JORAPI : Journal of Research and Publication Innovation Vol. No. Oktober 2025 Halaman : 248-251 ISSN : 2985-4768 PENGGUNAAN RAGAM BAHASA INDONESIA DALAM KOMUNIKASI MAHASISWA DI ERA DIGITAL Siti Nurhaiza1. Erhanif Fadillah 2 . Rivan Mansurin3. Sutan Salsabila 4 . Raina Anatu Qalbi5 Kasih6 A,A,A,A,AA,AProgram Studi Teknik Informatika. Universitas Pamulang. Kampus Viktor. Jl. Raya Puspitek No. Tangerang Selatan. Indonesia, 15310 e-mail: 1sn677594@gmail. com, 2e. erhan1945@gmail. com, 3boyjkt2004@gmail. sutanhalf@gmail. com,5raynaanatu88@gmail. com, 6dosen00744@unpam. Abstract Indonesian language has various forms depending on its context and usage situation. In the current digital era, university students as active social media users exhibit dynamic variations in language use. This study aims to describe the types of Indonesian language variations used by students and to identify factors influencing their language choices. This research employs a descriptive qualitative method with observation and interview techniques involving students at Universitas Pamulang. The results indicate that students tend to use informal language variations in online communication, while formal language remains used in academic contexts. This shift reflects the influence of digital media on linguistic behavior, yet it does not entirely replace the use of proper Indonesian. Abstrak Bahasa Indonesia memiliki ragam yang beragam sesuai dengan konteks dan situasi pemakaiannya. Dalam era digital saat ini, mahasiswa sebagai generasi aktif di media sosial memperlihatkan variasi penggunaan bahasa yang sangat dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis ragam bahasa Indonesia yang digunakan oleh mahasiswa, serta faktor-faktor yang memengaruhi pemilihan ragam bahasa tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi dan wawancara terhadap mahasiswa Universitas Pamulang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa cenderung menggunakan ragam tidak resmi . dalam komunikasi daring, sedangkan ragam resmi masih dipertahankan dalam konteks akademik. Pergeseran ini menunjukkan adanya pengaruh kuat media digital terhadap perilaku berbahasa, namun tidak sepenuhnya menggeser penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Keywords: language variation, students, digital communication. Indonesia language PENDAHULUAN Bahasa Indonesia merupakan alat komunikasi utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sebagai bahasa persatuan, bahasa Indonesia berfungsi menyatukan berbagai suku dan budaya di seluruh Indonesia. Namun, seiring perkembangan teknologi dan media digital, penggunaan bahasa Indonesia menunjukkan keragaman bentuk yang https://jurnal. id/index. php/JORAPI/index semakin luas. Mahasiswa sebagai generasi intelektual sekaligus pengguna aktif media sosial berperan penting dalam dinamika perubahan Chaer . menjelaskan bahwa variasi bahasa muncul karena adanya perbedaan situasi, tempat, dan hubungan sosial penutur. Dalam konteks digital. Nababan . menambahkan JORAPI : Journal of Research and Publication Innovation Vol. No. Oktober 2025 Halaman : 248-251 bahwa media komunikasi juga menjadi faktor baru yang memengaruhi pemilihan ragam bahasa. Beberapa penelitian terbaru (Misnawati, 2020. Putri, 2. menunjukkan bahwa mahasiswa lebih sering menggunakan bahasa informal dan campuran dalam komunikasi daring. Namun, penelitian tersebut belum banyak menyoroti keseimbangan antara penggunaan bahasa resmi dan tidak resmi di era digital saat ini. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini berupaya menutup kesenjangan dengan mengkaji bagaimana mahasiswa menyesuaikan penggunaan ragam bahasa Indonesia di berbagai konteks komunikasi digital dan akademik. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk ragam bahasa yang digunakan oleh mahasiswa faktor-faktor Penelitian ini diharapkan penggunaan bahasa Indonesia yang adaptif namun tetap menjaga nilai kebakuan bahasa nasional. PENELITIAN YANG TERKAIT Ragam Bahasa Indonesia Menurut Chaer . , ragam bahasa adalah variasi bahasa yang digunakan sesuai dengan fungsi, tempat, dan situasi pemakaian. Ragam bahasa Indonesia dibedakan menjadi dua bentuk utama, yaitu ragam resmi . dan tidak resmi . Ragam resmi digunakan dalam situasi akademik, pemerintahan, dan kegiatan resmi lainnya, sedangkan ragam tidak resmi digunakan dalam situasi santai dan komunikasi personal. Crystal . , media digital menciptakan bentuk komunikasi baru yang mengaburkan batas antara bahasa lisan dan tulisan. Fenomena ini memunculkan bentuk-bentuk singkatan, emotikon, dan istilah serapan asing yang menjadi bagian dari komunikasi modern. Dalam konteks Indonesia, hal ini terlihat dalam percakapan mahasiswa di media sosial seperti WhatsApp. Instagram, dan TikTok. Bumi Persada Mahasiswa menggunakan ragam bahasa yang sangat beragam dalam komunikasi digital, khususnya di media Variasi bahasa tersebut mencakup ragam