http://e-journals. id/index. php/JKPBK Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan. Vol 8 No 1. Juni 2025. pISSN : 2654-5241 eISSN : 2722-7573 Artikel Penelitian The Effectiveness Of Music Therapy On Reducing Stress In Preparing Thesis In Nursing Students at Lambung Mangkurat University Siti Habibah1. Mutia Rahmah2 . Tina Handayani Nasution3 Abstrak Pendahuluan : Mahasiswa dihadapkan pada berbagai macam hambatan dalam proses menulis karya ilmiah sehingga menyebabkan mahasiswa menjadi stres. Terdapat upaya yang dapat dilakukan untuk menurunkan stres yaitu melalui terapi musik alam. Tujuan : untuk mengetahui efektivitas pemberian terapi musik terhadap penurunan stres dalam menyusun skripsi pada Mahasiswa Keperawatan Universitas Lambung Mangkurat. Metode : Penelitian ini menggunakan desain Quasi-experiment yaitu dengan perancangan yang digunakan adalah One Group Pre-Test dan Post-Test. Populasi dalam penelitian mahasiswa Keperawatan Universitas Lambung Mangkurat yang sedang menyusun skripsi, menyukai musik suara alam, dan tidak memiliki trauma dengan suara alam, dengan pemilihan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan pertanyaan kuesioner Perceived Stress Scale (PSS). Hasil : : Analisis data menunjukkan nilai sig. <0,001 pada pemberian terapi musik alam, yang artinya . < 0,. terdapat pengaruh yang signifikan pada pemberian terapi musik alam terhadap penurunan tingkat stres Penurunan score tingkat stres pada mahasiswa Keperawatan yang sedang menyusun skripsi sebanyak 957 . 91 menjadi 13. Sehingga terapi musik alam tersebut memiliki pengaruh terhadap penurunan tingkat stres pada mahasiswa yang sedang menyusun skripsi. Kesimpulan : Pemberian terapi musik alam terbukti efektif dalam menurunkan score stres secara signifikan dalam menyusun skripsi pada mahasiswa Keperawatan Universitas Lambung Mangkurat. Kata kunci: Mahasiswa. Musik. Stres Abstract Introduction: Students often encounter various obstacles in the process of writing scientific papers, which can lead to One effort to reduce stress is through natural music therapy. Aim : The effectiveness of natural music therapy in reducing stress during thesis writing among Nursing Students at Lambung Mangkurat University. Metode: This study employed a quasi-experimental design, specifically using a One-Group Pre-Test and Post-Test approach. The population of this research consisted of Nursing students at Lambung Mangkurat University who were in the process of writing their thesis, enjoyed natural sound music, and had no trauma associated with natural sounds. Samples were selected using a simple random sampling technique. Data collection was conducted by administering the Perceived Stress Scale (PSS) questionnaire. Results: Data analysis showed a significance value of <0. 001 for the implementation of natural music therapy, indicating . < 0. a significant effect of natural music therapy on reducing student stress The reduction in stress scores among Nursing students working on their thesis was 5. 91 to 13. Thus, natural music therapy has a measurable effect on lowering stress levels in students writing their thesis. Conclusions : The implementation of natural music therapy has been proven effective in significantly reducing stress scores during thesis writing among Nursing students at Lambung Mangkurat University. Keywords: Music. Stress. Students Submiited: 22 January 2025 Revised: 30 June 2025 Affiliasi penulis : Program Studi Keperawatan. Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan. Universitas Lambung Mangkurat Korespondensi : Siti Habibah 2110913120017@mhs. id Telp: 6288246239180 PENDAHULUAN Mahasiswa adalah suatu individu yang menempuh dalam pendidikan di Universitas selama setidaknya tiga hingga empat tahun dan menyelesaikan studinya dengan menulis karya ilmiah sebagai syarat Sebagian besar mahasiswa berusia antara 18 hingga 25 tahun dan terdaftar di institusi pendidikan tinggi seperti akademi, politeknik, sekolah tinggi, institut. Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman Accepted:30 June 2025 pendidikan mereka . Berdasarkan Data Statistik Pendidikan Tinggi di tahun 2020, tercatat ada 8. mahasiswa yang mana terdaftar di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 658. 633 mahasiswa terdaftar dalam kelompok bidang ilmu Kesehatan. Di Kalimantan Selatan, jumlah mahasiswa yang terdaftar mencapai 820 orang. Lima bidang ilmu yang dominan diminati dari mahasiswa baru terhadap jenjang sarjana yaitu profesi meliputi bidang ilmu pendidikan yang Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan. JKPBK. http://e-journals. id/index. php/JKPBK Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan. Vol 8 No 1. Juni 2025. pISSN : 2654-5241 eISSN : 2722-7573 59% dari total pendaftar bidang ekonomi dengan 20. 89%, bidang sosial sebanyak 19. 43%, bidang teknik 20%, dan bidang kesehatan yang Data ini menunjukkan bahwa bidang ilmu Kesehatan menempati posisi kelima dalam hal jumlah peminat di kalangan mahasiswa baru baik pada jenjang sarjana maupun profesi. Terdapat berbagai faktor yang turut berkontribusi terhadap tingkat stres di kalangan mahasiswa. Salah satunya adalah beban tugas akademik yang sering kali menumpuk, sehingga menuntut perhatian dan waktu yang signifikan dari mahasiswa. Selain itu, keterlibatan dalam berbagai kegiatan organisasi juga menjadi salah satu penyebab meningkatnya tekanan. Kegiatankegiatan ini, meskipun bermanfaat untuk pengembangan diri, sering kali menambah daftar tanggung jawab yang harus dikelola oleh mahasiswa . Mahasiswa hambatan dalam proses penulisan karya ilmiah, yang dapat menyebabkan stres . Kesulitan yang dirasakan mahasiswa dalam proses menulis karya ilmiah yaitu proses revisinya yang berulang didalamnya, kesulitan dalam mencari referensinya, umpan balik pada yang lambat dari dosen pembimbing saat menyelesaikan skripsi, keterbatasannya waktu untuk penelitian, serta kesulitan dalam menemui dosen pembimbing yang sibuk . Stres tersebut disebabkan adanya suatu tekanan fisik kemudian kondisi lingkungan serta situasi sosial yang tidak terkendali . Menurut WHO tahun 2019 stres menempati peringkat keempat sebagai penyakit global dengan tingkat prevalensi yang signifikan, di mana sekitar 450 juta penduduk dunia mengalami stres . Prevalensi stres terhadap mahasiswa pada keseluruhan dunia termuat antar 38-71%, sedangkan di Asia prevalensinya mencapai Di Indonesia, prevalensinya mahasiswa yang mengalaminya stres termuat antar 36. 7-71,6% . Tri 2019 dalam Khoirunisa et al, . menyatakan menyelesaikan karya ilmiah sebagai tugas akhir, dapat menjadi penyebab stres pada mahasiswa semester akhir . Gayatri et al . mahasiswa dalam menghadapi skripsi mengalami stres tingkat sedang . Pada penenelitian sebelumnya Setiani et al, . Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman keperawatan memiliki prevalensi stres paling tinggi yaitu sebesar 59. dibandingkan dengan mahasiswa lainnya . Dalam hasil penelitian Giyarto . menyebutkan gejala-gejala stres akademik pada mahasiswa adalah kecemasan, makan tidak teratur, mudah marah dan sulit . Mahasiswa keperawatan semester akhir lebih rentan mengalami kecemasan karena semakin banyaknya beban dan tanggung jawab akademik . Populasi mahasiswa program sarjana keperawatan menunjukkan risiko yang lebih tinggi dalam pengembangan masalah kesehatan mental dibandingkan dengan mahasiswa di bidang ilmu kesehatan lainya . Mahasiswa keperawatan sering kali mengalami stres yang disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain praktik lapangan, perkuliahan dan tuntutan tugas akademik . Stres yang dialami oleh mahasiswa, baik dalam tingkat ringan maupun berat, perlu diperhatikan karena dapat menyebabkan masalah yang lebih serius pada kesehatan fisik, mental, dan akademik mereka. Stres yang tidak diatur dengan baik dapat mengganggu keseimbangan kesehatan secara keseluruhan dan menurunkan Untuk mengurangi tingkat stres, terdapat berbagai upaya yang bisa dilakukan, yaitu melalui terapi musik . Musik suara alam memiliki kehadiran yang dekat dalam kehidupan sehari-hari setiap individu. Manusia secara alami interaksinya dengan lingkungan tersebut mendengarkannya . Terapi musik suara alam merupakan cara untuk mendisiplinkan diri guna mencapai kedamaian jiwa dan mental dengan cara memusatkan perhatian untuk mendengarkan suara-suara yang ada di alam seperti suara hembusan angin, suara air mengalir, suara kicauan burung dan suara hewan lainnya . Terapi musik instrumental berpengaruh positif terhadap psikologis pendengarnya. Musik konsentrasi melalui berdasarkan liriknya, memungkinkan pendengar agar mudah memusatkan perhatian pada tugas didalamnya . Penelitian dari Ayunia et al . mahasiswa menunjukkan kesukaan Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan. JKPBK. http://e-journals. id/index. php/JKPBK Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan. Vol 8 No 1. Juni 2025. pISSN : 2654-5241 eISSN : 2722-7573 terhadap musik dengan suara alam . Penerapan terapi musik dengan suara alam terbukti efektif untuk mengatasi stres yang dialami oleh mahasiswa. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilaksanakan melalui wawancara dengan Koordinator Unit Skripsi Keperawatan Universitas Lambung Mangkurat, menyebutkan bahwa panjadwalan skripsi telah dijadwalkan sesuai kebijakan program studi sejak tahun 2019. Stres pada mahasiswa bisa terjadi karena ada beberapa mata kuliah yang belum dipelajari sebagai modal awal untuk menyusun skripsi karena kebijakan skripsi yang dijadwalkan Tujuan dilakukannya kebijakan tersebut untuk meningkatkan angka kelulusan mahasiswa dengan lulus tepat waktu selama 3,5 tahun di tahap sarjana. Tingkat stres pada mahasiswa bersifat subjektif tergantung pada mahasiswa itu sendiri. Studi pendahuluan yang di lakukan dengan tiga mahasiswa Keperawatan angkatan 2021 Universitas Lambung Mangkurat melalui wawancara mengungkapkan bahwa mereka mengalami berbagai gejala stres saat menyusun skripsi. Gejala yang dapatkan seperti pola tidur yang tidak teratur, kesulitan tidur, kegelisahan, mudah panik, rasa takut, mudah marah dan perubahan suasana hati yang naik turun. Stres yang tidak ditangani dengan baik dikhawatirkan dapat mengganggu proses penyusunan Sehingga menunda dan menunjukkan keengganan untuk memulai pengerjaan skripsi . Berdasarkan uraian fenomena tersebut dan beberapa hasil penelitian sebelumnya, peneliti tertarik untuk mengambil judul AuEfektivitas Terapi Musik Terhadap Penurunan Stres Dalam Menyusun Skripsi Pada Mahasiswa Keperawatan Universitas Lambung MangkuratAy. METODE Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, desain