Jurnal Sistem Informasi Akuntansi (JUSINTA) AMIK Dian Cipta Cendikia ISSN: x-x APLIKASI AKUNTANSI PENGOLAHAN DATA JASA SERVICE PADA PT. BUDI BERLIAN MOTOR LAMPUNG Verawati1. Pefi Dwiyana Liksha2 Jurusan Komputerisasi Akuntansi. AMIK Dian Cipta Cendikia Bandar Lampung Jl. Cut Nyak Dien No. 65 Durian Payung (Palap. Bandar Lampung E-mail: verawati@dcc. , pefidwiyanaliksha@yahoo. ABSTRAKS Konsep sistem pengolahan data berbasis komputer membantu para user maupun top level manajemen dalam melakukan monitoring terhadap bawahannya menyangkut hal data biaya jasa service yang telah ditetapkan. Keuntungan lain yang diharapkan dengan adanya sistem akuntansi pengolahan data jasa service yaitu dapat mempermudah pekerjaan karyawan dalam menghasilkan informasi atau lapran-laporan yang dibutuhkan oleh pihak manajemen hingga jangka waktu yang panjang. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode pengembangan sistem waterfall. Metode ini berisikan tahapan-tahapan yang nantinya dapat mengembangkan suatu sistem yang akan dibuat diantaranya, perancangan sistem, analisa sistem, desain sistem, pengkodean program, uji coba program, implementasi sistem dan pemeliharaan sistem. Bahasa pemrograman yang digunakan adalah Java NetBeans IDE 8. 2, sedangkan untuk database menggunakan MySQL. Untuk perancangan sistem menggunakan Data Flow Diagram. Normalisasi dan Flowchart. Hasil akhir dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengembangkan sistem akuntansi yang efektif dan efisien dalam pengolahan data jasa service. Sistem yang akan dibuat nantinya dapat mengurangi kesalahan yang sering terjadi pada sistem yang lama. Kata Kunci: Aplikasi Akuntansi. Jasa Service. Waterfall PENDAHULUAN 1 Latar Belakang Perkembangan sistem informasi mengalami kemajuan yang sangat pesat, hal ini diakibatkan karena banyaknya data yang harus diolah dan disajikan dalam bentuk informasi. Sehingga penanganan sistem yang handal sangat dibutuhkan untuk menyelesaikan masalah tersebut. Tidak mudah menggunakan sistem manual. Untuk itu, hampir semua aspek pekerjaan sudah beralih kedalam pengolahan data secara komputerisasi dan dengan cara ini dianggap lebih efektif dan efisien. PT. Budi Berlian Motor merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang Otomotif yang membawahi beberapa cabang yaitu salah satunya PT. Budi Berlian Motor Lampung. Saat ini khususnya dalam bidang pencatatan pendapatan, pembuatan laporan masih menggunakan cara manual serta penyimpanan laporan masih menggunakan arsip pembukuan sehingga membutuhkan waktu yang lama dalam mencari data-data pendapatan jasa. Berdasarkan hal tersebut, maka penulis mencoba untuk membuat suatu rancangan Sistem Informasi Aplikasi yang mempermudah Pengolahan Data Pendapatan Jasa Service Pada PT. Budi Berlian Motor Lampung sehingga dapat mempermudah dalam pembuatan laporan pendapatan jasa service dan pengolahan data jasa service akan lebih efektif dan efisien. Agar penelitian ini lebih terarah dan tidak terlalu luas serta sesuai dengan tujuan yang dicapai, maka Verawati. Pefi Dwiyana Liksha penulis membatasi ruang lingkup penelitian pada hal-hal yang mengenai pendapatan jasa service. Adapun tujuan dan manfaat dari penelitian ini Membangun suatu sistem akuntansi yang efektif dan efisien dalam hal perhitungan pendapatan jasa service pada PT. Budi Berlian Motor Lampung. Sistem tersebut bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pelaporan keuangan. Dengan adanya sistem akuntansi yang dibuat proses perhitungan pendapatan jasa service akan lebih efektif dan efisien. Dapat menghasilkan sistem atau aplikasi yang tepat sehingga dapat dimanfaatkan dan digunakan pada perusahaan tersebut. 2 Referensi Aplikasi Menurut Kamus Besar Indonessia . dalam jurnal Neyfa Bella Chintya aplikasi adalah: Sistem Penerapan dari rancang sistem untuk mengolah data yang menggunakan aturan atau ketentuan bahasa pemrograman tertentu. Menurut Azhar Susanto . mengatakan bahwa: Merupakan proses atau prosedur aliran data dalam infrastruktur teknologi informasi yang dapat dimanfaatkan oleh para pengambil keputusan yang sesuai dengan jenjang dan kebutuhan . Berdasarkan pendapat diatas maka dapat disimpulkan aplikasi yaitu perangkat alat lunak yang digunakan untuk tujuan seperti mengolah dokumen JUSINTA Vol 1 No. 1/2018 Jurnal Sistem Informasi Akuntansi (JUSINTA) AMIK Dian Cipta Cendikia dan memenuhi kebutuhan menjalankan pekerjaan. ISSN: x-x