Nur Hasanah et al. Journal Agronafarm 1. : 9-13 Hanum Palupi et al. Journal Agronafarm 1. : 1-8 Vol 1. No 1 : 9 Ae 13 ISSN : 0000 - 0000 JOURNAL OF AGRICULTURAL TECHNOLOGY AND NATURAL FARMING https://journal. usn-lampung. id/index. php/agronafarm PENGARUH KONSENTRASI POC KULIT PISANG KEPOK TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SELADA KERITING (Lactuca sativa L. ) PADA SISTEM HIDROPONIK RAKIT APUNG Nur Hasanah1*. Bambang Purwanto2. Ansyori3 1Mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian. Universitas Satu Nusa Lampung 2Dosen Fakultas Teknologi Pertanian. Universitas Satu Nusa Lampung 3Dosen Fakultas Teknologi Pertanian. Universitas Satu Nusa Lampung *E-mail Korespondensi: nurhasanah@gmail. ABSTRAK Kebutuhan selada terus meningkat harus di imbangi dengan luas lahan. Hidroponik rakit apung merupakan teknik budidaya tanaman secara alaternatif untuk mengatasi penurunan lahan dengan memanfaatkan air sebagai media tanamanya. AB Mix merupakan nutrisi AB Mix yang harganya relatif mahal sehingga dapat meningkatkan biaya produksinya. Penambahan nutrisi POC kulit pisang kepok di harapkan dapat mengurangi pemberian AB Mix. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kosentrasi POC kulit pisang kepok terhadap pertumbuhan tanaman selada ( Lactuca sativa L. ) Pada sistem hidroponik rakit apung. Penelitian di laksankan pada bulan september-januari 2025 menggunakan metode Eksperimen dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) 4 ulangan 6 taraf perlakuan yaitu : P0 = ( 100% AB Mi. P1=. % AB Mix 10 ml/L po. P2=. % AB Mix 20 ml/L po. P3=. % AB Mix 30 ml/L po. P4=. % AB Mix 40 ml/L po. , dan P5=. % AB Mix 50 ml/L po. analisis data menggunakan uji Homogenitas ragam dan uji aditivitas, bila ragam homogen dan data aditif maka untuk mengetahui pengaruh perlakuan data di olah dengan sidik ragam dan di lanjut dengan uji ortogonal dan ortogonal polinomial pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukan Pemberian POC kulit pisang kepok dengan kosentrasi tinggi dapat menekan pertumbuhan, perlakuan yang paling baik adalah P1 yaitu 50% AB Mix dan 10 ml/L POC kulit pisang kepok. Kata kunci: POC kulit pisang kepok,Hidroponik rakit apung,Selada keriting. banyak dibudidayakan dengan menggunakan sistem hidroponik. Hidroponik adalah teknik budidaya tanaman menggunakan media tanam selain tanah dan memanfaatkan larutan nutrisi sebagai sumber unsur haranya (Zenita dan Widaryanto, 2. Permintaan selada di pasaran mengalami peningkatan sebagai akibat dari menjamurnya bisnis makanan terutama pada masa pandemi Covid-19. PENDAHULUAN Selada (Lactuca sativa L. ) adalah tanaman sayuran semusim yang cukup populer di kalangan masyarakat, karena mengandung berbagai nutrisi yang baik bagi kesehatan tubuh (Cahyani,dkk, 2. Selada merupakan salah satu sayuran yang Nur Hasanah et al. Journal Agronafarm 1. : 9-13 Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik . produksi selada di Indonesia hanya 129 ton, hasil tersebut belum dapat memenuhi permintaan pasar sebesar 204 ton. Rendahnya produksi tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor di antaranya adalah budidaya selada yang belum meluas dan adanya konversi lahan sebagai pemukiman atau kawasan industri. Terobosan budidaya tanaman yang dapat dilakukan untuk menghadapi masalah tersebut adalah melalui hidroponik. Hidroponik memiliki beragam jenis teknik budidaya, salah satunya hidroponik rakit apung. Sistem hidroponik rakit apung memiliki prinsip dimana styrofoam digunakan sebagai penyangga tanaman menumbuhkan tanaman yangdiapungkan diatas permukaan larutan nutrisi pada sebuah bak atau kolam (Sagita,dkk,2. Kelebihan dari hidroponik sistem rakit apung yakni memiliki efisiensi air dan nutrisi yang lebih tinggi, pembuatan instalasi lebih murah dan bahan lebih mudah Namun, rakit apung juga memiliki