KAPITAL EKONOMI VOL. 2 NO. 1 JULI 2024 P-ISSN : x-x E-ISSN: x-x ANALISIS PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENERIMAAN KAS PADA PT. XYZ DI GRESIK Achmad Nur Hidayat1. Bustanul Ulum2 Program Studi Akuntansi. Fakultas Ekonomi. Universitas Gresik Email: achmadnurhidayat412@gmail. com, bustanululum46@gmail. Article Info Abstract Article history: Submitted: 05 June 2024 Revised: 26 June 2024 Accepted: 21 July 2024 Purpose: This study aims to examine the accounting information system of cash receipts from cash sales at PT. XYZ Gresik so that it can be perfected in accordance with the cash receipts accounting system from cash sales which is good and theoretically correct, so that it can be applied according to company conditions. This research is especially important in the research performance of STNK and BPKB where there are still many problems from the company division that make the STNK and BPKB ineffective and inefficient, so it is very important in realizing the implementation of company system Method: The study uses a qualitative method with a case study approach. Data collection techniques used are by conducting interviews, observation, and documentation. Finding: The results showed that the cash sales accounting information system applied to PT. XYZ has weaknesses in related functions because the separation of tasks for inputting invoice data on the DMS (Domain Management Syste. system is not very effective and efficient because there is twice the performance and it takes a very long time while consumers want the STNK and BPKB to be printed immediately. Implikasi: The Supervision is needed in the inclusion of additional DP (Down Paymen. funds for consumers so as to avoid employee fraud on consumers who pay cash to the Originality: The Cash Receipt Accounting Information System for Cash Sales at PT. XYZ has been running according to the company's needs and in accordance with the existing Keywords: Accounting information system. Receipts of cash sales PENDAHULUAN Meningkatnya perkembangan perekonomian masa kini menjadikan sektor usaha terjadi kemajuan secara pesat juga diikuti tingkat kompetisi secara ketat juga. Perihal tersebut bisa dilihat melalui semakin maraknya sejumlah perusahaan yang muncul dengan mencakup milik asing, swasta nasional, maupun nasional milik Coresponding Author : bustanululum46@gmail. KAPITAL EKONOMI VOL. 2 NO. 1 JULI 2024 P-ISSN : x-x E-ISSN: x-x Kota Gresik merupakan kota industri, banyak para investor membuka usaha baik perusahaan manufactur, maupun perusahaan jasa yang didirikan di daerah gresik, semakin banyak perusahaan-perusahaan baru yang membuka peluang usaha bagi masyarakat sekitar maka semakin banyak pula persaingan perusahaan untuk menarik minat konsumen. Maka perusahaan menciptakan sebuah Sistem Informasi Akuntansi guna untuk mempercepat alur proses administrasi perusahaan. Tujuan paling penting sebuah perusahaan ialah mendapatkan laba semaksimalnya. Melalui mendapatkan laba secara maksimal, perusahaan bisa mengerjakan berbagai perihal terhadap kesejahteraan karyawan, pemilik, beserta melakukan peningkatan kualitas produk perusahaan. Kemudian, sebagian laba perusahaan bisa dialokasikan bagi pengembangan maupun pertumbuhan usaha pada masa mendatang, beserta melakukan pembayaran kewajiban perusahaan (Kasmir, 2012:. Dalam penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Dita . menunjukan bahwa sistem pengendalian internal kas yang ada dalam PT. Bulan Biru Tour and travel sudah cukup baik, terdapatnya otorisasi melalui pejabat yang memiliki kewenangan guna tiap transaksi pengeluaran juga penerimaan kas perusahaan, terdapatnya pelaksanaan monitoring pada laporan pengeluaran juga penerimaan