Prosiding SINTESA Volume 7 tahun 2024 | E-ISSN 2810-0840 Analisis Sistem Akuntansi pada Koperasi sebagai Pendukung Pengembangan Usaha Mikro. Kecil dan Menengah UMKM di Kota Denpasar Margaretha Indayani Bakar1*. Ni Luh Putu Sri Purnama 2 Program Studi Akuntansi. Fakultas Bisnis. Pariwisata. Pendidikan dan Humaniora. Universitas Dhyana Pura 21111501024@undhirabali. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem akuntansi pada koperasi sebagai pendukung pengembangan Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Denpasar. Sistem akuntansi yang efektif pada koperasi dapat meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi pengelolaan keuangan, yang berperan penting dalam memberikan akses pembiayaan serta layanan keuangan bagi UMKM. Dengan metode analisis deskriptif kualitatif, penelitian ini mengevaluasi penerapan sistem akuntansi koperasi terhadap kebutuhan UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem akuntansi yang baik membantu koperasi dalam memberikan laporan keuangan yang andal, sehingga meningkatkan kepercayaan anggota UMKM dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal di Kota Denpasar. Kata Kunci: analisis sistem akuntansi, koperasi, pengembangan UMKM, serta lokasi penelitian di Kota Denpasar Pendahuluan Koperasi merupakan salah satu bentuk organisasi ekonomi yang memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai sektor, khususnya bagi Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM). Indonesia, koperasi diharapkan dapat menjadi wadah yang mendukung pengembangan UMKM dengan memberikan akses kepada sumber daya, pembiayaan, dan peningkatan kapasitas yang dapat memperkuat daya saing usaha tersebut. Koperasi, melalui berbagai fasilitas yang disediakannya, mampu memainkan peran penting dalam mempercepat perkembangan UMKM di berbagai daerah, termasuk Kota Denpasar dan Sekitarnya. Namun, dalam menjalankan fungsinya sebagai lembaga keuangan yang mendukung UMKM, koperasi menghadapi tantangan dalam hal manajemen keuangan yang transparan, akurat, dan efisien. Salah satu aspek penting yang menjadi penunjang keberhasilan koperasi adalah sistem akuntansi yang Prosiding SINTESA Volume 7 tahun 2024 | E-ISSN 2810-0840 diterapkan di dalamnya. Sistem akuntansi yang baik dan terorganisir dengan rapi dapat memberikan informasi yang jelas mengenai kondisi keuangan koperasi, serta dapat memudahkan pengambilan keputusan yang berbasis data yang valid dan terpercaya. Selain itu, sistem akuntansi yang efektif juga dapat menjadi alat untuk memperkuat hubungan koperasi dengan anggota, investor, dan pihak-pihak lain yang terlibat didalam nya. Di Kota Denpasar, yang merupakan pusat ekonomi di Bali, keberadaan koperasi yang memiliki sistem akuntansi yang baik dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan UMKM. Oleh karena itu, analisis terhadap sistem akuntansi yang diterapkan oleh koperasi di kota ini menjadi penting, agar dapat mengidentifikasi sejauh mana sistem tersebut mendukung pengembangan UMKM dan memberikan rekomendasi untuk perbaikan guna meningkatkan efektivitas serta efisiensi operasional koperasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem akuntansi yang diterapkan pada koperasi di Kota Denpasar, serta menilai sejauh mana sistem tersebut mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah. Dengan pemahaman yang lebih dalam mengenai aspek ini, diharapkan dapat ditemukan solusi yang dapat meningkatkan peran koperasi sebagai pendorong utama dalam pengembangan sektor UMKM di Kota Denpasar. Perkembangan ekonomi di Indonesia tidak terlepas dari peran penting Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai tulang punggung perekonomian nasional. UMKM memiliki kontribusi besar terhadap penyerapan tenaga kerja, peningkatan pendapatan masyarakat, serta pengentasan Di Kota Denpasar. UMKM