SSN: 2614-6754 . ISSN: 2614-3097. Halaman 445-452 Volume 4 Nomor 1 Tahun 2020 LIMBAH DAUR ULANG DAPAT MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK DI TAMAN KANAK-KANAK Oktarina FadhilaA. RakimahwatiA Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang Email: oktarinafadhila@gmail. Abstrak Kreativitas anak di Taman Kanak-kanak kurang berkembang karena minimnya ide-ide kreatif untuk membuat dan memanfaatkan limbah yang ada di sekitarnya dikarenakan anak terbiasa dengan media yang sudah jadi. Seharusnya anak juga dikenalkan dengan lingkungan sekitar, agar anak dapat mengembangkan imajinasi dan mengeluarkan ide-idenya, seperti kegiatan membuat media dengan memanfaatkan limbah daur ulang dengan kreativitasnya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah limbah daur ulang dapat meningkatkan kreativitas anak di Taman Kanak-kanak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian studi Penelitian ini dapat menjadi acuan untuk guru dalam mengembangkan kreativitas anak-anak karena kegiatan limbah daur ulang dapat membuat anak berkreasi dan berimajinasi. Kata Kunci: Limbah Daur Ulang. Kreativitas Anak Abstract Children's creativity in kindergarten is less developed due to the lack of creative ideas from children in forming and utilizing the waste around them because children are accustomed to ready-made media. Children should also be introduced to the environment, so that children can develop their imagination and express their ideas, such as making media activities by utilizing recycled waste with their own creativity. This study aims to determine whether recycled waste can increase children's creativity in kindergarten. The method used in this research is literature study research. This research can be a reference for teachers in developing children's creativity because recycling waste activities can make children creative and imagined. Keywords: Recycling Waste. Child Creativity PENDAHULUAN Pendidikan adalah dasar dalam semua kemajuan dan perkembangan yang berkualitas, dengan adanya pendidikan manusia dapat meningkatkan semua kemampuan yang ada di dalam dirinya, dapat mengoptimalkan manusia menjadi pribadi yang berilmu, sehingga terlahir sumber daya manusia yang berkompeten di masa depan. Pendidikan merupakan proses yang tiada akhir, terdapat kesepakatan untuk melayani anak sejak usia kandungan sampai sepanjang hayat manusia. Pendidikan sepanjang hayat menjadi landasan munculnya kepedulian terhadap pendidikan sejak dalam kandungan dengan tahap-tahap usia dan perkembangannya yang disebut pendidikan anak usia dini. Pendidikan memegang peranan yang sangat utama dalam menentukan perkembangan anak. Rakimahwati . 7: . mengemukakan bahwa pendidikan anak usia dini adalah upaya dalam pembinaan anak sejak lahir hingga usia enam tahun. Dengan adanya pendidikan dapat membantu pertumbuhan, perkembangan jasmani dan rohani, memfasilitasi pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal. Proses pembinaan pertumbuhan dan perkembangan dengan adanya rangsangan Jurnal Pendidikan Tambusai SSN: 2614-6754 . ISSN: 2614-3097. Halaman 445-452 Volume 4 Nomor 1 Tahun 2020 pendidikan dan mencakup semua aspek perkembangan agar anak siap untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya. Pendidikan anak usia dini adalah suatu bentuk penyelenggaraan pendidikan ditunjukkan kepada anak yang dilakukan melalui pemberian stimulus pendidikan agar membantu perkembangan dan pertumbuhan. Dengan adanya pemberian stimulus tersebut sehingga anak memiliki kesiapan untuk memasuki pendidikan ke jenjang Dibutuhkan suasana belajar, strategi dan stimulasi yang sesuai dengan kebutuhan anak agar pertumbuhan dan perkembangan anak dapat tercapai lebih Oleh sebab itu, anak sebagai generasi penerus perlu dibekali kemampuan untuk mengoptimalkan seluruh aspek dan potensi yang dimiliki salah satunya yaitu Kreativitas itu sendiri merupakan sebuah keahlian yang dimiliki seseorang dalam mengekspresikan dan mengaplikasikan ide-ide baru yang dimilikinya dalam bentuk karya yang bermanfaat. Anak usia dini sering terlihat menunjukkan kreativitasnya dalam bermain dan pada masa ini diperlukan pendidikan yang mampu merangsang tumbuhnya kreativitas anak. Melalui kreativitas anak dapat berkreasi melalui suatu benda sesuai dengan minat, bakat dan kemampuan yang dimiliki oleh Kesenangan dan kepuasan yang sangat besar memiliki pengaruh nyata pada perkembangan anak dengan adanya kreativitas. Menurut Rahayu & Mayar . 