Anggit: Jurnal Desain Produk Volume 2 Nomor 1 Tahun 2025. Hal. https://jurnal2. isi-dps. id/index. php/jdp ANALISIS DESAIN MODULAR PADA SOFA UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN KUCING DAN PEMILIK Ganendra Haidar Amanullah1. Brian Kurniawan Jaya2. Guguh Sujatmiko3 Program Studi Desain Produk. Fakultas Industri Kreatif. Universitas Surabaya e-mail: 1s180121032@srudent. id, 2briankurniawan@staff. 3guguhsujatmiko@staff. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis desain sofa yang dapat memenuhi kebutuhan kucing dan pemiliknya, mengatasi kerusakan sofa akibat cakaran, bulu yang sulit dibersihkan, dan keterbatasan ruang. Metode penelitian yang digunakan adalah wawancara mendalam dengan pemilik kucing yang memiliki sofa, observasi aktivitas kucing dengan sofa. Teknik penggalian data meliputi analisis kebutuhan kucing, preferensi pemilik, dan fitur sofa yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sofa modular dapat dirancang dengan material yang tahan cakaran, mudah dibersihkan, serta dilengkapi modul penyimpanan untuk mainan dan area bermain kucing. Desain ini memungkinkan pemilik menyesuaikan komponen-komponen sofa sesuai kebutuhan. Kata kunci: Sofa, modular, kucing, furnitur ABSTRACT This study aims to analyze sofa designs that can meet the needs of cats and their owners, overcome sofa damage due to scratches, difficult-to-clean fur, and limited space. The research method used is in-depth interviews with cat owners who have sofas, observation of cat activities with sofas. Data mining techniques include analysis of cat needs, owner preferences, and relevant sofa features. The results of the study show that modular sofas can be designed with scratch-resistant materials, easy to clean, and equipped with storage modules for toys and cat play areas. This design allows owners to adjust the components of the sofa according to their needs. Keywords: Sofa, modular, cat, furniture Diterima pada 13 Desember 2024 Direvisi pada 16 April 2025 Disetujui pada 18 Juni 2025 @2023 Pencipta. Dipublikasikan oleh Pusat penerbitan LP2MPP. Institut Seni Indonesia Denpasar. Karya ini dilisensikan di bawah lisensi CC-BY-NC-SA. Anggit: Jurnal Desain Produk | 9 PENDAHULUAN Pemilik kucing sering kali berusaha menciptakan hubungan yang erat dengan kucing peliharaannya, salah satunya dengan menyediakan berbagai perlengkapan, seperti mainan, aksesori, hingga furnitur khusus untuk kucing. Hal ini dilakukan karena kucing merupakan hewan peliharaan yang membutuhkan stimulasi fisik dan mental untuk menjaga kesehatannya. Furnitur-furnitur ini hanya berfungsi untuk memenuhi kebutuhan kucing saja, dan kurang berfungsi untuk pemilik. Misalnya, pohon kucing . at tre. memungkinkan kucing memanjat dan mengasah kukunya, sementara tempat tidur khusus memberikan ruang istirahat yang nyaman, namun untuk pemilik furnitur ini bisa jadi dapat memakan tempat pada area rumah. Salah satu furnitur yang sering digunakan oleh kucing adalah sofa. Karena sofa menawarkan kenyamanan bagi kucing, dengan material yang empuk dan ruang yang cukup untuk berbagai aktivitas kucing, seperti bermain, tidur, dan mencakar untuk menajamkan kukunya, serta sofa juga dapat menjadi area interaksi antara pemilik dan kucing, karena hal tersebut sofa menjadi furnitur yang nyaman dan aman bagi kucing. Bagi pemilik sendiri, sofa menjadi tempat untuk bersantai, serta menikmati waktu santai di ruang keluarga (Alexandra, 2017. Zakiyah, 2. Meskipun sofa