PENAMBAHAN ECOCURE21 DAN SEMEN TERADAP TANAH GAMBUT (Irwandy Ae Fitriansyah AeDya. PENGARUH PENAMBAHAN ECOCURE21 DAN SEMEN TERHADAP SIFAT FISIS DAN MEKANIS TANAH GAMBUT Irwandy Muzaidi Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Banjarmasin Email : irwann. muzaidi@gmail. Muhammad Fitriansyah Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Banjarmasin Email : fitriansyahm3@gmail. Dyah Pradhitya Hardiani Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Banjarmasin Email : dyah_hardiani@yahoo. Abstrak: Tanah gambut adalah jenis tanah yang terbentuk dari sisa-sisa tumbuhan yang membusuk dan terjadi bertahun-tahun sebelumnya. Tanah gambut memiliki kandungan organik yang tinggi dan mempunyai karakteristik yang berbeda dengan tanah lempung, lanau, dan pasir. Tanah gambut Indonesia termasuk dalam jenis gambut tropis. Metode perbaikan tanah gambut . eat soil improvemen. telah banyak dilakukan diantaranya dengan melakukan pengelupasan . tanah gambut jika mempunyai kedalaman rendah . hallow& moderate pea. dan diganti dengan material tanah yang lebih Alternatif lain untuk mengatasi permasalahan yang terjadi pada kestabilan tanah adalah menggunakan bahan stabilisasi yaitu Ecocure21. Ecocure21 merupakan produk dari Jepang, yang berupa bahan stabilisasi dan pemadatan tanah, dan juga sebagai zat aditif untuk mempertahankan fungsi tanah terutama kesuburannya. Perbaikan tanah gambut dengan menggunakan bahan aditif Ecocure21 selama ini belum pernah dituangkan dalam sebuah penelitian. Penelitian bahan Ecocure21 selama ini hanya dilakukan pada tanah lempung saja. Hal ini yang membuat peneliti melakukan penelitian tentang pengaruh penambahan bahan aditif Ecocure21 terhadap stabilisasi dengan tanah gambut. Penelitian ini diharapkan menjadi salah satu solusi alternatif dalam perbaikan tanah gambut dan dapat meningkatkan kualitas tanahnya. Dari penelitian ini diketahui bahwa dengan adanya penambahan semen dan Ecocure21 dapat memperbaiki sifat fisis dan mekanis tanah dilihat dari pengujian kadar air, berat jenis (G. dan pengujian kuat geser tanah. Kata Kunci : tanah gambut. Ecocure21, lempung, kuat geser tanah Abstract: Peat soils are soils formed from the remnants of decaying plants and occurred many years earlier. Peat soils have high organic content and have different characteristics with clay, silt, and sand. Indonesia's peat lands included in these types of tropical peat. Peat soil improvement methods have been carried out include making exfoliation peat if it has a shallow depth and replaced with better soil material. Another alternative to overcome the problems that occur on the stability of the soil is to use a stabilizing agent that is Ecocure21. Ecocure21 is a product of Japan, the form of the stabilization and soil compaction, and also as an additive to preserve soil functions mainly fertility. Peat soil improvement using additive materials Ecocure21 has not been outlined in a study. Ecocure21 material research has been done only on clay soil only. This makes the researchers conducted a study on the effect of the addition of additives to the stabilization Ecocure21 with peat. This research is expected to be one of the alternative solutions in the improvement of peat soil and can improve the quality of the soil. From this research it is known that with the addition of 51 | K o n s t r u k s i a Jurnal Konstruksia | Volume 9 Nomer 2 | Juli 2018 cement and Ecocure21 can improve the physical and mechanical properties of the soil viewed from the testing of water content, specific gravity (G. and soil shear strength testing. Keywords: peat soil. Ecocure21, clays, shear strength Pendahuluan Pembangunan di Indonesia yang selalu dilakukan salah satunya adalah di bidang transportasi yaitu pembangunan jalan raya. Dalam suatu pembangunan konstruksi jalan