memegang peranan strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Namun, salah satu tantangan utama yang dihadapi UMKM adalah keterbatasan dalam pengelolaan keuangan dan akuntansi yang efektif. Koperasi, sebagai lembaga ekonomi berbasis komunitas, memainkan peran penting dalam mendukung UMKM melalui berbagai layanan seperti pembiayaan, pelatihan, dan pendampingan usaha. Dalam konteks ini, sistem akuntansi yang diterapkan oleh koperasi menjadi salah satu faktor kunci yang dapat mendukung pengembangan UMKM. Sistem akuntansi yang terstruktur dan transparan tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional koperasi, tetapi juga memberikan kepercayaan bagi para anggotanya, termasuk pelaku UMKM. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem akuntansi yang diterapkan pada koperasi di Kota Denpasar, khususnya dalam kaitannya dengan perannya sebagai pendukung pengembangan UMKM. Dengan memahami keefektifan sistem akuntansi tersebut, diharapkan dapat ditemukan solusi dan rekomendasi yang mampu meningkatkan kontribusi koperasi terhadap pengembangan UMKM di wilayah ini. Selain itu, penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai pentingnya pengelolaan keuangan yang baik dalam ekosistem koperasi dan UMKM untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang Prosiding SINTESA Volume 7 tahun 2024 | E-ISSN 2810-0840 Metode Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem akuntansi yang diterapkan oleh koperasi sebagai pendukung pengembangan Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Denpasar. Untuk mencapai tujuan tersebut, pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif dengan metode kualitatif. Metode Pendekatan deskriptif adalah metode yang dilakukan untuk mengetahui gambaran, keadaan, suatu hal dengan cara mendeskripsikannya sedetail mungkin berdasarkan fakta yang ada. Metode penelitian Kuantitatif adalah penelitian yang menggunakan cara, langkah, dan prosedur yang lebih melibatkan data dan informasi yang diperoleh melalui responden sebagai subjek yang dapat mencurahkan jawaban dan perasaannya sendiri untuk mendapatkan gambaran umum yang holistik mengenai suatu hal yang diteliti. Hasil dan Pembahasan Sistem akuntansi yang diterapkan dalam koperasi memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Di Kota Denpasar, keberadaan koperasi sebagai lembaga keuangan mikro menjadi salah satu pilar utama untuk memperkuat daya saing UMKM. Koperasi memegang peranan penting dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai motor penggerak perekonomian lokal, terutama di kota seperti Denpasar. Sistem akuntansi koperasi yang baik merupakan elemen kunci untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi operasional, sehingga dapat mendukung UMKM secara optimal. Hasil Penerapan Standar Akuntransi keuangan terhadap kinerja keuangan UMKM. Meningkatkan Pengelolaan Keuangan, berdasarkan hasil survei. UMKM yang menerapkan SAK cenderung lebih terstruktur dalam melakukan pengelolaan keuangannya. Pelaku UMKM dapat dengan tepat melihat sumber daya yang dimiliki dan bagaimana pengelolaannya. Hal ini memungkinkan UMKM untuk lebih efisien dalam mengontrol biaya dan Pengaruh Positif terhadap Laba. Penerapan standar akuntansi yang baik membantu UMKM dalam melakukan pencatatan yang tepat, sehingga laporan laba rugi menjadi lebih akurat. Dengan informasi yang lebih akurat, pemilik usaha dapat mengambil keputusan yang lebih tepat dalam meningkatkan profitabilitas usaha mereka. UMKM yang sudah memanfaatkan standar akuntansi ini menunjukkan adanya peningkatan laba bersih dalam beberapa periode yang diobservasi. Prosiding SINTESA Volume 7 tahun 2024 | E-ISSN 2810-0840 Meningkatkan Akses terhadap Pembiayaan. UMKM yang menggunakan laporan keuangan sesuai dengan SAK akan lebih mudah diakses oleh lembaga