Jurnal Abdi Masyarakat Vol 01 No 02, 2021: 83-90 https://dx. org/10. 22334/jam. ISSN: 2776-1819 Submitted 29th Juni 2021 Accepted 15th Agustus 2021 PELATIHAN PENGELOLAAN AKOMODASI SEDERHANA PADA MASA PANDEMI I Nyoman Gede Astina. Komang Ratih Tunjungsari. I Gusti Ayu Melistyari Dewi. Eka Sudarmawan Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional tunjung@stpbi. ABSTRACT Desa Tonja merupakan salah satu desa yang terletak di pusat kota Denpasar. Bali. Lokasi desa Tonja sangat strategis karena dikelilingi oleh beberapa perguruan tinggi ternama di Bali, salah satu dantaranya kampus IPB Internasional. Kondisi perekonomian saat ini, bukan merupakan kondisi yang ideal akibat dampak Pandemi Covid 19. Imbas tersebut dirasakan oleh semua aspek masyarakat, termasuk msayarakat desa Tonja yang salah satu mata penghasilan mereka bersumber dari usaha perhotelan dan pariwisata. Kampus IPB Internasional, di dalam fungsi Tri Dharma Perguruan tinggi berupaya berkontribusi memberikan ketrampilan penduduk Desa Tonja. Khususnya Sekeha Teruna-Teruna Desa Kelurahan Tonja. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakanan adalah analisis exploratory. Adapun strategi yang digunakan adalah mensinergikan kemampuan mahasiswa dan dosen kampus IPB Internasional untuk memberikan pealtihan pengelolaan akomodasi sederhana di masa pandemik. Harapannya dengan dilakukannya kegiatan ini, masyarakat lokal menjadi lebih terampil dan dapat memanfaatkan keterampilannya tersebut untuk menambah penghasilan di masa pandemic ini. Kata kunci: city hotel, pengelolaan akomodasi, rebranding PENDAHULUAN Desa TONJA merupakan salah satu Desa yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata di Kota Denpasar. Beberapa destinasi wisata yang terletak di Desa Tonja adalah DAM Oongan yang terletak di Banjar Ongan. DAM tersebut merupakan salah satu destinasi wisata Bali yang merupakan salah satu Kawasan wisata sejarah dan budaya yang menawarkan pemandangan indah Sungai Ayung. Sungai Ayung merupakan sungai terpanjang di Bali yang mengalir sepanjang 68,5km yang melewati kabupaten Bangli. Badung. Gianyar dan Denpasar. Perkembangan pariwisata yang dilakukan di Desa TONJA lebih menekankan pada aspek pelestarian lingkungan. Berdasarkan observasi yang telah dilakukan bahwa pemanfaatan lahan yang digunakan di sekitar sungai Ayung adalah lebih menempatkan wisata alam dan buatan untuk mendukung kegiatan pariwisata sangat terbatas seperti akomodasi, restoran, serta sarana pendukung pariwisata lainnya. Pengembangan pariwisata yang dilakukan oleh masyarakat lokal di Desa TONJA lebih menekankan https://jam. http://creativecommons. org/licenses/by/4. Jurnal Abdi Masyarakat Vol 01 No 02, 2021: 83-90 https://dx. org/10. 22334/jam. ISSN: 2776-1819 pada pelestarian budaya dan pemberdayaan masyarakat lokal, hal ini bisa dilihat dari masih menjaga keaslian dari budaya dan kehidupan masyarakat lokal yang menonjolkan keaslian kehidupan masyarakat Desa TONJA. Salah satu mata pencaharian masyarakat Desa TONJA adalah usaha melukis dan membuat patung. Usaha tersebut sudah dilakukan sejak lama dan secara turun temurun dengan harapan, menambah pendapatan ekonomi keluarga. Perkembangan era globalisasi yang menuntut masyarakat lokal ingin berkembang sesuai dengan perkembangan jaman membuat sesuatu perubahan baru. Adanya pemberian pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah makanan western dan table manner akan banyak membantu masyarakat lokal dalam mengembangkan diri dan memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan dan pada akhirnya menjadi pendapatan dan sangat membantu ekonomi keluarga, karena terjadi penguatan ekonomi (Arina Mustafidah. Pembangunan sarana pariwisata seperti villa, restaurant maupun sarana pariwisata lainnya terutama di Desa TONJA belum dapat secara maksimal di ketahui oleh wisatawan. Pada saat observasi di sebuah restaurant, pengelola dan masyarakat lokal yang berada disana masih belum optimal