ANALISIS PROSES KREATIF PENULISAN SKENARIO AuJALAN PERKAWINANAy KARYA ARTHUR S. NALAN Imam Akhmad, 2Anggit Surya Jatnika akhmad0507@gmail. com, 2anggitsurya. 2005@gmail. Prodi TV dan Film. Fakultas Budaya dan Media. ISBI Bandung ARTIKEL Diterima: 5 Oktober 2023 Direvisi: 28 November 2023 Disetujui: 20 November 2023 ABSTRACT The creative process of a work is something that needs to be studied in order to produce a comprehensive understanding of the creation of a work. With in-depth study, the creative process can be used as a lesson and carried out by other people who are interested in the creative process of a work. The work examined in this research is the screenplay for the film "Jalan Perkawinan" by Arthur S. Nalan which was the first winner of the screenplay writing competition held by the Ministry of Culture and Tourism of the Republic of Indonesia in 2006. The scenario "Jalan Perkawinan" contains a travel story with a romance theme/wedding of different religions and nationalities with the background of a journey along Jalan Daendels from Anyer to Parukan. The research method uses qualitative research with data collection in the form of observation, interviews and literature study. After the data was collected, the scenario text was also studied in depth. The research findings showed that the "Pekawinan Road" scenario was written in the sequence, namely determining the idea, structuring the conflict and resolution, character development, determining the structure and writing stage, and the editing stage. Keywords: Creative-Process. Scenario. Jalan-Perkawinan. Romance. Idea ABSTRAK Proses kreatif sebuah karya merupakan hal yang perlu dikaji agar menghasilkan pemahaman yang komprehensif dalam penciptaan suatu karya. Dengan sebuah pengkajian yang dalam, proses kreatif tersebut dapat dijadikan pembelajaran dan dilakukan pula oleh orang lain yang berminat dalam proses kreatif suatu karya. Karya yang diteliti pada penelitian ini yaitu skenario film AuJalan PerkawinanAy karya Arthur S. Nalan yang merupakan pemenang pertama dari sayembara penulisan skenario yang diadakan oleh LayaR: Jurnal Ilmiah Seni Media Rekam. Vol. 10 No. 2 Desember 2023 Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia pada Tahun 2006. Skenario AuJalan PerkawinanAy berisi cerita perjalanan bertema kisah asmara/pernikahan berbeda agama dan kewarganegaraan dengan latar perjalanan menyusuri Jalan Daendels dari Anyer Parukan. Metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi Pustaka. Setelah pengumpulan data dikumpulkan, dikaji pula teks skenario secara mendalam. Dihasilkan temuan penelitian bahwa Skenario AuJalan PekawinanAy ditulis dengan urutan yaitu penentuan ide, penyusunan konflik dan penyelesaian, pengembangan karakter, penentuan struktur dan Tahap Penulisan, serta tahap editing. Kata Kunci: Proses-Kreatif. Skenario. Jalan-Perkawinan. Asmara. Ide PENDAHULUAN binasi faktor-faktor ini telah mengubah Dewasa ini, industri film meru- cara skenario ditulis, memperluas cakupan pakan salah satu karya seni yang sangat topik, dan menciptakan peluang kreatif berpengaruh di seluruh dunia. Film tidak yang baru. Namun, penelitian ilmiah yang hanya menghibur, tetapi juga meme- mendalam tentang proses kreatif penu- ngaruhi budaya, masyarakat, dan cara kita lisan skenario film masih relatif terbatas. memahami dunia. Di balik setiap film yang Pada penelitian ini yang menjadi sukses terdapat proses kreatif yang kom- subjek penelitian adalah scenario AuJalan pleks, yang dimulai dengan penulisan ske- PerkawinanAy karya Arthur S. Nalan. Ske- nario AuJalan PerkawinanAy ditulis pada TaPenulisan skenario film adalah inti hun 2005-2006 dan terpilih sebagai peme- dari produksi film. Skenario adalah pan- nang pertama pada sayembara skenario duan utama bagi sutradara, produser, dan yang diadakan oleh Departemen Kebu- seluruh tim produksi untuk memvisua- dayaan dan Pariwisata Republik Indo- lisasikan dan menghidupkan cerita. Pon- Skenario yang ditulis oleh Arthur S. dasi awal dalam penciptaan film adalah Nalan tersebut menyisihkan 225 skenario skenario film, (Aristo, 2017: . Tanpa ske- lainnya yang ditulis penulis