kas yang di terima atas pejabat yang berkaitan, terdapatnya pencocokan saldo di antara elemen keuangan maupun administrasi beserta bendahara, seluruh bukti transaksi dilakukan arsip secara baik. Tetapi kurang terdapatnya pemisahan tugas diantara fungsi penyimpanan maupun pencatatan kas. Selain itu, pengamatan yang pernah dilakukan oleh Astuti . menunjukkan bahwa sistem akuntansi pengeluaran juga penerimaan kas dalam Perum DAMRI cabang Ponorogo jika dilakukan perbandingan beserta standar akuntansi, secara utuh belum. aj cukup baik, karena tak terdapatnya nomor ketentuan yang ada pada catatan pengeluaran juga penerimaan kas, juga tak terdapatnya pemisah tugas diantara unsur keuangan juga penjualan, serta tak diadakannya sistem dana kas kecil. PT. XYZ. adalah perusahan bergerak di bidang perdagangan yang menjual kendaraan roda empat yang berdiri pada tahun 2017 yang di dukung oleh PT. SGMW yang memproduksikan dan merancang mobil sehingga terkesan mewah namun dengan harga yang standar. PT. XYZ merupakan salah satu perusahan yang bergerak di bidang penjualan kendaran roda empat yang cukup dikenal hampir seluruh masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan banyak munculnya iklan produk dari wuling motors yang betujuan untuk memperkenalkan produk dalam publik. Perusahaan sebesar PT. XYZ seharusnya sistem penjualan tunai dan sistem pengendalian intern harus sudah sangat baik, karena dengan sistem yang baik tersebut perusahan dapat semakin mempertahankan harta dan asset perusahaan penelitian karena kemungkinan terjadinya penyimpangan bisa dihindari dengan evaluasi pengendalian tersebut. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk menelaah sistem informasi akuntansi penjualan yang dilaksanakan oleh PT. XYZ. LANDASAN TEORI Sistem Informasi Akuntansi Anastasia Diana & Lilis Setyawati . menjelaskan bahwa Sistem Informasi Akuntansi adalah sistem yang bertujuan untuk mengumpulkan dan Coresponding Author : bustanululum46@gmail. KAPITAL EKONOMI VOL. 2 NO. 1 JULI 2024 P-ISSN : x-x E-ISSN: x-x memproses data serta melaporkan informasi yang berkaitan dengan transaksi Dari definisi tersebut dapat di jelaskan bahwa Sistem Informasi Akuntansi adalah kegiatan mengumpulkan, mencatat, menyimpan, dan mengolah data yang bertujuan untuk mengumpulkan dan memproses data serta melaporkan informasi yang berkaitan dengan transaksi keuangan. Tujuan sistem informasi akuntansi menurut Anastasia Diana & Lilis Setyawati . Mengamankan harta kekayaan perusahaan. Harta dan kekayaan meliputi kas perusahaan, persediaan barang dagangan, termasuk aset tetap perusahaan. Menghasilkan beragam informasi untuk pengambilan keputusan. Menghasilkan informasi untuk pihak eksternal. Setiap pengelola usaha memiliki kewjiban untuk membayar pajak. Bersarnya pajak tergantung pada omset penjualan atau tergantung pada laba rugi usaha. Tanpa sistem yang baik, bisa jadi pengelola kesulitan untuk menentukan besarnya omset dan besarnya laba rugi usaha. Menghasilkan informasi untuk penilaian kerja karyawan atau divisi. Sistem informasi dapat juga dimanfaatkan untuk penilaian kinerja karyawan atau Menyediakan data masa lalu untuk kepentingan audit. Data yang tersimpan baik sangat memudahkan proses audit . Menghasilkan informasi untuk penyusunan dan evaluasi perusahaan. Anggaran merupakan alat yang sering digunakan perusahaan untuk mengendalikan pengeluaran kas. Anggaran membatasi pengeluaran seperti yang di setujui dan menghindari pengeluaran yang seharusnya tidak dikeluarkan, dan berapa besarnya. Anggaran bermanfaat mengalokasikan dana yang terbatas. Menghasilkan informasi yang diperlukan dalam kegiatan perencanaan dan Selain berguna untuk membandingkan informasi yang berkaitan dengan anggaran biaya standar dengan kenyataan seperti yang telah dikemukakan sebelumnya, data historis yang diproses dalam sistem informasi dapat digunakan untuk meramal pertumbuhan penjualan dan aliran kas atau untuk mengetahui tren jangka panjang beserta korelasinya. Ketertarikan Sistem Informasi Akuntansi dengan Proses Bisnis dan Organisasi Anastasia Diana & Lilis Setyawati . 