kelemahan yakni dengan kondisi air yang jenuh akan membuat tanaman menjadi kekurangan oksigen (Ariananda, dkk, 2. Dalam membudidayakan tanaman hidroponik salah satu hal yang sangat diperhatikan yaitu larutan nutrisi. Larutan nutrisi adalah faktor penting untuk pertumbuhan dan kualitas hasil panen tanaman hidroponik, untuk itu maka perlu dikontrol setiap hari konsentrasi larutan nutrisi yang dinyatakan dalam parts per million . Jumlah ppm pada budidaya mengoptimalkan pertumbuhan tanaman Nilai ppm yang rendah akan dapat mengganggu pertumbuhan menjadi tidak maksimal, sedangkan ppm yang terlalu tinggi dapat merusak tanaman hingga kondisi seperti terbakar. Pengaturan ppm ini menjadi hal yang penting diawasi setiap hari untuk mengotimalkan efisiensi nutrisi yang diberikan ketanaman (Lingga. Nutrisi menggunakan nutrisi AB mix yang dilarutkan kedalam larutan air yang digunakan dalam budidaya hidroponik. Nutrisi AB mix merupakan nutrisi yang sudah dilengkapi kebutuhan unsur hara makro dan mikro untuk berbgai jenis tanaman Pengoptimalkan tanaman, dapat pula menambahkan berbagai jenis bahan organik yang memiliki unsur hara untuk dapat diserap oleh tanaman. Pisang kepok (Musa paradisiac. adalah tanaman buah yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Tingginya tingkat konsumsi Pisang kepok oleh masyarakat sejalan dengan meningkatnya keberadaan limbah kulit Pisang kepok yang selama ini hanya dibuang begitu saja (Nasution, 2014. Handayani & Elfarisna, 2. Oleh karena kandungan nutrien yang masih dimiliki oleh kulit pisang dan ketersediaannya yang melimpah, bahan organik ini potensial digunakan sebagai bahan pembuatan pupuk organik cair. METODE PENELITIAN Penelitian ini di laksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Teknologi Pertanian. Universitas Satu Nusa Lampung. Penelitian ini dilakukan selama 6 minggu, dimulai dari bulan November-Desember 2024. Bahan yang di gunakan untuk penelitian ini adalah benih selada, air bersih. Nutrisi AB mix, kulit pisang kepok, molase. EM4. Alat yang akan digunakan adalah bak plastik . x 25 c. , styrofoam, ember, gayung, gelas ukur, cutter, penggaris,TDS, pH meter, nampan, rockwoll, netpot, timbangan, suntikan, jangka sorong, kertas label, plastik asoy, pisau, lakban dan alat dokumentasi. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 ulangan. Perlakuan adalah kosentrasi Poc kulit pisang kepok perbak hidroponik yang terdiri dari 6 Jumlah satuan percobaan adalah 24 bak hidroponik,setiap percobaan terdiri dari 4 netpot yang di isi bibit selada berdaun 3-4 Jumlah netpot yang di gunakan adalah 96 Bila ragam homogen dan data aditif maka untuk mengetahui pengaruh perlakuan data di olah dengan sidik ragam dan di lanjut dengan perbandingan uji Ortogonal dan ortogonal polinomial pada taraf nyata 5%. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil uji lanjut perbandingan orthogonal Nur Hasanah et al. Journal Agronafarm 1. : 9-13 menunjukan larutan AB Mix tanpa POC kulit pisang kepok menunjukan perbedaan nyata dibandingkan dengan larutan AB Mix dengan POC kulit pisang kepok pada parameter : tinggi tanaman, berat basah dan diameter batang. Pada larutan AB Mix sistem hidroponik rakit apung menunjukan pertumbuhan selada lebih baik pada tinggi tanaman 23,06 cm,berat basah tanaman 19,50 gram dan diameter batang 5,54 mm. Sebagaimana di jelaskan Dijelaskan oleh Wasonowaniti, dkk,. membudidayakan tanaman selada secara hidroponik nutrisi terbaik yaitu nutrisi AB Mix konsentrasi 10 ml/liter dapat menghasilkan pertumbuhan serta produksi tanaman selada. Penambahan POC kulit pisang kepok kedalam larutan AB Mix selada berdampak tidak baik. Hal tersebut terlihat pada pertumbuhan tinggi tanaman, berat basah tanaman, dan diameter batang tanaman selada. Sebagaimana hasil penelitian Salsabila, dkk . menyampaikan pemberian POC Bioslurry dengan