Akuntansi Akuntansi adalah pengukuran, penjabaran, atau pemberian kepastian mengenai informasi yang akan membantu manajer, investor, otoritas pajak dan pembuat keputusan lain untuk membuat alokasi sumber daya keputusa di dalam perusahaan, organisasi, dan lembaga pemerintahaan. Menurut Syaiful Bahri. SA. alam buku Pengantar Akuntansi, 2016:. Akuntansi adalah seni pencatatan, penggolongan, pengikhtisaran dan pelaporan atas transaksi dengan cara sedemikian rupa, sistematis dari segi isi dan berdasarkan standar yang diakui umum. Menurut Thomas Sumarsan . alam buku Pengantar Akuntansi, 2017:. mengemukakan bahwa: Akuntansi adalah suatu seni untuk mengklasifikasikan, mencatat transaksi serta kejadian yang berhubungan dengan keuangan, sehingga dapat menghasilkan informasi yaitu laporan keuangan yang dapat digunakan oleh pihakpihak yang berkepentingan. Berdasarkan pengertian akuntansi yang telah dikemukakan dia atas maka dapat disimpulkan bahwa akuntansi adalah proses pengidentifikasian, pengukuran, pencatatan kejadian-kejadian ekonomi suatu organisasi untuk membuat pertimabangan dan mengambil keputusan yang tepat bagi pemakai. Pengolahan Data Menurut Jogiyanto Hartono . pengolahan data adalah: Pengolahan data adalah manipulasi dari data ke dalam bentuk yang lebih berarti, berupa Pengolahan data adalah manipulasi dari data kedalam bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti berupa suatu informasi. Semakin banyaknya data dan kompleknya aktivitas pengolahan data dalam suatu organisasi baik itu organisasi kecil maupun organisasi besar maka metode pengolahan data yang tepat sangat di butuhkan. Salah satu metode untuk pengolahan data adalah dengan media pengolahan data yang menggunakan komputer. Jasa Service Menurut Kotler dalam Lupiyoadi . mengatakan bahwa: Jasa adalah setiap tindakan atau kegiatan yang dapat ditawarkan oleh satu pihak kepada pihak lain, pada dasarnya tidak berwujud dan tidak mengakibatkan perpindahan kepemilikan Menurut Fandy Tjiptono . mengatakan bahwa: Service . bisa dipandang sebagai sebuah sistem yang terdiri atas dua komponen utama, yaitu service operations yang kerap kali tidak tampak atau tidak diketahui keberadaannya oleh pelanggan . ack office atau backstag. dan service yang biasanya tampak . atau Verawati. Pefi Dwiyana Liksha diketahui pelanggan . ering disebut pula front office atau fronstag. Berdasarkan pendapat para ahli diatas, dapat disimpulkan bahwa jasa service adalah seluruh aktifitas, tindakan, kinerja ataupun manfaat yang dapat diberikan dari satu pihak lain dan tidak mengakibatkan kepemilikan akan sesuatu atau Data Flow Diagram Menurut John Burch & Gary . , dalam jurnal Devi Indriani: DFD adalah diagram grafis memvisualisasikan model dari suatu sistem. Menurut Afyenni . , dalam jurnal Devi Indriani: Menyatakan penggambaran DFD lebih fokus pada aliran proses data dalam sistem yang akan membuat pengguna lebih memahami bagaimana data mengalir dalam sistem dan Penggambaran DFD didahului dengan Konteks Diagram (CD). CD menggunakan tiga symbol yaitu: entitas eksternal, simbol untuk mewakili aliran data dan simbol untuk mewakili proses. Tabel 1. Simbol Data Flow Diagram Diagram Konteks Menurut Sukamto dan Shalahuddin . , dalam jurnal Devi Indriani. Berikut ini adalah tahapan-tahapan perancangan dengan menggunakan Data Flow Diagram (DFD): Membuat DFD Level o atau sering disebut juga Context Diagram DFD Levelo menggambarkan sistem yang akan dibuat sebagai suatu entitas tunggal yang berinteraksi dengan orang maupun sistem lain. DFD Levelo digunakan untuk mengambarkan interaksi antara system yang akan dikembangkan dengan entitas luar. Membuat DFD Level1 DFD Level1 digunakan untuk menggambarkan modul-modul yang ada dalam sistem yang akan dikembangkan. DFD Level1 merupakan hasil breakdown DFD Level0 yang sebelumnya sudah dibuat. Membuat DFD Level2 Modul-modul pada DFD Level 1 dapat di breakdown menjadi DFD Level2. Modul mana saja yang harus di JUSINTA Vol 1 No. 1/2018 Jurnal Sistem Informasi Akuntansi (JUSINTA) AMIK Dian Cipta Cendikia ISSN: x-x breakdown lebih detail tergantung pada tingkat kedetilan modul tersebut. Apabila modul tersebut sudah cukup detail dan rinci maka modul tersebut sudah tidak perlu untuk di breakdown Untuk sebuah sistem, jumlah DFD Level2 sama dengan jumlah modul pada DFD Level1 yang di breakdown. Membuat DFD Level3 dan seterusnya. DFD Level3, 4, 5 dan seterusnya merupakan breakdown