RELATIVITAS: Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika http://ojs. id/index. php/relativitas/index Januari 2026. Vol. No. p-ISSN: 2654-4172 e-ISSN: 2655-8793 DOI : https://doi. org/10. 29103/relativitas. ANALYSIS OF THE USE OF DIGITAL WORKSHEETS IN PHYSICS EDUCATION IN THE LAST DECADE Robi Saepudin1. Asep Irvan Irvani2*. Resti Warliani3 1Pendidikan Fisika. Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan. Universitas Garut. Garut. Indonesia 2Pendidikan Fisika. Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan. Universitas Garut. Garut. Indonesia 3Pendidikan Fisika. Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan. Universitas Garut. Garut. Indonesia *e-mail: irvan. irvani@uniga. Abstrak: Pesatnya transformasi digital dalam pendidikan menuntut pemanfaatan media pembelajaran yang adaptif, namun evaluasi komprehensif mengenai efektivitas dan tren penggunaan digital worksheet dalam pembelajaran fisika masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan digital worksheet dalam pembelajaran fisika selama dekade terakhir, dengan menggunakan pendekatan analisis bibliometrik terhadap data yang bersumber dari database Scopus menggunakan metode PRISMA untuk mengkaji tren publikasi, kontribusi penulis, serta kata kunci yang dominan. Data yang diperoleh mencakup 61 dokumen yang terbit antara 2015 hingga 2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun minat riset memuncak pada tahun 2021 sebagai respons terhadap pandemi, terjadi tren penurunan publikasi yang signifikan pada tahun-tahun berikutnya. Hal ini mengindikasikan bahwa penggunaan digital worksheet masih cenderung dipandang sebagai solusi darurat masa pandemi daripada inovasi kurikulum berkelanjutan. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya perlu difokuskan pada integrasi digital worksheet dalam model blended learning pascapandemi serta evaluasi efektivitasnya terhadap retensi pemahaman konsep jangka panjang untuk memastikan keberlanjutan pemanfaatan teknologi dalam pendidikan fisika. Kata Kunci: Analisis Bibliometrik. Berpikir Kritis. Lembar Kerja Digital. Tinjauan Literatur. Pembelajaran Fisika ANALYSIS OF THE USE OF DIGITAL WORKSHEETS IN PHYSICS EDUCATION IN THE LAST DECADE Abstract: The rapid digital transformation in education requires the use of adaptive learning media, but comprehensive evaluations of the effectiveness and trends in the use of digital worksheets in physics learning are still limited. This study aims to analyze the use of digital worksheets in physics learning over the past decade, using a bibliometric analysis approach to data sourced from the Scopus database using the PRISMA method to examine publication trends, author contributions, and dominant keywords. The data obtained included 61 documents published between 2015 and 2025. The results of the analysis showed that although research interest peaked in 2021 in response to the pandemic, there was a significant downward trend in publications in the following years. This indicates that the use of digital worksheets is still likely to be viewed as an emergency solution during the pandemic rather than a sustainable curriculum innovation. Therefore, further research needs to focus on the integration of digital worksheets in post-pandemic blended learning models and the evaluation of their effectiveness in long-term concept retention to ensure the sustainable use of technology in physics education. RELATIVITAS: Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika http://ojs. id/index. php/relativitas/index Januari 2026. Vol. No. p-ISSN: 2654-4172 e-ISSN: 2655-8793 DOI : https://doi. org/10. 