LAPLACE : Jurnal Pendidikan Matematika p-ISSN : 2620 - 6447 e-ISSN : 2620 - 6455 PENERAPAN AI DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA MATERI PERSAMAAN KUADRAT Andalusia Pramita1*). Supriyo. Miftahul Khoiri. 1,2 Universitas PGRI Wiranegara. Indonesia *Corresponding author Email: andalusiapramita209@gmail. ABSTRACT This research aims to determine the implementation of AI in mathematics learning on quadratic equation material. This research uses a quantitative approach with a quasiexperimental design using a nonequivalent control group design. The sample used in this study was 30 students from class X at SMAN 3 Kota Pasuruan in the experimental class and 32 students in the control class. Data collection instruments used test sheets and observation, which were analyzed using quantitative descriptive analysis and hypothesis testing using the t-test aided by SPSS 31. The t-test significance value obtained was 0. Thus, it can be concluded that the students' learning outcomes after the implementation of AI-assisted learning showed a greater influence on the ability to solve quadratic equation problems. Keywords : ai implementation, mathematics, quadratic equation. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan AI dalam pembelajaran matematika pada materi persamaan kuadrat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis kuasi-eskperimen yang desainnya menggunakan nonequivalent control group design. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu siswa kelas X SMAN 3 Kota Pasuruan yang berjumlah 30 siswa pada kelas eksperimen dan 32 siswa pada kelas kontrol. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar tes dan observasi, yang dianalisis menggunakan analisis deksriptif kuantitatif dan pengujian hipotesis menggunakan uji-t berbantuan SPSS31. Diperoleh nilai signifikansi uji-t 0,001. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa setelah diterapkan pembelajaran berbantuan AI menunjukkan pengaruh yang lebih besar terhadap kemampuan menyelesaikan soal persamaan kuadrat. Kata Kunci : matematika, penerapan AI, persamaan kuadrat. PENDAHULUAN Perkembangan teknologi di era digital telah memberikan dampak besar terhadap berbagai aspek kehidupan manusia, salah satunya di bidang pendidikan (Purba & Saragih, 2. Salah satu perubahan terbesar di era digital adalah meningkatnya kemudahan dalam mengakses informasi (Nafis et al. , 2. Perubahan ini tidak hanya mempermudah memperoleh informasi, tetapi juga https://doi. org/10. 31537/laplace. Volume 9. Nomor 1. Mei 2026 mengubah metode pembelajaran dan pengajaran di bidang pendidikan (Maswain et , 2. Menurut Adigyzel & Mamlok dalam Sinaga & Firmansyah . Teknologi digital telah mengembangkan dan memperkaya metode pembelajaran tradisional yang sebelumnya berfokus pada guru dan penggunaan buku teks. Pembelajaran dengan teknologi digital memiliki banyak manfaat, khususnya dalam pembelajaran matematika. Matematika adalah mata pelajaran yang diajarkan di seluruh jenjang pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar (SD). Sekolah Menengah Pertama (SMP). Sekolah Menengah Atas (SMA), hingga Perguruan Tinggi (Ananda & Wandini. Persamaan kuadrat merupakan salah satu topik atau materi yang diajarkan dalam mata pelajaran matematika di tingkat sekolah menengah atas (Zakiyah et al. Persamaan kuadrat adalah materi pokok yang mendasari topik-topik lain seperti fungsi kuadrat, polinomial, fungsi komposisi, serta limit fungsi. Namun, kenyataannya di kelas masih banyak siswa yang menemui kesulitan dalam memahami materi persamaan kuadrat (Anggraini & Kartini, 2. Kesulitan memahami satu topik dalam matematika dapat berdampak pada munculnya kesulitan dalam topik lainnya (Hasan, 2. Menurut Hsieh et al. Rooein, dalam Diantama . , dengan menghadirkan lingkungan belajar yang interaktif dan menyenangkan, teknologi AI dapat meningkatkan rasa percaya diri siswa