dari modul pada DFD Level di Breakdown pada level3, 4 dan 5 dans eterusnya aturannya sama persis dengan DFD Level1 atau Level2. Flowchart Menurut Indrajani . , dalam skripsi Muniarti: Flowchart adalah penggambaran secara grafik dari langkah-langkah dan urutan prosedur suatu program. Bagan alir . adalah bagan . yang menunjukkan alir . di dalam program atau prosedur sistem secara logika. Bagan alir digunakan terutama untuk alat bantu komunikasi dan untuk dokumentasi. Ada lima macam bagan alir, di antaranya: Bagan Alir Sistem . ystem flowchar. merupakan bagan yang menunjukkan arus pekerjaan secara keseluruhan dari sistem. Bagan Alir Dokumen . ocument flowchar. disebut juga bagan alir formulir . orm flowchar. merupakan bagan alir yang menunjukkan arus dari laporan dan formulir termasuk tembusantembusannya. Bagan Alir Skematik . chematic flowchar. merupakan bagan alir yang menggambarkan prosedur di dalam sistem dengan menggunakan simbol-simbol bagan alir sistem dan gambargambar komputer serta peralatan lainnya yang digunakan oleh sistem. Bagan Alir Program . rogram flowchar. merupakan bagan yang menjelaskan secara rinci langkah-langkah dari proses program. Bagan Alir Proses . rocess flowchar. merupakan bagan alir yang banyak digunakan di teknik industri untuk menggambarkan proses dalam suatu prosedur. Verawati. Pefi Dwiyana Liksha Tabel 2. Simbol Flowchart Normalisasi Menurut Hatmoko . dalam jurnal Devi Indriani: Normalisasi relasinya dikatakan menjadi suatu bentuk normal jika memenuhi beberapa syarat 1NF . irst Normal For. yaitu setiap data dibentuk dalam plat file, atau dibentuk dalam satu record demi record dan nilai dari field-field berupa atomic value. 2NF (Second Normal For. yaitu bentuk data telah memenuhi kriteria 1NF. Atribute bukan kunci harus bergantung penuh pada kunci utama atau primary key sehingga untuk 2NF haruslah sudah ditentukan kunci-kunci field. NF (Third Normal For. yaitu setiap atribute bukan kunci haruslah bergantung hanya pada primary key dan pada primary key secara keseluruhanAy. Kamus Data Menurut Sukamto dan Shalahuddin . , dalam jurnal Devi Indriani: Kamus data adalah kumpulan daftarelemen data yang mengalir pada sistem perangkat lunak sehingga masukan . dan keluaran . dapat dipahami secara umum . emilikistandar carapenulisa. Menurut Sukamtodan Shalahuddin . , dalam jurnal Devi Indriani: Menjelaskan simbolsimbol yang digunakan dalam kamus data, yaitu : JUSINTA Vol 1 No. 1/2018 Jurnal Sistem Informasi Akuntansi (JUSINTA) AMIK Dian Cipta Cendikia ISSN: x-x Tabel 3. Simbol Kamus Data adalah nama sekumpulan teknologi untuk membuat dan menjalankan perangkat lunak pada komputer stand alone atau pada lingkungan jaringan. Teknologi java memiliki tiga komponen penting. Programing Ae language specification Application Ae programming interface Virtual - specification Diagram Alir Dokumen (Mapping Char. Diagram alir dokumen merupakan bagan alir yang menunjukan arus dari laporan dan formulir termasuk tembusannya. Bagan alir dokumen ini menggunakan symbol yang sama dengan alir system yang digunakan dalam diagram alir dokumen (Mapping Char. adalah sebagai berikut : Tabel 4. Simbol Mapping Chart Dokumen Terminal. Memulai/ Dokumen Penghubung pada halaman yang sama Input/ output. Penghubung pada halaman yang berbeda Pemrosesan secara on-line Kegiatan Anotasi. Keterangan atau komentar Arus dokumen, . Keputusan, ya dalam proses Arsip, urut: A=abjad. N=Nomor. T=tanggal Bahasa Pemograman Menurut definisi dari Wahana Komputer . alam buku Pengembangan Aplikasi Database Berbasis JavaDB dengan Netbeans yang dipublikasikan oleh Andi 2013:. mengemukakan bahwa AuBahasa pemrograman adalah bahasa komputer yang digunakan dalam meulis programAy. Untuk itu, bahasa pemrograman dibagi menjadi 4 . tingkatan, yaitu: Bahasa Mesin Bahasa Tingkat Rendah (Low Level Languag. Bahasa Tingkat Menengah (Midle Level Languag. Bahasa Tingkat Tinggi (High Level Languag. Java Menurut definisi dari Wahana Komputer . alam buku Pengembangan Aplikasi Database Berbasis JavaDB dengan Netbeans yang dipublikasikan oleh Andi 2013-. mengemukakan bahwa. AuJava Verawati. Pefi Dwiyana Liksha Xampp Xampp adalah sebuah software web server apache yang didalamnya sudah tersedia database MySQL dan support PHP Pemrograman. Xampp merupakan software yang mudah digunakan karena sudah tersedia Apache Web Server. MySQL Database Server. PHP support dan beberapa modul Xampp merupakan