menjadi area favorit bagi kucing, pemilik sering kali menghadapi tantangan dalam merawat furnitur ini. Seiring dengan aktivitas yang dilakukan kucing di atas sofa, timbul kekhawatiran mengenai kerusakan yang disebabkan oleh perilaku alami kucing, terutama mencakar. Cakaran kucing dapat merusak kain sofa, meninggalkan goresan, dan menyebabkan kerusakan yang signifikan pada material sofa. Selain itu, bulu kucing yang rontok dan menempel di sofa juga menjadi masalah tersendiri. Pemilik kucing sering merasa kesulitan membersihkan bulu menempel, terutama pada bahan sofa yang sulit dibersihkan (Briese, 2. Fenomena ini menjadi masalah yang perlu diatasi, terutama bagi pemilik yang ingin menjaga kebersihan dan keawetan furnitur mereka, sekaligus memenuhi kebutuhan kucing dalam lingkungan rumah yang terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis desain sofa yang bagaimana sehingga dapat mengatasi masalah yang dihadapi oleh pemilik kucing, serta untuk menilai relevansi dan efektivitas dalam konteks kenyamanan kucing dan fungsionalitas bagi pemilik. METODE Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk menganalisis apakah konsep desain sofa yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan kucing dan pemiliknya. Untuk mencapai tujuan ini, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, studi produk eksisting dan studi material. Wawancara dilakukan dengan pemilik kucing untuk menggali pengalaman mereka dalam menggunakan sofa dan bagaimana mereka mengatasi masalah yang timbul, seperti kerusakan akibat cakaran kucing dan masalah bulu yang rontok. Wawancara ini bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai kebutuhan praktis pemilik kucing terkait dengan furnitur yang digunakan di rumah. Berikut merupakan narasumber yang memelihara kucing dan memiliki sofa. Gambar 1. Pemilik Kucing (Sumber: Dokumentasi Pribadi, 2. Anggit: Jurnal Desain Produk | 10 Observasi dilakukan untuk melihat interaksi antara kucing dan sofa di lingkungan rumah Fokus utama dari observasi adalah untuk memahami perilaku kucing, seperti mencakar, bermain, dan tidur, serta untuk mengidentifikasi potensi kerusakan atau ketidaknyamanan yang timbul akibat perilaku alami kucing. Berikut merupakan observasi yang dilakukan pada rumah pemilik, dan hasil yang ditimbulkan perilaku kucing terhadap sofa pemilik. Gambar 2. Perilaku Kucing Terhadap Sofa Pemilik (Sumber: Dokumentasi Pribadi, 2. Studi Produk Eksisting Studi produk eksisting juga dilakukan untuk menganalisis variasi desain sofa yang sudah ada di pasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelebihan dan kekurangan desain furnitur yang ada. Dengan mempelajari produk yang ada, penelitian ini dapat mengidentifikasi apakah ada kebutuhan yang belum terpenuhi oleh desain sofa Studi produk eksisting sofa konvensional. No. Dokumentasi Keterangan Nama: Hemlingby List material: Particleboard. Fibreboard. Kayu lapis. Kayu veneer dilaminasi, busa. Gambar 3. Sofa Hemlingby (Sumber: Ikea, 2. Nama: Adeline Sofa 2S List material: Triplek, webbing strap, multi density foam, dacron filler. Gambar 4. Sofa Adeline 2S (Sumber: Vivere, 2. Anggit: Jurnal Desain Produk | 11 Nama: NYKIL List material: Kain poliester, busa poliuretana, kain polipropilena. Gambar 5. Sofa Nykil (Sumber: Ikea, 2. Nama: Charlotte Sofa 2S List material: Triplek, multi density foam, dacron Gambar 6. Sofa Charlotte 2S (Sumber: Vivere, 2. Studi produk eksisting furnitur kucing. No. Gambar Keterangan