29103/relativitas. Keywords: bibliometrik, critical thinking, digital worksheet, literature review, physics PENDAHULUAN Dalam era pendidikan modern yang semakin berbasis teknologi, pemanfaatan tools digital dalam proses pembelajaran menjadi semakin krusial, terutama pada mata pelajaran yang bersifat konseptual dan aplikatif seperti Fisika. Pembelajaran Fisika tidak hanya menuntut pemahaman teori, tetapi juga kemampuan berpikir analitis, pemecahan masalah, serta visualisasi fenomena alam yang sering kali abstrak (Cynthia et al. , 2023. Munfaridah et al. Rini & Aldila, 2. Oleh karena itu, integrasi teknologi dalam pembelajaran Fisika memiliki peran penting untuk meningkatkan keterlibatan siswa, mempermudah penyampaian konsep yang kompleks melalui simulasi atau representasi visual, serta mendukung pembelajaran yang lebih interaktif dan personal. Penggunaan teknologi juga membuka akses terhadap sumber belajar yang lebih luas dan memungkinkan pembelajaran berbasis data, sehingga dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses belajar mengajar secara Salah satu pemanfaatan teknologi digital adalah perubahan perangkat pembelajaran dari paper-based menjadi digital. Contohnya adalah digital worksheet. Digital worksheet sebagai salah satu bentuk inovasi teknologi dalam dunia pendidikan, semakin populer sebagai alat bantu pembelajaran yang efektif dan praktis (Dudar et al. , 2021. Haleem et al. , 2. Berbeda dengan lembar kerja konvensional yang berbasis kertas, digital worksheet dikembangkan dalam format elektronik yang dapat diakses melalui perangkat komputer atau tablet, serta mendukung interaktivitas dan kolaborasi secara real-time. Dalam konteks pembelajaran Fisika, digital worksheet tidak hanya berfungsi sebagai media penyampaian soal dan latihan, tetapi juga mampu mengintegrasikan elemen-elemen multimedia seperti simulasi, animasi, video, dan feedback otomatis untuk membantu siswa memahami konsep-konsep fisika yang kompleks (Girwidz & Kohnle, 2022. Munfaridah et al. , 2. Selain itu, penggunaan digital worksheet memungkinkan guru untuk memantau perkembangan belajar peserta didik secara lebih akurat dan memberikan umpan balik yang bersifat personal, sehingga proses pembelajaran menjadi lebih adaptif dan berfokus pada kebutuhan individu siswa. Perkembangan teknologi pendidikan dan proses digitalisasi dalam dunia pendidikan telah membawa perubahan signifikan dalam pendekatan pembelajaran, khususnya pada mata pelajaran Fisika yang membutuhkan pemahaman konsep yang mendalam serta penerapan praktis dalam berbagai fenomena alam. Sejalan dengan meningkatnya kebutuhan akan pembelajaran yang lebih interaktif, efisien, dan personal, penggunaan media digital seperti digital worksheet menjadi bagian integral dari inovasi pembelajaran abad ke-21. Teknologi pendidikan semakin berkembang pesat dengan adanya platform berbasis cloud, aplikasi interaktif, serta sistem manajemen pembelajaran . earning management syste. yang memudahkan akses terhadap materi dan aktivitas belajar. Dalam konteks Fisika, digitalisasi tidak hanya mempermudah penyampaian konsep-konsep abstrak melalui visualisasi dan simulasi, tetapi juga memberikan ruang bagi siswa untuk bereksperimen secara virtual, menganalisis data, dan menguji hipotesis dalam lingkungan pembelajaran yang aman dan Oleh karena itu, integrasi teknologi pendidikan seperti digital worksheet menjadi salah satu solusi strategis untuk menjawab tantangan pembelajaran Fisika di era digital yang menuntut fleksibilitas, partisipasi aktif, dan pemahaman konsep yang bermakna (Hasas et al. Verawati & Nisrina, 2. Saat ini, perkembangan teknologi pendidikan telah melahirkan berbagai platform digital yang memudahkan guru dalam merancang dan menyajikan lembar kerja digital bagi RELATIVITAS: Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika http://ojs. id/index. php/relativitas/index Januari 2026. Vol. No. p-ISSN: 2654-4172 e-ISSN: 2655-8793 DOI : https://doi. org/10. 