Alamtara : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Volume 7. Nomor 02. Desember ISSN : 2621-4881 (Printe. ,: 2656-8543 (Onlin. https://ejournal. id/index. php/Alamtara ALAMTARA. JSI by IAI TABAH is licensed under a Creative CommonsAttribution- NonCommercial 4. 0 International License Naskah masuk 28 November 2023 Direvisi Diterima 01 Desember 28 Desember DOI : https://10. 58518/alamtara. Diterbitkan 30 Desember Komunikasi Transendental: kajian interaksi manusia Dengan sang kholiq Abd. Kholiq IAI Tarbiyatut Tholabah Lamongan Email: abd. kholiq@iai-tabah. Abstrak: Manusia pada dasarnya tidak terlepas dari komunikasi, sebagai mahluk sosial memiliki kebutuhan batiniah yang tidak bisa dipenuhi oleh hubungan interpersonal semata. Salah satu kebutuhan yang mendalam dan universal adalah kebutuhan manusia terhadap Sang Kholiq (Alla. yang dianggap sebagai pencipta alam semesta dan segala isinya. Kajian komunikasi transendental menjelaskan sebuah konsep yang menggambarkan interaksi manusia dengan Sang Kholiq merujuk kepada Tuhan atau entitas yang dianggap sebagai pencipta alam semesta dan segala Melalui pendekatan spiritualitas, kajian ini membahas. Beberapa aspek penting dalam komunikasi transendental, termasuk kebutuhan manusia untuk berhubungan dengan Sang Kholiq, bentuk-bentuk komunikasi yang digunakan, dan manfaat yang bisa didapatkan dari interaksi komunikasi transcendental ini. Kajian ini memiliki tujuan untuk memberikan wawasan tentang komunikasi transendental serta pentingnya membangun hubungan spiritual dalam kehidupan sehari-hari Antara hamba dengan Sang Kholiq dalam perwujudan manusia Taqwa . baik didunia dan akherat Kata kunci: Komunikasi. Transendental. Hamba. 139 Abd. Kholiq Komunikasi Transendental: Kajian Alamtara : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Volume 7. Nomor 02. Desember ISSN : 2621-4881 (Printe. ,: 2656-8543 (Onlin. https://ejournal. id/index. php/Alamtara Abstract: Humans are basically inseparable from communication, as social creatures have inner needs that cannot be met by interpersonal relationships alone. One of the deep and universal needs is the human need for the Kholiq (Alla. who is considered the creator of the universe and everything in it. Transcendental communication studies explain a concept that describes human interaction with the Kholiq referring to God or an entity who is considered the creator of the universe and everything in it. Through a spirituality approach, this study discusses. Several important aspects in transcendental communication, including the human need to connect with the Kholiq, the forms of communication used, and the benefits that can be obtained from this transcendental communication interaction. This study aims to provide insight into transcendental communication and the importance of building spiritual relationships in everyday life between the servant and the Kholiq in the realization of human Taqwa . both in this world and the hereafter. Keywords: Communication. Transcendental. Servant. Pendaahuluan Dalam hubungannya dengan proses sosial, komunikasi menjadi sebuah cara dalam melakukan perubahan social . ocial chang. Komunikasi berperan menjebatani perbedaan dalam masyarakat karena mampu merekatkan kembali sistim sosial masyarakat dalam usahanya melakukan perubahan. Komunikasi transendental dapat didefinisikan sebagai komunikasi yang berlangsung di dalam diri, dengan sesuatu Audiluar diriAy yang didasari keberadaannya oleh individu karena adanya kesadaran tentang esensi di balik eksistensi. Di samping itu, ditemukan bahwa kemampuan manusia berkomunikasi tidak terbatas pada sesama manusia saja, melainkan, juga berkomunikasi dengan suatu Dzat