Excellent Midwifery Journal Volume 6 No. Oktober 2024 P-ISSN: 2620-8237 E-ISSN: 26209829 HUBUNGAN PENGGUNAAN GADGET DENGAN TANDA DAN GEJALA KESEHATAN MENTAL ANAK SISWA SEKOLAH DASAR DI SD NEGERI PAMANUKAN SEBRANG I KABUPATEN SUBANG Deby Noer Sutandi,*Lenny Lusia Simatupang Mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Keperawatan. Universitas Murni Teguh Email: debyridha88@gmail. com, lennylusia30@gmail. ABSTRACT Children's mental health is the mental condition of children who do not experience mental illness, and the ability to think clearly, control emotions, and socialize with children their age. Poor mental health during childhood can cause more serious behavioral disorders due to mental and emotional imbalance, as well as the child's poor social life. Objective: This research is to determine the relationship between gadget use and signs and symptoms of mental health of elementary school students at the Pramuka Public Elementary School. Pamanukan Sebrang I. Subang Regency. Method: Quantitative research method with a cross sectional survey, data collection was carried out using the Simple Random Sampling technique for a total of 93 students, the instrument used a questionnaire. The Chi-Square test was used to analyze research data. Results: The results of this study show that there is a relationship between the use of gadgets and signs and symptoms of mental health at the Pramuka I Public Elementary School. Subang Regency with a p value of 0. 684 > 0. Conclusion: There is a significant relationship between the use of gadgets and the signs and symptoms of mental health of students at the Pramuka Public Elementary School. Sebrang I. Subang Regency. It is hoped that the school can help provide an understanding of the use of gadgets and the signs and symptoms of mental health of students as well as carry out prevention and treatment to ensure children's mental still maintained at the Pramuka Public Elementary School. Sebrang I. Subang Regency. Keywords: Gadget Use. Signs and Symptoms. Mental Health LATAR BELAKANG Kesehatan anak-anak sangat Orangtua makanan yang mengandung karbohidrat, dipengaruhi oleh asupan makanan dan protein, lemak, vitamin, dan mineral nutrisi yang cukup serta aktivitas fisik yang teratur. Anak-anak yang sehat pertumbuhan dan perkembangan anak badan, tinggi dan juga mencegah stunting pada anak. badan, dan lingkar kepala yang sesuai Pemberian intervensi daun kelor dapat Kesehatan juga dapat dilihat dari kemampuan anak untuk peningkatan selera makan dan kenaikan menghadapi stres dan tekanan, serta berat badan anak balita setelah diberikan aktivitas fisik dan sosial yang sehat. bakso pentol daun kelor pada makanan Asupan makanan yang sehat dan bergizi tambahan dalam menu sehari-hari selama sangat penting bagi kesehatan anak- 90 hari (Simatupang, 2. Selain itu, aktivitas fisik yang teratur juga perlu buruk (Kementrian Kesehatan, 2. diperhatikan, seperti olahraga ringan Berdasarkan Undang-Undang Nomor 18 atau bermain di luar rumah, untuk Tahun 2014 tentang Kesehatan Jiwa, kesehatan jiwa di definisikan sebagai jantung dan paru-paru, serta kekuatan otot dan tulang anak. Kesehatan mental dan emosional spiritual, dan sosial. Individu tersebut juga perlu diperhatikan pada anak-anak, menyadari kemampuan sendiri, dapat karena mereka juga mengalami stres mengatasi tekanan, dapat bekerja secara dan tekanan di sekitar mereka. Orangtua perlu memberikan dukungan emosional kontribusi untuk komunitasnya. Anak dan konseling jika dibutuhkan, serta yang sehat secara mental mempunyai membantu anak mengatasi stres dan kemampuan untuk berkembang secara Jika ada keluhan atau tanda- tanda tidak sehat