JOISIE (Journal Of Information Systems And Informatics Engineerin. p- ISSN: 2503-5304 Vol. No. Desember 2024. Hlm 221-235 e- ISSN: 2527-3116 Received: 22 September 2024. Revised: 21 Oktober 2024. Accepted:31 Desember 2024 E-MARKETING THRIFTING PAKAIAN BERBASIS WEB MENGGUNAKAN METODE SOSTAC PADA LOKAK THRIFTING Dani Arsando. Evi Yulianingsih. Sains Teknologi. Universitas Bina Darma. Palembang. Indonesia Sains Teknologi. Universitas Bina Darma. Palembang. Indonesia email: daniarsando18@gmail. com, ev_yulianingsih@binadarma. Abstract The role of information technology in the economy has had a significant impact, particularly through online shopping platforms that make it easier for consumers to purchase goods. However, most online shops focus more on original products, resulting in less promotion of second-hand or thrifted items. This research aims to develop a prototype e-marketing website for selling thrifted clothing using the SOSTAC method, covering market situation analysis, increasing online sales, responsive design strategy, and technical development using PHP. HTML. CSS, and JavaScript. The results show that 85% of the prototype's features, such as navigation, cart, and checkout, function as expected, although stock management still requires improvement. In conclusion, the SOSTAC method was successfully implemented with an 85% success rate, but this prototype requires further iteration and evaluation to optimize the system and achieve the established business goals. Keywords: Thrifting. E-Marketing. SOSTAC. Lokak Thrifting Shop. Web Abstrak Peranan teknologi informasi dalam ekonomi memberikan pengaruh signifikan, terutama melalui platform jual beli online yang memudahkan konsumen membeli barang. Namun, kebanyakan online shop lebih fokus pada barang original, sehingga barang bekas atau thrifting kurang dipromosikan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan prototipe website e-marketing untuk penjualan pakaian thrifting menggunakan metode SOSTAC, mencakup analisis situasi pasar, peningkatan penjualan online, strategi desain responsif, serta pengembangan teknis menggunakan PHP. HTML. CSS, dan JavaScript. Hasil menunjukkan bahwa 85% fitur prototipe, seperti navigasi, keranjang, dan checkout, berfungsi sesuai harapan, meskipun manajemen stok masih memerlukan perbaikan. Kesimpulannya, metode SOSTAC berhasil diterapkan dengan tingkat keberhasilan 85%, namun prototipe ini memerlukan iterasi dan evaluasi lebih lanjut untuk mengoptimalkan sistem dan mencapai tujuan bisnis yang ditetapkan. Kata Kunci: Thrifting. E-Marketing. SOSTAC. Lokak Thrifting Shop. Web PENDAHULUAN Perkembangan teknologi informasi yang pesat di era modern saat ini telah memberikan dampak signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk bidang ekonomi (Amelia et al. , 2. Teknologi informasi mencakup berbagai alat, perangkat, sistem, dan pengetahuan yang digunakan untuk mengumpulkan, mengelola, menyimpan, mengolah, dan mentransmisikan informasi dalam berbagai bentuk (Cholik, 2. Dalam konteks ekonomi, teknologi informasi telah merevolusi cara penjualan dan pembelian dilakukan, terutama melalui platform e-commerce atau e-marketing yang memungkinkan transaksi dilakukan secara online (Agustin et al. , 2. E-marketing . lectronic marketin. adalah proses mempromosikan produk atau layanan menggunakan media digital, seperti internet, email, media sosial, dan situs web, untuk menjangkau dan berinteraksi dengan pelanggan (Fajar Sitanggang & Juliana Nasution, 2023. Yusuf et al. , 2. Permasalahan yang dihadapi oleh sebagian besar usaha thrift adalah ketidakmampuan untuk mengintegrasikan sistem pemesanan yang efektif dengan strategi pemasaran yang optimal. Toko Lokak Thrifting, sebagai contoh usaha penjualan pakaian bekas, memiliki lebih dari 5 ribu pengikut https://doi. org/10. 