raya, hal yang harus selalu diperhatikan adalah jenis tanah apa yang akan digunakan sebagai lapisan tanah dasarnya . Lapisan tanah dasar inilah yang mempunyai peran penting sebagai pemikul beban statis maupun beban dinamis diatasnya. Akan tetapi dalam prakteknya di lapangan, sering dijumpai masalah-masalah teknis yang berkaitan dengan tanah. Pembangunan jalan raya sering mengalami masalah pada saat pembangunannya, diantaranya pada daerah berjenis tanah ekspansif, swelling soils dan tanah gambut. Di Kalimantan umumnya masalah yang sering dihadapi adalah pembangunan jalan raya di atas tanah gambut, dikarenakan jenis tanah Kalimantan sebagian besar adalah tanah Tanah gambut adalah jenis tanah yang terbentuk dari sisa-sisa tumbuhan yang membusuk dan terjadi bertahun-tahun Tanah gambut memiliki kandungan organik yang tinggi dan mempunyai karakteristik yang berbeda dengan tanah lempung, lanau, dan pasir. Tanah gambut Indonesia termasuk dalam jenis gambut tropis, karena hanya dua iklim yang mempengaruhi terbentuknya tanah gambut tersebut, jenis tumbuhan yang terurai terdiri atas berbagai macam jenis rumput, paku-pakuan, bakau, pandan, pinang, serta tumbuhan rawa lainnya (Van de Meene, 1. Luas lahan gambut di 52 | K o n s t r u k s i a Indonesia yang mencapai 15,96 juta Ha (Wijaya. Adhi Dkk, 1. atau menempati 47,8% luas rawa di Indonesia merupakan areal yang tidak mungkin dihindari dalam pengembangan wilayah untuk pemerataan Metode perbaikan tanah gambut . eat soil improvemen. telah banyak dilakukan pengelupasan . tanah gambut jika mempunyai kedalaman rendah . hallow& moderate pea. dan diganti dengan material tanah yang lebih baik. Beberapa penelitian telah dilakukan untuk mencari alternatif perbaikan tanah dasar. Contoh-contoh penelitian yang telah dilakukan antara lain adalah pencampuran kapur pada tanah ekspansif dalam keadaan liquid limit (Kusuma, 2. , pengaruh kadar kapur, waktu perawatan dan perendaman terhadap kuat dukung tanah lempung (Wiqoyah, 2. , dan stabilisasi tanah ekspansif dengan menggunakan campuran fly ash dan kapur (Welly, 2. Perbaikan tanah gambut dapat dilakukan secara fisik maupun kimiawi. Perbaikan secara kimiawi dapat menggunakan bahan berupa semen, kapur, bio-cat, geosta, atau bahan-bahan kimia lain. Alternatif permasalahan yang terjadi pada kestabilan tanah adalah menggunakan bahan stabilisasi yaitu Ecocure21. Ecocure21 merupakan produk dari Jepang, yang berupa bahan stabilisasi dan pemadatan tanah, dan juga sebagai zat aditif untuk mempertahankan fungsi tanah terutama kesuburannya. Ecocure21 terbuat dari komposisi logam dan garam anorganik. (Yunaefi, 2. PENAMBAHAN ECOCURE21 DAN SEMEN TERADAP TANAH GAMBUT (Irwandy Ae Fitriansyah AeDya. Perbaikan menggunakan bahan aditif Ecocure selama ini belum pernah dituangkan dalam sebuah Penelitian bahan Ecocure21 selama ini hanya dilakukan pada tanah lempung saja. Hal ini yang membuat peneliti melakukan penelitian tentang pengaruh penambahan bahan aditif Ecocure21 terhadap stabilisasi dengan tanah gambut. Penelitian ini diharapkan menjadi salah satu solusi alternatif dalam perbaikan tanah gambut dan dapat meningkatkan kualitas tanah gambut tersebut. Gambar 1. Lokasi Pengambilan Benda Uji Tanah Gambut (Sumber : Google Maps 2. Penelitian ini difokuskan pada: Tanah gambut untuk benda uji yang digunakan diambil dari di daerah Tumbang Nusa Kabupaten Pulang Pisau. Kalimantan Tengah. Analisis pengaruh tanah gambut yang distabilisasi dengan bahan aditif Ecocure21 semen terhadap sifat fisis, mekanis dan kimiawinya. Analisis pengaruh tanah gambut yang distabilisasi dengan semen terhadap sifat fisis, mekanis dan kimiawinya. Analisis terhadap korelasi hasil uji sifat fisis dan mekanis tanah gambut dengan adanya penambahan bahan aditif Ecocure21 dan semen. Sasaran Penelitian Sasaran dari penelitian ini