Nama: Petlibro Infinity DIY Gambar 7. Petlibro Infinity (Sumber: Kickstarter, 2. Penjelasan: Desain Modular Ae Fleksibel seperti furnitur IKEA, bisa disusun sesuai kebutuhan kucing dan pemilik. Desain Adjustable Ae Ketinggian dapat diatur dengan menambah/mengurangi kolom Aksesori Variatif Ae Dilengkapi bantal, mainan, dan tabung untuk stimulasi kucing. Ramah Kucing Ae Memenuhi kebutuhan alami kucing untuk bermain dan eksplorasi. Hemat Ruang Ae Desain sederhana namun fungsional, menggantikan barang rumah tangga seperti kardus. List material: Multipleks, aluminium pole, tali sisal, foam, kain suede Nama: Float Gambar 8. Float (Sumber: Yanko Design, 2. Penjelasan: Desain Flatpack Ae Mudah dirakit dan Desain Modular Ae Fleksibel seperti furnitur IKEA, bisa disusun sesuai kebutuhan kucing dan pemilik. Desain Adjustable Ae Dapat disesuaikan dengan kebutuhan kucing dan pemilik. Desain Vertikal Ae Mengoptimalkan ruang tanpa memakan banyak tempat. Anggit: Jurnal Desain Produk | 12 Zona Bermain & Istirahat Ae Menyediakan area aktif dan relaksasi untuk kucing. List material: Multipleks, foam, kain vienna. Nama: Mocats Gambar 9. Mocats (Sumber: Yanko Design, 2. Penjelasan: Desain Modular Ae Dapat disusun ulang sesuai kebutuhan dan ruang di rumah. Simulasi Dunia Luar Ae Memberikan pengalaman eksplorasi layaknya alam bebas untuk kucing indoor. Struktur Bervariasi Ae Termasuk elemen seperti gedung, apartemen, dan atap untuk stimulasi kucing. Ramah Ruangan Ae Konfigurasi fleksibel untuk berbagai ukuran rumah. Interaktif & Menghibur Ae Dirancang untuk memenuhi naluri bermain dan jelajah kucing. List material: Triplek, dowel balsa Nama: Cat Couch Penjelasan: Sofa Multifungsi Ae Dirancang untuk kenyamanan manusia dan kucing sekaligus. Struktur Lipat Modular Ae Mudah disesuaikan dan praktis untuk berbagai Bahan Mudah Dibersihkan Ae Kain bantal dapat dilepas dan dicuci. Fitur Ramah Kucing Ae Dilengkapi bantalan cakar dan tutup kayu pelindung. Desain Higienis Ae Kanvas tahan bulu kucing, menjaga kebersihan furnitur. Gambar 10. Cat Couch (Sumber: Yanko Design, 2. Material utama: Multipleks, foam, microfibre, kain vienna Nama: Me. Gambar 11. Me. (Sumber: Yanko Design, 2. Penjelasan: Sistem Modular Ae Fleksibel dengan berbagai modul yang bisa disusun sesuai kebutuhan. Multi-Fungsi Ae Gabungan furnitur untuk manusia . antalan duduk, sandaran tanga. dan kucing . apan cakar, terowonga. Desain Interaktif Ae Silinder berfungsi sebagai sandaran tangan manusia sekaligus terowongan bermain kucing. Solusi Hemat Ruang Ae Meja samping dengan tempat tidur kucing terintegrasi di Anggit: Jurnal Desain Produk | 13 Nyaman untuk Kedua Pihak Ae Memenuhi kebutuhan istirahat dan aktivitas kucing tanpa mengorbankan kenyamanan pemilik. Material utama: Multipleks Nama: Kyali Cat Climber Gambar 12. Kyali Cat Climber (Sumber: Yanko Design, 2. Penjelasan: Desain Modular Ae Menyediakan ruang bermain & istirahat untuk kucing dalam bentuk yang compact. Hemat Ruang Ae Struktur vertikal mengoptimalkan area tanpa mengganggu tata ruang. Fleksibel Ae Konfigurasi bisa diubah . ilebarkan untuk eksplorasi atau dipersempit untuk penyimpana. Estetika Interior Ae Dirancang agar selaras dengan dekorasi rumah modern. Fungsional Ganda Ae Memenuhi kebutuhan aktifitas kucing sekaligus menjaga kerapihan visual ruangan. Material utama: Multipleks, kain suede, foam Studi Material Studi material dilakukan untuk menganalisis jenis material yang paling sesuai digunakan. Studi