Jurnal Ilmiah Pamenang - JIP E-ISSN : 2715-6036 P-ISSN : 2716-0483 DOI : 10. Vol. 7 No. Desember 2025, 299 - 304 DESAIN FORMULIR CATATAN PERKEMBANGAN PASIEN TERINTEGRASI (CPPT) DI KLINIK FISIOTERAPI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SIDOARJO INTEGRATED PATIENT PROGRESS NOTES FORM DESIGN (CPPT) AT THE PHYSIOTHERAPY CLINIC OF MUHAMMADIYAH UNIVERSITY OF Meiska Putri Yandri1*. Resta Dwi Yuliani2 1, 2 Manajemen Informasi Kesehatan. Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Indonesia *Korespondensi Penulis : restadwiyuliani@umsida. Abstrak Formulir rekam medis adalah dokumen penting dari sistem pelayanan Kesehatan, yang berperan dalam pencatatan dan pendokumentasian seluruh informasi terkait pasien, termasuk identitas, hasil pemeriksaan terapi, serta tindakan medis yang diberikan. Berdasarkan studi pendahuluan di Klinik Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, diketahui bahwa belum tersedia Formulir Catatan Perkembangan Pasien Terintegrasi (CPPT), sehingga pencatatan perkembangan pasien masih menggunakan lembar asesmen awal. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain formulir CPPT yang sesuai dengan kebutuhan klinik dan standar pelayanan Kesehatan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain action research. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur dan observasi langsung. Informan dalam penelitian ini adalah 2 orang fisioterapis dan 1 orang petugas admisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain formulir CPPT telah memenuhi tiga aspek utama yaitu anatomi yang mencakup heading berisi logo, nama klinik dan alamat, bagian introduction yaitu nama formulir (Catatan Perkembangan Pasien Terintegras. Kemudian body yang terdiri dari identitas pasien, tanggal/ jam. SOAP dan paraf. Bagian intruction yaitu terdapat tanda bintang artinya hanya fisioterapis yang boleh mengisikan. Aspek kedua yaitu aspek fisik terdiri dari bahan terbuat dari kertas HVS 80 gram, berbentuk persegi panjang, ukuran 21,5 x 33 cm dan berwarna putih. Aspek ketiga yaitu isi, terdiri dari kelengkapan butir data/ item yang berisikan identitas pasien. Terdapat singkatan yaitu SOAP yang berarti subjektif, objektif, assesment dan planning. Simbol yang terdapat pada formulir ini adalah tanda bintang (*). Tidak ditambahkan terminologi data, istilah medis. Formulir ini dinilai mampu menunjang kelengkapan dokumentasi, meningkatkan akuntabilitas, dan mendukung komunikasi antar tenaga Kesehatan dalam pemberian asuhan fisioterapi yang berkualitas. Kata kunci : Anatomi. CPPT. Fisik. Isi Abstract Medical record forms are important documents in the healthcare system, playing a role in recording and documenting all patient-related information, including identity, therapeutic examination results, and medical procedures. A preliminary study at the Physiotherapy Clinic at Muhammadiyah University of Sidoarjo revealed that an Integrated Patient Progress Notes (CPPT) form was not yet available, so patient progress recording was still conducted using initial assessment sheets. This study aimed to design a CPPT form that meets the clinic's needs and healthcare service standards. The research method used a qualitative approach with a descriptive action research. Data collection was conducted through structured interviews and direct The informants in this study were two physiotherapists and one admissions officer. The results showed that the CPPT form design met three main aspects: anatomy, which includesheadingcontains the logo, clinic name and address, section introductionnamely the name of the form (Integrated Patient Progress Note. Then body consisting of patient identity, date/time. Submitted Accepted Website : 5 Agustus 2025 : 1 Desember 2025 : jurnal. di | Email : jurnal. pamenang@gmail. Desain Formulir Catatan Perkembangam Pasien . (Meiska Putri Y. Dk. SOAP and initials. instructionsIf there is an asterisk, it means only physiotherapists are allowed to fill it in. The second aspect, the physical aspect, consists of material made of 80-gram HVS paper, rectangular in shape, measuring 21. 