di dalam mengolah makanan terutama western food sebagai suatu daya jual yang mampu menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke restaurant tersebut serta didalam menyajikan makanan masyarakat lokal belum paham mengenai cara penggunaan alat makan sebagai tata cara makan yang baik dan benar. Pengabdian masyarakat merupakan salah satu dari Tri Dharma Pendidikan Tinggi yang merupakan kegiatan wajib yang harus dilaksanakan oleh seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Hal ini juga tercantum dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 20. Dimana juga sejalan dengan penyelenggaraan kegiatan pengabdian masyarakat tersebut, dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi Pasal 45 juga menegaskan bahwa penelitian di perguruan tinggi diarahkan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan daya saing bangsa. Juga dijelaskan dalam pasal tersebut bahwa pengabdian masyarakat merupakan sebuah kegiatan bagi sivitas akademika dalam mengamalkan dan membudayakan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang akan dilakukan oleh Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional adalah melakukan pelatihan keterampilan dasar perhotelan. Adapun tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk memperluas wawasan serta pengetahuan dan keterampilan civitas akademika IPB Internasional, juga sebagai implementasi ilmu pengetahuan yang telah dihasilkan oleh kampus IPB Internasional dari proses pembelajaran dan hasil penelitian. Sesuai dengan Undang undang No 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan, yang dimaksud Usaha Pariwisata adalah Usaha yang menyediakan barang dan / jasa bagi pemenuhan kebutuhan wisatawan dan penyelenggaraan pariwisata. Dari pengertian ini, usaha pariwisata dapat digolongkan menjadi 13 . iga bela. kelompok yang salah satunya adalah USAHA PENYEDIAAN AKOMODASI. Pada kesempatan ini. IPB Internasional akan melakukan kerjasama dengan Desa Adat TONJA Denpasar untuk memberikan pelatihan dasar perhotelan khususnya pengelolaan akomodasi pada masa pandemic. Adapun pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan dan pemerdayaan kelompok remaja usia https://jam. http://creativecommons. org/licenses/by/4. Jurnal Abdi Masyarakat Vol 01 No 02, 2021: 83-90 https://dx. org/10. 22334/jam. ISSN: 2776-1819 produktif di Desa TONJA. Denpasar. Pengabdian masyarakat ini juga diharapkan akan menjadi Langkah awal kegiatan pengembangan dan pendampingan desa wisata ataupun kegiatan lainnya antara IPB Internasional dan Desa Adat TONJA Denpasar. Berdasarkan permintaan dari Desa TONJA Denpasar dibutuhkan beberapa kegiatan sebagai berikut: . Pelatihan penyambutan tamu, . Pelatihan melakukan administrasi tamu, . Pelatihan pembersihan area, dan . Pelatihan pembuatan promotion tools. Adapun peserta dari pengabdian masyarakat yang akan dilaksanakan adalah kelompok remaja usia produktif Desa Adat TONJA. Denpasar. Berdasarkan penjajakan yang dilakukan pada tanggal 20 November 2020, berikut adalah masalah yang dihadapi oleh para STT: C Masih banyaknya anggota Sekeha Teruna-Teruni yang belum memiliki kegiatan karena masa pandemi C Sumber Daya yang terbatas dari segi keterampilan. C Semakin meningkatnya wisatawan asing yang berkunjung ke kota Denpasar. METODE Sasaran pokok kegiatan ini adalah masyarakat lokal Desa Tonja. Dipilihnya masyarakat lokal ini didasari atas asumsi keinginan yang sangat tinggi dan adanya dorongan positif dari Bendesa Adat Desa Tonja. Bertempat di GRIYA SPB dengan alamat Jl. Kecak I No. Gatot Subroto Timur. Denpasar. Waktu pelatihan atau pelaksanaan kegiatan yang berupa pembukaan Griya berlangsung selama 1 hari pada tanggal 18 Januari 2021. Peserta Pelatihan: 20 orang masyarakat lokal berusia produktif. Memperhatikan hasil kegiatan pengabdian maka metode yang akan digunakan untuk mengatasi permasalahan dilakukan dengan metode melalui diskusi, pelatihan dan pendampingan yaitu pertemuan secara berkala