Mardika,HPK et al/Barakuda 45 7 . , 169-180 e-ISSN : 2656-7474 DOI:https://doi. org/10. 47685/barakuda45. PENGGUNAAN EKSTRAK MANGGIS UNTUK OPTIMALISASI MASKULINISASI BENIH IKAN GABUS (CHANNA STRIATA) Utilization of Mangosteen Extract to Enhance the Masculinization of Striped Snakehead (Channa striat. Fingerlings Hanisya Putri Kania Mardika1*). Taufik Budhi Pramono. Novia Nurul Afiyah. Joni Johanda Putra. Lorichika Gustinda Larasati. Siti Nur Rohmah. Dosen Program Studi Akuakultur. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto Jl. Dr Soeparno. Komplek GOR Soesilo Soedarman Purwokerto, 53122. Indonesia Dosen Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto Jl. Dr Soeparno. Komplek GOR Soesilo Soedarman Purwokerto, 53122. Indonesia Mahasiswa Program Studi Akuakultur. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto Jl. Dr Soeparno. Komplek GOR Soesilo Soedarman Purwokerto, 53122. Indonesia *)Korespondensi: hanisya. mardika@unsoed. Received: 29 Agustus 2025. Received in revised form: 26 September 2025. Accepted: 17 Oktober 2025 ABSTRAK Teknologi budidaya perikanan untuk meningkatkan produktifitas salah satunya adalah sex reversal atau maskulinisasi. Maskulinisasi ikan gabus sangat diperlukan dalam menyeimbangkan rasio kelamin jantan untuk peningkatan budidaya yang berkelanjutan. Salah satunya dengan penggunaan bahan alami untuk mengurangi penggunaan hormon sintetik yang tidak ramah lingkungan. Bahan alami seperti ekstrak kulit manggis mengandung zat penghambat aromatase. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui dosis optimal yang dapat mempengaruhi sex reversal pada ikan gabus. Benih ikan gabus berumur 2 minggu diberi dosis 0/ kontrol . 0,5 . 0,9 g/L dilakukan perendaman selama 4 jam dan dipelihara selama 2 bulan. Pembedahan ikan gabus diambil gonadnya dan diteliti secara mikroskopis dengan pewarnaan Hasil penelitian menunjukkan bahwa nisbah kelamin ikan jantan lebih banyak ditemukan pada dosis optimum yaitu 0,9 g/L sedangkan tingkat kelangsungan hidup ikan gabus tertinggi yaitu pada dosis 0,7 g/L. Hasil analisis uji Kruskal-Wallis (H= 7,64. p= 0,. menunjukkan tidak terdapat perbedaan nyata antar kelompok perlakuan terhadap presentase kelamin jantan. Uji lanjut Mann-Whitney U . = 0,. antara kontrol/dosis 0 dengan setiap dosis perlakuan menguatkan bahwa secara formal perbedaan belum signifikan, namun terdapat tren peningkatan proporsi jantan pada semua dosis perlakuan dibanding kontrol. Analisis Annova (F = 16,72. p = 0,0. perlakuan dosis berpengaruh signifikan pada tingkat kelangsungan hidup benih. Uji lanjut Tukey HSD memperlihatkan bahwa semua dosis perlakuan berbeda nyata dibanding kontrol . < 0,. , sedangkan antar-dosis perlakuan tidak berbeda nyata . > 0,. Kombinasi dosis 0,5. 0,7 . 0,9 g/L menghasilkan efektifitas dalam maskulinisasi ikan/ sex reversal pada ikan gabus serta tingkat kelangsungan hidup ikan yang Kata Kunci: Channa striata. Ekstrak Kulit Manggis. Sex Reversal Mardika,HPK et al/Barakuda 45 7 . , 169-180 e-ISSN : 2656-7474 DOI:https://doi. org/10. 47685/barakuda45. ABSTRACT Aquaculture technology to increase productivity includes sex reversal or masculinization. Masculinization of snakehead fish (Channa striat. is essential to balance the male sex ratio for sustainable aquaculture. One approach is the use of natural compounds to reduce dependence on synthetic hormones that are less environmentally friendly. Natural substances such as mangosteen peel extract (Garcinia mangostan. contain aromatase inhibitors. This study aimed to determine the optimal dosage of mangosteen peel extract for inducing sex reversal in snakehead fish. Two-week-old fry were immersed in different treatments . ontrol 0 g/L, 0. 