adalah melihat perubahan kualitas tanah gambut baik dari sifat fisis maupun sifat mekanis dengan adanya penambahan Ecocure21 dan semen. Perubahan kualitas diharapkan dapat peningkatan kualitas tanah gambut untuk pembangunan jalan raya. Tinjauan Pustaka Tanah mempunyai sifat struktur yang bermacam-macam, hal itu disebabkan karena tanah mempunyai banyak sifat-sifat fisis yang berbeda. Sifat-sifat fisit meliputi berat isi, angka pori, nilai sudut geder, dan berat volume. Berat isi adalah perbandingan berat tanah termasuk air dan udara dengan volume total. Sudut geser terbentuk akibat dari gerak antara butiran-butiran tanah (Firdaus, 2. Secara umum hasil dari survey lapangan dan tes laboratorium tanah memiliki sifat-sifat sebagai berikut (Das, 1. Permeabilitas tanah Kemampatan dan konsolidasi tanah Kekuatan tegangan geser tanah Klasifikasi tanah Ukuran partikel tanah dapat bervariasi dari lebih besar dari 100 mm sampai dengan lebih kecil dari 0,001 mm (Hardiyatmo. Kerikil . , yaitu kepingan bantuan yang kadang juga partikel mineral quartz dan feldspar. Pasir (San. , yaitu sebagian besar mineral quartz feldspar. Lanau (Sil. , yaitu sebagian besar fraksi mikroskopis . ang berukuran sangat keci. dari tanah yang terdiri dari butiran-butiran quartz yang sangat halus, dan dari pecahanpecahan mika. 53 | K o n s t r u k s i a Jurnal Konstruksia | Volume 9 Nomer 2 | Juli 2018 Lempung . , yaitu sebagian besar terdiri dari partikel mikroskopis . ang berukuran sangat keci. dan submikoskopis . ak dapat dilihat, hanya dengan mikrosko. Berukuran lebih kecil dari 0,002 mm . Tanah dapat diklasifikasikan berdasarkan sifat lekatnya, yaitu tanah kohesif, tanah tidak kohesif . dan tanah organic. Sifat-sifat dapat dilihat sebagai berikut: Tanah kohesif adalah tanah yang mempunyai sifat lekatan antara butirbutirnya seperti lempung. Tanah non kohesif adalah tanah yang tidak mempunyai atau sedikit sekali lekatan antara butir-butirnya atau hampir tidak mengandung lempung misalnya pasir. Tanah organik adalah tanah yang sifatnya sangat dipengaruhi oleh bahanbahan organik . ifat tidak bai. seperti sisa-sisa hewani maupun tumbuhan. Tanah Gambut Tanah memiliki konsep dasar yang terdiri dari tiga fase, yaitu fase padat . , fase cair . , dan fase gas. Konsep tersebut berlaku juga untuk tanah gambut tidak berserat . morphous granular pea. dan tanah gambut berserat . ibrous pea. Akan tetapi, pada tanah gambut berserat fase padat tidak selalu merupakan bagian yang padat karena serat-seratnya berisi air dan atau gas (Rusdiansyah, 2. Ciri khas dari tanah gambut adalah mengandung serat, kadar organik tinggi dan berwarna coklat Tanah mempunyai berat jenis yang kecil sehingga sangat ringan. Umumnya tanah gambut mempunyai sifat sebagai koloid kuat yang mampu mengikat air sehingga tanah gambut mempunyai kemampuan menyerap air yang Klasifikasi tanah gambut menurut ASTM dibedakan berdasarkan kadar serat, 54 | K o n s t r u k s i a kadar abu, daya serap air dan bahan Selain sifat fisis tanah, sifat teknis juga sangat penting untuk diketahui. Salah satu parameter dari sifat teknis tanah yang penting untuk penentuan daya dukung pondasi dalam adalah Ko. Ko adalah koefisien tekanan tanah kesamping/lateral dalam kondisi tidak ada deformasi lateral atau pada kondisi keseimbangan elastis tanpa adanya pergerakan massa tanah ke arah Harga Ko tanah gambut berserat telah distudi oleh Edil dan Dhowian . dan Mochtar. E, dkk . hasil studi menunjukkan bahwa harga Ko untuk tanah gambut selalu lebih kecil dari pada tanah anorganik . empung dan pasi. Tanah gambut tak berserat mempunyai harga Ko lebih tinggi dari pada gambut berserat. Pemadatan Derajat pemadatan suatu tanah diukur dalam berat volume kering. Pada saat pemadatan air berfungsi sebagai pelunak . oftening agen. Pada mulanya saat kadar air 0% berat volume