1: . menyatakan bahwa Sistem Informasi Akuntansi memiliki peranan yang penting dalam proses bisnis karena Sistem Informasi Akuntansi mengidentifikasi, mengukur, dan mencatat proses bisnis tersebut dalam suatu model yang sedemikian rupa sehingga infromasi yang dihasilkan dapat dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang berkepentingan. Dari sudut padang akuntansi, model proses bisnis tersebut diwujudkan dalam bentuk siklus Pengelompokan siklus transaksi biasanya berkaitan dengan beberapa kejadian yang berurutan. Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan Kas Menurut Mulyadi . sistem penerimaan kas ialah kas dengan diterima perusahaan yang bersumber melalui transaksi penjualan tunai dan penagihan Coresponding Author : bustanululum46@gmail. KAPITAL EKONOMI VOL. 2 NO. 1 JULI 2024 P-ISSN : x-x E-ISSN: x-x Dari definisi tersebut maka bisa diambil simpulan bahwasanya sistem penerimaan kas ialah prosedur dengan dibuat guna melakukan aktivitas penerimaan uang melalui penjualan tunai maupun melalui piutang dengan dapat dengan siap dipergunakan dalam aktivitas umum perusahaan. Adapun sistem penerimaan kas melalui penjualan tunai yang dikelompokkan jadi tiga prosedur berdasarkan Mulyadi . Penerimaan kas dari over-the counter sale Over-the counter sale yakni yang membeli hadir menuju perusahaan, memilih produk maupun barang yang hendak dilakukan pembelian, membayar menuju kasir, juga menerima barang yang dilakukan pembelian. Selanjutnya perusahaan mendapat uang tunai, pembayarannya langsung melalui yang membeli beserta kartu debit maupun kartu kredit, cek pribadi, sebelum barang dilakukan penyerahan terhadap yang membeli. Penerimaan kas dari cash on delivery sale Cash-on-delivery sales ialah transaksi dalam menjual dengan mengaitkan perusahaan angkutan sendiri maupun angkutan publik pada penerimaan maupun penyerahan kas melalui hasil dalam menjual, juga kantor pos. COD sales sebagai wadah guna melakukan perluasan area pemasarannya. Penerimaan kas dari credit card sale Sesungguhnya kartu kredit bukanlah sebagai sebuah tipe penjualan tetapi sebagai satu diantara cara dalam membayar untuk yang membeli juga wadah dalam menagih untuk yang menjual, dengan memudahkan atas penjual ataupun pembeli. Melalui uraian sebelumnya bisa disimpulkan bahwasanya sistem penerimaan kas melalui penjualan tunai sebagai prosedur yang dibentuk dalam aktivitas penerimaan uang dengan bersumber melalui melakukan penjualan produk terhadap yang membeli, beserta mewajibkan pembeli membayar berdasarkan harga yang telah diatur, sebelum barangnya dilakukan penyerahan terhadap yang membeli. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Lokasi penelitian berada di PT. XYZ Kabupaten Gresik. Sumber data dalam penelitian ini berasal dari data primer yang merupakan hasil wawancara dengan repsonden dan data sekunder berupa dokumen-dokumen yang berhubungan dengan penelitian. Metode pengumpulan data yang digunakan, yaitu wawancara, obersvasi dan dokumentasi. Proses analasis data dalam penelitian ini, yaitu pengumpulan data, memadatkan data, menampilkan data yang sudah dipadatkan kemudian menarik dan verifikasi kesimpulan. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Hasil penelitian menunjukan bahwa sistem informasi akuntansi yang diterapkan pada PT. XYZ dapat dilakukan perbandingan dengan teori mulyadi , . yang menyatakan bahwa sistem informasi perusahaan yang memiliki keterkaitan antar unsur yang ada didalamnya. Unsur Ae unsur sistem informasi akutansi memiliki 5 fungsi yang dapat digunakan oleh perusahaan. Adapun unsur Ae unsur fungsi yang digunakan oleh perusahaan sebagai berikut : Coresponding Author : bustanululum46@gmail. KAPITAL EKONOMI VOL. 2 NO. 1 JULI 2024 P-ISSN : x-x E-ISSN: x-x Fungsi Marketing Fungsi Accounting Fungsi Kasir Fungsi Gudang Fungsi Pengiriman Penerapan sistem informasi akutansi di PT. XYZ telah dilaksanakan dengan menggunakan software DMS. Hal ini dapat membantu PT. XYZ lebih baik dalam mengola penerimaan dan pengeluaran kas kecil yang berfokus pada transkaksi tunai atau manual sehingga dapat memperbaharui teori sebelumnya. Dalam mendukung sistem informasi akuntansi dapat mempemudah mengarsipkan dokumen PT. XYZ dengan menggunakan beberapa softfile sebagai berikut : Dokumen Surat Pesanan Kendaraan Kwitansi BPKB STNK Laporan Penjualan Bukti Penyerahan Kendaraan Dokumen tersebut digunakan untuk mengendalikan internal perusahaan yang akan digunakan organisasi untuk mengendalikan dan memisahkan kewenangan yang berkaitan dengan penerimaan kas kecil. Sistem otorisasi juga dapat melindungi perusahaan akan biaya yang akan dilakukan yang dapat menjelaskan bahwa perusahaan melakukan praktik penerimaann dan pengeluaran kas dengan cara baik dan benar. Pembahasan Faktor pendukung keberhasilan PT. XYZ adalah Sistem Informasi akuntansi Penerimaan Kas dalam hal ini adalah Penjualan Tunai. Untuk itu sangatlah diperlukan adanya perhatian khusus terhadap karyawan yang bekerja di PT. XYZ, khususnya dalam hal penjualan tunai. Dengan terpenuhinya unsur-unsur yang digunakan untuk mendukung jalannya sistem informasi akuntansi penerimaan kas sesuai dengan teori diharapkan dapat menjadi tolak ukur efektifnya pengendalian internal dalam sistem informasi akuntansi penerimaan kas pada PT. XYZ di gresik. Berikut analisis unsur-unsur pendukung dalam sistem akuntansi penggajian dan pengupahan PT. XYZ: Coresponding Author : bustanululum46@gmail. KAPITAL EKONOMI VOL. 2 NO. 1 JULI 2024 P-ISSN : x-x E-ISSN: x-x Fungsi yang terkait dala sistem informasi akuntansi penerimaan kas pada PT. XYZ di Gresik Tabel 1 Tabel Perbandingan Fungsi Terkait No. Fungsi yang terkait Fungsi yang terkait dalam PT. XYZ dalam Mulyadi . Fungsi Akuntansi Bagian accounting, bertugas membuat laporan penjualan, dan penginputan data pada software DMS (Domain Management Syste. Fungsi Pengiriman Bagian pengiriman, mengirimkan unit dan meminta TTD konsumen yang di bubuhkan pada dokumen BAST Fungsi Gudang Bagian gudang, menyiapkan unit yang akan laku, melakukan pengecekan no. Rangka dan no. Mesin dan juga update stok yang tersedia. Fungsi Kas Bagian kasir, menerima DP dari konsumen dan di transferkan bank untuk di buatkan bukti transfer bank Fungsi Penjualan Bagian marketing, yang bertugas memasarkan unit, menerima order dari konsumen dan membuatkan pre-order pada dokumen SPK Fungsi yang terkait dalam sistem akuntansi penerimaan kas pada PT. XYZ Gresik yakni fungsi Marketing, fungsi kasir, fungsi accounting, fungsi gudang, fungsi pengiriman. Fungsi yang terkait pada PT. XYZ Gresik sudah sesuai pada teori yang dijabarkan oleh Mulyadi . Fungsi yang terkait pada sistem informasi akuntansi penerimaan kas melalui penjualan tunai yang diuraikan pada teori yakni fungsi akuntansi, fungsi pengiriman, fungsi gudang, fungsi kas, juga fungsi penjualan. Informasi yang di perlukan oleh Manajemen pada PT. XYZ di Gresik Tabel 2 Tabel Perbandingan Informasi yang di perlukan oleh Manajemen No. Informasi yang diperlukan manajemen dalam Mulyadi . Kelompok produk ataupun jenis produk Jumlah kas yang diterima