5 g/L, 7 g/L, and 0. 9 g/L) for 4 hours and reared for 2 months. Gonads were examined microscopically using aceto-carmine staining. Results showed that the highest male proportion was obtained at 0. 9 g/L, while the highest survival rate was recorded at 0. 7 g/L. The KruskalAe Wallis test (H=7. p=0. indicated no significant differences among treatments in male The MannAeWhitney U test . =0. between control and each treatment confirmed that formal differences were not significant, although a trend of increased male proportion was observed across all treatments. One-way ANOVA (F=16. p=0. demonstrated that treatment doses significantly affected survival. Tukey HSD revealed that all treatments differed significantly from control . <0. , while no significant differences occurred among treatment doses . >0. In conclusion, doses of 0. 5Ae0. 9 g/L were effective in promoting masculinization while maintaining optimal survival in snakehead fish. Keywords: Channa striata. Mangosteen Peel Extract. Sex Reversal PENDAHULUAN mendekati batas yang harus dikelola secara hati-hati (Setyaningrum et al. , 2. Upaya diperlukan untuk menunjang akuakultur maskulinisasi/ sex reversal (Budd et al. Teknologi budidaya perikanan yang dapat diaplikasikan dalam kasus ikan gabus ini untuk meningkatkan produktifitas adalah sex reversal atau maskulinisasi (Puspitha et al. , 2. Teknologi sex reversal ditujukan pada pengalihan ikan kelamin betina menjadi kelamin jantan. Teknologi ini dapat dilakukan dengan androgen/steroid sintetis dan bahan alami, pencampuran pada pakan, dan penggunaan bahan alami melalui perendaman (Yusuf et al. , 2. (Atikah et al. , 2. Aplikasi teknologi sex reversal senantiasa tetap memperhatikan beberapa faktor yang dapat menentukan keberhasilan sex reversal/maskulinisasi seperti metode yang diberikan dosis yang diberikan, lama waktu yang ditentukan dan bahan yang digunakan (Berasa et al. , 2. Sumberdaya ikan yang penting dan ekonomis adalah ikan gabus (Channa striat. (Rizki dan Abdullah, 2. Umumnya ikan gabus dimanfaatkan untuk bahan pengolahan pangan diantaranya kue gandus (Yunisah et al. , 2. , keripik (Astuti et al. , 2. , dan otak-otak (Mahendra, 2. serta ekstrak albumin untuk produk kesehatan (Jamal et al. Akan tetapi, pemenuhannya sampai saat ini masih berasal dari hasil tangkapan dari perairan umum. Penangkapan yang menyebabkan menurunnya populasi. Data produksi di Banjar mencapai 37,55 ton pada tahun 2021, sekitar 8,6% dari total produksi ikan daerah tersebut menunjukkan bahwa tangkapan liar ikan gabus mencapai memperlihatkan bahwa pemanfaatan cukup besar (Ahmadi dan Ansyari, 2. Channa striata di Rawa Kawungten. Cilacap memiliki exploitation rate sekitar 0,28, belum tergolong over-exploitation tetapi Mardika,HPK et al/Barakuda 45 7 . , 169-180 e-ISSN : 2656-7474 DOI:https://doi. org/10. 47685/barakuda45. Penggunaan ekstrak kulit manggis selama 2 hari non stop. Sebelum (EKM) pemeliharaan dilakukan perendaman benih mengandung senyawa xanthone (Yatman, ikan gabus tersebut dengan ekstrak manggis Senyawa tersebut berfungsi sebagai dengan berbagai dosis. Bahan yang aromatase inhibitor yang kemudian digunakan pada penelitian ini yaitu ekstrak nantinya akan menghambat produksi manggis dalam bentuk powder yang hormon estrogen (Berasa et al. , 2. ditimbang dengan dosis 0 . 0,5 . 0,7 . 