sama dengan berat volume kering. Jika kadar air bertambah maka berat volume akan bertambah pula, tapi pada batas tertentu (OMC dan MDD) apabila kadar air ditambah lagi berat volume akan menurun. Hal ini disebabkan apabila sudah padat diberi air lagi partikel tanah akan bergerak dan rongga akan diisi air. Dari pengujian pemadatan . oisture density testin. , dapat dicari hubungan antara kadar air dan berat volume kering. Berdasarkan grafik hubungan ini, dapat diperoleh kadar air optimumnya. Karakteristik kepadatan tanah dapat dinilai dari pengujian standar laboratorium yang disebut uji proctor. PENAMBAHAN ECOCURE21 DAN SEMEN TERADAP TANAH GAMBUT (Irwandy Ae Fitriansyah AeDya. Kuat Geser (Vane Shea. Kuat geser tanah adalah kemampuan tanah melawan tegangan geser yang terjadi pada saat terbebani. Kenruntuhan geser . hear failur. tanah terjadi bukan disebabkan karena hancurnya butir-butir tanah tersebut tetapi karena adanya gerak relatif antara butir-butir tanah tersebut. Pada peristiwa kelongsoran suatu lereng berarti telah terjadi pergeseran dalam butir-butir tanah Pada umumnya kekuatan geser tanah undrained tanah sangat bervariasi di lapangan dengan kedalaman tanahnya. Uji geser vane sangat berguna dalam waktu singkat kita dapat menentukan pola perubahan harga cu tanah menurut Bjerrum membuktikan bahwa bila harga plastisitas tanah relatif tinggi, harga cu yang di dapat dari uji geser vane mungkin dapat terlalu besar dari pada yang sebenarnya. Ada beberapa cara untuk menentukan kuat geser tanah, antara lain: uji geser langsung . irect shear tes. , uji triaksial . riaxial tes. , uji tekan bebas . nconfined compression tes. , dan uji kipas geser . ane shear tes. Dalam penelitian ini di uji kuat geser yang di lakukan adalah vane shear test. Ecocure21 Ecocure21 adalah bahan stabilisasi dan pemadatan . tanah dan juga sebagai zat additif untuk mempertahankan fungsi tanah terutama kesuburannya, produk ini berupa material serbuk halus/tepung terdiri dari komposisi logam dan garam atau mineral anorganik seperti magnesium khlorida, kalsium khlorida, kalsium posphate, natrium sulfat, dan lainlain, bersumber dari air laut, aman untuk makhluk hidup dan ramah lingkungan. Gambar 2. Bentuk Ecocure21 . umber: PT. Ecocure Indonesi. Aplikasi Ecocure21 Ecocure21 meningkatkan kualitas dari lapisan tanah dibeberapa konstruksi, seperti: Pembuatan jalan tanah, landasan pacu pesawat terbang dan lahan parkir. Pembentukan bantalan rel kereta. Pembuatan areal lahan yang luas di kawasan perumahan . empat bermain dan tama. Pembuatan lantai gudang dan pabrik. Pembuatan paving untuk pejalan kaki/trotoar dan kendaraan bermotor. Pembentukan tanah padat untuk areal fasilitas olah raga, seperti lapangan tenis, sepeda balap dan jalan setapak di Konstruksi sub base jalan untuk lapisan di bawah aspal hotmix Konstruksi sub base jalan pada areal jalan yang tergenang air atau di rawa. Scanning Electron Microscope (SEM) Scanning Electron Microscope (SEM) adalah salah satu jenis mikroskop elektron yang menggunakan berkas elektron untuk menggambarkan bentuk permukaan dari material yang dianalisis. Scanning Electron Microscope (SEM) merupakan mikroskop elektron yang banyak digunakan untuk analisa permukaan material karena perbesaran 10 Ae 3. 000 kali, depth of field 55 | K o n s t r u k s i a Jurnal Konstruksia | Volume 9 Nomer 2 | Juli 2018 4 Ae 0. 