35145/joisie. JOISIE licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License (CC BY-SA 4. 222 | Jurnal JOISIE. Volume 8. Nomor 2. Desember 2024 di Instagram dan pemasukan bulanan sekitar Rp 3. Namun, permasalahan utama tidak hanya terbatas pada proses pemesanan manual yang berpotensi menyebabkan kehilangan data. Berdasarkan survei awal yang dilakukan kepada 100 pelanggan Lokak Thrifting, 45% menyatakan ketidakpuasan mereka terhadap proses transaksi yang sering kali lambat dan kurangnya informasi produk yang Selain itu, 40% pelanggan melaporkan bahwa mereka sering menghadapi masalah dalam pelacakan pesanan dan ketersediaan barang. Fakta ini menunjukkan bahwa diperlukan solusi komprehensif yang tidak hanya menyelesaikan masalah teknis seperti kehilangan data, tetapi juga meningkatkan pengalaman pelanggan secara keseluruhan melalui integrasi pemasaran digital yang efisien (Fauziah & Ardiansah, 2023. Nadhila et al. , 2023. Siregar & Fikry, 2. Dalam konteks inilah metode SOSTAC (Situation. Objectives. Strategy. Tactics. Actions. Contro. digunakan sebagai kerangka kerja untuk membangun sistem e-marketing yang lebih Metode ini dikembangkan oleh Paul Smith (Novitasari, 2. Metode ini juga telah terbukti membantu bisnis dalam mengidentifikasi situasi awal, menetapkan tujuan spesifik, serta mengembangkan strategi dan tindakan yang efektif untuk mencapai hasil yang optimal (Ansa & Susanti, 2. Dalam pengembangan website e-marketing untuk Lokak Thrifting, metode SOSTAC diharapkan dapat memberikan pendekatan yang lebih sistematis dalam merancang solusi digital yang sesuai dengan kebutuhan bisnis thrift, terutama dalam hal peningkatan efisiensi pemesanan dan kepuasan pelanggan. Urgensi dari penelitian ini diperkuat oleh data yang menunjukkan bahwa 60% pelanggan di pasar thrift lebih memilih transaksi yang dilakukan melalui platform digital (Tresnawati & Prasetyo, 2. Dengan meningkatnya kesadaran lingkungan dan tren vintage, pasar pakaian thrifting menunjukkan potensi pertumbuhan yang signifikan. Oleh karena itu, inovasi dalam bentuk pengembangan website e-marketing khusus untuk penjualan pakaian thrifting menjadi langkah strategis yang penting. Diperlukan pengoptimalan proses pemasaran dan pemesanan untuk mendukung peningkatan pangsa pasar yang diprediksi akan tumbuh sebesar 15% per tahun (Siregar & Fikry, 2. Adapun mindset yang dapat diterapkan oleh pelaku digital marketing antara lain seperti goaloriented, strategic thinking, product-centric, research-driven, serta business model-focused (Putri et , 2. Dimensi digital marketing mencakup SEO, content marketing, social media marketing, email marketing, dan paid advertising (Satria & A. , 2. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan prototipe website e-marketing yang mampu meningkatkan efisiensi proses pemesanan, menyimpan dan memproses data transaksi secara otomatis, serta menyediakan informasi produk yang lengkap dan menarik bagi konsumen. Website adalah kumpulan halaman web yang saling terhubung dan dapat diakses melalui internet, berfungsi sebagai sarana untuk menyajikan informasi, layanan, atau interaksi online (Hendrawati et al. , 2. Unsurunsur penting dari sebuah website meliputi domain, hosting, konten, desain, serta fungsi navigasi (Maharani et al. , 2. Metode SOSTAC dipilih karena