Jurnal Pengabdian Untuk Mu NegeRI Vol. 9 No. November 2025 p-ISSN : 2550-0198 e-ISSN : 2745-3782 Peningkatan Literasi Keuangan dan Investasi Generasi Z di SMK Labor Binaan FKIP UNRI Pekanbaru Lathif Arafat. A1. Williya Meta2 Alvi 3 Arifin4 Tatia Patricia Belva5 PUI Center for Fintech Innovation and Sustainable Economics. Universitas Prima Indonesia Manajemen,PSDKU Kota Pekanbaru. Universitas Prima Indonesia Manajemen,PSDKU Kota Pekanbaru. Universitas Prima Indonesia Manajemen,PSDKU Kota Pekanbaru. Universitas Prima Indonesia Manajemen,PSDKU Kota Pekanbaru. Universitas Prima Indonesia Manajemen,PSDKU Kota Pekanbaru. Universitas Prima Indonesia email: lathifarafat. a@unprimdn. Abstract The low level of financial literacy among Generation Z presents a real issue that contributes to their limited participation in the capital market. A lack of understanding regarding risk profiles, investment strategies, and fear of financial loss has left many school-aged students unprepared to begin investing. This community service program aimed to enhance financial literacy and basic investment skills among students of SMK Labor Binaan FKIP UNRI Pekanbaru. The scope of the program included education on capital markets, risk profile assessment, and training in selecting appropriate investment The methods employed involved a participatory approach, interactive training, and evaluation through pre- and post-tests. A total of 52 students actively participated in the activity. Evaluation results showed a significant increase in studentsAo investment knowledge, with average scores rising from 46. re-tes. ost-tes. , and self-confidence in making investment decisions improving from 2. 4 to 4. 1 on a 5-point Likert scale. This activity demonstrated that a structured and participatory educational approach is effective in preparing Generation Z to invest wisely. Similar programs should be widely implemented to strengthen a culture of financial literacy at the secondary education level. Keywords: financial literacy. Generation Z, investment, capital market, community service. Abstrak Rendahnya literasi keuangan di kalangan Generasi Z menjadi permasalahan nyata yang berdampak pada minimnya partisipasi mereka dalam pasar modal. Kurangnya pemahaman mengenai profil risiko, strategi investasi, dan ketakutan terhadap kerugian menyebabkan banyak siswa usia sekolah tidak memiliki kesiapan untuk mulai berinvestasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan dan kemampuan dasar investasi bagi siswa SMK Labor Binaan FKIP UNRI Pekanbaru. Ruang lingkup kegiatan meliputi edukasi mengenai pasar modal, asesmen profil risiko, dan pelatihan pemilihan instrumen investasi. Metode yang digunakan meliputi pendekatan partisipatif, pelatihan interaktif, serta evaluasi pre-test dan post-test. Sebanyak 52 siswa mengikuti kegiatan ini secara aktif. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tingkat pemahaman siswa terhadap investasi, dari rata-rata skor 46,3 . re-tes. menjadi 78,6 . ost-tes. , serta peningkatan kepercayaan diri dalam mengambil keputusan investasi dari skor 2,4 menjadi 4,1 pada skala Likert 1Ae5. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan edukatif yang terstruktur dan partisipatif efektif dalam meningkatkan kesiapan Generasi Z untuk berinvestasi secara bijak. Program serupa perlu direplikasi secara luas untuk memperkuat budaya literasi keuangan di tingkat pendidikan Kata kunci: literasi keuangan. Generasi Z, investasi, pasar modal, pengabdian masyarakat PENDAHULUAN Investasi memegang peran penting dalam perencanaan keuangan jangka panjang, terutama di pasar modal, yang menawarkan potensi keuntungan yang signifikan. Namun, meskipun berbagai instrumen investasi tersedia, partisipasi Generasi Z dalam pasar modal masih tergolong rendah. Penelitian menunjukkan https://doi. org/10. 