4 mm dan resolusi sebesar 1 Ae 10 nm. Kombinasi dari perbesaran yang tinggi, depth of field yang besar, resolusi yang baik, kemampuan untuk mengetahui komposisi dan informasi kristalografi membuat SEM banyak digunakan untuk keperluan penelitian dan industri (Prasetyo, 2. Prinsip kerja dari SEM ini adalah dengan menggambarkan permukaan benda atau material dengan berkas elektron yang Permukaan material yang disinari atau terkena berkas elektron akan memantulkan kembali berkas elektron atau dinamakan berkas elektron sekunder ke segala arah. Metodologi Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah model eksperimen, yaitu dengan mengambil sampel tanah gambut di lokasi pengambilan sampel dan kemudian dilakukan uji laboratorium. Sampel tanah yang digunakan dalam penelitian ini adalah tanah terganggu . Tanah digali dengan menggunakan cangkul dan tanah dimasukkan ke dalam karung, lalu sampel tanah tersebut langsung dibawa ke laboratorium mekanika tanah untuk dilakukan pengujian. Sebagai pembanding dilakukan pengambilan sampel tanah tak terganggu . untuk mengetahui kondisi kadar air lapangan pada tanah asli. Metode pengambilan benda uji terganggu adalah sebagai berikut: Membersihkan lapisan humus yang berada di lapisan atas. Setelah titik pengambilan dibersihkan, maka tanah dicangkul kemudian dimasukkan ke dalam plastik polybag Pembuatan benda uji pada penelitian ini terbagi menjadi dua yaitu, benda uji tanah asli bercampur semen dan tanah asli 56 | K o n s t r u k s i a bercampur semen Ecocure21. Berat Semen (%) diambil dari berat kering tanah asli sedangkan berat (%) Ecocure21 diambil dari berat semen. Berikut komposisi campuran yang akan digunakan pada pembuatan benda uji. Tanah asli bercampur semen Tanah asli 3% semen Tanah asli 7% semen Tanah asli 10% semen Tanah asli bercampur semen aditif Tanah asli 3% semen 0,5% aditif Tanah asli 7% semen 1% aditif Tanah asli 10% semen 1,5% aditif Karakteristik Tanah Gambut Berdasarkan pengujian kadar serat tanah gambut Tumbang Nusa yaitu didapatkan nilai kadar serat sebesar 32,221%. Menurut ASTM, tanah gambut yang mempunyai nilai kadar serat < 33% termasuk jenis tanah gambut sapric. Sehingga dapat diketahui bahwa tanah gambut Tumbang Nusa adalah termasuk klafikasi tanah gambut sapric. Hasil Observasi Mikroskopik SEM Dari hasil scanning pada Gambar 3. Terlihat partikel-partikel tanah memiliki ukuran yang seragam. Hal ini dapat dilihat pada perbesaran gambar 7500x dan 10000x. Gambar 4. SEM benda uji tanah gambut asli PENAMBAHAN ECOCURE21 DAN SEMEN TERADAP TANAH GAMBUT (Irwandy Ae Fitriansyah AeDya. Gambar 5. SEM benda uji tanah gambut ditambah semen dengan perbesaran 7500x dan 10000x Hasil obeservasi Mikroskopik dapat dilihat bahwa semakin banyak kadar semen maka semakin rapat pori porositas antara partikel tanah akibat pemadatan. Hal tersebut gumpalan partikel tanah . akibat reaksi hidarasi semen pada butiran tanah Hal tersebut dapat lihat pada Gambar 5, dengan perbesaran gambar 7500x dan 10000x dimana partikel tanah terlihat membesar dan menghitam seiring semakin banyaknya penambahan semen. dan warna partikel tanah terlihat lebih cerah seiring semakin banyaknya penambahan semen dan Ecocure21. Terlihat lebih cerahnya partikel-partikel pada tanah di sebabkan karena terbentuknya kristalkristal akibat adanya reaksi semen Ecocure21 dan air pada tanah gambut. Hasil Pengujian Kadar Air Hasil pengujian kadar air dari tanah asli gambut, tanah asli gambut ditambah semen dan tanah gambut ditambah semen dan Ecocure21 disajikan pada Tabel 1 dibawah Tabel 1. Kadar Air Tanah Asli Bercampur Semen dan Ecocure21 No. Variasi Campuran Tanah Asli Persentase Penurunan (%) Tanah Asli Semen . 40,12 Tanah Asli Semen . 49,90 Tanah Asli Semen . Gambar 6. SEM benda uji tanah gambut ditambah semen Ecocure21 dengan perbesaran 7500x dan 10000x Hasil obeservasi Mikroskopik dapat dilihat bahwa semakin banyak kadar semen dan Ecocure21 maka semakin rapat pori-pori partikel tanah akibat pemadatan. Hal pembentukan gumpalan partikel tanah . akibat reaksi hidarasi semen dan Ecocure21 pada butiran tanah gambut. Hal tersebut dapat lihat pada Gambar 6. perbesaran gambar 7500x dan 10000x dimana partikel tanah terlihat membesar Kadar Air (%) 51,51 16,58 Tanah Asli Semen Ecocure . Tanah Asli Semen Ecocure . 