Jurnal Teknik Industri SISPROTEK UNIVAL Vol. No. Juni . 5 ISSN: 2961-905X Homepage: https://ejurnal. unival-cilegon. id/index. php/sisprotek Analisis Bahaya Pada Pekerjaan Pemasangan Peralatan Listrik Dengan Menggunakan Metode Job Safety Analysis Hazard Analysis in Electrical Equipment Installation Work Using the Job Safety Analysis Method Arief Bagus Arjuna Fakultas Teknik. Progam Studi Teknik Industri. Universitas Al-Khairiyah. Jl. Enggus Arja No. 1 Citangkil. Kota Cilegon, 42441. Indonesia *Email: arief_arjuna69@gmail. Abstrak Sektor industri merupakan salah satu sektor yang sangat penting dalam perekonomian Indonesia. Kemajuan ilmu dan teknologi akan meningkatkan penggunaan peralatan pada industri secara Salah satu kegiatan di industri adalah melakukan penambahan kapasitas produksi yaitu dengan memasang peralatan listrik. Dengan meningkatnya kegiatan di industri, akan meningkat pula potensi terjadinya kecelakaan kerja saat konstruksi. Pekerjaan pemasangan peralatan listrik adalah salah satu bahaya yang dapat mengakibatkan kecelakaan. Bahaya tersebut antara lain jautuh dari ketinggian, tertimpa material, tersandung, dan kesetrum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi Bahaya Pada Pekerjaan Pemasangan Peralatan Listrik Dengan Menggunakan Metode Job Safety Analysis (JSA). Peneliti melakukan observasi dan tanya kepada pelaksana pekerjaan dari kontraktor. Peneliti mengumpulkan data bahaya dan cara mengendalikan agar tidak terjadi kecelakaan dan meminimalisasi risiko. Pekerjaan pemasangan listrik ini diperlukan peralatan dan pekerja yang skill. Peralatan yang diperlukan antara lain scaffolding, kunci baut, sarung tangan, safety line, helm, sepatu, safety body harness, dan lain-lain. Pekerja harus sudah mendapat pelatihan tentang pemasangan peralatan listrik. Setiap melakukan pekerjaan harus membuat ijin kerja dan JSA sebelum pekerjaan dimulai. Hasil analisis pekerjaan pemasangan peralatan listrik untuk menentukan tindakan pengendalian yang dapat digunakan sebagai prosedur di PT. X dan di industri lainnya. Kata kunci : analisis keselamatan kerja, instalasi listrik Abstract The industrial sector is one of the most important sectors in the Indonesian economy. Advances in science and technology will increase the use of equipment in the industry through automation. One of the activities in the industry is to increase production capacity by installing electrical equipment. With the increase in industrial activities, the potential for work accidents during construction will also increase. Electrical equipment installation work is one of the hazards that can cause accidents. These hazards include falling from a height, being hit by material, tripping, and being electrocuted. The purpose of this study was to identify the Hazards in Electrical Equipment Installation Work Using the Job Safety Analysis (JSA) Method. Researchers conducted observations and asked the contractors. Researchers collected data on hazards and how to control them so that accidents do not occur and minimize risks. This electrical installation work requires skilled equipment and workers. The equipment needed includes scaffolding, bolt wrenches, gloves, safety lines, helmets, shoes, safety body harnesses, and others. Workers must have received training on installing electrical Every job must make a work permit and JSA before work begins. The results of the analysis of electrical equipment installation work to determine control measures that can be used as procedures at PT. and in other industries. Keywords : job safety analysis, electrical installation PENDAHULUAN ( SUB TITTLE . Gambaran umum Sektor industri di Indonesia merupakan pengguna energi terbesar kedua setelah rumah Kebutuhan energi pada kegiatan industri untuk mengoperasikan peralatan listrik dan mesin, dan fasilitas lainnya. Salah satu kegiatan di industri adalah pekerjaan instalasi listrik yang terdapat bahaya dan risiko yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja. Bahaya tersebut antara lain jautuh Jurnal Teknik Industri UNIVAL. Vol. No. 02 (Juni , 2. | 2961-905X dari ketinggian, tertimpa material, tersandung, dan kesetrum, dll. Bahaya tersebut dapat menimbulkan luka bakar, pingsan, cedera sampai meninggal. Pekerjaan ini mempunyai risiko