Jurnal Progressus Humanitatis Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora e-ISSN: x-x p-ISSN: x-x DOI: https://doi. org/10. 70285/sc9q5z02 Pengaruh Loan To Deposit Ratio dan Biaya Operasional Pendapatan Operasional terhadap Return On Asset PT Bank Rakyat Indonesia Tbk Periode 2013-2022 Ahmad RohaniA,Yulian Bayu GanarA Fakultas Ekonomi dan Bisnis,. Universitas Pamulang1,2 ahmadrokhani0@gmail. com, dosen01534@unpam. Received 10/April/2. Revised 10/Mei/2025 | Accepted 20/Mei/2025 *Korespondensi Penulis Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh LDR, dan BOPO terhadap ROA PT Bank Rakyat Indonesia Tbk periode 2013-2022. Populasi dalam penelitian ini adalah data laporan keuangan pada PT. Bank Rakyat Indonesia Tbk dan sampel yang digunakan sebanyak 10 sampel dari data laporan neraca dan laporan laba-rugi PT Bank Rakyat Indoneisa Tbk periode 2013-2022. Metode penelitian ini bersifat asosiatif dengan pendekatan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan program SPSS versi 29, diketahui hasil analisis regresi linear berganda diperoleh persamaan Y = 7,724 Ae 0,005 X1 Ae 0,079 X2 e. Hasil uji T untuk LDR yaitu nilai thitung -0,408 < ttabel 2,365 dengan nilai signifikan 0,696 > 0,05, yang berarti LDR secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA. Hasil uji T untuk BOPO yaitu nilai thitung -14,976 > ttabel 2,447 dengan nilai signifikan 0,001 < 0,05, yang berarti BOPO secara parsial berpengaruh signifikan terhadap ROA. Untuk uji F diperoleh nilai Fhitung 116,967 > Ftabel 4,74, sedangkan nilai signifikan 0,001 < 0,05, yang berarti LDR dan BOPO berpengaruh signifikan terhadap ROA secara simultan. Kata Kunci : LDR. BOPO. ROA Abstract This research aims to determine the effect of LDR, and BOPO on ROA at PT Bank Rakyat Indonesia Tbk for the 2013-2022 period. The population in this study is financial report data at PT Bank Rakyat Indonesia Tbk and the samples used were 10 samples from the balance sheet and profit and loss report data of PT. Bank Rakyat Indonesia Tbk for the 2013-2022 period. This research method is associative with a quantitative approach. Based on the results of research using the SPSS version 29 program, it is known that the results of multiple linear regression analysis obtained the equation Y = 7. 724 Ae 0. X1 Ae 0. 079 X2 e. The results of the T test for LDR are a tcount of -0. 408 < ttable 2. 365 with a significant value of 0. 696 > 0. 05, which means that LDR partially has no significant effect on ROA. The T test results for BOPO are tcount -14. 976 > ttable 2. 447with a significant value of 0. 001 <0. 05, which means that BOPO partially has a significant effect on ROA. For the F test the Fcount 116. 967 > Ftable 4. 74, while the significant value is 0. 001 < 0. 05, which means that LDR and BOPO have a significant effect on ROA simultaneously. Keywords: LDR. BOPO. ROA Jurnal Progressus Humanitatis Vol. 1 No. 1 Mei 2025 . Copyright A pada Penulis Jurnal Progressus Humanitatis Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora e-ISSN: x-x p-ISSN: x-x PENDAHULUAN Perbankan di Indonesia sudah dimulai sejak zaman kolonialis Belanda. Sebelum Indonesia merdeka tepatnya tanggal 10 Oktober 1827 di wilayah Hindia Belanda (Nusantar. sudah didirikan bank oleh pemerintah Hindia Belanda. Bank tersebut diberi nama De Javasche Bank yang berada di Batavia atau kini disebut Jakarta. Tujuan didirikan bank tersebut adalah untuk meningkatkan perekonomian pemerintah Belanda. Pada waktu itu operasional bank berdasarkan pada sistem bunga. Dalam hal lain bank memberikan jasa kepada nasabah, maka imbalan yang akan diterima bank berupa fee. Perekonomian secara keseluruhan mendapat manfaat dari keberadaan suatu bank. Sektor perbankan memiliki peran besar di dalam pembangunan nasional dan mampu berkembang dengan pesat serta dapat menunjang perekonomian nasional. Dalam Pasal empat . Undang - Undang Nomor 10 Tahun 1998 menjelaskan Au Perbankan Indonesia bertujuan menunjang pelaksanaan pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan, pertumbuhan ekonomi, dan stabilitas nasional ke arah peningkatan kesejahteraan rakyat banyakAy. Menurut Kasmir . Loan to Deposit Ratio merupakan rasio untuk