Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index JMM 2022 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 POTENSI KANDUNGAN VITAMIN C PADA BUAH TOMAT TERHADAP PENYAKIT SCURVY Karina Aulia Putri1. Tia Novita2. Zhafirah Hanin3. Sudana Fatahillah Pasaribu4 1,2,3 Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. Jl. IAIN No. 1 Medan Program Studi Gizi. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Institut Kesehatan Helvetia Jl. Kapten Sumarsono No. Kp. Lalang. Kec. Medan Helvetia. Kabupaten Deli Serdang. Sumatera Utara. Medan e-mail : karinaaputri21@gmail. Artikel Diterima : 6 Juli 2022. Direvisi : 13 September 2022. Diterbitkan : 27 September 2022 ABSTRAK Pendahuluan: Prevalensi akibat defisiensi vitamin C tahun 2018 di dunia berkisar 73,9% . Prevalensi defisiensi vitamin C tahun 2018 di Indonesia pada usia dewasa menurut perhitungan dengan probability methode (PBM) sekitar 71,4%. Defisiensi vitamin C memiliki dampak bagi kesehatan salah satunya penyakit scurvy. Tomat diketahui mengandung vitamin C yang dapat digunakan untuk mencegah terjadinya masalah kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui potensi vitamin C pada buah tomat terhadap penyakit scurvy. Metode penelitian menggunakan literature review dengan metode mengkaji dan menganalisis hasil dari penelitian dengan pencarian literatur baik secara nasional dan internasional menggunakan data base Google Scholar. Pubmed dan Sciencedirect yang memiliki hubungan dengan efek vitamin C pada tomat terhadap scurvy. Hasil penelitian menemukan 9 artikel dan ditemukan 3 artikel relevan yang sesuai dengan kriteria inklusi yang ditetapkan. Kesimpulan tomat berportensi dalam pencegahan dan pengobatan penyakit scurvy karena dalam 100 g tomat mengandung 40 mg vitamin C. Kata Kunci : scurvy, tomat, vitamin C ABSTRACT Background: The prevalence due to vitamin C deficiency in 2018 in the world was around The prevalence of vitamin C deficiency in Indonesia in 2018 in adults according to calculations using the probability method (PBM) is around 71. Vitamin C deficiency has an impact on health, one of which is scurvy. Tomatoes are known to contain vitamin C which can be used to prevent health problems. Objective: The purpose of this study was to determine the potential of vitamin C in tomatoes against scurvy. Method: The research method uses a literature review with the method of reviewing and analyzing the results of research with literature both nationally and internationally using the Google Scholar. Pubmed and Sciencedirect databases which have a relationship with the effect of vitamin C in tomatoes on Result: The results of the study found 9 articles and found 3 relevant articles that matched the inclusion criteria set. Conclusion Tomatoes have potential in the prevention and treatment of scurvy because 100 g of tomatoes contain 40 mg of vitamin C. Keywords: scurvy, tomato, vitamin C Jurnal Menara Medika Vol 5 No 1 September 2022 | 145 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index PENDAHULUAN Vitamin merupakan zat yang diperlukan oleh tubuh untuk melengkapi kebutuhan dalam tubuh. Vitamin terbagi atas 2 jenis yaitu vitamin larut air dan vitamin tidak larut air (Rosmiati, 2. Vitamin C merupakan bagian vitamin yang larut dalam Vitamin C berperan aktif dalam pembentukan tulang, gigi, kulit otot dan dapat digunakan dalam proses penyembuhan luka, perawatan tulang dan gigi (Dewi. Vitamin C termasuk zat antioksidan yang memiliki kegunaan sebagai penangkal radikal bebas dan peningkatan