37859/jpumri. Jurnal Pengabdian Untuk Mu NegeRI Vol. 9 No. November 2025 bahwa salah satu faktor utama yang menyebabkan hal ini adalah kurangnya literasi keuangan, meskipun Generasi Z memiliki pemahaman dasar tentang konsep Dalam penelitian oleh . ditemukan bahwa meskipun mereka memiliki pengetahuan yang memadai, faktor pendapatan yang terbatas dan tidak stabil seringkali menghambat mereka untuk Selain itu, ketidakpastian terkait risiko investasi dan keterbatasan akses ke platform yang mudah digunakan juga berkontribusi terhadap rendahnya minat mereka untuk terlibat dalam pasar modal . Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan upaya yang lebih besar dalam memberikan edukasi dan pelatihan mengenai investasi di pasar modal. Penelitian . menunjukkan bahwa pemahaman yang lebih mendalam tentang investasi di pasar modal dapat dicapai melalui seminar dan pelatihan yang dapat membangkitkan minat serta meningkatkan kesadaran generasi muda. Lebih lanjut, literasi keuangan yang baik terbukti pengambilan keputusan investasi yang cerdas. Meskipun generasi muda terpengaruh oleh media sosial dan influencer, mereka masih memerlukan bimbingan dan akses yang lebih baik untuk melakukan investasi yang bijak. Oleh karena itu, meningkatkan literasi keuangan, menyediakan platform yang ramah pengguna, serta intervensi berbasis memfasilitasi akses informasi yang relevan mengenai investasi . Dengan pendekatan yang holistik ini, partisipasi Generasi Z dalam pasar modal diharapkan dapat meningkat, memotivasi mereka untuk berinvestasi dan merencanakan keuangan jangka panjang dengan lebih baik . Salah satu tantangan utama yang dihadapi Generasi Z dalam investasi di pasar modal adalah kurangnya pengetahuan mengenai cara memilih instrumen investasi yang sesuai dengan profil risiko mereka. https://doi. org/10. 37859/jpumri. p-ISSN : 2550-0198 e-ISSN : 2745-3782 Penelitian menunjukkan bahwa rendahnya literasi keuangan di kalangan generasi ini menjadi penyebab utama masalah tersebut. menyatakan bahwa edukasi yang lebih baik diperlukan untuk mengajarkan Generasi Z tentang cara dan strategi berinvestasi yang tepat. Selain itu, banyak di antara mereka yang merasa cemas mengenai potensi kerugian, terutama ketika mereka baru memulai dan tidak memiliki pengalaman atau pemahaman yang cukup tentang fluktuasi pasar . Rasa cemas ini sering kali menjadi hambatan utama bagi mereka untuk memulai investasi. Fenomena kecemasan ini didukung oleh temuan . , yang mengungkapkan bahwa faktor-faktor seperti perilaku herd dan literasi keuangan sangat mempengaruhi keputusan investasi Generasi Z. Penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik pengalaman investasi tidak memiliki pengaruh signifikan, menyoroti pentingnya pendidikan dan literasi keuangan dalam membangun kepercayaan diri untuk membuat keputusan investasi yang tepat. Oleh karena itu. Generasi Z perlu difasilitasi dengan informasi yang jelas mengenai pemilihan instrumen investasi yang sesuai dengan profil risiko mereka . juga menyarankan bahwa pengalaman investasi dan toleransi risiko memiliki hubungan erat dengan keputusan investasi yang diambil, di mana literasi keuangan berfungsi sebagai variabel moderasi. Peningkatan pemahaman mereka terhadap instrumen investasi dan mekanisme pasar dapat mengurangi rasa cemas dan keraguan yang mereka rasakan . Secara keseluruhan, tantangan yang dihadapi Generasi Z dalam berinvestasi erat kaitannya dengan kurangnya pengetahuan dan literasi keuangan, serta ketidakpastian terkait risiko yang mereka hadapi. Program edukasi yang lebih terstruktur dapat membantu generasi muda membangun kepercayaan diri dan keterampilan yang diperlukan untuk memulai investasi . p-ISSN : 2550-0198 e-ISSN : 2745-3782 Investasi strategis