Elfansyah Muhamad Alfarizi. Aris Munandar. Aliah Pratiwi : Analisis Pengaruh Sales Growth dan Firm size terhadap Nilai Perusahaan pada PT. Primarindo asia Infrastructure Tbk JAKA Jurnal Akuntansi. Keuangan dan Auditing. Vol. 4 (No. , 2023. Hal: 249-261 http://publikasi. id/index. php/jaka ANALISIS PENGARUH SALES GROWTH DAN FIRM SIZE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PT. PRIMARINDO ASIA INFRASTRUCTURE TBK Elfansyah Muhamad Alfarizi1*. Aris Munandar2. Aliah Pratiwi3 1,2,3 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bima Jl. Wolter Monginsidi Kompleks Tolobali Kota Bima. Indonesia *Corresponding Author: elfansyahmuh. stiebima19@gmail. Diterima: Mei 2023. Direvisi: Mei 2023. Dipublikasikan: Mei 2023 ABSTRACT This study aims to examine the effect of sales growth and firm size on firm value. This type of research includes quantitative research using secondary data obtained from the analysis of financial statements on the website w. The population in this research is the financial statements of PT. Primarindo Asia Infrastructure Tbk for 12 years . The method used in selecting the sample was purposive sampling and determining the sample based on the criteria set by the researcher with a 10-year sample. Based on secondary results of data processing using multiple linear regression analysis. F test, t test, it is known that sales growth and firm size simultaneously have a significant effect on firm value. Partially, the results of this study indicate that the sales growth variable has no positive and significant effect on firm value. Meanwhile, firm size has a negative and significant effect on firm value. Sales growth and company size have a positive and significant effect on firm Keywords: Sales Growth. Firm Size. Firm Value. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pertumbuhan penjualan . ales growt. dan ukuran perusahaan . irm siz. pada nilai perusahaan. Jenis penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder diperoleh dari analisis laporan keuangan pada website w. Populasi dalam penelitian ini adalah Laporan keuangan PT. Primarindo Asia Infrasruktur Tbk selama 12 tahun . Metode yang digunakan dalam pemilihan sampel adalah purposive sampling dan penentuan sampel berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan oleh peneliti dengan hasil 10 tahun sampel . Berdasarkan hasil sekunder pengolahan data dengan metode analisis regresi linier berganda, uji F, uji t, diketahui bahwa variabel pertumbuhan penjualan . ales growt. dan ukuran perusahaan . irm siz. secara simultan berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Secara parsial, hasil penelitian ini menunjukkan variabel sales growth tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Sementara itu, firm size berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Pertumbuhan penjualan dan ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai Kata Kunci: Pertumbuhan Penjualan. Ukuran Perusahaan. Nilai Perusahaan. ISSN 2723-2522 (Online Jurnal Akuntansi. Keuangan dan Auditing. Vol. 4 (No. , 2023. Hal: 249-261 PENDAHULUAN Pada saat ini, perkembangan bisnis yang sangat pesat membuat banyak perusahaan baru Hal tersebut mengarah kepada suatu persaingan yang ketat antara perusahaan, karena itu untuk mempertahankan operasi bisnis dan juga untuk melakukan persaingan dengan perusahaan lain banyak hal yang dibutuhkan dan perlu disiapkan seperti strategi, kepercayaan pelanggan, ide-ide baru, bahkan yang paling penting adalah modal. Salah satu cara untuk mendapatkan modal adalah