Jurnal Ekonomi dan Bisnis. Edisi 1 Nomor 1 Juli 2012 ISSN : 2252 Ae 4495. Studi Kelayakan Bisnis Penambangan Batu Belah dan Batu Pipih Di Cilegon Banten Dean Subhan Saleh Program Studi Akuntansi. STIE DR. KHEZ. Muttaqien. Purwakarta ABSTRAK Program pembangunan dibidang infrastruktur dan bangunan mendorong pertumbuhan permintaan batu belah dan pipih, permintaan itu mendorong lahirnya usaha-usaha penambangan khususnya di daerah Cilegon Propinsi Banten yang memiliki deposit batu yang banya. Nilai investasi untuk penambangan tersebut relative besar, khususnya dalam pengadaan alat berat. Sebuah perusahaan yang ada bermaksud untuk menggunkan modal kerja sebesar Rp. 2,19 milyar yang bersumber dari modal sendiri dan atau meminjam dari eksternal seperti perbankan atau lembaga leasing. Proyeksi tersebut dianalisis dengan konsep evaluasi ekonomis proyek dengan menggunakan beberapa metode antara lain: Payback Period. Net Present Value (NPV). Internal Rate of Return (IRR) dan Basic Business Profitability (BBP), dengan memperhitungkan biaya modal yang dihitung secara rata-rata tertimbang (WACC). Luas areal lahan yang dimiliki adalah 13. 110 m 2 dengan ketinggian 20 m, komposisi lahan berupa 15% tanah, 5% cadas, 40% batu belah dan sisanya 40% batu pipih . , dengan total deposit bahan baku diperkirakan 262. 200 m 3 senilai Rp. 1 milyar, analisis laporan keuangan dibuat dalam proyeksi yang dihitung berdasarkan masing-masing sumber pembiayaan atas modal usaha proyek tersebut. Hasil perhitungan proyeksi laba rugi dan proyeksi arus kas perusahaan dapat diambil kesimpulan bahwa dengan discount rate yang dihitung dengan rata-rata tertimbang (WACC) sebesar 12%, maka diperoleh BBP sebesar 44,42%, hasil analisis payback period. NPV dan IRR menunjukan bahwa proyek yang dibiayai dengan leasing terbukti paling menguntungkan. Kata Kunci : Batu Belah. Batu Pipih. Leasing ABSTRACT Development forbuildingstoneandflatsides, the requestled to the birthof miningenterprises, especially in the areaof Cilegon. Bantenprovince. Value stonedepositsformininginvestmentisrelatively large, especiallyin the procurement ofheavy equipment. A company thatintendstouse theexistingworking capitalof Rp. 19billionsourcedfrom its own capitaland orborrowfrom externalinstitutionssuch asbanksorleasing. Projectionswere analyzed usingthe concept ofeconomicevaluation by usingseveral methods, among others: The Payback Period. Net Present Value(NPV). Internal RateofReturn (IRR) and theBasicBusinessProfitability(BBP), taking into account thecost ofcapitalis calculatedasthe averageweighted(WACC). Land areais13 110m2ownedby theheight of 20m, the composition of thesoilin the form of15%of land, 5%rock, 40%rockssplitand the remaining 40% flat stone(Makada. , withtotaldepositsof raw materialsis estimatedat Rp262,200m 3. 