Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: DimaSTIKa e-ISSN: 3109-1148 Vol. No. Tahun 2025. Hal. Implementasi Nilai-Nilai Islam dalam Pembentukan Karakter Religius Siswa di MTS Al Islam Limpung Hudiyanti1. Rizal Kurniawan2. Nadziful Fuadz3. Mustofa Aqil Siroj4. Nadya Dian Noor Syarifah5. Tasya Arum NitaA 1,2,3,4,5,6. Sekolah Tinggi Islam Kendal Email Corespondensi: hudiyanti@stikkendal. *Corespondensi Author Abstrak Implementasi adalah proses pelaksanaan, penerapan, atau realisasi dari suatu rencana, ide, kebijakan, standar, atau konsep menjadi tindakan nyata yang menghasilkan dampak atau tujuan tertentu. Implementasi nilai-nilai Islam dalam pembelajaran di MTs Al Islam. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan guru dan siswa, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai Islam dilakukan melalui beberapa strategi. Pertama, penanaman nilai keimanan melalui pembiasaan ibadah, seperti shalat berjamaah, tadarus Al-QurAoan, dan doa sebelum maupun sesudah kegiatan belajar. Kedua, penguatan nilai akhlak yang ditanamkan melalui keteladanan guru, pembiasaan sikap sopan santun, kedisiplinan, serta penghormatan kepada orang tua dan guru. Ketiga, integrasi nilai Islam dalam setiap mata pelajaran, di mana guru mengaitkan materi pelajaran dengan ajaran Islam, baik dalam bidang sains maupun sosial. Keempat, penciptaan lingkungan religius melalui budaya salam, peringatan hari besar Islam, dan kegiatan ekstrakurikuler yang bernuansa Islami. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa MTs Al Islam berhasil mengimplementasikan nilai-nilai Islam secara terstruktur dan menyeluruh, sehingga berperan penting dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter Islami. Kata kunci: Implementasi. Nilai-nilai Islam. Karakter. Abstract Implementation is the process of carrying out, applying, or realizing a plan, idea, policy, standard, or concept into concrete actions that produce specific impacts or The implementation of Islamic values in learning at MTs Al Islam. Using a This is an open access article under the CCAeBY-SA license http://creativecommons. org/licenses/bysa/4. Hudiyanti. descriptive qualitative approach, data was obtained through observation, interviews with teachers and students, and documentation of learning activities. The results of the study indicate that the implementation of Islamic values is carried out through several First, instilling faith values through the habituation of worship, such as congregational prayer. Quran recitation, and prayer before and after learning Second, strengthening moral values through teacher role models, fostering politeness, discipline, and respect for parents and teachers. Third, integrating Islamic values into every subject, where teachers link subject matter to Islamic teachings, both in science and social sciences. Fourth, creating a religious environment through the practice of greetings, commemorating Islamic holidays, and Islamic-themed extracurricular activities. The results of this study conclude that MTs Al Islam has successfully implemented Islamic values in a structured and comprehensive manner, thus playing an important role in forming students who are not only academically superior, but also have an Islamic character. Keywords: Implementation. Islamic Values. Character. PENDAHULUAN Implementasi adalah suatu kegiatan atau suatu tindakan dari sebuah rencana yang dibuat secara terperinci untuk mencapai suatu tujuan. 