J T S 2022 (JOURNAL OF THEOLOGICAL STUDENTS) VOLUME 11 NOMOR 2 PEMAHAMAN PELAYAN TENTANG KARUNIA BAHASA ROH Ardian Tuhumury. Gidion. Gregorius Suwito (Mahasiswa Prodi Teologi STT Kristus Alfa Omega: ardiantuhumury14@gmail. Dosen STT Kristus Alfa Omega: gideonjosila@gmail. gregoriussuwito74@gmail. Abstract Based on the results of temporary observations, the researchers found that the understanding of the ministers about the gift of tongues in GBT Kristus Raja Ternate was not optimal. This is based on observations and interviews with the congregation and church leaders. So the aim is to find out what the ministers understand about the gift of tongues in the Bethel Tabernacle Church of Christ the King of Ternate. In this study, the researcher used a qualitative research method. Based on the results of testing qualitative data on five indicators, it can be concluded that the Minister's understanding of the gift of tongues in GBT Kristus Raja Ternate is good. Keywords: Gifts. Tongues. Understanding. Servant PENDAHULUAN Karunia bahasa Roh adalah kemampuan istimewa yang diberikan oleh Allah kepada beberapa anggota dalam Tubuh Kristus untuk berbicara dalam suatu bahasa yang tidak pernah mereka pelajari dan untuk menerima dan menyampaikan suatu pesan langsung dari Allah kepada umat-Nya melalui suatu ucapan yang diurapi Allah dalam suatu bahasa yang tidak pernah mereka pelajari. Peneliti mewawancarai pelayan. 2 Pelayan yang dimaksud ialah mereka yang melayani dalam setiap ibadah di Gereja Bethel Tabernakel Kristus Raja Ternate, baik sebagai Worship Leader. Singer. Pemain Musik. Pendoa. Pemberdayaan karunia Roh Kudus salah, satunya karunia bahasa Roh sudah dirasakan baik, dengan adanya pertemuan doa rutin setiap hari, doa puasa pelayan, ibadah raya yang juga memberi pemahaman yang benar tentang karunia, dimana karunia bahasa Roh diberdayakan. Selain itu dalam pengamatan peneliti juga menemukan dan mengalami bahwa saat doa dan puasa rutin gereja selama 40 hari yang diadakan setiap tahun sebelum Paskah pada bulan April sampai Mei yang di dalamnya juga terlibat para pelayan, beberapa kali di penghujung doa Gembala Sidang berdoa dan meminta Roh Kudus menjamah semua jemaat yang hadir, sehingga pelayan dan jemaat mulai berbahasa Roh dan dengan bahasa yang baru bagi mereka. 4 Le mengatakan bahwa AuAwalnya Saya tidak percaya adanya bahasa Roh. Saya anggap itu sesat karena terlihat seperti dibuat-buat oleh beberapa orang yang saya jumpai dalam pertemuan doa dan terkesan meniru bahasa orang lain yang sedang berbahasa Roh juga, tetapi setelah saya doa pribadi dengan Tuhan. Saya mengalaminya. Saya Peter Wagner. Manfaat Karunia Roh Untuk Pertumbuhan Gereja, n. d, 235. Wawancara kepada Gembala Sidang. Ju. Ro & Le, pada 11 September & 02-07 Oktober Informasi Gembala Sidang (Dilakukan 11 September 2. Kegiatan Doa dan Puasa Tahunan 40 Hari (Bulan April AeMe. J T S 2022 (JOURNAL OF THEOLOGICAL STUDENTS) VOLUME 11 NOMOR 2 mulai berkata-kata dalam bahasa yang tidak saya pahami dan timbul rasa damai. Ay Sampai sekarang bahasa Roh masih digunakan dalam doa dan ibadah. Peneliti juga mewawancarai pelayan. 