mengukur komposisi jumlah kredit yang diberikan dibandingkan dengan jumlah dana masyarakat dan modal sendiri yang digunakan. Loan to Deposit Ratio merupakan rasio yang membandingkan antara penyalur kredit dengan dana yang masuk ke bank, dimana Loan to Deposit Ratio harus diperhatikan agar bank tidak melewati nilai standar yang telah ditetapkan. Semakin tinggi Loan to Deposit Ratio maka laba perusahaan semakin meningkat . engan asumsi bank tersebut mampu menyalurkan kredit dengan efektif, sehingga jumlah kredit macetnya akan keci. Sebaliknya jika angka Loan to Deposit Ratio yang rendah menunjukkan bahwa tingkat tingginya kemampuan likuiditas bank yang bersangkutan karena bank tidak perlu mengeluarkan dana yang diperlukan untuk membiayai kredit yang masih kecil. Biaya Operasional Pendapatan Operasional merupakan rasio anatara biaya operasi terhadap pendapatan operasi. Biaya operasi merupakan biaya yang dikeluarkan oleh bank dalam rangka menjalankan aktivitas usaha utamanya seperti biaya bunga, biaya pemasaran, biaya tenaga kerja, dan biaya operasi lainnya. Pendapatan operasi merupakan pendapatan utama bank yaitu pendapatan yang diperoleh dari penetapan dana dalam bentuk kredit dan pendapatan operasi lainnya. Semakin kecil Biaya Operasional Pendapatan Operasional menunjukkan semakin efisien bank dalam menjalankan aktivitas usahanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel-variabel keuangan terhadap profitabilitas PT Bank Rakyat Indonesia Tbk dalam periode 2013-2022. Fokus utama penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang signifikan dari Loan to Deposit Ratio terhadap Return on Asset sebagai indikator profitabilitas bank. Selain itu, penelitian ini juga akan mengkaji pengaruh Biaya Operasional Pendapatan Operasional terhadap Return on Asset untuk memahami bagaimana efisiensi operasional bank mempengaruhi tingkat keuntungan yang dihasilkan. Lebih lanjut, penelitian ini akan menganalisis pengaruh simultan dari kedua variabel independen tersebut, yaitu Loan to Deposit Ratio dan Biaya Operasional Pendapatan Operasional, terhadap Return on Asset PT Bank Rakyat Indonesia Tbk selama periode pengamatan sepuluh tahun tersebut, sehingga dapat Jurnal Progressus Humanitatis Vol. 1 No. 1 Mei 2025 . Copyright A pada Penulis Jurnal Progressus Humanitatis Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora e-ISSN: x-x p-ISSN: x-x memberikan gambaran komprehensif mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja profitabilitas bank. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui signifikansi pengaruh Loan to Deposit Ratio terhadap Return on Asset pada PT Bank Rakyat Indonesia Tbk periode 2013-2022, serta menganalisis signifikansi pengaruh Biaya Operasional Pendapatan Operasional terhadap Return on Asset pada periode yang sama. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui signifikansi pengaruh Loan to Deposit Ratio dan Biaya Operasional Pendapatan Operasional secara simultan terhadap Return on Asset PT Bank Rakyat Indonesia Tbk periode Manajemen keuangan bank adalah proses yang mengatur kegiatan hukum bank berkaitan dengan pengelolaan dana, aset, dan kearjiban bank, serta analisis kinerja keuangan Menurut Fahmi . manajemen keuangan merupakan penggabungan dari ilmu dan seni yang membahas, mengkaji, dan menganalisis tentang bagaimana seorang manajer keuangan dengan mempergunakan seluruh sumberdaya perusahaan untuk mencari dana, mengelola dana, dan membagi dana dengan tujuan mampu memberikan profit atau kemakmuran bagi para pemegang saham atau suistainability . usaha bagi Sedangkan menurut Sudana . manajemen keuangan merupakan bidang keuangan yang menerapkan prinsip-prinsip keuangan dalam suatu organisasi perusahaan untuk menciptakan dan mempertahankan nilai perusahaan melalui pengambilan keputusan dan pengelolaan sumber daya yang tepat. Laporan keuangan perbankan merupakan laporan keuangan yang disusun sebagai bentuk pertanggungjawaban manajemen terhaap pihak-pihak yang berkepentingan dengan kinerja keuangan bank yang dicapai selama periode tertentu. Menurut Kasmir . AuLaporan keuangan bank adalah laporan yang menunjukkan kondisi keuangan perusahaan pada saat ini atau dalam suatu periode