Original Article Koping spiritual pada penyintas Nurlia Ikaningtyas1. Talosig T Anunciacion 2 STIKES Bethesda Yakkum Yogyakarta1*. Universitas Saint Paul Philippines2 Jurnal Kesehatan e-ISSN: 2502-0439 Informasi artikel Diterima : 19 Maret 2025 Revisi : 05 April 2025 Diterbitkan : 31 Juli 2025 Korespondensi nama penulis: Nurlia Ikaningtyas afiliasi: STIKES Bethesda Yakkum Yogyakarta email : nurlia@stikesbethesda. Sitasi: Ikaningtyas. Anunciacion. Koping spiritual pada penyintas stroke. Jurnal Kesehatan. Vol ABSTRAK Yogyakarta menjadi provinsi dengan prevalensi stroke tertinggi di Indonesia, mencapai 11. 4% pada tahun 2023. Penyintas stroke yang bertahan hidup harus menghadapi berbagai efek jangka panjang yang berpengaruh pada kualitas hidup mereka, termasuk masalah mobilitas, kelelahan, gangguan emosional, dan penurunan fungsi kognitif. Dalam menghadapi kondisi ini, mekanisme koping yang diterapkan oleh penyintas stroke menjadi faktor penting dalam menentukan kualitas hidup mereka setelah stroke. Desain penelitian ini menggunakan desain penelitian Tempat penelitian adalah kota Yogyakarta. Teknik pengambilan sampling menggunakan purposive Jumlah sampel didapatkan hingga data jenuh. Jumlah partisipan dalam penelitian ini adalah sepuluh Penelitian ini menghasilakan 48 koding dan empat tema besar yaitu Koping spiritual menjadikan seseorang berfikir posistif, dukungan spiritual dari orang lain meningkatkan koping, praktik spiritual yang dilakukan penyintas stroke, dan koping spiritual meningkatkan penerimaan terhadap kondisinya. Kondisi penyintas stroke tidka mudah untuk dihadapi mereka harus beradaptasi dengan kondisi tubuhnya yang berubah tiba-tiba. Dukungan dari tenaga Kesehatan, keluarga, dan komunitas akan membantu penyintas stroke untuk mempunyai koping yang adaptif. Saran bagi peneliti selanjutnya untuk dapat meneliti dukungan spiritual yang tepat diberikan kepada penyintas Kata kunci: stroke, penyintas stroke, koping spiritual ABSTRACT Yogyakarta became the province with the highest stroke prevalence in Indonesia, reaching 11. 4% in 2023. Stroke survivors who manage to survive must face various long-term effects that impact their quality of life, including mobility issues, fatigue, emotional disturbances, and cognitive decline. In dealing with these conditions, the coping mechanisms adopted by stroke survivors play a crucial role in determining their quality of life after a stroke. This study employed a qualitative research design. The research was conducted in Yogyakarta City. The sampling technique used was purposive sampling, with the number of samples determined until data saturation was reached. The total number of participants in this study was ten. The study resulted in 48 codes and identified four major themes: . Spiritual coping helps individuals think positively, . Spiritual support from others enhances coping, . Spiritual practices performed by stroke survivors, and . Spiritual coping improves acceptance of their The condition of stroke survivors is not easy to endure, as they must adapt to sudden changes in their Support from healthcare professionals, family, and the community can help stroke survivors develop adaptive coping mechanisms. Future researchers are advised to explore appropriate spiritual support for stroke Keywords: stroke, stroke survivors, spiritual coping Pendahuluan Yogyakarta Stroke dengan prevalensi stroke tertinggi di serebro vaskuler yang menyebabkan Indonesia, gangguan neurologis secara tiba-tiba akibat gangguan suplai darah ke otak. Indonesia, 2. Penyintas stroke Stroke tidak hanya berdampak pada pasien secara individu tetapi juga pada keluarga dan masyarakat secara luas. Data dari Pusat Data dan Informasi Kementerian Indonesia Kesehatan . Republik (Survei Kesehatan gangguan emosional, dan penurunan jumlah penyintas stroke di Indonesia fungsi kognitif (Walsh, 2. Dalam 825 orang, dengan menghadapi kondisi ini, mekanisme koping yang diterapkan oleh penyintas stroke pertama berkisar antara 18% stroke menjadi faktor penting dalam hingga 37%, dan mencapai 62% untuk