kemampuannya dalam memberikan struktur yang komprehensif untuk perencanaan dan pengembangan strategi pemasaran yang efektif (Rifai et , 2. Dengan pendekatan ini, diharapkan website e-marketing Lokak Thrifting dapat berkontribusi terhadap peningkatan penjualan serta memperbaiki sistem pemesanan dan interaksi dengan pelanggan. Dalam pengembangan aplikasi e-marketing berbasis web yang dikembangkan, terdapat proses perancangan sistem menggunakan UML dan database terlebih dahulu. Unified Modeling Language (UML) adalah bahasa pemodelan standar yang digunakan untuk memvisualisasikan, merancang, dan mendokumentasikan sistem perangkat lunak (Purnasari et al. , 2. UML menyediakan berbagai diagram yang menggambarkan struktur, perilaku, dan interaksi dalam suatu sistem, seperti diagram kelas, diagram aktivitas, diagram use case dan diagram urutan (Ramdany et al. , 2. Sedangkan database adalah kumpulan data yang terorganisir secara sistematis dan disimpan secara digital, sehingga memungkinkan penyimpanan, pengelolaan, dan pengambilan data dengan efisien (Marlina Sagala et al. , 2. Tinjauan pustaka menunjukkan bahwa berbagai penelitian sebelumnya telah berhasil mengembangkan aplikasi e-marketing berbasis web menggunakan metode SOSTAC dan metode pengembangan sistem lainnya seperti extreme programming dan System Development Life Cycle https://doi. org/10. 35145/joisie. JOISIE licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License (CC BY-SA 4. Arsando. E-Marketing Thrifting Pakaian Berbasis Web Menggunakan Metode Sostac Pada Lokak Thrifting, 221-235 223 (SDLC) (Polanco & Priadika, 2022. Setiawan & Widodo, 2021. Setyabudhi & Alfika, 2. Namun, penelitian-penelitian tersebut lebih fokus pada penjualan barang original atau produk UMKM tertentu, sehingga terdapat celah dalam pengembangan e-marketing khusus untuk barang thrifting. Berdasarkan analisis tersebut, hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah bahwa pengembangan prototipe website e-marketing berbasis web menggunakan metode SOSTAC dapat meningkatkan efisiensi proses pemesanan, meningkatkan pengalaman pengguna, dan meningkatkan kinerja keseluruhan penjualan pakaian thrifting secara online. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan strategi pemasaran digital untuk usaha thrifting, serta memberikan solusi praktis bagi pelaku usaha dalam mengoptimalkan operasional mereka melalui teknologi informasi. METODE PENELITIAN Dalam metodologi penelitian ini, digunakan pendekatan metodologi SOSTAC untuk mencapai tujuan penelitian. SOSTAC merupakan kerangka kerja terstruktur yang terdiri dari enam tahap utama: Situation. Objectives. Strategy. Tactics. Actions, dan Control. SOSTAC dipilih karena dapat memberikan panduan yang jelas dan sistematis dalam merencanakan dan mengimplementasikan strategi pemasaran untuk pengembangan website "Thrifting Online Shop Lokak Thrifting". Adapun tahapan-tahapan metodologi penelitian SOSTAC (Rifai et al. , 2. dapat dilihat melalui alur penelitian berikut: Gambar 1. Alur penelitian 1 SITUATION Sebagai langkah pertama, dilakukan evaluasi mendalam terhadap kondisi pasar pakaian Thrifting dan tren e-commerce saat ini. Tinjauan ini mencakup analisis terhadap bagaimana pesaing menghadirkan produk thrifted mereka, identifikasi kebutuhan konsumen terhadap pengalaman berbelanja online pakaian second-hand, serta perhatian terhadap platform e-commerce yang sudah Analisis situasi ini menjadi dasar untuk memahami lanskap pasar dan menentukan arah strategi pemasaran selanjutnya. https://doi. org/10. 