9: . kreativitas adalah suatu kemampuan yang dimiliki oleh anak. Kreativitas itu sendiri adalah sebuah keahlian yang dimiliki seseorang dalam mengekspresikan dan mengaplikasikan ide-ide baru yang dimilikinya dalam bentuk karya yang bermanfaat. Anak usia dini sering terlihat menunjukkan kreativitasnya dalam bermain dan pada masa ini diperlukan pendidikan yang mampu merangsang tumbuhnya kreativitas anak. Pendidikan pada anak usia dini sangat dipengaruhi oleh pendidiknya. Tetapi terkadang pendidik kurang memahami betapa pentingnya memupuk kreativitas pada anak sejak dini. Kreativitas anak tidak akan berkembang jika tidak ada dukungan dari Oleh sebab itu, lingkungan pendidikan memegang peran yang penting dan utama dalam pengembangan kreativitas sejak usia dini. Menurut Fakhriyani . 6: . kreativitas anak penting untuk dikembangkan sejak usia dini karena dengan berkreasi anak dapat mewujudkan dirinya, anak memiliki kemampuan untuk memecahkan suatu masalah, dan berguna dalam memberikan kepuasan pada individu dengan bersibuk diri secara kreatif, serta memungkinkan manusia untuk meningkatkan kualitas dan taraf hidupnya dengan kreativitas. Dengan adanya kreativitas seseorang terdorong untuk membuat ide-ide atau penemuanpenemuan baru yang dapat meningkatkan kesejahteraan dan aspek perkembangan Berbagai upaya yang dapat dilakukan pendidik untuk meningkatkan kreativitas anak adalah dengan kegiatan pemanfaatan limbah daur ulang yang masih bisa dimanfaatkan dan diolah menjadi sebuah karya baru. Limbah daur ulang adalah limbah yang dihasilkan dari suatu proses produksi, baik industri maupun rumah tangga yang sudah tidak digunakan lagi namun masih bisa dimanfaatkan dengan memberi sentuhan baru sehingga dapat digunakan kembali dengan bentuk yang lebih baru dan Dengan kegiatan ini, anak dapat belajar dengan cara yang lebih menyenangkan dan akan membuat anak merasa tertarik dan tidak jenuh dalam proses Minimnya ide-ide kreatif dari anak dalam membentuk dan memanfaatkan barang bekas yang ada di sekitarnya karena anak terbiasa dengan media yang sudah jadi atau media siap saji. Seharusnya anak juga dikenalkan dengan lingkungan sekitar, agar anak dapat mengembangkan imajinasi dan mengeluarkan ide-idenya seperti melihat benda-benda yang tidak terpakai disekitarnya. Dengan kegiatan tersebut anak dapat berimajinasi untuk membuat media yang diinginkannya sehingga bisa memanfaatkan limbah daur ulang dengan kreativitasnya sendiri. Jurnal Pendidikan Tambusai SSN: 2614-6754 . ISSN: 2614-3097. Halaman 445-452 Volume 4 Nomor 1 Tahun 2020 Menurut Hanafi & Sujarwo . 5: . pembelajaran aktif dimulai ketika anak menggunakan tubuh dan semua indera untuk mengeksplorasi bahan limbah. Dalam kegiatan ini, anak memilih apa yang harus dilakukan dan bahan untuk digunakan sesuai dengan keinginannya sendiri. Selanjutnya menurut Chintya & Kusuma . kegiatan memanfaatkan limbah daur ulang merupakan pengalaman yang baru dilakukan oleh anak. Membutuhkan kreativitas dan keberanian untuk mencoba, yakni berani untuk mencoba hal-hal baru yang belum dilakukan sebelumnya. Hasil dari mencoba tersebut yang terpenting yaitu kegiatan membuat karya dari limbah daur ulang dapat memberi pengalaman, wawasan baru, dan meningkatkan kreativitasnya. Rahayu . menyatakan bahwa limbah daur ulang dapat dijadikan bahan untuk membuat berbagai macam benda, hiasan, dan