material dilakukan pada produk eksisting. Penelitian ini mengutamakan material yang tahan terhadap cakaran, mudah dibersihkan, serta nyaman bagi kucing maupun pemilik dan kuat. Studi material No. Dokumentasi Keterangan Material: Multipleks Gambar 13. Kayu Multipleks (Sumber: Kelas Kita,2. Penjelasan: Kuat & Tahan Lama Ae Terbuat dari lapisan kayu dipres, tidak mudah patah. Dimensi Stabil Ae Minim penyusutan atau pemuaian dibanding kayu olahan lain. Tahan Air Relatif Baik Ae Lebih resistan terhadap kelembapan . engan perawatan Umur Panjang Ae Dapat bertahan hingga 50 tahun dalam kondisi kering dan terawat. Serbaguna Ae Cocok untuk berbagai furnitur karena kekuatan dan kepraktisannya. Anggit: Jurnal Desain Produk | 14 Gambar 14. Kayu Triplek (Sumber: Kelas Kita,2. Gambar 15. Tali Sisal (Sumber: Distributor Alat Kapal. Gambar 16. Kain Goni/Burlap (Sumber: Omah Goni,2. Gambar 17. Foam Sheet (Sumber: Kasur Bursa Royal. Material: Triplek Penjelasan: Mudah Dibentuk & Praktis Ae Fleksibel untuk berbagai desain furnitur/konstruksi. Dimensi Stabil Ae Tidak mudah menyusut atau berubah bentuk. Tahan Lama Ae Kualitas tinggi resistan terhadap cuaca ekstrem dan rayap. Pilihan Variatif Ae Tersedia dalam ketebalan/ukuran presisi sesuai kebutuhan. Struktur Kokoh Ae Ideal sebagai rangka utama furnitur dengan daya tahan baik. Permukaan Halus Ae Hasil akhir rapi dan siap untuk finishing dekoratif. Material: Tali Sisal Penjelasan: Bahan Alami Ae Terbuat dari serat tanaman Agave Sisalana. Tahan Lama Ae Tekstur kasar dan kuat, ideal untuk tempat cakaran kucing. AwetAe Tidak mudah rusak meski terpapar sinar matahari. Fungsional untuk Kucing Ae Memenuhi naluri mencakar tanpa merusak furnitur lain. Estetika Alami Ae Memberikan sentuhan dekoratif yang organik dan stylish. Higienis Ae Mudah dibersihkan dan bebas bahan kimia berbahaya. Material: Kain Goni/Burlap Penjelasan: Ramah Lingkungan Ae Terbuat dari serat alami, biodegradable, dan sumber Tahan Lama Ae Tekstur kasar dan kuat, ideal untuk area rentan gesekan . eperti tempat cakaran kucin. Fleksibel dalam Desain Ae Mudah diwarnai dan dipadukan dengan bahan lain. Fungsional & Aman Ae Material alami tanpa bahan kimia, aman untuk hewan peliharaan. Multifungsi Ae Digunakan untuk interior, kerajinan, hingga produk ramah hewan. Material: Foam Sheet Penjelasan: Density rendah (<30 kg/mA) Ie empuk tapi cepat rusak. Density sedang . Ae40 kg/mA) Ie cukup untuk sofa rumah. Density tinggi . Ae60 kg/mA) Ie cocok untuk penggunaan komersial atau beban Pemilihan density tergantung kebutuhan dan intensitas penggunaan. Anggit: Jurnal Desain Produk | 15 Gambar 18. Kain Velboa (Sumber: Tex Suppliers, 2. Gambar 19. Kain Suede (Sumber: Fabric Lore, 2. Gambar 20. Kain Microfibre (Sumber: Fabric Lore, 2. Gambar 21. Kain Vienna (Sumber: Ptsinar, 2. Material: Kain Velboa Penjelasan: Nyaman Ae Tekstur halus menyerupai bulu binatang, cocok untuk produk yang bersentuhan dengan kulit. Bahan Sintetis Berkualitas Ae Terbuat dari 100% polyester, tahan aus dan luntur. Perawatan Mudah Ae Dapat dicuci dengan mesin . uhu renda. tanpa mudah rusak. Multifungsi Ae Digunakan untuk boneka, bantal, selimut, hingga pelapis furnitur. Hygienis & Awet Ae Tidak mudah menyerap debu dan tahan terhadap penggunaan jangka Material: Kain Suede Penjelasan: Tekstur Halus Ae Memberikan kesan elegan pada produk fashion dan aksesori. Daya Tahan Baik Ae Tahan lama dengan perawatan yang tepat. Fleksibel Ae Ringan dan tidak kaku, cocok untuk