yang tersebar nario film yang baik, tidak akan tercipta se- se-Indonesia. Tentu skenario yang terpilih buah film yang baik. Dalam proses kreatif, sebagai pemenang merupakan skenario penulisan skenario seringkali merupakan terbaik yang dalam penilaiannya juri tahap yang penuh tantangan dan keru- dengan objektif menilai. Menurut penu- turan juri (Departemen Budaya, 2006: i. Beberapa tahun terakhir, terjadi per- sebanyak 225 skenario yang dinilai tidak kembangan pesat dalam industri film, ter- terdapat nama penulisnya, juri objektif menilai dengan melihat aspek penggalian artistik, teknologi, dan distribusi. Kom- ide/gagasan, ide/gagasan. Imam. Anggit Ae Analisis Proses Kreatif Penulisan. logika dan akar permasalahan, penye- Selain itu, data sekunder dikum- lesaian masalah, karakterisasi, struktur pulkan dengan cara studi Pustaka yang penceritaan, suasana dan irama kisah, serta bekaitan dengan penulisan skenario. kemungkinan produksi. Pada penelitian ini berfokus pada Skenario AuJalan PerkawinanAy karya penggalian proses kreatif penulisan yang Arthur S. Nalan yang terpilih menjadi dilakukan oleh penulis skenario. Mema- pemenang pertama berisi ide cerita yang hami proses kreatif penulisan scenario menceritakan mengenai novelis bernama harus dilakukan selain bermanfaat dalam Kirei berkebangsaan Jepang yang hendak dunia akademis, bermanfaat pula bagi menulis novel berlatar Jalan Daendels pembelajaran para penulisan scenario pe- (Jalan Raya Po. yang terbentang 1000 Km mula sehingga mereka dapat menciptakan dari Anyer sampai Panarukan. Dalam per- cerita yang lebih kuat dan relevan. jalanan menulis novelnya itu. Kirei diper- Proses kreatif penulisan skenario temukan dengan 3 orang lainnya yaitu film memiliki dampak pada kesuksesan Komara Cirebon, akhir sebuah produksi film, dan penelitian Wahdat yang berasal dari Banten, dan ini dapat memberikan panduan untuk Marry seorang Belanda yang tertarik peningkatan kualitas film. Dengan pema- dengan Batik Tuban. Novel ini bercerita haman yang lebih mendalam tentang pro- mengenai perjalanan yang di dalamnya ses kreatif penulisan skenario film, dapat disajikan berbagai kesenian dan kebuda- mendukung perkembangan industri film, yaan daerah setempat. Penulis. Arthur S. memberikan panduan kepada penulis ske- Nalan memberikan sentuhan yang luar nario yang sedang berkembang, dan me- biasa dalam menyisipkan berbagai ke- ningkatkan apresiasi terhadap seni sine- senian dan kebudayaan dalam perjalanan Oleh karena itu, penelitian ini me- yang berbalut kisah cinta berbeda kewar- miliki relevansi yang jelas dan mungkin ganegaraan yaitu Kirei (Jepan. dan Ko- memberikan manfaat yang signifikan bagi mara (Cirebo. , serta Marry (Beland. dan industri film. Wahdat (Bante. Skenario AuJalan PerkawinanAy karya METODE PENELITIAN Arthur S. Nalan ini belum ada yang meng- Jenis Penelitian kaji/menganalisis. Dengan begitu, kegiatan Penelitian ini menggunakan metode pengkajian yang dilakukan tergolong baru Metode penelitian kualitatif di- Penelitian dilakukan dengan pilih karena metode tersebut terbuka, men- metode penelitian kualitatif dengan Tek- dalam, dan naturalistik untuk mempelajari nik pengumpulan data berupa observasi, sesuatu, orang, dan peristiwa dalam sua- wawancara, serta studi Pustaka. Data pri- sana natural (Kielmann. Cataldo, & Seeley, mer dikumpulkan dengan observasi dan 2012: . Metode kualitatif dianggap tepat wawancara langsung kepada narasumber digunakan karena memungkinkan dilaku- yaitu pencipta dan narasumber penulis kan eksplorasi data lapangan secara kom123 LayaR: Jurnal Ilmiah Seni Media Rekam. Vol. 10 No. 2 Desember 2023 prehensif dari sumber primer yang bersifat penelitian berupa hasil wawancara dengan Melalui metode kualitatif, dihasil- Arthur S. Nalan yang berupa latar bela- kan data primer berupa observasi sumber kang kehidupannya serta cerita dan kepri- penciptaan skenario AuJalan PerkawinanAy Dalam penelitian ini dilakukan dan data berupa Auapa yang dikatakanAy Teknik wawancara semi-terstruktur. Sebe- oleh pencipta. lum melalukan proses wawancara, disus- Pengumpulan data dilakukan me- un terlebih dahulu daftar pertanyaan. Na- lalui