Pelatihan Pembuatan Balsem dan Minyak Aromatherapy Berbahan Dasar Minyak Cengkeh Sulawesi Utara pada Kelompok Lansia dan Kelompok Wanita Kaum Ibu GMIM Kharisma Koka Kab. Minahasa Jainer Pasca Siampa1*. Olvie Syenni Datu1. Imam Jayanto1. Pricilia Kesia Ticoalu1. Estrelita Ajenrei Mezak1 Program Studi Farmasi. Fakultas MIPA. Universitas Sam Ratulangi. Jl. Kampus. Kel. Bahu. Kec. Malalayang. Kota Manado Email Koresponden : jainerpsiampa@unsrat. ABSTRAK Keluhan nyeri merupakan keluhan yang banyak dialami oleh pasien di segala usia dan ditangani menggunakan obat Antiinflamasi Non Steroid (AINS) yang berefek analgetika, antipiretika dan Selain AINS, obat yang juga sangat sering digunakan masyarakat adalah obat Kortikosteroid yang berefek antiinflamasi, immunosupresan, anti proliferasi, dan efek vasokontriksi sehingga biasanya digunakan untuk mengobati penyakit seperti alergi, asma, antiemetikum dalam kemoterapi, edemaparu-paru, eksaserbasi akut pada penyakit autoimun dan penyakit paru kronik, rematik, dan lain-lain. Namun penggunaan obat-obat ini memiliki efek samping yang besar. Efek samping yang paling umum terjadi sebesar 56,7% adalah meningkatnya resiko gastritis. Pembuatan balsem dan minyak aromatherapy sebagai counterirritant . enghilangkan nyeri oto. dan menghangatkan badan. Penggunaan balsem dan minyak aromatherapy untuk tujuan relaksasi otot, mengatasi perut kembung, menghilangkan mual dan pegal linu serta sebagai pertolongan pertama pada gejala masuk angin. Mitra yang dipilih yaitu Kelompok lansia dan kelompok wanita kaum ibu GMIM Kharisma Koka karena merupakan kelompok usia yang paling sering melakukan swamedikasi dengan sediaan ini. Oleh karena itu, pelatihan pembuatan balsem dan minya aromatherapy akan sangat menarik bagi anggota mitra karena selain dapat digunakan sendiri, dapat juga menjadi peluang usaha karena metode pembuatannya sangat sederhana. Produksi sediaan bisa menggunakan peralatan rumah tangga sehingga sangat memungkinkan untuk diproduksi di rumah. Hasil produk yang telah dibuat disukai oleh mitra karena memberi kehangatan dan manfaat dari bahan aktif bisa dirasakan. Kata Kunci : Minyak aromatherapy, balsem, minyak cengkeh. Syzygium aromaticum ISSN 2746-4644 Vol. 5 No. Juli - Desember 2024 Jurnal Lentera : Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Halaman 59 PENDAHULUAN Analisis Situasi Kelompok lansia dan Anggota wanita kaum ibu GMIM Kharisma Koka bertempat tinggal di Kompleks Perumahan Kharisma Koka. Kab. Minahasa. Keseharian mereka adalah sebagai pegawai, karyawan, pensiunan, dan ibu rumah Perumahan terletak sekitar 1,4 km dengan perbatasan Kota Manado sehingga seluruh anggota mitra berkegiatan di Kota Manado. Lokasi anggota mitra yang cukup jauh cukup jauh dari kota Manado dan posisi Apotek yang jarang merupakan pertimbangan yang pembuatan sediaan minyak aromatherapy sendiri agar selalu ada tersedia saat dibutuhkan. Lansia merupakan masyarakat dengan rentang usia di atas 60 tahun dan kaum ibu memiliki rentang usia 20 ke- atas. Kedua kelompok mayarakat ini sangat rentan kelelahan, nyeri otot, pegal linu, gejala masuk angin, mua muntah. Oleh karenanya, anggota mitra akan sangat bersemangat