1 billion,financial statement analysismade in The results ofcalculation ofprofit and lossprojectionsandcash flowprojectionscan be concludedthatthediscount rateis calculated bythe weighted average(WACC) of 12%, then theBBPacquiredby44. NPVandIRRindicatethatprojects financedbyleasingprove mostprofitable. Key Word :buildingstone, flatsides, leasing Pendahuluan Program pembangunan di segala bidang yang dicanangkan pemerintah dan dampak dari otonomi daerah sedang giat dilaksanakan termasuk pembangunan infrasturktur dan gedung-gedung baik untuk perkantoran maupun perumahan. Pemenuhan kebutuhan pembangunan infrastruktur dan bangunan memerlukan bahan bangunan yang tidak sedikit seperti batu-batuan sebagai dasar . , semen, batu bata, residu dan lainlain, yang diperoleh langsung dari sumber alam maupun hasil pengolahan. Sebagaimana di ketahui di daerah merak propinsi Banten banyak terdapat gunung-guning batu yang sangat potensial menghasilkan batu-batuan untuk keperluan pembangunan infrastruktur dan Ekslorasi gunung tersebut untuk menghasilkan batu yang di kehendaki memerlukan cara penambangan yang memerlukan keahlian tertentu dan di butuhkan alat-alat berat seperti: excavator, breaker dan truk berat pengangkut batu. Sehingga konsekuensi dari proses ekplorasi tersebut membutuhkan manajemen dan sumber dana yang memadai. Penelitian ini dilakukan sebagai studi kelayakan bisnis untuk menjelaskan tingkat keberhasilan eksplorasi gunung batu sebagai salah satu factor produksi sehingga menjadi ouput yang menghasilkan return yang menguntungkan dari suatu investasi. Dengan fokus pada investasi pengadaan alat-alat berat dan modal kerja operasional perusahaan, baik dari sumber dana internal maupun sumber eksternal. Landasan Teori Studi kelayakan bisnis suatu investasi dapat dianalisis dengan metode evaluasi ekonomis, yang dilakukan dengan melakukan analisa terhadap perbandingan biaya-biaya yang diperlukan pada masing-masing alternatif pilihan kegiatan investasi, dimana alternatif biaya yang paling rendah akan dipilih untuk investasi tersebut. Dalam evaluasi ekonomis terdapat 3 unsur utama yaitu: Penghasilan, adalah suatu yang akan diterima dan dapat diukur serta dinilai . secara kuantitatif karena pengoperasian . suatu proyek Biaya, adalah suatu yang dikorbankan atau di berikan kepada pihak lain sebagai kontra prestasi atas suatu yang di terima dari pihak lain, yang dibedakan berdasarkan tujuan. Biaya investasi, adalah pengeluaran biaya untuk aktiva-aktiva jangka panjang. Biaya eksploitasi, adalah pengeluaran biaya untuk menjalankan kegiatan-kegiatan pengoperasian dari hari kehari Keuntungan atau kerugian, adalah selisih antara penghasilan yang diterima pada suatu periode, dengan biaya-biaya eklpoitasi yang ditanggung pada periode yang sama 1 Alat Analisis Evaluasi Ekonomis Analisis evaluasi ekonomis dalam penelitian ini yang metode analisis yanga akan digunakan Payback period Payback period analysis adalah suatu metode yang digunakan untuk mengukur seberapa cepat investasi dapat terkumpul kembali, nilai dari payback period didapat dengan menjumlahkan cash flow dalam selang waktu tertentu sejumlah nilai dari investasi awal Payback period dihitung dengan caramengurangkan antara investasi yang ditanam kedalam proyek dengan proceedyang diterima dari tahun ketahun. Semakin besar proceed yang diterima, berarti cepat pula investasi itu terkumpul kembali Weighted Average Cost of Capital (WACC) Weighted Average Cost of Capital (WACC)adalah perhitungan biaya modal yang mempertimbangkan seluruh komponen modal perusahaan dan digunakan sebagai discount rate. WACC dihitung berdasarkan persamaan berikut: ycOyayaya = ycOycc. yaycc ycOyce. Dimana: = Target weigh of debt (%) = Cost of Debt = Target eight of equity (%) = Cost of equity Basic Business profitability (BBP) Konsep basic Business profitability (BBP) merupakan perhitungan antara proporsi hutang dan dan modal. Analisis ini digunakan untuk penetapan struktur modal yang optimal untuk dilanjutkan dengan analisis keuangan lainnya untuk membuat scenario antara hutang dan equity yang mungkin dilakukan. Perhitungan BBP adalah sebagai berikut: yayaAyaycN yaAyaAycE = ycu 100% yaycuycyceycycycaycycn Diamana: EBIT = Earning Before Interest and Tax Kriteria perhitungan BBP: E Bila BBP > biaya pinjaman, maka sebaiknya menggunakan pinjaman semaksimal E Bila BBP < biaya pinjaman, maka sebaiknya menggunakan equity semaksimal Net Present Value (NPV) Net present Value, adalah selisih nilai sekarang dari proceed yang diharapkan akan diperoleh, dengan nilai sekarang dari Investasi yang ditanamkan kedalam suatu proyek. NPV merupakan alat ukur profitabilitas yang memberikan gambaran mengenai besaran rupiah yang akan dihasilkan oleh suatu proyek untuk pemegang saham. Perhitungan NPV adalah sebagai berikut: ycu ycAycEycO = yc=0 yayayayc Oe 1 yco yc ycA yc=0 yayc 1 yco yc Ket: ACF = Annual After Cash Flow in time period t = appropriate discount rate = Investment in period t = projectAos expected life Kriteria : NPV > 0, proyek dilanjutkan NPV < 0, proyek tidak layak dilanjutkan Internal Rate of Return (IRR) Internal Rate of Return (IRR) merupakan gambaran profitabilitas suatu proyek yang dinyatakan dalam presentae rate of return. Metode IRR digunakan untuk mengetahui seberapa besar tingkat bunga . iscount facto. , agar present value proceed nilainya sama dengan present value investment. IRR dilakukan dengan model perhitungan sebagai berikut: ycu yc=0 Ket: ACF IRR yayayayc Oe yaycIycI yc ycA yc=0 yayc 1 yaycIycI yc = Annual After Cash Flow in time period t = appropriate discount rate = Investment in period t = projectAos expected life = Project Internal Rate of Return Kriteria : IRR hitung Ou IRR diharapkan, proyek dilanjutkan IRR < IRR diharapkan, proyek tidak layak dilanjutkan Sumber-sumber pendanaan Modal usaha merupakan bagian terpenting dari proyek yang akan dilakukan, sumber modal usaha dapat berasal dari internal maupun eksternal atau penggabungan dari kedua sumber dana tersebut. Berikut dijelaskan konsepsi sumber dana untuk kegiatan proyek ini, yaitu: Modal Sendiri Modal sendirimerupakan modal yang bersumber dari pemilik perusahaan itu Modal pemilik terdiri dari dana-dana jangka panjang yang diberikan oleh pemiliki perusahaan dengan batas waktu pengembalian yang tidak ditentukan. Sumber utama modal pemilik, yaitu: preferred stock, common stock dan return Kredit dari Lembaga perbankan Sumber modal dari eksternal salah satunya adalah pinjaman dari lembaga Bank merupakan badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak (UU no. 7 Tahun 1. Dana yang disalurkan bank kepada masyarakat disebut kredit, yaitu penyediaan uang atau tagihan yang dapat dipersamakan dengan itu berdasarkan persetujuan dan kesepakatan pinjam meminjam antara bank dengan pihak peminjam untuk melunasi hutangnya setelah jangka waktu tertentu dengan