5 x 33 cm and white. The third aspect, the content, consists of the completeness of the data items/items containing the patient's identity. There is an abbreviation, namely SOAP, which meanssubjective, objective, assessmentAndplanning. The symbol on this form is an asterisk (*). No data terminology or medical terms are added. This form is considered capable of supporting complete documentation, increasing accountability, and supporting communication between healthcare professionals in providing quality physiotherapy care. Keywords : Anatomy. CPPT. Physical. Content Pendahuluan Klinik adalah sarana pelayanan kesehatan yang sangat dibutuhkan dan memiliki peran penting bagi Masyarakat yang memerlukan penanganan medis. Di klinik, pasien tidak hanya memperoleh pengobatan yang sesuai dengan kondisi kesehatannya, tetapi juga mendapatkan arahan dan nasihat medis secara langsung (Cindy Oktavia Septiani and Alda Ramadhika, 2. Seiring perkembangan pada pelayanan Kesehatan ada beberapa macam pelayanan Kesehatan seperti klinik Klinik Fisioterapi menjadi bentuk inovasi strategis dalam mendukung peningkatan Kesehatan individu dan Masyarakat secara Sebagai agen perubahan. Kesehatan, kebugaran, serta produktivitas. Integrasi fisioterapis dalam system pelayanan klinik dalam memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan mutu pelayanan, terutama dalam aspek promotive dan Klinik fisioterapi menyelenggarakan mempertahankan, serta memulihkan kemampuan gerak melalui interfensi berbasis modalitas fisik dan Keberadaan klinik fisioterapi memegang peranan penting dalam Upaya peningkatan dan pemeliharaan Kesehatan Masyarakat secara menyeluruh (Maulidia. Rosidah and Ertitri, 2. Untuk mendukung kualitas fisioterapi, diperlukan system pencatatan informasi pasien yang terstandar dan Salah satu bentuk sistem tersebut adalah rekam medis, yang kini menjadi standar dalam pengelolaan data pasien di berbagai fasilitas Kesehatan. Menurut Peraturan Menteri Kesehatan No. 24 Tahun 2022, rekam medis manual adalah kumpulan informasi medis yang memuat identitas pasien. Riwayat Kesehatan, hasil pemeriksaan, hasil diagnosa, tindakan medis, serta catatan penting dari tenaga Kesehatan, yang dicatat dan disimpan dalam bentuk dokumen fisik . ulisan tangan atau cetaka. , dan dikelola dengan pendekatan kerahasiaan serta keamanan informasi pasien (Rani and Widyaningrum, 2. Rekam medis lebih dari sekedar aktivitas pencatatan melainkan merupakan suatu system yang terstruktur dalam mendukung operasional unit pelayanan Kesehatan secara menyeluruh (Pamboaji, 2. Proses penyelenggaraan rekam medis dimulai sejak pasien pertama kali diterima difasilitas pelayanan Kesehatan lalu diikuti oleh pencatatan informasi medis yang dilakukan oleh dokter atau tenaga Kesehatan yang menangani pasien secara langsung dan memberikan layanan kepada pasien (Suryanto, 2. Untuk menunjang dokumentasi yang standar, yaitu formulir rekam medis. Formulir rekam medis adalah dokumen penting dari sistem pelayanan Kesehatan, yang berperan dalam pencatatan dan pendokumentasian seluruh informasi terkait pasien, termasuk identitas, hasil pemeriksaan terapi, serta Tindakan medis yang diberikan. Dokumen ini dirancang untuk memfasilitasi pengumpulan data, mempercepat alur pelayanan, meningkatkan ketepatan informasi, pencatatan contoh dari formulir rekam medis antara lain: formulir identitas pasien, resume medis, formulir Catatan Perkembangan Pasien Terintegrasi (CPPT) dll (Putri, 2. Desain Formulir Catatan Perkembangam Pasien . (Meiska Putri Y. Dk. Catatan Perkembangan Pasien Terintegrasi (CPPT) merupakan dokumen klinis untuk mencatat perkembangan pasien secara terpadu. Dokumen ini mendukung peningkatan mutu layanan. Formulir CPPT mencakup informasi seperti tanggal dan waktu pengisian, profesi atau unit kerja, serta elemen SOAP (Subject. Object. Assessment, plannin. (Solehudin Solehudin et al. , 2. Lembar Catatan Perkembangan Pasien Terintegrasi (CPPT) berperan sebagai media komunikasi antar tenaga Kesehatan, sehingga perlu diisi secara tepat. Kesalahan pengisian dapat menimbulkan miskomunikasi dan resiko malpraktik (Rahmadiliyani and Wardhina. Dokumentasi terintegrasi melalui Catatan Perkembangan Pasien Terintegrasi (CPPT) berperan dalam meminimalkan potensi terjadinya kesalahan pengobatan medication error dan kesalahan Tindakan medis intervention error, karena informasi klinis yang tersedia terdokumentasi secara lengkap, akurat, dan mudah diakses oleh seluruh tenaga professional yang terlibat dalam pelayanan pasien (Arif Ibnu Fadillah et , 2. CPPT memfasilitasi komunikasi antar profesi dan mendukung Keputusan klinis . Dalam merancang desain formulir Catatan Perkembangan Pasien Terintegrasi (CPPT), perlu diingat bahwa salah satu fungsi utamanya adalah sebagai media komunikasi yang efektif antar professional pemberi asuhan (PPA) untuk memastikan pelayanan kesehatan yang terintegrasi. Oleh karena itu, informasi yang disampaikan melalui formulir harus disusun secara logis, rasional, dan mudah dipahami agar proses komunikasi berjalan secara optimal. Desain formulir CPPT harus memperhatikan beberapa aspek penting antara lain: aspek anatomi yang . , . , . , body . , dan close . Aspek fisik seperti jenis bahan, bentuk, ukuran dan warna. Serta aspek isi, yang mencakup pembagian item pengelompokkan . , urutan penyajian informasi . dan tata cara pengisian formulir (Okta. Nisaa and Pertiwi, 2. Berdasarkan hasil observasi studi pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti di Klinik Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, diketahui bahwa hingga saat ini belum tersedia Formulir Catatan Perkembangan Pasien Terintegrasi (CPPT). Fisioterapis di klinik tersebut masih memanfaatkan lembar asesmen awal sebagai alternatif pencatatan perkembangan pasien. Berdasarkan hal tersebut maka peneliti tertarik untuk mengambil judul desain formulir CPPT di Klinik Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo Metode Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan desain action research yang dilaksanakan di Klinik Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur dan observasi langsung menggunakan pedoman wawancara dan lembar observasi. Informan terdiri dari 1 petugas administrasi dan 2 orang fisioterapis sebagai pihak yang terlibat langsung dalam proses pencatatan informasi Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi kebutuhan pengguna dan uji coba hasil desain formulir. Tahapan penelitian meliputi kegiatan analisis kebutuhan yang dilakukan dengan cara wawancara langsung dengan informan, desain formulir menggunakan aplikasi Microsoft Word, uji coba desain, dan implementasi hasil desain formulir. Uji keabsahan data dilakukan dengan menggunakan triangulasi sumber. Hasil Analisis Kebutuhan Hasil analisis kebutuhan desain formulir berdasarkan aspek anatomi pada formulir CPPT Berdasarkan analisis kebutuhan dengan wawancara kepada informan pada aspek anatomi bagian heading adalah diberikan logo, nama praktik, alamat praktik, dan diberikan nomor Pada bagian Introduction diberikan judul formulir yaitu