tinggi terhadap keselamatan dan kesehatan (K. Diperlukan prosedur kerja dalam pekerjaan instalasi listrik untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja. Bahaya tersebut perlu dianalisis dan dilakukan penendalian untuk mencegah dan meminimalisir terjadinya Undang-Undang Keselamatan Kerja menjelaskan bahwa dengan peraturan perundangan ditetapkan syarat-syarat keselamatan kerja mencegah terkena aliran listrik yang berbahaya . Pada Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 tentang Sistem Manajemen K3 harus melakukan tinjauan awal kondisi K3 yang meliputi identifikasi potensi bahaya, penilaian dan pengendalian risiko. Pada Standar Nasional Indonesia 0225:2001 tentang Persyaratan Umum Instalasi Listrik 2011 (PUIL 2. Pada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No. 12 Tahun 2015 tentang K3 Listrik di Tempat Kerja dilakukan oleh Ahli K3 bidang listrik pada perusahaan atau Ahli K3 bidang listrik pada PJK3. Menurut Occupational Safety and Health Administration OSHA . JSA adalah sebuah analisis bahaya pada suatu pekerjaan teknik yang memfokuskan pada tugas pekerjaan sebagai cara untuk mengidentifikasi bahaya sebelum terjadi sebuah insiden atau kecelakaan kerja. Setiap perusahaan harus memperhatikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K. dalam upaya untuk mencegah terjadinya kecelakaan akibat pekerjaan tersebut. PT. X adalah perusahaan kimia yang melakukan penambahan kapasitas energi listrik. Pekerjaan tersebut meliputi instalasi listrik yang dilakukan oleh maintenance internal perusahaan dan Pekerjaan ini memerlukan pengawasan dan supervisi karena memiliki risiko tinggi. Dalam studi kasus ini, peneliti menganalisis bahaya pada pekerjaan instalasi listrik di perusahaan X. Metodologi Penelitian Penyusunan metode menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dan melakukan observasi dan wawancara dengan teknisi maintenance dan kontraktor yang mengerjakan instalasi listrik. Data dikumpulkan, dianalisis bahaya, dan dilakukan tindakan pengendalian pada pekerjaan ini. Hasil Metode penelitian Analisis Bahaya Pada Pekerjaan Pemasangan Peralatan Listrik diobservasi di lapangan. Dalam melakukan identifikasi Bahaya Pada Pekerjaan Pemasangan Peralatan Listrik dapat dilihat pada Tabel 1. Tabel 1. Identifikasi Bahaya Pada Pekerjaan Pemasangan Peralatan Listrik Pekerjaan Bahaya Pelaksana Membuat ijin Terpeleset Supervisor Mematikan supply listrik Kesetrum Teknisi Kesetrum Teknisi Memasang LOTO Membawa Tertimpa Teknisi Pemasangan panel listrik Tertimpa Teknisi Penarikan kabel listrik Jatuh dari Teknisi Memasukkan kabel listrik panel listrik Jatuh dari Teknisi Mengupas isolasi kabel Tergores Teknisi Memasang kabel ke panel Terjepit Teknisi Mengencangk an sambungan Terjepit Teknisi Merapihkan panel listrik Pengetesan fungsi listrik Terjepit Teknisi Kesetrum Supervisor Sumber : Data Primer Diolah Dalam melakukan identifikasi Bahaya Pada Pekerjaan Pemasangan Peralatan Listrik harus dimasukkan semua bahaya. Tabel 2. Tindakan Pengendalian Pekerjaan Pemasangan Peralatan Listrik Pada Tindakan Pengendalian Pekerjaan Bahaya Membuat ijin Terpeleset - Gunakan Sepatu dan Helm Mematikan supply listrik Kesetrum - Teknisi/ Ahli K3 -Gunakan Sepatu. Helm. Sarung Tangan Jurnal Teknik Industri UNIVAL. Vol. No. 02 (Juni , 2. | 2961-905X Memasang LOTO Kesetrum - Siapkan teknisi/ahli K3 listrik - Gunakan Sepatu. Helm. Sarung Tangan Membawa Tertimpa - Gunakan hand pallet Pemasangan panel listrik Tertimpa - Gunakan chain block - Gunakan Sepatu. Helm Penarikan kabel listrik Jatuh dari - Gunakan Sepatu. Safety body Memasukkan kabel listrik panel listrik Jatuh dari - Gunakan Safety body Mengupas isolasi kabel Tergores - Gunakan Sarung tangan kulit Memasang kabel ke panel Terjepit - Gunakan Sarung tangan kulit Mengencangk an sambungan Terjepit - Gunakan Sarung tangan kulit Merapihkan Terjepit panel listrik Pengetesan Kesetrum fungsi listrik Sumber : Data Primer Diolah - Gunakan Sarung tangan kulit - Gunakan Sarung Operating Procedure (SOP). Prosedur ini dapat diterapkan di perusahaan lain yang memiliki aktivitas Ucapan Terima Kasih Terima kasih kepada industri PT. X yang telah memberikan kontribusi waktu, tempat, dan sumber daya manusia yang digunakan sebagai lokasi Daftar Pustaka