pada anak, segera konsultasikan ke dokter atau fasilitas kesehatan terdekat. Pencegahan dan (Suryanto. Menurut (World Health perawatan yang tepat dapat membantu Organization, 2. melaporkan bahwa mempertahankan kesehatan anak-anak mengalami gangguan kesehatan mental perkembangan yang optimal Kesehatan 10-15% anak-anak perkembangan, depresi. Dari 10-15% Data Kesehatan mental yang baik adalah kondisi ketika batin kita berada nasional mengenai gangguan kesehatan dalam keadaan tentram dan tenang. mental pada anak belum memiliki angka Seseorang prevelensi yang cukup jelas. Menurut mempunyai kemampuan atau potensi Kementrian Kesehatan diri secara maksimal dalam dirinya mengalami gangguan kesehatan mental menjalin hubungan positif denganorang Sebaliknya orang yang kesehatan pendengaran, danemosiona. otorik halus,kasar gangguan suasana hati, kemampuan Dari data diatas diperkirakan 3% berfikir, serta kendali emosi dan pada gangguan kesehatan mental pada anak akhirnya bisa mengarah pada perilaku disebabkan karena penggunaan gadget berlebih. Dalam hal ini kesehatan mental dan gejala kesehatan mental anak variabel . (Sugiyono, 2. mengontrol emosi, seperti simpati, sedih. HASIL Tabel 4. 1 Distribusi Frekuensi Karakteristik atau senang. Pengguna gadget membuat Usia. Jenis Kelamin. Responden Umur Frekuensi Persentase (%) 11 Tahun dilingkungan sekitarnya sehingga akan 12 Tahun Jenis (Rachmawati. Kelamin dalam Layyinatun Syifa, 2019 : . Laki-laki 35,5% Kesehatan mental Perempuan 65,5% dapat berpengaruh Berdasarkan tabel 4. 1 diketahui bahwa buruk karena gadget dan kurangnya dari 94 responden didapatkan hasil bahwa sebagian besar responden berusia 12 tahun perhatian dari yaitu 53 responden . %), dan untuk jenis karena kekurangannya kelamin responden sebagian besar berjenis merupakan kondisi yang menggambarkan kelamin perempuan sebanyak 60 responden perkembangan fisik, suasana hati dalam anak . ,5%). diri orang-orang. Analisis Univariat Kesehatan Frekuensi METODE PENELITIAN Rancangan penelitian adalah sebagai model pendekatan penelitian yang sekaligus juga merupakan rancangan analisis data. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif. Penelitian kuantitatif adalah penelitian yang didasari oleh filsafat fenomena-fenomena objektif dan dikaji secara kuantitatif. Maksimal objektifitas angka-angka, pengolahan statistik, struktur dan percobaan Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kuantitatif dengandesain deskriptif korelasional melalui menggunakan snapshot atau observasi dilakukan pada satu waktu tertentu,pendekatan cross sectional digunakan untuk mengkaji apakah ada hubungan antara penggunaan gadget variabel . dengan tanda Responden Berdasarkan Penggunaan Gedget dan Kesehatan Mental Ana Hasil dengan kesehatan anak siswa sekolah dasar di SD pamunakan sebrang I Kabupaten Subang 2024, dapat dilihat pada tabel dibawah ini : Tabel 4. 2 Distribusi Frekuensi Penggunaan Gedget Penggunaan Frekuensi Persentase Gedget (%) Nilai Positif Nialai Negatif Berdasarkan pengunaan gadget memiliki nilai positif 36 . %) responden anak memiliki status dengan56 orang atau . %) dan sebgain kecil mental kurang baik. Analisis Bivariat Hubungan Penggunaan Gedget dengan negative sebesar 37 . %). Kesehatan Anak Siswa Sekolah Dasar Di Tabel 4. 3 Distribusi Frekuensi Kesehatan Mental Anak Siswa Sekolah Dasar Subang Mental Anak pamunakan sebrang Adapun Frekuensi Persentase (%) Kabupaten Baik kesehatan anak siswa sekolah dasar di SD Kurang Baik pamunakan sebrang I kabupaten subang. Pengujian Berdasarkan tabel 4. 