1 Konsep implementasi berasal dari bahasa inggris yaitu to implement. Dalam kamus besar webster, to implement . berati to provide the means for carrying out . enyediakan sarana untuk melaksanakan sesuat. dan to give practical effect to . ntuk menimbulkan dampak/akibat terhadap sesuat. 2 Implementasi merupakan penyediaan sarana untuk melaksanakan sesuatu yang menimbulkan dampak atau akibat terhadap sesuatu. Pendidikan berperan penting dalam membentuk kepribadian siswa, termasuk dimensi religiusitasnya. Nilai-nilai Islam seperti keimanan, kejujuran, disiplin, tanggung jawab, serta kepedulian sosial menjadi fondasi pembentukan 3 Dalam konteks ini, pendidikan Islam tidak hanya bersifat kognitif, tetapi juga afektif dan psikomotorik. Pendidikan serta implikasi nilai-nilai Islam dalam 1 Irviani Anggraeni. AuPengertian Implementasi Dan PendapaT Ahli,Ay Journal of Chemical Information and Modeling 53, no. : 16Ae36. 2 Oktaviani. AuTinjauan Pustaka:Pengertian Implementasi,Ay Sereal Untuk 51, no. : 51. Nehru Millat Ahmad. AuKONSEP PENDIDIKAN AKHLAK DALAM KISAH LUQMAN (APLIKASI INTERTEKSTUALITAS JULIA KRISTEVA Q. AL-LUQMAN AYAT 12-. ,Ay Istifkar: Jurnal Pendidikan Islam 1, no. : 82Ae96, https://doi. org/https://doi. org/10. 62509/ji. Implementasi Nilai-Nilai Islam dalam Pembentukan KarakterA. pendidikan lingkungan hidup, diperlukan bahasan nilai-nilai Islam tentang lingkungan hidup dan wujud kesadaran lingkungan hidup pada diri anak. 4 Akan tetapi makna nilai dalam pembahasan ini berbeda dengan konsep nilai dalam bidang ekonomi bank karena pembahasan ini berobjek pada manusia dan perilakunya, maka kita akan berbicara mengenai hal-hal yang dapat membantu manusia agar lebih bernilai dari sudut pandang Islam. 5 Kalau definisi nilai merupakan suatu keyakinan atau identitas secara umum, maka penjabarannya dalam bentuk formula, peraturan atau ketentuan pelakasanaannya disebut dengan Oleh karena itu, setiap manusia yang meyakini Islam sebagai agama dan kepercayaan maka sudah menjadi keharusan baginya untuk mengamalkan nilainilai ajaran Islam dengan saksama dan konsisten demi mencapai kualitas hidup yang sejahtera di dunia dan di akhirat. Berdasarkan survey yang dilakukan di MTs Al Islam Limpung berbagai kegiatan keagamaan telah diterapkan. Kegiatan tersebut antara lain, pembiasaan yang berupa pembacaan asmaul husna, tadarus Al-QurAoan. Sholat dhuha berjamaah, sholat wajib berjamaah. Berbagai kegiatan tersebut dalam rangka pembentukan nilai-nilai agama islam dan membentuk karakter siswa MTs Al Islam. Dengan diadakannya kegiatan tersebut diharapkan siswa MTs Al Islam memiliki akhlak yang sesuai dengan nilai-nilai agama dan memiliki karakter jujur, disiplin, rajin beribadah Meskipun pembentukan akhlak dan karakter siswa,penelitian mendalam perlu dilakukan untuk mengetahui Implementasi Nilai Nilai Islam Dalam Pembentukan Karakter Religius Siswa Mts Al Islam Limpung. METODE PENELITIAN Penelitian ini berjudul Implementasi Nilai-Nilai Islam Dalam Pembentukan Karakter Religius Siswa di Mts Al Islam Limpung. Peneliti melaksanakan penelitian 4 Nurul Jempa. AuNilai- Nilai Agama Islam,Ay Jurnal Ilmiah Pendidikan Dan Pembelajaran 4, no. : 101Ae12. 5 Sean P Collins et al. AuNo Title OE No Title No Title No TitleAy 260 . : 167Ae86. 