penelitian yang digunakan adalah quasiexperiment yaitu dengan perancangan yang digunakan adalah One Group Pre-Test dan Post-Test yaitu melakukan satu kali pengukuran di depan (Pre-Tes. sebelum adanya perlakuan (Intervens. dan setelah itu dilakukan pengukuran lagi (Post-Tes. Penelitian ini berlokasi di Program Studi Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman Keperawatan Universitas Lambung Mangkurat. Sebelum dilakukan pengambilan data, peneliti memberikan lembar persetujuan responden . nformed consen. kepada mahasiswa dan mengecek ulang lembar dikumpulkan responden. Pengambilan data dilakukan dengan membagikan kuesioner PSS berupa Pre-test melalui google form sebelum dilakukan intervensi pemberian terapi musik alam untuk mengetahui tingkat stres responden. Intervensi diberikan selama 3 hari berturut-turut pada jam 17. WITA selama 15 menit melalui speaker. Pada hari terakhir setelah diberikan intervensi responden diminta untuk mengisi kuesioner post-test untuk mengetahui tingkat stres responden setelah diberikan Sebelum dilakukan pengambilan persetujuan responden . nformed consen. kepada mahasiswa dan mengecek ulang lembar persetujuan responden yang sudah dikumpulkan responden. Pengambilan data dilakukan dengan membagikan kuesioner PSS berupa Pre-test melalui google form sebelum dilakukan intervensi pemberian terapi musik alam untuk mengetahui tingkat stres responden. Intervensi diberikan selama 3 hari berturut-turut pada jam 17. WITA selama 15 menit melalui speaker. Pada hari terakhir setelah diberikan intervensi responden diminta untuk mengisi kuesioner post-test untuk mengetahui tingkat stres responden setelah diberikan Instrumen yang digunakan untuk mengukur tingkat stres pada mahasiswa yaitu menggunakan kuesioner Perceived Stress Scale (PSS)dikembangkan oleh Cohen dan Williamson . untuk menilai Perceived Stress Scale (PSS) yang digunakan untuk mengukur sejauh mana situasi dalam kehidupan dinilai sebagai stres. Uji validitas instrumen pada penelitian terdahulu oleh Riyadi . menunjukkan hasil validitas indeks sebesar 94 dan selanjutnya didapatkan hasil validitas sebesar 50. 7%, menunjukkan bahwa item dalam kuesioner PSS dinyatakan valid. Nilai alpha-cronbach untuk total skala dimensinya sebesar 0. 89 dengan 89 yang berarti PSS dianggap reliable . Perceived Stress Scale (PSS) terdiri dengan 6 item favorable dan 4 item unfavorable. Penilaian dalam Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan. JKPBK. http://e-journals. id/index. php/JKPBK Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan. Vol 8 No 1. Juni 2025. pISSN : 2654-5241 eISSN : 2722-7573 skala ini dilakukan dengan menggunakan skala Likert dengan lima alternatif pilihan jawaban yaitu, 0 tidak pernah, 1 hampir tidak pernah, 2 kadang-kadang, 3 cukup sering, dan 4 sangat sering. Kriteia hasil dari kuesioner PSS yaitu berdasarkan skor: 0-13 stres ringan, 14-26 stres sedang, 27-40 stres berat . Data yang didapatkan berdasarkan hasil penyebaran kuesioner dianalisis dengan menggunakan bantuan program SPSS. Uji statistik yang digunakan sebelum melakukan analisis yaitu dilakukan uji normalitas menggunakan uji Shapiro-Wilk. Kemudian menggunakan Paired-Sample T Test data berdistribusi normal dengan level signifikan yang digunakan adalah =0,05. Peneliti melakukan uji etik pada komisi etik penelitian kesehatan (KEPK) FKIK ULM No. 037/KEPK-FKIK ULM/EC/i/2024. HASIL Tabel 1. Distribusi Karakteristik responden berdasarkan Usia dan Jenis Kelamin . = . Karakteristik Usia Total Jenis Kelamin Laki-laki Perempuan Total f (%) 3 . Berdasarkan tabel 1 hasil penelitian berdasarkan karakteristik responden pada tebel 1 rata-rata usia responden yaitu 21 tahun sebanyak 23 orang . 