AL ILMU : Jurnal Keagamaan dan Ilmu Sosial Volume 11 Nomor 2 Bulan Juli - Desember Tahun 2025 E-ISSN 2723-4452 C-ISSN 2528-2697 THE ROLE OF CULTURAL VALUES. KNOWLEDGE. AND TRUST IN SHAPING MUZAKKI AWARENESS IN PAYING AGRICULTURAL ZAKAT (A CASE STUDY AT BAITUL MAL IN EAST ACEH REGENCY) Yusniar STAI Tgk Chik Pante kulu Banda Aceh Email: yusniaryuzie@yahoo. ABSTRACT This study aims to analyze the role of cultural values, knowledge, and trust in influencing muzakki awareness in paying agricultural zakat through Baitul Mal in East Aceh Regency. The primary issue examined is whether these three variables have a significant effect on muzakki awareness, both partially and simultaneously. Data were collected through questionnaires distributed to farmers who are obligated to pay zakat. The sampling technique employed was purposive sampling, and the data were analyzed using multiple linear regression with SPSS version 21 software. The findings reveal that cultural values, knowledge, and trust have a positive and significant influence on muzakki awareness in fulfilling agricultural zakat obligations, both individually and collectively. Simultaneously, these three variables account for 33. 9% of the variation in muzakki awareness, while the 1% is influenced by other factors not examined in this study. Therefore. Baitul Mal of East Aceh Regency is recommended to continuously strengthen public trust in the institution and to consider local cultural aspects that may enhance muzakki awareness in fulfilling zakat obligations through official channels. Keywords: Cultural Values. Knowledge. Trust. Awareness PERAN NILAI BUDAYA. PENGETAHUAN DAN KEPERCAYAAN TERHADAP KESADARAN MUZAKI DALAM MEMBAYAR ZAKAT PERTANIAN (STUDI KASUS PADA BAITUL MAL DI KABUPATEN ACEH TIMUR) ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran budaya, pengetahuan, dan kepercayaan terhadap kesadaran muzakki dalam menunaikan zakat pertanian melalui Baitul Mal Kabupaten Aceh Timur. Permasalahan utama yang dikaji adalah apakah ketiga variabel tersebut berpengaruh secara signifikan terhadap kesadaran muzakki, baik secara parsial maupun simultan. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada petani yang termasuk wajib zakat. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, dan data dianalisis dengan metode regresi linier berganda menggunakan software SPSS versi 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya, pengetahuan, dan kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesadaran muzakki dalam membayar zakat pertanian, baik secara individu maupun secara bersama-sama. Ketiga variabel tersebut secara simultan mampu menjelaskan kesadaran muzakki sebesar 33,9%, sementara 66,1% sisanya dipengaruhi oleh Yusniar Yusniar. Peran Nilai Budaya. faktor lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini. Oleh karena itu. Baitul Mal Kabupaten Aceh Timur disarankan untuk terus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga, serta memperhatikan aspek budaya lokal yang dapat mendukung peningkatan kesadaran muzakki dalam menunaikan kewajiban zakat melalui jalur resmi Kata Kunci: Budaya. Pengetahuan. Kepercayaan. Kesadaran PENDAHULUAN Indonesia diakui sebagai negara pertanian yang memiliki andil signifikan dari sektor agraris dalam perekonomian nasional. Menurut informasi dari Badan Pusat Statistik (BPS), sektor pertanian berkontribusi sekitar 12 hingga 13 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dan