29103/relativitas. siswa, salah satunya adalah digital worksheet. Platform seperti Google Classroom. Microsoft Teams. Moodle, serta aplikasi khusus seperti GeoGebra. PhET Interactive Simulations, dan Canva for Education semakin banyak dimanfaatkan untuk menciptakan media pembelajaran yang interaktif dan personal (Jordyo & Karimi, 2023. Sumadevi, 2. Melalui platformplatform tersebut, guru dapat mengintegrasikan berbagai elemen multimedia, soal berbasis auto grading, simulasi virtual, hingga aktivitas kolaboratif dalam satu dokumen digital yang mudah diakses oleh siswa dari mana saja dan kapan saja. Keberadaan platform ini tidak hanya mempermudah proses pengelolaan pembelajaran, tetapi juga meningkatkan keterlibatan siswa dengan memberikan pengalaman belajar yang lebih dinamis dan sesuai dengan kebiasaan belajar generasi digital. Dengan demikian, pemanfaatan platform digital dalam pembuatan lembar kerja elektronik menjadi salah satu bentuk konkret transformasi pembelajaran Fisika di era pendidikan modern. Pengembangan perangkat pembelajaran digital, termasuk digital worksheet, semakin mendapat perhatian serius seiring dengan meningkatnya kebutuhan pembelajaran jarak jauh selama masa pandemi COVID-19 (Azhari & Fajri, 2022. Subekti & Prahmana, 2. Kondisi darurat yang memaksa sistem pendidikan beralih dari tatap muka ke daring secara tiba-tiba mengungkapkan keterbatasan metode pembelajaran konvensional dan mempercepat adopsi teknologi dalam proses belajar mengajar. Dalam konteks pembelajaran Fisika, dimana eksperimen dan diskusi interaktif sangat penting, ketersediaan perangkat digital seperti lembar kerja berbasis online menjadi solusi efektif untuk menjaga kontinuitas dan kualitas pendidikan. Pandemi telah membuktikan bahwa pembelajaran berbasis digital tidak hanya relevan sebagai alternatif darurat, tetapi juga memiliki potensi besar untuk menjadi bagian integral dari model pendidikan hybrid atau blended di masa depan. Hal ini turut mendorong guru dan pengembang pendidikan untuk terus berinovasi dalam menciptakan sumber belajar digital yang menarik, efektif, dan mudah diakses oleh peserta didik dalam berbagai kondisi pembelajaran. Meskipun masa puncak pandemi COVID-19 telah berlalu, tren penelitian mengenai digital learning, khususnya dalam konteks pembelajaran Fisika, tetap perlu dikaji secara komprehensif untuk memahami dampak jangka panjang, efektivitas, serta potensi integrasi teknologi digital dalam praktik pendidikan normal baru (Heryanto et al. , 2. Selama pandemi, banyak inovasi pembelajaran digital diterapkan secara darurat tanpa persiapan yang matang, sehingga diperlukan analisis mendalam untuk mengevaluasi sejauh mana penggunaan digital worksheet dan platform pembelajaran lainnya mampu meningkatkan hasil belajar siswa, partisipasi, serta pemahaman konsep Fisika yang kompleks (Alfiansyah et al. , 2021. Septianti et al. , 2. Selain itu, dengan bergesernya sistem pendidikan menuju model hybrid atau blended learning, penting untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung keberhasilan implementasi digital learning, termasuk aspek desain instruksional, aksesibilitas teknologi, keterampilan digital guru, serta respons siswa terhadap media pembelajaran berbasis digital (Nurhuda & Irvani, 2021. Paling et al. , 2. Oleh karena itu, telaah riset yang sistematis dan up-to-date sangat diperlukan guna memberikan arahan bagi pengembangan kebijakan, praktik pembelajaran, serta desain perangkat pendidikan digital di bidang Fisika dan pendidikan sains pada umumnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren penelitian terkait penggunaan digital worksheet dalam pembelajaran Fisika serta mengevaluasi efektivitasnya terhadap hasil belajar Dengan pendekatan bibliometrik, penelitian ini akan menggambarkan perkembangan riset secara kuantitatif dan kualitatif untuk mengidentifikasi