. fitur yang ada dalam aplikasi google meet serta belajar apa saja fitur yang bisa diakses ketika menjadi host, dan untuk seperti merekam secara live ketika acara berlangsung, mensetting media penyimpanannya dicloud atau di computer sendiri untuk menyimpan dicomputer harus menggunakan googgle meet versi desktop, versi handphone hanya bisa menyimpan dicloud,dan tidak disaran jika menggunakan handphone menjadi host dengan tujuan untuk merekam acara online yang berlangsung live. Berikut contoh tampilan google meet versi handphone seperti Gambar 4 dibawah ini: Gambar 4. Pelatihan Google Meet Versi Handphone Pelatihan Membuat Video Pembelajaran Pada tanggal 17 Juli 2020, dilakukan penyerahan pemberian secara simbolis alat pembelajaran yaitu tripod, alat ini akan digunakan untuk membantu merekam gambar secara fleksibel dan bisa diputar segala arah mulai dari pengambilan gambar dari atas,bawah, samping kanan dan kiri, masing-masing guru TKIT Insan Mulia Dua mendapatkan alat pembelajaran tripod tersebut, yang diharapkan bisa membantu dalam pembuatan video pembelajaran, seperti pada Gambar 5 dibawah ini penyerahan tripod diterima dengan baik oleh kepala sekolah TKIT Insan Mulia Dua. Gambar 5. Penyerahan Simbolis Tripod P-ISSN 2807-6605 | E-ISSN 2807-6567 Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) https://jamsi. jurnal-id. Vol. No. 2 November 2021. Hal. DOI: https://doi. org/10. 54082/jamsi. Setelah dilakukan penyerahan satu persatu alat pembelajaran kepada guru-guru TKIT Insan Mulia Dua, guru-guru tersebut diminta untuk membuka dan belajar untuk merakit tripodnya masing-masing, seperti yang tampak pada Gambar 6 dibawah ini. Gambar 6. Belajar Merakit Tripod Selanjutnya dilakukan testing pengambilan video pembelajaran menggunakan tripod oleh masing-masing guru dicoba satu persatu, berikut Gambar 7 contoh hasil pembuatan video pembelajaran menggunakan tripod yang dilakukan oleh satu satu guru TKIT Insan Mulia Dua. Gambar 7. Potongan Video Pembelajaran Dan dilanjutkan dengan belajar proses editing menggunakan kinemaster untuk menambahkan sound atau music tambahan dan juga menggabung video yang mengambilannya terpisah menjadi satu video pembelajaran, dan juga menambahkan baground, text, animasi sederhana, effect, dan suara sendiri, jadi jika guru-guru mengalami kesulitan mengambil video karena lingkungan suara yang tidak mendukung, maka suara bisa dimute dan ditambahkan ketika editing video menggunkan fitur voice untuk menjelaskan sesuai video yang sudah direkam. Dalam pemberian materi pelatihan juga mencantumkan cara editing video menggunakan kinemaster melalui file. Mp4 yaitu materi yang berisi video pembelajaran editing yang sudah rekam sebelumnya, dan dishare digroup WA. Berikut Gambar 8 proses editing menggunakan kinemaster. Gambar 8. Editing Video Pembelajaran P-ISSN 2807-6605 | E-ISSN 2807-6567 Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) https://jamsi. jurnal-id. Vol. No. 2 November 2021. Hal. DOI: https://doi. org/10. 54082/jamsi. Pelatihan Google Form Pelatihan google form dilakukan dengan cara sharing file berupa word dan video pembelajaran berupa mp4 yang dishare kepada guru TKIT Insan Mulia Dua, dengan tujuan agar bisa diulang video pembelajarannya. Berikut contoh Gambar 9 hasil pembuatan presensi siswa menggunakan google form. Gambar 9. Contoh Hasil Formulir Siswa Evaluasi Pelatihan Evaluasi Pelatihan dilakukan dengan membagikan kuesioner kepada 6 guru TKIT Insan Mulia Dua atau yang mengikuti pelatihan, guru diminta untuk memberikan responnya pada setiap pertanyaan yang berjumlah 9 pertanyaan yang terdiri dari 2 kategori pertanyaan yang pertama kategori tentang materi pelatihan, yang kedua tentang pemateri,guru-guru tersebut diminta untuk mencetang jawaban disetiap pertanyaan dari rentang skala 1 sampai 5. Perhitungan evaluasi pelatihan menggunakan skala likert, dengan rincian hasil pada Table 1 dibawah ini Tabel 1. Evaluasi Pelatihan Pertanyaan Pelatihan Persentanse Materi Pelatihan Tema Waktu Suasana Kelengkapan Bahan Materi Kelengkapan Alat Pemateri Penguasaan Isi Materi Teknik Penyajian Kemanfaatan Materi Komunikasi dengan peserta Pada Tabel 1 evaluasi pelatihan diatas menunjukkan bahwa pertanyaan yang mendapatkan presentasi tertinggi adalah tema pelatihan dan kemanfaatan materi yang diberikan sebesar 90%. P-ISSN 2807-6605 | E-ISSN 2807-6567 Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) https://jamsi. jurnal-id. Vol. No. 2 November 2021. Hal. DOI: https://doi. org/10. 54082/jamsi. Hasil Pengabdian Pada Tabel 2 berikut memberikan penjelasan perbedaan sebelum kegiatan dilakukan dan sesudah kegiatan pengabdian dilakukan. No Item Kegiatan Pelatihan Media Media Pembelajaran Offline Laporan Kegiatan online Tabel 2. Hasil Pengabdian Kegiatan Sebelum Pengabdian Kegiatan Setelah Pengabdian Menggunakan WhatsApp, tidak Menggunakan teleconference ada interaksi sesama murid dan Meet atau Zoom dalam guru, hanya guru dan wali murid memberikan pembelajaran yang berkomunikasi Rekaman video menggunakan HP atau suara dari WhatsApp dan tidak dilakukan pengeditan terhadap rekaman video tersebut. Menggunakan Media WhatsApp, dalam setiap pelaporan kegiatan Mengedit video pembelajaran menggunakan Kinemaster Menggunakan Google Form dalam melaporkan kegiatan KESIMPULAN Pengabdian ini dapat memberikan tambahan wawasan kepada guru-guru insan mulia Dua, dengan memberikan pelatihan pembelajaran secara langsung atau live secara online atau membuat rekaman video secara offline dan editing video sehingga bisa dishare digroup kelas masing-masing, dengan tujuan proses belajar dan mengajar tetap berjalan,dan interaksi guru dan sesama murid tetap terbangun, dan pelatihan penggunaan google form agar wali murid dapat melaporkan kegiatan anaknya, sehingga pihak sekolah bisa membuat laporan perkembangan pembelajaran dengan cepat serta dengan mudah mengevaluasi pembelajaran yang Saran pada pengabdian selanjutnya memberikan pelatihan lebih dalam pembuatan video pembelajaran berbasis animasi. UCAPAN TERIMA KASIH Ucapan terimakasih saya sampaikan kepada pihak Direktorat Pengabdian dan Penelitian Universitas AMIKOM Yogyakarta. Sebagai institusi yang memberikan bantuan dana pengabdian kepada saya selaku pengabdi. DAFTAR PUSTAKA