SURYA ABDIMAS Vol. 5 No. 54 - 58 Available online at: http://jurnal. id/index. php/abdimas/index p-ISSN: 2580-3492 e-ISSN: 2581-0162 Pelatihan Komputer Ms Office Bagi Remaja Anggota Karang Taruna di Desa Polowangi Kecamatan Pituruh Kabupaten Purworejo Andrean Nuriza Johan . Abdul Ngafif Universitas Muhammadiyah Purworejo Jl. Dahlan 3 Purworejo. Jawa Tengah. Indonesia | andrianjohan41@gmail. | DOI: https://doi. org/10. 37729/abdimas. Abstrak Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk membantu remaja karang taruna untuk mengembangkan skill dalam mengoprasikan komputer. Untuk mencapai tujuan tersebut metode pengembagan skill adalah dengan melalui pelatihan. Sasaran Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah para remaja karang taruna di Desa Polowangi Kecamatan Pituruh Kabupaten Purworejo dengan jumlah populasi adalah 40 orang. Permasalahan diselesaikan dalam tiga . tahapan kegiatan, yakni persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap persiapan yang dilakukan adalah menganalisa masalah dan kebutuhan remaja karang taruna untuk mengoperasikan MS Office yang meliputi Word. Excel, dan Power Point. Tahap kedua yaitu pelaksanaan terbagi menjadi beberapa sesi yaitu pembukaan, penyampaian teori dasar mengenai ketiga software tersebut. Tahap ketiga yakni evaluasi dengan meminta umpan balik peserta melalui kuesioner tentang pemahaman materi. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini dapat diuraikan sebagai berikut: Berdasarkan hasil umpan balik dari peserta, didapatkan informasi bahwa kegiatan ini sangat relevan untuk meningkatkan skill para remaja karang taruna mengenai pengoperasian MS Office dan para peserta merasa mendapatkan wawasan yang lebih luas tentang MS Office. Kata kunci: Pelatihan. Komputer. Ms. Office. Remaja This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4. International License Pendahuluan Oganisasi karang taruna sangat penting untuk mengembangkan potensi remaja atau pemuda, maka seyogyanya organisasi ini mendapat perhatian lebih dari berbagai Hal ini sejalan dengan pendapat Sawitri . yang menyatakan organisasi karang taruna ini seharusnya mendapatkan perhatian lebih dari masyarakat, pemerintah serta pihak-pihak yang terkait. Sementara itu, kita sedang berada di era revolusi industri 4. 0, yang artinya telah memasuki teknologi digital yang sangat berdampak pada tatanan kehidupan manusia diseluruh dunia (Putri, 2019: . Adanya arus informasi tanpa batas dan akses pada teknologi ini menuntut manusia untuk selalu update dan upgrade pengetahuannya agar tidak tertinggal dalam hal penguasaan Perlunya peningkatan penguasaan teknologi dan informasi ini tidak hanya berlaku pada peserta didik maupun pekerja kantor, namun seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat melek terhadap teknologi. Hal tersebut senada dengan Niati. Surya Abdimas Soelistiyono. , & Ariefiantoro. yang mengemukakan bahwa warga masyarakat wajib melek teknologi dengan menguasai perangkat keras maupun perangkat lunaknya, sehingga dapat menunjang kinerjanya. Tidak dapat dipungkiri bahwa penguasaan IT di masyarakat terutama wilayah pedesaan masih cukup rendah, selain karena keterbatasan sarana alat, kemampuan penguasaan terhadap teknologi ditengarai menjadi penyebab utamanya Sulistyanto. Namun demikian, saat ini seluruh elemen masyarakat baik di kota maupun di desa telah mengenal teknologi informasi melalui handphone. Masyarakat sangat akrab dengan media sosial maupun media informasi lain berbasis mobile. Upaya-upaya peningkatan kemampuan penguasaan komputer dan teknologi informasi telah banyak dilakukan warga masyarakat guna memenuhi kebutuhan akan informasi dan media sosial Wulandari. Pratistha. Waas. , & Meinarni. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari perangkat desa bahwa masalah utama yang dihadapi remaja karang taruna adalah ketrampilan dalam mengoprasikan Ms Office yang masih kurang. Kondisi nyata remaja karang taruna ini adalah banyak diantara mereka yang tidak memiliki PC atau laptop. Sebenarnya daya dukung transfer informasi dan teknologi pada karang taruna cukup memadai. Hal ini terlihat pada ketersediaan beberapa laptop di balai desa yang bisa digunakan untuk berlatih mengoperasikan Ms Office. Sementara itu, selama ini baik perorangan maupun institusi belum ada yang memeberikan pelatihan tentang cara mengoperasikan Ms Office kepada remaja karang taruna Desa Polowangi. Kecamatan Pituruh. Kabupaten Purworejo. Berkaitan dengan fakta-fakta di atas, maka perlu kiranya para remaja diberikan pelatihan tentang pengoperasian Ms Office. Maka untuk itulah, kami tertarik untuk mengadakan pelatihan computer Ms Office bagi remaja karang taruna. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk membantu remaja karang taruna untuk mengembangkan skill dalam mengoperasikan komputer khususnya program Ms Office. Implikasi yang diharapkan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah para remaja karang taruna menjadi mahir mengoperasikan Ms Office. Metode Secara umum langkah-langkah kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bisa dibagi dalam tiga tahap yakni persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap persiapan yang dilakukan adalah menganalisa masalah dan kebutuhan. Tim pengabdian kepada masyarakat mencari data dan informasi dari mitra kegiatan di desa Polowangi. Pada tahap ini, tim mengidentifikasi masalah dan mencari upaya untuk membantu mengatasi masalah yang muncul. Tahap kedua yaitu pelaksanaan yang berupa penyampaian teori dasar mengenai Ms Office. Pada tahap ini, materi MS Office (Word. Excel, dan PowerPoin. dijelaskan kepada para remaja karang taruna. Selanjutnya sebagai tahap terakhir adalah evaluasi. Tahap ini berisi meminta umpan balik dari peserta melalui kuesioner yang dibagikan. Hal ini bertujuan agar dapat terlihat peningkatan pemahaman peserta dan ketercapaian tujuan dari kegiatan ini. Tahapan kegiatan dapat ditampilkan pada Gambar 1. Surya Abdimas Gambar 1. Tahapan kegiatan Kegiatan ini merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berdasaraka kebutuhan para remaja karang taruna dengan terlebih dahulu mengirim surat kepada tim pengabdian. Masalah utamanya adalah kurangnya kemampuan pararemaja karang taruna dalam mengoperasikan Ms Office. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 10 November 2020 bertempat di Gedung Serbaguna. Balai Desa Polowangi. Kecamatan Pituruh. Kabupaten Purworejo. Sebagai subjek dalam kegiatan pengabdian ini adalah para remaja karang taruna di Desa Polowangi Kecamatan Pituruh Kabupaten Purworejo Prosedur pengabdian ini adalah pelatihan interaktif antara tim pengabdi dengan apara remaja anggota karang taruna. Diawali dengan penyampaian materi kemudian dilanjutkan dengan berlatih mengoperasikan Ms Office. Guna mengetahui respon mitra terhadap kegiatan yang dilakukan maka angket yang diberikan dan telah diisi oleh peserta kegiatan dilakukan analisis deskriptif kualitatif sebagai bentuk evaluasi. Hasil dan Pembahasan Dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini terjadi transfer pengetahuan dan teknologi melalui pemaparan langsung dan praktik mengoperasikam Ms Office Secara lebih rinci proses kegiatan pengabdian ini terbagi menjadi