Economic Reviews Journal Volume 4 Nomor 2 . 745 Ae 748 E-ISSN 2830-6449 DOI: 10. 56709/mrj. Analisis Pengaruh Modal dan Biaya Produksi Terhadap Pendapatan UMKM di Kota Gorontalo Valentina Monoarfa1. Safira Zatalia Putri Hikmah2 Sri Ananda Dehimel3. Syawa Oktarina Abdullah4. Hadija Laima5 1,2,3,4,5Universitas Negeri Gorontalo valentina@ung. id1, safirahikmah05@gmail. srianandadehimeli@gmail. com3, abdullahsyalwa@gmail. com4, hadijalaima@gmail. ABSTRACT Micro. Small, and Medium Enterprises (MSME. have an important role in the local economy, including in Gorontalo City. This study aims to analyze the effect of capital and production costs on MSME income in Gorontalo City. The research method used is a quantitative approach with data collection techniques through questionnaires distributed to 50 MSME actors. Data were analyzed using multiple linear regression. The results of the study indicate that capital and production costs have a positive and significant effect on MSME income. Capital contributes 50% to income, while production costs contribute 30%. Simultaneously, capital and production costs affect MSME income by 80%, while 20% is influenced by other factors outside this study. The implications of this study show the importance of capital management and production cost efficiency in increasing MSME income in Gorontalo City. Keywords : Capital. Production Costs. Income. MSME. Gorontalo City ABSTRAK Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian lokal, termasuk di Kota Gorontalo. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modal dan biaya produksi terhadap pendapatan UMKM di Kota Gorontalo. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada 50 pelaku UMKM. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal dan biaya produksi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan UMKM. Modal memiliki kontribusi sebesar 50% terhadap pendapatan, sementara biaya produksi berkontribusi sebesar 30%. Secara simultan, modal dan biaya produksi mempengaruhi pendapatan UMKM sebesar 80%, sedangkan 20% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya pengelolaan modal dan efisiensi biaya produksi dalam meningkatkan pendapatan UMKM di Kota Gorontalo. Kata kunci : Modal. Biaya Produksi. Pendapatan. UMKM. Kota Gorontalo. PENDAHULUAN Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu sektor utama yang mendukung perekonomian di Kota Gorontalo. UMKM berkontribusi dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, banyak pelaku UMKM menghadapi kendala dalam pengelolaan modal dan biaya produksi, yang pada akhirnya memengaruhi tingkat pendapatan mereka. Modal merupakan faktor utama dalam mendukung operasional dan pengembangan Dengan modal yang cukup. UMKM dapat meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas produk. Di sisi lain, biaya produksi yang tinggi dapat mengurangi margin keuntungan jika tidak dikelola dengan efisien. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan 745 | Volume 4 Nomor 2 2025 Economic Reviews Journal Volume 4 Nomor 2 . 745 Ae 748 E-ISSN 2830-6449 DOI: 10. 56709/mrj. untuk menganalisis pengaruh modal dan biaya produksi terhadap pendapatan UMKM di Kota Gorontalo. TINJAUAN LITERATUR UMKM dan Peranannya dalam Perekonomian Di Kota Gorontalo. UMKM umumnya memiliki modal dan pendapatan yang lebih kecil dibandingkan skala nasional. Usaha mikro biasanya memiliki modal di bawah Rp5 juta dengan pendapatan berkisar antara Rp2 juta hingga Rp5 juta per bulan. Usaha kecil memiliki modal antara Rp5 juta hingga Rp20 juta, dengan pendapatan bulanan sekitar Rp5 juta hingga Rp15 juta. Sementara itu, usaha menengah di Kota Gorontalo memiliki modal antara Rp20 juta hingga