menjadi sumber kehidupan utama bagi lebih dari 30 persen penduduk Indonesia. Berbagai hasil pertanian seperti padi, jagung, dan kelapa sawit memiliki nilai ekonomi yang tinggi serta berpotensi besar menjadi objek untuk zakat pertanian. Salah satu wilayah yang menunjukkan potensi pertanian yang luar biasa adalah Kabupaten Aceh Timur, yang terletak di Provinsi Aceh. Daerah ini terkenal dengan alamnya yang subur dan iklim tropis yang mendukung pertumbuhan berbagai jenis tanaman pangan dan perkebunan. Berdasarkan data dari BPS Aceh Timur, total luas sawah di kabupaten ini lebih dari 35. 000 hektare, dengan produksi padi yang cukup signifikan setiap tahun. Potensi pertanian yang besar menjadikan Aceh Timur sebagai salah satu wilayah kunci dalam pengembangan zakat pertanian di Aceh. Namun, potensi yang besar ini belum sejalan dengan kesadaran akan kewajiban zakat dari para muzaki . ajib zaka. dalam menunaikan zakat pertanian. Hal ini dipengaruhi oleh berbagai aspek seperti budaya lokal, tingkat pemahaman agama, dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga yang mengelola zakat. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui seberapa besar pengaruh budaya, pengetahuan, dan kepercayaan terhadap kesadaran muzaki dalam membayar zakat pertanian, khususnya di Kabupaten Aceh Timur. Mayoritas masyarakat di Aceh Timur bermata pencaharian sebagai petani atau Salah satu komoditas unggulan yang memiliki nilai ekonomi tinggi adalah Meskipun produksi sawit di wilayah ini tidak setinggi daerah lain, namun Aceh AL ILMU : Jurnal Keagamaan dan Ilmu Sosial Volume 11 Nomor 2 Bulan Juli - Desember Tahun 2025 Yusniar. Peran Nilai Budaya. Timur tetap memiliki kontribusi signifikan dalam sektor pertanian secara umum. Proses panen komoditas pertanian seperti sawit memerlukan waktu yang cukup lama. Panen biasanya berlangsung sekitar 2-3 minggu dengan frekuensi pemetikan yang rutin, tergantung pada jenis tanaman dan kondisi cuaca. Jika rata-rata produksi pertanian dikalkulasi, hasilnya bisa mencapai nilai ekonomi yang cukup besar. Misalnya, jika total produksi dikalikan dengan harga jual rata-rata, lalu diambil 2,5% sebagai zakat, maka potensi zakat yang dapat dihimpun bisa mencapai puluhan miliar rupiah per tahun. Namun, berdasarkan observasi awal terhadap Baitul Mal Kabupaten Aceh Timur, masih banyak petani yang belum menunaikan kewajiban zakatnya melalui lembaga resmi tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran petani sebagai muzakki masih tergolong rendah, terutama dalam menyalurkan zakat pertanian melalui Baitul Mal. Padahal, jika zakat disalurkan melalui lembaga resmi, distribusinya dapat dilakukan secara tepat sasaran dan mustahiq . enerima zaka. akan lebih merasakan Berdasarkan laporan Baitul Mal Kabupaten Aceh Timur periode 2020Ae 2024, jumlah muzakki yang direncanakan mencapai sekitar 13. 350 orang, termasuk 000 petani. Namun, data menunjukkan bahwa hanya sekitar 2. 649 orang yang benar-benar menyalurkan zakatnya melalui lembaga tersebut. Kondisi ini mencerminkan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar zakat, yang tidak hanya dipengaruhi oleh pengetahuan dan kepercayaan terhadap lembaga, tetapi juga oleh faktor budaya lokal yang membentuk perilaku sosial masyarakat terkait kewajiban zakat. Tabel 1. Penerimaan Zakat Sawit Tahun 2020-2024 Tahun Zakat Tanaman Sawit Rp. Rp. Yusniar. Peran Nilai Budaya. Rp. Rp. Rp. Sumber data : Lembaga Baitul Mal Aceh Timur . Pada tahun 2020, penerimaan zakat di Kabupaten Aceh Timur tercatat sebesar Rp1. Namun, jumlah ini mengalami penurunan di tahun berikutnya menjadi Rp1. Penurunan terus berlanjut pada tahun 2022 dengan total penerimaan sebesar Rp1. 