berbagai desain. Aplikasi Serbaguna Ae Digunakan untuk pakaian, tas, sepatu, hingga pelapis furnitur. Material: Kain Microfibre Penjelasan: Daya Serap Tinggi Ae Mampu menyerap cairan 7Ae8 kali beratnya sendiri. Lembut & Tidak Abrasif Ae Aman untuk permukaan sensitif . aca, elektronik, furnitu. tanpa risiko gores. Efisien Membersihkan Ae Menangkap debu dan partikel kecil tanpa bahan kimia. Ramah Lingkungan Ae Cocok untuk penderita alergi dan mengurangi penggunaan pembersih kimia. Tahan Lama Ae Praktis untuk penggunaan berulang dengan ketahanan tinggi. Material: Kain Vienna Penjelasan: Tahan Cakaran Kucing Ae Tekstur rapat dan elastis ideal untuk rumah berhewan Mudah Dibersihkan Ae Efisien menghilangkan bulu kucing dan noda. Warna Netral Ae Menyamarkan bulu hewan, menjaga kesan rapi. Harga Terjangkau Ae Lebih ekonomis dibanding bahan premium . eperti microfiber/line. Kualitas Optimal Ae Tawarkan daya tahan baik tanpa biaya tinggi. Anggit: Jurnal Desain Produk | 16 HASIL DAN PEMBAHASAN Sintesis Riset Berdasarkan kajian literatur dan hasil wawancara mendalam dengan pemilik kucing, penelitian ini mengidentifikasi tiga kebutuhan utama dalam perancangan sofa untuk kucing dan pemiliknya. Pertama, material yang tahan terhadap cakaran kucing menjadi hal krusial mengingat perilaku alami kucing yang suka mengasah kukunya. Kedua, kemudahan dalam membersihkan bulu kucing yang rontok merupakan faktor penting bagi pemilik untuk menjaga kebersihan dan higienitas sofa. Ketiga, efisiensi ruang menjadi pertimbangan utama terutama untuk rumah dengan luas terbatas. Studi ini juga menemukan bahwa kucing cenderung memilih sofa sebagai area favorit untuk berbagai aktivitas seperti tidur, bermain, dan berinteraksi dengan pemiliknya. Di sisi lain, pemilik menginginkan furnitur yang tidak hanya nyaman untuk kucing tetapi juga memiliki nilai estetika dan daya tahan tinggi. Desain modular muncul sebagai solusi ideal karena mampu memenuhi kebutuhan kedua belah pihak secara fleksibel. Aspek Modularitas Konsep modularitas dalam desain sofa menawarkan berbagai keunggulan yang Fleksibilitas menjadi ciri utama desain modular, dimana pemilik dapat dengan mudah menyesuaikan konfigurasi sofa sesuai kebutuhan ruang atau perubahan Misalnya, modul penyimpanan khusus dapat ditambahkan untuk menyimpan mainan kucing, sementara modul area cakar terintegrasi dapat dipasang atau dilepas sesuai kebutuhan. Desain ini juga memungkinkan penggabungan fungsi ganda, dimana beberapa komponen dirancang untuk memenuhi kebutuhan kucing sekaligus kenyamanan pemilik. Contohnya, sandaran tangan dapat difungsikan sekaligus sebagai area bermain kucing. Selain itu, struktur modular yang vertikal atau dapat dilipat memberikan solusi hemat ruang yang sangat bermanfaat untuk hunian dengan luas Dengan berbagai keunggulan ini, desain modular tidak hanya meningkatkan fungsionalitas produk tetapi juga memperpanjang umur pakainya melalui kemudahan adaptasi dan perawatan. Sintesis Observasi Hasil observasi langsung terhadap interaksi kucing dengan sofa di lingkungan rumah memberikan gambaran nyata tentang permasalahan yang dihadapi. Terlihat jelas bahwa cakaran kucing menyebabkan kerusakan signifikan pada material sofa, terutama di bagian sudut dan permukaan yang mudah dijangkau. Kain sofa konvensional seperti poliester atau beludru terbukti rentan terhadap kerusakan ini sekaligus sulit dibersihkan dari bulu kucing yang menempel. Di sisi lain, observasi juga mengungkap pola perilaku