28,68 Tanah Asli Semen Ecocure21 . 40,76 Dari Tabel 1. diatas dapat diketahui bahwa pengujian kadar air tanah asli gambut adalah 404,8%, campuran tanah asli dengan 150 gr semen didapatkan nilai kadar air sebesar 242,4%, pada campuran tanah asli dengan 350 gr semen menghasilkan nilai kadar air sebesar 202,8% dan pada campuran tanah asli ditambah dengan 500 gr semen didapatkan kadar asli sebesar 196,3 %. Sedangkan pada campuran tanah asli ditambah semen dan 25 gr Ecocure21 didapatkan kadar air sebesar 337,7 %, pada campuran tanah asli ditambah semen dan 50 gr Ecocure21 didapatkan nilai kadar air sebesar 288,7 % dan pada campuran tanah asli ditambah dengan semen dan 75 gr Ecocure21 didapatkan nilai kadar air sebesar 57 | K o n s t r u k s i a Jurnal Konstruksia | Volume 9 Nomer 2 | Juli 2018 239,8 %. Dari hasil pengujian ini dapat disimpulkan bahwa dengan adanya penambahan semen dan Ecocure21 dapat menurunkan nilai kadar air dari tanah gambut tersebut. Hasil Pengujian Berat Jenis (G. Hasil (G. menunjukkan bahwa nilai berat jenis tanah asli gambut adalah sebesar 1,404. Pada campuran pertama dengan komposisi tanah asli dan semen terjadi perubahan nilai berat jenis (G. Pada komposisi campuran tanah asli dan 150 gr semen didapat nilai berat jenis sebesar 1,494, campuran tanah asli ditambah 350 gr semen nilai berat jenis berubah menjadi 1,520, sedangkan pada komposisi campuran terakhir yaitu tanah asli ditambah 500 gr semen nilai berat jenis mengalami peningkatan menjadi 1,575. Dari hasil pencampuran pertama terlihat bahwa dengan adanya penambahan semen dapat merubah nilai berat jenis tanah gambut menjadi lebih besar. Komposisi campuran kedua pada penelitian ini adalah dengan menggunakan tanah asli ditambah semen dan Ecocure21. Pada campuran kedua ini. Yang divariasikan adalah komposisi Ecocure21 yaitu dari 25 gr, 50 gr dan 75 gr. Nilai dari pengujian berat jenis (G. pada campuran tanah asli dan semen serta 25 gr Ecocure21 adalah 1,471, campuran tanah asli dan semen serta 50 gr Ecocure21 adalah 1,492, sedangkan pada campuran tanah asli dan semen serta 75 gr Ecocure21 sebesar 1,514. Sama seperti campuran pertama, ternyata pada campuran kedua nilai berat jenis (G. tanah gambut mengalami peningkatan dari berat jenis tanah aslinya. Hasil pengujian berat jenis kedua campuran dapat dilihat pada Tabel 2 58 | K o n s t r u k s i a Tabel 2. Berat Jenis Tanah Asli Bercampur Semen dan Ecocure21 No. Variasi Campuran Tanah Asli Tanah Asli Semen . Tanah Asli Semen . Tanah Asli Semen . Tanah Asli Semen Ecocure . Tanah Asli Semen Ecocure . Tanah Asli Semen Ecocure . Persentase Peningkatan (%) 5,82 7,43 10,67 4,35 5,70 7,07 Dari penelitian berat jenis ini dapat diketahui bahwa dengan penambahan dan juga Ecocure21 dapat meningkatkan nilai dari berat jenis secara Apabila hasil ini dihubungkan dengan hasil pengujian SEM dapat diambil kesimpulan bahwa semakin meningkatnya nilai berat jenis tanah gambut (G. maka butiran tanah akan semakin padat membesar dan membentuk kristalisasi pada butiran tanah. Pengujian Sifat Kimia Tanah Gambut Pada pengujian kadar keasaman . H), kadar organik dan kadar abu yang diteliti adalah variasi campuran tanah asli dengan kadar semen yang tertinggi dan juga tanah asli dengan semen dan kadar Ecocure21 yang Hal ini dilihat dari hasil pengujian sifat fisis dan mekanis dari variasi campuran Semakin banyak campuran semen dan Ecocure21 maka akan semakin tinggi juga hasil sifat fisis dan mekanisnya. Tabel 3. Hasil Pengujian Sifat Kimia Tanah Gambut Variasi Tanah Asli Tanah Asli Semen Tanah Asli Semen Ecocure21 Kadar Keasaman . H) Kadar Organik (%) 73,29 Waktu Kadar Abu Pemeraman (%) . 