35145/joisie. JOISIE licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License (CC BY-SA 4. 224 | Jurnal JOISIE. Volume 8. Nomor 2. Desember 2024 2 OBJECTIVES Setelah menganalisis situasi pasar, langkah berikutnya adalah menetapkan tujuan spesifik untuk pembuatan prototipe website e-marketing pakaian Thrifting. Misalnya, tujuan dapat berfokus pada pembuatan antarmuka yang ramah pengguna . ser-friendly interfac. , menampilkan produk dengan cara yang menarik, atau membuat fitur-fitur yang memudahkan konsumen untuk mencari dan membeli pakaian thrifted. 3 STRATEGY Strategi yang digunakan dalam penelitian ini bertujuan merancang website yang memenuhi kebutuhan konsumen dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Fokus strategi ini adalah pada desain responsif agar website dapat diakses dan digunakan dengan mudah di berbagai perangkat, termasuk desktop, laptop, tablet, dan smartphone. Untuk itu, layout dan elemen desain harus fleksibel agar tampilan beradaptasi dengan berbagai ukuran layar, serta memastikan teks mudah dibaca dan media visual dioptimalkan. Struktur navigasi website dirancang agar sederhana dan intuitif, memudahkan pengunjung menemukan produk. Produk unggulan dan baru ditampilkan di halaman beranda untuk menarik perhatian, didukung gambar dan deskripsi yang informatif. Pengalaman pengguna ditingkatkan dengan fitur rekomendasi produk yang dipersonalisasi dan penyimpanan informasi keranjang belanja serta alamat pengiriman untuk pembelian berikutnya. Desain visual menggunakan warna cerah dan font yang sesuai dengan tema Lokak Thrifting untuk menciptakan suasana positif. Selain itu, perancangan alur proses dalam aplikasi e-marketing berbasis website disajikan melalui diagram UML, seperti class diagram, use case diagram, dan activity diagram. Diagram-diagram ini menjelaskan hubungan database, alur kerja sistem prototipe, dan aktivitas yang dapat dilakukan oleh Alat yang digunakan untuk membuat diagram UML ini yaitu Drawio. Use Case Diagram Pada penelitian yang dilakukan, use case diagram yang dirancang terdiri dari 2 aktor yaitu admin dan user. Kedua aktor ini memiliki kegiatan tersendiri yang berinteraksi dengan sistem seperti pada admin yang memiliki 7 kegiatan yang dapat dilakukan dan user yang memiliki 5 kegiatan yang dapat Gambar 2. Use Case Diagram https://doi. org/10. 35145/joisie. JOISIE licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License (CC BY-SA 4. Arsando. E-Marketing Thrifting Pakaian Berbasis Web Menggunakan Metode Sostac Pada Lokak Thrifting, 221-235 225 Use Case Diagram Dalam penelitian ini, terdapat 8 kelas utama dalam class diagram yang dirancang yaitu pesanan, produk, pembayaran, kategori produk, kupon, kontak, customer dan admin. Kedelapan kelas ini memiliki atribut dan control tersendiri. Gambar 3. Class Diagram Activity Diagram Pada pengembangan prototipe aplikasi e-marketing thrifting shop berbasis web, terdapat 8 activity diagram yang dirancang. Setiap activity diagram ini memiliki tujuan dan kegiatan tersendiri. Activity Diagram Registrasi Activity diagram ini berisi langkah-langkah proses untuk melakukan registrasi akun dalam sistem. Alur proses ini dimulai dengan user melakukan registrasi akun di sistem dengan membuka menu registrasi, kemudian sistem akan menerima data registrasi dari user tersebut, setelah itu sistem akan memproses dan membuatkan akun user tersebut, lalu sistem menginformasikan kepada user bahwa akun tersebut telah berhasil dibuat dan terakhir user akan menerima informasi dari akun tersebut. Gambar 4. Activity Diagram Registrasi https://doi. org/10. 