jumlah bunga, imbalan atau pembagian hasil keuntungan. Secara garis besar jenis-jenis kredit dapat dikelompokan menjadi: Kredit modal kerja, yaitu kredit untuk membiayai modal kerja dan umumnya berjangka pendek Kredit Investasi, yaitu kredit untuk membiayai barang-barang modal dan umumnya berjangka menengah dan panjang Kredit lainnya, yaitu kredit yang tidak termasuk keduanya seperti kredit profesi. KPR dan lainnya. Leasing Leasing adalah setiap kegiatan pembiayaan perusahaan dalam bentuk penyediaan barang-barang modal untuk digunakan oleh suatu perusahaan untuk suatu jangka waktu tertentu. Berdasarkan pembayaran-pembayaran secara berkala disertai dengan hak pilih bagi perusahaan tersebut untuk mebeli barang-barang modal yang bersangkutan atau memperpanjang jangka waktu leasing berdasarkan nilai sisa yang telah disepakati bersama. Jenis-jenis leasing: Finance lease Perusahaan leasing jenis ini berlaku sebagai lembaga keuangan. Leasee yang membutuhkan barang modal menentukan sendiri jenis dan spesifikasi barang yang dibutuhkan, leasee juga mengadakan negosiasi langsung dengan Sedangkan lessor hanya berkepentingan mengenai barang tersebut secara hukum. Lessor akan membayar barang tersebut kepada supplier dan sebagai imbalannya, lessee akan membayar secara berkala kepada lessor sejumlah uang yang berupa rental untuk jangka waktu tertentu yang telah disepakati bersama. Operating Lease Operating lease merupakan perusahaan leasing dengan ciri-ciri sebagai E Mencakup pembiayaan dan servis pemeliharaan E Jangka waktu perjanjian pendek . urang dari 5 tahu. E Dapat dibatalkan E Sewa tidak sepenuhnya diamortisasi E Kontrak sewa lebih pendek dari umur peralatan yang disewakan Laporan Keuangan Laporan keuangan adalah hasil pencatatan akuntansi dan merupakan score card dari suatu unit usaha. Dengan demikian akuntansi menunjukan aktivitas perusahaan dalam angka yang dapat memberikan berbagai informasi seperti performance perusahaan, masalah yang dihadapi dan prospek usaha. Kondisi keuangan perusahaan terdiri dari: neraca, laporan laba rugi dan aliran arus kas. Neraca Neraca merupakan produk laporan keuangan yang diambil pada suatu waktu tertentu, mengenai semua asset yang dimiliki perusahaan dan semua klaim atas asset-asset Hubungan dasarnya digambarkan sebagai berikut: yaycycyceyc = yaycnycaycaycnycoycnycycnyceyc ycIyciycaycyce yciycuycoyccyceycAyc yceycycycnycyc Laporan laba rugi Laporan laba rugi ayitu laporan yang mencatat aliran sumber daya dalam suatu kurun waktu tertentu, hubungan dasarnya digambarkan sebagai berikut: ycAyceyc ycIycaycoyceyc Oe yaycuycyc ycuyce yaycuycuycc ycIycuycoycc Oe ycCycyyceycycaycycnycuyci yaycuycyyceycuycyceyc Oe ycAycuycu ycCycyyceycycaycycnycuyci yaycuycyyceycuycyceyc Oe ycycaycuyceyc = yceycaycycuycnycuyci Aliran arus kas Aliran kas pada dasarnya merupakan penataan ulang dari pernyataan sumber dan penggunaan dana. Aliran kas dikelompokkan dalam: Aliran kas dari aktifitas operasi . Aliran kas dari aktifitas investasi . Aliran kas dari aktifitas keuangan Bagan Alur Pemecahan Masalah Langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitian untuk memperoleh gambaran mengenai situasi keuangan perusahaan berikut dampaknya terhadap kinerja perusahaan dan bagaimana mencari solusi berupa suatu strategi pendanaan yang terbaik bagi perusahaan, disajikan dalam bagan alui pemecahan masalah sebagai mana gambar berikut: Pengumpulan Data 1 Profil Proyek Luas areal tanah yang dapat dimanfaatkan untuk penambangan/penggalian seluas A 110 m2 dengan ketinggian . 