Copyright A 2022 pada penulis Abdimas Singkerru. Vol. No. 1, 2022 Kreatifitas Membatik Jumputan Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa di Era Adaptasi Baru Ratno Susanto *1. Nur Khozanah Ilmah 2. Farizha Irmawati 3 1 Ae 3 IKIP Budi Utomo ratnoexecellent@gmail. 2 nurilmah13@gmail. 3 farizha99@gmail. Abstrak Kegiatan yang dilakukan dalam pengabdian ini ialah membatik jumput, yang dianggap sangat menarik bagi minat siswa. Membatik merupakan salah satu upaya membangun kreativitas belajar bagi siswa yang selama dua tahun terakhir tidak pernah bertemu tatap muka saat pembelajaran di sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 2 sampai 8 januari 2022 di SDN Klepu 04 Kabupaten Malang. Metode yang digunakan ialah metode pelatihan dan pendampingan yang dilaksanakan tim abdimas dan dibantu bapak ibu guru, serta 6 mahasiswa dari universitas yang berbeda di Jawa Timur. Siswa SDN Klepu 04 Kabupaten Malang sangat antusias dalam pembelajaran batik, dan siswa mempunyai bakat dan minat untuk berkreatifitas untuk menumbuhkan prestasi dalam belajar di era adaptasi baru. Kegiatan ini juga mendukung literasi dan numerasi dalam pembelajaran seni budaya. Kata Kunci: kreativitas, membatik, adaptasi baru Pendahuluan Membatik pastilah asyik sebab merupakan pendidikan rekreasi yang ada dimata kuliah pendidikan jasmani, kesehatan, dan rekreasi. Kreatifitas pembelajaran membatik perlu ditingkatkan, suatu budaya sejak zaman nenek moyang yang tidak boleh punah walaupun zaman sudah berkembang di era new normal. Demi mendukung kurikulum yang baru walau belum diterbitkan, adanya literasi dan numerasi, siswa perlu dilatih kreatifitas untuk menumbuhkan bakat dan minat dalam hal kesenian. Batik jumputan ialah satu diantaranya jenis batik yang menggunakan teknik jumputan untuk membuat motifnya. Jumputan merupakan teknik yang digunakan jelang memanifestasikan motif batik dengan cara mengikat kain secara kencang, lalu Dituangkan ikut pewarna pakaian. Batik jumputan juga kerap disebut dengan batik ikat celup, karena proses pembuatannya dengan mengikat dan mencelupkan kain ke dalam pewarna. Kain batik jumputan kini telah banyak beredar di pasaran, atau bisa memakai warna alami seperti daun jati, kunyit, buah naga dan lain sebagainya. Teknik pembuatan batik jumputan tidak sesulit apa yang dipikirkan banyak orang. Pembuatan batik jumputan tidak memerlukan ruang yang besar, peralatan modern, ataupun bahan-bahan yang mahal. Pengerjaannya dapat dilakukan di rumah, akan tetapi tetap diperlukan keterampilan khusus. Di SDN Klepu 04 Kabupaten Malang dibuat sasaran pelatihan dan pendampingan untuk batik jumputan, dimana sumber daya alam yang memadai untuk dibuat warna saat membatik, dan siswa yang ratarata mampu dinon akademik pasti bisa berprestasi dalam pembelajaran membatik terutama membatik jumputan. https://jurnal. id/index. php/singkerru/article/view/121 Abdimas Singkerru ISSN 2776-7477 (Onlin. Metode Pelaksanaan Metode penerapan bertempat di SDN Klepu 04 Kabupaten Malang, kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 02 januari sampai 08 Januari 2022, waktu penerapan mulai pukul 07. 30 sampai selesai. Metode ini ialah menggunakan pelatihan dan pendampingan dalam kegiatan membatik jumputan. Dimana kegiatan diikuti oleh siswa kelas tinggi, serta demonstrasi. Indicator keberhasilan bisa dilihat dari minat dan bakat siswa serta mengobservasi, dan angket dari hasil pelatihan dan pendampingan membatik jumputan. Setelah diadakan pelatihan dan pendampingan baru evaluasi oleh tim abdimas Gambar 1. Lokasi kegiatan Hasil dan Pembahasan . asil kegiatan membatik jumput sangat baik, dimana para siswa kelas tinggi yang ada di SDN Klepu 04 Kabupaten Malang memberikan hasil positif sebab siswa sangat ceria dan sangat senang dalam pembelajaran batik jumputan ini. Respon bapak ibu guru sangat suka adanya tim abdimas yang melakukan kegiatan membatik, suatu dampak positif bagi sekolah untuk meningkatkan kreatifitas siswa dalam pembelajaran, semoga kegiatan ini selalu berdampak luas bagi wali siswa atas mendukungnya kegiatan ini. Vol. No. 1, 2022 ISSN 2776-7477 (Onlin. Gambar 2 Ae 4. Dokumentasi Kegiatan Abdimas Singkerru ISSN 2776-7477 (Onlin. Pembahasan oleh tim abdimas ialah selalu kerjasama antara bapak ibu guru untuk melaksanakan kegiatan batik jumputan. Banyak tahapan- tahapan demi tercapainya kesuksesan dalam pembelajaran batik jumputan. Tahapan pertama yaitu dengan mendatangi sekolah, serta meminta izin kekepala sekolah bahwa tim abdimas melakukan suatu kegiatan, tahapan kedua mendiskusikan tim bahwa pelatihan dan pendampingan membatik perlu diadakan seniman yang berpengalaman untuk batik jumputan, tahapan ketiga yaitu melaksanakan kegiatan antara tanggal 2 sampai tanggal 08 januari 2022 dengan peserta siswa sejumlah 23 siswa, dan dimentori oleh bapak ibu guru SDN Klepu 04 Kabupaten Malang, karena belum adanya tenaga pendidik guru seni budaya. Kegiatan ini berjalan dengan lancer tanpa hambatan apapun. Harapan dari sekolah semoga dengan adanya pelatihan dan pendampingan adik- adik siswa di SDN Klepu 04 Kabupaten Malang selalu maju dalam belajar, serta meningkatkan imun siswa disaat pandemic di era adaptasi baru dan bisa lebih berprestasi dibidang akademik. Kesimpulan Kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini ialah sebuah bentuk apresiasi kepedulian pendidikan terhadap siswa, sebab dua tahun lamanya terkena pandemic, siswa selalu merasakan jenuh dan bosan tiadanya pembelajaran luring, diadakan pelatihan dan pendampingan pelatihan batik jumputan tentunya adanya kreatifitas siswa dalam belajar untuk meningkatkan prestasi disekolah, serta meningkatkan pembelajaran literasi dan numerasi pada kemampuan akademik dan non akademik Semoga pembelajaran batik sangat bermanfaat untuk siswa demi minat dan bakat siswa yang ada di SDN Klepu 04 Kabupaten Malang. Ucapan Terimakasih Ujaran terima kasih kami sampaikan kepada Kepala P2M IKIP Budi Utomo, atas izin dan dukungan atas kegiatan pengabdian masyarakat ini, serta sekolah di SDN Klepu 04 Kabupaten Malang yang telah memberi mitra untuk pelatihan dan pendampingan batik jumputan untuk meningkatkan kreatifitas siswa. Referensi