6 Ro dan Ca mengatakan bahwa AuBahasa Roh digunakan untuk diri kita sendiri tidak bagi orang lainAy. Ju mengatakan AuSaya masih menggunakan bahasa Roh di dalam kegiatan doa penyembahan, doa peperangan. Tujuannya untuk menghentak Setan. Bahasa Roh hanya dapat diterima oleh orang pilihanAy. Ro berkata bahwa AuDalam doa dan puasa penggunaan bahasa Roh sudah baik hanya saja saya sedikit terganggu dengan seorang jemaat yang sering dengan keras berbahasa Roh padahal tidak ada yang menafsirkannya. Bahasa Roh juga bisa dengan lembut. Ay Dalam penggunaanya menurut Ca bahwa bahasa Roh tidak memiliki aturan dalam sebuah ibadahAy. 7 Berdasarkan hasil tersebut, peneliti menetapkan variabel pemahaman pelayan tentang karunia bahasa Roh sebagai fokus penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman pelayan tentang karunia bahasa Roh. Peneliti menduga bahwa pemahaman pelayan tentang karunia bahasa Roh di Gereja Bethel Tabernakel Kristus Raja Ternate kurang maksimal. Menurut C. Peter Wagner dalam bukunya AuManfaat Karunia Roh Untuk Pertumbuhan GerejaAy, karunia bahasa Roh adalah kemampuan istimewa yang diberikan oleh Allah kepada beberapa anggota dalam Tubuh Kristus untuk berbicara kepada Allah dalam suatu bahasa yang tidak pernah dipelajari dan untuk menerima dan menyampaikan suatu pesan langsung dari Allah kepada umat-Nya melalui suatu ucapan yang diurapi Allah dalam suatu bahasa yang tidak pernah mereka 8 Hendarto Supatra dalam bukunya. AuMengenal Pentakostalisme di IndonesiaAy, mengatakan bahasa Roh dalam Kisah Para Rasul. Bahasa Roh ini adalah bahasa Roh yang dapat dimengerti, bukan bahasa Roh yang tidak dimengerti sebab bahasa yang mereka gunakan adalah bahasa manusia (Xenolali. , yaitu AuxenosAy berarti asing dan AulaliaAy berarti pembicaraan. Bahasa Roh atau bahasa lidah dalam 1 Korintus adalah bahasa yang tidak dapat dimengerti baik oleh yang mengucapkannya maupun orang yang mendengarnya sehingga harus ada yang menafsirkannya . Kor. 14:2, 5, . William W. Menzies & Robert P. Menzies dalam bukunya AuRoh Kudus dan KuasaAy menjelaskan bahwa doktrin Pentakosta tentang bahasa Roh sebagai tanda awal baptisan Roh Kudus adalah sebagai berikut: Pertama. Paulus menegaskan bahwa manifestasi pribadi dari bahasa Roh itu mendidik, dirindukan, dan tersedia secara universal. Singkatnya, semua orang harus berbicara tentang bahasa Roh. Kedua. Lukas menegaskan bahwa anugerah Pentakosta itu secara intim terhubung dengan ucapan yang diwahyukan, dimana pembicaraan dalam bahasa Roh itu menonjol, dan memiliki karakter yang unik sebagai bukti. Ketiga, karena itu kalau seseorang menerima anugerah Pentakosta Informasi Pelayan Ju & Ro (Dilakukan 02 Oktober 2. Wawancara kepada Pelayan Ro. Ca. Ju & Do . ilakukan pada 02 Oktober 2. Informasi Pelayan Ch (Dilakukan pada 06 Oktober 2. Peter Wagner. Manfaat Karunia Roh (Malang: Gandum Mas, 2. , 55. J T S 2022 (JOURNAL OF THEOLOGICAL STUDENTS) VOLUME 11 NOMOR 2 artinya seseorang harus berharap untuk memanifestasikan bahasa Roh, dan manifestasi bahasa Roh ini merupakan tanda demonstratif yang unik . bahwa orang itu sudah menerima anugerah 9 Menurut Jan. S Aritonang, baptisan atas orang-orang percaya di dalam Roh Kudus diawali dan disaksikan oleh tanda lahiriah berupa berbicara dalam lidah . lain, sebagaimana kemampuan yang diberikan Allah kepada para Rasul (Kis. Robert L. Brandt dalam bukunya AuKarunia-Karunia RohAy mengatakan bahwa karunia berkata-kata dengan bahasa