tertentuAy. Menurut Heri . AuLaporan keuangan merupakan produk akhir dari serangkaian proses pencatatan dan pengikhtisarian data transakasi bisnisAy. Menurut Hidayat . AuLaporan keuangan bank merupakan suatu informasi yang menggambarkan kondisi keuangan suatu perusahaan, di mana informasi tersebut dapat dijadikan sebagai gambaran kinerja keuangan suatu perusahaanAy. Rasio keuangan . inancial rati. merupakan alat analisis keuangan perusahaan untuk menilai kinerja suatu perusahaan berdasarkan perbandingan data keuangan yang terdapat pada pos laporan . eraca, laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas, laporan arus ka. Rasio keuangan atau finansial ratio ini sangat penting untuk melakukan analisis terhadap kondisi keuangan perusahaan membimbing investor dan kreditor untuk membuat keputusan tentang pencapaian perubahan dan prospek pada masa mendatang. Menurut Kasmir . Au Rasio keuangan merupakan kegiatan yang membandingkan angka-angka yang ada dalam laporan keuangan dengan cara membagi satu angka dengan angka lainnya. Perbandingan dapat dilakukan antara satu komponen dengan komponen dalam satu laporan keuangan atau antar komponen yang ada di antara laporan keuangan, kemudian angka yang diperbandingkan dapat berupa angka-angka dalam satu periode maupun bebrapa periodeAy. Pengertian Loan to Deposit Ratio menurut Peraturan Bank Indonesia Nomor 15/7/PBI/2013 tentang giro wajib minimum bank umum pada Bank Indonesia dalam Rupiah dan Valuta Asing adalah rasio kredit yang diberikan pada pihak ketiga dalam rupiah dan valuta Jurnal Progressus Humanitatis Vol. 1 No. 1 Mei 2025 . Copyright A pada Penulis Jurnal Progressus Humanitatis Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora e-ISSN: x-x p-ISSN: x-x asing, tidak termasuk kredit kepada bank lain, terhadap dana pihak ketiga yang mencakup giro, tabungan dan deposito dalam rupiah dan valuta asing, tidak termasuk dana antar bank. Menurut Riyadi . AuLoan to Deposit Ratio adalah perbandingan total kredit terhadap dana pihak ketiga. Total kredit yang dimaksud adalah kredit yang diberikan kepada pihak ketiga . idak termasuk kredit kepada bank lai. Dana pihak ketiga dalam hal ini yakni tabungan, giro, dan deposito. Semakin besarnya jumlah kredit yang diberikan, maka laba yang diperoleh juga akan semakin besarAy. Sedangkan menurut Dendawijaya . Loan to Deposit Ratio adalah rasio antara keseluruhan jumlah kredit yang diberikan bank dengan dana yang diterima bank. Menurut Veithzal Rivai . Biaya Operasional Pendapatan Operasional adalah rasio yang digunakan untuk mengukur tingkat efisiensi dan kemampuan bank dalam melakukan kegiatan operasinya. Biaya operasi merupakan biaya yang dikeluarkan oleh bank dalam rangka menjalankan aktivitas usaha utamanya seperti biaya bunga, biaya pemsaran, biaya tenaga kerja, dan biaya opersi lainnya. Pendapatan operasi merupakan pendapatan utama bank yaitu pendapatan yang diperoleh dari penempatan dana dalam bentuk kredit dan pendapatan operasi Semakin kecil Biaya Operasional Pendapatan Operasional menunjukkan semakin efisien bank dalam menjalankan aktivitas usahanya. Bank yang sehat rasio BOPO-nya lebih dari satu. Menurut ketentuan Bank Indonesia efisiensi diukur dengan BOPO. Menurut Kariyoto . AuReturn on Asset sering disebut sebagai economic profitability yang merupakan ukuran kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan dengan semua aktiva yang dimiliki perusahaanAy. AuReturn on Asset merupakan rasio yang menggambarkan sejauh mana kemampuan aset-aset yang dimiliki perusahaan bisa menghasilkan labaAy (Adnyana, 2020:. METODE Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Menurut Sugiyono . data kuantitatif merupakan metode penelitian yang berlandaskan positivistic . ata konkri. , data penelitian berupa angka-angka yang akan diukur menggunakan statistik sebagai alat uji perhitungan, berkaitan dengan masalah yang diteliti untuk menghasilkan suatu kesimpulan. Menurut Sugiyono . penelitian asosiatif merupakan suatu rumusan masalah penelitian yang bersifat menanyakan hubungan antara dua variabel atau lebih. Dalam penelitian ini strategi penelitian asosiatif digunakan untuk mengidentifikasi sejauh mana pengaruh variabel X . ariabel beba. yang terdiri atas Loan to Deposit Ratio (X. dan Biaya Operasional Pendapatan Operasional (X. terhadap variabel Y . ariabel terika. yaitu Return on Asset. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan penelitian mengenai fenomena pengaruh Loan to Deposit Ratio dan Biaya Operasional Pendapatan Operasional terhadap Return on Asset pada PT Bank Rakyat Indonesia Tbk periode 2013-2022 dengan melakukan penelusuran pada situs web w. Waktu penelitian ini berlangsung pada bulan Oktober 2023 - Januari 2024. Dalam penelitian ini, terdapat tiga variabel yang digunakan yaitu Loan to Deposit Ratio. Biaya Operasional Pendapatan Operasional, dan Return on Asset. sedangkan objek perusahaan yang akan diteliti adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. Menurut Sugiyono . Auteknik pengumupulan data merupakan langkah yang paling strategis dalam penelitian, karena tujuan utama dari penelitian adalah mendapatkan data. Tanpa mengetahui teknik pengumpulan data, maka penelitian tidak akan mendapatkan data yang memnuhi standar data yang ditetapkanAy. Teknik Jurnal Progressus Humanitatis Vol. 1 No. 1 Mei 2025 . Copyright A pada Penulis Jurnal Progressus Humanitatis Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora e-ISSN: x-x p-ISSN: x-x pengumpulan data yang digunakan penelitian ini yaitu sebagai berikut. Studi pustaka merupakan langkah awal dalam pengumpulan data. Studi pustaka merupakan metode pengumpulan data yang diarahkan kepada pencarian data dan informasi melalui dokumen-dokumen. , baik dokumen tertulis, foto-foto, gambar, maupun dokumen elektronik yang dapat mendukung dalam proses penulisan. Hasil penelitian juga akan semakin kredibel apalagi didukung dengan foto-foto atau karya tulis akademik dan seni yang telah ada. HASIL dan PEMBAHASAN HASIL PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI atau Bank BRI) adalah salah satu bank milik pemerintah terbesar di Indonesia. Awalnya Bank Rakyat Indonesia (BRI) didirikan di Purwokerto. Jawa Tengah oleh Raden Bei Aria Wiraatmadja dengan nama De Poerwokertosche Hulp en Spaark bank der Inlandsche Hoofden atau yang berarti AuBank Bantuan dan Simpanan Milik Kaum Priyayi PurwokertoAy, suatu lembaga keuangan yang melayani orang Ae orang berkebangsaan Indonesia. Lembaga tersebut berdiri tanggal 16 Desember 1895, yang kemudian dijadikan sebagai hari kelahiran BRI. Pada periode setelah kemerdekaan RI, berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 1 tahun 1946 pasal 1 disebutkan bahwa BRI adalah sebagai Bank Pemerintah pertama di Republik Indonesia. Dalam masa perang mempertahankan kemerdekaan pada tahun 1948, kegiatan BRI sempat berhenti untuk sementara waktu dan baru mulai aktif kembali setelah perjanjian Renville pada tahun 1949 dengan berubah nama menjadi Bank Rakyat Indonesia Serikat. Analisis Statistik Uji Asumsi Klasik Pengujian Hasil perhitungan statistik dari uji asumsi klasik dapat dilihat dari bebrapa pengujian berikut ini: Uji Normalitas Uji Normalitas bertujuan untuk mengetahui apakah masing-masing variabel berdistribusi normal atau tidak. Untuk mengetahui data terdistribusi normal atau tidak dapat menggunakan dua cara dalam pengujian tersebut, yaitu dengan menggunakan analisis grafik dan uji statistik. Berdasarkan pada gambar 4. 1 di atas dapat disimpulkan bahwa pola distribusi normal, namun untuk hasil yang lebih tepat tidak hanya melihat pada grafik histogram saja, untuk sampel yang kecil hal ini akan dirasakan kurang akurat. Maka untuk membuktikan kembali dapat digunakan metode lain yaitu dengan melihat pada normal probability plot. Jurnal Progressus Humanitatis Vol. 1 No. 1 Mei 2025 . Copyright A pada Penulis Jurnal Progressus Humanitatis Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora e-ISSN: x-x p-ISSN: x-x Sumber: output SPSS versi 29 Gambar: 4. 2 Grafik Uji Normal P-Plot Pada gambar 4. 2 di atas grafik p-plot menunjukkan bahwa titik-titik mengikuti dan mendekati garis diagonalnya sehingga dapat disimpulkan bahwa data terdistribusi normal sehingga dapat memenuhi uji Uji normalitas secara analisis stastistik dapat dilakukan dengan menggunakan uji kolmogorovsmirnov yang ditampilkan dalam tabel sebagai berikut: Tabel 4. Hasil Uji Kolmogorov-Smirnov Sumber: output SPSS versi 29 Hasil uji Kolmogorov-Smirnov digambarkan pada tabel 4. 