menentukan kualitas hidup mereka setelah stroke (Meng et al. , 2. Registrasi Sampel Sistem Indonesia (SRS) Strategi tahun 2014 menunjukkan bahwa stroke merupakan penyebab utama kematian, mencapai 21,1% dari seluruh penyebab didasarkan pada hubungan dengan kematian di semua kelompok usia. Tuhan, yang transenden, dan elemenelemen tertinggi lainnya. Strategi ini Menurut data Survei Kesehatan Indonesia penuh stres, penyakit, dan penderitaan (Cabaco. Caldeira. Vieira, et al. , 2. Berbagai stresor berat akibat penyakit Stroke mengendalikan dan mengatasi situasi stroke di Indonesia mencapai 8,3 per jantung dan kanker, yaitu mencapai hilangnya kendali mereka. Akibatnya. Rp5,2 triliun pada 2023. pasien mungkin mencari kekuatan yang lebih tinggi di luar diri mereka sendiri untuk mendapatkan kembali kendali dalam penelitian ini adalah 10 orang. atas proses kehidupan mereka. Kriteria inklusi: penyintas stroke yang Koping spiritual dalam penyakit mendapat serangan stroke kurang dari disabilitas permanen dan membantu mengatasi beban gejala, yang pada Pengumpulan in-depth Dalam konteks stroke. Analisis data menggunakan metode hubungan spiritual yang kuat dapat analisis kualittaif Creswell Clearance dilakukan oleh komite Etik pasca-stroke. Universitas Saint Paul Philippines 2019- 01-PhDNS-03 meningkatkan motivasi untuk bekerja Hasil lebih keras selama rehabilitasi, serta Hasil dalam penelitian ini terdapat 48 mendorong pasien untuk menghadapi koding dan empat tema. Keempat tema tantangan setelah stroke (Chow & Becker. Reynolds. Omu. Lamb. Alobaidi, tersebut adalah: Koping Buchanan, spiritual pada penyintas stroke. "Saya bersyukur masih diberi kesempatan hidup oleh Tuhan. "(P. "Saya lebih dekat dengan Tuhan dan menikmati hidup. " (P. Metode "Saya tidak boleh dijenguk, tapi tetap merasa tenang karena yakin Tuhan bersama saya. "(P. memahami bagaimana strategi coping Desain seseorang berfikir posistif Godfrey, et al. , 2. Oleh karena itu. Ethic Dukungan spiritual dari orang lain Tempat penelitian adalah meningkatkan koping kota Yogyakarta. Teknik pengambilan "Saya berdoa kepada Tuhan, siap menerima apa pun yang terjadi. Anak saya selalu menelepon dan mendoakan saya setiap hari. "(P. Jumlah sampel didapatkan hingga data jenuh. Jumlah partisipan "Perawat mengajak saya berdoa, itu membantu saya untuk lebih tenang. (P. Pembahasan Koping Pada penelitian ini ditemukan bahwa partisipan yang menggunakan koping spiritual berusaha untuk berpikir positif bahwa segala sesuatu atas penyintas stroke kendali Tuhan. Koping religius/spiritual "Saya sadar sudah di rumah sakit, bingung tetapi langsung berdzikir. perilaku berdasarkan keyakinan dan "Saya membaca firman Tuhan, dan mendengarkan lagu rohani. Ay(P. Koping seseorang berfikir posistif "Kadang bosan dengan latihan, didoakan, semangat saya bangkit "(P. Praktik nilai individu untuk menghadapi stres (Tix & Frazier, 1. Ini adalah strategi coping yang berfokus pada masalah penerimaan terhadap kondisinya dan emosi, dengan potensi mengubah "Saya menerima kondisi ini sebagai rencana Tuhan dalam hidup saya. (P. "Saya berdoa kepada Tuhan, siap menerima apa pun yang terjadi. (P. (Folkman & Moskowitz, 2. Strategi ini beroperasi pada tingkat makna pencarian makna dalam menghadapi stresor (Park, 2. Konsep ini berasal "Saya marah dengan perawat, mereka hanya sibuk bolak-balik dan tidak melakukan apa pun. Saya meminta untuk dirujuk ke rumah sakit lain meskipun tanpa BPJS, yang penting ditangani dengan Dokter bilang kami berusaha semaksimal mungkin, tetapi proses penyembuhan lama. Ibu harus Akhirnya saya mencoba menerima kenyataan ini sebagai salah satu ujian dari TuhanAy(P. dari karya teoretis Pargament . dan dikembangkan dalam kerangka model transaksional stres dari Folkman Lazarus konteks interaksi antara individu dan lingkungan, serta bagaimana individu Sifat positif atau negatif dari coping ini bergantung pada bagaimana individu Pergament bahwa dari lima fungsi mendasar dalam . kaitannya dengan Tuhan atau sosok ilahi (Lyng, 2013. Pargament, 2. dengan kelompoknya sehingga saat Spiritualitas