Roh adalah satu-satunya karunia dari kesembilan karunia Roh yang dapat membangun diri orang beriman . Kor. Bahasa lidah adalah bahasa Roh. Allah adalah Roh. Bahasa lidah . ahasa Ro. menyanggupkan kita untuk berbicara kepada Allah dengan lebih baik daripada yang dapat kita lakukan dengan kesanggupan manusiawi kita. Berkata-kata dengan bahasa Roh membangun Tubuh Kristus secara Rohani . Kor. 14:4-. Melalui karunia bahasa Roh, kita diberi kesanggupan untuk berdoa sebagaimana yang tak dapat kita lakukan jika kita berdoa secara AuDemikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita. sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa. tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkanAy (Roma 8:. Roberts Liardon dalam bukunya AuSekolah Roh KudusAy mengatakan bahwa berdoa dalam bahasa membangun serta mengembangkan diri kita secara Rohani . Kor. Dimana ketika seseorang berdoa dalam bahasa Roh, rohnya dikuatkan, ia dibangun untuk melakukan pekerjaanpekerjaan Allah di zaman sekarang. Berdoa di dalam bahasa Roh menolong kita berdoa dengan benar (Rom. 8:26-. Berdoa di dalam bahasa Roh menggairahkan iman kita (Yud. Ketika Roh Kudus mengalir melalui diri seseorang seperti aliran-aliran air hidup, ia dibersihkan, disegarkan dan Roh Kudus memberikan penyegaran bagi Roh dan jiwa kita. Pertolongan Khusus. Berkata-kata dengan bahasa Roh menolong orang percaya untuk berdoa dengan lebih baik. Melalui karunia bahasa Roh, kita diberi kesanggupan untuk berdoa sebagaimana yang tak dapat kita lakukan jika kita berdoa secara biasa. AuDemikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita. sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa. tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkanAy (Roma 8:. Robert L. Brandt dalam bukunya AuKarunia-Karunia RohAy mengatakan bahwa berkata-kata dengan bahasa Roh dalam ibadah umum harus ditafsirkan . Kor. Mereka yang berkata-kata dalam bahasa Roh dalam ibadah umum harus berdiam diri, jika tidak ada orang yang William W. Menzies & Robert P. Menzies. Roh Kudus dan Kuasa (Batam, 2. Jan S. Aritonang. Berbagai Aliran Di Dalam Dan Di Sekitar Gereja (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2. Robert L. Brandt. Karunia-Karunia Roh (Malang: Gandum Mas, n. Roberts Liardon. Sekolah Roh Kudus (Jakarta: Yayasan Pekabaran Injil IMMANUEL. J T S 2022 (JOURNAL OF THEOLOGICAL STUDENTS) VOLUME 11 NOMOR 2 dapat menafsirkannya . Kor. Mereka yang berkata-kata dengan bahasa Roh dalam ibadah umum harus berdoa agar mereka sendiri dapat menafsirkannya . Kor. Berkata-kata dengan bahasa Roh tidak boleh dilarang . Kor. Berkata-kata dengan bahasa Roh tidak boleh menimbulkan kekacauan . Kor. 13 Berdasarkan pembahasan di atas, maka peneliti akan berfukus mengetahui bagaimana sebenarnya pemahaman pelayan Tuhan di Gereja Bethel Tabernakel Kristus Raja Ternate tentang karunia bahasa Roh? METODOLOGI Berdasarkan uraian dalam rumusan masalah penelitian, yang menjadi tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apa yang pelayan pahami tentang karunia bahasa Roh di Gereja Bethel Tabernakel Kristus Raja Ternate. Dalam penelitian ini peneliti memilih menggunakan purposive sampling, dalam hal ini informan atau narasumber kunci atau situasi sosial lebih tepat digunakan dengan sengaja atau bertujuan. Subjek