66,35 61,77 PENAMBAHAN ECOCURE21 DAN SEMEN TERADAP TANAH GAMBUT (Irwandy Ae Fitriansyah AeDya. Dari tabel diatas dapat diketahui bahwa kadar keasamaan tanah gambut . H) pada tanah asli adalah 3,59, tanah asli bercampur semen sebesar 10,21 dan tanah asli bercampur semen dan Ecocure21 sebesar 10,17. Dari hasil pengujian kadar keasamaan ini dapat diketahui dengan adanya penambahan semen dan campuran semen dengan Ecocure21 dapat mengubah kadar keasaman tanah gambut asli yang bersifat asam menjadi bersifat basa. Hasil pengujian kadar organik tanah gambut diketahui bahwa kadar organik tanah asli gambut sebesar 73,29 %, campuran tanah asli dengan semen menurun menjadi 66,35% dan pada campuran tanah asli dengan semen dan Ecocure21 juga terjadi penurunan sebesar 61,77%. Sedangkan pada hasil pengujian kadar abu tanah gambut dapat diketahui kadar abu untuk tanah asli adalah sebesar 13,12%, campuran tanah asli dengan semen adalah sebesar 12,54% dan pada campuran tanah asli dengan semen dan Ecocure21 menurun menjadi 6,32%. Pengujian Berat Volume Tanah (A) Dalam Gambar 7, dapat dilihat hasil pengujian berat volume tanah gambut asli sebesar 1,18 g/cm3. Tanah gambut setelah bercampur semen 150 gr berat volume tanah meningkat menjadi 1,22 g/cm3, kemudian tanah gambut bercampur semen 350 gr berat volume tanah meningkat menjadi 1,28 g/cm3. Sedangkan tanah gambut bercampur semen 500 gr berat volume tanah meningkat menjadi 1,29 g/cm3. Dari hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa pencampuran tanah gambut dengan semen dan kadar semen tertentu dapat meningkatkan berat volume tanah gambut. Gambar 7. Berat Volume (A) Tanah Gambut Bercampur Semen Dalam Gambar 8, dapat dilihat hasil pengujian berat volume tanah gambut asli sebesar 1,18 g/cm3. Tanah gambut setelah bercampur semen 150gr dan 25 gr Ecocure21 berat volume tanah meningkat menjadi 1,20 g/cm3, kemudian tanah gambut bercampur semen 350gr dan 50 gr Ecocure21 berat volume tanah meningkat menjadi 1,24 g/cm3. Sedangkan tanah gambut bercampur semen 500gr dan 75 gr Ecocure21 berat volume tanah meningkat menjadi 1,26 g/cm3. Dari hasil pengujian tanah gambut bercampur semen dengan kadar semen tertentu dapat meningkatkan berat volume tanah gambut. Gambar 8. Berat Volume (A) Tanah Gambut Bercampur Semen dan Ecocure21 59 | K o n s t r u k s i a Jurnal Konstruksia | Volume 9 Nomer 2 | Juli 2018 Pengujian Mekanis Kuat Geser (S. Dalam Gambar 9, dapat dilihat hasil pengujian kuat geser (S. tanah gambut asli sebesar 0,24 kg/cm2. Tanah gambut setelah bercampur semen 150 gr nilai Su meningkat menjadi 0,37 kg/cm2, kemudian tanah gambut bercampur semen 350 gr nilai Su meningkat menjadi 0,42 kg/cm2. Sedangkan tanah gambut bercampur semen 500 gr meningkatkan kuat geser tanah dengan nilai Su 0,45 kg/cm2. Dari hasil pengujian tanah gambut bercampur semen dapat diketahui semakin meningkat kadar semen maka semakin meningkat kuat geser tanah semen dan Ecocure21 maka semakin meningkat kuat geser tanah gambut. Gambar 10. Kuat Geser (S. Tanah Gambut Bercampur Semen dan Ecocure21 Korelasi Kuat Geser (S. dengan Berat Volume (A) Tanah Gambut Gambar 9. Kuat Geser (S. Tanah Gambut Bercampur Semen Dalam Gambar 10, dapat dilihat hasil pengujian kuat geser (S. tanah gambut asli sebesar 0,24 kg/cm2. Tanah gambut setelah bercampur semen 150gr Eco 25gr nilai Su meningkat menjadi 0,25 kg/cm2, kemudian tanah gambut bercampur semen 350gr Eco 50gr nilai Su meningkat menjadi 0,27 kg/cm2. Sedangkan bercampur semen 500gr Eco 75gr meningkatkan kuat geser tanah dengan nilai Su 0,31 kg/cm2. Dari hasil pengujian tanah gambut bercampur semen dan Ecocure21 dapat diketahui semakin meningkat kadar 60 | K o n s t r u k s i a Dalam Gambar 11, dapat dilihat korelasi nilai kuat geser (S. dengan berat volume tanah dengan seiring bertambahnya kadar semen pada tanah gambut. Penambahan semen pada tanah gambut dapat meningkatkan kuat geser tanah gambut (S. dan berat volumen tanah, semakin meningkat kadar semen