yang dianggap sebagai Tuhan. Dewa, atau benda-benda yang diyakini mempunyai kekuatan magis. Keinginan manusia untuk berkomunikasi dengan Ngalimun dan Harles Anwar. Ilmu Komunikasi Sebuah Pengantar Praktis, (Banjarmasin: Pustakaka Benua, 2. , 17. Nina Winangsih Syam. Komunikasi Trasendental. (PT. Remaja Rosdakarya. Bandung, 2. , xvi 140 Abd. Kholiq Komunikasi Transendental: Kajian Alamtara : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Volume 7. Nomor 02. Desember ISSN : 2621-4881 (Printe. ,: 2656-8543 (Onlin. https://ejournal. id/index. php/Alamtara Tuhan. Dewa, atau benda-benda magis tersebut, pada dasarnya timbul dari lubuk hati manusia dengan tujuan untuk meraih kenikmatan-kenikmatan di luar nilai-nilai Kendati demikian, cara dan bentuk manusia ketika merealisasikan keyakinannya pada Tuhan. Dewa, atau benda-benda magis lainnya, berbeda-beda sesuai dengan perbedaan dan keragaman knowledge, attitude, dan performance yang telah berkembang di tengah-tengah masyarakat bersangkutan. Hal ini tidak menutup kemungkinan adanya perbedaan penafsiran dan keyakinan pada tiap-tiap masyarakat, ketika meyakini suatu Dzat yang mereka anggap sebagai Tuhan. Dewa, atau benda-benda magis. Komunikasi adalah sebuah proses penting yang memungkinkan manusia untuk saling berinteraksi dan berbagi informasi dengan orang lain. Namun, selain komunikasi yang lebih umum, ada juga jenis komunikasi yang lebih spiritual dan mendalam yang dikenal sebagai komunikasi transcendental. Konsep komunikasi transcendental ini melibatkan interaksi manusia dengan Sang Kholiq, yaitu Sang Pencipta yang Maha Kuasa, melalui dalil-dalil yang terdapat dalam al-QurAoan dan Hadits. Al-Quran menyebut komunikasi sebagai salah satu fitrah manusia. Untuk mengetahui bagaimana manusia seharusnya berkomunikasi. Al-Quran memberikan beberapa kata kunci . ey concep. yang berhubungan dengan hal itu. Asy-Syaukani, misalnya, mengartikan kata kunci al-Bayan sebagai kemampuan berkomunikasi. Selain itu, kata kunci yang dipergunakan Al-Quran untuk berkomunikasi ialah alQoul. Komunikasi transendental adalah konsep dalam studi keagamaan dan spiritual yang mengacu pada hubungan manusia dengan realitas transendental atau dengan tuhan mereka. Ini melibatkan proses komunikasi yang melampaui batasan3 Nurhikmah. Komunikasi Trasendental, (Parepare: Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN), 139. Ujang Saefullah. Kapita Selekta Pendekatan Budaya dan Agama, (Bandung: Simbiosa Rakatama Media, 2. , 55. 141 Abd. Kholiq Komunikasi Transendental: Kajian Alamtara : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Volume 7. Nomor 02. Desember ISSN : 2621-4881 (Printe. ,: 2656-8543 (Onlin. https://ejournal. id/index. php/Alamtara batasan realitas fisik dan material untuk menghubungkan manusia dengan alam semesta yang lebih luas melalui demensi spiritual. Komunikasi transendental ini sangat berhubungan dengan aspek spiritualitas dalam kehidupan manusia. Alasan utama manusia ingin berkomunikasi dengan Sang Kholiq adalah untuk memperdalam hubungan spiritual mereka, mencari petunjuk dan mencari keamanan dan kedamaian dalam hidup mereka. Adanya komunikasi trasendental juga dapat memperkaya kehidupan sehari-hari dan memberikan perspektif baru dalam menghadapi permasalahan kehidupan. Komunikasi dan beberapa aspeknya Manusia adalah mahluk sosial, maka sudah menjadi kodratnya bahwa manusia itu akan selalu ingin brhubungan dengan manusia lainnya baik secara perorangan, kelompok maupun organisasi. Komunikasi Walau membicarakan komunikasi seakan-akan ini merupakan suatu yang statis, yang diam, komunikasi tidak pernah seperti itu. Segala hal dalam komunikasi selalu berubahkita. Orang yang kita ajak