3 diketahui bahwa sebagian besar responden status mental anak dilakukan denganmenggunakan uji chi-square dalam kondisi baik 57 orang atau . %) dan dan dapat dijelaskan pada tabel berikut ini : Tabel 4. Hubungan Penggunaan Gedget dengan Kesehatan Anak Siswa Sekolah Dasar Di SD pamunakan sebrang I Kabupaten Subang Pengunaan Gedget Kesehatan Mental Anak Baik Kurang Total Baik Nilai Positif Nilai Negatif Total Persson Value chi-square 65,996 Valid Berdasarkan tabel 4. 4 di atas diketahui bahwa pada bari 1 kolom 1 tabel terdapat 53 anak SD yang menggunakan gadget dengannilai positif dimana 53 anak SD tersebut kesehtan mental baik, dari tabel 1 kolom 2 terdapat 3 anak SD yang menggunakan gadget dengan nilai positif dimana 3 anak SD tersebut kesehtan mental kurang baik, pada tabel 2 kolom 1 terdapat 4 anak SD yang menggunakan gadget dengan nilai negatif dimana 4 anak SD tersebut kesehatan mental baik dan dari tabel 2 kolom 2 terdapat 33 anak SD yang menggunakan gadget dengan nilai negatif dimana 33 anak SD tersebut kesehtan mental kurang baik. Berdasarkan hasil AuChi-square testsAy diatas diketahui nilai chi square adalah sebesar 65,996 dan nilai chi square tabel untuk df 1 pada signifikasi () 5% atau 0,050 pada distribusi nilai chi square tabel statistic sebesar 3,841. Karena nilai chi square hitung 65,996 >3,841, dan nilai p-value sebesar 0,000 yang berarti lebih kecil dari alpha () 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa H0 di tolak dan Ha diterima, sehingga dapat diartikan bahwa Auada hubungan anatara penggunaan gedget dengan kesehatan anak siswa sekolah dasar di SD pamunakan sebrang I Kabupaten Subang. KESIMPULAN Anak siswa sekolah dasar di SD pamunakan sebrang I sebagian besar dalam pengunaan gadget memiliki nilai positif dengan 56 orang atau . %) dan sebgain kecil anak mengunakan gadget dengan nilai negative sebesar 37 . %). Anak siswa sekolah dasar di SD pamunakan sebrang I sebagian besar responden status mental anak dalam kondisi baik 57 orang atau . %) dan 36 . %). Berdasarkan hasil AuChi-square testsAy diatas diketahui nilai chi square adalah sebesar 65,996 dan nilai chi square tabel untuk df 1 pada signifikasi () 5% atau 0,050 pada distribusi nilai chi square tabel statistic sebesar 3,841. Karena nilai chi square hitung 65,996 >3,841, dan nilai pvalue sebesar 0,000 yang berarti lebih kecil dari alpha () 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa H0 di tolak dan Ha diterima, sehingga dapat diartikan bahwa Auada hubungan anatara penggunaan gedget dengankesehatan anak siswa sekolah dasar di SD pamunakan sebrang I Kabupaten Subang. Azkia. 7 Formula Baru SARAN Penelitian ini dapat dimaafatkan sebagai bahan informasi dan perbandingan untuk memperoleh hasil penelitian yang lebih baiak denganmemvariasikan partisipasi wilayah dan menggunakan pendektakan lainnya seperti factor-faktor dan quasi eksperimen. Bimbingan dan Konseling,126-131. Mengatasi Kecanduan gadget Pada Anak. Jombang:Juni,2022. Badan Pusat Statistik. Proyeksi Penduduk Indonesia. Jakarta. Bansal. P, & P. Journal of Advanced Medical Dental Sciences Research. Journal Advanced Medical Dental Sciences Research, 184-186. Siswa SMA Negeri 9 Malang. Jurnal Kajian Doni. pola ionteraksi sosial siswa pengguna gadget di SMA Negeri I Semarang. Dwiana. Lestari. , & Astuty. Hubungan Pengetahuan tentang kesehatan mata dengan sikap DAFTAR PUSTAKA Suman. Prachi, & C. penggunaan gadget yang berlebihan Effect of Electronik gadgetAos on the di SD N 13 engkasan kalimantan Behaviour. Academic Performance Journal of Health Research, 1- and Overall Health of Schooling Going Childern. Journal ofAdvanced Medical Dental Hafsari Putri. , & dkk. Sciences Kesehatan Mental. Sumatera Barat: Research, 7. Antoro. Boeriswati. , & Leiliyanti. CV. AZKA Putri. PUSTAKA.