mainan. Selain itu memanfaatkan limbah tersebut dapat membantu untuk melestarikan lingkungan dan bisa meningkatkan kreativitas anak serta memberikan pengalaman bagi anak dalam pengolahan atau mendaur ulang limbah menjadi sesuatu yang bisa dimanfaatkan. Oleh karena itu, dengan kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi anak untuk menciptakan karyanya sendiri, ataupun membuat kreasi baru dari benda yang telah ada sebelumnya serta dapat membangkitkan dan mengembangkan kreativitas anak. METODE Metode penelitian yang digunakan termasuk dalam metode penelitian studi Anshori & Iswati . 9: . menyatakan bahwa penelitian studi literatur adalah menggali teori-teori yang telah berkembang dalam bidang ilmu yang akan diteliti, mencari metode dan teknik penelitian, metode dan teknik pengumpulan data serta menganalisis data. Penelitian studi literatur diperlukan untuk mengetahui ilmu yang berkaitan dengan penelitian telah berkembang, mengetahui simpulan dan generalisasi yang telah pernah dibuat, mencari data sekunder yang akan mendukung penelitian, sehingga situasi atau hasil yang diperoleh dapat tercapai sesuai dengan yang diharapkan. Penelitian studi literatur merupakan serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca, mencatat, serta mengolah bahan penelitian. Dalam penelitian ini diharuskan mencari, mengumpulkan, dan menganalisa referensi yang relevan dengan permasalahan yaitu limbah daur ulang dapat meningkatkan kreativitas anak di Taman Kanak-kanak. Penelitian studi literatur merupakan cara yang dipakai untuk menghimpun data dari sumber referensi yang berhubungan dengan penelitian yang diangkat yaitu limbah daur ulang dapat meningkatkan kreativitas anak di Taman Kanak-kanak. HASIL DAN PEMBAHASAN Konsep Anak Usia Dini dan Pendidikan AUD Anak usia dini merupakan anak yang berada dalam tahapan usia nol sampai dengan delapan tahun, memiliki sifat yang unik dan memiliki karakteristik berbeda yang sesuai dengan tahapan usianya masing-masing. Proses pertumbuhan dan perkembangan sangat pesat dalam berbagai aspek dalam rentang kehidupan manusia sejak usia dini. Pada masa ini, kualitas hidup seseorang memiliki makna dan pengaruh yang luar biasa untuk kehidupan berikutnya. Anak usia dini memiliki karakteristik yang berbeda sesuai tahapan usianya seperti, anak bersifat egosentris, anak memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, bersifat unik, kaya imajinasi, dan fantasi, serta anak memiliki daya kosentrasi yang singkat. Anak usia dini merupakan masa belajar yang sangat potensial, karena pada usia dini merupakan masa golden age. Karakteristik anak usia dini adalah usia kelompok, usia menjelajah, usia bertanya, usia meniru, dan usia kreatif. Awal masa kanak-kanak baik di rumah atau di lingkungan prasekolah merupakan masa persiapan yang sangat penting bagi anak. Jurnal Pendidikan Tambusai SSN: 2614-6754 . ISSN: 2614-3097. Halaman 445-452 Volume 4 Nomor 1 Tahun 2020 Pendidikan memberi kesempatan bagi anak untuk mengembangkan kepribadian dan potensi yang lebih optimal sejak usia dini. Suyadi & Ulfah . 5: . menyatakan bahwa pendidikan anak usia dini adalah pendidikan yang diselenggarakan dengan tujuan untuk memfasilitasi atau mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara menyeluruh atau menekankan agar seluruh aspek kepribadian anak dapat Tujuan dari pendidikan anak usia dini adalah mengembangkan pengetahuan dan pemahaman orang tua dan guru, serta pihak-pihak terkait dengan pendidikan dan perkembangan pada anak usia dini. Tujuan pendidikan anak usia dini secara umum adalah mengembangkan seluruh potensi anak sejak dini sebagai persiapan untuk hidup dan dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan serta meningkatkan Anak sebagai generasi penerus perlu dibekali kemampuan untuk mengoptimalkan seluruh aspek dan potensi yang dimiliki salah satunya yaitu Konsep Kreativitas Anak Usia Dini Kreativitas