35145/joisie. JOISIE licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License (CC BY-SA 4. 226 | Jurnal JOISIE. Volume 8. Nomor 2. Desember 2024 Activity Diagram Login Activity diagram ini menjelaskan alur proses untuk masuk ke sistem. Proses ini dimulai ketika admin melakukan login ke sistem dengan mengisi username dan password. Kemudian sistem akan memverifikasi akun apakah akun tersebut valid atau tidak. Jika valid, sistem akan menampilkan dashboard menu. Jika tidak, sistem akan menampilkan keterangan akun invalid. Gambar 5. Activity Diagram Login Activity Diagram Menambahkan Produk ke Keranjang Dalam alur proses ini, akan dilakukan langkah-langkah untuk menambahkan produk ke keranjang. Proses ini dimulai dengan user memilih produk yang akan dimasukkan ke keranjang. Setelah itu, user akan menekan tombol tambah ke keranjang pada produk yang dipilih. Lalu sistem akan menerima informasi tersebut kemudian memprosesnya. Setelah proses selesai, sistem akan memberikan informasi bahwa produk berhasil disimpan. Terakhir, user akan menerima informasi dari sistem bahwa produk telah berhasil ditambahkan. Gambar 6. Activity Diagram Menambahkan Produk ke Keranjang https://doi. org/10. 35145/joisie. JOISIE licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License (CC BY-SA 4. Arsando. E-Marketing Thrifting Pakaian Berbasis Web Menggunakan Metode Sostac Pada Lokak Thrifting, 221-235 227 Activity Diagram Melakukan Pemesanan Activity diagram ini akan menggambarkan alur proses melakukan pemesanan dalam sistem. Proses ini akan melibatkan semua aktor. Alurnya dimulai dengan user melakukan pemesanan terhadap produk yang telah dipilih. Kemudian sistem akan menerima informasi pemesanan tersebut dan menampilkan menu pilihan pembayaran kepada user. Setelah itu, user akan memilih pilihan pembayaran diinginkan. Lalu, sistem akan kembali menerima informasi pilihan pembayaran user tersebut dan meneruskannya ke admin. Admin akan mendapat informasi pembayaran dari user tersebut dan dapat mengkonfirmasi pembayaran user. Selanjutnya, admin dapat mengubah status pesanan user dan menginformasikan melalui sistem bahwa pesanan berhasil dikonfirmasi. Kemudian user akan diberikan 2 pilihan yaitu melanjutkan pesanan kembali atau tidak. Jika melanjutkan, maka akan kembali ke proses awal. Jika tidak, maka proses selesai. Gambar 7. Activity Diagram Melakukan Pemesanan Activity Diagram Tambah Kategori Produk Proses ini merupakan proses tambah kategori produk yang dilakukan di halaman admin. Activity diagram ini dimulai dengan membuka menu kategori produk di halaman admin. Kemudian mengklik tombol tambah. Setelah itu, admin dapat mengisi form kategori produk sesuai dengan yang ingin Setelah selesai, admin dapat mengklik simpan. Lalu, sistem akan menyimpannya dan mengirimkan keterangan bahwa kategori produk berhasil disimpan. Admin akan menerima pemberitahuan tersebut. https://doi. org/10. 35145/joisie. JOISIE licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License (CC BY-SA 4. 228 | Jurnal JOISIE. Volume 8. Nomor 2. Desember 2024 Gambar 8. Activity Diagram Tambah Kategori Produk Activity Diagram Update Produk Proses ini berupa tahapan kegiatan untuk memperbarui informasi produk di halaman admin. Tahapan update produk dimulai dengan admin membuka menu produk dan memperbarui keterangan informasi produk sesuai keperluan. Setelah itu, admin dapat mengklik tombol simpan dan sistem akan menyimpan informasi produk terupdate. Selanjutnya, sistem mengirimkan informasi bahwa produk berhasil diupdate kepada admin. Gambar 9. Activity Diagram Update Produk Activity Diagram Edit Kupon Activity diagram ini bertujuan untuk menggambarkan tahapan dalam mengedit kupon di halaman Proses ini dimulai dengan admin membuak menu kupon. Lalu, admin memilih kupon yang akan diedit. Setelah kupon dipilih, admin dapat mengedit informasi kupon tersebut sesuai keperluan dan mengklik simpan jika sudah selesai. Selanjutnya, sistem akan menyimpan informasi kupon tersebut dan mengirimkan pemberitahuan kepada admin bahwa kupon berhasil diupdate. https://doi. org/10. 