seseorang yang memiliki spiritualitas meningkatkan koping. Coping spiritual dengan baik. Koping spiritual adalah cara seseorang dalam menghadapi terhadap pemecahan masalah dalam stresor dan kecenderungan perilaku konteks religius . isalnya, mencari dengan menggunakan pedoman nilai- dibangun melalui indikator berpikir positif, bertindak positif, dan berharap keterhubungan spiritual dengan orang positif (Purnama, 2. Koping spitual membuat seseorang mencari makna seseorang mulai membuka diri untuk dalam setiap kejadiannya hidupnya mencari atau menerima komunitas Koping Tuhan (Pargament Saat dalam kehidupannya sehingga seorang sesseorang tersebut mulai memakai mampu mengevaluasi hasil negative mekanisme koping yang konstruktif. menjadi sesuatu yang positif. Dukungan spiritual dari orang lain Praktik spiritual yang dilakukan meningkatkan koping pasien stroke. Pargament Doa sebagai bentuk hubungan mengidentifikasi lima fungsi mendasar yang dibangun antara seseorang dan Tuhan religius/spiritual: memberikan makna pada peristiwa, kebencian, tetapi juga sebagai media tantangan, menemukan kenyamanan. Tuhan, penyakit Dengan (Travelbee, 1. Menurut Shara . , agar dzikir harapan mendapatkan kelegaan dan dengan ikhlas dan rendah hati agar dapat masuk ke jiwa atau hati. Tidak Beberapa mekanisme coping spiritual karena makhluk yang seimbang secara total dianggap membuat seseorang menjadi dan bukan hanya merupakan makhuk Tuhan Ketika agama ((Baqutayan, 2. Namun, seseorang berdoa secara diam-diam yang lain mengakui bahwa perilaku dan berserah diri kepada-Nya sebagai spiritual, termasuk doa, merupakan individu, mereka dapat memasuki alam . Kedekatan Doa sebagai mekanisme dengan Tuhan ini memberikan relaksasi pada tubuh dan akhirnya berdampak yang konsisten menurunkan kecemasan. tidak hanya lebih efektif tetapi juga merupakan hal yang mutlak untuk Koping dapat merasakan manfaatnya. Tidak penerimaan terhadap kondisinya ada doa yang efektif tanpa hubungan yang baik dengan Tuhan (Deak & Stroke Mengga, 2. Penelitian ini konsisten dengan penelitian Rao. Sibbritt. Phillips, berfungsi secara normal (Chow & dan lainnya . , yang menunjukkan Becker, 2. , yang menjadi sumber bahwa doa adalah cara yang paling stres bagi pasien, sehingga mereka diterima untuk menghadapi keadaan perlu menggunakan strategi coping. sulit dalam hidup (Rao et al. , 2. Kepercayaan Tuhan Kemampuan untuk menemukan makna kehendak-Nya spiritual dalam penyakit dipengaruhi penyakit Pasien-pasien Kesimpulan Koping spiritual merupakan salah mentoleransi kelumpuhan, sehingga digunakan penyintas stroke untuk bisa kecemasan dapat berkurang. beradaptasi dengan kondisinya yang Hasil ini sejalan dengan temuan Omu. Alobaidi, & Reynolds . , yang menyatakan bahwa kepercayaan kepada Tuhan membantu penderita Dukungan spiritual dari orang lain untuk menerima kondisi baru mereka membuat penyintas stroke semakin pasca-stroke berusaha berpikir Beberapa psikolog menentang adanya Keyakinan kepada Tuhan melemahkan mental. Namun dalam untuk beradaptasi dengan dampak stresor yang dialami, sehingga mereka penyintas stroke menggunakan praktik- menjadi lebih kuat dari sebelumnya (Hatamipour et al. , 2. (Albaugh, (Aspinal et al. , 2. Stroke memberikan perspektif baru dalam kehidupan pasien, di mana hidup dengan Tuhan, bisa memaknai kondisi yang dialami saat ini dan akhirnya lagu-lagu Menjalani hidup dengan makna dan dapat menerima kondisinya saat ini. harapan merupakan faktor penting Saran yang berkontribusi dalam membantu Kondisi penyintas stroke tidka individu beradaptasi dengan penyakit mudah untuk dihadapi mereka harus beradaptasi dengan kondisi tubuhnya emosional, dan meningkatkan kualitas yang berubah tiba-tiba. Dukungan dari Kesehatan, komunitas akan membantu penyintas focus of new nursing diagnoses. Int Nurs Knowl. :156Ae164. [PubMed: stroke untuk mempunyai koping yang Bagi peneliti selanjutnya untuk dapat meneliti dukungan spiritual yang Chow. Becker. Spiritual distress to spiritual transformation : stroke survivors Hongkong. Journal of Aging Studies, 24 : 313 Ae 324 Daftar Pustaka