Jurnal Ilmiah Sains. Teknologi. Ekonomi. Sosial dan Budaya Vol. 3 No. 4 Desember 2019 ____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________ ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SITINJAK KABUPATEN TAPANULI SELATAN Nurmawati1. Zuraidah2 dan Anto 3 Mahasiswa Ilmu Kesehatan Masyarakat. Institut Kesehatan Masyarakat. Dosen Ilmu Kesehatan Masyarakat. Institut Kesehatan Masyarakat nurmawatiharahap74@gmail. ABSTRAK Kekurangan atau kelebihan gizi pada masa hamil dapat berakibat kurang baik bagi kesehatan ibu dan janin yang dikandung. Pemenuhan kecukupan gizi Ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Sitinjak masih tergolong rendah, sehingga penelitian bertujuan untuk mengalisis faktor yang berhubungan dengan status gizi ibu hamil dengan rancangan cross sectional study. Penelitian dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Sitinjak Kabupaten Tapanuli Selatan, sampel yang digunakan adalah total sampling yaitu sebanyak 48 orang. Untuk menganalisis data tersebut adalah menggunakan uji chi square dan regresi logistik. Berdasarkan hasil perhitungan diketahui bahwa ada hubungan pengetahuan dengan status gizi ibu hamil dengan nilai p 0. Ada hubungan kepercayaan dengan status gizi ibu hamil dengan nilai p 0. Ada hubungan ekonomi dengan status gizi ibu hamil dengan nilai p 0. Ada hubungan dukungan suami dengan status gizi ibu hamil dengan nilai p Untuk meminimalisir angka gizi kurang pada ibu hamil, sebaiknya petugas kesehatan sebagai pendidik harus mampu memberikan pendidikan kesehatan dan konseling kepada masyarakat tentang gizi ibu hamil. Kata Kunci: Status Gizi. Ibu Hamil. Faktor-faktor PENDAHULUAN Kekurangan atau kelebihan gizi pada masa hamil dapat berakibat kurang baik bagi kesehatan ibu dan janin yang dikandung. Oleh karena itu, perhatian terhadap gizi ibu selama hamil merupakan salah satu hal penting dalam pengawasan kesehatan, karena ibu hamil memerlukan lebih banyak zat-zat gizi daripada wanita yang tidak hamil. Berdasarkan data World Health Organization Tahun 2015, banyak ibu meninggal akibat komplikasi selama Lebih dari 60. 000 kematian ibu di 115 negara disebabkan oleh kesehatan yang Berdasarkan data estimasi angka kematian ibu di Kabupaten Tapanuli Selatan . tahun 2017 adalah 38 per 100. 000 kelahiran hidup. Angka ini menurun jika dibandingkan dengan tahun 2014 sebesar 97 per 100. 000 kelahiran hidup dan pada tahun 2015 sebesar 88 000 kelahiran hidup. Angka kematian ibu yang . tersebut belum menggambarkan angka kematian ibu yang sebenarnya di populasi, karena diestimasikan masih banyak kematian ibu yang tidak terlaporkan baik dari sarana pelayanan kesehatan pemerintah, swasta dan masyarakat. Diprediksi angka kematian ibu tersebut masih lebih Tingginya angka kematian ibu tersebut merupakan suatu permasalahan yang kompleks, dan memerlukan perhatian khusus dari semua pihak termasuk masyarakat. Permasalahan kekurangan gizi tersebut perlu diteliti faktor penyebabnya, khususnya terjadinya kematian ibu Menurut Kementerian Kesehatan RI tahun 2018, penyebab kematian ibu telah dirinci menjadi dua, yaitu penyebab langsung dan penyebab tidak langsung. Puskesmas Sitinjak merupakan salah satu puskesmas yang berdiri di tengah-tengah masyarakat yang kental dengan adat dan budaya. Dimana, masyarakat lebih memilih belajar kepada orangtua yang telah berpengalaman perihal melahirkan dari pada harus mengikuti penyuluhan tentang gizi. Apalagi mayoritas penduduknya adalah petani yang lebih mementingkan sawah dan kebun salaknya daripada harus menghabiskan waktu untuk sekedar Lentera ISSN: 2548-835X, e ISSN: 2548-7663 Jurnal Ilmiah Sains. Teknologi. Ekonomi. Sosial dan Budaya Vol. 3 No. 4 Desember 2019 ____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________ konsultasi tentang kesehatannya