6 Maya Yuliana Rizkia. AuPEMBINAAN NILAI ISLAM PADA ORGANISASI KELUARGA MAHASISWA NAHDATUL ULAMA UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA BANDUNG Universitas Pendidikan Indonesia A Repository. Upi. Edu A Perpustakaan. Upi. Edu,Ay no. : 22Ae25. Hudiyanti. di Mts Al Islam Limpung dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Yang dimaksud penelitian kualitatif yaitu penelitian yang hasil datanya berupa tulisan deskriptif fenomena yang diteliti. Penelitian Pengumpulan data oleh peneliti adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Artinya bahwa penelitian adalah aktivitas yang dilakukan para peneliti dibidang tertentu yang dilakukan dengan langkahlangkah yang logis dengan tujuan dan kegunaan tertentu yang berupa pengulangan kembali atas penelitian yang telah dilakukan para peneliti terdahulu guna mencari makna kembali. 7 Observasi dilakukan dengan mengamati secara langsung pembelajaran Nilai-Nilai Islam, dan interaksi antara siswa dan guru, serta siswa dengan siswa lainnya di Mts Al Islam Limpung. Wawancara dilakukan secara terorganisir kepada guru Pamong, siswa untuk mendapat informasi data yang Dokumentasi disertai dengan pengambilan foto-foto yang mendukung. HASIL DAN PEMBAHASAN Profil MTs Al Islam Limpung MTS AL ISLAM LIMPUNG adalah lembaga pendidikan swasta yang berlokasi di Jl. Cokronegoro No. Desa/Kelurahan Limpung. Kecamatan Limpung. Kabupaten Batang. Jawa Tengah. Sekolah yang didirikan pada tanggal 21 November 1987 ini memiliki luas tanah seluas 3. 470 meter persegi, menandakan komitmen sekolah dalam menyediakan lingkungan belajar yang nyaman dan memadai bagi para siswanya. Madrasah Tsaawiyah Al Islam Limpung sebagai lembaga pendidikan dasar berciri khas Islam perlu mempertimbangkan harapan Peserta Didik, orang tua Peserta Didik, lembaga pengguna lulusan madrasah dan masyarakat dalam merumuskan visinya. Madrasah Tsaawiyah Al Islam Limpung juga diharapkan merespon perkembangan dan tantangan masa depan dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, era informasi dan globalisasi yang sangat cepat. Hasan Syahrizal Syahran Jailani. Jenis Penelitian Dalam Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif,Ay Jurnal Pendidikan. Humaniora 1 . : 18Ae22. 8 AuLaporan Ppl Di Bmt,Ay n. AuJenisSosial Dan Implementasi Nilai-Nilai Islam dalam Pembentukan KarakterA. VISI TERWUJUDNYA PESERTA DIDIK YANG BERPRESTASI. BERAKHLAK MULIA, BERLANDASKAN IMAN DAN TAQWA. SERTA BERWAWASAN LINGKUNGAN MISI Melaksanakan pembelajaran yang efektif, kreatif dan inovatif. Menumbuhkan semangat berprestasi terhadap semua warga sekolah. Menumbuhkan kegiatan yang bernuansa agamis, berbudaya, dan berbudi Mewujudkan lingkungan hidup di sekolah yang berkualitas, meliputi : Pencegahan kerusakan lingkungan. Pengendalian pencemaran lingkungan. Pelestarian lingkungan yang sehat. Pembiasaan hidup bersih dan sehat. TUJUAN Melaksanakan pendekatan pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan (PAIKEM) pada semua mata pelajaran Meningkatkan prestasi dan daya saing madrasah Mengembangkan berbagai kegiatan dalam proses belajar di kelas berbasis akhlak mulia dan karakter bangsa Mengembangkan Memanfaatkan dan memelihara fasilitas madrasah berbasis teknologi dalam Menciptakan dan memelihara lingkungan yang sehat, kondusif dan harmonis Nilai-Nilai Islam Siswa di MTS Al Islam Limpung Penelitian ini menggunakan teknik observasi untuk mengetahui hasil dari Implementasi Nilai-Nilai Islam Dalam Pembentukan Karakter Religius Siswa di Mts Al Islam Limpung. Observasi dilakukan selama 22 hari dilingkungan sekolah Mts Al Islam Limpung. Pada pembelejasan di MTS