melalui penjualan Jumlah harga pokok produk yang dilakukan Coresponding Author : bustanululum46@gmail. Informasi yang diperlukan manajemen dalam PT. XYZ Bagian Marketing yang bertugas melakukan penjualan menurut jenis Bagian kasir menerima kas dari penjualan tunai Bagian supervisor yang menentukan harga discount produk kepada team marketing dengan persetujuan dari branch manager dan direktur KAPITAL EKONOMI VOL. 2 NO. 1 JULI 2024 P-ISSN : x-x E-ISSN: x-x No. Informasi yang diperlukan manajemen dalam Mulyadi . Nama beserta alamat pembeli Kuantitas produk yang dilakukan penjualan Nama wiraniaga yang menjual Otorisasi pejabat yang memiliki kewenangan Informasi yang diperlukan manajemen dalam PT. XYZ Nama dan alamat pembeli di catat pada surat pesanan kendaraan yang di lakukan oleh bagian marketing Itu di lakukan oleh bagian gudang yang melakukan Pengecekan kembali nomor rangka dan nomor mesin sebelum unit akan terjual. Di lakukan oleh bagian marketing yang membubuhkan nama dan tanda tangan pada suran pesanan Yang melakukan otorisasi pada PT. XYZ ialah Branch manager dan Direktur Informasi yang dibutuhkan manajemen pada PT. XYZ Gresik sudah sesuai dengan pendapat teori yang dijabarkan oleh Mulyadi . Menurut Mulyadi . informasi yang dibutuhkan manajemen ialah jumlah penghasilan penjualan berdasarkan otorisasi pejabat yang memiliki kewenangan, nama wiraniaga yang menjual, kuantitas produk yang dilakukan penjualan, nama beserta alamat pembeli, jumlah harga pokok produk yang dilakukan penjualan, jumlah kas yang diterima melalui penjualan tunai, kelompok produk ataupun jenis produk. Dokumen yang digunakan pada PT. XYZ di Gresik Tabel 3 Tabel Perbandingan Dokumen yang digunakan Dokumen dalam Mulyadi . Bukti setor Bank Rekapitulasi harga pokok Faktur penjujualan COD Bill of lading Credit card sales slip Coresponding Author : bustanululum46@gmail. Dokumen daam PT. XYZ Ada, yang dilakukan oleh bagian accounting dengan menerima surat pesanan kendaraan dan DP yang di buktikan dengan bukti transfer Ada, yang di tentukan oleh supervisor yaitu dari harga pokok unit, dan harga Yang di buktikan dengan Kwitansi Tidak ada Ada, yang di lakukan oleh bagian pengiriman dan marketing untuk melakukan pengiriman unit dengan membawa form bukti penyerahan kendaraan dan BAST Tidak ada KAPITAL EKONOMI VOL. 2 NO. 1 JULI 2024 P-ISSN : x-x E-ISSN: x-x Dokumen dalam Mulyadi . Pita register kas Faktur penjualan Tunai Dokumen daam PT. XYZ Ada, di buktikan dengan lembar kwintansi yang sudah di terima konsumen Ada, di buktikan dengan surat laporan penjualan Dokumen yang dipergunakan dalam PT. XYZ sudah sebanding sama apa yang dijabarkan oleh Mulyadi . Sistem akuntansi penjualan tunai pada PT. XYZ sudah efektif dalam mendukung pengendalian intern perusahaan pada laporan penjualan tunai, dapat terlihat dari tanda tangan dokumen laporan penjualan dan legalitas dokumen lainnya yang mendukung sistem pada divisi penjualan mobil. Catatan Akuntansi yang digunakan dala PT. XYZ di Gresik Catatan akuntansi yang dihasilkan berupa laporan penjualan yang dirasa sudah cukup efektif pada pencatatan dalam laporan penjualan yang mencakup laporan keuangan konsumen sudah cukup lengkap dan terperinci tercatat menurut urutan tanggal transaksi konsumen dan diskon yang diberikan oleh konsumen yang dicatat dalam laporan penjualan, keduanya untuk selanjutnya dijadikan sebagai laporan keuangan perusahaandan dipertanggungjawabkan oleh fungsi akuntansi kepada direktur. Jaringan Prosedur yang membentuk sistem pada PT. XYZ di Gresik Tabel 4 Tabel Perbandingan Jaringan Prosedur yang membentuk sistem No. Jaringan Prosedur dalam Mulyadi . Prosedur pencatatan beban pokok penjualan Prosedur pencatatan penerimaan kas