Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Volume 8. No 2. Novenber 2024 e-ISSN 2580-0531, p-ISSN 2580-0337 DOI: 10. 32696/ajpkm. v%vi%i. Pendampingan perencanaan Pembangunan Gedung kesenian dan budaya Desa payung kecamatan weleri kabupaten kendal Jawa tengah Abdul Malik Annasir1. Annas Firman2. Tisnawati3*. Dwi Kumalasari4. Nauval Rabbani5. Ariel Chassy Arsenna6. Rani Eva Nurdiati7 1,2,3,4,5,6,7 Fakultas Teknik (Teknik Konstruksi. Universitas Pekalongan. Kota Pekalongan. Indonesi. *Korespondensi : tieztcivil@gmail. ABSTRAK Gedung kesenian dan budaya merupakan salah satu prasarana yang diperlukan oleh suatu desa, karena selain dapat melestarikan kebudayaan dan seni juga dapat meningkatkan kerjasama. Gedung atau prasarana umum sebelum dibangun harus direncanakan dengan baik sesuai spesifikasi yang telah ditentukan, maka dari itu proses perencanaan harus sesuai dengan kebutuhan atau keinginan dari desa. Desa Payung yang merupakan salah satu desa di Kecamatan Weleri Kabupaten Kendal berencana untuk membangun gedung kesenian dan budaya yang difungsikan sebagai tempat untuk meningkatkan apresiasi seni, pendidikan yang bersifat hiburan, menampung seni pertunjukan yang merupakan hasil budaya dari suatu budaya atau masyarakat sehingga merangsang dan membangkitkan kreativitas para seniman dan budayawan dalam menghimpun dan mengembangkan nilai-nilai budaya. Agar perencanaan sesaui dengan spesifikasi, maka perlu dilakukan pendampingan dalam pembuatan desain dan rencana anggaran biaya agar bangunan yang akan dibangun nantinya sesuai dengan harapan pihak pemerintah desa dan masyarakat. Kata Kunci: Gedung. Desain. RAB ABSTRACT Arts and culture buildings are one of the infrastructures needed by a village because apart from being able to preserve culture and art, they can also increase cooperation. Before construction, buildings or public infrastructure must be planned properly according to predetermined specifications, therefore the planning process must be by the needs or desires of the village. Payung Village, which is one of the villages in Weleri District. Kendal Regency, plans to build an arts and culture building that will function as a place to increase art appreciation, entertainment education, accommodate performing arts which are the cultural products of a culture or society to stimulate and awaken creativity. artists and cultural figures in collecting and developing cultural values. For the planning to comply with the specifications, it is necessary to assist in making the design and budget plan so that the building to be built will be by the expectations of the village government and the community. Keywords: Building. Design. RAB Submit: Oktober 2024 Diterima: November 2024 Publis: November 2024 Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International (CC-BY-NC-ND 4. Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Vol. 8 No. November 2024 sampai desain gambar ditentukan dan RAB (Rencana Anggaran Biay. Proses pembangunan dengan biaya yang tinggi perlu adanya pendampingan dari proses atau tahap awal dari perencanaan, hal ini dilakukan agar keberlangsungan Pembangunan dapat terlaksana sesuai dengan rencana dan tidak boros biaya. Sehingga pada tahap konstruksi berlangsung, manajemen konstruksi sangat diperlukan sekali. Berdasarkan Ervianto manajemen konstruksi bagaimana supaya sumber daya yang terlibat dalam proyek konstruksi dapat diaplikasikan oleh manajer proyek secara tepat. Sedangkan menurut Mahapatni . manajemen proyek merupakan cara maupun seni mengatur atau mengelola sumber daya proyek, dari tahap perencanaan, pelaksanaan sampai berakhirnya proyek, sehingga tercapai sasaran proyek secara tepat waktu, tepat biaya dan tepat mutu. Berdasarkan perencanan pembangunan gedung kesenian dan budaya Desa Payung Kecamatan Weleri Kabupaten Kendal agar selama proses perencanaan pembangunan sesuai dengan kondisi mitra, sehingga tim PkM Prodi Teknik Konstruksi Universitas Pekalongan keberlangsungan pembangunan tersebut. Sehingga dapat mengetahui bagaimana gambar design Gedung Kesenian dan Budaya dan dapat mengetahui nilai Rencana Anggaran Biaya Pembangunan Gedung Kesenian dan Budaya. Pendahuluan Perencanaan bangunan gedung merupakan tahapan yang bertujuan untuk memperoleh atau menghasilkan bangunan yang kuat dari segi struktur, aman dan nyaman, ekonomis dari segi biaya yang sesuai dengan persyaratan yang berlaku di Indonesia, dan bangunan gedung merupakan salah satu bangunan yang harus memiliki konstruksi yang kuat dan aman terhadap perencanaannya. Oleh sebab itu proses perencanaan sangat diperlukan dalam mengawali proses dilaksanakannya pembangunan. Pembangunan merupakan kegiatan atau proses dalam mendirikan bangunan melalui beberapa tahapan, antara lain. konstruksi dan pengawasan, baik pembangunan baru, sebagian atau bangunan yang sudah ada, lanjutan pembangunan bangunan gedung yang belum selesai, dan juga perawatan Gedung kesenian dan