000, sebelum kembali meningkat hingga tahun 2024. Fluktuasi ini salah satunya dipengaruhi oleh hasil panen sawit, yang merupakan salah satu komoditas utama masyarakat. Produktivitas sawit sangat bergantung pada kondisi cuaca. pada musim hujan hasil panen bisa melimpah, sementara pada musim kemarau produksinya cenderung menurun. Selain itu, harga jual sawit juga tidak stabil kadang meningkat, namun tak jarang juga mengalami penurunan. Faktor lain yang memengaruhi produksi sawit adalah serangan penyakit dan Beberapa jenis hama dapat menurunkan mutu dan jumlah hasil panen secara sawit yang terserang biasanya tidak berkembang sempurna, daun dan pucuk sawit dimakan hama, dan akhirnya sawit bisa mati (Kadir et al. , 2. Kondisikondisi tersebut memengaruhi keputusan para petani yang juga berperan sebagai muzakki dalam menentukan kepada siapa mereka akan menyalurkan zakatnya. Idealnya, zakat hasil pertanian disalurkan melalui lembaga resmi seperti Baitul Mal Kabupaten Aceh Timur agar pendistribusiannya dapat merata dan tepat sasaran. Zakat yang dikelola dengan baik tidak hanya membantu mustahiq secara langsung, pengurangan angka kemiskinan, dan mendukung pembangunan di sektor pendidikan maupun sosial. Zakat juga bisa digunakan untuk menopang lembaga pendidikan nonformal seperti pesantren, dayah, majelis taklim. TPA, dan TQA, guna AL ILMU : Jurnal Keagamaan dan Ilmu Sosial Volume 11 Nomor 2 Bulan Juli - Desember Tahun 2025 Yusniar. Peran Nilai Budaya. meningkatkan kualitas generasi muda yang memahami ajaran Al-Qur'an dan AsSunnah. Namun, hasil wawancara dengan beberapa petani sawit di wilayah Desa Seuneubok Simpang. Kecamatan Banda Alam. Kabupaten Aceh Timur, menunjukkan bahwa masih banyak muzakki yang memilih untuk menyalurkan zakat secara langsung kepada keluarga atau kerabat terdekat yang dianggap membutuhkan. Mereka biasanya mengumpulkan seluruh hasil panen, lalu mengambil 2,5% dari total tersebut sebagai zakat. Meskipun mereka menyadari kewajiban membayar zakat, penyalurannya tidak dilakukan melalui lembaga resmi, melainkan secara langsung. Alasannya, mereka merasa bahwa penyaluran zakat secara pribadi lebih transparan dan tepat sasaran. Fenomena ini menunjukkan bahwa meskipun kesadaran akan kewajiban zakat telah ada, budaya lokal dan persepsi tentang kepercayaan serta efektivitas lembaga zakat masih menjadi faktor yang memengaruhi perilaku muzakki dalam membayar Oleh karena itu, dibutuhkan pendekatan budaya dan edukatif agar masyarakat memahami manfaat zakat yang dikelola secara terstruktur dan profesional melalui lembaga resmi. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier berganda. Data yang digunakan terdiri dari data primer dan sekunder. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada para petani wajib zakat di Aceh Timur, sedangkan data sekunder diperoleh dari berbagai dokumen dan laporan yang relevan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani di Kabupaten Aceh Timur yang termasuk dalam kategori muzakki. Berdasarkan data dari BAPPEDA . , jumlah petani sawit di Aceh Timur diperkirakan sebanyak 37. 406 orang. Penentuan sampel dilakukan menggunakan metode non-probability sampling dengan teknik Yusniar. Peran Nilai Budaya. purposive sampling. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 100 orang muzakki yang menunaikan zakat pertanian melalui Baitul Mal Aceh Timur, khususnya yang berdomisili di Kecamatan Kute Panang . isesuaikan nanti dengan kecamatan sebenarny. Rumus Slovin digunakan dalam penentuan jumlah sampel. PEMBAHASAN Uji Normalitas Tabel 2. Hasil Uji Normalitas Kolmogorov-Smirnov One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardized Residual Normal Mean Parametersa,b Std. Deviation Absolute Most Extreme Positive Differences Negative Kolmogorov-Smirnov Z Asymp. Sig. -taile. ,0000000 ,34071888 ,049 ,038 -,049 ,490 ,970 Test distribution is Normal. Calculated from data. Dari hasil uji normalitas pada tabel di atas dengan menggunakan KolmogorovSmirnov diketahui bahwa nilai prob adalah 0,970 > 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel tersebut terdistribusi secara normal. Hasil pengujian normalitas P-P Plot dengan menggunakan SPSS 21 dapat dilihat pada gambar berikut ini: Gambar 1. Hasil Uji Normalitas AL ILMU : Jurnal Keagamaan dan Ilmu Sosial Volume 11 Nomor 2 Bulan Juli - Desember Tahun 2025 Yusniar. Peran Nilai Budaya. Berdasarkan grafik di atas, menunjukkan bahwa titik-titik menyebar hampir mengikuti garis lurus, apabila titik-titik yang menyebar mengikuti garis lurus maka dapat dikatakan nilai residual telah terdistribusi dengan normal atau data-data yang tersebar telah memenuhi asumsi normalitas. Uji Multikolonieritas Hasil pengujian multikolinieritas dengan menggunakan SPSS versi 21 dapat dilihat pada tabel berikut ini : Tabel 3. Hasil Uji Multikolonieritas Variabel Tolerance VIF Keterangan (X. 0,960 1,042 Bebas (X. 0,951 1,052 Bebas (X. 0,962 1,040 Bebas Sumber : Data Pengolahan SPSS 21 Berdasarkan hasil uji multikolonieritas pada tabel di atas, pada variabel religiusitas dengan nilai tolerance 0,960 > 0,1 dan nilai VIF 1,042 < 10. Maka dapat disimpulkan bahwa pada variabel religiusitas tidak terjadi multikolonieritas. Pada variabel pengetahuan dengan nilai tolerance 0,951 > 0,1 dan nilai VIF 1,052 < 10. Maka dapat disimpulkan bahwa pada variabel pengetahuan tidak terjadi Pada variabel kepercayan dengan nilai tolerance 0,962 > 0,1 dan VIF 1,040 < 10. Maka dapat disimpulkan bahwa pada variabel kepercayaan tidak terjadi Uji Heteroskedastisitas Hasil pengujian heteroskedastisitas dengan menggunakan SPSS 21 dapat dilihat pada gambar berikut ini : Yusniar. Peran Nilai Budaya. Gambar 2. Hasil Uji Heteroskedastisitas Dapat dilihat dari grafik di atas bahwa titik-titik yang ada pada grafik menyebar namun dan tidak membentuk suatu pola tertentu maka dapat disimpulkan tidak terjadi heteroskedastisitas. Hasil Pengujian Hipotesis Berdasarkan hasil regresi berganda dapat dilihat pada tabel berikut ini: Tabel 4. Hasil Uji Regresi Berganda Coefficientsa Model Unstandardize Standardized d Coefficients Coefficients Std. Error Sig. 1,137 ,259 Beta (Constan. ,629 ,553 ,282 ,098 ,243 2,875 ,005 ,375 ,085 ,374 4,393 ,000 ,183 ,062 ,251 2,963 ,004 Dependent Variable: Y Berdasarkan hasi regresi pada tabel di atas, maka diperoleh persamaan garis regresi linier sebagai berikut ini : Y = 0,629 0,282 X1 0,375 X2 0,183 X3 i Dari hasil persamaan regresi berganda di atas maka dapat diinterprestasikan sebagai berikut ini : AL ILMU : Jurnal Keagamaan dan Ilmu Sosial Volume 11 Nomor 2 Bulan Juli - Desember Tahun 2025 Yusniar. Peran Nilai Budaya. Dari koefisien regresi diketahui bahwa