Prosedur penyetoran kas ke Prosedur pencatatan penjualan tunai Prosedur penyerahan barang Prosedur penerimaan kas Prosedur order penjualan Jaringan Prosedur dalam PT. XYZ Dilakukan oleh bagian accounting yang sudah di otorisasi oleh Branch manager dan Direktur Dilakukan oleh bagian Kasir Dilakukan oleh bagian accounting Dilakukan oleh bagian accounting Dilakukan oleh bagian marketing dan baguan pengiriman unit Yang dilakukan oleh bagian kasir dalan penerimaan DP dan Bukti pembayaran dari konsumen Yang dilakukan oleh team marketing untuk melakukan penjualan unit Prosedur yang membentuk sistem penjualan tunai pada PT. XYZ di Gresik sudah cukup efektif mengingat sebagian besar prosedur yang ada dalam teori Mulyadi . yang sudah dijalankan. Berikut analisa peneliti: Coresponding Author : bustanululum46@gmail. KAPITAL EKONOMI VOL. 2 NO. 1 JULI 2024 P-ISSN : x-x E-ISSN: x-x Prosedur penerimaan pesanan Jika order dari pelanggan ditulis dalam formulir yang disediakan oleh perusahaan, order pelanggan ini langsung dapat diserahkan oleh fungsi penjualan ke fungsi produksi untuk dapat segera diproses. jika order dari pelanggan belum berisi informasi yang lengkap. Fungsi penjualan berkewajiban untuk menambah informasi yang kurang atau menuliskan kembali kedalam surat order produksi yang berisi informasi yang lengkap bagi kepentingan fungsi produksi. Penerimaan uang transaksi dari konsumen Prosedur penerimaan uang transaksi dari konsumen akan diterima oleh kasir dan dicatat oleh accounting, maka dalam kurun waktu 24 jam uang tunai tersebut harus langsung disetorkan kepada bank untuk menghindari terjadinya kehilangan uang atau kejadian yang tidak diinginkan. Prosedur pergudangan Prosedur penjualan unit mobil pada konsumen maka barang akan disiapkan terlebih dahulu, perusahaan menggunakan metode pergudangan yaitu FIFO (First In First Ou. yaitu barang yang pertama datang, barang itulah juga yang pertama dikeluarkan. Metode ini dipakai untuk menghindari masa pada barng Prosedur pembuatan data legalitas mobil Prosedur pembuatan data legalitas mobil meliputi pembuatan faktur isi nama pada software DMS (Domain Management Syste. dokumen untuk legalitas STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraa. , dan BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermoto. Dalam prosedur ini sudah cukup efektif untuk perusahaan otomotif. Dokumen ini jika sudah tercetak pada kantor pusat akan dikirim ke ATPM wuling yaitu PT. SGMW (Saic General Motors Wulin. dan akan di kirimkan berkas faktur yang sudah di input tersebut untuk dicetakkan STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraa. dan BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermoto. Posedur penerbitan STNK dan BPKB Prosedur ini dilaksanakan oleh admin bagian penerbitan STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraa. dan BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermoto. yang dibantu oleh pihak biro jasa. STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraa. dapat diterima konsumen dalam kurun waktu 3 minggu, sedangkan BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermoto. dapat diterima konsumen dalam kurun waktu 3 bulan. Unsur pengendalian internal pasa Analisa sistem DMS (Domain Management Syste. pada penjualan tunai di PT. XYZ Gresik Tabel 5 Tabel Perbandingan Unsur Pengendalian Internal No. Unsur pengendalian internal dalam Mulyadi . Organisasi Sistem otorisasi Unsur pengendalian internal dalam PT. XYZ Secara organisasi sudah cukup baik untuk perusahaan baru didirikan untuk mencetak faktur menggunakan sistem yang langung tercetak pada ATPM Setiap dokumen yang hendak dilaporkan ke kantor pusat harus diotorisasi oleh kepala cabang (Branch Manage. terlebih