topik-topik yang dominan, negara atau institusi yang aktif dalam penelitian, serta arah pengembangan studi di masa depan (Donthu et al. , 2021. Mukherjee et al. , 2022. Rawzis et al. , 2. Selain itu, analisis juga akan difokuskan pada bagaimana penerapan digital worksheet berpengaruh terhadap aspek kognitif, keterlibatan belajar, dan pemahaman konsep fisika siswa berdasarkan hasil studi empiris yang RELATIVITAS: Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika http://ojs. id/index. php/relativitas/index Januari 2026. Vol. No. p-ISSN: 2654-4172 e-ISSN: 2655-8793 DOI : https://doi. org/10. 29103/relativitas. telah dilakukan sebelumnya. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran komprehensif mengenai peran digital worksheet sebagai media pembelajaran digital di bidang Fisika, serta menjadi referensi bagi peneliti dan praktisi pendidikan dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih inovatif dan efektif. METODE Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kuantitatif dengan teknik analisis bibliometrik untuk mengkaji tren penelitian dan perkembangan studi terkait penggunaan digital worksheet dalam pembelajaran Fisika (Adhelacahya, 2023. Dawana & Setiani, 2. Data primer dikumpulkan dari database Scopus, yang merupakan salah satu sumber akademik bereputasi tinggi dan luas cakupannya. Pencarian dilakukan menggunakan kata kunci (TITLEABS-KEY . igital workshee. OR TITLE-ABS-KEY . -workshee. OR TITLE-ABS-KEY . AND TITLE-ABS-KEY . Periode publikasi yang menjadi fokus adalah dari tahun 2015 hingga 2025 agar dapat menangkap perkembangan riset di masa awal adopsi teknologi digital dalam pendidikan hingga fase pemantapan pasca-pandemi (Agarwal et al. Othman et al. , 2. Setelah proses pengumpulan data awal, seleksi dokumen dilakukan melalui metode PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and MetaAnalyse. untuk memastikan hanya artikel yang relevan dan sesuai dengan kriteria penelitian yang digunakan, seperti ditunjukkan pada Gambar 1. Dengan demikian, metode ini memberikan keakuratan dan validitas yang tinggi terhadap data yang dianalisis, sehingga hasil yang diperoleh dapat memberikan gambaran yang objektif dan komprehensif mengenai evolusi riset serta kontribusi digital worksheet dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran Fisika. Gambar 1. Alur Pemilihan Dokumen Menggunakan Diagram PRISMA Proses seleksi dokumen ditunjukkan pada Gambar 1. Dokumen yang diperoleh dari tahun 2015-2025 digunakan sebagai analisis bibliometrik untuk menganalisis tren penelitian terkait digital worksheet dalam pembelajaran fisika. Adapun untuk analisis yang lebih substansial dilakukan seleksi yang lebih ketat sehingga diperoleh 10 artikel seperti yang ditunjukkan pada Gambar 1. Sebagai pemandu proses analisis data, peneliti menggunakan pertanyaan-pertanyaan penelitian berikut. RELATIVITAS: Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika http://ojs. id/index. php/relativitas/index Januari 2026. Vol. No. p-ISSN: 2654-4172 e-ISSN: 2655-8793 DOI : https://doi. org/10. 29103/relativitas. RQ 1 : Bagaimana tren penelitian terkait penggunaan digital worksheet dalam pembelajaran fisika dalam satu dekade terakhir? RQ 2 : Bagaimana perkembangan dan distribusi penelitian tentang digital worksheet dalam pembelajaran fisika dalam satu dekade terakhir? RQ 3 : Bagaimana penerapan digital worksheet dalam pembelajaran fisika mempengaruhi pemahaman konsep dan keterlibatan siswa? HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Berdasarkan hasil pencarian artikel dengan kata kunci yang telah disebutkan pada bagian metode, diperoleh 61 dokumen yang terbit dari tahun 2015-2025. Dokumen ini kemudian didistribusikan berdasarkan tahun publikasi seperti ditunjukkan pada Gambar 2 berikut. Gambar 2. Tren Jumlah Publikasi Terkait Digital