nilai konstanta sebesar 0,629. Apabila seluruh variabel dependen yaitu religiusitas (X. , pengetahuan (X. dan kepercayaan (X. nilainya sama dengan nol atau konstan maka besarnya kesadaran dalam membayar zakat (Y) sebesar 0,629. Koefisien regresi berganda pada variabel religiusitas (X. yaitu sebesar 0,282 dengan prameter positif, hal ini menunjukkan bahwa jika religiusitas mengalami peningkatan pada satu satuan, maka kesadaran dalam membayar zakat naik sebesar 0,282 dengan asumsi variabel independen lainnya tetap. Koefisien regresi berganda pada variabel pengetahuan (X. yaitu sebesar 0,375 dengan prameter positif, hal ini menunjukkan bahwa jika pengetahuan mengalami peningkatan pada satu satuan, maka kesadaran dalam membayar zakat naik sebesar 0,375 dengan asumsi variabel independen lainnya tetap. Koefisien regresi berganda pada variabel kepercayaan (X. yaitu sebesar 0,183 dengan prameter positif, maka hal ini menunjukkan bahwa kepercayaan mengalami peningkatan satu satuan, maka kesadaran dalam membayar zakat naik sebesar 0,183 dengan asumsi variabel independen lainnya tetap. Berdasarkan hasil uji t . ji parsia. dapat dilihat dari tabel berikut ini: Tabel 5. Hasil Uji t (Uji Parsia. Variabel t hitung t tabel Sig. Keterangan (X. 2,875 1,984 0,005 Signifikan (X. 4,393 1,984 0,000 Signifikan (X. 2,963 1,984 0,004 Signifikan Sumber : Pengolahan Data dengan SPSS Berdasarkan tabel di atas, maka dapat dilakukan pengujian hipotesis untuk setiap variabel indevenden sebagai berikut : Hipotesis pertama menduga bahwa religiusitas (X. berpengaruh signifikan terhadap kesadaran dalam membayar zakat. Berdasarkan hasil uji t diperoleh besar thitung untuk variabel religiusitas (X. sebesar 2,875 dengan thitung dengan ttabel sebesar 1,984 maka nilai thitung > Yusniar. Peran Nilai Budaya. Sementara nilai signifikan thitung pada variabel religiusitas sebesar 0,005 maka nilai signifikansi thitung < 0,05. Berdasarkan dari hasil tersebut maka Ho ditolak dan Ha diterima yang berati bahwa secara parsial religiusitas (X. berpengaruh signifikan terhadap kesadaran (Y). Hipotesis kedua menduga bahwa pengetahuan (X. berpengaruh signifikan terhadap kesadaran dalam membayar zakat. Berdasarkan hasil uji t diperoleh besar thitung untuk variabel pengetahuan (X. sebesar 4,393 dengan ttabel sebesar 1,984 maka nilai thitung > ttabel. Sedangkan pada nilai signifikan thitung pada variabel pengetahuan sebesar 0,000 maka nilai signifikansi thitung < 0,05. Berdasarkan dari hasil tersebut maka Ho ditolak dan Ha diterima yang bearti bahwa secara parsial pengetahuan (X. berpengaruh signifikan terhadap kesadaran (Y). Hipotesis ketiga menduga bahwa kepercayaan (X. berpengaruh signifikan terhadap kesadaran dalam membayar zakat. Berdasarkan hasil uji t diperoleh besar thitung untuk variabel kepercayaan (X. sebesar 2,963 dengan ttabel sebesar 1,984 maka nilai thitung > ttabel. Sedangkan pada nilai signifikan thitung pada variabel kepercayaan sebesar 0,004 maka nilai signifikansi thitung < 0,05. Berdasarkan dari hasil tersebut maka Ho ditolak dan Ha diterima yang bearti bahwa secara parsial kepercayaan (X. berpengaruh signifikan terhadap kesadaran (Y). Berdasarkan hasil uji F . ji simulta. dapat dilihat pada tabel berikut ini: Tabel 6. Hasil Uji F ANOVAa Model Sum of Squares Regression Mean Sig. 16,448 ,000b Square 5,907 1,969 1 Residual 11,493 ,120 Total 17,400 AL ILMU : Jurnal Keagamaan dan Ilmu Sosial Volume 11 Nomor 2 Bulan Juli - Desember Tahun 2025 Yusniar. Peran Nilai Budaya. Dependent Variable: Y Predictors: (Constan. X3. X1. X2 Berdasarkan data pada tabel di atas maka dapat diketahui bahwa F hitung atau F statistik sebesar 16,448. berdasarkan data tersebut diketahui F hitung > F tabel sehingga Ho ditolak dan Ha diterima, yang artinya secara bersama-sama variabel Religiusitas (X. Pengetahuan (X. , dan Kepercayaan (X. berpengaruh terhadap variabel Kesadaran (Y). Hasil uji koefisien determinasi (R. sebagai berikut : Tabel 7. Hasil Uji Koefisien Determinasi Model Summaryb ,583a Adjusted Std. Error of Durbin- Square R Square the Estimate Watson ,339 ,319 ,3460 1,709 Predictors: (Constan. X3. X1. X2 Dependent Variable: Y Berdasarkan tabel 4. 13 menunjukkan bahwa nilai koefisien determinasi (R. sebesar 0,339. Hal ini bearti 33,9% variabel dependen yaitu kesadaran dapat dipengaruhi oleh variabel independen yaitu, religiusitas, pengetahuan dan sedangkan sisanya 66,1% dijelaskan oleh faktor-fakor lain yang tidak disertakan dalam penelitian ini. PENUTUP Penelitian ini membahas tentang pengaruh budaya, pengetahuan, dan kepercayaan terhadap kesadaran muzakki dalam membayar zakat pertanian. Kesimpulan dapat diambil berdasarkan rumusan masalah yang telah ditetapkan sebagai berikut: Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, ditemukan bahwa variabel budaya berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap variabel Artinya, keputusan muzakki dalam membayar zakat melalui Baitul Yusniar. Peran Nilai Budaya. Mal Kabupaten Aceh Timur dipengaruhi oleh nilai-nilai budaya masyarakat itu sendiri, khususnya yang berkaitan dengan norma dan kebiasaan dalam melaksanakan ajaran agama, termasuk kewajiban berzakat. Semakin kuat pengaruh budaya religius dalam kehidupan sehari-hari, maka semakin besar pula kecenderungan individu untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi yang telah tersedia. Penelitian juga menunjukkan bahwa variabel pengetahuan memiliki pengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kesadaran membayar zakat. Ini menunjukkan bahwa tingkat pemahaman seseorang terhadap konsep, hukum, serta manfaat zakat pertanian turut menentukan keputusan mereka untuk menunaikan kewajiban zakat. Selanjutnya, variabel kepercayaan terbukti memberikan pengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kesadaran muzakki. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kredibilitas dan transparansi Baitul Mal Aceh Timur sangat menentukan dalam mendorong masyarakat untuk membayar zakat melalui lembaga tersebut. Kepercayaan ini semakin diperkuat melalui kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh Baitul Mal mengenai pentingnya berzakat dan keunggulan menyalurkannya melalui lembaga resmi dibandingkan secara langsung. Secara simultan, variabel budaya, pengetahuan, dan kepercayaan bersamasama memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kesadaran muzakki dalam membayar zakat pertanian. Hal ini dibuktikan dengan nilai Fhitung sebesar 16,448 yang lebih besar dari F-tabel sebesar 2,70 serta nilai signifikansi sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,05. Dengan demikian, ketiga variabel tersebut secara bersama-sama berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membayar zakat melalui Baitul Mal Kabupaten Aceh Timur. AL ILMU : Jurnal Keagamaan dan Ilmu Sosial Volume 11 Nomor 2 Bulan Juli - Desember Tahun 2025 Yusniar. Peran Nilai Budaya. DAFTAR PUSTAKA