budaya merupakan salah satu prasarana yang diperlukan oleh suatu desa, karena dapat kebudayaan dan seni. Suatu gedung baik untuk prasarana umum maupun tidak harus terbangun dengan baik sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan, maka dari itu proses perencanaan harus sesuai dengan kebutuhan atau keinginan dari desa. Untuk menghindari bentuk bangunan yang tidak sesuai dengan fungsi ataupun keinginan dari pemilik, angaran biaya yang melampui dana yang ada karena tidak adanya perencanaan anggaran biaya terlebih dahulu, maka perlu dilakukan perencanaan, seperti halnya di Desa Payung Kecamatan Weleri Kabupaten Kendal. Kepala Desa beserta jajarannya berencana untuk pembangunan gedung terlebih dahulu. Metode Pelaksanaan Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dengan tema Pendampingan Perencanaan Gedung Kesenian dan Budaya berlokasi di Desa Payung Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Kecamatan Weleri Kabupaten Kendal dilakukan dengan baik sesaui dengan rencana sehingga dapat tercapai Tepat biaya. Tepat waktu, dan Tepat mutu . T). Metode pelaksanaan yang digunakan dalam kegiatan PkM yaitu diawali dengan kegiatan diskusi, survey, dan pendampingan perencanaan dari desain gambar sampai pada perhitungan RAB. Diskusi dilakukan untuk mengetahui apa yang diinginkan dari pihak desa seperti kebutuhan ruang, kapasitas ruangan, dan juga lokasi. Sedangkan survey dilakukan agar mengukur lahn yang akan direncanakan dan juga posisi lokasi yang akan digunakan untuk kebutuhan Setelah design gambar selesai direncanakan, dilakukan pemaparan untuk disepakati bersama, jika sudah ada kesepakatan gambar maka baru Rencana Anggaran Biaya yang disesuaikan dengan Analisa Harga Satuan daerah Vol. 8 No. November 2024 lokasi yang akan direncanakan untuk Gedung Kesenian dan Budaya Gambar 1. Hasil dan Pembahasan Hasil dan pembahasan ini dianalisa berdasarkan pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan oleh tim PkM, adapun hasil yang diperoleh pada pelaksanaan pengabdian yaitu berupa kegiatan diskusi yang dilaksanakan bersamaan dengan pelaksanaan survey, pembuatan desain gambar, perhitungan RAB, penyampaian atau pemaparan desain gambar dan RAB terhadap perangkat Pelaksanaan Survei Kegiatan survei pada pelaksanaan kegiatan Pendampingan Perencanaan Pembangunan Gedung Kesenian dan Budaya Desa Payung Kecamatan Weleri diawali dengan diskusi antara pihak perangkat desa dengan tim PkM guna mengetahui keinginan dari pihak desa Lokasi dan kebutuhan ruangan yang diperlukan. Gambar 1. Survey Lokasi Pembuatan Desain Gambar Setelah dilakukan survey dan pengukuran dilokasi, maka diperoleh ukuran dari lahan yang akan Setelah mengetahui ukuran lahan dan kebutuhan ruangan, maka pembuatan gambar desain dapat Lebih lengkapnya hasil Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Vol. 8 No. November 2024 desain dari perencanaan gedung kesenian dapat dilihat pada Gambar 2 sampai dengan Gambar 4. Gambar 4. Gambar Potongan Perhitungan RAB Rencana Anggaran Biaya dapat ditentukan setelah pembuatan desain gambar disepakati, perhitungan RAB menggunakan analisa harga satuan Kabupaten Kendal. Adapun pembangunan gedung kesenian dan budaya Desa Payung Kecamatan Weleri selengkapnya dapat dilihat pada Tabel 1 dibawah ini Gambar 2. Desain Denah Gedung Kesenian Gambar 3. Tampak Depan Gedung Kesenian Tabel 1. Rencana Anggaran Biaya Pembangunan Gedung Kesenian dan Budaya Desa Payung Kecamatan Weleri Kabupaten Kendal ITEM PEKERJAAN JUMLAH (R. LANTAI 1 Pek. Persiapan Pek Tanah Pek. Pondasi Pek. Beton Pek. Dinding Pek. Kusen dan Pintu Pek Plafon Pek. Lantai Pek. Instalasi Listrik Pek Pengecatan SUB TOTAL Rp. LANTAI 2 Pek Beton Pek. Dinding Pek. Kusen dan Pintu Pek Plafon Pek. Lantai Pek. Instalasi Listrik Pek Pengecatan Pek Atap Pek Lain-lain 767,46 466,16 000,00 Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) SUB TOTAL TOTAL DIBULATKAN Vol. 8 No. November 2024 Rp. Rp. Rp. pemerintahan Desa Payung agar kedepannya menyiapkan perangkat desa yang mempunyai keahlian di bidang desain gambar dan perhitungan rencana anggaran biaya, sehingga apabila ada kegiatan pembangunan di desa tersebut dapat dilakukan perencanaan dan pendampingan secara mandiri. Penyampaian Hasil Desain dan RAB Setelah gambar desain disepakati dan perhitungan RAB selesai dilakukan, tahap selanjutnya yaitu pemaparan hasil desain gambar dan perhitungan RAB kepada segenap perangkat desa dan juga perwakilan dari masyarakat Ucapan Terima Kasih Ucapan terimakasih kami tujukan kepada Universitas Pekalongan dan LPPM Universias Pekalongan atas pendanaan dan dukungan terhadap Pengabdian Kepada Masyarakat serta Pemerintah Desa Payung Kecamatan Weleri Kabupaten Kendal Propinsi Jawa Tengah sebagai mitra pengabdian. Desa Payung Kecamatan Weleri Kabupaten Kendal. Untuk lebih jelasnya kegiatan pemaparan dari hasil kegiatan pengabdian kepada masayarakat lebih jelasnya dapat dilihat pada Gambar 5 dibawah ini. Referensi