Rp50 juta dengan pendapatan yang bisa mencapai Rp15 juta hingga Rp30 juta per bulan. Modal Modal adalah aset yang digunakan untuk menjalankan dan mengembangkan usaha, baik berupa uang, peralatan, maupun bahan baku. Mayoritas UMKM di Kota Gorontalo menggunakan modal yang relatif kecil, berkisar antara Rp5 juta hingga Rp20 juta. Studi oleh Santoso . menunjukkan bahwa modal yang cukup memiliki korelasi positif dengan pendapatan UMKM, terutama dalam mendukung pembelian bahan baku, pengadaan peralatan, dan biaya operasional lainnya. Biaya Produksi Biaya produksi adalah seluruh pengeluaran yang dikeluarkan dalam proses produksi, termasuk biaya bahan baku, tenaga kerja, dan biaya overhead. Pengelolaan biaya produksi yang baik dapat meningkatkan efisiensi dan daya saing UMKM. Menurut penelitian Wahyuni . , efisiensi biaya produksi dapat meningkatkan keuntungan dan memperkuat daya saing produk di pasar. Pendapatan UMKM Pendapatan merupakan hasil penjualan yang diperoleh setelah dikurangi dengan seluruh biaya operasional. Pendapatan yang stabil dan meningkat menjadi indikator keberhasilan dalam menjalankan usaha. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan analisis regresi linear berganda. Populasi penelitian adalah pelaku UMKM di Kota Gorontalo. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 50 pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang berisi pertanyaan terkait modal, biaya produksi, dan pendapatan UMKM. Analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan persamaan sebagai 746 | Volume 4 Nomor 2 2025 Economic Reviews Journal Volume 4 Nomor 2 . 745 Ae 748 E-ISSN 2830-6449 DOI: 10. 56709/mrj. Y=a b1X1 b2X2 e Keterangan: a YY = Pendapatan UMKM a X1X1 = Modal a X2X2 = Biaya Produksi a aa = Konstanta a b1,b2b1,b2 = Koefisien regresi a ee = Error term HASIL DAN PEMBAHASAN Statistik Deskriptif Rata-rata modal yang dimiliki UMKM di Kota Gorontalo adalah Rp5 juta hingga Rp15 juta, dengan biaya produksi rata-rata Rp2 juta hingga Rp7 juta per bulan. Pendapatan ratarata yang diperoleh UMKM berkisar antara Rp3 juta hingga Rp10 juta per bulan. Uji Regresi Linear Berganda Hasil uji regresi menunjukkan bahwa modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan dengan koefisien a Modal (X1X. U Koefisien regresi . = 0,50 U Nilai signifikansi = 0,000 (Signifika. a Biaya Produksi (X2X. U Koefisien regresi . = 0,30 U Nilai signifikansi = 0,002 (Signifika. a Koefisien Determinasi (R2R. = 0,80 U 80% variasi pendapatan UMKM dijelaskan oleh modal dan biaya produksi, sedangkan 20% dijelaskan oleh faktor lain di luar model. PEMBAHASAN Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa modal dan biaya produksi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pendapatan UMKM. Modal yang cukup memungkinkan UMKM untuk meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas pasar. Di sisi lain, biaya produksi yang efisien dapat meningkatkan margin keuntungan dan daya saing usaha. KESIMPULAN Penelitian ini membuktikan bahwa modal dan biaya produksi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan UMKM di Kota Gorontalo. Modal memiliki kontribusi lebih besar dibandingkan biaya produksi dalam mempengaruhi pendapatan. SARAN Pelaku UMKM disarankan untuk meningkatkan akses permodalan melalui lembaga keuangan atau program pemerintah. Perlu diterapkan strategi efisiensi biaya produksi untuk meningkatkan margin keuntungan. 747 | Volume 4 Nomor 2 2025 Economic Reviews Journal Volume 4 Nomor 2 . 745 Ae 748 E-ISSN 2830-6449 DOI: 10. 56709/mrj. Pemerintah diharapkan memberikan pelatihan dan pendampingan dalam pengelolaan keuangan dan manajemen usaha bagi pelaku UMKM di Kota Gorontalo. DAFTAR PUSTAKA