populasi dalam penelitian ini berjumlah 15 orang. Objek penelitian ialah para pelayan, yaitu mereka yang terlibat dalam pelayanan di setiap jam ibadah di Gereja Bethel Tabernakel Kristus Raja Ternate, baik sebagai Worship Leader. Singers. Pemain Musik, dan Pendoa. Peneliti mengambil sampel yang lebih memahami tentang masalah yang akan diteliti oleh Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti ialah teknik wawancara. Dengan wawancara, maka peneliti akan mengetahui hal-hal yang lebih mendalam dari informan dalam menginterpretasikan situasi dan fenomena yang terjadi, dimana hal ini tidak bisa ditemukan melalui Dalam proses wawancara media yang digunakan oleh peneliti adalah Video Handphone, tujuannya untuk membantu peneliti mengingat secara detail hasil dari wawancara kepada setiap Selanjutnya informasi yang diperoleh dianalisis secara sistematis dan ilmiah. PEMBAHASAN Pengertian Bahasa Roh Berdasarkan temuan melalui wawancara dari 15 responden, ditemukan pemahaman tentang bahasa Roh, sebagian besar menyatakan bahwa bahasa Roh merupakan karunia atau pemberian Allah kepada umat-Nya yang tidak dapat dimengerti atau dipahami manusia dan merupakan bahasa komunikasi antara seseorang dengan Allah. Robert L. Brandt. Karunia-Karunia Roh (Gandum Mas. Malan. J T S 2022 (JOURNAL OF THEOLOGICAL STUDENTS) VOLUME 11 NOMOR 2 Jenis Bahasa Roh Berdasarkan temuan melalui wawancara dari 15 responden, ditemukan pemahaman tentang jenis bahasa Roh, sebagian kecil mengatakan bahwa ada bahasa yang tidak diperlukan penafsir seperti dalam Kisah Para Rasul 2, dimana murid-murid Yesus berbicara dalam bahasa daerah setempat yang dimengerti oleh pendengar dan karunia bahasa Roh yang tidak dimengerti, membutuhkan seseorang yang memiliki karunia menafsir supaya membangun banyak orang. Sebagian besar mengatakan bahwa bahasa Roh adalah bahasa yang sebenarnya tidak dimengerti baik oleh yang mengucap dan yang mendengar, sehingga membutuhkan seseorang yang dikaruniai karunia menafsirkan untuk membangun orang lain. Bahkan terkadang Tuhan sendirilah yang memberikan mereka hikmat untuk mengerti perkataan mereka. 1 responden mengatakan tidak perlu ditafsir. Bahasa Roh Sebagai Tanda Awal Baptisa Roh Kudus Bahasa Roh Sebagai Tanda Awal Baptisan Roh Kudus Berdasarkan temuan melalui wawancara, ditemukan pemahaman tentang bahasa Roh sebagai tanda awal baptisan Roh Kudus, sebagian kecil mengatakan bahwa bahasa Roh merupakan tanda awal atau menifestasi awal seseorang mengalami baptisan Roh Kudus dan penuh dengan Roh. Kemudian sebagian besar mengatakan tidak, bahasa Roh hanya salah satu tanda dan tidak semua orang yang mengalami baptisan Roh Kudus berbahasa Roh, sebab bahasa Roh merupakan karunia yang tidak semua mendapatkannya. Apakah Semua Orang Bisa Berbahasa Roh Berdasarkan temuan melalui wawancara, ditemukan pemahaman tentang semua orang bisa berbahasa Roh, sebagian kecil menyatakan bahwa semua orang bisa berbahasa Roh tatkala orang tersebut percaya dan menerima Yesus, dipenuhi dengan Roh Kudus. Kemudian sebagian besar mengatakan bahwa tidak semua orang bisa berbahasa Roh karena merupakan karunia yang tidak semua orang percaya diberikan oleh Tuhan. Manfaat Bahasa Roh Manfaat Berbahasa Roh Berdasarkan temuan melalui wawancara dari 15 responden, ditemukan