9 g/L Adapun penggunaan ekstrak kulit manggis untuk perlakuan perendaman. Perendaman pada maskulinisasi ikan nila, menunjukkan dilakukan selama 4 jam dengan ekstrak presentase keberhasilan 84,17% (Alawiyah, yang dilarutkan ke dalam air . osis/lite. Penggunaan bahan alami tersebut Setelah dilakukan perendaman dilanjutkan juga diujikan pada ikan guppy, namun hasil dengan masa pemeliharaan. Selama presentase keberhasilan yang diperoleh pemeliharaan ikan diberi cacing sutra hanya 49,97% (Berasa et al. , 2. sebagai pakan yang diberikan sehari 2x Sedangkan pada udang vanamae mampu secara adlibitum. Penggunaan benih ikan meningkatkan pertumbuhan bobot mutlak gabus umur 2 minggu dilakukan untuk 3,96 gram, kelangsungan hidup 100% dan meminimalisir kematian masal pada benih efisiensi pakan 6,73 % (Angga wati et al. ikan gabus yang akan digunakan untuk penelitian serta pada umur tersebut Salah satu aplikasi teknologi sex dianggap suda memiliki ketahanan tubuh reversal yang umum dilakukan adalah yang lebih baik dibanding pada stadia larva dengan metode perendaman (Waisapy et awal sehingga menunjang keberhasilan , 2. Metode perendaman . Selain itu fase diferensiasi sex telah menjadi salah satu metode yang juga belum optimal terjadi pada umur benih praktis dan mudah diterapkan. Di dunia Pada perikanan metode ini dapat diterapkan pada pemeliharaan dilakukan pengukuran berat induk ikan yang sedang matang gonad menggunakan timbangan digital ketelitian maupun larva saat proses sex reversal 0,01 dan Panjang ikan menggunakan kertas (Rohmaniah et al. , 2. Pembedahan menggunakan sectio set Oleh karena itu, kajian ini perlu untuk untuk mengambil gonad ikan yang akan optimalisasi pengunaan bahan alami ekstrak diteliti jenis kelamin nya. Pada tahap ini, kulit manggis dalam teknologi Sex reversal gonad ikan akan diwarnai dengan benih ikan gabus melalui metode menggunakan pewarnaan asetokarmin yang perendaman dalam menghasilkan kelamin diteteskan sebanyak 1-2 tetes. Setelah itu Harapannya penggunaan ekstrak diteliti dengan mikroskop stereo merk kulit manggis berpotensi sebagai pengganti Olympus stereo SZ61 dan SZX7 dengan hormon sintetik yang efektif, efisien dan perbesaran 40x untuk melihat struktur ramah lingkungan dalam meningkatkan gonad ikan gabus secara mikroskopis presentase jantan yang dihasilkan. dengan bantuan pewarna asetokarmin. Analisis Data METODE PENELITIAN Pada penelitian ini menggunakan desain penelitian Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 3 Objek penelitian yang digunakan adalah benih ikan gabus berumur 2 minggu sebanyak 60 ekor per perlakuan. Benih ikan gabus yang dipelihara selama 2 bulan dalam wadah pemeliharaan berupa ember yang sudah diisi air yang diaerasi Persentase Kelamin Ikan Jantan Persentase termasuk parameter utama dalam maskulinisasi dimana membandingkan antara jumlah ikan kelamin jantan dengan jumlah populasi ikan yang diuji dikali dengan 100 persen. Perhitungan Mardika,HPK et al/Barakuda 45 7 . , 169-180 e-ISSN : 2656-7474 DOI:https://doi. org/10. 47685/barakuda45. menggunakan rumus menurut (Berasa et , 2. yu ycnycoycaycu ycycaycuycycaycu yaycaycuycycaycu % = ycu100 yu ycyycuycyycycoycaycycn ycnycoycaycu Analisis data menggunakan uji statistic non parametrik Kruskal-Wallis dan dilanjutkan uji lanjut Mann-Whitney U untuk menentukan apakah dosis ekstrak kulit manggis berpengaruh signifikan terhadap proporsi ikan jantan dan melihat dosis mana yang berbeda Gambar 1. Pengukuran kualitas air HASIL DAN PEMBAHASAN Persentase ikan jantan Identifikasi kelamin dilakukan dengan pembedahan gonad dan pengamatan gonad menggunakan mikroskop yang gonadnya diberi Asetokarmin adalah pewarna yang digunakan untuk mewarnai intisel dalam preparate mikroskopis, terutama untuk Pewarnaan memperjelas struktur sel dan jaringan. Hasil analisis data persentase kelamin jantan pada ikan gabus yang dipelihara selama perlakuan dengan berbagai dosis ekstrak kulit manggis menunjukkan adanya perbedaan nyata antar Rata-rata persentase jantan pada kontrol hanya berkisar 14,28Ae28,57% . ean A SD = 19,04 A 8,3%), sedangkan pada perlakuan . ,5 g/L. 0,7 g/L. dan 