berkomunikasi dan lingkungan kita. Proses komunikasi terbagi menjadi dua tahap, yakni secara primer dan Proses primer adalah proses penyampaian pikiran dan atau perasaan seseorang kepada orang lain dengan menggunakan lambing . sebagai media. Lambing sebagai media primer dalam proses komunkasi adalah bahasa, kial . , isyarat, gambar, warna dan lainnya yang secara langsung mampu AumenerjemahkanAy pikiran dan atau perasaan komunikator kepada komunikan. Dalam proses ini, pertama-tama komunikator akan menjadi . pesan yang akan disampaikan Gazali Rahman. Pengantar Ilmu Komunikasi, (Banjarmasin. Pustaka Benua, 2. , 1 Joseph A. DeVito. Komunikasi Antarmanusia, (Tangerang Selatan: Karisma Publishing Group, 2. , 142 Abd. Kholiq Komunikasi Transendental: Kajian Alamtara : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Volume 7. Nomor 02. Desember ISSN : 2621-4881 (Printe. ,: 2656-8543 (Onlin. https://ejournal. id/index. php/Alamtara kepada komunikan. Kemudian menjadi giliran komunikan untuk mengawa-sandi . pesan dari komunikator itu. Konsep komunikasi transendental manusia di al-QurAoan dan Hadits Dalam al-QurAoan, manusia beriman dianggap memiliki kesadaran yang lebih tinggi dan kesadaran spiritual yang memungkinkan mereka untuk berkomunikasi dengan Sang Kholiq. Allah swt. berfirman dalam surat al-Baqarah 186. a a a AaOu a u a A AO a e aOa u acE u a u a u a a aI n A aE e O a e a a O a OuA U AaE a a a O a aacI A a a acI C a aA a AO n a aA AaE aOE eOa e aI I aOu a E a a E acN a eI O a e a a O aIA Artinya: AuDan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka . , bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi . egala perintah-K. dan hendaklah mereka beriman kepadaKu, agar mereka selalu berada dalam kebenaranAy. (Q. al-Baqarah: 2:. Dalam Islam, iman dan keyakinan kepada Allah adalah dasar dari komunikasi Manusia yang beriman memiliki keyakinan yang kuat bahwa Allah selalu ada disamping mereka dan siap mendengarkan segala doAoa dan suara hati Melalui iman dan keyakinan ini, manusia beriman dapat merasakan kehadiran dan mengalami interaksi lansung dengan Sang Kholiq. Selain al-QurAoan, komunikasi transendental juga memiliki landasan dalam hadits, yaitu perkataan dan tindakan Rasulullah saw. yang diriwayatkan oleh Tirmidzi dari Abu Hurairah ra. Salah satu kunci sukses dalam berdoa adalah adanya keyakinan dalam hati, bahwa apa yang diminta akan dikabulkan oleh Allah taAoala. Rasulullah shallallahuAoalaihiwasallam menjelaskan. Lukiati Komala. Ilmu Komunikasi Perspektif. Proses, dan Konteks, (Bandung: Widya Padjadjaran, 2. , 83. Kementerian Agama RI. Syaamil Al-QurAoan Miracle The Reference, (Bandung: Syaamil QurAoan, t. , 53. 143 Abd. Kholiq Komunikasi Transendental: Kajian Alamtara : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Volume 7. Nomor 02. Desember ISSN : 2621-4881 (Printe. ,: 2656-8543 (Onlin. https://ejournal. id/index. php/Alamtara AuAO aa U aI eI CaEe s a aA sE auE sNA a ca A aOueEa aIOu a acIAUAOI auE a a aA a ca AAuu e aOuA a aAucaEE auE O ea aA a aAucaEE aO aI eea aIO aCIA Artinya: AuBerdoalah kepada Allah dalam keadaan kalian yakin akan dikabulkan. Ketahuilah bahwa sungguh Allah biasanya tidak mengabulkan doa yang keluar dari hati yang tidak konsentrasi dan lalaiAy. (HR. Tirmidz. Dalam konteks komunikasi trnsendental, doAoa dan dzikir merupakan sarana untuk menjalin hubungan langsung dengan Sang Kholiq. Rasulullah saw. mengajarkan pentingnya introspeksi dan mengheningkan diri dalam komunikasi Beliau sering mengasingkan diri di Gua Hira untuk berdoAoa dan Dalam keadaan yang hening dan tenang, beliau dapat mencapai tingkat komunikasi yang lebih dalam dengan Sang Kholiq. Kebutuhan manusia terhadap