dengan menggunakan pinjaman, dan untuk memberikan kepercayaan investor dan kreditor perusahaan harus meningkatkan nilai perusahaannya. Untuk meyakinkan para investor dan kreditor, setiap perusahaan akan selalu berusaha untuk mencapai tujuannya, baik tujuan jangka panjang maupun tujuan jangka pendek. Tujuan jangka pendek perusahaan adalah untuk memaksimalkan laba perusahaan dengan memanfaatkan sumber daya manusia yang dimiliki perusahaan tersebut dengan semaksimal mungkin, sedangkan tujuan jangka panjang perusahaan adalah untuk meningkatkan nilai perusahaan dan mensejahterakan para pemegang saham. Didirikannya suatu perusahaan melalui beragam tujuan salah satunya untuk memaksimalkan kekayaan pemilik perusahaan atau pemegang saham. Tujuan memaksimalkan kekayaan pemilik dan meningkatkan kemakmuran pemegang saham tidak hanya secara langsung bermanfaat bagi pemegang saham tetapi dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Menurut (Brigham dan Gapenski, 2. mengemukakan nilai perusahaan sangat penting karena dengan nilai perusahaan yang tinggi maka diikuti oleh tingginya kemakmuran pemegang saham. Sehingga nilai perusahaan yang tinggi menjadi keinginan semua pemilik Pertumbuhan penjualan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi nilai Laba yang dihasilkan perusahaan berkaitan erat dengan jumlah penjualan perusahaan (Insan dan Purnama 2. Pertumbuhan penjualan yang tinggi atau stabil dapat berdampak positif terhadap keuntungan perusahaan sehingga menjadi pertimbangan manajemen perusahaan dalam menentukan nilai perusahaan. Menurut (Harahap, 2. pertumbuhan penjualan merupakan selisih antara jumlah penjualan periode ini dengan periode sebelumnya dibandingkan dengan penjualan periode Pertumbuhan penjualan . ales growt. menggambarkan pencapaian penjualan perusahaan di masa lalu, dimana pertumbuhan penjualan digunakan untuk memprediksikan pencapaian perusahaan di masa depan, karena apabila semakin banyak dana yang dimiliki perusahaan maka semakin beragam asset yang dimiliki oleh perusahaan, sehingga mengindikasikan bahwa pertumbuhan penjualan tersebut menghasilkan laba yang besar. Pertumbuhan penjualan juga dapat menunjukkan daya saing perusahaan dalam pasar. Apabila pertumbuhan penjualan perusahaan positif dan semakin meningkat, maka akan mengindikasikan nilai perusahaan yang besar, yang merupakan harapan dari pemilik Para investor menggunakan pertumbuhan penjualan . ales growt. sebagai indikator untuk melihat prospek dari perusahaan tempat mereka akan berinvestasi nantinya. Ukuran perusahaan juga menjadi faktor lain yang mampu memengaruhi nilai Hal ini terjadi karena semakin besar suatu ukuran atau skala dari perusahaan maka akan lebih mudah pula perusahaan mendapatkan dana yang bersifat internal ataupun eksternal untuk kebutuhan operasional. (Dewi dan Wirajaya, 2. menjabarkan bahwa ukuran perusahaan adalah peningkatan dari kenyataan bahwa perusahaan besar akan memiliki kapitalisasi pasar yang besar, nilai buku yang besar, dan laba yang tinggi. Semakin besar suatu perusahaan berarti masyarakat akan semakin kenal dan mempermudah untuk mendapatkan informasi yang dapat meningkatkan nilai perusahaan. (Bernandhi, 2. menjelaskan, ukuran perusahaan (Firm Siz. yang besar dapat menjadi indikator bahwa perusahaan tersebut mengalami perkembangan, dan besar kecilnya ukuran perusahaan dapat tercermin dari nilai total asset yang tercantum di neraca. Perusahaan dengan total asset yang besar menunjukan bahwa perusahaan tersebut telah mencapai tahap kedewasaan. Elfansyah Muhamad Alfarizi. Aris