khususnya ibu-ibu hamil. Berdasarkan hasil survey awal yang dilakukan peneliti di wilayah kerja Puskesmas Sitinjak Kabupaten Tapanuli Selatan dengan melakukan pengukuran IMT, diketahui bahwa dari 10 ibu hamil ditemukan 6 ibu hamil yang mengalami berat badan kurang. Hal ini menunjukkan bahwa pemenuhan kecukupan gizi Ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Sitinjak masih tergolong rendah. Berdasarkan paparan di atas, peneliti tertarik untuk meneliti tentang faktor yang berhubungan dengan status gizi ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Sitinjak Kabupaten Tapanuli Selatan. METODE PENELITIAN Jenis penelitian yang digunakan adalah cross sectional study dengan jumlah sampel populasi yaitu seluruh ibu hamil yang ada di wilayah kerja Puskesmas Sitinjak pada bulan Desember hingga bulan Januari tahun 2019 sejumlah 48 orang. Instrument pengumpul data pada penelitian ini adalah dengan menggunkana kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan uji chi square HASIL DAN PEMBAHASAN Analisis Univariat Analisis data univariat adalah analisis data yang dilakukan untuk satu variabel atau per variabel, pada penelitian ini analisis data univariat dilakukan untuk mengetahui faktor yang Berhubungan dengan Status Gizi Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Sitinjak Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2018. Distribusi Karakteristik Responden Berdasarkan Umur. dari 48 responden, sebagian besar responden berumur 36-45 tahun yaitu sebanyak 21 . ,75%), sebagian besar berpendidikan SMA yaitu sebanyak 25 . ,08%) responden, sebagian besar responden bekerja sebagai petani yaitu sebanyak 24 . ,00%) responden. Analisis Bivariat Hubungan Pengetahuan Dengan Status Gizi Ibu Hamil. diketahui bahwa hubungan pengetahuan dengan status gizi ibu hamil, dengan kateogori baik-baik yaitu sebanyak 6 responden . ,50%) dengan kategori baik-cukup yaitu sebanyak 0 responden . %), dan dengan kategori baik-kurang yaitu sebanyak 3 responden . ,25%), hubungan pengetahuan dengan status gizi ibu hamil, dengan kateogori cukup-baik yaitu sebanyak 4 responden . ,33%) dengan kategori cukup-cukup yaitu sebanyak 5 responden . ,42%), dan dengan kategori cukup-kurang yaitu sebanyak 8 responden . ,67%). Adapun hubungan pengetahuan dengan status gizi ibu hamil dengan kategori kurang-baik yaitu sebanyak 3 responden . ,25%), kategori kurang-cukup yaitu sebanyak 9 responden . ,75%) dan dengan kategori kurang-kurang yaitu sebanyak 10 responden . ,83%). Berdasarkan hasil perhitungan di atas diketahui bahwa hasil uji statistik chi-square diperoleh nilai p significancy yaitu 0,030 sehingga p < 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan pengetahuan dengan status gizi ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Sitinjak Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2018. Hubungan Kepercayaan Dengan Status Gizi Ibu Hamil. bahwa hubungan kepercayaan dengan status gizi ibu hamil, dengan kateogori positif-baik yaitu sebanyak 9 responden . ,75%) dengan kategori positif-cukup yaitu sebanyak 6 responden . ,50%), dan dengan kategori positif-kurang yaitu sebanyak 5 responden . ,42%). Adapun hubungan kepercayaan dengan status gizi ibu hamil dengan kategori negatif-baik yaitu sebanyak 4 responden . ,33%), kategori negatif-cukup yaitu sebanyak 8 responden . ,67%) dan dengan kategori negatifkurang yaitu sebanyak 16 responden . ,33%). Berdasarkan hasil perhitungan di atas Lentera ISSN: 2548-835X, e ISSN: 2548-7663 Jurnal Ilmiah Sains. Teknologi. Ekonomi. Sosial dan Budaya Vol. 3 No. 4 Desember 2019 ____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________ diketahui bahwa hasil uji statistik chi-square diperoleh nilai p significancy yaitu 0,003 sehingga p < 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan kepercayaan dengan status gizi ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Sitinjak Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2018. Hubungan Ekonomi Dengan Status Gizi Ibu Hamil. bahwa hubungan ekonomi dengan status gizi ibu hamil, dengan kateogori UMR-baik yaitu sebanyak 11 responden . ,92%) dengan kategori UMR -cukup yaitu sebanyak 5 responden . ,42%), dan dengan kategori UMRkurang yaitu sebanyak 5 responden . ,42%). Adapun hubungan ekonomi dengan status gizi ibu hamil dengan kategori dibawah UMR-baik yaitu sebanyak 2 responden . ,17%), kategori dibawah UMR-cukup yaitu sebanyak 9 responden . ,75%) dan dengan kategori dibawah UMR-kurang yaitu sebanyak 16 responden . ,33%). Berdasarkan hasil perhitungan di atas diketahui bahwa hasil uji statistik chi-square diperoleh nilai p significancy yaitu 0,003 sehingga p < 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan ekonomi dengan status gizi ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Sitinjak Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2018. Hubungan Dukungan Suami Dengan Status Gizi Ibu Hamil. bahwa hubungan dukungan suami dengan status gizi ibu hamil, dengan kateogori baik-baik yaitu sebanyak 9 responden . ,75%), kategori baik-cukup yaitu sebanyak 0 responden . %), dan kategori baik-kurang yaitu sebanyak 1 responden . ,08%), dengan kateogori cukup-baik yaitu sebanyak 2 responden . ,17%), kategori cukup-cukup yaitu sebanyak 13 responden . ,08%), dan kategori cukup-kurang yaitu sebanyak 2 responden . ,17%). Adapun hubungan dukungan suami dengan status gizi ibu hamil dengan kategori kurang-baik yaitu sebanyak 2 responden . ,17%), kategori kurang-cukup yaitu sebanyak 1 responden . ,08%) dan dengan kategori kurang-kurang yaitu sebanyak 18 responden . ,50%). Berdasarkan hasil perhitungan di atas diketahui bahwa hasil uji statistik chi-square diperoleh nilai p significancy yaitu 0,000 sehingga p < 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan dukungan suami dengan status gizi ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Sitinjak Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2018. Pembahasan Hubungan Pengetahuan dengan Status Gizi Ibu Hamil Pengetahuan ibu hamil juga sangat menentukan terpenuhinya kecukupan gizi, misalnya ibu yang memiliki pengetahuan yang baik pasti mengetahui bahwa dengan rutin mengikuti ANC dan mengikuti penyuluhan-penyuluhan yang ada akan sangat membantu ibu hamil dalam menambah pengetahuan bagaimana cara memenuhi kecukupan gizi ibu hamil, karena kader di Posyandu akan melakukan penimbangan untuk memantau kesehatan ibu hamil tersebut. Hubungan Kepercayaan dengan Status Gizi Ibu Hamil Berdasarkan hasil penelitian, seringkali ditemukan adanya pantangan makanan bagi ibu hamil terhadap jenis makanan tertentu yang jika dilihat dari nilai gizi bahan makanan tersebut mungkin saja dibutuhkan oleh ibu. Secara umum, tidak ada pantangan makanan bagi ibu hamil selama ibu tidak mengalami komplikasi ataupun mengalami penyakit lain. Adanya pantangan seperti itu akan menghambat pemenuhan kebutuhan gizi ibu yang akhirnya berbahaya bagi kesehatan ibu serta pertumbuhan dan perkembangan janin, sehingga perlu penjelasan kepada ibu tentang manfaat makanan serta bahaya pantangan. Hubungan Ekonomi dengan Status Gizi Ibu Hamil Tingkat pendidikan juga mempunyai hubungan dengan tingkat kesehatan. Semakin mudah menerima konsep hidup sehat secara mandiri, kreatif, dan berkesinambungan apabila semakin Lentera ISSN: 2548-835X, e ISSN: 2548-7663 Jurnal Ilmiah Sains. Teknologi. Ekonomi. Sosial dan Budaya Vol. 3 No. 4 Desember 2019 ____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________ tinggi tingkat pendidikannya. Tingkat Pendidikan juga sangat mempengaruhi kemampuan penerimaan informasi gizi, menentukan atau mempengaruhi