35145/joisie. JOISIE licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License (CC BY-SA 4. Arsando. E-Marketing Thrifting Pakaian Berbasis Web Menggunakan Metode Sostac Pada Lokak Thrifting, 221-235 229 Gambar 10. Activity Diagram Edit Kupon Activity Diagram Menghapus Data User Proses ini dimulai dengan admin membuka menu pelanggan. Kemudian memilih data user atau pelanggan yang akan dihapus. Setelah dipilih, admin dapat mengklik tombol kotak sampah pada data user yang dipilih untuk penghapusan. Sistem akan memproses penghapusan data user yang dipilih dan mengirimkan informasi kepada admin bahwa penghapusan data user telah berhasil. Gambar 11. Activity Diagram Menghapus Data User https://doi. org/10. 35145/joisie. JOISIE licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License (CC BY-SA 4. 230 | Jurnal JOISIE. Volume 8. Nomor 2. Desember 2024 4 TACTICS Tahap ini berupa rencana taktik-taktik spesifik untuk mewujudkan strategi desain yang telah ditetapkan sebelumnya. Ini termasuk pembuatan wireframe . erangka dasa. , desain visual prototype, pembuatan navigasi yang intuitif, serta pengujian usability prototype untuk memastikan kebergunaan . dan keterbacaan . yang baik. Alat yang digunakand dalam proses ini menggunakan Figma. 5 ACTION Proses ini berupa pelaksanaan rencana desain yang telah disusun dengan membuat prototipe website e-marketing pakaian Thrifting. Tahap ini melibatkan pengembangan wireframe, desain visual, serta pengujian dan pengembangan iteratif untuk memastikan prototipe memenuhi kebutuhan pengguna yang ditargetkan. Dalam proses tahapan ini, dilakukan pemograman untuk membuat prototipe website e-marketing thrifting shop. Pemograman yang dilakukan menggunakan framework CodeIgniter 3 dan bahasa pemograman HTML. CSS. Javascript dan PHP. Database yang digunakan menggunakan MySQL dan phpmyadmin. Alat lain yang digunakan yaitu Visual Studio Code untuk alat code editornya. XAMPP sebagai alat untuk databasenya dan Chrome Browser untuk alat uji coba dalam menjalankan prototipe yang dirancang. 6 CONTROL Proses ini berupa evaluasi prototipe website secara menyeluruh menggunakan black box testing untuk memperbaiki kelemahan dan meningkatkan kelebihan prototipe. Perhatikan apakah prototipe memenuhi tujuan yang telah ditetapkan dan apakah dapat memenuhi kebutuhan pasar yang HASIL DAN PEMBAHASAN 1 TACTICS Dalam tahap ini, akan ditampilkan wireframe dari prototipe website e-marketing untuk Lokak Thrifting Shop, yang terdiri dari halaman utama, detail produk, checkout, user, dan admin. Wireframe tersebut akan menjadi dasar yang kokoh untuk mengembangkan prototipe website yang sesungguhnya, membantu dalam memvisualisasikan dan menyusun secara sistematis setiap elemen yang diperlukan untuk memastikan pengalaman pengguna yang optimal serta fungsionalitas yang tepat pada setiap tahap transaksi dan interaksi pengguna dengan platform. Gambar 12. Wireframe prototipe website e-marketing lokak thrifting shop 2 ACTION Dalam proses ini, akan ditampilkan semua halaman prototipe website yang terbagi menjadi 3 bagian utama yaitu halaman user, halaman admin dan halaman utama website. Bagian Halaman Utama Halaman Utama Dalam halaman ini, akan ditampilkan produk-produk thrifting yang dijual. Produk-produk tersebut dapat diklik untuk melihat detail produk ataupun langsung ditambahkan di keranjang belanja selama stok masih tersedia. Di halaman ini produk yang ditampilkan akan tertera nama produk, https://doi. org/10. 