0%) dengan rentang usia 19-21 tahun. Mayoritas jenis berjumlah 41 orang . 1%) dan laki-laki sebanyak 5 orang . 9%). Tabel 2. Rata-rata Score stres sebelum dan setelah diberikan Terapi Musik Alam pada Mahasiswa Keperawatan . = . Pretest Posttest Min Max Mean Berdasarkan tabel 2 didapatkan hasil analisis rata-rata score stres sebelum pemberian terapi musik alam adalah 19. Score terendah 10 dan score tertinggi 31. Rata-rata score stres setelah diberikan Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman terapi musik alam adalah 13. Score terendah 4 dan score tertinggi 22. Tabel 3. Analisis Perbedaan rata-rata score stres sebelum dan setelah diberikan Intervensi Terapi Musik Alam Pada Mahasiswa Keperawatan . = . Pretest Posttest Rata-rata As. Perbedaan Rata-rata As. 957A3. Berdasarkan tabel 3 didapatkan hasil analisis rata-rata score stres sebelum diberikan terapi musik alam adalah 19. yang mana tingkat stres mahasiswa termasuk dalam kategori tingkat stres Sedangkan hasil analisis rata-rata score setelah diberikan terapi musik alam 96 yang mana tingkat stres mahasiswa termasuk dalam kategori tingkat stres ringan. Sehingga, dari hasil tersebut disimpulkan adanya penurunan score tingkat stres sebanyak 5. Hasil Uji Normalitas Shapiro-Wilk menunjukkan hasil pre-test yaitu sig. (>0,. sedangkan hasil post-test yaitu sig. 097 (>0,. sehingga H0 gagal ditolak artinya data berdistribusi normal. Tabel 4. Uji Analisis Efektivitas Terapi Musik Terhadap Tingkat Stres Sebelum dan Sesudah diberikan Terapi Musik Alam . = Pre-Test & Post-Test Correlation Berdasarkan Tabel 4 hasil analisis menunjukkan nilai sig. <0. <0. yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan pada pemberian terapi musik alam PEMBAHASAN Berdasarkan usia didapatkan bahwa rata-rata usia responden 21 tahun dengan rentang usia 19-21 tahun. Sejalan dengan penelitian Aulia dan Panjaitan, . yang menyatakan bahwa rentang usia 21-23 tahun termasuk dalam kategori dewasa Mahasiswa yang berada pada tingkat akhir kuliah termasuk dalam kelompok usia dewasa awal . Masa dewasa awal ialah Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan. JKPBK. http://e-journals. id/index. php/JKPBK Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan. Vol 8 No 1. Juni 2025. pISSN : 2654-5241 eISSN : 2722-7573 suatu periode untuk mengatur diri sendiri, di mana individu mulai diberi tanggung jawab untuk menentukannya karir dan masa depan Menyelesaikan pada pendidikan di perguruan tinggi menjadi suatu keharusan bagi mereka untuk mempersiapkan diri dalam berkarir . Menurut peneliti, ratarata usia responden adalah 21 tahun dengan rentang usia 19-21 tahun. Usia tersebut termasuk dalam kategori dewasa awal, yang berada pada rentang 21-23 Masa dewasa awal sering kali disertai dengan tingkat stres yang tinggi. Stres yang dialami tidak hanya berasal dari tekanan akademik, tetapi juga berasal dari faktor Oleh sebab itu penting untuk menyediakan dukungan yang memadai bagi mahasiswa dalam fase dewasa awal, baik melalui layanan konseling, bimbingan karir, keterampilan manajemen stres. Berdasarkan hasil penelitian jenis kelamin responden dalam penelitian ini dengan mayoritas perempuan yaitu 41 Pada penelitian tersebut yang mana respondennya dominan perempuan. Satu diantaranya faktor yang berpengaruhi pada peningkatan stres berupa jenis kelamin. Umumnya, perempuan mengalami tingkat stres yang