pemahaman tentang manfaat seseorang berbahasa Roh, semua menyampaikan dengan jawaban yang bervariasi namun sesuai dengan pendapat para ahli. Keseluruhan responden menyatakan bahwa seseorang yang berbahasa Roh bermanfaat membangun diri sendiri dan membangun orang lain jika bahasa Roh tersebut dtafsirkan. Dengan berbahasa Roh seseorang merasakan damai dan sukacita, juga merupakan fasilitas seseorang berkomunikasi dengan baik dan membangun hubungan yang kuat dengan Tuhan. J T S 2022 (JOURNAL OF THEOLOGICAL STUDENTS) VOLUME 11 NOMOR 2 Manfaat Berdoa Dengan Bahasa Roh Dari hasil temuan melalui wawancara 15 responden, ditemukan bahwa pemahaman dan apa yang dirasakan ketika berdoa dengan bahasa Roh, sebagian besar menyatakan ketika seseorang dalam keadaan atau kondisi yang tidak baik, persoalan dan tidak ada kata-kata yang bisa terucap lagi, maka Roh Kudus membantu orang itu berdoa secara benar dengan keluhan-keluhan yang tak tersampaikan. Secara keseluruhan responden menyatakan bahwa ketika berdoa dengan bahasa Roh yang dirasakan ialah kedamaian dalam hati, sukacita, beroleh kekuatan dalam roh dan jiwa, serta merasakan kelegaan lepas dari beban yang begitu berat. Berdoa dalam Bahasa Roh membangun diri baik secara rohanin dan juga secara mental,14 dalam doa Bahasa Roh orang percaya dapat mengalami perjumpaan dengan Allah yang menginsafkan dan memulihkan. Peraturan Berhubungan dengan Berbahasa Roh dalam Sebuah Ibadah atau Persekutuan Dari hasil temuan melalui wawancara, ditemukan pemahaman tentang peraturan berkatakata dalam bahasa Roh di sebuah ibadah atau persekutuan bahwa, sebagian besar responden menyatakan, seseorang yang berbahasa Roh dalam sebuah ibadah atau persekutuan harus tertib dan teratur, dengan kata lain tidak menimbulkan kekacauan. Membutuhkan penafsir untuk membangun jemaat, jika tidak atau hanya membangun diri sendiri maka bisa dengan pelan diucapkan. Sedangkan sebagian kecil menyatakan tidak ada peraturan. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian kualitatif mengenai Pemahaman Pelayan Tentang Karunia Bahasa Roh di Gereja Bethel Tabernakel Kristus Raja Ternate. Dapat diambil beberapa kesimpulan, yakni: Pemahaman pelayan tentang pengertian bahasa Roh sudah baik. Pemahaman pelayan tentang jenis bahasa Roh masih kurang. Pemahaman tentang bahasa Roh sebagai tanda awal baptisan Roh Kudus dan apakah semua orang bisa berbahasa Roh masih kurang. Pemahaman pelayan manfaat seseorang berbahasa Roh dan berdoa dengan bahasa Roh serta yang dirasakan sudah baik. Pemahaman pelayan tentang peraturan berhubungan dengan berbahasa Roh dalam sebuah ibadah sudah baik. Dengan demikian berdasarkan hasil penelitian yang ada, maka peneliti memberikan saran agar pemahaman pelayan di Gereja Bethel Tabernakel Kristus Raja Ternate tentang bahasa Roh dapat ditingkatkan lagi melalui pengajaran yang disampaikan. Melalui penelitian ini juga peneliti berharap hasil penelitian dapat menjadi manfaat untuk mengembangkan dan memperkaya pengetahuan mengenai karunia bahasa Roh dan dapat menjadi referensi untuk penelitian selanjutnya. Gidion. Gidion. "Karya Roh Kudus Dalam Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). " Shift Key: Jurnal Teologi dan Pelayanan 7. J T S 2022 (JOURNAL OF THEOLOGICAL STUDENTS) VOLUME 11 NOMOR 2 DAFTAR PUSTAKA