Munandar. Aliah Pratiwi : Analisis Pengaruh Sales Growth dan Firm size terhadap Nilai Perusahaan pada PT. Primarindo asia Infrastructure Tbk PT. Primarindo Asia Infrastructure Tbk (BIMA) bergerak di bidang industri alas kaki, khususnya produksi sepatu olahraga dan menangani pengolahan bahan baku pembuatan sepatu Perusahaan ini memulai produksi komersialnya tahun 1998. PT Primarindo Asia Infrastruktur (BIMA) Tbk menjadi perusahaan publik melalui penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/ IPO) dan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia sejak Namun dalam 10 tahun terakhir pencapaian penjualan bersih, total aset dan harga saham yang diperoleh PT. Primarindo Asia Infrastruktur (BIMA) Tbk mengalami penurunan, sedangkan total ekuitas mengalami fluktuatif. Berdasarkan uraian yang telah dijelaskan, maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul AuAnalisis Pengaruh Sales Growth dan Firm Size terhadap Nilai Perusahan pada PT Primarindo Asia Infrastruktur TbkAy. TINJAUAN PUSTAKA Sales Growth Pertumbuhan penjualan (Sales growt. dapat diartikan sebagai kenaikan jumlah penjualan dari tahun ke tahun atau dari periode ke periode Dewi dan Sujana . Pertumbuhan penjualan dapat menggambarkan prestasi investasi periode masa lalu dan dapat dijadikan sebagai tolak ukur pertumbuhan di masa yang akan datang. Penjualan mencerminkan kinerja perusahaan dengan catatan tidak diikuti dengan peningkatan biaya yang melebihi tingkat pertumbuhan penjualan. Signaling theory menyatakan penjualan yang meningkat mampu meyakinkan investor bahwa perusahaan akan memberikan imbal hasil yang tinggi apabila diikuti dengan efisiensi operasi yang tinggi Sofyaningsih dan Hardiningsih . Sales growth atau pertumbuhan penjualan mencerminkan keberhasilan operasional perusahaan diperiode masa lalu dan dapat dijadikan sebagai prediksi pertumbuhan dimasa yang akan Pertumbuhan merupakan kemampuan yang dimiliki oleh perusahaan untuk mempertahankan posisi usahanya dalam perkembangan ekonomi Meidiawati . Menurut Harahap . untuk pertumbuhan penjualan dapat dihitung sebagai berikut: Sales growth = Penjualan . OePenjualan . Oe. ycEyceycuycycycaycoycaycu . cOe. Firm Size Bernandhi . menjelaskan, ukuran perusahaan (Firm Siz. yang besar dapat menjadi indikator bahwa perusahaan tersebut mengalami perkembangan, dan besar kecilnya ukuran perusahaan dapat tercermin dari nilai total asset yang tercantum di neraca. Menurut Asmawi . menjabarkan bahwa ukuran perusahaan merupakan skala penentuan besar kecilnya perusahaan yang dilihat melalui besarnya total aktiva, jumlah penjualan, maupun nilai pasar saham. Pada penelitian ini, ukuran perusahaan didasarkan pada total aktiva atau total penjualan bersih perusahaan yang dapat dipergunakan untuk kegiatan operasioanl perusahaan. Proksi yang digunakan untuk menggambarkan ukuran perusahaan pada penelitian ini adalah logaritma natural dari total aset. Wirajaya . menjabarkan bahwa ukuran perusahaan adalah peningkatan dari kenyataan bahwa perusahaan besar akan memiliki kapitalisasi pasar yang besar, nilai buku yang besar, dan laba yang tinggi. Semakin besar suatu perusahaan berarti masyarakat akan semakin kenal dan mempermudah untuk mendapatkan informasi yang dapat meningkatkan nilai perusahaan. Berikut rumus untuk menghitung ukuran perusahaan menurut Ayu dan Gerianta . , yaitu: Firm Size = LN (Total asse. Jurnal Akuntansi. Keuangan dan Auditing. Vol. 4 (No. , 2023. Hal: 249-261 Mengingat nilai total aset ini sangat besar, maka digunakan nilai logaritma natural (L. dari total aset agar tidak terlalu besar untuk dimasukkan ke dalam model persamaan Almilia dan Retrinasari, . Semakin besar total aset maka semakin banyak modal yang ditanam. Nilai total aset digunakan sebagai indikator untuk mengukur ukuran perusahaan karena nilainya relatif lebih stabil dibandingkan dengan nilai total penjualan dan kapitalisasi pasar. Nilai kapitalisasi pasar cenderung lebih fluktuatif karena dalam perhitungannya terdapat komponen harga saham yang beredar. Nilai Perusahaan Menurut Rifqi . Nilai perusahaan merupakan nilai pasar dari suatu ekuitas perusahaan ditambah dengan nilai pasar hutang. Tujuan perusahaan dapat tercapai apabila perusahaan mampu memaksimalkan nilai perusahaan. Nilai perusahaan dianggap sebagai keadaan suatu perusahaan, jika nilai perusahaan baik maka perusahaan tersebut dianggap baik dan jika nilai perusahaan itu buruk maka perusahaan tersebut dianggap buruk. Nilai perusahaan merupakan presepsi investor terhadap perusahaan yang sering dikaitkan dengan nilai pasar saham perusahaan, dimana semakin tinggi nilai perusahaan maka semakin besar kemakmuran yang diterima oleh pemilik saham Seviando . Menurut Brigham dan Houston . , price to book value (PBV) pada nilai perusahaan merupakan perbandingan rasio keuangan antara harga saham dengan nilai per lembar saham. Perusahaan dikatakan telah mencapai tujuannya apabila nilai PBV perusahaan tinggi sehingga semakin tinggi pula tingkat kemakmuran dari pemegang saham. Untuk mengukur nilai perusahaan dalam penelitian ini menggunakan metode TobinAos Q. TobinAos Q adalah metode yang membandingkan nilai pasar saham perusahaan dengan nilai buku ekuitas perusahaan. Metode ini ditemukan oleh James Tobin. Rumus TobinAos Q adalah: TobinsAoQ = MVE Debt Keterangan: MVE = Harga Saham Debt = Hutang = Total Aset Kerangka Hipotesis Sales Growth (X. Nilai Perusahaan (Y) Firm Size (X. Gambar 1. Kerangka pemikiran Perumusan Hipotesis: H1: H2: H3: Sales Growth (X. berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan (Y) Firm Size (X. berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan (Y) Sales Growth (X. dan Firm Size (X. berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan (Y) Elfansyah Muhamad Alfarizi. Aris Munandar. Aliah Pratiwi : Analisis Pengaruh Sales Growth dan Firm size terhadap Nilai Perusahaan pada PT. Primarindo asia Infrastructure Tbk METODE PENELITIAN Jenis Penelitian Jenis penelitian ini termaksuk penelitian asiosiatif dengan pendekatan kuantitatif . Penelitian asosiatif merupakan suatu pernyataan yang menunjukan dugaan tentang hubungan antara dua variabel atau lebih (Sugiyono, 2. Penelitian ini mencari pengaruh Sales Growth (X. , dan Firm Size (X. terhadap Nilai Perusahaan (Y). Lokasi penelitian Lokasi dan tempat penelitian ini dilakukan pada PT. Primarindo Asia Infrastruktur (BIMA) Tbk yang beralamat di Jl. Raya Ranca Bolang No. 98 Gadebage-Bandung Indonesia. Penelitian ini dilakukan melalui pengambilan data terkait informasi perusahaan dan laporan keuangan perusahaan yang tersedia di website Bursa Efek Indonesia . Populasi dan Sampel penelitian Adapun Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh laporan keuangan PT Primarindo Asia Infrastruktur Tbk selama 12 tahun mulai dari tahun 2011-2022. Sampel yang digunakan yaitu selama 10 tahun dengan mengunakan teknik pengambilan sampel Purposive sampling. Teknik Pengumpulan Data Studi pustaka, yaitu alat pengumpulan data dengan cara mengadakan studi pustaka yang berkaitan dengan objek penelitian, untuk memperoleh bahan keputusan