Sosialisasi Pentingnya Penggunaan Media Sosial sebagai Sarana Promosi Perpustakaan SMA Negeri 12 Medan Diana Maulida Zakiah1. Fithria Rizka Sirait2. Elizabeth Haloho 3. Febryna Priti Sirait4. Novia Adelina Marbun5 1,4,5 Universitas Sari Mutiara Indonesia 2Universitas Sumatera Utara 3 Universitas Mikroskil E-mail : zakiah22@gmail. Submitted : Mei Reviewed : Juni Accepted : Juni ABSTRAK ABSTRACT Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan bertujuan untuk mempromosikan perpustakaan SMA N 12 Medan. Permasalahan yang dihadapi adalah kurangnya tingkat pemahaman dan pengetahuan staf perpustakaan terkait pentingnya penggunaan media sosial perpustakaan, bagaimana pembuatan media sosial instagram, bagaimana memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi perpustakaan dan kapan waktu yang tepat untuk membuat postingan konten agar dapat menarik minat pemustaka. Metode yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab dan pelatihan membuat media sosial instagram yang dapat digunakan untuk mengenalkan profil, koleksi, berbagai kegiatan dan layanan yang dimiliki oleh perpustakaan, postingan apa dan bagaimana yang menarik agar semakin menambah insight dan perpustakaan juga semakin dikenal serta contoh akun instagram perpustakaan yang dapat dijadikan sumber referensi. Hasil dari kegiatan ini adalah staf perpustakaan sudah dapat memahami pentingnya penggunaan media sosial dalam kegiatan promosi perpustakaan SMA N 12 Medan secara online dan juga bagaimana membuat postingan yang bagus dan menarik serta The community service activities carried out aim to provide socialization of the importance of using social media in promoting the library of SMA N 12 Medan. The problems faced are the lack of understanding and knowledge of library staff regarding the importance of using Instagram social media as a means of library promotion, how to create Instagram social media, how to utilize social media as a means of library promotion and when is the right time to create content posts to attract the interest of library users. The methods used are lectures. Q&A and training in creating Instagram social media that can be used to introduce profiles, collections, various activities and services owned by the library, what and how interesting posts are to increase insight and the library is also increasingly known and examples of library Instagram accounts that can be used as a source of reference. The results of this activity are that library staff can understand the importance of using social media in online promotional activities of the SMA N 12 Medan library and also how to make good and interesting posts and when is the right time to upload Altifani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Volume 5. No. 1 Tahun 2025 kapan waktu yang tepat untuk mengupload Keywords : Social Media. Promotional Kata Kunci: Media Sosial. Sarana Promosi. Media. Library Perpustakaan PENDAHULUAN Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini, berdampak pada setiap lini Perkembangan tersebut juga memainkan peran penting terhadap perubahan bagaimana cara setiap individu berkomunikasi. Setiap individu dapat berkomunikasi tanpa melaksanakan tatap muka secara langsung . , namun dapat dilakukan juga secara daring. Hal ini membuat penggunaan media sosial juga semakin tinggi. Haryanto . menyebutkan bahwa berdasarkan DataReportal per-Januari 2025 terdapat 143 juta pengguna aktif media sosial di Indonesia. Banyak masyarakat yang mencari ataupun mendapatkan informasi juga bersumberkan media sosial. Hal ini sebagaimana data pada gambar grafik berikut ini: Gambar 1: Data Warga Negara Indonesia Mencari Sumber Informasi Dari gambar 1 tersebut dapat diketahui bahwa warga Indonesia lebih banyak mencari informasi melalui media sosial dengan presentase 73%. Permana & Erdansyah . menjelaskan bahwa AuDengan cepat dan mudahnya akses tersebut maka sekarang banyak individu, perusahaan. UKM atau organisisasi-organisasi pendidikan lainnya mulai memanfaatkan Instagram dalam menyebarkan informasi. Ay Selain digunakan untuk mencari maupun memperoleh Altifani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Volume 5. No. 1 Tahun 2025 informasi, manfaat lain media sosial di era digital saat ini adalah dapat digunakan sebagai sarana promosi suatu instansi bahkan secara