48 INOVASI : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat. Vol. No. 1, 2025 PKM Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah bagi Komunitas LAB Administrasi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan UNM Ahlun Ansar1. Syamsul Rijal Basri2. Nanang Hermawan3. Ahmad Restani Syukron4. Sri Hastuti5 Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Makassar. Indonesia1,2, 3,4,5 Email: ahlun. ansar@unm. Abstrak. Kemampuan menulis artikel ilmiah merupakan salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki oleh seorang mahasiswa. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis artikel ilmiah bagi mahasiswa, khususnya anggota Komunitas LAB Administrasi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar. Permasalahan yang dihadapi mitra yaitu rendahnya pemahaman mendasar terkait struktur artikel ilmiah, belum terbiasanya mahasiswa menggunakan aplikasi referensi, serta kesulitan dalam menyusun teknik pengutipan yang baik sesuai dengan kaidah akademik. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan diantaranya pendekatan analisis kebutuhan, implementasi pelatihan, evaluasi dan pendampingan. Materi pelatihan mencakup struktur artikel ilmiah, penggunaan aplikasi Mendeley, serta teknik penulisan kutipan dan kalimat Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman peserta setelah pelatihan yaitu dari 46 menjadi 81 pada akhir pelatihan, yang ditunjukkan melalui perbandingan hasil pre-test dan post-test. Pelatihan ini dinilai efektif dan memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran serta keterampilan dasar menulis ilmiah artikel ilmiah. Kata Kunci: Pelatihan Penulisan. Artikel Ilmiah. Mahasiswa PENDAHULUAN Kemampuan menulis artikel ilmiah merupakan salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki oleh seorang mahasiswa, khususnya mahasiswa yang berada di tingkat akhir (Kusuma et al. , 2. Mahasiswa yang berada pada level ini akan menghadapi tantangan dalam mempublikasi hasil risetnya sebab di beberapa Perguruan Tinggi kini telah mewajibkan mahasiswanya untuk mempublikasi artikel ilmiah sebagai salah satu syarat wajib yang harus diselesaikan mahasiswa sebelum mencapai gelar sarjananya (Siwi Satiti et al. , 2. Namun Sayangnya, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa masih banyak mahasiswa yang belum memiliki pemahaman dasar yang cukup dalam menulis artikel ilmiah (Nurgiansah, 2. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti kurangnya kesadaran dalam menulis karya ilmiah, pola pikir yang instan seperti kebiasaan menjiplak tanpa mempertimbangkan keabsahan dari tulisan tersebut, minimnya pengetahuan akan menyusun tulisan serta kurangnya fasilitas dari pihak kampus tentang bagaimana menulis artikel yang baik sampai pada tahapan publikasi di jurnal ilmiah (Karomah & Rukmana, 2. Minat mahasiswa yang rendah dalam mencari dan mengakses artikel ilmiah seperti jurnal ilmiah, prosiding, buku referensi, maupun bentuk publikasi lainya juga merupakan faktor utama penyebab kurangnya pemahaman terkait dalam menulis artikel ilmiah. Padahal, aktivitas membaca artikel ilmiah merupakan langkah awal yang penting dalam membangun pengetahuan serta meningkatkan kualitas penulisan akademik. Menurut Kurniadi . keterampilan membaca dapat meningkatkan kualitas seseorang dalam menulis. Dalam rangka menjawab tantangan tersebut maka dipandang perlu untuk melakukan suatu langkang yang nyata agar dapat membangun pengetahuan dan pemahaman akan PKM Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah 49 sebuah pentingnya dalam menulis. Olehnya itu, kegiatan pelatihan penulisan artikel ilmiah menjadi salah satu pilihan yang tepat yang akan diberikan kepada mahasiswa khususnya dilingkungan administrasi pendidikan. Sebagai bentuk kerja sama dalam pelatihan ini maka tim PKM memilih komunitas LAB Administrasi Pendidikan sebagai mitra dalam PKM ini. Komunitas ini merupakan wadah pengembangan akademik mahasiswa Program Studi Administrasi Pendidikan di Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar yang peminatannya cukup tinggi terhadap aktivitas-aktivitas dalam dunia akademik. Namun sayangnya. Berdasarkan hasil observasi melalui diskusi ditemukan permasalahan yang serupa, kebanyakan dari mereka masih minim wawasannya dalam membuat sebuah tulisan dan belum mengetahui kerangka dasar dari sebuah tulisan . Untuk memperkuat hasil observasi tersebut kemudian Tim PKM melakukan penyebaran pengisian angket, ditemukan bahwa sebagian besar mahasiswa dalam komunitas ini belum memahami struktur penulisan artikel ilmiah secara utuh. Mereka kesulitan membedakan antara bagian-bagian penting dalam artikel, seperti abstrak, pendahuluan, metodologi, hingga daftar pustaka. Selain itu, mahasiswa juga belum terbiasa