terutama teori yang mendukung penelitian ini. Dokumentasi, yaitu alat pengumpulan data dengan cara mengakses langsung melalui situs w. Teknik Analisis Data Teknik analisi data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan SPSS (Statistical Package for Social Scienc. Versi 26. Metode analisis yang digunakan adalah uji Asumsi klasik, analisis linear berganda, koefisien determinasi, koefisien korelasi, uji T, dan uji F. HASIL ANALISA DAN PEMBAHASAN Tabel 1. Deskrpsi Sampel . alam satuan rupiah penu. Tahun Penjualan Bersih Total aset Total ekuitas Harga saham . losing pric. Jumlah Sumber data: . , diperoleh, 2023 Jurnal Akuntansi. Keuangan dan Auditing. Vol. 4 (No. , 2023. Hal: 249-261 Tabel 2. Analisis Deskriptif TAHUN SALES GROWTH FIRM SIZE Nilai Perusahaan Sumber: Data diolah, 2023 Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Tabel 3. Uji Normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardiz ed Residual Normal Parametersa,b Most Extreme Differences Mean Std. Deviation Absolute Positive Negative Test Statistic Asymp. Sig. -taile. ,0000000 ,46927600 ,219 ,219 -,176 ,219 ,189c Sumber: Data diolah, 2023 Berdasarkan tabel 3 uji One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test diatas, diperoleh nilai Asymp. Sig. -taile. sebesar 0,189 yang artinya nilai Asymp. Sig. -taile. > 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa nilai residual tersebut telah normal. Elfansyah Muhamad Alfarizi. Aris Munandar. Aliah Pratiwi : Analisis Pengaruh Sales Growth dan Firm size terhadap Nilai Perusahaan pada PT. Primarindo asia Infrastructure Tbk Uji Multikolinearitas Tabel 4. Uji Multikolinearitas Coefficientsa Model Collinearity Statistics Tolerance VIF (Constan. Sales Growth ,830 1,205 Sumber: Data diolah. Dari hasil tabel 4 diatas, diketahui Firm Size ,830 1,205 VIF variable sales growth (X. dan variable firm size (X. adalah 1,205 < 10 dan nilai tolerance value 0,830 > 0,1 maka data tersebut tidak terjadi gejala Multikolinearitas. Uji Heterokedastisitas Gambar 2. Uji Heterokedatisitas Sumber: Data diolah, 2023 Dari hasil gambar 2 Scatterplot terlihat bahwa tidak terdapat pola yang jelas serta titiktitk tersebut menyebar diatas dan dibawah angka 0 pada sumbu Y dan tidak membentuk suatu pola tertentu. Hal ini menunjukan bahwa dalam penelitian ini tidak terjadi gejala Heterokesdesitas. Uji Autokorelasi Tabel 5. Uji Durbin-Watson Model Summaryb Model R Square ,857a ,734 Sumber: Data diolah, 2023 Adjusted R Square Std. Error of the Estimate DurbinWatson ,658 ,53211 ,761 Jurnal Akuntansi. Keuangan dan Auditing. Vol. 4 (No. , 2023. Hal: 249-261 Berdasarkan tabel 5 diatas diperoleh nilai Durbin-Watson sebesar 0,761. Nilai tersebut akan dibandingkan dengan nilai tabel Durbin-Watson. Jumlah sampel . 10 dan jumlah variabel bebas 2 . sehingga pada tabel Durbin-Watson akan diperoleh nilai batas bawah . L) sebesar 0,6972 dan nilai batas atas . U) sebesar 1,6413. Jadi nilai 4 - dU adalah 4 Ae 1,6413 = 2,3587 yang artinya dL < d < dU maka tidak ada kesimpulan yang pasti tentang ada dan tidaknya gejala autokorelasi. Sehingga dapat dilanjutkan dengan uji Run Test. Tabel 6. Run Test Runs Test Unstandardized Residual Number of Runs -1,006 Asymp. Sig. -taile. ,314 Sumber: Data diolah, 2023 Berdasarkan tabel 6 diatas diperoleh nilai nilai Asymp. Sig. -taile. sebesar 0,314 > 0,05, maka dapat disimpulkan tidak terdapat gejala autokorelasi. Uji Regresi Linear Berganda Tabel 7. Uji Regresi Linear Berganda Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Std. Error (Constan. 