dalam membentuk masa depan keuangan yang stabil dan berkelanjutan, terutama di era digital saat ini yang memungkinkan akses lebih luas ke berbagai instrumen investasi, termasuk pasar modal. Namun, meskipun peluang ini tersedia, tingkat partisipasi Generasi Z dalam investasi masih tergolong rendah. Rendahnya tingkat literasi keuangan, kekhawatiran akan risiko investasi, serta keterbatasan akses informasi menjadi hambatan utama yang menyebabkan kelompok usia ini ragu dalam mengambil keputusan investasi . Studi oleh . juga menunjukkan bahwa ketidakpastian pasar dan keterbatasan pemahaman terhadap instrumen investasi merupakan faktor dominan yang menurunkan minat investasi. Dalam partisipasi pasar modal di kalangan Generasi menyarankan pentingnya pelatihan dan edukasi berbasis teknologi dan pendekatan . Pendidikan berbasis kegiatan langsung seperti seminar, pelatihan, dan praktik simulasi telah terbukti efektif dalam meningkatkan tingkat literasi dan kepercayaan diri dalam pengambilan keputusan investasi . Penerapan behavioral finance dalam edukasi juga memberikan kontribusi dalam mengatasi hambatan psikologis seperti ketakutan terhadap kerugian dan keraguan dalam memilih instrumen investasi yang sesuai dengan profil risiko individu . Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan literasi keuangan dan pemahaman mengenai investasi pasar modal di kalangan siswa SMK, khususnya di SMK Labor Binaan FKIP UNRI Pekanbaru. Program ini dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman tentang profil risiko, pengenalan instrumen investasi. Kebaruan dari kegiatan ini terletak pada penggunaan metode partisipatif yang disesuaikan dengan karakteristik Generasi Jurnal Pengabdian Untuk Mu NegeRI Vol. 9 No. November 2025 Z, dan integrasi elemen evaluatif berbasis Ruang lingkup kegiatan meliputi koordinasi lembaga, pelaksanaan pelatihan, asesmen profil risiko, serta pengukuran perubahan pengetahuan dan sikap siswa terhadap investasi pasar modal. METODE PENGABDIAN Dalam rangka mencapai tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat metodologi sebagai berikut: Koordinasi dan Persiapan Koordinasi awal dilakukan dengan pihak SMK Labor Binaan FKIP UNRI Pekanbaru, dengan Kepala Sekolah serta Kepala Program Keahlian Akuntansi dan Keuangan Lembaga, serta Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran. Kegiatan disepakati untuk menyasar siswa kelas XI dan XII dengan latar belakang pembelajaran ekonomi dan akuntansi sebagai sasaran Jumlah dan Karakteristik Peserta Sebanyak 52 siswa dari dua jurusan berpartisipasi dalam kegiatan ini, terdiri dari 31 siswa perempuan dan 21 siswa laki-laki, dengan rentang usia 16Ae18 tahun. Sebagian besar menyatakan memiliki pengetahuan dasar tentang konsep tabungan dan bunga, namun minim terhadap pasar modal dan risikonya. Pelaksanaan Pelatihan Pendampingan Kegiatan pelatihan dilakukan secara tatap muka selama satu hari penuh, terdiri atas tiga sesi: A Sesi 1: Pengenalan investasi dan pasar modal A Sesi 2: Identifikasi profil risiko individu . elalui kuis berbasis https://doi. org/10. 37859/jpumri. Jurnal Pengabdian Untuk Mu NegeRI Vol. 9 No. November 2025 Sesi 3: Simulasi pemilihan instrumen investasi berdasarkan profil risiko Materi disampaikan menggunakan presentasi interaktif, video edukatif, dan diskusi kelompok. Pendekatan Partisipatif Siswa diajak aktif melalui metode self-assessment profil risiko, kuis interaktif berhadiah, dan studi kasus Proses ini mendorong keterlibatan siswa secara langsung dalam mengenali karakteristik dan A HASIL DAN PEMBAHASAN Program berhipotesis bahwa peningkatan literasi keuangan melalui pendidikan yang tepat, serta penyediaan akses ke platform investasi digital yang ramah pengguna, akan membantu Generasi Z membuat keputusan investasi yang lebih