adalah kemampuan seseorang dalam menciptakan dan menghasilkan suatu kreasi serta mendapatkan cara baru dalam melakukan sesuatu agar lebih mudah, efisien, serta lebih efektif. Kreativitas perlu dipupuk sejak dini karena dengan berkreasi seseorang bisa mewujudkan dirinya. Perwujudan diri merupakan kebutuhan utama manusia, kreativitas atau berfikir kreatif sebagai kemampuan melihat bermacam kemungkinan dalam penyelesaian terhadap suatu masalah. Kreativitas tidak hanya bermanfaat bagi diri pribadi tetapi juga lingkungannya, dengan adanya kreativitas dapat meningkatkan mutu dan kemampuan anak. Kreativitas anak usia dini penting untuk dikembangkan karena dengan berkreasi anak dapat mewujudkan dirinya, menemukan cara-cara baru yang dapat memecahkan masalah, memberikan kepuasan pada individu, dan memungkinkan untuk meningkatkan kualitas dan taraf hidup anak. Kreativitas belum banyak dipergunakan sebagai bentuk pemikiran dalam pendidikan anak usia dini. Rasa puas sebagai manfaat dari kreativitas akan mendorong anak untuk melakukan setiap kegiatan dengan lebih baik dan bermakna. Manfaat dari mengembangkan potensi kreatif anak didasarkan beberapa alasan yaitu kreativitas merupakan manifestasi setiap individu, kreativitas merupakan kemampuan untuk mencari berbagai macam kemungkinan dalam menyelesaikan suatu masalah, kegiatan kreatif tidak hanya bermanfaat bagi pengembangan pribadi dan lingkungannya tetapi juga dapat memberikan kepuasan kepada anak. Untuk itu diperlukan pembinaan yang tepat yang memungkinkan dapat mengembangkan potensi dan kemampuan secara optimal pada anak. Beberapa komponen utama yang harus ada dalam kreativitas yaitu aktifitas berpikir kreatif selalu melibatkan proses berpikir didalam diri seseorang, menemukan atau menciptakan sesuatu yang mencangkup kemampuan menghubungkan dua gagasan atau lebih yang semula tampak tidak berhubungan kemampuan mengubah pandangan yang ada, sifat baru atau orisinil, umumnya kreativitas dilihat dari adanya suatu produk baru, dan produk yang berguna atau bernilai, serta suatu karya yang dihasilkan dari proses kreatif harus memiliki kegunaan yang lebih baik dan optimal. Konsep Limbah Daur Ulang Limbah adalah akibat dari adanya aktivitas manusia yang begitu kompleks yang dihasilkan dari suatu proses produksi, baik industri maupun rumah tangga. Volume limbah sebanding dengan tingkat konsumsi terhadap barang atau material yang digunakan sehari-hari. Oleh karena itu pengelolaan limbah tidak bisa terlepas dari pengelolaan gaya hidup masyarakat. Jika limbah tidak ditangani secara efektif dan efisien, limbah tentu akan berbalik menghancurkan kehidupan di sekitarnya. Limbah yang paling banyak dijumpai di lingkungan masyarakat adalah limbah plastik. Jurnal Pendidikan Tambusai SSN: 2614-6754 . ISSN: 2614-3097. Halaman 445-452 Volume 4 Nomor 1 Tahun 2020 Daur ulang adalah proses untuk menjadikan sesuatu bahan bekas menjadi bahan baru. Daur ulang ini bertujuan untuk mencegah adanya sampah atau limbah yang sebenarnya tidak berguna. Dengan daur ulang tersebut maka dapat mengurangi penggunaan bahan baku baru yang diperlukan untuk pembuatan barang atau produk Limbah daur ulang merupakan limbah yang dihasilkan dari suatu proses produksi, baik industri maupun rumah tangga yang sudah tidak digunakan lagi namun masih bisa dimanfaatkan dengan memberi sentuhan baru sehingga dapat digunakan kembali dengan bentuk yang lebih baru dan menarik. Dalam pengolahan limbah daur ulang diperlukan proses untuk menjadikan suatu limbah menjadi sesuatu yang baru. Menurut Endah . 