Al-Islam. Guru PAI BP menggunakan metode ceramah. PBL (Problem Basic Learnin. diskusi, dan studi kasus. Guru Hudiyanti. sehari-hari, menghormati orang tua, guru, tetangga dan teman yang ada dilingkungan sekolah maupun rumah. Temuan : Sebagian besar siswa bersemangat memperhatikan pembelajaran, apalagi guru memberikan contoh yang relative dengen kehidupan sehari-hari siswa. Dalam kegiatan ibadah . alat dhuha dan salat dzuhur berjamaa. , sebagian besar siswa mengikutinya dengan tertib. Masih ada beberapa siswa yang kurang memperhatikan saat pembelajaran berlangsung, khususnya pembelajaran pada jam terakhir. Pada sspek peraturan sekolah, terdapat kegiatan pembiasaan disekolah Mts Al Islam Limpung. Peraturan pembiasaan yang diterapkan setiap pagi dan wajib diikuti oleh semua siswa. Pembiasaan diterapkan untuk pembentukan akhlak mulia dan karakter siswa Mts Al Islam Limpung. Berbagai kegiatan pembiasaan sebagai Peserta didik wajib hadir di Madrsah Tsanawiyah Al Islam Limpung sebelum jam 00 WIB. Pintu gerbang madrasah ditutup 07. Peserta didik melaksanakan shalat dhuha berjamaah tepat pada jam 06. 55WIB sampai jam 07. Peserta didik datang setelah jam 06. 50 WIB wajib lapor kepada Guru piket atau kepada Waka Kesiswaan dan dinyatakan terlambat, selanjutnya dapat masuk kelas setelah mendapatkan sanksi intelektual . dan mendapatkan surat izin Guru BK. Selama pembelajaran berlangsung dan saat pergantian jam pelajaran peserta didik dilarang berada diluar kelas. Peserta didik wajib melaksanakan shalat dhuhur berjamaah di musholla Kegiatan Belajar Mengajar berakhir pada pukul 14. 10 WIB pada masa normal atau sesuai dengan kebijakan madrasah. Pembentukan Karakter Religius Siswa di MTS Al Islam Limpung Peneliti Pamong menghasilkan data yang akurat mengenai penelitian yang dilaksanakan. Berikut Implementasi Nilai-Nilai Islam dalam Pembentukan KarakterA. adalah hasil wawancara yang dilakukan peneliti. Pembelajaran di MTs Al Islam sangat efektif untuk membentuk akhlak dan karakter siswa. Dari mata pelajaran yang mengangkat nilai nilai islam sehingga kebiasaan baik berupa nilai nilai islam selalu diterpkan di lingkungan MTs Al Islam. Pengaruhnya sangat besar bagi pembentukan akhlak dan karakter siswa MTs Al Islam. Hal ini disebabkan karena pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Mata Pelajaran lainnya itu, mengajarkan beberapa elemen akhlak untuk membentuk kepribadian akhlak siswa Karena pembentukan akhlak dan karakter siswa MTs Al Islam. Jadi pengaruhnya sangat besar sekali. Kendala yang sering dihadapi dalam membimbing siswa agar berakhlak mulia melalui guru guru yang religus dan berpendidikan biasanya dari unsur intrisik siswa seperti kurangnya motivasi dari diri siswa,bisa juga pengaruh dari lingkungan keluarga. Karena biasanya sebagian siswa dilingkungan keluarganya jauh dari ayah dan ibu mereka. Banyak siswa yang dirumah hanya bersama ayah atau hanya bersama ibu, tidak sedikit juga dari mereka yang hanya tinggal bersama nenek tanpa dampingan dari ayah maupun ibu. Ada juga beberapa Siswa yang dirumahnya tidak diberi contoh cara beribadah yang baik sehingga siswa tersebut ketika disekolah ada yang belum lancar membaca Al QurAoan. Padahal Agama itu harus diajarkan sejak usia dini. Ketika kita mau membentuk Siswa yang sudah masuk usia dewasa itu sangat sulit bagi siswa untuk memerima ajaran dari guru. Pembelajaran di sekolah membantu dalam membentuk sikap dan akhlak siswa dalam kehidupan