dahulu sistem otorisasi menjadi sangat penting pada PT. XYZ yang sudah sesuai Coresponding Author : bustanululum46@gmail. KAPITAL EKONOMI VOL. 2 NO. 1 JULI 2024 P-ISSN : x-x E-ISSN: x-x No. Unsur pengendalian internal dalam Mulyadi . Prosedur pencatatan Praktik yang sehat Unsur pengendalian internal dalam PT. XYZ dengan teori dan SOP (Standartd Operating Procedure. Prosedur pencatatan sudah cukup baik mengingat sesuai dengan teori mengenai input data pada sistem DMS (Domain management Syste. Masih ada kekurangan dalam melakukan praktik yang sehat Unsur pengendalian internal pada Analisa sistem di PT. XYZ di Gresik sudah efektif, meskipun ada yang belum sesuai prosedur yang ada dalam teori Mulyadi . Berikut analisa peneliti: Organisasi Secara organisasi sudah cukup baik untuk perusahaan baru didirikan untuk mencetak faktur menggunakan sistem yang langung tercetak pada ATPM perusahaan yaitu PT. SGMW namun terkadang faktur yang sudah dicetak oleh SGMW dan dikirim ke kantor pusat staff divisi advisor head . epala accountin. tidak akan menjalankan faktur yang akan dicetak menjadi STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraa. dan BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermoto. sebelum konsumen melunasi pembayaran DP (Down Paymen. pada perusahaan. Faktur yang salah cetak akan dikembalikan kepada PT. SGMW dan akan direvisi menjadi data yang benar-benar sesuai dengan data konsumen Fungsi input data pada sistem DMS seharusnya dikerjakan oleh kantor pusat dan bukan tanggung jawab kantor cabang yang input pada sistem DMS dikarenakan jika faktur tersebut terjadi kesalahan pada pengetikan faktur tidak akan memakan waktu yang sangat lama untuk mengirim faktur tersebut ke kantor pusat, lalu kantor pusat akan mengirimkan faktur tersebut ke SGMW, maka jika terjadi kesalahan pada pengetikan faktur. STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraa. dan BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermoto. yang akan diterima konsumen akan tertunda. Sistem otorisasi Setiap dokumen yang hendak dilaporkan ke kantor pusat harus diotorisasi oleh kepala cabang (Branch Manage. terlebih dahulu sistem otorisasi menjadi sangat penting pada PT. XYZ yang sudah sesuai dengan teori dan SOP (Standartd Operating Procedure. Hal ini dapat dilihat dari hal-hal berikut : Setiap dokumen tercantum data-data konsumen mulai dari data kepemilikan konsumen dan barang yang akan dibeli oleh konsumen mulai dari nomor rangka, nomor mesin, type/model barang, dll yang akan ditandatangani oleh kepala cabang. Unsur sistem ini dapat menghindari terjadinya kecurangan pada barang yang akan dibeli ataupun hal yang tidak diinginkan. Coresponding Author : bustanululum46@gmail. KAPITAL EKONOMI VOL. 2 NO. 1 JULI 2024 P-ISSN : x-x E-ISSN: x-x . Wewenang perusahaan akan meningkatkan kedisiplinan marketing dalam melayani konsumen untuk menjualkan produk jika terdapat konsumen yang tidak mau membayar kekurangan DP . own paymen. pembelian mobil, maka marketing harus dapat mengatasi perasalahan tersebut, jika embayaran belum lunas, maka STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraa. dan BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermoto. akan di tahan oleh perusahaan. Faktur isi nama pada pengisian sistem DMS (Domain Management Syste. harus dicek kembali sehingga tidak terjadi kesalahan pada saat faktur untuk legalitas STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraa. dan BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermoto. yang akan dicetak . Pelaporan isi nama pada sistem DMS (Domain management Syste. harus dilakukan maksimal pada akhir bukan demi mengejar target penjualan pada perusahaan cabang. Prosedur Pencatatan Prosedur