35145/joisie. JOISIE licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License (CC BY-SA 4. Arsando. E-Marketing Thrifting Pakaian Berbasis Web Menggunakan Metode Sostac Pada Lokak Thrifting, 221-235 231 gambar produk, harga dan diskon jika tersedia. Selain itu, halaman ini juga terdapat navbar di bagian Navbar tersebut berisi menu-menu yang bisa digunakan seperti tombol home, shop, tentang kami, kontak, akun dan keranjang belanja. Gambar 13. Halaman Utama Halaman Detail Produk Pada halaman ini akan ditampilakan detail produk seperti deskripsi produk, gambar, jumlah stok, tombol tambah ke keranjang jika stok masih tersedia dan nama produk. Gambar 14. Halaman Detail Produk Halaman Keranjang Belanja Bagian ini akan memperlihatkan keterangan produk-produk yang ditambahkan ke keranjang Terdapat juga form kupon untuk mendapatkan diskon harga jika menggunakan kupon Selain itu juga terdapat rincian keranjang dan tombol untuk checkout. Gambar 15. Halaman Keranjang Belanja https://doi. org/10. 35145/joisie. JOISIE licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License (CC BY-SA 4. 232 | Jurnal JOISIE. Volume 8. Nomor 2. Desember 2024 Halaman Checkout Pada halaman ini akan tertera keterangan alamat pengiriman dan data pengguna untuk proses checkout barang yang dipesan. Terdapat juga pilihan provinsi dan kota yang bisa disesuaikan dengan alamat pengiriman. Terdapat juga nama penerima, nomor telepon, alamat dan catatan. Selain itu, ada rincian belanja, ongkir yang akan terhitung setelah memilih provinsi dan kota, keterangan kupon dan metode pembayaran yang bisa dipilih oleh pengguna. Gambar 16. Halaman Checkout Bagian Halaman User Pada halaman ini akan ditampilkan halaman user yang terdiri dari beberapa menu, seperti profil, dasbor, order saya, pembayaran dan review. Terdapat side bar untuk mengakses menu-menu tersebut. Gambar 17. Halaman User Bagian Halaman Admin Pada halaman admin terdapat beberapa menu yang tersedia di side bar. Menu-menu ini bisa diakses oleh admin sesuai dengan kebutuhan. Dalam halaman admin ini akan ditampilkan dasbor penjualan dan keterangan-keterangan lainnya seperti jumlah produk yang tersedia, pelanggan yang terdaftar, pesanan yang diterima dan pendapatan. Gambar 18. Halaman Admin 3 CONTROL Dalam tahap ini, akan dilakukan pengujian terhadap prototipe website e-marketing yang telah Pengujian ini dilakukan menggunakan metode black box testing yaitu menguji fitur-fitur dan tombol navigasi yang ada di prototipe website e-marketing apakah berfungsi dengan baik dan https://doi. org/10. 35145/joisie. JOISIE licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License (CC BY-SA 4. Arsando. E-Marketing Thrifting Pakaian Berbasis Web Menggunakan Metode Sostac Pada Lokak Thrifting, 221-235 233 berjalan sesuai dengan harapan. Setelah dilakukan beberapa kali uji coba terhadap prototipe website e-marketing lokak thrifting shop, didapatkanlah hasil yang bisa dilihat melalui tabel black box testing Tabel 1. Hasil black box testing No. Test Case Target Hasil Menguji tombol navbar Tombol "masukkan ke keranjang" dan "detail produk" Mengirim pesan ke admin