keuangan atau investor karena laporan yang lebih jelas sehingga dapat dipercaya untuk meningkatkan peluang UMKM mendapatkan pinjaman atau investasi. Pengaruh terhadap Pengendalian Arus Kas. Dengan menggunakan SAK. UMKM lebih mudah dalam memonitor arus kas. Pencatatan arus kas yang terstruktur akan membuat pengelolaan kas yang lebih baik dan mencegah kesulitan keuangan di masa mendatang. Hal ini juga meningkatkan kemampuan UMKM untuk mengatasi tantangan likuiditas dan memperbaiki pengelolaan cash flow. Penerapan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) memiliki dampak yang signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM di Kota Denpasar Peningkatan Transparansi dan Akuntabilitas. Penerapan SAK membantu UMKM dalam meningkatkan transparansi laporan keuangan mereka. Hal ini penting untuk memastikan bahwa pelaporan keuangan yang dilakukan dapat Dalam jangka panjang, ini dapat memperbaiki citra UMKM di mata pihak eksternal, seperti investor, kreditor, dan bahkan Peningkatan Kualitas Pengambilan Keputusan. Laporan keuangan yang sesuai dengan standar memungkinkan pemilik UMKM untuk memiliki informasi yang akurat dan relevan, yang sangat penting dalam pengambilan keputusan. Misalnya, dengan laporan laba rugi yang jelas, pengusaha dapat memutuskan apakah perlu mengurangi biaya operasional atau meningkatkan penjualan untuk meningkatkan laba. Penguatan Kemampuan Manajerial. Dengan adanya sistem akuntansi yang terstruktur, pemilik UMKM lebih mudah dalam memonitor dan mengevaluasi kinerja keuangan mereka. Hal ini berujung pada pengambilan keputusan yang lebih rasional dan perencanaan keuangan yang lebih matang. Tantangan dalam Implementasi. Meskipun penerapan SAK memberikan banyak manfaat, tidak sedikit UMKM yang menghadapi kendala dalam Salah satu tantangan utama adalah kurangnya pemahaman mengenai akuntansi dan kesulitan dalam mengikuti perubahan standar akuntansi yang berlaku. Selain itu, beberapa UMKM juga mengalami kesulitan dalam hal sumber daya manusia dan teknologi yang memadai untuk mendukung penerapan SAK. Peran Dinas Koperasi dan UMKM. Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar berperan penting dalam memberikan pelatihan dan sosialisasi tentang pentingnya penerapan SAK. Dukungan dari dinas ini sangat krusial untuk membantu UMKM mengatasi kendala yang ada, serta memberikan bantuan teknis dalam hal penyusunan laporan keuangan yang sesuai standar. Prosiding SINTESA Volume 7 tahun 2024 | E-ISSN 2810-0840 Simpulan Penelitian ini menunjukkan bahwa sistem akuntansi yang diterapkan oleh koperasi di Kota Denpasar memiliki peran yang signifikan dalam mendukung pengembangan UMKM. Dengan adanya sistem akuntansi yang terorganisir dan transparan, koperasi dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada anggota UMKM, seperti mempermudah akses pembiayaan dan meminimalkan risiko keuangan. Namun, masih terdapat beberapa tantangan dalam implementasi sistem akuntansi yang efektif, seperti keterbatasan sumber daya manusia yang terampil di bidang akuntansi dan perlunya peningkatan pemahaman tentang pentingnya akuntansi yang tepat guna. Oleh karena itu, penguatan kapasitas koperasi dalam mengelola sistem akuntansi yang sesuai dengan standar yang berlaku sangat penting untuk mendukung pertumbuhan UMKM yang berkelanjutan di Kota Denpasar. Keberadaan sistem akuntansi yang baik pada koperasi memberikan dampak positif yang signifikan terhadap pengembangan UMKM di Kota Denpasar. Sistem ini tidak hanya mendukung pengelolaan keuangan yang lebih baik tetapi juga mendorong pelaku UMKM untuk menjadi lebih profesional dan Namun, diperlukan upaya lebih lanjut dalam pengembangan sumber daya manusia, adopsi teknologi, dan pendampingan intensif agar koperasi dapat memainkan perannya secara optimal sebagai mitra strategis UMKM. Ucapan Terima Kasih