kosentrasi tinggi lebih dari 30 ml/liter mengakibatkan kejenuhan nutrisi. Dengan aplikasi POC Bioslurry tidak menghasilkan pengaruh yang signifikan bagi pertumbuhan serta produksi tanaman selada pada sistem hidroponik, sehingga pemberian POC Bioslurry di kombinasikan dengan nutrisi AB Mix tidak mengoptimalkan pertumbuhan tanaman selada. Hasil uji lanjut penambahan konsentrasi POC kulit pisang kepok dalam larutan AB Mix menunjukan pengaruh sangat nyata pada pertumbuhan tanaman selada, tinggi tanaman 16,47 cm, berat basah tanaman 8,85 gram dan diameter batang 4,13 mm. Sebagiman di jelaskan oleh Rohmaniyah,dkk,. Nutrisi AB Mix yang di berikan dari konsentrasi 0-5 ml/liter pada sistem hidroponik belum dapat mengoptimalkan pertumbuhan tanaman Sebagaimana hasil penelitian Salsabila, dkk,. , bahwa pertumbuhan tanaman selada yang di aplikasikan tanpa kombinasi dengan nutrisi AB Mix menunjukan pertumbuhan tanaman lebih rendah dibandingan dengan nutrisi AB Mix tanpa POC Bioslurry. Penambahan POC Bioslurry tanpa di campurkan dengan nutrisi AB Mix masih tidak dapat menyuplai nutrisi yang di butuhkan tanaman selada, hal ini dikarenakan kandungan nutrisi dalam POC Bioslurry masih pertumbuhan serta perkembangan tanaman Kosentrasi larutan hara organik seperti Bioslurry menyediakan hara yang baik dengan kosentrasi yang masih rendah, sehingga perlu diberikan dalam kosentrasi yang lebih tepat untuk mencapai pertumbuhan tanaman selada yang baik. Hasil pengujian sidik ragam bahwa penambahan POC kulit pisang kepok pada larutan AB Mix tidak menunjukan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan jumlah daun dan panjang akar . Hal ini sangat dimungkinkan karna pemberian kosentrasi POC kulit pisang kepok kedalam larutan AB Mix pada hidroponik rakit apung sehingga peningkatan nutrisi dari penambahan POC kulit pisang kepok menekan pertumbuhan tanaman selada. Sebagaimana penelitian yang di lakukan Dwi Nopandra Sitepu,dkk,. , bahwa produksi selada terbaik dengan kosentrasi larutan AB Mix 20 ml/L dan poc kulit pisang kepok 25 ml/l. Nur Hasanah et al. Journal Agronafarm 1. : 9-13 Tabel 1. Rekapitulasi Daftar Sidik Ragam Pengaruh Konsentrasi POC Kulit Pisang Kepok Terhadap Pertumbuhan Tanaman Selada Keriting. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. KESIMPULAN Hasil penelitian pengaruh konsentrasi POC kulit pisang kepok terhadap pertumbuhan tanaman selada kriting pada sistem hidroponik rakit apung memberikan kesimpulan sebagai berikut : Pertumbuhan tanaman selada kriting pada sistem hidroponik rakit apung dengan larutan AB Mix lebih baik, daripada AB Mix ditambahkan POC kulit pisang kepok yaitu pertumbuhan selada pada larutan ABMix pada tinggi tanaman 32,06 cm berat basah tanaman 19,50 gram dan diameter batang 5,54 mm. Pemberian POC kulit pisang kepok pada sistem hidroponik rakit apung dengan nutrisi AB Mix tidak berpengaruh terhadap jumlah daun rata-rata 6,71 daun dan panjang akar 18,90 cm tanaman Alifia Azahra. Guniarti. Deri Dewanti, 2023. Pengaruh komposisi media Tanam dan Kosentrasi Poc kulit Pisang Kepok Terhadap produksi cabai (Capsium Frutescens ) . Vol 6. No 1. Arif Widiarto,Arif Widarto 2021. Pengaruh Pupuk Organik Cair kulit pisang kepok dan Npk 16 : 61:16 Terhadap pertumbuhan serta hasil tanaman bunga Ariananda,B. Nopsagiarti,T. , dan Mashadi,M. Pengaruh Pemberian Berbagai Larutan Nutrisi AB Mix terhadap Pertumbuhan dan Produksi Selada (Lactuca sativa L. ) Hidroponik sistem Floating. Green swarnadwipa . Jurnal Pengembangan Ilmu Pertanian. Badan Pusat Stastitik 2020. Produksi Tanaman Selada Di Indonesia Tahun 2020. Jakarta Pusat. Beben Airananda,Tri Nopsagiarti, dan Mashadi Pengaruh Pemberian Berbagai kosentrasi Larutan Nutrisi AB Mix Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Selada ( Lactuca sativa L. ) Hidroponik System Floating, 9 . DAFTAR PUSTAKA