AuFormulir Catatan Perkembangan Pasien TerintegrasiAy. Instruction Terdapat informasi cara pengisian formulir yang khusus hanya fisioterapis yang boleh mengisi. Body spasi pada formulir 1,5 spasi, tidak menggunakan rules, cara pencatatan dengan tulis tangan Terdapat item identitas pasien Hari/ Tanggal. SOAP dan Paraf Fisioterapis. Untuk bagian close tidak diperlukan. Desain Formulir Catatan Perkembangam Pasien . (Meiska Putri Y. Dk. Hasil analisis kebutuhan desain formulir berdasarkan aspek fisik pada formulir CPPT Berdasarkan analisis kebutuhan dengan wawancara kepada informan pada aspek fisik formulir yaitu bahwa formulir berbahan kertas HVS 80 gram, berbentuk persegi panjang dengan ukuran 21,5 cm x 33,0 cm dan berwarna putih. Hasil analisis kebutuhan desain formulir berdasarkan aspek isi pada formulir CPPT pada bagian kelengkapan butir data/ item yaitu ditambahkan item untuk identitas pasien seperti No. RM, nama. Tanggal Lahir. Jenis Kelamin. No. dan alamat. Kemudian untuk kebutuhan pada aspek istilah tidak ditambahkan, namun ada penambahan pada singkatan SOAP (Subjektif. Objektif. Assesment Plannin. Serta ditambahkan simbol yang umum pada formulir seperti (*) yang berfungsi sebagai instruction, bahwa formulir ini yang diperbolehkan mengisi formulir ini adalah fisioterapis. Desain Software Microsoft Word Berikut adalah hasil Desain formulir menggunakan Software Microsoft Word Gambar 1. Hasil Desain Formulir CPPT Uji Coba Hasil Dalam tahapan ini hasil dari analisis kebutuhan dan formulir yang telah didesain oleh peneliti. Dilakukan uji coba hasil, terdapat 1x revisi dari sebelumnya, yaitu sesuai dengan masukan dari informan . bahwa pada variabel/ item SOAP dibuatkan kolom, dan pencatatannya dengan cara di centang pada kolom S untuk Subjektif. O untuk Objective. A untuk Assesment dan P untuk Planning. Implementasi hasil desain formulir Setelah dilakukan revisi 1x formulir dapat diterima oleh pihak klinik fisioterapi dan formulir ini diterapkan serta digunakan untuk pencatatan perawatan/ pengobatan pasien. Pembahasan Analisis Kebutuhan Hasil analisis kebutuhan berdasarkan aspek anatomi pada formulir CPPT Berdasarkan teori Huffman, bahwa aspek anatomi dalam desain formulir terrdiri dari Menurut Huffman, heading atau judul merupakan bagian paling atas dari Introduction memuat informasi pokok yang menjelaskan tujuan formulir. Instruction adalah perintah untuk mengetahui berapa copy yang diperlukan, dikirim kepada siapa. Body merupakan badan formulir yang disediakan untuk kerja formulir yang sesungguhnya. Close merupakan bagian penutup sebuah formulir kertas dan tersedia ruangan untuk tanda tangan sebagi tanda autentifikasi atau persetujuan (Subinarto et al. , 2. Berdasarkan hasil penelitian dan desain yang dilakukan pada heading berisi logo, nama klinik dan alamat, email dan nomor formulir yaitu RM 05. Kelengkapan ini sangat penting karena memudahkan identefikasi dokumen dan meningkatkan legalitas rekam medis, sesuai dengan standar desain formulir pentingnya heading yang jelas dan Bagian introduction yaitu nama formulir (Formulir Catatan Perkembangan Pasien Terintegras. Namun, pada bagian AupendahuluanAy, formulir ini tidak mencantumkan penjelasan eksplisit mengenai tujuan pengisian formulir. Kemudian body yang terdiri dari identitas pasien, tanggal/ jam. SOAP dan paraf. Bagian intruction yaitu instruksi pengisian sudah tersedia. Desain Formulir Catatan Perkembangam Pasien . (Meiska Putri Y. Dk. khususnya bagi fisioterapis, termasuk ketentuan penulisan nama terang dan paraf setelah pengisian SOAP. Pada bagian Aubadan formulirAy, struktur pengisian menggunakan format SOAP (Subjective. Objective. Assessment, plannin. sudah tertata secara sistematis dan