Worksheet Tahun 2015-2025 Dari Gambar 2 terlihat bahwa tren publikasi berdasarkan tahun. Jumlah dokumen meningkat dari 2016 hingga puncak pada 2021 . , kemudian mengalami penurunan signifikan hingga 2025 . Perubahan ini mencerminkan fluktuasi minat penelitian terkait topik yang diamati, dengan puncaknya pada 2021 sebelum menurun drastis dalam beberapa tahun berikutnya. Selanjutnya, metadata yang diperoleh ini kemudian dipetakan berdasarkan penulis, afiliasi penulis, dan negara asal penulis. Gambaran penulis yang paling banyak menghasilkan publikasi terkait topik ini ditunjukkan pada Gambar 3 berikut. Gambar 3. Distribusi Dokumen Berdasarkan Penulis RELATIVITAS: Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika http://ojs. id/index. php/relativitas/index Januari 2026. Vol. No. p-ISSN: 2654-4172 e-ISSN: 2655-8793 DOI : https://doi. org/10. 29103/relativitas. Gambar 3 menunjukkan distribusi jumlah publikasi berdasarkan penulis. Samsudin. memiliki kontribusi tertinggi dengan 4 dokumen, diikuti oleh Herlina. dengan 3 dokumen. Penulis lain seperti Abdurrahman. Alves. , dan sebagainya masing-masing menyumbang 2 dokumen. Hal ini menunjukkan variasi aktivitas penelitian antar penulis dalam topik yang diamati. Distribusi dokumen juga dilakukan berdasarkan afiliasi penulis untuk menunjukkan institusi yang memberikan perhatian terhadap topik ini. Adapun gambaran distribusi dokumen penelitian terkait digital worksheet berdasarkan afiliasi penulis ditunjukkan pada Gambar 4. Gambar 4. Distribusi Dokumen Berdasarkan Penulis Gambar 4 ini menunjukkan distribusi publikasi berdasarkan afiliasi institusi. Universitas Negeri Yogyakarta dan Universitas Negeri Padang memiliki jumlah publikasi tertinggi . , diikuti oleh Universitas Pendidikan Indonesia. Universitas Negeri Jakarta, dan Yildiz Teknik yuniversitesi dengan angka 5. Sementara itu. Universitas Lambung Mangkurat dan Universitas Papua memiliki kontribusi terendah, masing-masing sebesar 2 dan 1 publikasi. Hal ini menunjukkan dominasi institusi Indonesia dalam produksi penelitian pada topik yang Hal ini juga bisa dilihat dari Gambar 5. Gambar 5. Distribusi Dokumen Berdasarkan Negara atau Wilayah RELATIVITAS: Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika http://ojs. id/index. php/relativitas/index Januari 2026. Vol. No. p-ISSN: 2654-4172 e-ISSN: 2655-8793 DOI : https://doi. org/10. 29103/relativitas. Selain distribusi dokumen berdasarkan penulis, tren penelitian juga dapat ditunjukkan melalui pemetaan kata kunci seperti ditunjukkan pada Gambar 6 berikut. Gambar 6a menunjukkan jaringan kata kunci terkait penggunaan digital worksheet dalam pembelajaran "Students" dan "physics learning" menjadi inti utama, dengan hubungan kuat ke "elearning," "curricula," dan "critical thinking. " Topik seperti "virtual laboratories," "data collection," dan "teaching materials" juga penting, menunjukkan integrasi teknologi pendidikan dan fokus pada pemahaman konsep fisika serta pengembangan keterampilan siswa. Sedangkan Gambar 6b menunjukkan intensitas topik-topik yang diteliti. Semakin terang cahaya pada grafik, menunjukkan bahwa topik tersebut banyak diteliti. Gambar 6. Peta jaringan kata kunci yang muncul dalam meta data . berdasarkan keterkaitannya, . berdasarkan intensitas penelitiannya Hasil analisis terhadap 10 artikel yang telah diseleksi sesuai kriteria dalam Gambar 1 ditunjukkan pada Tabel 1. Tabel ini menunjukkan ringkasan review artikel yang telah Tabel 1. Rangkuman Review Penelitian Digital Worksheet dalam Pembelajaran Fisika Judul Artikel Promoting Conceptual Understanding on Magnetic Field Concept Through Interactive Conceptual Instruction (ICI) with PDEODE*E Tasks Enhancing K-10 StudentsAo Conceptions through Computer Simulations-Aided PDEODEE (CSPDEODEE) on NewtonAos Laws 3D Page-Flipped Worksheet on Impulse-Momentum