antara pendamping dengan masyarakat Model pendekatan yang dilakukan meliputi: . model parisipatory rural appraisal (PRA), . Model Knowledge Transfer, . Business model innovation. Adapun langkah-langkah operasional yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian ini . Pelatihan pengelolaan akomodasi. Pelatihan cara pembuatan promotion tools HASIL DAN PEMBAHASAN The Griya SPB dulunya adalah suatu asrama yang dimiliki oleh kampus ipb internasional yang berada di Jalan Kecak 1. Tonja. Gatsu Timur. Tetapi sekarang asrama ini berubah menjadi city hotel dengan nama The Griya SPB. Sebelum menjadi city hotel, beberapa marketing tools yang ada di The Griya SPB belum lengkap seperti belum adanya sistem untuk c/i atau c/o, form2 yang berkaitan dengan hotel, dll. Sekarang setelah asrama ini berubah menjadi city hotel, marketing toolsnya hampir sudah lengkap ditambah lagi dengan adanya creative room yang menambah kesan bagi wisatawan yang menginap disana. Dibawah ini adalah beberapa contoh fasilitas-fasilitas baru yang ada di di The Griya SPB: https://jam. http://creativecommons. org/licenses/by/4. Jurnal Abdi Masyarakat Vol 01 No 02, 2021: 83-90 https://dx. org/10. 22334/jam. ISSN: 2776-1819 Gambar 1. Parking Area dan Creatve Room The Griya SPB sekarang juga menyediakan set up honeymoon, jadi kalian yang ingin menghabiskan waktu dengan pasangan sangat bisa sekali untuk menginap di griya Dan di bawah ini adalah beberapa gambar sebelum creative room di The Griya SPB dibuat lebih baik adaptif untuk digunakan sebagai ruang kreatif bagi para penghuni di The Griya SPB. Gambar 2. Ruang Kreatif sebelum Didekorasi Berikut adalah beberapa gambar setelah ruang kreatif dipercantik dan ditata sedemikian rupa agar lebih menyenangkan dan nyaman. Gambar 3. Ruang Kreatif sesudah Diredekorasi Adapun yang ditambahkan ada ruangan tersebut adalah beberapa tanaman, beberapa rak buku untuk bisa digunakan sebagai tempat menaruh buku sumbangan. Kemudian untuk ruang kreatif juga ada beberapa yang ditambahkan untuk digunakan sebagai dekorasi, seperti meja dan kursi santai agar menimbulkan kesan nyaman. https://jam. http://creativecommons. org/licenses/by/4. Jurnal Abdi Masyarakat Vol 01 No 02, 2021: 83-90 https://dx. org/10. 22334/jam. ISSN: 2776-1819 Gambar 4. Foto sebelum pelatihan dan Sesudah Pelatihan Beberapa foto diatas mengambarkan kamar yang belum di set-up dan kamar yang sudah di set-up pada saat pelatihan. Pada gambar di atas yang lebih digunakan adalah pola kamar untuk bulan madu. Sehingga dengan pola kamar tersebut menjadi lebih tertata dan menarik. Selain itu, pemuda mendapatkan kebutuhan untuk melakukan set up honeymoon. Dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian ini, kegiatan yang dilaksanakan untuk pemecahan masalah dalam mengolah makanan di Desa Tonja. Denpasar ini dilakukan dengan pelatihan merangkai janur dan bunga kering serta bertukar ide dan pendapat dengan masyarakat lokal. Berikut susunan kegiatan yang akan Tabel 1. Susunan Kegiatan November Tanggal Week 1 7. November 10. November Week 2 Januari Week 1 Agenda Kegiatan Mendiskusikan acara yang akan dilakukan. Bimbingan dari dosen pengampu mata kuliah Kewirausahaan 14. November Membuat Proposal 20. November Membuat Form-Form dan juga marketing tools 25. November Pengecekan lokasi Tanggal Agenda Kegiatan 3. Januari 2021 Mendiskusikan barangbarang yang akan digunakan untuk Creative Room 5. Januari 2021 Membeli barang-barang untuk Creative room 8. Januari 2021 Menata Creative room https://jam. http://creativecommons. org/licenses/by/4. Note All Dosen panitia inti Sekertaris 1. Sekertaris 2 Panitia inti All Note All All All Jurnal Abdi Masyarakat Vol 01 No 02, 2021: 83-90 https://dx. org/10. 