1 diatas dapat dilihat bahwa data residual terdistribusi normal dengan nilai signifikansi sebesar 0,200 lebih besar dari 0,05. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa data yang diolah berdistribusi normal. Uji Multikoliniearitas Uji Multikoliniearitas bertujuan untuk menguji apakah model regresi ditemukan adanya korelasi antara variabel bebas. Model regresi yang baik seharusnya tidak terjadi korelasi di antara variabel independen. Jika variabel independen saling berkorelasi, maka variabel-variabel ini tidak Untuk mendekati ada atau tidak adanya multikolinearitas yang tinggi antara variabel independen dapat dideteksi dengan cara melihat nilai tolerance dan variance inflation factor (VIF). Satu model regresi dinyatakan bebas multikolinearitas jika nilai VIF kurang dari 10 dan atau tolerance lebih dari 0,1 maka dapat disimpulkan dengan tegas bahwa tidak terdapat multikolinearitas. Hasil uji multikolinearitas dapat dilihat pada tabel 4. 2 di bawah sebagai berikut: Jurnal Progressus Humanitatis Vol. 1 No. 1 Mei 2025 . Copyright A pada Penulis Jurnal Progressus Humanitatis Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora e-ISSN: x-x p-ISSN: x-x Tabel 4. Hasil Uji Multikolinearitas Sumber: output SPSS versi 29 Pada tabel di atas dapat diketahui nilai VIF dan tolerance untuk masing-masing variabel penelitian sebagai berikut: Untuk nilai tolerance pada variabel LDR memiliki nilai 0,948, lebih dari 0,1 dan nilai VIF 1,055 kurang dari 10 menandakan bahwa tidak terjadi masalah multikolinearitas. Untuk nilai tolerance pada variabel BOPO memiliki nilai 0,948 lebih dari 0,1 dan nilai VIF 1,055 kurang dari 10 menandakan bahwa tidak terjadi masalah multikolinearitas. Uji Autokorelasi Berdasarkan Uji autokorelasi bertujuan untuk menguji apakah dalam suatu regresi linear terdapat korelasi antara kesalahan pengganggu atau residual pada periode t dengan kesalahan pengganggu pada periode t-1. Untuk mengetahui ada tidaknya autokorelasi dapat mengunakan uji D-W sebagai berikut: 0 < d < dL dL O d O d U 4 Ae dL < d < 4 4-du O d O 4-dL dU < d < 4-dU = ditolak = tidak ada kesimpulan = ditolak = tidak ada kesimpulan = tidak ditolak Tabel 4. Hasil Uji Autokorelasi Sumber: output SPSS versi 29 Berdasarkan hasil analisis transfrormasi regresi diperoleh nilai D-W sebesar 2,353 sedangkan nilai D-W tabel pada signifikansi 5% dengan jumlah variabel independen 2 (K = . dan jumlah sampel . = . maka didapatkan nilai D-W tabel adalah dL = 0,6972 dan nilai dU = 1,6413. Dengan demikian dapat disimpulkan D-W test terletak di daerah uji sebagai berikut: Nilai D-W hitung sebesar 2,353, nilai dL sebesar 0,6972, dan nilai dU sebesar 1,6413 yang artinya dU < d < 4-dU = 1,6413 < 2,353 < 4 - 1,6413. Jurnal Progressus Humanitatis Vol. 1 No. 1 Mei 2025 . Copyright A pada Penulis Jurnal Progressus Humanitatis Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora e-ISSN: x-x p-ISSN: x-x Jadi nilai uji Durbin Watson yang diperoleh sebesar 2,353 berada di antara dU batas atas . ,6. dengan 2,3587 . -1,6. , sehingga pengambilan keputusan menerima H0 yang artinya bahwa tidak terjadi Uji Heteroskedastisitas Uji heteroskedastisitas bertujuan untuk mengetahui apakah dalam model regresi terjadi ketidaksamaan dari residual atau pengamatan atau kepengamatan lainnya untuk mendeteksi ada tidaknya heteroskedastisitas dengan melihat pola titik-titik pada scatterplot regresi. Jika titik-titik menyebar dengan pola yang tidak jelas diatas dan dibawah angka 0 pada sumbu Y maka tidak terjadi masalah Gambar 4. 3 Hasil Uji Heteroskedastisitas Berdasarkan gambar 4. 