pencatatan sudah cukup baik mengingat sesuai dengan teori mengenai input data pada sistem DMS (Domain management Syste. selalu direkonsiliasi dokumen pendukung laporan penjualan dan dokumen konsumen yaitu KTP (Kartu Tanda Pendudu. KK (Kartu Keluarg. dan bukti tanda terima pembayaran DP (Down Paymen. telah dilunasi, dan lain-lain. Praktik yang sehat Masih ada kekurangan dalam melakukan praktik yang sehat, terlihat dari terlaksananya proses STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraa. konsumen yang dikenakan progresif dan pembayaran konsumen yang belum lunas. Dalam teori praktik yang sehat terlihat dari beberapa poin antara . Pemasukan dana transfer masuk atau bayar tunai pada konsumen harus diawasi oleh pihak accounting demi keamanan keuangan konsumen. Adanya konfirmasi dari staff accounting kepada konsumen untuk memastikan uang konsumen sudah masuk dan tidak ada kekurangan uang atau selisih dari uang tunai yang diberikan dan yang sudah di transfer ke rekening perusahaan. Adanya komunikasi antara marketing dan konsumen jika terdapat konsumen yang dikenai progresif . epemilikan mobil lebih dari sat. sehingga tidak ada dokumen yang tertinggal atau faktur yang sudah mati dikarenakan progresif tidak dilapor jual/lanjut untuk pengurusan STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraa. Coresponding Author : bustanululum46@gmail. KAPITAL EKONOMI VOL. 2 NO. 1 JULI 2024 P-ISSN : x-x E-ISSN: x-x KESIMPULAN Berdasarkan data yang diperoleh dari hasil analisis dan pembahasan tentang sistem informasi akuntansi penerimaan kas pada PT. XYZ di Gresik, maka dapat diambil kesimpulan bahwa: Penerapan Sistem Informasi Akuntansi yang dilaksanakan pada PT. XYZ sudah menggunakan sistem yang terkomputerisasi . Pengendalian Sistem Informasi Akuntansi yang diterapkan pada PT. XYZ sudah baik, karena sudah mengikuti aturan yang di tentukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi akuntansi penjualan tunai yang diterapkan pada PT. XYZ memiliki kelemahan dalam fungsifungsi yang terkait karena pemisahan tugas pembuat input data faktur pada sistem DMS (Domain Management Syste. sangat tidak efektif dan efisien dikarenakan terdapat kinerja dua kali dan sangat membutuhkan waktu yang sangat lama sedangkan konsumen menginginkan segera tercetak STNK dan BPKB tersebut. BIBLIOGRAFI Pustaka yang berupa judul buku: Mulyadi. Sistem Akuntansi (Edisi . Salemba Empat. Anastasia Diana & Lilis Setiawati. Sistem Informasi Akuntansi. Yogyakarta : V ANDI OFFSET. Romney. , & Steinbart. Sistem Informasi Akuntansi Accounting Information Systems (Ketujuh ed. Jakarta: Salemba Empat. Metode Penelitian Kuantitaif Kualitatif dan R & B. Bandung: Alfabeta. Pustaka yang berupa jurnal ilmiah: Dita. Analisis Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan dan Pengeluaran Kas Terhadap Sistem Pengendalian Internal Kas Pada PT. Bulan Biru Tour and Travel. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer , 4 . Astuti. Evaluasi Penerapan Sistem Akuntansi Penerimaan dan Pengeluaran Kas Pada Perum DAMRI Cabang Ponorogo. Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah , 17 . Maxi MaAorep, 2010. Penerapan Sistem Informasi Akuntansi Penjualan pada PT. Indomobil Surabaya. Feto Daan Yos, 2010. Analisis Sistem Informasi Akuntansi Penjualan Tunai untuk Meningkatkan Pengendalian Intern pada PT. Gendish Mitra Kinarya. Rochmawati Daud & Valeria Mimosa Windana, 2014. Pengembangan Sistem Informasi Akuntansi Penjualan dan Penerimaan Kas Berbasis Komputer pada Perusahaan Kecil PT. Trust Technology. Yuwandito Wiharjanto, 2012. Perancangan Sistem Penjualan Tunai Berbasis Web Sebagai Sarana Informasi Produk Bagi Konsumen pada PT. Warna AC Coresponding Author : bustanululum46@gmail.