daya tahan tubuh (Mayunita, 2. Defisiensi vitamin C memiliki dampak bagi kesehatan, seperti mudah kelelahan, gusi mudah berdarah serta mudah terkena sariawan. Defisiensi vitamin C banyak ditemukan pada daerah yang memiliki status ekonomi yang terbilang rendah pada negara-negara maju (Ceglie et , 2. Prevalensi defisiensi vitamin C di dunia 73,9% (Callus et al. , 2. Defisiensi vitamin C juga dapat ditemukan pada negara berkembang salah satunya Indonesia dengan prevelensi pada usia dewasa menurut perhitungan dengan probability methode (PBM) sekitar 71,4% (Prasetyo, 2. Salah satu penyakit akibat defisiensi vitamin C yaitu scurvy. Scurvy merupakan penyakit yang terjadi akibat penurunan kadar konsumsi serta penyerapan vitamin C dalam tubuh (Alqanatish et al. , 2. Scurvy merupakan penyakit yang langka dibandingkan dengan penyakit akibat defisiensi nutrisi lainnya (Anil, 2. Penyebab scurvy diawali dengan mensistensis vitamin C akibat kekurangan enzim golonolakton oksidase (Byard et al. Penderita scurvy biasanya akan memiliki gejala seperti gusi membengkak. JMM 2022 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 sesak napas, gigi lepas, mudah stress, dan terjadinya infeksi (Rosmiati, 2. Salah satu cara mengatasi penyakit scurvy yaitu dengan mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C (Arijanty. Kebutuhan rata-rata vitamin C per hari pada orang dewasa minimal 90 mg. Tomat merupakan salah satu buah yang mengandung vitamin C (Jumaini, 2. Tomat merupakan sumber vitamin C yang sangat baik untuk dikonsumsi, karena dalam 100 g tomat mengandung 40 mg vitamin C yang dapat memenuhi sekitar 20% kebutuhan vitamin C dalam sehari. (Dewi et , 2. Berdasarkan kajian latar belakang diatas, maka penelitian literature review ini bertujuan untuk melihat potensi vitamin C yang terkandung pada tomat terdahap pencegahan penyakit scurvy. METODE PENELITIAN Metode merupakan literature review yaitu dengan mengkaji dan menganalisis hasil penelitian yang memiliki hubungan dengan potensi vitamin C pada tomat terhadap scurvy. Penelitian ini dilakukan melalui metode pencarian literatur baik secara nasional dan internasional dengan menggunakan data base Google Scholar. Pubmed dan Sciencedirect. Selanjutnya menggunakan kata kunci Aivitamin C pada tomat, scurvy, vitamin C deficiencyAn. Pemilihan artikel disesuaikan dengan kriteria inklusi. Kriteria inklusi pada penelitian ini yaitu artikel yang meneliti efek vitamin C pada scurvy, ditemukan pada publikasi artikel antara tahun 2012-2022. Berdasarkan kriteria inklusi, sehingga pada tahap akhir diperoleh 3 artikel. Setelah pengumpulan seluruh data yang relevan 3 artikel dikaji Jurnal Menara Medika Vol 5 No 1 September 2022 | 146 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index secara menyeluruh dan dianalisis dengan HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan hasil identifikasi kajian kepustakaan tehadap potensi kandungan vitamin C pada tomat terhadap scurvy JMM 2022 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 ditemukan 3 artikel yang relevan untuk ditelaah seperti pada Tabel 1. Hasil penelitian dari ketiga artikel merupakan penelitian eksperimental dengan variabel vitamin C pada buah tomat dengan scurvy. Tabel. 