tool yang menyediakan paket perangkat lunak kedalam satu buah paket. Dengan menginstal xampp maka tidak perlu lagi melakukan instalasi dan konfigurasi Web Server Apache. PHP dan MySQL secara manual. Xampp akan menginstalasi dan mengkonfigurasi secara MySQL MySQL adalah suatu perangkat lunak database Relation Database Management Sistem/RDMS ) seperti halnya Oracle. PostgreSQL. Microsoft SQL. MySQL jangan sama diartikan dengan SQL ( Structure Query Language ) yang didefinisikan sebagai sintaks perintah-perintah tertentu dalam bahasa ( program ) yang digunakan untuk mengelola suatu database. Kelebihan MySQL: MySQL Merupakan sebuah database yang mampu menyimpan data berkapasitas sangat besar hingga berukuran gigabyte sekalipun. MySQL didukung oleh sever ODBC, artinya database MySQL dapat di akses membangunkan aplikasi apa saja termasuk berupa visual JavaNeatbeans. MySQL adalah database dapat menggunakan enkripsi password MySQL merupakan server database multi user artinya database ini dapat digunakan oleh banyak MySQL dapat menciptakan lebih dari 16 kunci per table dan satu kunci memungkinkan belasan Netbeans Netbeans merupakan sebuah aplikasi Integrated Development Environment (IDE) yang berbasiskan Java dari Sun Microsystems yang berjalan di atas Swing merupakan sebuah teknologi Java untuk pengembangan aplikasi desktop yang dapat berjalan pada berbagai macam platform seperti windows, linux. Mac OS X dan Solaris. Sebuah IDE merupakan lingkup pemrograman yang di JUSINTA Vol 1 No. 1/2018 Jurnal Sistem Informasi Akuntansi (JUSINTA) AMIK Dian Cipta Cendikia ISSN: x-x Apache Apache merupakan web server yang paling banyak digunakan saat ini. Apache digunakan karena faktor kecepatan, kinerja yang stabil, dan Apache sebagai web server mempunyai fungsi untuk melayani permintaan data dalam protocol HTTP. Apache melayani permintaan data dalam bentuk/format teks, gambar, suara, animasi dan video. METODE PENELITIAN 1 Metode Pengumpulan Data Adapun metodologi yang dilakukan, penelitian menggunakan metodologi pengumpulan data. Berikut beberapa metode yang tercantum dibawah ini, yaitu: Wawancara (Intervie. Merupakan suatu kegiatan percakapan yang direncanakan dan bermanfaat untuk mencapai tujuan tertentu. Kegiatan ini dilakukan dengan mewawancarai langsung pihak Ae pihak yang berwenang di PT. Budi Berlian Motor Lampung untuk melengkapi data Ae data. Observasi Penulis melakukan observasi pertama kali yaitu dengan melihat secara langsung cara kerja bagian yang terkait dengan pencatatan hasilAehasil kegiatan yang dilakukan, setelah itu penulis diberikan kesempatan untuk melihat cara kerja dalam pengolahan data pendapatan jasa service. Studi Pustaka Dalam penulisan ini tidak terlepas dari dataAedata yang terdapat dari bukuAe buku yang menjadi refrensi seperti pedoman penulisan skripsi, diktat dan bukuAebuku lain yang dapat berhubungan dengan penyusunan laporan penelitian ini sebagai landasan teori untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi. 2 Metode Pengembangan Sistem Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode warterfall. Menurut Jogiyanto H. dalam jurnal Heri Prabowo. Herlawati. Wida Prima Mustika menjelaskan bahwa: AuMetodologi Pengembangan Sistem adalah metode-metode, prosedur-prosedur, konsep-konsep, pekerjaan, aturan-aturan yang digunakan untuk mengembangkan suatu sistem informasiAy. Model air terjun . bisa juga disebut siklus hidup perangkat lunak, mengambil kegiatan dasar seperti spesifik, pengembangan, validasi, dan evolusi dan memperesentasikannya sebagai fase-fase yang berbeda seperti spesifik persyaratan, perancangan perangkat lunak, implementasi, pengujian dan seterusnya. Berikut ini adalah gambar air terjun . Verawati. Pefi Dwiyana Liksha Gambar 1. Ilustrasi model waterfall Sumber : Jogiyanto H. M . Tahapan Aetahapan yang harus dilaksanakan adalah sebagai berikut : Sistem engineering Yaitu bertujuan untuk mengetahui ruang lingkup permasalahan yang muncul dan mendefinisikannya secara rinci, kemudian menetukan tujuan pembuatan sistem serta mengidentifikasi kendala Ae kendalanya. Analisis Yaitu tahap penganalisisan permasalahan secara lebih mendalam dengan menyusun suatu studi kelayakan untuk mengetahui apakah sistem layak untuk dibangun atau tidak. Design (Desain/Perancanga. Yaitu merancang sistem sesuai dengan teknik dan metode perancangan sistem yang digunakan sebelumnya dan kriteria Ae kriteria sistem yang