0,9 g/L) berturut-turut mencapai 63,1 A 10,6%, 64,3 A 7,1%, dan 85,9 A 16,6%. Hal ini menunjukkan bahwa variasi alami rasio kelamin pada ikan kotrol tanpa perlakuan juga dipengaruhi oleh kondisi alami biologis ikan, ukuran larva, dan fluktuasi mikro lingkungan . DO, kepadatan,dominansi maka. selama diferensiasi gonad. Faktor-faktor ini dapat menghasilkan rentang variasi antar bak walaupun standar operasional yang sama. Menurut (Baroiller and DAoCotta, 2. , pada ikan budidaya rasio kelamin dikendalikan oleh genetika maupun kondisi eksternal. Variasi rasio kelamin di kontrol . anpa perlakua. adalah fenomena yang wajar karena faktor lingkungan yang tidak bisa dikendalikan 100%. Tingkat Kelangsungan Hidup Tingkat kelangsungan hidup adalah parameter yang diuji dengan menghitung jumlah ikan hidup pada akhir pemeliharaan dibagi jumlah ikan hidup pada awal pemeliharaan lalu dikali dengan 100 persen (Qotijah et al. Analisis data menggunakan uji statistic Anova satu arah dan Uji lanjut Tukey HSD. ycAyc ycu 100 ycAycu Tkh = Tingkat kelangsungan hidup (%) ycNycoEa = Nt = Jumlah ikan hidup akhir pemeliharaan No = Jumlah ikan hidup awal pemeliharaan Kualitas air Parameter yang diukur pada penelitian ini yaitu suhu, pH dan TDS. Pengamatan kualitas air diukur pada saat awal pemeliharaan dan akhir pemeliharaan. Pengukuran menggunakan alat ph meter monitor 4in1 (TDS, pH, suhu, dl. Hasil data parameter kualitas air dianalisis secara deskriptif. Analisis non parametrik menggunakan uji Kruskal-Wallis terhadap persentase kelamin jantan antar perlakuan menunjukkan nilai H= 7,64. p= 0,054. Hasil ini mengindikasikan bahwa secara statistik formal (=0,. , tidak terdapat perbedaan nyata antar kelompok perlakuan, namun p-value yang sangat dekat 0,05 Mardika,HPK et al/Barakuda 45 7 . , 169-180 e-ISSN : 2656-7474 DOI:https://doi. org/10. 47685/barakuda45. ear-significant tren. perbedaan akibat perlakuan dosis ekstrak kulit Uji lanjut Mann-Whitney U antara kontrol/dosis 0 dengan setiap dosis perlakuan . ,5. 0,7. 0,9 g/L) menghasilkan nilai p= 0,077 untuk semua perbandingan. Hal ini menguatkan bahwa secara formal perbedaan belum signifikan, namun terdapat tren peningkatan proporsi jantan pada semua dosis perlakuan dibanding kontrol. Secara biologis dan praktis, ekstrak kulit manggis jelas meningkatkan persentase jantan dibanding kontrol. Berikut ini grafik persentase jenis kelamin jantan yang dihasilkan pada 4 perlakuan dosis yang berbeda. penghambatan aromatase. Menurut (Li. Thomas and Johnson, 2. , -mangostin diidentifikasi sebagai inhibitor aromatase paling kuat di antara xanton manggis, diikuti oleh garcinone D, -mangostin, dan garcinone Menurut (Balunas et al. , 2. , melaporkan bahwa -mangostin menunjukkan aktivitas signifikan, baik pada uji mikrosomal maupun berbasis sel SK-BR-3. Hal ini diduga sebagai penghambat pembentukan kelamin betina dan memperbesar peluang pembentukan kelamin jantan pada ikan gabus karena secara teoritis dapat mendukung mekanisme maskulinisasi melalui penekanan konversi androgen menjadi Meskipun dosis 0,9 g/L menghasilkan rata-rata persentase jantan tertinggi . ,9%), secara statistik nilainya tidak berbeda signifikan dengan dosis 0,5 g/L dan 0,7 g/L. Hal ini menunjukkan bahwa ketiga dosis perlakuan sudah cukup efektif dalam mengarahkan Namun, tren peningkatan pada dosis 0,9 g/L tetap relevan untuk dipertimbangkan sebagai dosis optimal karena menghasilkan proporsi jantan terbesar. Aromatase enzim pengunci pembuatan estrogen terhambat dengan adanya ekstrak manggis mengingat ekstrak kulit manggis mengandung senyawa penghambat aromatase. Menurut (Zhang et al. , 2. Estrogen (E. diperlukan untuk memulai & mempertahankan jalur ovarium. Kekurangan E2 . kibat hilangnya Cyp19a1a atau hilangnya Foxl2 yang menaikkan Cyp19a1. mendorong jalur jantan (Dmrt1 Ie Gsdf, androgen tingg. dan menghasilkan testis yang fertil pada ikan XX. Enzim aromatase (Cyp19A1. membuat konversi testosteron ke estradiol berkurang sehingga sinyal estrogen yang diperlukan untuk pembentukan ovarium terganggu. Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan pada fase 2 minggu setelah penetasan dimana ikan masih bisa diubah arah kelamin jantan pada masa periode labil. Menurut (Imiuwa, 2. , paradigma lama menunjukkan pembentukan kelamin masih bisa terjadi 10-40 hari pasca menetas, atau bisa disebut sebagai fase juvenil akhir . -150 hari pasca menetas tergantung spaesiesny. sedangkan paradigma baru menunjukkan bahwa sex reversal juga mungkin terjadi pada ikan dewasa, walaupun hasilnya bervariasi antar spesies. Berikut merupakan Persentase Kelamin jantan % 85,86 63,08 64,29 19,05 Dosis 0 0,5 gram/L 0,7 gram/L 0,9 gram/L Gambar 2. Grafik persentase rata-rata kelamin jantan ikan gabus tiap dosis perlakuan. Pada Gambar 2 di atas menunjukkan bahwa persentase kelamin jantan ikan gabus terjadi pada dosis paling tinggi yaitu 0,9 mg/L sedangkan ikan gabus yang tidak diberi perlakuan/dosis 0/ kontrol memberikan persentase kelamin jantan paling rendah Peningkatan persentase jantan yang signifikan pada perlakuan 0,5 g/L. 0,7 g/L. dan 0,9 g/L dibandingkan dengan kontrol menunjukkan bahwa ekstrak kulit manggis berperan dalam mengarahkan diferensiasi gonad ke arah jantan. Hal ini sejalan dengan bahwa pemberian dosis ekstrak manggis memberikan pengaruh terhadap maskulinisasi ikan gabus. Menurut (Wijaya and Azti, 2. , zat aktif yang terdapat pada kulit buah manggis terutama pada kulit manggis adalah senyawa xanthone. Menurut (Shan et al. , 2. , xanthone . erutama turunan -mangostin dan -mangosti. memiliki aktivitas biologis yang luas: antioksidan, antiinflamasi, antikanker. Senyawa ini memiliki memungkinkan interaksi dengan enzim maupun Xanthone diteliti sebagai senyawa alami penghambat aromatase, sehingga dapat menurunkan sintesis estrogen. -mangostin Mardika,HPK et al/Barakuda 45 7 . , 169-180 e-ISSN : 2656-7474 DOI:https://doi. org/10. 47685/barakuda45. gambar diagram alur pembentukan kelamin jantan dan betina. dibanding kontrol, perbedaan antar-dosis . ,5. 0,7. 0,9 g/L) tidak signifikan. Hal ini mengindikasikan bahwa pada rentang dosis yang digunakan, ekstrak kulit manggis sudah memberikan efek perlindungan yang optimal, sehingga penambahan dosis tidak secara linear meningkatkan kelangsungan hidup. Temuan ini penelitian-penelitian sebelumnya yang melaporkan bahwa ekstrak kulit manggis dapat meningkatkan performa fisiologis dan imunitas ikan air tawar melalui mekanisme antioksidan yang melindungi sel dari kerusakan oksidatif. Tingkat kelangsungan hidup ikan gabus yang diberi perlakuan dengan dosis ekstrak kulit manggis akan bergantung pada beberapa faktor seperti konsentrasi dosis, waktu pemberian, dan kondisi lingkungan di mana ikan tersebut dibudidayakan. Perendaman ikan gabus menggunakan ekstrak manggis dilakukan selama 4 jam dan dilanjutkan dengan pemeliharaan selama 2 bulan. Hal ini menunjukkan hasil yang berbeda setiap dosis perlakuan yang diberikan. Ikan mulai ada yang mati di hari ke 15 dan diduga bahwa ikan masih mengalami fase adaptasi dalam masa pemeliharaan setelah diberikan perlakuan perendaman dengan ekstrak manggis. Berikut merupakan grafik tingkat kelangsungan hidup ikan gabus setelah akhir pemeliharaan : Gambar 3. Alur pembentukan kelamin jantan Pada gambar 3 penambahan bahan tertentu seperti hormon dan bahan kimia lainnya serta kondisi fisik kimiawi pada media pemeliharaan ikan dapat mengubah jenis kelamin selama periode labil kelamin. Hasil ini membuktikan bahwa kulit manggis dapat membalikkan jenis kelamin ikan gabus tersebut. Menurut (Prabhadevi and Author, 2. , kunci keberhasilan sex reversal yaitu sinkonisasi usia benih, durasi perendaman yang tepat, kualitas air yang optimal serta distribusi pakan yang Tingkat kelangsungan hidup ikan gabus Tingkat kelangsungan hidup % Analisis (ANOVA) menunjukkan bahwa perlakuan ekstrak kulit manggis berpengaruh nyata terhadap tingkat kelangsungan hidup ikan gabus (F = 16,72. 