sehari-hari karena dengan adanya pembelajaran maple PAI. Akidah Akhlkaq. Al-Qur`an Hadist. Fiqih dapat memperkuat keimanan dan menjadikan siswa memiliki akhlak yang lebih baik. Pembelajaran membantu dalam membentuk sikap dan akhlak siswa dalam kehidupan sehari-hari karena mengajarkan perilaku, sikap serta adab yang baik kepada siswa dalam kehidupan sehari-hari membantu dalam membentuk sikap dan akhlak siswa dalam kehidupan seharihari. Siswa jadi lebih memahami islam dengan memperdalam keimanan dengan melakukan tadarus Al-QurAoan menegerti hukum Tajwid,membimbing siswa menjadi anak yang Sholeh. Hudiyanti. Penyampaian dalam menyampaikan materi mengenai akhlak mudah dipahami, karena guru memberikan contoh langsung aklhak yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Guru juga sabar dan tegas dalam menyampaikan materi mengenai akhlak, sehingga materi lebih mudah dimengerti dan bias diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Pengalaman siswa ketika mendapat teguran dan hukuman karena melanggar aturan sekolah. Saya pernah datang terlambat disitu saya diberi hukuman menuntun berdiri lapangan utama sekolah, menulis iqrod, dan mendapat teguran atau sanksi. Dari kejadian itu saya menyesal dating terlambat, untuk memperbaiki kesalahan tersebut saya bangun lebih pagi dan berangkat kesekolah lebih awal. Implementasi Nilai-Nilai Islam dalam Pembentukan Karakter Pendidikan Islam bukan hanya berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan semata, tetapi juga bertujuan menanamkan nilai-nilai keagamaan yang dapat membentuk akhlak mulia siswa. Di MTs Al Islam Limpung, implementasi nilainilai Islam menjadi fondasi utama dalam membangun karakter religius. Hal ini sejalan dengan visi madrasah yang menekankan keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan pengamalan ajaran agama. Meskipun demikian, implementasi nilai-nilai Islam tidak terlepas dari tantangan, seperti pengaruh negatif media sosial, lingkungan pergaulan luar sekolah, dan kurangnya kesadaran sebagian siswa. Untuk mengatasinya. MTs Al Islam Limpung memperkuat sinergi dengan orang tua mengoptimalkan peran guru BK dan wali kelas. Hal ini sejalan dengan visi madrasah yang menekankan keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan pengamalan ajaran agama. Implementasi nilai-nilai Islam di MTs Al Islam Limpung diwujudkan melalui pembiasaan kegiatan keagamaan harian seperti membaca doa sebelum dan sesudah pembelajaran, shalat dhuha berjamaah, membaca Al-QurAoan secara rutin, serta shalat dzuhur bersama di lingkungan Pembiasaan tersebut berfungsi sebagai sarana pembentukan habitus religius yang melekat pada diri siswa. Selain itu, guru juga berperan Saichul Anam. AuISLAM. INKLUSI SOSIAL DAN PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM PENDIDIKAN,Ay Istifkar: Jurnal Pendidikan Islam 3, no. : 89Ae105. Implementasi Nilai-Nilai Islam dalam Pembentukan KarakterA. mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dalam setiap mata pelajaran, sehingga siswa tidak hanya memahami aspek kognitif, tetapi juga menanamkan makna spiritual dari ilmu yang dipelajarinya. Lingkungan madrasah turut diciptakan agar kondusif terhadap penumbuhan karakter religius. Hal ini tampak pada aturan berpakaian Islami, penggunaan bahasa santun, serta adanya larangan keras terhadap perilaku yang bertentangan dengan ajaran Islam. Dengan demikian, sekolah menjadi ekosistem yang menanamkan budaya religius secara