5: . prinsip-prinsip pengolahan limbah daur ulang yaitu sebagai berikut: . Reduce, mengurangi barang yang digunakan, semakin banyak menggunakan material semakin banyak limbah yang Contohnya, ganti pemakaian sendok plastik untuk makan dengan sendok logam sehingga dapat mengurangi limbah sendok plastik. Reuse, menggunakan kembali benda yang sudah tidak digunakan untuk dimanfaatkan. Recycle, mendaur ulang limbah yang sudah tidak berguna lagi menjadi sesuatu yang bermanfaat, seperti sendok plastik, bungkus permen, tali rafia, botol plastik, kantong plastik, dan kemasan bungkus makanan menjadi bentuk binatang, bunga, dan lainnya. Limbah daur ulang dapat diolah menjadi sesuatu yang menarik dan bermanfaat bagi anak. Limbah daur ulang dapat juga jadikan bahan untuk membuat berbagai macam bentuk benda yang diinginkan anak. Selain itu memanfaatkan limbah tersebut dapat membantu untuk melestarikan lingkungan dan bisa meningkatkan kreativitas anak serta memberikan pengalaman bagi anak dalam pengolahan atau mendaur ulang limbah menjadi benda-benda yang bisa dimanfaatkan dalam membuat beragam kreasi menjadi karya seni yang indah, kreatif dan unik untuk mengembangkan kreativitas Limbah yang paling banyak ditemui di lingkungan masyarakat adalah limbah Limbah plastik yang dapat didaur ulang yaitu seperti sendok plastik bekas, bungkus permen, tali rafia, kantong kresek, botol air minum kemasan, sendok plastik, plastik kemasan makanan, dan lainnya. Beragam kreasi dapat dibuat dari limbah daur ulang menjadi karya seni yang unik, menarik, dan kreatif. Banyak kreasi yang dapat dibuat dari pemanfaatan limbah daur ulang yang dapat dilihat pada gambar berikut: Gambar 1. bentuk ikan dari bungkus permen Jurnal Pendidikan Tambusai SSN: 2614-6754 . ISSN: 2614-3097. Halaman 445-452 Volume 4 Nomor 1 Tahun 2020 Gambar 2. Bentuk capung dari sendok plastik bekas Gambar 3. Bentuk kupu-kupu dari piring kertas bekas Jurnal Pendidikan Tambusai SSN: 2614-6754 . ISSN: 2614-3097. Halaman 445-452 Volume 4 Nomor 1 Tahun 2020 Gambar 4. Bentuk kupu-kupu dari bungkus makanan Berdasarkan gambar di atas terlihat bahwa dengan kegiatan limbah daur ulang ini dapat mengembangkan berbagai kecerdasan anak karena bentuk, tekstur dan warna yang beragam dari limbah tersebut. Kegiatan ini juga mampu merangsang dan mengembangkan kreativitas serta daya imajinasi anak. Selain itu, mendaur ulang limbah ini juga menyenangkan dan dapat merangsang keaktifan pada anak. Kegiatan ini dapat dijadikan alternatif kegiatan pembelajaran dalam pendidikan anak usia dini. Penggunaan limbah daur ulang dalam pembelajaran sejak dini mampu menciptakan generasi yang lebih baik dalam hal pemeliharaan lingkungan. Kegiatan limbah daur ulang ini sangat berpengaruh dalam meningkatkan kreativitas anak, dapat dilihat saat melakukan kegiatan anak menjadi aktif, kreatif, dan Hal ini sesuai dengan pendapat Hanafi & Sujarwo . 5: . AuPembelajaran aktif dimulai ketika anak menggunakan tubuh dan semua indera untuk mengeksplorasi bahan limbah. Dalam kegiatan ini, anak memilih apa yang harus dilakukan dan bahan untuk digunakan sesuai dengan keinginannya sendiri. Anak yang menikmati menciptakan produk yang unik tumbuh sebagai individu yang dapat berpikir secara mandiri, menemukan solusi berbeda untuk masalah dan apa yang dapat mereka lakukan. Dengan kegiatan limbah daur ulang yang masih dapat dimanfaatkan kembali dapat memunculkan kreativitas pada anak. Ay Jadi, dengan kegiatan limbah daur ulang ini dapat meningkatkan kreativitas anak. KESIMPULAN Anak usia dini adalah individu yang sedang mengalami proses pertumbuhan dan perkembangan yang sangat cepat, bahkan disebut sebagai lompatan Anak usia dini memiliki rentang usia yang sangat berharga dibandingkan usia-usia selanjutnya karena perkembangan kecerdasannya pada usia ini berkembang dengan sangat cepat. Dibutuhkan strategi, suasana belajar, dan stimulasi yang sesuai dengan kebutuhan anak agar pertumbuhan dan perkembangan tercapai lebih optimal pada anak. Oleh sebab itu, kemampuan anak pada usia ini perlu dipupuk untuk mengembangkan seluruh aspek dan potensi yang dimiliki salah satunya yaitu kreativitas. Berbagai upaya yang dapat dilakukan pendidik untuk meningkatkan kreativitas anak adalah dengan kegiatan pemanfaatan limbah daur