untuk mengikuti kegiatan pelatihan pembuatan sediaan balsem dan minyak aromatherapy. yang sering digunakan adalah Antiinflamasi non (AINS) , menurunkan demam . , dan menurunkan peradangan . Selain mengonsumsi obat, mitra juga dapat mencoba peggunaan balsem dan minyak aromatherapy dan terbukti dapat mengobati keluhan nyeri dan radang. Luasnya penggunaan obat AINS dan Kortikosteroid juga membutuhkan informasi obat yang memadahi karena akan sangat berguna untuk mendapatkan pengobatan yang rasional agar tidak terjadi efek yang merugikan. Dari uraian ini, maka peningkatan pengetahuan masyarakat tentang bahaya efek samping ini harus digalakkan salah satunya dengan membuat Buku Saku Informasi Obat AINS dan Kortikosteroid yang dapat dibaca oleh mitra setiap kali mereka akan mengonsumsi obat sehingga menghindari terjadinya efek samping yang tidak diharapkan. Selain itu, kegiatan informasi-informasi perkembangan penggunaan obat ini. Permasalahan Mitra Fokus pelaksanaan kegiatan PKM ini adalah melakukan pendampingan kepada anggota dikedua mitra. Saat pertemuan dengan Ketua mitra (Ketua kelompok Lansia dan Penatua Komisi Ib. telah ditetapkan prioritas untuk peningkatan pengetahuan tentang obat agar status kesehatan di kedua mitra bisa meningkat. Adapun permasalahan mitra yang akan dikaji dan diberikan solusi adalah: Kedua mitra sering menggunakan balsem dan minyak aromatherapi tapi belum mengetahui cara penggunaan dengan benar. Ada anggota mitra tidak memiliki kendaraan sehingga sangat sulit untuk mengakses apotek maupun tempat praktik dokter keluarga apabila terjadi sehingga akan diberikan cara Kedua mitra merupakan kelompok yang rentan mengalami pegal linu akibat usia . dan karena pekerjaan rumah tangga . anita kaum ib. Pelatihan Pembuatan Sediaan Anggota mitra diajarkan cara pembuatan yang menggunakan metode sederhana. Sehingga mitra dapat melakukan produksi balsem dan minyak aromaterapi sehingga mendaptkan efek relaksasi otot, mengatasi perut kembung, menghilangkan mual dan pegal linu serta sebagai pertolongan pertama pada gejala masuk angin. Tabel 1. Formula balsem minyak cengkeh METODE PELAKSANAAN PENGABDIAN Pemberian Informasi Obat. Salah satu keluhan yang banyak dialami oleh pasien mulai dari anak, remaja, dewasa, dan lansia adalah keluhan nyeri. Salah satu obat ISSN 2746-4644 Vol. 5 No. Juli - Desember 2024 Jurnal Lentera : Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Bahan Fungsi Konsentrasi Minyak Cengkeh Bahan Aktif Mentol Antiiritan Camphora Antiiritan Cetyl Alkohol Stiffening Propilenglikol Emolien BHT Antioksidan 0,2% Adeps lanae Basis Basis Balsem ad 100% Vaselin Album Halaman 60 Tabel 2. Formula minyak aromatherapy minyak Bahan Fungsi Konsentrasi Minyak Cengkeh Bahan Aktif Mentol Antiiritan Camphora Antiiritan Propilenglikol Emolien BHT Antioksidan 0,2% Virgin Coconut Oil (VCO) Basis Minyak ad 100% Pembagian Sediaan Balsem dan Minyak Aromatherapy yang Telah Dibuat Seluruh sediaan yang dibuat selama pelatihan akan dibagikan kepada setiap anggota yang menghadiri kegiatan pelatihan pembuatan Setiap anggota mencoba sediaan balsem dan minyak aromatherapy serta memberikan testimoni produk. Evaluasi Kegiatan Evaluasi