45,720 10,370 Sales Growth ,217 ,313 Firm Size -1,711 Sumber: Data diolah, 2023 ,404 Dari hasil tabel 7 diatas, dengan menggunakan tingkat signifikansi sebesar 5% diperoleh persamaan sebagai berikut: Y = 45,720 0,217 X1 -1,711 X2 Berdasarkan tabel 3, persamaan regresi linier berganda diketahui: Nilai . adalah sebesar 45,720. Artinya, jika pertumbuhan penjualan . ales growt. , dan ukuran perusahaan . irm siz. nilainya adalah 0 maka nilai perusahaan nilainya positif yaitu sebesar 45,720. Nilai . bernilai positif, yaitu sebesar 0,217. Artinya, setiap peningkatan pertumbuhan penjualan . ales growt. sebesar 1% maka nilai perusahaan akan meningkat sebesar 0,217 dengan asumsi variabel independen lain bernilai tetap. Nilai . bernilai positif, yaitu sebesar -1,711. Artinya, bahwa setiap peningkatan ukuran perusahaan . irm siz. sebesar 1% maka nilai perusahaan akan meningkat sebesar -1,711 dengan asumsi variabel independen lain bernilai tetap. Elfansyah Muhamad Alfarizi. Aris Munandar. Aliah Pratiwi : Analisis Pengaruh Sales Growth dan Firm size terhadap Nilai Perusahaan pada PT. Primarindo asia Infrastructure Tbk Uji Koefisien Determinasi dan Koefisien Korelasi Tabel 8. Koefisien Determinasi dan Koefisien Kortelasi Model Summaryb Model R Square ,857a ,734 Sumber: Data diolah, 2023 Dari hasil tabel 8 diatas, dapat dilihat bahwa angka koefisien determinasi (R. sebesar 0,734 atau sebesar 73,4%. Hal ini berarti kemampuan variabel sales growth dan firm size dalam menerangkan variasi perubahan variabel nilai perusahaan sebesar 0,734 atau 73,4%. Sisa nya di pengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti yaitu sebesar 0,266 atau 26,6%. Dari tabel 8 diatas, dapat diketahui nilai koefisien korelasi (R) variabel sales growth dan firm size sebesar 0,857. Maka dapat disimpukan bahwa terjadi hubungan positif yang sedang antara sales growth dan firm size terhadap nilai perusahaan sebesar 85,7%. untuk sisanya 14,3% dipengaruhi oleh variabel yang lain yang tidak diteliti dalam penelitian Uji T Tabel 9. Uji T Coefficientsa Model Sig. (Constan. 4,409 ,003 Sales Growth ,693 ,511 Firm Size -4,237 Sumber: Data diolah, 2023 ,004 Berdasarkan tabel 9 diatas, pada (Sales Growt. diperoleh t hitung sebesar 0,693 dan nilai Sig. sebesar 0,511 yang artinya nilai Sig. > 0,05 maka H1 ditolak. Sehingga . ales growt. secara parsial tidak berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan pada PT. Primarindo Asia Infrastruktur Tbk. Penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Thesman dan Juniarti . , yang menyatakan tidak terdapat pengaruh antara sales growth dengan nilai perusahaan. Hasil penelitian ini bertolak belakang dengan penelitian yang dilakukan oleh Sharon et. yang menyatakan bahwa sales growth berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan. Hal ini dikarenakan pertumbuhan penjualan dilihat dari pendapatan perusahaan yang belum dikurangi dengan biaya biaya lainnya. Ketika perusahaan mengalami kenaikan penjualan, hal tersebut belum tentu mengidentifikasikan bahwa laba juga akan meningkat dan begitu juga sebaliknya, fluktuasi dari pertumbuhan pejualan tidak sertamerta akan mempengaruhi nilai perusahan, sebab pertumbuhan penjualan menggambarkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan bagi perusahaan sedangkan nilai Jurnal Akuntansi. Keuangan dan Auditing. Vol. 4 (No. , 2023. Hal: 249-261 perusahaan dilihat dari berbagai aspek yang dimiliki perusahaan, seperti asset, pendapatan lain serta kewajiban perusahaan. Dengan demikian, naik turunnya rasio penjualan tidak akan