konsisten. Hasil analisis kebutuhan berdasarkan aspek fisik pada formulir CPPT Aspek fisik pada formulir mengenai bahan bentuk, ukuran dan warna menurut Sudra . dalam (Andriani Miharti, menegaskan bahwa jika formulir berbasis kertas, seharusnya menggunakan kertas yang berkualitas baik serta tahan lama. Formulir diperbolehkan memakai kertas buram. Berdasarkan hasil penelitian dan desain yang disepakati bahwa formulir CPPT di Klinik Fisioterapi ini memiliki bahan terbuat dari kertas HVS 80 gram, berbentuk persegi panjang dengan ukuran 21,5 x 33 cm dan berwarna putih. Pemilihan warna dan kualitas bahan sangat penting untuk mendukung keterbacaan dan daya tahan dokumen, terutama karena formulir medis sering kali digunakan dalam jangka waktu Panjang. Hasil analisis kebutuhan berdasarkan aspek isi pada formulir CPPT Aspek ketiga dalam desain formulir yaitu aspek isi menjelaskan kelengkapan item pada formulir. Aspek isi formulir meliputi kelengkapan butir data atau item, terminology data, istilah, singkatan, dan simbol. Berdasarkan hasil penelitian dan desain kelengkapan butir data/ item yang berisikan identitas pasien antara lain No. RM, nama, tanggal Lahir, jenis kelamin. No. Hp, alamat. Terdapat singkatan yaitu SOAP yang berarti subjektif, objektif, assesment dan planning. dinilai sudah sesuai karena merupakan istilah standar dalam dunia medis. Simbol yang terdapat pada formulir ini adalah tanda bintang (*). Tidak ditambahkan terminologi data, istilah medis. Desain formulir Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, peneliti melakukan desain Microsoft Word. Formulir didesain sesuai dengan analisis kebutuhan yang telah dilakukan kepada informan. Menurut Hatta . salah satu tujuan primer rekam medis adalah membantu berkelanjutan . arana komunikas. bagi Kelengkapan formulir rekam medis yang dapat mempermudah petugas pada saat pelayanan dan sebaliknya jika pencatatan rekam medis tidak lengkap maka petugas akan mengalami kesulitan dalam melihat riwayat penyakit pasien sebelumnya. Uji Coba hasil Hasil revisi formulir pada tahap pertama didasarkan pada masukan serta saran dari beberapa informan yang juga merupakan validator dan telah menilai hasil desain Perbaikan pada beberapa bagian desain formulir rekam medis antara lain pada bagian variabel/ item SOAP dibuatkan kolom, dan pencatatannya dengan cara di centang pada kolom S untuk Subjektif. O untuk Objective. A untuk Assesment dan P untuk Planning. Hal ini dapat mempermudah petugas/ fisioterapis dalam mencatat hasil SOAP Implementasi hasil desain formulir Setelah dilakukan revisi pada bagian SOAP, kemudian peneliti menyerahkan formulir CPPT kepada klinik fisioterapi untuk digunakan dalam proses pelayanan kepada pasien. Kesimpulan formulir CPPT telah memenuhi tiga aspek utama yaitu anatomi yang mencakup heading berisi logo, nama klinik dan alamat, bagian introduction yaitu nama formulir (Catatan Perkembangan Pasien Terintegras. Kemudian body yang terdiri dari identitas pasien, tanggal/ jam. SOAP dan paraf. Bagian intruction yaitu terdapat tanda bintang artinya hanya fisioterapis yang boleh mengisikan. Aspek kedua yaitu aspek fisik terdiri dari bahan terbuat dari kertas HVS 80 gram, berbentuk persegi panjang, ukuran 21,5 x 33 cm dan berwarna putih. Aspek ketiga yaitu isi, terdiri dari kelengkapan butir data/ item yang berisikan identitas pasien. Terdapat singkatan Desain Formulir Catatan Perkembangam Pasien . (Meiska Putri Y. Dk. yaitu SOAP dan simbol yang terdapat pada formulir ini adalah tanda bintang (*). Tidak ditambahkan terminologi data, istilah medis. Ucapan Terima Kasih Penulis mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan bantuan selama proses penelitian ini berlangsung. Daftar Pustaka