terhadap hasil belajarnya serta mengurangi kecemasan yang muncul dalam proses pembelajaran. Oleh sebab itu, penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam proses pendidikan memungkinkan adanya pendekatan pembelajaran yang adaptif, sehingga siswa dapat mengembangkan kemampuan terbaiknya dan lebih mudah mengatasi berbagai kesulitan (Liriwati, 2. Berbagai aplikasi dan platform AI yang sedang populer di kalangan pendidik seperti Gemini. ChatGPT, dan ClaudeAI. Dalam hal ini, peneliti tertarik untuk menerapkan ClaudeAI dalam pembelajaran matematika pada materi persamaan ClaudeAI memiliki keunggulan dalam memberikan jawaban yang informatif, sehingga diharapkan mampu membantu siswa mengatasi kesulitan dalam mempelajari persamaan kuadrat dengan menyediakan penjelasan yang lebih lengkap dan relevan, sehingga dapat mendukung pemahaman mendalam siswa (Suganda. Penerapan AI dalam Pembelajaran Matematika A (Pramita. Supriyo. Khoir. Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan di atas, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul AuPenerapan AI dalam Pembelajaran Matematika pada Materi Persamaan KuadratAy. METODE PENELITIAN Jenis penelitian ini termasuk penelitian eksperimen karena penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suatu perlakuan pendidikan terhadap perilaku Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan bentuk NonEquivalent Control Grup Design. Desain ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan terhadap subjek meskipun tidak dilakukan secara acak (Abraham & Supriyati, 2. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Populasi pada penelitian ini yaitu siswa kelas X SMAN 3 Pasuruan tahun ajaran 2024/2025. Sampel pada penelitian ini yaitu kelas X-3 dan X7 SMAN 3 Pasuruan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes dan observasi. Tes yang digunakan dalam penelitian ini adalah pretest dan postest berupa soal uraian. Observasi pada penelitian ini menggunakan lembar observasi aktivitas siswa pada saat proses pembelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan analisis data dengan membandingkan hasil nilai pretest dan posttest dari kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data yang sudah diperoleh kemudian dilakukan analisis menggunakan uji-t untuk menguji hipotesis dan mengetahui apakah terdapat pengaruh yang signifikan antara kelas kontrol dan kelas eksperimen setelah diberikan perlakuan. Namun sebelum dilakukan uji-t, dilakukan uji prasyarat yaitu uji normalitas dan uji homogenitas, kemudian dilakukan uji hipotesis. Sedangkan untuk data hasil observasi dianalisis secara deskriptif HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil penelitian yang diperoleh dari penerapan AI dalam pembelajaran matematika pada materi persamaan kuadrat disajikan sebagai berikut: Volume 9. Nomor 1. Mei 2026 Uji Normalitas Gambar 1. Hasil Uji Normalitas Menggunakan SPSS31 Berdasarkan Gambar 1, hasil uji normalitas menggunakan SPSS31 menunjukkan nilai signifikansi pretest kelas eksperimen adalah 0. 147 dan kelas Sedangkan untuk posttest, hasil uji normalitas menunjukkan nilai signifikansi kelas eksperimen adalah 0. 061 dan kelas kontrol 0. Karena nilai signifikansi lebih besar dari 0,05, maka data berdistribusi normal. Uji Homogenitas Gambar 2. Hasil Uji Homogenitas Menggunakan SPSS31 Berdasarkan Gambar 2, hasil uji homogenitas yang dianalisis menggunakan SPSS versi 31 menunjukkan bahwa nilai signifikansi yang diperoleh adalah sebesar 0,593. Karena nilai 0,593 lebih besar daripada 0,05, maka hasil tersebut menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan varians yang signifikan antar kelompok data yang dianalisis. Dengan kata lain, data pada penelitian ini memiliki varians yang homogen atau seragam. Penerapan AI dalam Pembelajaran Matematika A (Pramita. Supriyo. Khoir. Uji-T (Independent Sample T-Tes. Gambar 3. Hasil Uji-t Menggunakan