akan Dengan cara menampilkan kedalam Diagram Kontek. Data Flow iagram (Diagram Aliran Dat. Entity Reationship Diagram. Struktur tabel, dan Struktur menu. Coding (Pemrograma. Yaitu tahap penterjemah data/pemecahan masalah software yang telah dirancang kedalam bahasa pemrograman yang telah ditentukan. Testing (Pengujia. Yaitu tahap uji coba sistem yang telah disusun untuk memastikan bahwa sistem tersebut sudah benar sesuai karakteristik yang ditetapkan dan tidak ada kesalahan Ae kesalahan yang terkandung Pengujian ini dimulai dengan membuat suatu uji kasus untuk setiap fungsi pada perangkat lunak, kemudian dilanjutkan dengan pengujian terhadap modul-modul dan terakhirpada tampilan antar muka untuk memastikan tidak ada kesalahan dan semua berjalan dengan baik dan input yang diberikan hasilnya sesuai dengan yang diinginkan. Maintenance (Pemeliharaa. Yaitu tahap pemeliharaan sistem secara rutin yang meliputi penataan ulang database, mem backup dan scanning virus, dan sebagainya. Pemeliharaan dapat dilakukan jika ada permintaan tambahan fungsi sesuai dengan keinginan pemakai ataupun adanya pertumbuhan dan perkembangan baik perangkat lunak maupun perangkat keras. JUSINTA Vol 1 No. 1/2018 Jurnal Sistem Informasi Akuntansi (JUSINTA) AMIK Dian Cipta Cendikia ISSN: x-x 1 Analisa Kebutuhan Sistem Analisa kebutuhan ini dilakukan dengan data-data wawancara, studi kepustakaan dan dokumentasi yang dilakukan pada PT. Budi Berlian Motor Lampung. Berdasarkan hasil pengumpulan data maka dapat mengidentifaksi masalah yang terjadi dimana dengan penggunaan sistem yang lama informasi data Pendapatan Jasa Service yang diperoleh kurang akurat, dalam pengolahan data Pendapatan Jasa Service membutuhkan waktu yang lama sehingga didalam pembuatan laporannya sering terjadi kesalahan dan tidak tepat waktu. Dengan masalah yang dihadapi dari hasil penelitian maka dibutuhkan sebuah sistem aplikasi Pendapatan Jasa Service yang dapat membantu dalam kelangsungan operasional perusahaan dalam transaksi Pendapatan Jasa Service pada PT. Budi Berlian Motor Lampung. 2 Kebutuhan Perangkat Keras Sistem informasi yang terkomputerisasi ini dapat dijalankan apabila telah dilakukan beberapa hal, yaitu proses instalasi sudah dilakkukan serta hardware yang mendukung dalam menjalankan program ini. Perangkat keras yang digunakan untuk menjalankan sistem pengolahan data Pendapatan Jasa Service ini adalah: Komputer dengan processor mulai dari Pentium IV. Ram 2 Gb 215 Disk Space: 850 MB dari free disk space. Printer dengan tipe apa saja. Mouse. 3 Perangkat Lunak yang Dibutuhkan Perangkat lunak yang digunakan dalam pengembangan sistem ini adalah: Aplikasi ini menggunakan menggunakan bahasa pemograman Java NetBeans IDE 8. sedangkan untuk database digunakan MySQL Sistem Operasi Microsoft Windows XAMPP. 4 Perangkat Pikir yang Dibutuhkan Perangkat pikir yang dibutuhkan dalam pengembangan sistem ini adalah: Memiliki kemampuan mengoperasikan komputer Dapat Mengoperasikan aplikasi pemograman Java NetBeans. Perancangan Sistem Alur Kerja yang Sedang Berjalan Sistem pengolahan data jasa service pada PT. Budi Berlian Motor Lampung yang sedang berjalan dapat dijelaskan sebagai berikut : Jika ada pelanggan yang datang ingin service kendaraan, maka pelanggan harus menyiapkan persyaratan dan data kendaraan . otocopy KTP dan fotocopy STNK). Verawati. Pefi Dwiyana Liksha Data pelanggan dan kendaraan diberikan ke bagian admin untuk pengisian formulir pendaftaran service kendaraan lalu admin menyiapkan surat perintah kerja (SPK) untuk diberikan kepada petugas service. Pelanggan menunggu antrian service kendaraan. Bagian admin memberikan SPK kepada petugas Setelah selesai, petugas service memberikan nota service ke pelanggan untuk melakukan pembayaran ke kasir. Kasir membuatkan bukti pembayaran rangkap 3 untuk diserahkan kepada pelanggan, admin dan arsip kasir. Setelah pelanggan melakukan pembayaran dan mendapatkan bukti pembayaran, pelanggan dapat membawa kendaraannya pulang. Bagian kasir merekap setiap transaksi untuk pelaporan pendapatan jasa service setiap periodenya dan memberikan laporan kepada pimpinan untuk diperiksa dan di tandatangani. PELANGGAN ADMIN KTP STNK START MENYERAHKAN PERSYARATAN MOBIL PETUGAS SERVICE KTP STNK NOTA SERVICE UANG MEMBUAT NOTA SERVICE MEMBUAT KWITANSI SERVICE SPK NOTA SERVICE KWITANSI PEMBAYARAN 1 FORMULIR PENDAFTARAN MOBIL MEMERIKSA & MENANDATANGANI LAPORAN LAPORAN TELAH