0,0. Uji lanjut Tukey HSD memperlihatkan bahwa semua dosis ekstrak . ,5. 0,7. 0,9 g/L) berbeda nyata dibanding kontrol . < 0,. , sedangkan antar-dosis perlakuan tidak berbeda nyata . > 0,. 93,33 82,22 82,22 46,67 Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian ekstrak kulit manggis mampu meningkatkan tingkat kelangsungan hidup ikan gabus dibandingkan kontrol. Peningkatan ini dapat dikaitkan dengan kandungan senyawa bioaktif dalam kulit manggis, seperti xanton, flavonoid, dan tanin, yang diketahui memiliki sifat antioksidan dan antibakteri. Senyawasenyawa tersebut berperan dalam meningkatkan daya tahan tubuh ikan serta menekan serangan patogen, sehingga mortalitas berkurang. Meskipun semua dosis perlakuan menghasilkan tingkat kelangsungan hidup yang lebih tinggi Dosis 0 0,5 gram/L 0,7 gram/L 0,9 gram/L Gambar 4. Tingkat kelangsungan hidup ikan Pada gambar 4 di atas menunjukkan tingkat kelangsungan hidup paling tinggi yaitu dosis 0,7 g/L dan yang paling rendah yaitu pada kontrol yang tidak diberi dosis perlakuan. Tingkat kelangsungan hidup pada semua perlakuan dipengaruhi oleh dosis yang berbeda Hal ini menunjukkan bahwa dosis 0,7 g/L dosis Mardika,HPK et al/Barakuda 45 7 . , 169-180 e-ISSN : 2656-7474 DOI:https://doi. org/10. 47685/barakuda45. yang mampu memberi tingkat kelangsungan hidup yang optimal jika dibandingkan dengan dosis lainnya. Menurut (Berasa et al. , 2. ekstrak kulit manggis tidak meracuni ikan karena mengandung aromatase inhibitor. Aromatase inhibitor adalah senyawa kimia yang dapat menghambat kerja enzim aromatase, yaitu enzim yang berperan dalam mengubah androgen menjadi estrogen sehingga diduga tidak berpotensi toksik terhadap ikan gabus. Menurut (Maisyaroh et al. , 2. , ikan nila yang diberi perlakuan perendaman selama 14 hari ekstrak kulit manggis menunjukkan tingkat kelangsungan hidup yang lebih baik. Menurut (Laksono et al. , 2. , pakan yang mengandung tepung kulit buah manggis dapat meningkatkan sistem pertahanan tubuh ikan. Hal ini selaras dengan hasil penelitian yang menunjukkan tingkat kelangsungan hidup yang cenderung meningkat seiring bertambahnya dosis sedangkan Gambar B merupakan gonad ikan gabus jantan. Pada gambar A menunjukkan adanya struktur bulat- bulat dengan batas sel yang cukup jelas. Beberapa sel inti besar dan menonjol di tengah serta tidak tampak adanya lumen seperti tubulus seminiferus. Berdasarkan morfologi sel yang dominan di gambar tersebut terlihat menunjukkan ciri khas gonad betina . Pada benih ikan gabus tersebut masih berumur 2 bulan sehingga masih memasuki masa Pre Spawning Immature (Irmawati et al. , 2. Pada tahap ini, oosit belum sepenuhnya berkembang menjadi sel telur yang matang tetapi sudah mengandung granula yang berfungsi dalam proses pematangan sel telur di masa depan. Berikut ini gambaran gonad ikan gabus yang dilihat dari mikroskop dengan perbesaran 40x dan diberi pewarnaan asetokarm Hasil uji statistik annova menunjukkan adanya perbedaan nyata antara grup dosis 0, dosis 0,5 g/L, dosis 0,7 g/L, dan dosis 0,9 g/L. Artinya ada bukti yang cukup kuat untuk menyatakan bahwa dosis yang berbeda memang mempengaruhi tingkat kelangsungan hidup secara signifikan. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa dosis 0,7 mg/L sangat efektif dalam menjaga tingkat kelangsungan Menurut (Prabhadevi and Author, 2. , kunci keberhasilan sex reversal yaitu sinkonisasi usia benih, durasi perendaman yang tepat, kualitas air yang optimal serta distribusi pakan yang merata Pengamatan Pembedahan ikan dilakukan untuk memperoleh organ reproduksi ikan gabus untuk mendapatkan gambaran gonad dengan pewarnaan asetokarmin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gonad ikan gabus jantan dan betina dapat dibedakan secara morfologi dengan metode asetokarmin di bawah mikroskop walaupun masih dalam fase benih. Ikan gabus merupakan hewan predator yang memiliki siklus hidup yang tidak banyak Ikan gabus jantan dan betina sulit dibedakan tanpa melakukan pembedahan , sekalipun pada fase dewasa. Hasil pewarnaan asetokarmin menunjukkan bahwa gonad ikan gabus yang ditemukan pada Gambar A merupakan calon gonad ikan gabus betina Gambar 5. Gonad ikan gabus yang diberi pewarnaan asetokarmin dengan perbesaran 40x. Calon gonad ikan gabus betina, tanda panah hitam menunjukkan calon oosit / ovarium . A). dan gambar gonad ikan gabus jantan , tanda panah merah menunjukkan calon spermatid pada benih ikan gabus jantan. B). Gonad ikan gabus yang diamati berbentuk tubular, terletak di bawah usus dari rongga perut anterior hingga area urogenital. Menurut (Umaroh et al. , 2. , perbedaan utama antara jantan dan betina dapat dilihat dari Mardika,HPK et al/Barakuda 45 7 . , 169-180 e-ISSN : 2656-7474 DOI:https://doi. org/10. 47685/barakuda45. morfologi gonadnya, di mana jantan memiliki testis kecil dan lebih ramping, sementara betina memiliki ovarium yang lebih besar dan lebih terlihat karena mengandung telur. Warna gonad bervariasi dari putih kekuningan pada fase belum matang dan pematangan, hingga belum terlihat kuning oranye pada fase matang. Ovarium lebih panjang dibandingkan testis pada ikan dengan usia/ukuran yang sama. Perkembangan gonad awal pada ikan gabus betina terlihat pada panjang 113,6 A 19,6 mm, sementara pada jantan, testis mulai terlihat pada panjang 210,0 A 42,4 mm. Perubahan jenis kelamin . ex reversa. mungkin terjadi dan bisa sangat sensitif terhadap faktor eksternal/ lingkungan seperti suhu, pH dan kontaminan. Menurut (Himawan et al. , 2. , pada metode perendaman, hormon yang terserap akan masuk ke dalam aliran darah, kemudian dialirkan menuju hati sebelum menyebar ke seluruh tubuh dan mencapai organ target. Pada ikan jantan, hormon tersebut langsung diarahkan ke testis, sedangkan pada ikan betina hormon menuju ke ovarium. terserang penyakit. Menurut (Maulana dan Aryani, 2. , suhu 30AC adalah kondisi yang paling ideal untuk mempercepat pertumbuhan larva ikan gabus, karena dapat meningkatkan laju metabolisme sehingga kemampuan larva dalam mencerna pakan menjadi lebih Nilai menunjukkan rentang 8,84-8,85 dan setelah pemeliharaan 8,63. Menurut (Zuhdi et al. , pH ideal dalam pemeliharaan ikan gabus berkisar antara 6,5-8,5 dan kisaran optimum nya 6,8- 8,19. Akan tetapi ikan gabus masih bisa bertahan hidup pada masa pemeliharaan. Menurut (Hutagalung et al. , 2. , nilai pH mendekati 9 masih bisa digunakan dan ikan gabus masih bisa bertahan dan tumbuh cukup baik di kisaran pH tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa pH air pemeliharaan di atas kisaran pH optimal menyebabkan beberapa ikan ada yang mati tetapi masih dalam batas ambang wajar dan tingkat kelangsungan hidup juga masih tinggi, sehingga pH suboptimal ini diasumsikan tidak mempengaruhi hasil maskulinisasi secara signifikan. pH air pemeliharaan tidak secara langsung mengubah kerja aromatase inhibitor yang berperan dalam Menurut (Purnamawati et al. , pH . ersama parameter lai. lebih sering berdampak pada pertumbuhan