personal. Salah satu instansi yaitu perpustakaan dapat memanfaatkan media sosial untuk semakin mengenalkan profil, koleksi, layanan dan berbagai kegiatan yang dimiliki dan dilaksanakan secara online. Sari . menjelaskan bahwa AuDengan munculnya berbagai media sosial pada dekade terakhir, banyak perpustakaan yang telah memasukkan aplikasi media sosial sebagai pemasaran utama dan alat komunikasi untuk terlibat dalam komunitas penggunaAy. Banyak jenis media sosial antara lain youtube, instagram, facebook, tiktok, whatsapp dan lain sebagainya. Dari beberapa jenis media sosial tersebut, instagram merupakan salah satu media sosial yang paling banyak diminati. Annur . menyebutkan bahwa instagram merupakan media sosial peringkat kedua yang banyak digunakan di Indonesia pada awal tahun 2024. Sebagaimana gambar grafik berikut ini: Gambar 2: Data Media Sosial yang Paling Banyak Digunakan Berdasarkan gambar 2 tersebut dapat diketahui bahwa instagram merupakan jenis media sosial yang paling banyak digunakan dengan peringkat kedua. Konten instagram dapat berupa foto, video atau reels. Pengguna juga dapat membuat stories . ostingan instagram berupa foto atau video yang memiliki masa berlaku 24 ja. dan juga live, yang digunakan sebagai konten Promosi perpustakaan dengan menggunakan instagram sangat membutuhkan kreativitas staf perpustakaan. Staf perpustakaan dapat memanfaatkan berbagai fitur yang tersedia pada platform instagram untuk meningkatkan kesadaran dan minat pengunjung atau pemustaka tentang perpustakaan. Altifani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Volume 5. No. 1 Tahun 2025 Salah satu contoh, misalnya ketika perpustakaan memiliki koleksi baru maka staf perpustakaan dapat memposting koleksi tersebut di feed kemudin menambahkan juga sebagai stories, hal ini bertujuan agar para pemustaka online dapat mengetahui informasi bahwa perpustakaan memiliki koleksi baru secara cepat dan tepat, apakah koleksi baru tersebut sesuai dengan kebutuhan mereka. Selain itu, staf perpustakaan juga dapat membuat video tentang layanan apa saja yang dimiliki perpustakaan, bagaimana cara memanfaatkan setiap layanan tersebut dan sebagainya. Sehingga tanpa pemustaka datang ke perpustakaan, mereka sudah mengetahui informasi layanan, koleksi tersebut secara online. Berdasarkan analisis situasi ditemukan bahwa staf perpustakaan belum memahami bagaimana memanfaatkan media sosial instagram secara maksimal sebagai sarana promosi perpustakaan, konten apa saja yang dapat menarik minat pemustaka serta kapan waktu yang tepat untuk mengunggah konten pada media sosial instagram. Hal ini menyebabkan belum adanya akun instagram secara khusus yang dimiliki oleh perpustakaan, sehingga berdampak kurang dikenalnya perpustakaan oleh siswa maupun masyarakat umum. Padahal akun instagram sangat penting untuk digunakan mempromosikan berbagai layanan dan kegiatan yang dilaksanakan oleh perpustakaan agar dapat menarik minat para pengguna perpustakaan. Oleh sebab itu, tim pengabdian kepada masyarakat menganggap permasalahan yang telah diuraikan sebelumnya sangat penting untuk diberikan sosialisasi pentingnya penggunaan media sosial sebagai sarana promosi perpustakaan SMA N 12 Medan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan sosialisasi dan pendampingan pentingnya media sosial sebagai sarana promosi perpustakaan. BAHAN DAN METODE Kegiatan pelatihan ini diberikan pada 2 . orang staf perpustakaan SMA N 12 Medan, pada tanggal 14 April 2025. Metode yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab dan pelatihan penggunaan media sosial instagram. Syah . berpendapat bahwa metode ceramah merupakan Aucara mengajar dengan penyajian informasi secara lisan kepada peserta didik atau siswaAy. Namun dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini metode ceramah dilakukan kepada staf perpustakaan. Beberapa tahapan yang dilakukan yaitu: Tahapan persiapan Pada tahapan ini, tim pengabdian kepada masyarakat melaksanakan rapat terlebih dulu, kemudian mengadakan pertemuan dengan pihak sekolah dan pihak perpustakaan lalu observasi dan mengindentifikasi pemasalahan yang dihadapi oleh staf perpustakaan SMA N 12 Medan melalui wawancara. Tahapan pemaparan materi berjudul Media Sosial Instagram Sebagai Sarana Promosi Perpustakaan Altifani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Volume 