mempengaruhi pandangan investor terhadap tinggi rendahnya nilai suatu perusahaan karena masih banyak dipengaruhi oleh faktor lain. Pada (Firm Siz. diperoleh t hitung sebesar -4,237 dan nilai Sig. sebesar 0,004 yang artinya nilai Sig. < 0,05 maka H2 diterima. Sehingga (Firm Siz. secara parsial berpengaruh negatif signifikan terhadap nilai perusahaan PT. Primarindo Asia Infrastruktur Tbk. Penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Fajriah . , yang menyatakan bahwa Firm Size berpengaruh negatif signifikan terhadap nilai perusahaan. Penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Fajriah . , yang menyatakan bahwa Firm Size berpengaruh negatif signifikan terhadap nilai perusahaan. Nilai negatif dan signifikan menunjukan bahwa ketika ukuran perusahaan mengalami kenaikan maka akan diikuti dengan menurunnya nilai perusahaan. Secara sederhana, nilai perusahaan dapat dilihat dari total asset suatu perusahaan, dimana jika total asset mengalami kenaikan akan berpengaruh terhadap turunnya nilai harga saham perusahaan tersebut. Hal ini dikarenakan siklus permintaan dan penawaran terhadap saham . dari perusahaan, dimana dalam posisi tersebut investor yang berinvestasi kebanyakan akan melakukan penawaran terhadap saham dari pada permintaan. Dengan jumlah penawaran yang lebih tinggi dari permintaan tentu sajaakan berdampak pada menurunya harga saham perusahaan dan mempengruhi pandangan calon investor lain terhadap perusahaan tersebut. Bagi sebagian investor rendahnya harga saham juga menggambarkan rendahnya nilai perusahan, sehingga timbulah anggapan bahwa perusahaan tersebut kurang baik dan berpengaruh terhadap penurunan peluang investasi. Uji F Tabel 10. Uji F Model ANOVAa Regression Residual Total 9,648 Sig. ,010b Sumber: Data diolah, 2023 Berdasarkan tabel 10 di atas diperoleh Fhitung sebesar 9,648 > Ftabel 4,474 dan nilai Sig. Sebesar 0,010 < 0,05 artinya H3 diterima. Sehingga pertumbuhan penjualan (Sales Growt. dan ukuran perusahaan (Firm Siz. secara simultan berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, sehingga dapat disimpulkan bahhwa model ini layak untuk digunakan dalam Penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Aditama . hasil penelitian menyatakan bahwa pertumbuhan penjualan (Sales Growt. dan ukuran perusahaan (Firm Siz. secara simultan berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan. Elfansyah Muhamad Alfarizi. Aris Munandar. Aliah Pratiwi : Analisis Pengaruh Sales Growth dan Firm size terhadap Nilai Perusahaan pada PT. Primarindo asia Infrastructure Tbk SIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa secara parsial Sales Growth tidak memiliki pengaruh terhadap nilai perusahaan. Firm size memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap nilai perusahan, dan secara simultan Sales Growth dan Firm Size memiliki pengaruh yang positif signifikan terhadap nilai perusahaan. Adapun keterbatasan dari penelitian ini adalah penelitian ini hanya menggunakan dua variabel independen yaitu Sales Growth dan Firm Size. Penelitian ini juga hanya menggunakan satu objek penelitian saja. Setelah menjelaskan keterbatasan di atas, maka beberapa saran bagi penelitian selanjutnya adalah menambahkan variabel independen yang dapat mempengaruhi nilai perusahaan, serta menggunakan atau menambahkan perusahaan lain tidak hanya satu perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan juga menambah rentang periode yang digunakan dalam penelitian. Jurnal Akuntansi. Keuangan dan Auditing. Vol. 4 (No. , 2023. Hal: 249-261 DAFTAR PUSTAKA