menyeluruh. Namun demikian, implementasi nilai-nilai Islam tidak terlepas dari berbagai Pengaruh negatif media sosial, lingkungan pergaulan di luar sekolah, serta kurangnya kesadaran sebagian siswa dalam mengamalkan nilai keagamaan menjadi kendala yang harus dihadapi. Beberapa siswa cenderung lebih mudah terpengaruh oleh budaya populer yang tidak selaras dengan nilai Islam, sehingga melemahkan proses internalisasi akhlak yang telah dibangun di sekolah. Untuk mengatasi persoalan tersebut. MTs Al Islam Limpung melakukan sejumlah langkah strategis. Pertama, memperkuat sinergi dengan orang tua melalui komunikasi rutin, baik dalam pertemuan tatap muka maupun media daring, agar pembinaan akhlak siswa dapat berjalan berkesinambungan antara sekolah dan Kedua, membentuk komunitas siswa religius seperti Rohis (Rohani Isla. yang menjadi wadah siswa untuk mengembangkan minat keagamaan sekaligus menguatkan solidaritas spiritual. Ketiga, mengoptimalkan peran guru BK dan wali kelas dalam memberikan bimbingan serta pendampingan, baik secara individu maupun kelompok, sehingga siswa mendapat arahan yang tepat ketika menghadapi masalah moral maupun sosial. Selain ekstrakurikuler bernuansa Islami seperti lomba tilawah, kaligrafi, hafalan juz amma, serta pesantren kilat di bulan Ramadhan. Kegiatan ini berfungsi sebagai sarana pengembangan potensi religius siswa sekaligus membentuk rasa cinta terhadap nilai-nilai keislaman. Tidak hanya itu, program aksi sosial keagamaan seperti bakti Auliya Nisa. Erhamwilda, and Khambali. AuImplementasi Program Etika Untuk Membentuk Akhlakul Karimah Santri Di Pondok Pesantren,Ay Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam, 2023, 105Ae12, https://doi. org/10. 29313/jrpai. Hudiyanti. sosial, penggalangan zakat, infaq, dan shadaqah (ZIS), turut membangun kepedulian sosial yang menjadi bagian integral dari karakter religius. Dengan berbagai upaya tersebut. MTs Al Islam Limpung berusaha mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kepedulian sosial sesuai dengan nilai-nilai Islam. Implementasi nilai-nilai keagamaan secara konsisten menjadikan siswa lebih siap menghadapi tantangan global, tanpa kehilangan identitas religiusnya sebagai Muslim. SIMPULAN Implementasi nilai-nilai Islam dalam pembentukan karakter religius siswa di MTs Al Islam Limpung menunjukkan hasil yang positif. Pendidikan di madrasah ini tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai spiritual dan moral yang bersumber dari ajaran Islam. Melalui pembiasaan ibadah seperti shalat berjamaah, membaca Al-QurAoan, dan dzikir, siswa terbiasa menjalankan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, keteladanan guru, kegiatan keagamaan, serta sistem penghargaan dan hukuman turut mendukung terbentuknya karakter religius yang kuat. Dampak nyata dari implementasi ini terlihat dari meningkatnya kesadaran ibadah, sikap disiplin, tanggung jawab, kejujuran, dan kepedulian sosial siswa. Walaupun terdapat tantangan berupa pengaruh lingkungan luar dan perkembangan mengantisipasinya dengan memperkuat peran guru, menjalin komunikasi intensif dengan orang tua, serta menanamkan nilai Islami secara konsisten dalam berbagai aktivitas sekolah. Dengan demikian, implementasi nilai-nilai Islam di MTs Al Islam Limpung dapat dijadikan contoh strategi pendidikan karakter yang efektif, dalam rangka melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan zaman dengan berlandaskan nilai-nilai Islam. Daftar Pustaka