3 di atas menujukan bahwa titik-titik membentuk pola yang jelas dan menyebar diatas dan dibawah angka 0 sumbu Y. Maka, dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi gejala heteroskedastisitas pada model regresi. Uji Regresi Linear Berganda Analisis regresi linear berganda merupakan regresi yang memiliki satu variabel dependen dan dua atau lebih variabel independen. Dalam penelitian ini Return On Asset sebagai variabel dependen (Y) sedangkan Loan to Deposit Ratio dan Biaya Operasional Pendapatan Operasional sebagai variabel independen (X). Maka dapat diperoleh hasil sebagai berikut: Tabel 4. Hasil Uji Regresi Linear Berganda Dari hasil tersebut, diperoleh nilai B terdapat positif sebesar 7,724 nilai LDR bertanda negatif sebesar -0,005 dan nilai BOPO bertanda negatif sebesar -0,079. Dengan demikian dapat dibentuk dalam persamaan regresi linear berganda sebagai berikut: ROA = 7,724 Ae 0,005 (LDR)Ae 0,079 (BOPO) e Berdasarkan persamaan regresi linear berganda di atas, maka: Dari persamaan regresi linear berganda terdapat nilai konstanta bernilai positif sebesar 7,724, memiliki arti jika Loan To Deposit Ratio dan Biaya Operasional Pendapatan Operasional diasumsikan nol maka variabel dependen yaitu Return on Asset sebesar 7,724% dan sebaliknya. Koefisien regresi Loan To Deposit Ratio memiliki koefisien bertanda negatif -0,005. Hal ini Jurnal Progressus Humanitatis Vol. 1 No. 1 Mei 2025 . Copyright A pada Penulis Jurnal Progressus Humanitatis Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora e-ISSN: x-x p-ISSN: x-x menunjukkan bahwa nilai Loan To Deposit Ratio meningkat 1% maka Return on Asset akan menururn sebesar 0,005% dan sebaliknya. Koefisien regresi Biaya Operasional Pendapatan Operasional memiliki koefisien sebesar Ae 0,079. Hal ini menujukan bahwa nilai Biaya Operasional Pendapatan Operasional menurun sebesar 1% maka Return on Asset akan meningkat sebesar 0,079% dan sebaliknya. Uji Koefisien Korelasi Tabel 4. Hasil Uji Korelasi Correlations LDR BOPO ROA LDR Pearson Correlation -,229 ,200 Sig. -taile. ,524 ,579 BOPO Pearson Correlation -,229 -,985** Sig. -taile. ,524 ,001 ROA Pearson Correlation ,200 -,985** Sig. -taile. ,579 <,001 **. Correlation is significant at the 0. 01 level . -taile. Berdasarkan tabel 4. 5 di atas, diketahui antara variabel X 1 (Loan To Deposit Rati. dengan Y (Return On Asse. memiliki nilai korelasi signifikan sebesar 0,579 > 0,05 dilihat dari nilai korelasinya sebesar 0,200, artinya Return On Asset positif dan tidak terdapat korelasi yang signifikan dengan tingkat hubungan sangat rendah terhadap Return On Asset. Selanjutnya antara variabel X2 (Biaya Operasional Pendapatan Operasiona. dengan Y(Return On Asse. memiliki nilai korelasi sebesar -0,985 dengan niali signifikasi sebesar 0,001 < 0,05 artinya Biaya Operasional Pendapatan Operasional negatif dan terdapat korelasi yang signifikan dengan tingkat hubungan korelasi sempurna terhadap Return On Aset. Uji Koefisien Determinasi (R. Koefisien determinasi (R. untuk mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam menerapkan variasi variabel dependen. Nilai koefisien determinasi adalah antara nol dan satu. Jika nilai R2 mendekati 1 . maka dapat dikatakan semakin kuat model tersebut dalam menerangkan variasi variabel independen terhadap variabel dependen. Sebaliknya jika R 2 mendekati 0 . maka akan semakin lemah variasi variabel independen menerangkan variabel dependen. Maka dapat diperoleh hasil sebagai berikut: Tabel 4. Hasil Uji Determinasi Model Summaryb Adjusted R Std. Error of the DurbinModel R Square Square Estimate Watson ,985a ,971 ,963 ,11602 2,353 Predictors: (Constan. BOPO. LDR Dependent Variable: ROA Sumber: output SPSS versi 29 Jurnal Progressus Humanitatis Vol. 1 No. 1 Mei 2025 . Copyright A pada Penulis Jurnal Progressus Humanitatis Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora e-ISSN: x-x p-ISSN: x-x Dari hasil tabel di atas menunjukkan nilai koefisien determinasi (R squar. 971 atau sebesar 97,1% artinya pengaruh variabel independen (LDR dan BOPO) terhadap variabel dependen (ROA) sebesar 97,1% sedangkan sisanya 2,9% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar variabel yang Uji Hipotesis Hasil perhitungan statistik dan uji hipotesis dapat di lihat dari beberapa penguji berikut ini: Uji Parsial . Uji t pada dasarnya bertujuan untuk menunjukkan seberapa jauh pengaruh satu variabel independen secara individual dalam menerangkan variabel dependen. Dalam penelitian ini, variabel independen adalah Loan To Deposit Ratio (X. dan Biaya Operasional Pendapatan Operasional (X. , dan variabel dependen adalah Return On Asset (Y). Untuk pengujian berdasarkan nilai signifikansi hasil output SPSS: Jika nilai signifikan < 0,05 maka dikatakan signifikan. Jika nilai signifikan > 0,05 maka dikatakan tidak signifikan. Untuk pengujian dengan ketentuan sebagai berikut: Jika thitung > dari ttabel maka variabel bebas berpengaruh terhadap variabel terikat secara parsial. Jika thitung > dari ttabel maka variabel bebas tidak berpengaruh terhadap variabel terikat secara parsial. Pengujian dengan = 5%, sedangkan derajat bebas pengujiannya adalah . -k-1 = 10-2-1 = . dalam hal ini nilai ttabel adalah . f/2=. maka ttabel sebesar 2,365. Tabel 4. Hasil Uji Parsial Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Std. Model Error Beta Sig. 1 (Constan. 7,724 1,090 7,083 ,001 LDR -,005 ,011 -,027 -,408 ,696 BOPO -,079 ,005 -,991 -14,976 ,001 Sumber: output SPSS versi 29 Dari hasil tabel tersebut maka hasil uji parsial dapat disimpulkan sebagai berikut: Hasil uji pengaruh LDR (X. terhadap ROA (Y) Dapat dilihat bahwa nilai thitung pada LDR sebesar -0,408 dan nilai ttabel sebesar 2,365. Dimana nilai thitung -0,408 < ttabel 2,365 dengan nilai signifikan 0,696 > 0,05. Maka H0 diterima dan Ha ditolak, sehingga dapat diambil kesimpulan LDR tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA secara parsial. Hasil uji pengaruh BOPO (X. terhadap ROA (Y) Dapat dilihat bahwa nilai thitung pada BOPO sebesar -14,976 dan nilai ttabel sebesar 2,365. Dimana nilai thitung -14,976 > ttabel 2,447 dengan nilai signifikan 0,001 < 0,05. Maka H0 ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat diambil kesimpulan BOPO berpengaruh signifikan terhadap ROA secara Jurnal Progressus Humanitatis Vol. 1 No. 1 Mei 2025 . Copyright A pada Penulis Jurnal Progressus Humanitatis e-ISSN: x-x p-ISSN: x-x Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora Uji Simultan . ji F) Uji F digunakan untuk menunjukkan apakah semua variabel bebas yang dimasukkan dalam model mempunyai pengaruh secara bersama-sama terhadap variabel terikat, dengan hipotesis sebagai H0 = tidak terdapat pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat secara simultan. Ha = terdapat pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat secara simultan. Untuk pengujian berdasarkan nilai Fhitung dan Ftabel: Jika Fhitung > dari Ftabel maka H0 ditolak dan Ha diterima artinya variabel bebas berpengaruh terhadap variabel terikat secara simultan. Jika Fhitung < dari Ftabel maka H0 diterima dan Ha ditolak artinya variabel bebas tidak berpengaruh terhadap variabel terikat secara simultan Untuk pengujian berdasarkan nilai signifikansi: Jika nilai signifikan < 0,05 maka hipotesis Ha diterima atau dikatakan signifikan. Jika nilai signifikan > 0,05 maka hipotesis Ha ditolak atau dikatakan tidak signifikan. Tabel 4. Hasil Uji Simultan ANOVAa Sum of Mean Model Squares Df Square 1 Regression 3,149 1,574 Residual ,094 ,013 Total 3,243 Dependent Variable: ROA Predictors: (Constan. BOPO. LDR 116,967 Sig. ,001b Sumber: output SPSS versi 29 Dari hasil tabel dapat dilihat bahwa uji F menunjukkan nilai Fhitung sebesar 116,967 dengan signifikan sebesar 0,001 dengan derajat kebebasan . f1 = k-1, maka 3-1 = . f2 = n-k, maka 103 = . Sedangkan nilai Ftabel 4,74. Dengan ini diketahui bahwa nilai Fhitung 116,967 > Ftabel 4,74. Sedangkan niali signifikan 0,001 < 0,05. Jadi kesimpulannya H0 ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa LDR dan BOPO berpengaruh signifikan terhadap ROA secara simultan. PEMBAHASAN Berdasarkan hasil analisis data di atas dalam pengujian Pengaruh Loan to Deposit Ratio dan Biaya Operasional Pendapatan Operasional terhadap Return on Asset PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. Periode 2013-2022, maka terdapat bebrapa hal yang dapat dijelaskan dalam penelitian ini yaitu: Pengaruh Loan to Deposit Ratio terhadap Return on Asset Loan to Deposit Ratio tidak berpengaruh terhadap Return on Asset secara parsial dengan tingkat signifikasi sebesar 0,696 > 0,05, artinya H0 diterima dan Ha ditolak, sehingga dapat disimpulkan secara parsial Loan to Deposit Ratio tidak berpengaruh signifikan terhadap Return On Asset. Hal tersebut dapat dikaitkan dengan penelitian terdahulu berdasarkan hasil penelitian I Gusti Ayu Medy Kayana Putri. Putu Kepramareni, dan Sagung Oka Pradnyawati . yang menyatakan