tiga tahap. Tahap yang pertama adalah tahap persiapan dimana tim pengabdian berdiskusi dengan aparat Desa Plowangi. Dari diskusi tersebut disimpulkan bahwa remaja karang taruna Desa Polowangi merasa perlu untuk diadakan pelatihan tentang pengoperasikan Ms Office. Menyikapi hal tersebut, kami tertatrik untuk menyelenggarakan pelatihan tentang pengoperasian Ms Office. Setelah tahap pertama selesai, maka kami melakukan tahap yang kedua yaitu tahap pelaksanaan. Tahap ini terbagi menjadi tiga sesi yaitu pemaparan langsung, dialog interaktif, dan praktik langsung. Pada sesi pemaparan langsung, kami menunjukkan beberapa shortcut dalam Ms Office yang bisa digunakan agar bisa mengoperasikan Ms Office lebih cepat dan lebih mudah. Setelah sesi pemaparan selesai, sesi yang berikutnya adalah sesi praktek langsung. Di sesi ini, para remaja karang taruna melakukan praktik mengoperasikan dengan menggunakan laptop yang telah disediakan oleh aparat desa. Pada sesi ini, kami memantau hasil praktik para remaja dan memberi arahan jika menemui kesulitan. Surya Abdimas Gambar 2. Kegiatan pelatihan Sesi yang selanjutnya adalah evaluasi kegiatan. Mekanisme pelaksanaan evaluasi yaitu dengan memberikan umpan balik dari dari peserta kegiatan melalui kuesioner, yang terdiri dari tiga indikator ketercapain yaitu meliputi kepercayaan diri, pemahaman materi, dan praktik Ms Office. Hasil rekap terhadap kuesioner yang diberikan dapat ditunjukkan pada Tabel 1. Tabel 1 . Presentase ketercapaian pelatihan Indikator Ketercapaian Lebih Percaya Diri Memahami Materi Mempraktikkan MS Office Presentase Hasil Kategori Baik Baik Baik Berdasarkan Tabel 1 dapat ditarik kesimpulan bahwa diperoleh bahwa ketiga indikator tersebut mempunyai kategori baik. Hal ini berarti bahwa kemampuan peserta dapat dikatakan meningkat. Juga, didapatkan aspek mempraktikkan Ms Office yang paling kurang karena mengingat keterbatasan waktu pada pelatihan tersebut. Oleh karena itu, pengabdi menyarankan peserta untuk berlatih sesering mungkin. Akhirnya, kami bisa menyimpulkan bahwa tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah tercapai. Implikasi dari ketercapaian ini adalah ketrampilan mengoprasikan Ms Office yang dimiliki para remaja karang taruna telah menningkat. Sedangkan untuk tindak lanjut ke depannya adalah akan diadakan lomba mengoprasikan Ms Office yang akan diikuti oleg remaja karang taruna yang telah mengikuti pelatihan ini. Kesimpulan Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan oleh tim, dengna kegiatan utama berupa pelatihan ms office bagi remaja karang taruna, maka tujuan kegiatan pengabdian telah terlaksana dengan baik. Respon peserta sebagai mitra dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa materi yang disajikan sangat relevan dengan kebutuhan remaja karang taruna di masa sekarang dan masa yang akan dating. Para peserta merasa mendapatkan wawasan yang lebih luas tentang cara mengoprasikan Ms Office, dan memperoleh peningkatan pemahaman dalam hal ketrampilan mengoperasikan Ms Office. Surya Abdimas Sebagai tindak lanjut, mitra kegiatan dapat mengaplikasikan shortcut yang telah diberikan saat pelatihan. Implikasi lainnya yaitu dapat dilakukan pendampingan secara berkelanjutan terus menambah durasi waktu pengabdian sehingga peserta bisa melakukan praktik pengoperasian Ms Office lebih lama. Acknowledgement Ucapan terima kasih ditujukan kepada Karang Taruna Desa Polowangi atas kesempatan dan kepercayaan untuk melakukan pelatihan. Ucapan terima kasih juga ditujukan kepada LPPM UM Purworejo yang telah memfasiltasi dan menyandang dana kegiatan pengabdian ini. Daftar Pustaka