menggunakan aplikasi pengelola referensi seperti Mendeley dan Zotero. Kemudian Tidak sedikit dari mereka yang masih menulis kutipan secara manual, bahkan dengan format yang tidak sesuai gaya selingkung jurnal ilmiah. Ditambah lagi, keterbatasan pemahaman tentang gaya bahasa akademik menyebabkan mahasiswa sering kesulitan dalam menyusun kalimat-kalimat yang sesuai kaidah penulisan Berdasarkan berbagai konteks permasalahan tersebut menambah pentingnya akan kebutuhan pelatihan penulisan artikel ilmiah. Pelatihan ini tidak hanya bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan teoretis, tetapi juga memberikan praktik langsung, penggunaan aplikasi pendukung, serta pemahaman tentang bahasa dan format penulisan ilmiah yang benar. Dengan pelatihan ini, diharapkan mahasiswa memiliki pemahaman awal untuk mulai menulis artikel dan lebih siap dalam menghadapi dunia METODE PELAKSANAAN KEGIATAN Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui beberapa tahapan yang sistematis dimulai dari analisis kebutuhan peserta, pelatihan dan pendampingan, evaluasi pelatihan, dan Pendampingan Penulisan artikel ilmiah. Gambar 1. Tahap Pelaksanaan Program Tahapan pertama yaitu analisis kebutuhan peserta yang dilakukan dengan dua pendekatan yaitu penyebaran angket secara Online dan diskusi langsung dengan ketua 50 INOVASI : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat. Vol. No. 1, 2025 komunitas LAP AP dengan tujuan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman peserta tentang penulisan artikel ilmiah dan mekanisme pelaksanaan kegiatan. Hasil dari diskusi dan penyebaran angket ini digunakan untuk menyesuaikan materi yang akan diberikan agar lebih tepat sasaran. Tahap kedua adalah pelaksanaan pelatihan. Pelatihan ini dilakukan secara Online melalui Zoom yang difokuskan pada mahasiswa Administrasi Pendidikan dan juga mahasiswa dari Fakultas Ilmu Pendidikan. Dalam pelatihan ini, peserta mendapatkan tiga materi utama, yaitu, . struktur penulisan artikel ilmiah, . penggunaan aplikasi pengelola referensi dan . penulisan dan sitasi. Tahap ketiga adalah evaluasi pelatihan. Evaluasi dilakukan untuk mengukur keberhasilan kegiatan dengan membandingkan hasil Pre-test . ebelum pelatiha. dan Post-test . etelah pelatiha. Tahapan terakhir adalah pendampingan atau asistensi. Sebagai tindak lanjut dari pelatihan, tim pelaksana menyediakan sesi pendampingan untuk peserta yang ingin mengembangkan hasil pelatihan menjadi naskah artikel ilmiah yang siap HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dalam bentuk pelatihan penulisan artikel ilmiah ini dilaksanakan secara daring (Onlin. melalui platform Via Zoom, agar dapat menjangkau lebih banyak peserta serta dapat memberikan efesiensi selama proses Kegiatan ini berhasil mendapat perhatian serius, dengan jumlah peserta yang mencapai sekitar 40 peserta baik dari komunitas LAB AP itu sendiri maupun mahasiswa dari fakultas ilmu Pendidikan secara umum. Pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Laboratorium Administrasi Pendidikan FIP UNM yaitu Bapak Syamsurijal Basri. Pd. Pd. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kemampuan menulis artikel ilmiah sebagai salah satu keterampilan yang penting bagi mahasiswa, terutama dalam dunia akademik dan penelitian akhir nantinya. Gambar 2. Pembukaan Kegiatan PKM oleh Kepala Laboratorium Administrasi Pendidikan Selanjutnya, kegiatan diarahkan pada kegiatan utama, dimulai dari materi pertama yaitu pengenalan struktur artikel ilmiah. Dalam materi ini, peserta diberikan pemahaman menyeluruh mengenai struktur penulisan artikel ilmiah yang berlaku secara umum, yaitu mulai dari judul, abstrak, pendahuluan, metode penelitian, hasil dan pembahasan, hingga Peserta diajak memahami komponen-komponen dan ciri khas dari masing-masing bagian, serta memperlihatkan contoh artikel yang sesuai dengan standar penulisan jurnal Sebagai bahan penguatan, tim PKM juga memberikan pemahaman umum tentang PKM Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah 51 tahapan-tahapan yang harus dilalui Ketika ingin mempublikasi artikel ilmiah pada jurnal Kemudian, pelatihan dilanjutkan dengan materi kedua, yaitu penggunaan aplikasi pengelola referensi berbasis Mendeley. Materi ini menjadi sangat menarik karena sebagian besar peserta belum terlalu familier dengan penggunaan aplikasi ini dalam mengelola kutipan dan daftar pustaka. Peserta diberikan panduan langkah demi langkah mulai dari instalasi aplikasi, menginput sumber pustaka, hingga integrasi dengan Microsoft Word untuk menyusun sitasi dan daftar pustaka secara otomatis. Gambar 3. Penyampaian penggunaan aplikasi pengelola referensi berbasis Mendeley Materi ketiga yang disampaikan adalah tentang penulisan dan sitasi. Dalam sesi ini, peserta