TuhanNya Sejak awal peradaban, manusia memiliki kebutuhan inheren akan sesuatu yang lebih besar dari diri mereka sendiri. Manusia memiliki dorongan batiniah untuk mencari pemahaman dan makna atas keberadaannya. Kebutuhan ini tercermin dalam berbagai bentuk praktek spiritual dan keagamaan. Sebagai berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain. Ini termasuk komunikasi dengan sesama manusia, tetapi juga mencakup kebutuhan untuk berkomunikasi dengan realitas transendental atau dengan Tuhan. Praktek komunikasi transendental dapat membantu individu mengatasi stress, kegelisahan, dan ketidakpastian dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini dapat membawa ketengangan bathin dan ketenangan pikiran yang lebih besar, serta memperkuat ikatan mereka dengan nilai-nilai spiritual dalam hidup. Komunikasi transendental juga dapat membantu individu memperoleh wawasan dan pemahaman yang lebih dalam tentang diri mereka sendiri dan alam 144 Abd. Kholiq Komunikasi Transendental: Kajian Alamtara : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Volume 7. Nomor 02. Desember ISSN : 2621-4881 (Printe. ,: 2656-8543 (Onlin. https://ejournal. id/index. php/Alamtara Ini dapat membantu mereka menjawab pertanyaan-pertanyaan eksistensial dan menemukan tujuan hidup yang lebih besar. Melalui komunikasi transendental . nteraksi dengan Sang Kholi. , dapat membantu meningkatkan kualitas hubungan dengan sesame manusia. Dalam hadits. Rasulullah saw. mengajarkan perlunya berdoAoa untuk kebaikan orang lain dan saling mendoAoakan. Dengan melakukan komunikasi transendental, manusia akan lebih mampu untuk mengasihi dan memahami orang lain, sehingga tercipta keharmonisan dalam hubungan antar manusia. Manusia propan hanya menyadari sebagian kecil dari jiwanya. Lalu, karena keseluruhan substansi jiwa masih harus digali, praktek-praktek mistik pada pertama kalinyamendorong kepadaberagam pengalaman yang bukannya ruhani, melainkan hanya psikis, seaneh dan semenakjubkan apapun bentuknya. Bisa saja pengalaman semacam itu menelanjangi inti egois yang sebelumnya tidak diketahui dan dianggap transenden oleh ketidadaan diskriminasi intelektual. Bahaya besarnya adalah jika titik kesadaran individual ini dianggap sebagai diri tertinggi. Kepentingan manusia terhadap komunikasi transendental dapat mencakup berbagai aspek, termasuk. Pencarian makna hidup: komunikasi transendental dapat menjadi sarana untuk mencari makna hidup yang lebih dalam dan mendalam, membantu individu menjelajahi pertanyaan-pertanyaan eksistensial. Koneksi spiritual: Komunikasi transendental sering terkait dengan dimensi spiritual dan dapat membantu manusia memperkuat hubungan mereka dengan keberadaan spiritual atau kekuatan yang lebih tinggi. Martin Ling. Apa itu Tasawuf ? Mengenal Dimensi Spiritual Islam Lebih Dalam, (PT. Rene Turos Indonesia: Jagakarsa. Jakarta Selatan, 2. , 170-171 145 Abd. Kholiq Komunikasi Transendental: Kajian Alamtara : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Volume 7. Nomor 02. Desember ISSN : 2621-4881 (Printe. ,: 2656-8543 (Onlin. https://ejournal. id/index. php/Alamtara Pemahaman diri: Melalui komunikasi transendental, manusia dapat mendalami pemahaman tentang diri mereka sendiri, menggali lapisan-lapisan batin dan mengenali aspek-aspek diri yang lebih dalam. Transformasi pribadi: Terlibat dalam komunikasi transendental dapat menjadi jalan untuk pertumbuhan dan transformasi pribadi, membantu individu berkembang secara spiritual dan emosional. Keseimbangan dan harmoni: Komunikasi transendental dapat membantu menciptakan keseimbangan dan harmoni dalam hidup, membimbing individu menuju pemahaman yang lebih utuhtentang keberadaan dan lingkungannya. Penguatan