20 m, komposisi 15% tanah, 5% batu cadas, 40% batu belah dan 40% batu pipih. Untuk melakukan eksplorasi diperlukan investasi awal yaitu Rp. 2 milyar, yang akan digunakan untuk membeli alat berat berupa 2 unit excavator dan 1 unit breaker. Perhitungan dan proyeksi return unvestasi sendiri merupakan langkah awal menentukan sumber pendanaan. 2 Harga Jual dan proyeksi penjualan Proyeksi harga jual dan produksi pertambangan secara keseluruhan selama masa proyek berdasarkan harga pasar batu pada saat penelitian dilakukan adalah: Keterangan Tanah Batu Cadas Batu Belah Batu Total Hasil Produksi (M. Luas Area . Harga Jual (Rp. Hasil Penjualan (Rp. 7,000 17,000 27,000 275,310 222,870 2,831,760 27,000 2,831,760 6,161,700 3 Proyeksi Rincian Biaya Proyek ini direncanakan akan menggunakan seluruh lahan yang ada seoptimal mungkin, sehingga seluruh biaya dibebankan pada seluruh areal lahan yang akan Rincian biaya proyek secara keseluruhan sebagaimana table berikut: No Uraian Biaya Perizinan Pengadaan alat berat . xcavator dan breake. Biaya pengadaan ATK Biaya operasional selama 2 bulan pertama Total Biaya Proyek Jumlah (Rp. 4 Sumber Pendanaan Skema perencanaan sumber dana proyek berasal dari modal sendiri dan pinjaman, dengan komposisi sebagaimana table berikut: Sumber Modal Prosentase Modal Sendiri Pinajaman Ju,lah (Rp. 000,1. Sumber dana pinjaman diperhitungkan dengan 2 alternatif sumber, yaitu pinjaman dari perbankan dengan tingkat suku bunga 15% pa atau dengan leasing dari lembaga leasing dengan tingkat bunga 11% pa. Pembahasan 1 Penjualan Volume perkiraan hasil produksi dan penjualan dalam 3 tahun secara kumulatif, sebagaimana table berikut: Jenis Batuan Tanah Batu Cadas Batu Belah Batu pipih Total Hasil Produksi (M. Harga / CBM Nilai (Rp. 7,000 17,000 27,000 27,000 2 Proyeksi Laba/Rugi Proyek Proyeksi perhitungan laba/rugi proyek dalam kurun waktu 3 tahun dengan masingmasing model sumber pendaan yang berbeda adal sebagai berikut: Uraian Sumber Dana Modal Sendiri Sumber dana Kredit investasi Perbankan Sumber dana Pembelian alat berat Tahun 3(Rp. Tahun 1(Rp. Tahun 2(Rp. 696,62 952,16 772,16 675,87 931,41 751,41 713,79 969,33 789,33 3 Proyeksi Arus Kas Proyeksi arus kas dalam kurun waktu 3 tahun dengan masing-masing sumber pendanaan yang berbeda. Net Cash flow tersebut dapat dilihat pada table berikut: Uraian Tahun 3(Rp. Tahun 1(Rp. Tahun 2(Rp. 153,29 408,83 228,83 585,87 841,41 661,41 623,79 879,33 699,33 Sumber Dana Modal Sendiri Sumber dana Kredit investasi Perbankan Sumber dana Pembelian alat berat 4 Hasil Analisis Hasil pembahasan terhadap data-data proyeksi penjualan, pembiayaan dan kinerja keuangan perusahaan dengan menggunakan alternative pembiayaan dari modal sendiri dan pinjaman perbankan dan alternative modal sendiri ditambah leasing. Analisis WACC, untuk menentukan discount rate atas modal perusahaan yang mencakup seluruh komponen sumber modal, dihitung