di halaman kontak Tombol navbar berfungsi dengan baik Produk berhasil masuk ke keranjang, halaman detail produk terbuka Pesan dan data pengguna Tambah ke keranjang melebihi Muncul pesan kesalahan jika melebihi stok Stok berkurang otomatis setelah Hapus item di keranjang Proses transaksi: tambah ke keranjang, checkout, pembayaran Cek status pembayaran dan pesanan di halaman pengguna Admin: edit produk, status pesanan, konfirmasi pembayaran Admin: tambah kategori produk, hapus pelanggan, edit kupon, hapus review Pengguna menggunakan kupon diskon saat checkout Pengguna kirim review Update profil pengguna dan admin Menguji tombol navbar Stok produk berkurang sesuai Produk terhapus setelah tombol "X" diklik Semua fitur transaksi berfungsi dengan baik Status bayar dan pesanan berubah sesuai pengaturan Semua data terupdate sesuai Kategori, kupon, dan data pelanggan atau review terupdate dan terhapus dengan baik Harga berkurang sesuai kupon yang digunakan Ulasan terkirim dan diterima oleh admin Profil berhasil diperbarui Tombol navbar berfungsi dengan baik Hasil Status Berfungsi dengan baik ui Berfungsi dengan baik ui Terkirim dengan baik ui Tidak ada pesan kesalahandan produk tetap bisa ditambahkan Stok tidak berubah setelah checkout uo uo Berfungsi dengan baik ui Berfungsi dengan baik ui Berfungsi dengan baik ui Berfungsi dengan baik ui Berfungsi dengan baik ui Berfungsi dengan baik ui Berfungsi dengan baik ui Berfungsi dengan baik ui Berfungsi dengan baik ui Dari Tabel 1, dapat dilihat bahwa fitur-fitur yang ada di prototipe website e-marketing sudah banyak berfungsi dengan baik. Terdapat beberapa fitur yang masih belum berfungsi dengan baik dan membutuhkan evaluasi lagi ke depannya. Evaluasi ini dapat dilakukan untuk mengidentifikasi penyebab ketidakberfungsian fitur-fitur tersebut, apakah karena masalah teknis, desain yang kurang optimal, atau kebutuhan pengguna yang belum terpenuhi. Dengan melakukan evaluasi secara berkala, tim pengembangan dapat memperbaiki fitur-fitur yang belum berfungsi dengan baik sehingga meningkatkan pengalaman pengguna dan kinerja keseluruhan dari website e-marketing tersebut. SIMPULAN Penelitian ini berhasil mengembangkan prototipe website e-marketing untuk penjualan pakaian thrifting berbasis web menggunakan metode SOSTAC. Analisis menunjukkan bahwa pasar thrifting tumbuh pesat, dengan tujuan utama meningkatkan penjualan online, memperluas brand awareness, dan membangun komunitas pelanggan yang loyal. Pengujian menggunakan black box testing menunjukkan bahwa 85% fitur, seperti navigasi, keranjang belanja, checkout, dan manajemen pesanan, berfungsi baik. Namun, ada dua masalah: pengguna dapat menambahkan produk melebihi stok tanpa pesan kesalahan, dan stok produk tidak otomatis berkurang setelah checkout. Keberhasilan metode SOSTAC mencapai 85%, tetapi perbaikan pada manajemen stok diperlukan untuk mengoptimalkan sistem. Tahapan selanjutnya dari penelitian ini adalah memperbaiki masalah yang terkait dengan manajemen stok agar lebih optimal. Selain itu, perlu dilakukan iterasi pengembangan dengan pengujian tambahan dan integrasi sistem pembayaran https://doi. org/10. 35145/joisie. JOISIE licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License (CC BY-SA 4. 234 | Jurnal JOISIE. Volume 8. Nomor 2. Desember 2024 otomatis, serta evaluasi lebih lanjut terhadap pengalaman pengguna. Hal ini akan membantu memastikan bahwa prototipe website dapat mencapai tujuan bisnis yang ditetapkan secara lebih efisien dan mendukung keberlanjutan usaha thrift secara online. DAFTAR PUSTAKA