mudahtidaknya seseorang menerima suatu pengetahuan, semakin tinggi pendidikan maka seseorang akan lebih mudah menerima informasi gizi. Hubungan Dukungan Suami dengan Status Gizi Ibu Hamil Dukungan suami memiliki pengaruh terhadap kesehatan ibu dan mempengaruhi perilaku ibu hamil sendiri. Berdasarkan hasil perhitungan di atas diketahui bahwa hasil uji statistik chisquare diperoleh nilai p significancy yaitu 0,000 sehingga p < 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan dukungan suami dengan status gizi ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Sitinjak Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2018. Gizi yang baik diperlukan seorang ibu hamil agar pertumbuhan janin tidak mengalami hambatan, dan selanjutnya akan melahirkan bayi dengan berat normal. Dengan kondisi kesehatan yang baik, system reproduksi normal, tidak menderita sakit, dan tidak ada gangguan gizi pada masa pra hamil maupun saat hamil, ibu akan melahirkan bayi lebih besar dan lebih sehat daripada ibu dengan kondisi kehamilan yang Ibu dengan kondisi kurang gizi kronis pada masa hamil sering melahirkan bayi BBLR, vitalitas yang rendah dan kematian yang tinggi, terlebih lagi bila ibu menderita anemia. Dengan demikian, gizi ibu selama kehamilan mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap hasil kandungannya. PENUTUP Simpulan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti di Wilayah Kerja Puskesmas Sitinjak Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2018, maka penelitian ini menghasilkan beberapa simpulan sebagai berikut: Ada hubungan pengetahuan dengan status gizi ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Sitinjak Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2018. Ada hubungan kepercayaan dengan status gizi ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Sitinjak Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2018. Ada hubungan ekonomi dengan status gizi ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Sitinjak Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2018 dan Ada hubungan dukungan suami dengan status gizi ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Sitinjak Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2018. Saran Berdasarkan simpulan di atas, maka disarankan: Agar ibu hamil, aktif mencari informasi tentang makanan yang baik di konsumsi, misalnya dengan cara aktif mengikuti penyuluhan yang dilakukan oleh petugas kesehatan, rajin mencari informasi terkait gizi yang diperlukan ibu hamil dari buku atau dari televisi. Agar ibu hamil rajin mengkonsumsi makanan bergizi, tanpa menghiraukan mitosmitos yang bertentangan dengan prinsip gizi. Agar ibu hamil lebih meyakini bahwa gizi yang baik itu sangat berpengaruh terhadap status gizi ibu hamil yang juga memengaruhi perkembangan janin, serta meninggalkan kepercayaan nenek moyang yang bertentangan dengan prinsip gizi. Agar ibu hamil membeli bahan makanan yang terjangkau, karena makanan bergizi tidak harus mahal. Misalnya wortel, ikan laut, tomat dan lain-lain. Agar ibu hamil membuat stok bahan makanan di rumah untuk beberapa hari apabila jarak rumah jauh dari pasar. Agar ibu hamil melakukan imunisasi TT selama 2 kali Lentera ISSN: 2548-835X, e ISSN: 2548-7663 Jurnal Ilmiah Sains. Teknologi. Ekonomi. Sosial dan Budaya Vol. 3 No. 4 Desember 2019 ____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________ Agar suami memberikan perhatian terhadap perkembangan status gizi ibu hamil, mislanya dengan cara membantu mencari informasi terkait gizi, membantu ibu mencari bahan makanan yang bergizi. Agar ibu hamil dapat memilah-milah informasi yang salah terkait gizi yang terpapar di lingkungan, misalnya dengan cara membandingan dengan teori-teori gizi yang telah diberikan oleh petugas kesehatan. DAFTAR PUSTAKA