to Develop Students' Scientific Communication Skills Negotiating Science - Building Thematic Patterns of the Scientific Concept Sound in a Swedish Multilingual Lower Secondary Classroom Science Activity for Gifted Young Scientist: Thermodynamics Law Experiment Media Based on IoT Penulis. Tahun (Samsudin et , 2. (Fratiwi et , 2. (Oktasari et , 2. Metode Penelitian Instruksi Konseptual Interaktif (ICI) dengan tugas PDEODE*E Pengembangan worksheet berbasis simulasi komputer yang dibantu dengan PDEODE*E Penelitian pengembangan dengan model 4D (Axelsson & Jakobson. Analisis strategi pengembangan tematik dan kontrol dalam interaksi guru-siswa (Liana et al. Penelitian dan Pengembangan . odel ADDIE) Temuan Penelitian ICI menggunakan tugas PDEODE*E secara signifikan meningkatkan pemahaman konsep siswa mengenai medan magnet dalam pembelajaran fisika. CS-PDEODE*E lebih efektif daripada metode tradisional dalam meningkatkan konsep siswa tentang Hukum Newton, dengan ukuran efek besar . Penggunaan worksheet 3D page-flipped meningkatkan keterampilan komunikasi ilmiah siswa, baik secara lisan maupun tulisan. Guru menggunakan berbagai sumber daya dan bahasa untuk membantu siswa mengembangkan pemahaman ilmiah tentang suara, dengan menjembatani bahasa sehari-hari dan bahasa Media eksperimen berbasis IoT untuk hukum termodinamika efektif meningkatkan keterlibatan siswa berbakat dan pemahaman mereka tentang konsep-konsep fisika. RELATIVITAS: Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika http://ojs. id/index. php/relativitas/index Januari 2026. Vol. No. p-ISSN: 2654-4172 e-ISSN: 2655-8793 DOI : https://doi. org/10. 29103/relativitas. Driving Course Engagement Through Multimodal Strategic Technologies (Gladys et al. Teknologi pembelajaran digital multimodal dengan model flipped classroom Highlighting Considerations in Experimental Design: The Case of Multimeters (Levy et al. Higher Order Thinking Skills Oriented Student Worksheet of Elearning Model in Electric Circuit Topic Electronic Student Worksheet for Solving Problems in Physics Material Based on Problem-Based Learning (Yusuf & Widyaningsih. Exploring the Role of ChatGPT as a Peer Coach for Developing Research Proposals (Cronjy. Analisis kualitatif terhadap aktivitas laboratorium yang berfokus pada desain Model ADDIE untuk pengembangan worksheet e-learning yang berorientasi pada HOTS Model ADDIE untuk pengembangan worksheet berbasis problem-based Studi desk-arsip yang menganalisis interaksi siswa dengan ChatGPT sebagai pelatih (Nenggala et , 2. Flipped classroom dengan Lightboard dan PowerPoint meningkatkan keterlibatan siswa dengan konten fisika, dengan 90% siswa aktif berpartisipasi dalam kuliah. Penelitian ini menekankan pentingnya pemahaman desain eksperimen, terutama dalam penempatan alat ukur dan dampaknya terhadap akurasi hasil eksperimen. Worksheet e-learning berorientasi HOTS untuk topik rangkaian listrik efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir analitis, evaluatif, dan kreatif siswa. Worksheet e-student yang dikembangkan efektif dan praktis, dengan siswa menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan pemecahan masalah. ChatGPT berguna sebagai pelatih sejawat dalam membantu siswa menyusun proposal penelitian, meskipun kualitas umpan balik tergantung pada desain prompt dan refleksi siswa. Pembahasan Berdasarkan analisis tren penelitian yang diperoleh dari distribusi dokumen, kita dapat melihat pola yang signifikan dalam perkembangan penggunaan digital worksheet dalam pembelajaran fisika selama dekade terakhir. Dari Gambar 2 terlihat adanya peningkatan jumlah publikasi pada tahun 2016 hingga puncaknya pada tahun 2021, dengan 15 dokumen yang Namun, setelah tahun 2021, jumlah publikasi menunjukkan penurunan yang signifikan, dengan hanya satu publikasi yang terbit