DI TANDA TANGANI KWITANSI PEMBAYARAN 2 KWITANSI PEMBAYARAN 2 MEREKAP TRANSAKSI & MEMBUAT LAPORAN KWITANSI PEMBAYARAN KWITANSI PEMBAYARAN 3 LAPORAN KWITANSI PEMBAYARAN 3 MEMBAWA UANG NOTA SERVICE PIMPINAN MENGISI FORMULIR PENDAFTARAN SERVICE & MEMBUAT SPK NOTA SERVICE UANG SPK KASIR LAPORAN ARSIP LAPORAN TELAH DI TANDA TANGANI END ARSIP Gambar 2. Alur kerja yang sedang berjalan Desain Permodelan Sistem Diagram Konteks Adapun diagram konteks yang telah penulis rancang adalah sebagai berikut: JUSINTA Vol 1 No. 1/2018 Jurnal Sistem Informasi Akuntansi (JUSINTA) AMIK Dian Cipta Cendikia ISSN: x-x Normalisasi Data Pelanggan Nota Service Pelanggan Nota Service Uang Aplikasi Akuntansi Pengolahan Data Jasa Service Pada PT. Budi Berlian Motor Lampung Laporan Pimpinan Gambar 3. Diagram Konteks Diagram Rinci Gambar 3. 2 Diagram Konteks Data Pelanggan P Input Data Pelanggan Tbl_Pelanggan Data Pelanggan P Input Data Data Kendaraan Kendaraan Tbl_Kendaraan Data Sparepart Tbl_Sparepart P Input Data Pendapatan Jasa Data Jasa Service Service Data Mekanik Data Invoice Invoice P Cetak Invoice Tbl_Jasa_Service Tbl_Mekanik Tbl_Invoice Gambar 5. Normalisasi Kamus Data Nama Tabel : Tbl_Spare_Part Primary key : Kode_Barang Tabel 5. Tabel Spare Part Data Pendapatan Jasa Service Invoice Uang Invoice Uang P Invoice Uang Data Pendapatan Jasa Service Pimpinan Laporan Pendapatan Jasa Serive Laporan Jenis Jasa Serive Laporan Penjualan Sparepatt P Cetak Laporan Data Rincian Sparepart Gambar 4. Diagram Rinci Verawati. Pefi Dwiyana Liksha Widh Field Kode Jasa Jenis_Service Harga Type Char Varchar Double Width Nama Tabel : Tbl_Kendaraan Primary key : No Polisi Foreign Key : Tabel 7. Tabel Kendaraan Type Char Varchar Varchar Double Nama Tabel : Tbl_Jasa_Service Primary key : Kode_Jasa Foreign Key : Tabel 6. Tabel Jasa Service Data Rincian Jasa Field Kode_Barang Nama_Barang Satuan Harga Field No Polisi No_Rangka No_Mesin Merk Type Char Varchar Varchar Varchar Widh Nama Tabel : Tbl_Pelanggan Primary key : Kode_Pelanggan Foreign Key : - JUSINTA Vol 1 No. 1/2018 Jurnal Sistem Informasi Akuntansi (JUSINTA) AMIK Dian Cipta Cendikia ISSN: x-x Tabel 8. Tabel Pelanggan Field Kode_Mekanik Nama_Mekanik Alamat Telepon Kota Type Char Varchar Varchar Varchar Varchar Width Gambar 6. Menu Login Field No_Invoice Tanggal Kode_Pelanggan Kode_Mekanik Jasa_Service Spare Part Total Ppn Grand Total Type Char Date Char Char Double Double Double Double Double Width Gambar 7. Menu Utama Nama Tabel : Tbl_Rincian_Sparepart Primary key : Foreign Key : No_Invoice. Kode_Barang Tabel 11. Tabel Rincian Spare Part. Width Nama Tabel : Tbl_Invoice Primary key : No_Invoice Foreign Key : Kode_Pelanggan. Kode_Mekanik Tabel 10. Tabel Invoice. Type Char Varchar Varchar Varchar Varchar Nama Tabel : Tbl_Mekanik Primary key : Kode_Mekanik Foreign Key : Tabel 9. Tabel Mekanik. Field Kode_Pelanggan Nama_Pelanggan Alamat Telepon No_Polisi Rancangan Input Field No_Invoice Kode_Barang Jumlah Harga Jumlah_Harga Type Char Char Double Double Double Width Gambar 8. Form Data Pengguna Nama Tabel : Tbl_Rincian_Jasa Primary key : Foreign Key : No_Invoice. Kode_Jasa Tabel 12. Tabel Rincian Jasa. Field No_Invoice Kode_Jasa Harga Type Char Char Double Width Gambar 9. Form Data Spare Part Verawati. Pefi Dwiyana Liksha JUSINTA Vol 1 No. 1/2018 Jurnal Sistem Informasi Akuntansi (JUSINTA) AMIK Dian Cipta Cendikia ISSN: x-x Gambar 10. Form Data Jenis Service Gambar14. Form Data Pendapatan Jasa Gambar 11. Form Data Kendaraan Gambar 15. Form Laporan Gambar 12. Form Data Pelanggan Gambar 16. Nota Service Gambar 13. Form Data Mekanik Gambar 17. Laporan Pendapatan Jasa Service Verawati. Pefi Dwiyana Liksha JUSINTA Vol 1 No. 1/2018 Jurnal Sistem Informasi Akuntansi (JUSINTA) AMIK Dian Cipta Cendikia ISSN: x-x Pengkodean pada Mekanik Pada Kode Mekanik menggunakan kode varchar yang terdiri dari 9 . digit pertama menyatakan kode Mekanik dan 5 digit terakhir merupakan nomor urut Mekanik. Contoh : KDMK00001 KDMK : Menyatakan nomor Mekanik 00001 : Nomor urut Mekanik Pengkodean pada Pendapatan Pada No Nota menggunakan No Nota varchar yang terdiri dari 18 . elapan bela. digit pertama menyatakan No Nota dan 10 . ditengah menyatakan tanggal transaksi dan 5 . digit terakhir merupakan nomor urut hutang. Contoh : INV2018-07-0200001 INV : Menyatakan Kode Nota 2018-07-02 : Menyatakan Tanggal : Nomor urut Nota Gambar 18. Laporan Per Jasa Service HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Hasil Form Login Tampilan form ini, berfungsi untuk keamanan data di mana administrator diminta untuk memasukan Nama User. Jabatan dan password yang telah ditentukan sebelumnya. Adapun tampilan form masuk pengguna dapat dilihat pada gambar 4. 