kegiatan pre test dan post test dengan mengajukan beberapa pertanyaan tentang sediaan balsem dan minyak aromatherapy. Pemahaman setelah kegiatan diharapkan dapat lebih baik dibandingkan dengan sebelum HASIL DAN PEMBAHASAN Pemberian Informasi Obat Pemberian informasi obat dilakukan dengan memberikan edukasi tentang penggunaan obat secara umum, obat minum maupun obat topikal dan termasuk juga balsem dan minyak aromatherapy agar mitra dapat menggunakan obat dengan benar. Pada bagian ini juga dilakukan penjelasan mengenai swamedikasi, yaitu penggunaan obat yang dilakukan dengan memilih obat secara individu tanpa melakukan konsultasi kepada tenaga kesehatan untuk menangani keluhan yang dialami. Mitra telah dijelaskan mengenai program DAGUSIBU (DApatkan. GUnakan. ISSN 2746-4644 Vol. 5 No. Juli - Desember 2024 Jurnal Lentera : Penelitian dan Pengabdian Masyarakat SImpan, dan BUan. yaitu penjelasan mengenai cara mendapatkan obat yang asli, cara menyimpan obat dengan benar, dan cara membuang obat yang tepat. Hal ini menjadi solusi bagi anggota mitra yang sering menggunakan obat sisa karena menduga gejala yang dirasakan sama ataupun karena merasa bahwa obat yang dikonsumsi bisa mengobati berbagai macam penyakit. Gambar 1. Pemberian Informasi Obat Pelatihan Pembuatan Sediaan Pelatihan pembuatan sediaan diawali dengan menjelaskan formula sediaan yang digunakan beserta cara pembuatan sediaan balsem dan minyak aromatherapy. Setelah itu, mitra diperlihatkan video cara pembuatan dan kemudian dilakukan pencampuran bahan. Formula sediaan balsem . dan minyak aromatherapy . dibuat sesuai formula dan menghasilkan produk siap pakai . ambar 2 dan gambar . Gambar 2. Sediaan Balsem Minyak Cengkeh Gambar 3. Sediaan Minyak Aromatherapy Halaman 61 UCAPAN TERIMA KASIH Penulis mengucapkan terima kasih kepada LPPM Universitas Sam Ratulangi yang telah membiayai kegiatan ini melalui Hibah DIPA Pengabdian Kepada Masyarakat kluster 2 tahun anggaran Gambar 4. Peserta Kegiatan PKM Pembagian Sediaan Balsem dan Minyak Aromatherapy yang Telah Dibuat Anggota mitra mencoba langsung sediaan balsem dan minyak aromatherapy minyak cengkeh yang telah dibuat. Testimoni yang diberikan oleh anggota mitra adalah kedua produk memberi menghilangkan gatal akibat gigitan serangga dan menghilangkan pegal linu. Gambar 5. Pembagian Sediaan Evaluasi Kegiatan Evaluasi kegiatan dilaksanakan pada saat pelaksanaan kegiatan PKM. Peserta kegiatan diberikan pertanyaan yang sama dengan pertanyaan pretest. Peserta dapat menjawab dengan benar karena menyimak materi selama kegiatan berlangsung. Peserta juga mampu memahami prosedur pembuatan balsem dan minyak aromatherapy dari Minyak cengkeh sehingga mampu menghasilkan produk siap pakai. KESIMPULAN Kegiatan PKM dengan judul Pelatihan Pembuatan Balsem dan Minyak Aromatherapy Menggunakan Bahan Dasar Minyak Cengkeh Asli Sulawesi Utara pengetahuan dan keterampilan mitra yaitu para lansia dan wanita/ kaum ibu GMIM Kharisma Koka. Para mitra dapat membuat kedua sediaan ini menggunakan perlengkapan rumah tangga dengan hasil yang memuaskan. ISSN 2746-4644 Vol. 5 No. Juli - Desember 2024 Jurnal Lentera : Penelitian dan Pengabdian Masyarakat DAFTAR PUSTAKA