22334/jam. Week 2 Week 3 januari Mendiskusikan dekorasi Januari Survei Konsumsi Peserta & Panitia Januari Meeting dengan semua panitia membahas tentang progress kerja Januari Persiapan Tempat dan Dekorasi Gradi kotor dan gladi Januari Pelaksanaan kegiatan Grand Opening The Griya SPB ISSN: 2776-1819 Panitia inti Sie Konsumsi All All Seluruh panitia & Seluruh panitia Selain pengelolaan akomodasi, pengabdian ini juga mengajarkan kepada masyarakat bagaimana dalam pengelolaan social media sebagai salah satu media untuk melakukan digital marketing. Mengingat semua kegiatan suatu institusi dapat dilihat dengan mudah melalui akun social media. Mengingat kebutuhan social media dan pembuktian di dunia maya saat ini sangatlah penting untuk kebutuhan pemasaran bagi setiap poin. Gambar dibawah merupakan akun social media yang kemudian diserahkan kepada para pemuda desa untuk dikelola. Gambar 7. Sosial Media Griya SPB EVALUASI PROGRAM PELATIHAN Faktor Pendukung Kegiatan Kegiatan yang didukung penuh oleh pihak kampus Peralatan dan teknologi yang memadai. Kerjasama yang baik antara panitia dengan panitia dan panitia dengan dosen Masing-masing panitia mampu memahami dan melaksanakan tugasnya. https://jam. http://creativecommons. org/licenses/by/4. Jurnal Abdi Masyarakat Vol 01 No 02, 2021: 83-90 https://dx. org/10. 22334/jam. ISSN: 2776-1819 Koordinasi antara panitia dengan perserta sangat baik sehingga acara berjalan dengan baik dan lancar. Faktor penghambat kegiatan Kendala pada sie perlengakapan. Terjadinya miss komunikasi antara panitia dengan panitia Solusi: dalam tim seharusnya lebih banyak komunikasi dan lebih kompak jika tidak ingin miss komunikasi dan seharusnya kita lebih menyimak dan mendengarkan apa yang di perintahkan oleh atasan Kendala pada sie dokumentasi. Panitia kurang paham menggunakan camera Solusi: seharusnya sie dokumentasi harus paham tentang kamera minimal di pelajari sebelum hari H agar tidak adanya masalah dalam mengambil foto atau Kurangnya peserta untuk mendokumentasikan Solusi: seharusnya sie dokumentasi minimal 2 panita agar bisa mengambil video dan foto secara bersamaan dalam 1 moment. DAMPAK PROGRAM PELATIHAN Program pengabdian pelatihan dapat memberikan efek positif bagi masyarakat Desa Tonja untuk mengelola sebuah akomodasi sederhana di masa era baru normal. Selama ini masyarakat Desa Tonja belum memanfaatkan secara maksimal akomodasi yang dimiliki. Sehingga dengan terlaksananya kegiatan pengabdian ini, diharapkan dapat memperkenalkan generasi muda masyarakat Tonja dalam cara-cara pengeloaan akomodasi sederhana. SIMPULAN Dalam membuat suatu acara Pengabdian Pelatihan Pengelolaan Akomodasi Sederhana yang memerlukan suatu perencanaan yang baik dan menuntut profesionalisme kerja yang tinggi diantara panitia penyelenggara. Dari tahap planning, organizing, actuating, hingga controlling semuanya memerlukan koordinasi yang baik serta tanggung jawab penuh akan tugas dan kewajiban masing Ae masing anggota panitia. Keuntungan yang kita dapat dalam mengikuti acara ini kita dapat bekerja sama dalam tim dan juga kita dapat pengalaman dan pengetahuan dalam pengelolaan hotel. UCAPAN TERIMAKASIH Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, sesuhunan yang melindungi civitas akademika IPB Internasional, sehingga kegiatan pengabdian dapat dilaksakanan sesuai dengan perencanaan serta mendapatkan respon dan berdampak baik terhadap semua Ucapan terima kasih disampaikan kepada Rektor IPB Internasional beserta seluruh jajarannya serta Ketua Yayasan Dharma Widya Ulangun yang menaungi kampus IPB Internasional. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Ketua LPPM IPB internasional beserta sekretaris LPPM atas masukan serta saran sebelum dan selama pelaksan kegiatan pengabdian ini. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh elemen pendukung kegiatan ini, meliputi: mahasiswa Program Studi Diploma 4 Manajemen Pariwisata. Program Studi Diploma 4 Manajemen Perhotelan dan Program Studi Diploma 3 Perhotelan Kampus IPB Internasional. https://jam. http://creativecommons. org/licenses/by/4. Jurnal Abdi Masyarakat Vol 01 No 02, 2021: 83-90 https://dx. org/10. 22334/jam. ISSN: 2776-1819 DAFTAR PUSTAKA