rata-rata tertimbang atas biaya modal tersebut, dengan perhitungan : WACC (Loan x iL) (Equity x i. WACC % x 15% 11% ) . % x 8%) Dengan alat analisis payback period. NPV. IRR pada BBP: 42%, dapat dilihat pada table berikut: Investasi Analisa Payback Period . Modal sendiri dengan kredit perbankan Modal sendiri dengan pembiayaan leasing 2,83 NPV IRR 16,96% 18,11% Hasil perhitungan diatas menunjukan bahwa investasi dengan modal sendiri ditambah kredit perbankan menghasilkan jangka waktu pengembalian 2,9 tahun, dengan NPV 570 dan IRR 16,96%, sedangkan investasi modal sendiri ditambah pembiayaan leasing hasil perhitungan menunjukan masa pengembalian 2,83 tahun dengan NPV 277. 091 dan IRR 18,11%. Hal ini menunjukan bahwa investasi modal sendiri dengan penambahan leasing lebih menguntungkan. Kesimpulan Berdasarkan hasil kajian dan analisis proyeksi penjualan, proyeksi laba rugi dan proyeksi arus kas, dapat disimpulkan bahwa : Proyek penggalian batu tersebut akan menghasilkan kelayakan usaha yang paling maksimum apabila menggunkan fasilitas pinjaman dengan leasing Dilihat dari periode pengembalian hasil investasi, proyek ini cukup cepat karena hanya dalam kurun waktu 2,83 tahun investasi sudah kembali Dilihat dari analisa NPV, proyek ini layak untuk direalisasikan karena proyek ini memiliki NPv positif sebesar Rp. 091,d. Dilihat dari analisa IRR, proyek penambangan batu belah dan batu pipih ini memiliki tingkat return lebih tinggi dibandingkan dengan investasi pada deposito berjangka, yaitu sebesar 18,11% Sedangkan berdasarkan analisa basic Business Profitability (BBP), proyek ini memiliki BBP yang jauh lebih besar dari suku bunga pinjaman bank, sehingga diupayakan optimasi dari kredit atau leasing. REFFERENSI BAHAN COURSE NOTE MANAJEMEN FINANSIAL. MM ITB 2001 BASIC FINANCIAL MANAJEMEN, prantice hall Inc. Copyright 1993. Petty J William. Keown. Arthur J. Scott. David Jr and Martin Jhon D FINANCIAL MANAGEMENT, 7TH Edition. The Dryden Press, copyright 1977. Brigham. Eugene F. and Gapenski. Louis C. MANAJEMEN PROYEK. Munandar. Karunia Jakarta MEKANISME LEASING. Eddy P. Sukardi. Ghalia Indonesia STUDI KELAYAKAN PROYEK. KONSEP. TEKNIK DAN KASUS, cetakan pertama. Sutojo Siswanto. Seri Manajemen Bank No. Hak Cipta Siswanto Sutojo Februari 2000 THE CAPITAL BUDGETING DECISION ECONOMIC ANALYSIS OF INVESMENT PROJECT, 8TH Edition. Macmillan Publishing company. Newyork, 1993. Bierman. Harold, jr and Smidth. Seymour RIWAYAT PENULIS Nama : DEAN SUBHAN SALEH. SE. Tempat/Tgl Lahir : Purwakarta, 14 Desember 1972 NIDN : 0404087207 Jabatan Fungsional : Asisten Ahli Agama : Islam Alamat Rumah : Jl. Kapten Halim No. 47 Nagri Kidul Purwakarta Pekerjaan : Dosen Alamat Pekerjaan : STIE DR. KHEZ. Muttaqien Purwakarta Jl. KK. Singawinata No. 83 Purwakarta Mata Kuliah yang diampu : Studi Kelayakan Bisnis Analisa Laporan Keuangan Analisas Investasi dan Teori Portofolio PENDIDIKAN Sekolah Dasar : SD Negeri Singawinata 1. Purwakarta. Lulus Tahun 1986 Sekolah Menengah : SMP Negeri 1 Purwakarta. Lulus Tahun 1989 SMA Negeri 2 Purwakarta. Lulus Tahun 1991 S-1 : Jurusan Akuntansi. STIE Tri Dharma bandung. Lulus Tahun 1997 S-2 : Magister Manajemen. Pascasarjana Institut Teknologi Bandung. Lulus Tahun 2004