cerdas, mengatasi hambatan psikologis mereka, p-ISSN : 2550-0198 e-ISSN : 2745-3782 dan berpartisipasi lebih aktif di pasar Hasil pre-test menunjukkan ratarata pemahaman siswa sebesar 46,3, sedangkan skor post-test meningkat menjadi 78,6, mencerminkan kenaikan sebesar 69,7%. Skor kepercayaan diri siswa dalam investasi meningkat dari rata-rata 2,4 menjadi 4,1 pada skala 5 poin. Selain itu, hasil kuis profil risiko menunjukkan bahwa 57,6% siswa tergolong konservatif, 32,7% moderat, dan 9,6% agresif, yang menjadi dasar diskusi dalam sesi simulasi pemilihan Kegiatan ini terbukti meningkatkan pemahaman konseptual dan keterampilan praktis siswa dalam mengenali profil risikonya serta membuat simulasi alokasi Pendekatan partisipatif terbukti efektif dalam membangun keterlibatan siswa secara aktif dan reflektif dalam Evaluasi pasca-kegiatan juga menunjukkan bahwa siswa mengapresiasi format kegiatan yang interaktif dan Gambar 2. Dokumetasi Literasi Keuangan di SMK Labor Binaan FKIP UNRI Pekanbaru Temuan ini sejalan dengan . yang menegaskan bahwa pendidikan berbasis partisipatif mampu meningkatkan kompetensi literasi keuangan generasi Keterlibatan aktif peserta dalam mengidentifikasi preferensi investasinya terbukti mampu menurunkan kecemasan terhadap risiko investasi, sebagaimana dijelaskan oleh . Penerapan model ini memperlihatkan efektivitasnya dalam membentuk perilaku dan sikap positif terhadap investasi. https://doi. org/10. 37859/jpumri. SIMPULAN Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berhasil meningkatkan literasi keuangan siswa SMK terkait investasi di pasar modal Peningkatan signifikan dalam pemahaman dan kepercayaan diri siswa menunjukkan bahwa intervensi edukasi yang dirancang secara kontekstual dan melibatkan peserta secara aktif sangat efektif dalam menjawab tantangan literasi keuangan di kalangan Generasi Z. Oleh Jurnal Pengabdian Untuk Mu NegeRI Vol. 9 No. November 2025 p-ISSN : 2550-0198 e-ISSN : 2745-3782 karena itu, perluasan program sejenis di berbagai satuan pendidikan menengah perlu terus didorong, dengan dukungan teknologi dan penyesuaian kurikulum yang relevan untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi dunia keuangan yang semakin kompleks. UCAPAN TERIMAKASIH Dalam hal ini, penulis ingin mengucapkan terima kasih yang sebesarbesarnya kepada manajemen SMK Labor Binaan FKIP UNRI Pekanbaru atas pengabdian masyarakat, serta kepada rekan-rekan yang telah memberikan masukan berharga dalam penyelesaian artikel ini. Bakalan Kabupaten Sukoharjo,Ay Selaparang J. Pengabdi. Masy. Berkemajuan, vol. 6, no. 1, p. 31764/jpmb. Lestari. Indriani, and N. Kartikasari. AuPengaruh Literasi Keuangan. Return. Persepsi Risiko. Gender Dan Kemajuan Teknologi Terhadap Minat Investasi Mahasiswa,Ay J. Ris. Mhs. Akunt. 2, no. 4, pp. 726Ae738, 2022, doi: 29303/risma. Badriatin. Rinandiyana. Sudiarti. Saepudin. AuIntroducing Investment Culture Through Capital Market,Ay JMM (Jurnal Masy. Mandir. , vol. 4, no. 31764/jmm. Yuliantoro. Arifulsyah. Bhayangkara, and M. Zifi. AuLiterasi Dan Edukasi Investasi Untuk Generasi Z SMA Al-Ittihad Pekanbaru,Ay Jiter-Pm, vol. 1, no. 1Ae9, 2023, doi: 10. 35143/jiterpm. Pramesti and M. Graciafernandy. AuPengaruh Literasi Keuangan. Herding Behaviour. Dan Karakteristik Demografi Terhadap Keputusan Investasi Pada Generasi Z Di Kota Semarang,Ay J. Ris. Ekon. Dan Bisnis, vol. 17, no. 2, p. 26623/jreb. Yulianti and N. Hartati. AuAnalisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Investasi Generasi Z Di Kabupaten Bekasi,Ay J. Ekobistek, 12, no. 2, pp. 608Ae613, 2023, doi: 10. 35134/ekobistek. Lathifah and A. Garbo. AuInvestasi Saham Syariah Di Tengah Pandemi COVID-19: Peran Pengetahuan Dan Social Media Influencer,Ay Abhats J. Islam Ulil Albab, vol. 3, no. 1, 2022, doi: DAFTAR PUSTAKA