maka semakin meningkat pula kuat geser dan berat volume tanah gambut. Penambahan semen pada tanah asli nilai Su dan A dikorelasikan dengan persamaan linear y = 0,555Su 038 yaitu pada kondisi pemeraman 14 PENAMBAHAN ECOCURE21 DAN SEMEN TERADAP TANAH GAMBUT (Irwandy Ae Fitriansyah AeDya. Kesimpulan Seme Su . g/cm. = 0,555Su 1,038 35RA = 0,9288 Seme Seme Berat Volume Tanah A . r/cm. Gambar 11. Korelasi Kuat Geser Tanah (S. Dengan Berat Volume (A) Tanah Bercampur Semen Dalam Gambar 12, dapat dilihat korelasi nilai kuat geser (S. dengan berat volume tanah dengan seiring bertambahnya kadar semen dan Ecocure21 pada tanah gambut. Penambahan semen pada tanah gambut dapat meningkatkan kuat geser tanah gambut (S. dan berat volumen tanah, semakin meningkat kadar semen maka semakin meningkat pula kuat geser dan berat volume tanah gambut. Penambahan semen pada tanah asli nilai Su dan A dikorelasikan dengan persamaan linear y = 1266Su 0. 9191 yaitu pada kondisi pemeraman 14 hari. Gambar 12. Korelasi Kuat Geser Tanah (S. Dengan Berat Volume (A) Tanah Gambut Bercampur Semen dan Ecocure21 Berdasarkan analisis terhadap data dan hasil pengolahan yang dilakukan dihasilkan beberapa kesimpulan yang sesuai dengan tujuan penelitian yaitu: Pengaruh distabilisasi dengan bahan aditif Ecocure21 semen terhadap sifat fisis, mekanis dan kimiawinya Sifat Fisis Dengan adanya penambahan semen dan bahan aditif Ecocure21 dengan kondisi pencampuran 75 gram Ecocure21 dapat menurunkan kadar air tanah gambut dari 404,8% menjadi 239,8%. Meningkatkan nilai berat jenis semula 1,404 menjadi 1,532. Meningkatkan nilai berat volume tanah dari 1,18 kg/cm2 menjadi 1,29 kg/cm2. Menurunkan kadar organik tanah gambut dari 19,27% menjadi 10,21% dan menurunkan nilai kadar abu dari 13,12% menjadi 6,32%. Sifat Mekanis . ane shea. Dengan penambahan semen dan Ecocure21 terhadap kondisi tanah asli gambut dapat menaikkan nilai Su tanah asli 0,24 kg/cm2 menjadi 0,31%. Sifat Kimia Penambahan semen dan Ecocure21 terhadap nilai keasaman gambut yang semula mempunyai pH sebesar 3,59 menjadi 10,17. Pada pengujian SEM dapat diketahui bahwa dengan adanya penambahan semen dengan Ecocure21 partikel tanah terlihat membesar dan warna partikel tanah terlihat lebih cerah seiring semakin banyaknya penambahan semen dan Ecocure21, maka semakin rapat pori porositas partikel tanah gambut. Hal 61 | K o n s t r u k s i a Jurnal Konstruksia | Volume 9 Nomer 2 | Juli 2018 tersebut disebabkan terjadinya pembentukan gumpalan partikel tanah . akibat reaksi hidrasi semen pada tanah gambut. Pengaruh distabilisasi dengan semen terhadap sifat fisis, mekanis dan kimiawinya Sifat Fisis Dengan adanya penambahan 500 gram semen dapat menurunkan kadar air tanah gambut dari 404,8% menjadi 196,3%. Meningkatkan nilai 1,565. Meningkatkan nilai berat volume tanah dari 1,18 kg/cm2 menjadi 1,26 kg/cm2. Menurunkan kadar organik tanah gambut dari 19,27% menjadi 14,98% dan menurunkan nilai kadar abu dari 13,12% menjadi 12,54%. Sifat Mekanis . ane shea. Dengan penambahan semen dan Ecocure21 terhadap kondisi tanah asli gambut dapat menaikkan nilai Su tanah asli 0,24 kg/cm2 menjadi 0,45%. Sifat Kimia Penambahan semen dan Ecocure21 terhadap nilai keasaman gambut yang semula mempunyai pH sebesar 3,59 menjadi 10,21. Pada pengujian SEM dapat diketahui bahwa dengan adanya penambahan semen maka akan menyebabkan semakin rapat pori porositas partikel tanah gambut. Hal tersebut disebabkan terjadinya pembentukan gumpalan partikel tanah . akibat reaksi hidrasi semen pada tanah gambut. Korelasi hasil uji sifat fisis dan mekanis penambahan bahan aditif Ecocure21 dan semen dapat dilihat dari kuat geser 62 | K o n s t r u k s i a tanah dengan berat volume tanah gambut diketahui bahwa semakin meningkat kuat geser tanah makan berat volume semakin meningkat. Daftar Pustaka