ulang yang masih bisa dimanfaatkan dan diolah menjadi sebuah karya baru. Limbah daur ulang adalah limbah yang dihasilkan dari suatu proses produksi, baik industri maupun rumah tangga yang sudah tidak digunakan lagi namun masih bisa dimanfaatkan dengan memberi sentuhan baru sehingga dapat digunakan kembali dengan bentuk yang lebih baru dan Dengan kegiatan ini, anak dapat belajar dengan cara yang lebih menyenangkan dan akan membuat anak merasa tertarik dan tidak jenuh dalam proses Pemanfaatkan limbah daur ulang dapat membantu untuk melestarikan lingkungan dan memberikan pengalaman bagi anak dalam mengolah limbah daur ulang menjadi benda-benda yang bisa dimanfaatkan serta membantu dalam meningkatkan kreativitas pada anak. Oleh karena itu, dengan kegiatan ini dapat memberikan kesempatan bagi anak untuk menciptakan karyanya sendiri, ataupun membuat kreasi yang baru dari benda yang telah ada sebelumnya serta dapat mengembangkan dan meningkatkan kreativitas anak. DAFTAR RUJUKAN Anshori. & Iswati. Metodologi penelitian kuantitatif: edisi 1. Surabaya: UNAIR Chintya. & Kusuma. Meningkatkan kreativitas seni melalui pelatihan membuat karya dengan memanfaatkan botol plastik bekas. Jurnal Pengabdian dan Kewirausahaan. : 10-16 Jurnal Pendidikan Tambusai SSN: 2614-6754 . ISSN: 2614-3097. Halaman 445-452 Volume 4 Nomor 1 Tahun 2020 Endah. Kreasi dari limbah plastik. Surabaya: Tiara Aksa Fadlillah. Desain pembelajaran pendidikan anak usia dini. Yogyakarta: ArRuzz Media Fakhriyani. Pengembangan kreativitas anak usia dini. Jurnal Pemikiran Penelitian Pendidikan dan Sains. : 193-200 Fitri. , & Rakimahwati. Pengaruh Permainan Train Ballon Terhadap Perkembangan Sosial Anak Usia Dini di TK Aisyiah VI Ulak Karang. Padang. Indonesian Journal of Islamic Early Childhood Education, 4 . : 43-50 Hanafi. & Sujarwo. Upaya meningkatkan kreativitas anak dengan memanfaatkan media barang bekas di TK Kota Bima. Jurnal pendidikan dan pemberdayaan masyarakat. : 215-225 Maulana. , & Mayar. Pengembangan Kreativitas Anak Usia Dini Di Era Revolusi 4-0. Jurnal Pendidikan Tambusai, 3. : 1141-1149 Mayar. Roza. , & Delfia. Urgensi Profesionalisme Guru Paud dalam Mengembangkan Kreativitas Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Tambusai. : 1113-1119 Mulyanti. Manajemen paud. Bandung: Rosdakarya Mulyasa. Manajemen paud. Bandung: PT Remaja Rosdakarya Nabila. Pemanfaatan limbah sendok plastik untuk diaplikasikan sebagai produk perhiasan. e-Poceeding of Art & Design. : 1009-1028 Nurani. Pengembangan media daur ulang berbasis kecerdasan jamak dalam meningkatkan keterampilan hidup anak usia dini. Cakrawala Pendidikan. Rachmawati. & Kurniati. Strategi pengembangan kreativitas pada anak usia taman kanak-kanak. Jakarta: Kencana Prenada Media Rakimahwati. Model pembelajaran sambil bermain pada anak usia dini. Padang: UNP Press Rakimahwati. Interactive Game Influences Based on Inquiry Learning Model Towards the Ability of Reading in Kindergarden in Padang. In International Conference of Early Childhood Education (ICECE 2. Atlantis Press Rakimahwati. Yetti. Ismet. Pelatihan Pembuatan Boneka Jari Bergambar Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Anak Usia Dini Di Kecamatan V Koto Kampung Dalam Kabupaten Padang Pariaman. Jurnal Pendidikan: Early Childhood. : 1-11 Rahayu. Yuk, berkreasi dengan barang bekas. Yogyakarta: Gramedia Suryana. Pendidikan anak usia dini . eori dan praktik pembelajara. Padang: Unp Press. Suryana. Stimulasi & aspek perkembangan anak. Jakarta: Kencana Suryani. Kreasi kertas bekas. Yogyakarta: Arcitra Susanto. Pendidikan anak usia dini . eori & praktik pembelajara. Jakarta: Bumi Aksara Wiyani. , & Barnawi. Format PAUD. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media Yulia. Daur ulang bros dari limbah plastik. Jakarta: Demedi Pustaka Yulsyofriend. Permainan membaca dan menulis anak usia dini. Padang: Sukabina Press Jurnal Pendidikan Tambusai