pada tahun 2025. Peningkatan yang tajam pada tahun 2021 kemungkinan terkait dengan respons terhadap perubahan drastis dalam sistem pendidikan akibat pandemi COVID-19, di mana penggunaan teknologi digital dan platform pembelajaran online menjadi kebutuhan utama untuk memastikan kontinuitas pendidikan (Adedoyin & Soykan, 2023. Dhawan, 2020. Syarifa et al. , 2. Tren penurunan yang terjadi setelah tahun 2021 mencerminkan pengembalian kembali ke metode pembelajaran konvensional atau penurunan minat dalam riset digital worksheet setelah fase darurat pandemi berlalu (Budiarti et al. , 2022. Novitra, 2022. Surahman & Sujarwanto, 2. Dari segi kontribusi penulis, ditemukan bahwa Samsudin. adalah penulis yang paling banyak menghasilkan publikasi terkait topik ini, dengan total 4 dokumen, diikuti oleh Herlina. dengan 3 dokumen. Ini menunjukkan konsistensi penulis-penulis ini dalam mengkaji penggunaan digital worksheet dalam pembelajaran fisika, serta menunjukkan adanya komunitas riset yang terus aktif berkontribusi dalam topik ini, meskipun terjadi fluktuasi dalam jumlah publikasi setiap Dilihat dari afiliasi dan negara penulis, sebagian besar publikasi terkait topik ini berasal dari institusi di Indonesia, dengan Universitas Negeri Yogyakarta dan Universitas Negeri Padang menempati posisi teratas dalam jumlah publikasi. Hal ini mencerminkan dominasi institusi Indonesia dalam riset terkait digital worksheet, yang mungkin disebabkan oleh fokus pendidikan yang kuat di bidang teknologi pendidikan dan adaptasi terhadap kebutuhan pendidikan digital di Indonesia (Amelia, 2023. Prihatin & Sutangsa, 2025. Saputra, 2. Selain itu. Indonesia sebagai negara berkembang menunjukkan upaya signifikan dalam mengintegrasikan teknologi dalam sistem pendidikan mereka, sejalan dengan upaya global dalam meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis teknologi (Machmud et al. , 2021. Pramana et al. , 2021. Rabani et al. , 2. Berdasarkan pemetaan kata kunci menunjukkan bahwa kata-kata seperti "students," "physics learning," dan "e-learning" menjadi inti dari penelitian ini, dengan hubungan erat dengan konsep-konsep seperti "critical thinking," "virtual laboratories," dan "teaching materials. " Ini menunjukkan bahwa penggunaan digital worksheet dalam pembelajaran fisika tidak hanya terbatas pada penyampaian soal dan latihan, tetapi juga melibatkan aspek keterampilan berpikir kritis dan penerapan teknologi dalam simulasi dan eksperimen virtual, yang mendukung pemahaman konsep41 RELATIVITAS: Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika http://ojs. id/index. php/relativitas/index Januari 2026. Vol. No. p-ISSN: 2654-4172 e-ISSN: 2655-8793 DOI : https://doi. org/10. 29103/relativitas. konsep fisika yang lebih kompleks. Hal ini menunjukkan bahwa riset terkait digital worksheet semakin berfokus pada integrasi teknologi yang mendalam untuk mendukung pembelajaran yang lebih interaktif dan adaptif (Aggarwal, 2023. Thelma et al. , 2. Secara keseluruhan, tren penelitian terkait digital worksheet dalam pembelajaran fisika menunjukkan perkembangan yang signifikan, terutama pada periode setelah pandemi COVID-19. Meskipun ada fluktuasi dalam jumlah publikasi, namun meningkatnya minat terhadap penggunaan teknologi dalam pembelajaran, khususnya dalam mendukung pemahaman konsep fisika yang abstrak, menjadi fokus utama dalam riset ini. Ke depan, perlu adanya kajian yang lebih mendalam terkait efektivitas penggunaan digital worksheet dalam pembelajaran fisika, khususnya dalam konteks pembelajaran hybrid dan blended yang sedang berkembang. Untuk menjawab RQ 3, bagaimana implementasi digital worksheet dalam pembelajaran fisika hasil review 10 artikel yang ditunjukkan pada Tabel 1. Beberapa penelitian yang tercantum mengindikasikan bahwa pendekatan berbasis interactive conceptual instruction (ICI), seperti yang diterapkan dalam penelitian Samsudin et al. , dapat meningkatkan pemahaman konsep fisika yang sulit, seperti medan magnet. Metode ini mengintegrasikan tugas-tugas PDEODE*E yang mendorong siswa untuk berpikir kritis dan analitis, serta mengembangkan pemahaman lebih dalam terhadap fenomena fisika. Hal ini sejalan dengan studi sebelumnya yang menunjukkan bahwa instruksi berbasis interaksi membantu siswa memahami konsep-konsep abstrak dengan lebih efektif melalui simulasi dan eksplorasi langsung. Selanjutnya, artikel yang lebih baru, seperti yang diteliti oleh Yusuf & Widyaningsih . , menunjukkan bahwa digital worksheet berbasis HOTS (Higher Order Thinking Skill. untuk topik rangkaian listrik efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir analitis, evaluatif, dan kreatif Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya pengembangan alat pembelajaran digital yang mengintegrasikan berbagai elemen multimedia dan evaluasi otomatis, yang memungkinkan siswa untuk mendapatkan umpan balik langsung dan meningkatkan interaksi dengan materi secara Sebagai hasilnya, digital worksheet ini tidak hanya memfasilitasi pemahaman konsep tetapi juga memperkuat keterampilan berpikir kritis yang esensial dalam pembelajaran fisika. Analisis terhadap kata kunci dalam penelitian ini menunjukkan adanya fokus yang kuat pada aspek critical thinking, virtual laboratories, dan e-learning dalam penggunaan digital worksheet. Penelitian yang lebih lanjut, seperti diungkapkan dalam studi sebelumnya yang menunjukkan bahwa penggunaan platform digital seperti Google Classroom dan GeoGebra telah memungkinkan pengembangan virtual laboratories yang memperkaya pembelajaran fisika (Arymbekov et al. 2023, 2024. Solvang & Haglund, 2. Dengan integrasi teknologi, siswa dapat mengakses simulasi virtual, menganalisis data, dan berkolaborasi dengan sesama siswa dalam lingkungan pembelajaran yang lebih fleksibel dan interaktif, yang sangat penting untuk memahami konsepkonsep fisika yang rumit dan eksperimen yang sulit dilakukan di laboratorium tradisional. PENUTUP Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan digital worksheet dalam pembelajaran fisika telah berkembang secara signifikan dalam dekade terakhir, dengan tren yang mencerminkan peningkatan minat terhadap teknologi pendidikan, terutama setelah pandemi COVID-19. Digital worksheet terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep-konsep fisika yang abstrak, dengan integrasi berbagai elemen multimedia yang mendukung visualisasi, simulasi, dan eksperimen virtual. Selain itu, digital worksheet juga memberikan kesempatan bagi siswa untuk terlibat secara lebih aktif dalam pembelajaran melalui tugas-tugas interaktif yang mengasah keterampilan berpikir kritis dan Meskipun ada peningkatan yang pesat dalam publikasi dan riset terkait digital worksheet pada puncaknya di tahun 2021, tren penurunan yang terjadi setelahnya mengindikasikan adanya kebutuhan untuk evaluasi lebih lanjut terkait efektivitas jangka RELATIVITAS: Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika http://ojs. id/index. php/relativitas/index Januari 2026. Vol. No. p-ISSN: 2654-4172 e-ISSN: 2655-8793 DOI : https://doi. org/10. 29103/relativitas. panjang dari penerapan teknologi ini dalam pembelajaran fisika. Selain itu, dengan munculnya model pembelajaran hybrid dan blended yang lebih mengutamakan fleksibilitas dan partisipasi aktif siswa, penting untuk menggali faktor-faktor yang dapat mendukung implementasi teknologi secara optimal, seperti desain instruksional yang tepat, keterampilan digital guru, serta adaptasi siswa terhadap platform pembelajaran berbasis digital. Oleh karena itu, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi dampak teknologi ini dalam konteks pendidikan yang terus berkembang. DAFTAR PUSTAKA