1 penelitian mengenai pengaruh vitamin C terhadap scurv Judul penelitian Alcohol Metode Penelitian Hasil Penelitian Withdrawa: Desain penelitian : eksperimental Possible Risk Scurvy Appearing Tiredness: Compliant Study Battistelli Latent Sempel/responden Pemberian pasien vitamin C . g/har. pada as detoksifikasi alkohol STROBE- Intervensi : suplementasi vitamin defisiensi asam karbonat dapat (Lux- C . g/har. mengurangi scurvy. Battistelli. Lama Intervensi : 3 bulan Penilaian kandungan Desain penelitian : eksperimental Vitamin Spektrofotometri Berbagai Kandungan vitamin C pada dengan Sempel/responden : tomat muda, tomat muda sebesar 74,03666 UV-Vis tomat setengah masak dan tomat mg/100g Varietas Tomat masak (Dewi, 2. Analisis : Spektrofotometri UV- matang Vis 53,81333 mg/100g dan tomat tua sebesar 43,56666 mg/100g. Desain penelitian : eksperimental Pemberian terapi vitamin C Modern Day Scurvy in Sempel/responden Pediatric Orthopaedics: A Forgotten IllnessError! Intervensi : vitamin C . menghilangkan gejala yang Reference source not mg/har. Lama Intervensi : 3-4 bulan pasien 100 mg/hari selama 3-4 bulan pada pasien ortopedi dapat timbul akibat scurvy. Jurnal Menara Medika Vol 5 No 1 September 2022 | 147 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index JMM 2022 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 mengandung vitamin C sebanyak 40 mg (Cholifah & Hartinah, 2. Asam askobat dikenal dengan istilah Vitamin C, termasuk kedalam vitamin yang larut pada air (Trapani Manusia membutuhkan vitamin C bagi tubuh dengan asupan minimal yang dapat di konsumsi setiap harinya, yaitu pada usia yang produktif . isaran usia 16-64 mengkonsumsi sebanyak 75mg - 90 mg/hari. Pada usia anak-anak sebanyak 35mg/hari, pada ibu hamil 70 mg/hari serta pada ibu menyusui sebanyak 95 mg/hari (Lega, 2. Tahun 2018 dilakukan penelitian yang dapat disimpulkan bahwa penyakit scurvy dapat diatasi dengan pemberian suplemen vitamin C dengan kadar yang normal yaitu 100 mg/hari . esuai dengan Penelitian juga menemukan bahwa diet selektif berdasarkan karbohidrat tanpa asupan vitamin C menyebabkan terjadinya scurvy (Ceglie et al. , 2. Scurvy merupakan suatu penyakit yang terjadi akibat adanya penurunan kadar konsumsi serta penyerapan vitamin C dalam tubuh (Alqanatish et al. , 2. Tanda-tanda diagnosi klinis pada scurvy yaitu terdapat purpura pada kulit, visceral, gusi, serta gigi mengalami sakit. Gejala awal yang ditimbulkan pada penderita scurvy muncul pada satu hingga tiga bulan sejak terjadinya defisiensi vitamin C (Dewi et al. , 2. Penelitian tahun 2018 terhadap 40% dari jumlah pasien menderita scurvy akibat kekurangan kadar jumlah vitamin C. Scurvy menjadi penyakit akut akibat defisiensi vitamin C dengan jumlah serum dan intraseluler yang rendah (Hooper, 2. Scurvy merupakan bentuk awal dari penyakit kudis atau laten (Lux-Battistelli & Battistelli, 2. Gejala pada scurvy tidak Beberapa tanda-tanda yang sering muncul seperti kelemahan atau kelelahan KESIMPULAN pada tubuh yang tidak biasa, ketakutan. Hasil penelitian literature review kelelahan spontan yang terjadi di seluruh potensi vitamin C pada tomat tubuh, nyeri pada kaki dan otot, dan terhadap panyakit scurvy ditemukan 3 kesulitan dalam berjalan (Lux-Battistelli & artikel yang relevan. Tomat memiliki Battistelli, 2. potensi digunakan dalam pencegahan Penyakit scurvy dapat dicegah penyakit scurvy karen mengandung vitamin dengan pemberian suplemen vitamin C 100 C sebesar 40 mg/ 100 g tomat. Perlu mg/hari (Lux-Battistelli & Battistelli, 2. dilakukannya penelitian lanjutan untuk Pencegahan penyakit scurvy dapat dilakukan mengembangkan penggunaan tomat agar dengan pemberian asupan makanan yang dapat dimanfaatkan pada penderita scurvy. mengandung vitamin C yang tidak kurang dari 100 mg/hari (Alqanatish et al. , 2. DAFTAR PUSTAKA