lebih tinggi dibandingkan dengan laki-laki . Menurut penelitian Ambarwati et al, . menyatakan perempuan memiliki risiko dua kali lebih besar dalam menghadapinya stres. Hal ini disebabkan oleh perbedaan hormonal serta adanya perbedaan stresor psikososial antara perempuan dan laki-laki . Pada umumnya perempuan memiliki respons yang berbeda dibandingkan laki-laki . Perempuan cenderung lebih rentan terhadap perasaan cemas, mudah menangis, merasa bersalah, serta sering mengandalkan perasaan ketika menemukan permasalahan didalamnya. Ketika menemukan suatu permasalahan, responnya antara laki-laki serta perempuan sangat berbeda . Secara umum, laki-laki cenderung menikmatinya suatu konflik serta persaingan yang mana hal tersebut memberikannya suatu motivasi positif dalam menuntaskan permasalahannya. Namun, konflik ini terpicu hormon negatif yang berkontribusi pada stres, kegelisahan, dan rasa takut . Berdasarkan pembahasa tersebut, peneliti berpendapat bahwa perempuan memiliki tingkat stres tergolong tinggi sebab cenderung lebih rentan Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman terhadap kecemasan, mudah menangis, merasa bersalah, dan sering mengandalkan perasaan dalam menghadapi masalah. Faktor ini diperkuat oleh perbedaan hormonal dan stresor psikososial yang berbeda antara perempuan dan laki-laki. Berdasarkan menunjukkan stres pre-test terhadap mahasiswa Keperawatan dengan nilai minimum 10 yang artinya stres ringan, dan nilai maksimum 31 yang artinya stres berat, dan rata-rata tingkat stres pre-test 91 yang mana artinya stres mahasiswa Keperawatan termasuk dalam kategori stres kategori sedang. Setelah diberikan terapi musik alam pada mahasiswa Keperawatan yang sedang menyusun skripsi didapatkan penurunan score tingkat stres sebanyak 5. ari 91 menjadi 13. Sejalan dengan penelitian Setiani et al . yang mana hasil penelitian menunjukkan termuat dari 65 responden, sebagian besar mahasiswa memilki tingkat stres tergolong sedang berdasarkan jumlah 36 mahasiswa 55% . Pada penelitian Ayunia et al . didapatkan hasil terapi musik suara alam mengalami penurunan score stres sebanyak 4 poin . ari 11 menjadi . Diperkuat hasil penelitian Fasya et al . yang mengerjakan skripsi dengan persentase 5% memilki tingkat stres sedang . Tingkat stres sedang memungkinkan seseorang mengalami tekanan atau Dari pembahasan tersebut, peneliti menyimpulkan bahwa mahasiswa keperawatan dalam melakukan penyusunan skripsinya mengalami tingkat stres kategori Stres tersebut disebabkannya pada faktor internal, satu diantaranya yaitu mahasiswa dengan strategi koping yang sangat bervariasi tergantung pada individu dan situasi. Faktor eksternal salah satunya berasal dari latar belakang suku dan budaya yang sangat berbeda dengan budaya dominan di kampus yaitu menghadapi kesulitan dalam memahami dan beradaptasi dengan lingkungan. Berdasarkan hasil penelitian terdapat penurunan score stres sebanyak 5. yang termuatnya nilai sig. <0. < 0,. , artinya pemberian terapi musik alam terbukti efektif pada penurunan score stres secara signifikan dalam menyusun skripsi pada Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan. JKPBK. http://e-journals. id/index. php/JKPBK Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan. Vol 8 No 1. Juni 2025. pISSN : 2654-5241 eISSN : 2722-7573 Hal ini sejalan pada penelitian Setiani et al . yang mana termuatnya pemberian nature sounds efektif terhadap STIKes Buleleng . Selain itu, hal ini diperkuat dengan penelitian yang dilakukan oleh Ayunia et al . , didapatkan hasil penurunannya tingkat stres pada kelompok intervensi suara alam signifikan dengan nilai p<0,05 . Berdasarkan hasil penelitian rata-rata score stres sebelum pemberian terapi musik alam yaitu 19. 