positif dimana kucing lebih sering beraktivitas di bagian sofa tertentu yang memiliki elevasi atau tekstur empuk, seperti sandaran tangan atau bantalan duduk. Temuan ini menunjukkan pentingnya mendesain area khusus untuk kucing yang terintegrasi dengan sofa utama, sekaligus memilih material yang sesuai untuk menanggulangi masalah kerusakan dan kebersihan. Data observasi ini menjadi dasar kuat untuk pengembangan solusi desain yang lebih bagus. Sintesis Studi Produk Eksisting Analisis mendalam terhadap produk-produk sofa yang sudah ada di pasaran mengungkap beberapa temuan penting. Sofa konvensional pada umumnya belum mempertimbangkan kebutuhan kucing, dengan material yang rentan rusak dan desain yang kaku. Sebaliknya, produk furnitur khusus kucing yang bersifat modular seperti Petlibro Infinity dan Megow menawarkan solusi inovatif dengan material tahan lama dan konfigurasi fleksibel. Namun, produk-produk ini sering kali memiliki harga yang relatif tinggi untuk pasar Indonesia dan terkadang lebih berfokus pada kebutuhan kucing daripada kenyamanan Studi ini juga mengidentifikasi kesenjangan desain dimana masih sedikit produk sofa yang berhasil mengintegrasikan secara harmonis antara kenyamanan manusia dan Anggit: Jurnal Desain Produk | 17 kebutuhan kucing. Beberapa produk eksisting yang sukses biasanya menggabungkan elemen seperti papan cakar tersembunyi, bantalan yang dapat dilepas untuk dibersihkan, atau struktur modular yang memungkinkan berbagai konfigurasi penggunaan. Sintesis Material Pemilihan material yang tepat menjadi kunci keberhasilan desain sofa untuk kucing dan Untuk struktur utama, kayu multipleks atau triplek terbukti memiliki kekuatan dan daya tahan yang baik sekaligus relatif mudah dibentuk. Bagian yang rentan terhadap cakaran kucing sebaiknya menggunakan material khusus seperti tali sisal atau kain goni yang memang dirancang untuk aktivitas mencakar. Untuk permukaan duduk dan sandaran, kain micro fiber atau Vienna menjadi pilihan ideal karena sifatnya yang anti-bulu dan mudah dibersihkan. Busa dengan density sedang . -40 kg/mA) direkomendasikan untuk mencapai keseimbangan antara kenyamanan dan daya tahan. Pertimbangan lingkungan juga penting dengan memprioritaskan material alami yang biodegradable seperti kayu lapis atau serat goni. Kombinasi material-material ini diharapkan dapat menghasilkan produk yang tidak hanya fungsional tetapi juga ramah lingkungan dan memiliki estetika yang sesuai dengan interior rumah modern. SIMPULAN Penelitian ini secara komprehensif telah mengkaji berbagai aspek penting dalam perancangan sofa modular untuk kucing dan pemiliknya. Temuan utama menunjukkan bahwa solusi optimal harus memadukan tiga elemen kunci yaitu, fungsionalitas modular dengan komponen yang dapat disesuaikan, pemilihan material yang tahan lama dan mudah dirawat, serta desain yang memperhatikan kenyamanan kedua belah pihak. Implementasi rekomendasi desain ini diharapkan dapat mengurangi masalah kerusakan furnitur akibat aktivitas kucing, mempermudah proses pembersihan, sekaligus menciptakan ruang interaksi yang harmonis antara kucing dan pemiliknya. Untuk pengembangan lebih lanjut, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pembuatan prototipe dan pengujian langsung untuk memvalidasi efektivitas konsep yang telah Dengan demikian, produk akhir nantinya dapat benar-benar memenuhi kebutuhan nyata pengguna sekaligus membawa inovasi dalam industri furnitur ramah hewan peliharaan. REFERENSI