diajak memahami bagaimana menyusun kalimat yang ringkas, jelas, dan baku, serta bagaimana menuliskan kutipan dengan baik. Dan terakhir, dibuka sesi diskusi dan tanya jawab untuk memberikan kesempatan dan penguatan untuk terhadap materi yang telah di berikan. Gambar 4. Diskusi Dan Tanya Jawab Selama proses kegiatan berlangsung, antusiasme peserta cukup tinggi. Hal ini terlihat dari partisipasi aktif dalam sesi diskusi dan tanya jawab, serta keinginan mereka untuk mempraktikkan langsung apa yang telah dipelajari. Walaupun dilaksanakan secara daring, suasana pelatihan tetap aktif dan interaktif. Hal ini tidak terlepas dari kerja sama di antara Tim PKM bersama dengan Mitra yang berhasil mengelola pelatihan dengan baik. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa pelatihan yang dilakukan mampu membantu mahasiswa dalam meningkatkan kemampuan menulis artikel ilmiah serta mengatasi beberapa permasalahan yang mereka hadapi selama proses penulisan. Oleh karena itu. Untuk mengetahui keberhasilan pelatihan, dilakukan Pre-test dan post-test untuk membandingkan apakah ada perbedaan pengetahuan terkait dengan penulisan artikel ilmiah baik sesudah dan sebelum mengikuti pelatihan. dilakukan pre-test sebelum pelatihan dimulai dan post-test setelah pelatihan selesai, dengan fokus pada tiga materi utama yaitu struktur artikel ilmiah, manajemen referensi . enggunaan Mendele. , dan penulisan serta sitasi yang 52 INOVASI : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat. Vol. No. 1, 2025 Gambar 5. Hasil Evaluasi Berdasarkan hasil test pada grafik diatas menunjukkan hasil positif, dimana terjadi peningkatan signifikan dari masing-masing materi. Misalkan Struktur Artikel Ilmiah dari skor pre-test 39 meningkat menjadi 81 pada post-test disusul Manajemen Referensi yang dari skor pre-test 47 meningkat menjadi 87 pada post-test dan terakhir Penulisan dan Sitasi dengan skor pre-test 53 meningkat menjadi 74 pada post-test. Dengan demikian Secara keseluruhan, ratarata skor peserta meningkat dari 46 menjadi 81 pada akhir pelatihan, yang menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta setelah mengikuti pelatihan ini. Hal tersebut tersebut sesuai dengan hasil pelatihan yang dilakukan oleh (Rosadi et al. , 2. bahwa pelatihan penyusunan artikel ilmiah memberikan pemahaman dan keterampilan dalam menulis laporan kegiatan, khususnya yang dikemas dalam bentuk artikel ilmiah. Lebih lanjut, hasil penelitian yang di lakukan oleh bahwa (Mahsup et al. , 2. Hasil pengabdian bahwa ada peningkatan pemahaman dalam menyusunan artikel ilmiah nasional. Selanjutnya. Langkat terakhir dalam pelatihan ini yaitu proses pendampingan menjadi opsi dalam menjawab hal tersebut. Kegiatan pendampingan dilakukan untuk membantu peserta pelatihan menyelesaikan karya tulis ilmiah. Kegiatan pendampingan ini dilaksanakan selama satu bulan melalui diskusi secara langsung dan juga melalui vitur Whatsapp antara tim pengabdi dengan peserta pelatihan. Dengan demikian kegiatan pengabdian masyarakat ini dinilai telah memberikan manfaat besar terhadap peningkatan kompetisi menulis artikel mahasiswa. Walaupun disadari bahwa selama pelatihan ini ada aspek yang masih perlu untuk mendapatkan perhatian seperti keterbatasan waktu selama pelatihan, materi yang diberikan belum sepenuhnya dapat diserap oleh semua mahasiswa dengan baik dan sebagian mahasiswa memiliki hambatan dalam mengakses aplikasi Mendeley. Maka diharapkan dalam pengabdian yang akan datang dapat melengkapi kekurangan selama pelaksanaan dari kegiatan ini. Namun. Secara keseluruhan, pelatihan ini memberikan dampak positif dalam membangun kesadaran dan keterampilan dasar menulis ilmiah di kalangan mahasiswa. Peserta juga menyampaikan harapan agar kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan dan dilengkapi dengan pendampingan intensif menuju tahap publikasi. KESIMPULAN Pelatihan penulisan artikel ilmiah yang dilaksanakan secara daring bagi Komunitas LAB Administrasi Pendidikan dan mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar terbukti memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman dan keterampilan menulis artikel ilmiah mahasiswa. Kegiatan ini berhasil menjawab permasalahan mitra yang PKM Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah 53 berkaitan dengan kurangnya pemahaman terhadap pengetahuan akan struktur artikel ilmiah, penggunaan aplikasi referensi , serta teknik penulisan kalimat dan sitasi. Hasil evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata peserta pada seluruh materi yang disampaikan, yang menunjukkan keberhasilan pelatihan. Selain itu, semangat dan partisipasi aktif peserta selama pelatihan berlangsung menjadi tolak ukur bahwa kegiatan ini sesuai dengan kebutuhan mereka. DAFTAR PUSTAKA