observasi, wawancara, dan studi pus- mun, pewawancara tetap memberikan per- Observasi digunakan untuk memper- tanyaan tambahan pada jawaban yang oleh data berupa sumber-sumber pencip- taan seperti situasi tempat-tempat di Jalan Herdiansyah . Daendels, kesenian, kebudayaan, serta ka- bahwa wawancara semi-terstuktur berupa rakter dari para tokoh. Selain itu, wawan- wawancara yang terbuka, tetapi tetap cara berfungsi untuk mendapatkan data memiliki batasan berupa tema dan alur berupa penjelasan-penjelasan mengenai pembicaraan, ada pedoman yang disiap- proses penciptaan dan proses kreatif da- kan terlebih dahulu untuk memahami lam penulisan skenario AuJalan Perka- fenomena atau hal tertentu. winanAy. Wawancara yang akan dilakukan Dengan melakukan Teknik wawan- juga memungkinkan bertambahnya para cara semi-terstruktur, data yang diperoleh narasumber sebagai usaha untuk triangu- berupa data primer yang sifatnya menda- lasi data. Terakhir, studi pustaka untuk Namun, di sisi lain fungsinya yaitu memperoleh data sekunder sebagai pem- memberikan kenyamanan dalam berko- banding dan memperkuat hasil analisis, munikasi agar tidak terjadi kesan yang ter- merujuk pada hasil-hasil penelitian sebe- lalu formal. Wawancara dilakukan dengan lumnya, buku, dan artikel jurnal ilmiah kesan yang tidak terlalu formal. yang relevan. Data Primer dan Data Sekunder Objek Penelitian Kegiatan analisis teks skenario, dila- Objek material pada penelitian ini kukan dua tahap. Tahap pertama dilaku- adalah Skenario Film Jalan Perkawinan. kan beberapa kegiatan yaitu pembacaan Objek formal penelitian ini adalah proses karya, observasi, wawancara, dan studi kreatif Arthur S. Nalan. Pustaka. Setelah itu, dianalisis teks dengan memperhatikan data-data primer sebe- Data Penelitian lumnya yang didapatkan beserta keter- Data dalam penelitian ini adalah kaitan dengan skenario yang telah dibuat. Observasi peneliti ke tempat-tempat yang menjadi Observasi dilakukan di beberapa latar dalam cerita yaitu seperti Jalan Cadas titik yang menjadi latar/setting cerita ske- Pangeran. Sumedang. Selain itu, data nario AuJalan PerkawinanAy. Hasil observasi Imam. Anggit Ae Analisis Proses Kreatif Penulisan. memperlihatkan ada keotentikan tempat/ ngan tangan kiri sebagai simbol bahwa setting yang dibangun pada skenario dirinya tidak setuju dengan pembangunan dengan tempat asli. Seperti pada Skenario Jalan Raya Pos dengan sistem kerja paksa. AuJalan PerkawinanAy terdapat cerita menge- Seperti diketahui bahwa Jalan Raya Pos nai Jalan Cadas Pangeran yang terdapat dibangun dengan sistem pemaksaan. Ada- patung Gubernur Jenderal Herman Willem pun versi sejarah lain menjelaskan bahwa Daendels dengan Pangeran Kornel. Pada dilakukan pembayaran tetap dengan upah patung tersebut kedua tokoh bersalaman, yang murah atau di bawah standar. tetapi Pangeran Kornel bersalaman de- Gambar 1. Tempat Observasi. Jalan Raya Sumedang (Observasi, 2. Wawancara dipilih sebagai bentuk pengumpulan data Wawancara dilakukan pada dua primer untuk keperluan analisis skenario narasumber yaitu narasumber pertama dengan pendekatan Teun Van Dijk. Be- penulis naskah Skenario AuJalan Perkawi- rikut daftar narasumber pada penelitian nanAy dan narasumber kedua seorang analisis teks skenario AuJalan PerkawinanAy. NO. Narasumber NAMA JENIS NARASUMBER Prof. Arthur S. Nalan Penulis Skenario Fajar Desca. Pd. Pd. Praktisi Sejarah Tabel 1. Daftar Narasumber Narasumber pertama menjelaskan dari ide, motivasi latar yang ditentukan, banyak hal mengenai proses penciptaan cerita yang ada dalam setiap adegan/scene, dari Skenario Aujalan PerkawinanAy, mulai dan latar belakang pembangunan cerita LayaR: Jurnal Ilmiah Seni Media Rekam. Vol. 10 No. 2 Desember 2023 dan karakter. Sementara itu, narasumber kondisi pada saat pembangunan Jalan kedua menjelaskan secara detail catatan Raya Pos/Daendels utamanya di sekitar sejarah pembangunan Jalan Raya Pos serta cadas pangeran. Gambar 2. Wawancara dengan Narasumber Prof. Arthur S. Nalan (Observasi, 2. Gambar 3. Wawancara dengan Praktisi Sejarah. Fajar Desca. Pd. Pd. (Observasi, 2. Imam. Anggit Ae Analisis Proses Kreatif Penulisan. Studi Pustaka