bahwa Loan to Deposit Ratio tidak berpengaruh terhadap Return on Asset. Namun penelitian ini bertolak belakang dengan penelitian yang dilakukan oleh Fanesha. Nusa Muktiadji, dan Ganjar Hendrian . yang menyatakan bahwa Loan to Deposit Ratio secara parsial berpengaruh terhadap Return on Asset. Jurnal Progressus Humanitatis Vol. 1 No. 1 Mei 2025 . Copyright A pada Penulis Jurnal Progressus Humanitatis Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora e-ISSN: x-x p-ISSN: x-x Pengaruh Biaya Operasional Pendapatan Operasional terhadap Return on Asset Biaya Operasional Pendapatan Operasional berpengaruh terhadap Return on Asset secara parsial dengan tingkat signifikasi sebesar 0,001 < 0,05, artinya H0 ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan secara parsial Biaya Operasional Pendapatan Operasional berpengaruh dan signifikan terhadap Return on Asset. Hal tersebut dapat dikaitkan dengan penelitian terdahulu berdasarkan hasil Diyah Pamularsih . yang menyatakan bahwa Biaya Operasional Pendapatan Operasional berpengaruh terhadap Return on Asset. Namun penelitian ini bertolak belakang dengan penelitian yang dilakukan oleh Panji Maulana. Sany Dwita. Nayang Helmayunita . yang menyatakan bahwa Biaya Operasional Pendapatan Operasional tidak berpengaruh terhadap Return on Asset. Pengaruh Loan to Deposit Ratio dan Biaya Operasional Pendapatan Operasional terhadap Return on Asset Loan to Deposit Ratio dan Biaya Operasional Pendapatan Operasional berpengaruh terhadap Return on Asset secara simultan dengan tingkat signifikasi sebesar 0,001 < 0,05, artinya H0 ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan secara simultan Loan to Deposit Ratio dan Biaya Operasional Pendapatan Operasional berpengaruh dan signifikan terhadap Return on Asset. Hal tersebut dapat dikaitkan dengan penelitian terdahulu berdasarkan hasil Muhammad Setya Pratama. Sari Mubaroh. Riki Afriansyah . yang menyatakan bahwa Loan to Deposit Ratio dan Biaya Operasional Pendapatan Operasional berpengaruh terhadap Return on Asset. Namun penelitian ini bertolak belakang dengan penelitian yang dilakukan oleh Panji Maulana. Sany Dwita. Nayang Helmayunita . yang menyatakan bahwa Loan to Deposit Ratio dan Biaya Operasional Pendapatan Operasional tidak berpengaruh terhadap Return on Asset. SIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan sebelumnya mengenai Pengaruh Loan to Deposit Ratio dan Biaya Operasional Pendapatan Operasional terhadap Return on Asset PT Bank Rakyat Indonesia Tbk Periode 2013-2022, maka dapat diambil kesimpulan sebagai LDR tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA secara parsial. Hal ini dapat dilihat bahwa nilai thitung pada LDR sebesar -0,408 dan nilai ttabel sebesar 2,365. Dimana nilai thitung -0,408 < ttabel 2,365 dengan nilai signifikasi 0,696 > 0,05, yang berarti LDR tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA secara parsial. BOPO berpengaruh signifikan terhadap ROA secara parsial. Hal ini dapat dilihat dari nilai thitung pada BOPO sebesar -14,976 dan nilai ttabel sebesar 2,365. Dimana nilai thitung 14,976 > ttabel 2,447 dengan nilai signifikasi 0,001 < 0,05, yang berarti BOPO positif dan berpengaruh signifikan terhadap ROA secara parsial. LDR dan BOPO berpengaruh signifikan terhadap ROA secara simultan. Hal ini dapat dilihat dari nilai Fhitung 116,967 > Ftabel 4,74 dan nilai signifikasi 0,001 < 0,05, yang berarti LDR dan BOPO berpengaruh signifikan terhadap ROA secara simultan. PENGHARGAAN Penulis mengucapkan terima kasih kepada dosen pembimbing yang telah memberikan arahan dan bimbingan berharga selama penyusunan penelitian ini. Masukan konstruktif dan motivasi yang diberikan menjadi fondasi penyelesaian penelitian dengan hasil memuaskan. Apresiasi mendalam juga Jurnal Progressus Humanitatis Vol. 1 No. 1 Mei 2025 . Copyright A pada Penulis Jurnal Progressus Humanitatis Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora e-ISSN: x-x p-ISSN: x-x disampaikan kepada mahasiswa yang berpartisipasi sebagai responden penelitian. Kerja sama dan kesediaan memberikan data akurat menjadi kunci keberhasilan penelitian ini dalam memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan. DAFTAR PUSTAKA