91 dengan kategori stres Rata-rata score stres setelah diberikan terapi musik alam yaitu 13. dengan kategori stres ringan. Hal ini sejalan dengan penelitian Mutakamilah et al . yang menemukan fakta dalam penelitian terapi musik yang dapat mengurangi tingkat stres pada mahasiswa . Dalam penelitian tersebut, disebutkan bahwa sebelum diberikan perlakuan, tingkat stres mahasiswa berada pada kategori sedang. Namun, setelah diberikan perlakuan, ratarata mahasiswa menunjukkan penurunan tingkat stres menjadi kategori ringan. Selain itu, hal ini diperkuat dengan penelitian Cahyani dan Tasalim . , didapatkan nilai signifikan yaitu 0. 012 dengan nilai p<0,05 . Maka dapat diartikan pada penelitian ini yaitu adanya pengaruh terhadap pemberian terapi musik suara alam terhadap tingkat stres mahasiswa. Nursing Interventions Classification (NIC) terdapat intervensi dalam mengatasi stres yaitu terapi relaksasi . Terapi relaksasi ialah ketika melakukan berbagai teknik untuk dalam mendorongnya serta mencapainya relaksasi berdasarkan tujuan dalam pengurangan tanda dan gejala berupa nyeri, kekakuan otot, dan kecemasan. Salah satu aktivitas dalam terapi relaksasi yaitu pemberian terapi musik . Sehingga, musik yang menenangkan dapat digunakan untuk membantu mahasiswa untuk mengatasi stres salah satunya dalam menyusun Mendengarkan membantu merelaksasi pikiran dan tubuh, serta mengembalikan energi agar lebih Kegiatan mendengarkan musik secara teratur dapat menjadi bentuk terapi yang memberikan manfaat yang besar bagi kesehatan . Nilsson 2008 dalam Wardani & Soesanto . menyatakan sebagian besar studi penelitian, waktu mendengarkan Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman musik umumnya adalah 15-30 menit . Ketika responden dengan posisi nyaman atau rileks yaitu posisi nyaman yang membuat responden merasa santai, tenang, serta bebas dari ketegangan fisik dan mental dengan posisi duduk sambil memejamkan mata, dengan tempo lagu sedikit lambat 5070 ketukan/menit . Penggunaan speaker di sudut masing-masing ruangan saat pemberian terapi musik dapat menyediakan distribusi suara yang merata, menciptakan audio yang konsisten, dan dapat didengar jelas oleh responden . Berdasarkan pembahasan tersebut, peneliti menyimpulkan bahwa terapi musik suara alam efektif dalam menurunkan tingkat Mendengarkan musik membantu pikiran dan tubuh untuk rileks serta SIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian, terapi musik alam terbukti efektif penurunnan tingkat stres pada mahasiswa Keperawatan Universitas Lambung Mangkurat dalam menyusun skripsi. Responden penelitian ini rata-rata berusia 21 tahun dan mayoritas perempuan . Sebelum diberikan terapi musik suara alam, rata-rata score stres responden berada pada kategori stres kategori sedang dengan nilai 19. Setelah diberikan terapi musik, rata-rata score stres menurun 96, yang termasuk dalam kategori stres kategori ringan. Penurunan score stres sebesar 5. 957 ini menunjukkan bahwa terapi musik suara alam terbukti efektif dalam menurunkan score stres secara signifikan dalam mengurangi tingkat stres mahasiswa Keperawatan Universitas Lambung Mangkurat. Bagi selanjutnya studi ini dapat dikembangkan lebih lanjut dengan menerapkan metode penelitian yang berbeda untuk lebih efektivitas terapi musik dalam mengurangi stres pada mahasiswa yang dalam menyusun skripsi. DAFTAR PUSTAKA