dan tingkat kelangsungan hidup, bukan secara langsung pada mekanisme enzimatik seperti aromatase inhibitor . , sehingga pH perairan termasuk faktor lingkungan minor yang tidak menghambat keberhasilan maskulinisasi. Nilai TDS menunjukkan nilai 183 ppm pada awal perlakuan pemeliharaan ikan gabus dan 178 ppm pada akhir pemeliharaan ikan Hal ini menunjukkan bahwa konsentrasi zat terlarut dalam air cukup rendah dan tidak menimbulkan gangguan pada pemeliharaan Jika TDS meningkat dapat diatasi dengan menambahkan air cleo pada wadah pemeliharaan sehingga memberikan hasil yang maksimal dalam pemeliharaan ikan gabus. Menurut (Nurussalam et al. , 2. , nilai TDS pada pemeliharaan ikan gabus 163 mg/L sehingga masih dalam batas standar baku mutu dalam kegiatan budidaya ikan yaitu 1000 mg/L. Kualitas Air Tabel 1. Parameter kualitas air sebelum dan sesudah pemeliharaan Parameter Sebelum Setelah Suhu (AC) 28-29,3 8,84-8,85 8,63 TDS . Tabel kualitas air menunjukkan kisaran suhu pada semua perlakuan relatif stabil dan berada dalam rentang yang mendukung pertumbuhan ikan gabus yaitu 28-29,3 Aya dan setelah perlakuan yaitu 25 Aya . Menurut (Supriyanto and Nugraha, 2. , suhu pemeliharaan ikan gabus yang dipelihara selama 5 bulan pada kolam yang ditutupi jaring penutup berkisar antara 28,7 Ae 30,1 AC. Hal ini menunjukkan bahwa parameter suhu pada saat Kisaran suhu tersebut umumnya berada pada iklim tropis seperti di Indonesia. Walaupun dapat bertahan di perairan bersuhu di bawah 24AC, ikan gabus akan mengalami penurunan nafsu makan yang dapat menyebabkan tubuhnya lemah dan lebih rentan SIMPULAN Penelitian ini membuktikan bahwa ekstrak kulit manggis (Garcinia mangostan. Mardika,HPK et al/Barakuda 45 7 . , 169-180 e-ISSN : 2656-7474 DOI:https://doi. org/10. 47685/barakuda45. berpotensi sebagai agen alami untuk kelangsungan hidup udang vaname maskulinisasi benih ikan gabus (Channa (Litopenaeus vanname. Jurnal Perendaman benih berumur 2 Perikanan Unram, 9. , 172Ae179. minggu dalam ekstrak manggis dengan https://doi. org/10. 29303/jp. dosis 0,5Ae0,9 g/L selama 4 jam mampu meningkatkan proporsi ikan jantan Astuti F. Mulia Jaya F & Sari LP. dibanding kontrol. Walaupun hasil uji Diversifikasi pengolahan keripik Kruskal-Wallis dan Mann-Whitney U tulang ikan gabus (Channa striat. menunjukkan perbedaan yang belum dengan komposisi yang berbeda. signifikan secara statistik . > 0,. Jurnal Perikanan dan Kelautan, terdapat tren biologis yang jelas berupa 27. , 164Ae173. peningkatan rasio jantan terutama pada Atikah H. Yuniarti T & Hastuti S. dosis 0,9 g/L. Sementara itu, analisis Masculinization of betta fish (Betta ANOVA terhadap tingkat kelangsungan splenden. with different immersion hidup menunjukkan pengaruh signifikan . time using. Jurnal Akuakultur, 8, < 0,. , dengan dosis 0,7 g/L menghasilkan 158Ae167. survival rate tertinggi. Hal ini menunjukkan Balunas MJ. Su B. Brueggemeier RW dan bahwa penggunaan ekstrak kulit manggis Kinghorn. AD. Xanthones tidak hanya efektif dalam mendukung from the Botanical Dietary maskulinisasi, tetapi juga berperan dalam Supplement Mangosteen (Garcinia menjaga kelangsungan hidup ikan gabus. with Aromatase. Journal of Natural Products, 71, . UCAPAN TERIMA KASIH ,1161Ae1166. Baroiller JF & DAoCotta H. Terimakasih kepada pendanaan riset Environment and sex determination peningkatan kompetensi (RPK) dari BLU in farmed fish. Comparative Unsoed 2025 yang telah memberikan Biochemistry and Physiology - C kesempatan untuk melakukan riset ini. Toxicology and Pharmacology. Semoga hasil penelitian bermanfaat dalam 130. , 399Ae409. https://doi. org/10. 1016/S1532perikanan ikan gabus di masa mendatang 0456. 00267-8 Berasa AH. Komariyah S. Haser TF. Febri DAFTAR PUSTAKA