5. No. 1 Tahun 2025 Pada tahapan ini, tim melakukan sosialisasi tentang media sosial instagram sebagai sarana promosi perpustakaan dan juga pemberian tampilan contoh akun instagram perpustakaan yang menarik pada staf perpustakaan SMA N 12 Medan, dengan memberikan materi dasar sebelum tahapan pelatihan. Tim juga berkolaborasi dengan pihak sekolah, karena perpustakaan di bawah naungan sekolah, sehingga kepala sekolah dapat memahami dan mengetahui bagaimana urgensi penggunaan media sosial sebagai sarana promosi perpustakaan. Tahapan pelatihan Tahapan ini merupakan pelatihan yaitu narasumber menyampaikan dan mempraktikkan bagaimana cara pembuatan dan penggunaan media sosial instagram dan juga diikuti oleh peserta. Tahapan evaluasi Merupakan tahapan penilaian atas seluruh rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat secara keseluruhan. Evaluasi ini dilakukan dengan melihat dan memperhatikan keaktifan peserta selama kegiatan berlangsung, kemudian di akhir sesi evaluasi dilakukan dengan penyebaran kuesioner dalam bentuk gform pada peserta. HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan pengabdian kepada masyarakat diawali dengan pemaparan konsep media sosial, instagram dan sarana promosi, kemudian dilanjutkan pemaparan tentang bagaimana pembuatan dan penggunaan media sosial instagram. Selain itu juga, narasumber memberikan contoh media sosial instagram perpustakaan lain agar dapat dijadikan sebagai inspirasi. Sehingga staf perpustakaan semakin terpacu untuk meningkatkan kreativitas yang dimiliki. Narasumber mengenalkan konten-konten apa saja yang dapat menarik minat pemustaka, bagaimana cara dan kapan waktu yang tepat untuk mempostingnya. Zuhriyah . memaparkan bahwa jam upload konten pada instagram merupakan hal yang sangat penting dan krusial, karena hal ini berdampak pada jumlah jangkauan konten. Oleh karena itu, waktu atau timing mengunggah konten pada instgaram harus benar-benar diperhatikan. Jika staf perpustakaan membuat konten di jam yang tepat maka jangkauan penggunanya juga semakin banyak, hal ini juga berdampak positif pada promosi perpustakaan. Salah satu contoh akun instagram perpustakaan adalah akun instagram Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, yang dinobatkan sebagai akun instagram terbaik pada FPPTMA Awards di tahun 2024. Walaupun akun tersebut merupakan akun di Tingkat perguruan tinggi, namun perpustakaan sekolah dapat menjadikannya rujukan dan atau sumber inspirasi. Altifani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Volume 5. No. 1 Tahun 2025 Untuk kontennya dapat menyesuaikan dengan kebutuhan dan situasi kondisi yang dimiliki. Berikut contoh tampilan akun instagram Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta: Gambar 3, 4 dan 5: Tampilan akun instagram Perpustakaan UMY Gambar 3, 4 dan 5 merupakan tampilan akun instagram Perpustakaan UMY, dapat dilihat bahwa akun tersebut sudah memiliki pengikut . sebanyak 11 ribu 400 orang, dengan jumlah postingan sebanyak 1. 397 konten foto maupun video. Jika diperhatikan konten yang diupload memiliki template sehingga warnanya seragam hal ini merupakan salah satu hal yang membuat menarik. Anggraini & Nathalia . menyebutkan bahwa AuWarna merupakan salah satu elemen yang dapat menarik perhatian, atau meningkatkan mood, menggambarkan citra sebuah perusahaan, dan lainnyaAy. Konten yang diunggah oleh pihak Perpustakaan UMY beraneka ragam jenisnya tergantung kapan konten tersebut dibuat, dalam artian menyesuaikan momentum, apakah dalam hari biasa, atau perayaan hari besar kenegaraan atau keagamaan, dan lain sebagainya. Kontenkontennya meliputi informasi layanan yang dimiliki, jam buka perpustakaan, koleksi peprustakaan, berbagai tips dan quote yang relate dengan pengunjung. Bahkan di akun instagram perpustakaan juga mengunggah konten kuis mini, hal ini juga menjadi salah satu upaya menarik minat pemustaka atau pengunjung. Postingan yang dimiliki pun tidak sekedar tentang perpustakaan namun juga terkait apa yang sedang viral atau ramai diperbincangkan. Setelah pemaparan dan penjelasan secara teoritis dan salah satu contoh studi kasus yang ada, selanjutnya tim PkM mengarahkan staf perpustakaan, apakah masih terdapat yang ingin ditanyakan sebelum selanjutnya tim mempraktikkan pembuatan akun dan pembuatan konten yang