1 di lembar selanjutnya : Gambar 19. Laporan Penjualan Spare Part Rancangan Pengkodean Pengkodean pada Spare Part Pada Kode Spare Part menggunakan kode varchar yang terdiri dari 9 . digit pertama menyatakan kode Spare part dan 5 . digit terakhir merupakan nomor urut Spare part. Contoh : KDBR00001 KDBR : Menyatakan kode Barang 00001 : Nomor urut Spare part Pengkodean pada Jasa Service Pada Jasa Service menggunakan kode varchar yang terdiri dari 9 . digit pertama menyatakan kode Jasa dan 5 (Lim. digit terakhir merupakan nomor urut Jasa. Contoh : KDJS00001 KDJS : Menyatakan kode Jasa 00001 : Nomor urut Jasa Pengkodean pada Pelanggan Pada Kode Pelanggan menggunakan kode varchar yang terdiri dari 9 . digit pertama menyatakan kode Pelanggan dan 5 digit terakhir merupakan nomor urut Pelanggan. Contoh : KDPL00001 KDPL : Menyatakan nomor Pelanggan 00001 : Nomor urut Pelanggan Verawati. Pefi Dwiyana Liksha Gambar 20. Tampilan Form Login Tampilan Form Utama Form Utama merupakan halaman utama yang terdiri dari Tambah Pengguna. Data Spare Part. Jenis Service. Kendaraan. Pelanggan. Mekanik. Pendapatan dan Laporan. Form Menu Utama dapat dilihat pada gambar berikut ini: JUSINTA Vol 1 No. 1/2018 Jurnal Sistem Informasi Akuntansi (JUSINTA) AMIK Dian Cipta Cendikia ISSN: x-x Gambar 23. Tampilan Form Data Spare Part Gambar 21. Tampilan Form Utama Tampilan Form Pengguna Form Data Pengguna merupakan form yang berisikan tentang data Pengguna. Form ini digunakan ketika akan menambah, mengubah, dan menghapus data Pengguna. Adapun data yang terdapat dalam Form Data Pengguna adalah NIK. Nama Pengguna. Jabatan, dan Password. Form Data Pengguna dapat dilihat pada gambar berikut ini: Tampilan Form Data Jasa Service Form Data Jasa Service merupakan form yang berisikan tentang data Jasa Service. Form ini digunakan ketika akan menambah, mengubah, dan menghapus data Jasa Service. Adapun data yang terdapat dalam Form Data Jasa Service adalah Kode Jasa. Jenis Service. Harga. Form Data Jasa Service dapat dilihat pada gambar berikut ini: Gambar 24. Tampilan Form Data Jasa Service Gambar 22. Tampilan Form Data Pengguna Tampilan Form Data Spare Part Form Data Spare Part merupakan form yang berisikan tentang data Spare Part. Form ini digunakan ketika akan menambah, mengubah, dan menghapus data Spare Part. Adapun data yang terdapat dalam Form Data Spare Part adalah Kode Barang, nama Barang. Satuan. Harga. Form Data Spare Part dapat dilihat pada gambar berikut ini: Tampilan Form Data Kendaraan Form Data Kendaraan merupakan form yang berisikan tentang data Kendaraan. Form ini digunakan ketika akan menambah, mengubah, dan menghapus data Kendaraan. Adapun data yang terdapat dalam Form Data Kendaraan adalah No Polisi. No Rangka. No Mesin. Merk Kendaraan. Form Data Kendaraan dapat dilihat pada gambar berikut ini: Gambar 25. Tampilan Form Data Kendaraan Verawati. Pefi Dwiyana Liksha JUSINTA Vol 1 No. 1/2018 Jurnal Sistem Informasi Akuntansi (JUSINTA) AMIK Dian Cipta Cendikia ISSN: x-x Tampilan Form Data Pelanggan Form Data Pelanggan merupakan form yang berisikan tentang data Pelanggan. Form ini digunakan ketika akan menambah, menghapus data Pelanggan. Adapun data yang terdapat dalam Form Data Pelanggan adalah Kode Pelanggan. Nama Pelanggan. Alamat. Telepon. No Polisi. No Rangka. No Mesin. Merk. Form Data Pelanggan dapat dilihat pada gambar berikut ini: Total jasa service. Total PPn. Grand Total. Form Data Pendapatan Jasa Service dapat dilihat pada gambar berikut ini: Gambar 28. Tampilan Form Data Pendapatan Jasa Service Gambar 26. Tampilan Form Data Pelanggan Tampilan Form Cetak Laporan Form Cetak Laporan dapat dilihat pada gambar berikut ini: Tampilan Form Data Mekanik Form Data Mekanik merupakan form yang berisikan tentang data Mekanik. Form ini digunakan ketika akan menambah, menghapus data Mekanik. Adapun data yang terdapat dalam Form Data Mekanik adalah Kode Mekanik. Nama Mekanik. Alamat. Telepon. Kota. Form Data Mekanik dapat dilihat pada gambar berikut ini: Gambar 29. Tampilan Form Cetak Laporan Tampilan Nota Service Nota Service dapat dilihat pada gambar berikut Gambar 27. Tampilan