SPSS31 Berdasarkan Gambar 3, hasil uji-t . ndependent sample t-tes. menunjukkan nilai signifikansinya adalah 0. Karena nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05, maka terdapat pengaruh signifikan antara penerapan AI terhadap hasil belajar dalam pembelajaran matematika pada materi persamaan kuadrat. Observasi Kelas Eksperimen Tabel 1. Hasil Observasi Kelas Eksperimen Aspek Kesiapan siswa Perhatian siswa Jumlah Persentase Kriteria Sangat Baik 78,13% Baik Respon awal terhadap AI Sangat Baik Kemampuan menggunakan AI Sangat Baik Kemampuan analisis terhadap jawaban AI 62,50% Baik Kontribusi siswa dalam menyelesaikan tugas kelompok Menyimpulkan pembelajaran 62,50% Baik 46,88% Cukup Refleksi pembelajaran 56,25% Cukup Kedisiplinan penutupan pembelajaran Sangat Baik Berdasarkan Tabel 1, hasil observasi yang dilakukan pada kelas eksperimen . elas yang menggunakan model pembelajaran konvensional berbantuan AI), menunjukkan bahwa siswa aktif dengan ikut serta menggunakan handphonenya dalam menerapkan AI pada proses pembelajaran, hal tersebut didukung oleh hasil observasi pada aspek respon awal terhadap AI dan kemampuan analisis siswa terhadap jawaban AI yang memperoleh hasil kriteria sangat baik. Jadi, siswa tidak Volume 9. Nomor 1. Mei 2026 hanya menerima informasi secara pasif, tetapi juga aktif terlibat dalam mengevaluasi dan memahami materi dengan kemampuan menggunakan/memanfaatkan AI secara Hal tersebut menunjukkan bahwa siswa memiliki tanggung jawab belajar dan aktif mengikuti setiap instruksi pembelajaran. Tabel 2. Hasil Observasi Kelas Kontrol Aspek Kesiapan siswa Perhatian siswa Antusias siswa Diskusi siswa Kontribusi siswa Menyimpulkan pembelajaran Refleksi siswa Kedisiplinan penutupan Jumlah Persentase 72,22% 94,44% 22,22% 33,33% 58,33% 36,11% 38,89% 100,00% Kriteria Baik Sangat Baik Kurang Kurang Cukup Kurang Kurang Sangat Baik Berdasarkan Tabel 2, hasil observasi siswa pada kelas kontrol memperlihatkan aktivitas belajar yang lebih rendah. Beberapa poin penting yang menunjukkan aktivitas siswa kelas kontrol terlihat kurang optimal. Berdasarkan hasil observasi, aspek antusias siswa diperoleh dengan kriteria kurang. Hal tersebut mengindikasikan bahwa mayoritas siswa cenderung hanya mendengarkan guru dalam menjelaskan materi dan kurang memperlihatkan minat untuk tahu lebih jauh tentang materi yang diperlajari. Selain itu, diperoleh juga aspek diskusi siswa dengan kriteria kurang. Minimnya kolaborasi antar siswa serta kurangnya upaya untuk saling bertukar pikiran selama proses pembelajaran. mengakibatkan interaksi antar siswa menjadi terbatas dan kesempatan untuk memperdalam pemahaman melalui diskusi tidak dimanfaatkan secara optimal. KESIMPULAN DAN SARAN Penerapan AI pada kelas eksperimen memiliki pengaruh positif terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika pada materi persamaan kuadrat. Terlihat dari nilai signifikansi uji-t dengan perolehan nilai 0,001, yang mana lebih kecil dari nilai p-value 0,05 sehingga dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan AI dalam pembelajaran matematika pada materi persamaan Sementara itu, hasil observasi menunjukkan bahwa aktivitas siswa pada Penerapan AI dalam Pembelajaran Matematika A (Pramita. Supriyo. Khoir. kelas eksperimen dengan pembelajaran konvensional berbantuan AI lebih menonjol dalam memperhatikan penjelasan guru, mengerjakan latihan, dan berani bertanya atau menjawab dibandingkan kelas konvensional tanpa AI. Penerapan AI masih membutuhkan peran guru sebagai pendamping agar siswa tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga tetap mendapatkan arahan, motivasi, dan penguatan nilainilai pendidikan. Dengan demikian, saran yang diharapkan dapat bermanfaat bagi penelitian selanjutnya adalah disarankan agar penelitian berikutnya dilakukan pada cakupan materi matematika yang lebih luas, tidak hanya terbatas pada persamaan REFERENSI