diikuti peserta. Supardy . menyampaikan bahwa AuStudi kasus akan sangat membantu dalam mengatasi permasalahan yang mungkin terjadi secara nyata di lapangan. Ay Altifani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Volume 5. No. 1 Tahun 2025 Dengan terlaksananya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, staf perpustakaan sudah mulai menyadari, mengetahui dan memahami betapa pentingnya penggunaan media sosial instagram sebagai sarana promosi perpustakaan. Kemampuan kreativitas juga sangat diperlukan agar konten-konten yang nantinya akan dibuat, diunggah dan dikembangkan dapat menarik Kusuma. Darma & Sari . memaparkan bahwa: AuOptimalisasi pemanfaatan media sosial instagram sebagai media promosi perpustakaan perlu dilakukan. Hal tersebut dapat dilakukan jika perpustakaan mengetahui bagaimana respon follower media sosial instagram perpustakaan terkait konten yang diposting diakun media sosial instagram perpustakaan tersebut dan tipe postingan apa yang paling sering direspon oleh follower media sosial instagram perpustakaan tersebut. Ay Pada media sosial instagram pihak perpustakaan juga dapat memanfaatkan penggunaan hashtag di setiap postingan yang diunggah, agar dapat menjangkau kalangan secara lebih luas asalkan profil akun yang dimiliki tidak diprivate. Hal ini sebagaimana yang dijelaskan oleh Maulana & Wulandari . bahwa AuHashtag digunakan sebagai alat untuk meningkatkan visibilitas dan interaksi dalam konteks pencarian dan eksplorasi konten di Instagram. Pemahaman staf perpustakaan tentang penggunaan media sosial instagram sebagai sarana promosi perpustakaan juga akan berdampak positif pada semakin dikenalnya perpustakaan, memudahkan pemustaka dalam mencari informasi tentang perpustakaan tersebut tanpa harus datang terlebih dulu ke perpustakaan secara langsung. Misalnya terkait jam buka layanan, koleksi yang dimiliki, kegiatan apa yang baru saja dilaksanakan oleh perpustakaan jika hal ini sudah tersedia dan diunggah di akun instagram tersebut. Selain itu, khalayak umum dan masyarakat luas juga otomatis akan lebih mengetahui tentang perpustakaan dengan pemanfaatan fitur hashtag. Hal ini sejalan dengan hasil penelitian yang dilaksanakan oleh Nasrullah. Tawakkal dan Jannah . AuPromosi perpustakaan menggunakan media sosial instagram memberikan dampak positif, seperti meningkatnya jumlah pengunjung dan anggota perpustakaanAy. Sebagaimana contoh pada akun Perpustakaan UMY berikut ini: Gambar 6 & 7: Contoh Pemanfaatan Hashtag Pada Konten IG Altifani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Volume 5. No. 1 Tahun 2025 Berdasarkan gambar 6 & 7 dapat dilihat bahwa Perpustakaan UMY memanfaatkan penggunaan hashtag pada setiap postingannya agar mendapatkan jangkauan visibilitas. Instagram merupakan salah satu aplikasi jejaring sosial yang resmi diluncurkan pada 6 Oktober 2010 oleh Kevin Systrom dan Mike Krieger. Pada mulanya instagram hanya berfokus pada postingan foto dan video dalam durasi pendek, namun seiring perkembangan setelah diambil alih atau diakuisisi oleh Perusahaan Meta pada tahun 2012, instagram terus mengalami pembaruan dan perkembangan berbagai fitur yang dapat dimanfaatkan oleh pengguna, salah satunya yaitu pengguna dapat mengunggah konten video dalam durasi tiga menit . Pembuatan akun bisa dilakukan melalui personal computer maupun gadget. Pengguna bisa terlebih dulu menginstall aplikasi instagram terlebih dulu, ataupun melalui alamat website https://w. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan dari pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah dengan pelaksanaan dan terselesaikannya sosialisasi pentingnya penggunaan media sosial instagram sebagai sarana promosi perpustakaan, pengetahuan dan pemahaman staf perpustakaan yang kurang terkait urgensi dan bagaimana pembuatan akun serta pengembangan konten pada akun instagram perpustakaan. Melalui sosialisasi ini staf perpustakaan sudah mulai peduli, memahami dan mengetahui bagaimana memanfaatkan media sosial instagram bagi perkembangan UCAPAN TERIMA KASIH Kami dari Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) mengucapkan terimakasih kepada setiap pihak yang telah bersedia meluangkan waktu, tenaga dan pikiran untuk mendukung kami dalam melaksanakan kegiatan PKM sebagai salah satu Tri Dharma di Perguruan Tinggi. DAFTAR PUSTAKA