Form Data Mekanik Tampilan Form Data Pendapatan Jasa Service Form Data Pendapatan Jasa Service merupakan form yang berisikan tentang data Pendapatan Jasa Service. Form ini digunakan ketika akan menambah, dan menghapus data Pendapatan Jasa Service. Adapun data yang terdapat dalam Form Data Pendapatan Jasa Service adalah No Invoice. Tanggal. Kode Pelanggan. Nama Pelanggan. No Polisi. Kode Mekanik. Nama Mekanik. Kode Barang. Nama Barang. Satuan. Jumlah. Harga Satuan. Jumlah Harga Sub Total Spare part. Sub Verawati. Pefi Dwiyana Liksha JUSINTA Vol 1 No. 1/2018 Jurnal Sistem Informasi Akuntansi (JUSINTA) AMIK Dian Cipta Cendikia ISSN: x-x Gambar 32. Tampilan Laporan Jenis Jasa Service Tampilan Laporan Penjualan Spare Part Laporan Penjualan Spare Part dapat dilihat pada gambar berikut ini: Gambar 30. Tampilan Nota Service Tampilan Laporan Pendapatan Jasa Service Perhari/ Perbulan/ Pertahun Laporan Pendapatan jasa Service dapat dilihat pada gambar berikut ini: Gambar 33. Tampilan Laporan Penjualan Spare Part Gambar 31. Tampilan Laporan Pendapatan Jasa Service Tampilan Laporan Jenis Jasa Service Laporan Per Jasa Service dapat dilihat pada gambar berikut ini: 2 Pembahasan Program Aplikasi Akuntansi Pendapatan Jasa Service untuk Menyajikan Informasi Secara Akurat. Program aplikasi yang dikembangkan mampu menghasilkan informasi Pendapatan jasa service secara akurat. Dengan adanya Laporan Pendapatan Jasa Service, laporan Penjualan Spare part dan Laporan Perjasa service dalam aplikasi ini maka dapat mengetahui Jumlah pendapatan jasa service Program aplikasi Akuntansi Pendapatan Jasa Service pengolahan data. Program aplikasi Pendapatan jasa service mampu mempermudah dalam pengolahan data. Dimana aplikasi ini tidak melakukan pengiputan data, data mekanik, data daftar jasa, data pelanggan dan data jenis spare part sehingga tidak secara berulang melainkan mengambil data mekanik, daftar jasa, data pelanggan dan data jenis spare part yang sudah Verawati. Pefi Dwiyana Liksha JUSINTA Vol 1 No. 1/2018 Jurnal Sistem Informasi Akuntansi (JUSINTA) AMIK Dian Cipta Cendikia ISSN: x-x ada dan yang sudah tersimpan kedalam database, sehingga dapat mempermudah pengguna dalam penginputan data dan dapat meminimalisir kesalahan dalam pengolahan data Pendapatan jasa service. Program aplikasi mampu membuat laporan Pendapatan Jasa Service. Program Aplikasi Pendapatan Jasa Service yang di kembangkan mampu membuat dan menyajikan laporan secara akurat dan tepat waktu, baik laporan pendapatan jasa service, laporan jenis jasa service dan laporan penjualan spare part. Sehingga dengan adanya sistem pendapatan jasa service ini akan menimbulkan efisiensi waktu. Laporan yang dibuat juga dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya dikarenakan seluruh isi laporan pendapatan jasa service berdasarkan transaksi yang dilakukan selama periode tersebut. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan uraian yang telah dibahas pasa bab sebelumnya tentang aplikasi akuntansi pengolahan data jasa service pada PT. Budi Berlian Motor Lampung, maka dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut: Dengan sistem yang di usulkan, diharapkan agar perusahaan yang bergerak dibidang otomotif dapat mengatasi kelemahan yang ada dalam sistem yang berjalan. Dengan pendapatan jasa service dalam sistem akuntansi yang diusulkan, diharapkan dapat mengatasi keterlambatan pelaporan. Selain itu, adanya data store yang dapat membantu pihak manajemen dalam perolehan informasi yang Di dalam sistem akuntansi pengelolaan jasa service diperlukan suatu informasi yang lengkap, tepat dan akurat untuk membantu pihak manajemen dalam mengatasi masalah masalahnya. Adapun saran yang perlu disampaikan oleh penulis tentang pembahasan aplikasi akuntansi pengolahan data jasa service pada PT. Budi Berlian Motor Lampung adalah sebagai berikut: Ada baiknya sistem kerja yang lama diganti dengan aplikasi yang telah di teliti dan Aplikasi yang digunakan sebagai alat bantu dalam pekerjaan yang difokuskan pada user / pengguna di PT. Budi Berlian Motor Lampung. Setiap user / pengguna aplikasi yang diberi kewenangan mengakses aplikasi tersebut, diharapkan menggunakan username dan password secara pribadi. Tujuannya, agar tidak terjadi penyalahgunaan aplikasi yang ada. Sistem aplikasi yang telah dibuat dapat dikembangkan, sehingga dapat berguna bagi peneliti selanjutnya. Verawati. Pefi Dwiyana Liksha PUSTAKA