resmi, tidak resmi, dialek daerah, hingga campur kode yang muncul karena pengaruh lingkungan https://jurnal. id/index. php/JORAPI/index ISSN : 2985-4768 pertemanan dan budaya digital. Penelitian ini menunjukkan bahwa media sosial menjadi ruang yang sangat fleksibel, sehingga mahasiswa cenderung menyesuaikan ragam bahasa dengan konteks sosial dan kebutuhan komunikasi. Temuan ini sejalan dengan perubahan pola komunikasi generasi muda yang semakin kreatif dalam memanfaatkan bahasa sebagai alat ekspresi dan Rachmawati . , pemilihan ragam bahasa mahasiswa dipengaruhi oleh tingkat pendidikan dan pengalaman akademik. Mahasiswa tingkat awal lebih sering menggunakan bahasa informal dan bahasa gaul ketika berkomunikasi melalui media sosial, sedangkan mahasiswa tingkat akhir menunjukkan kecenderungan yang lebih tinggi untuk menggunakan ragam bahasa formal, terutama ketika berhubungan dengan kegiatan Hal ini menunjukkan adanya perkembangan kemampuan berbahasa yang semakin matang seiring kenaikan tingkat studi, serta perbedaan pemahaman konteks berbahasa antara mahasiswa baru dan senior. Pattikawa . , mahasiswa menunjukkan fenomena diglosia dalam kehidupan sehari-hari, yaitu penggunaan dua ragam bahasa yang berbeda berdasarkan situasi komunikasi. Ragam bahasa tinggi digunakan dalam konteks akademik seperti presentasi, diskusi ilmiah, dan penulisan formal, sedangkan ragam bahasa rendah digunakan dalam situasi informal seperti percakapan santai dan komunikasi digital. Penelitian ini menegaskan bahwa konteks sosial menjadi faktor utama yang menentukan jenis ragam bahasa yang dipilih mahasiswa dalam berinteraksi. Wibisono dan Fauziah . , media sosial TikTok menjadi salah satu platform yang mendorong munculnya variasi bahasa baru di kalangan mahasiswa. Pengguna aktif di platform ini banyak menggunakan singkatan, emotikon, istilah serapan, serta bentuk kosakata yang Kreativitas menunjukkan bahwa media sosial memiliki peran besar dalam membentuk pola bahasa generasi Penelitian ini juga menyoroti bahwa bentuk variasi tersebut sangat cepat menyebar dan menjadi tren yang memengaruhi gaya komunikasi JORAPI : Journal of Research and Publication Innovation Vol. No. Oktober 2025 Halaman : 248-251 Pratama dan Azzahra . , penggunaan ragam bahasa oleh mahasiswa di media sosial bukan hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai bentuk ekspresi diri dan identitas kelompok. Pilihan ragam bahasa yang digunakan dipengaruhi oleh gaya hidup digital, preferensi komunitas, serta tren linguistik yang berkembang di media sosial. Hal ini menunjukkan bahwa bahasa tidak hanya dipahami sebagai alat penyampaian pesan, tetapi juga simbol identitas sosial yang digunakan mahasiswa untuk menunjukkan kedekatan, gaya, dan karakter personal mereka. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk memahami bentuk dan fungsi ragam bahasa Indonesia yang digunakan oleh mahasiswa Universitas Pamulang. Table I Model AuBerdasarkan hasil pengamatan, dapat disimpulkan bahwa AAy Ragam Tidak Resmi Ae digunakan dalam percakapan santai, terutama di media sosial. Contoh: A AuBro, nanti aku bantuin ya tugasnya. Ay A AuKayaknya aku skip kelas dulu deh. Ay Faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Ragam Bahasa Hasil wawancara menunjukkan empat faktor Konteks komunikasi . ormal atau Kedekatan sosial antar penutur. Media komunikasi . angsung atau Pengaruh budaya global yang mendorong penggunaan istilah asing seperti update, vibe, dan mood. Penerapan Subjek penelitian 20 mahasiswa dari berbagai program Teknik pengumpulan Observasi terhadap komunikais daring . hat grup kampus dan media socia. , serta wawancara terbuka mengenai alas an pemilihan ragam Bahasa. Teknik analisis data Redukasi data, penyajian data, dan kesimpulan dengan ISSN : 2985-4768 HASIL DAN PEMBAHASAN Jenis Ragam Bahasa yang Digunakan Mahasiswa menunjukkan penggunaan dua ragam utama: Ragam Resmi Ae digunakan dalam konteks akademik seperti diskusi ilmiah, laporan, dan Contoh: https://jurnal. id/index. php/JORAPI/index Dampak Indonesia Penggunaan Bahasa Walaupun mahasiswa sering menggunakan bahasa tidak resmi, mereka tetap memahami pentingnya menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam situasi akademik. Artinya, fleksibilitas berbahasa di era digital tidak sepenuhnya menggeser kebakuan bahasa, tetapi menjadi bentuk adaptasi terhadap konteks sosial dan teknologi. KESIMPULAN Ragam bahasa Indonesia yang digunakan mahasiswa terbagi menjadi ragam resmi dan tidak resmi, dengan penggunaan yang menyesuaikan konteks komunikasi. Faktor utama yang memengaruhi pemilihan ragam bahasa meliputi konteks, hubungan sosial, media komunikasi, dan pengaruh globalisasi. Meskipun terjadi pergeseran ke arah informal, mahasiswa masih JORAPI : Journal of Research and Publication Innovation Vol. No. Oktober 2025 Halaman : 248-251 mempertahankan penggunaan bahasa Indonesia baku dalam konteks akademik DAFTAR PUSTAKA