etika dan moral: Melalui komunikasi transendental, manusia dapat menggali nilai-nilai etika dan moral yang mendasari tindakan mereka, membimbing mereka dalam pengambilan keputusan yang lebih bijaksana. Perlu diingat bahwa interpretasi dan kepentingan terhadap komunikasi transendental dapat bervariasi antar individu, karena hal ini sangat terkait dengan kepercayaan, nilai-nilai, dan pandangan hidup masing-masing orang. Dalam melakukan komunikasi transendental, hal yang paling penting adalah membuka diri untuk pengalaman spiritual atau dimensi yang lebih dalam dengan hati yang terbuka dan penuh kesadaran. Kehadiran mental, kejujuran, dan keterbukaan terhadap pengalaman yang transendental dapat memainkan peran penting dalam memfasilitasi komunikasi yang bermakna ditingkat spiritual atau eksistensial. Fungsi Manusia Terhadap Allah Fungsi manusia terhadap Allah ditegaskan dalam al-QurAoan surat adz-Dzariyat ayat 56, sebagai berikut : )56 :51/A ( E c OAu A acaeE aE aO ea eaO aIA a AaO aI aEa eCa eE a acI aOA a AeE eIA Artinya: AuTidaklah Aku menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-KuAy. (Q. S: Az-Zariyat 51:. 10 Kementerian Agama RI. Syaamil Al-QurAoan MiracleA. , 1043 146 Abd. Kholiq Komunikasi Transendental: Kajian Alamtara : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Volume 7. Nomor 02. Desember ISSN : 2621-4881 (Printe. ,: 2656-8543 (Onlin. https://ejournal. id/index. php/Alamtara Dalam al-QurAoan surat al-Baqarah ayat 21. Allah memerintahkan manusia untuk beribadah, sebagai berikut : )21 :2/A ( ECA aO aEaCa aE eI aOEac aOeIa aI eI Ca e aE aE eI EaaEac aE eI aacCa eO oaIA a caAOeaOac aN EIA e A ea eaO aac aE aI EacA Artinya: AuWahai manusia, sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dan orang-orang yang sebelum kamu agar kamu bertakwaAy. (AlBaqarah 2:. 11 Beribadah kepada Allah yang menjadi fungsi manusia terhadap Allah baik dalam bentuknya umum maupun dalam bentuk khusus. Ibadah dalam bentuk umum ialah melaksanakan hidup sesuai ketentuan-ketentuan Allah, sebagaimana diajarkan al-QurAoan dan Sunnah Rasul. Ibadah dalam pengertiam umum mencakup segala macam perbuatan, tindakan dan sikap manusia dalam hidup sehari-hari. Sedangkan ibadah dalam bentuk khusus . yaitu berbagai macam pengabdian kepada Allah yang cara melakukannya sesuai dengan ketentuan syaraAo. Kajian dan metode Kajian dan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah didasarkan pada penelitian literature dan analisis terhadap konsep komunikasi transcendental. Sumber-sumber yang digunakan meliputi buku-buku, artikel jurnal, dan sumbersumber yang relevan dengan penelitian ini. Metode penelitian ini melibatkan pencarian dan sintesis informasi yang relevan, kemudian dianalisis untuk aspek-aspek Manusia sebagai makhluk Allah mempunyai tugas dan tanggung jawab. Sebagaimana diketahui bahwa makhluk yang bertanggung jawab itu adalah pilihan dari sifat yang telah disebut dalam Al-QurAoan tentang manusia, baik sebagai pemikul Kementerian Agama RI. Syaamil Al-QurAoan MiracleA. , 5 Muhammad Khoruddin. Pendidikan Berbasis Tauhid Perspektif Al-Quran, (Penerbit: Unida Pers. Jl. Tol Ciawi No. 01 Ciawi Bogor Jawa Barat, 2. , 124 147 Abd. Kholiq Komunikasi Transendental: Kajian Alamtara : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Volume 7. Nomor 02. Desember ISSN : 2621-4881 (Printe. ,: 2656-8543 (Onlin. https://ejournal. id/index. php/Alamtara beban . atau sebagai sasaran pujian dan celaan dari sebab watak dan Manusia membentuk hubungan dengan Sang Kholiq melalui bentuk interaksi. Salah satu bentuk yang umum adalah doAoa. melalui doAoa, manusia berkomunikasi secara langsung dengan Sang Kholiq, menyampaikan harapan, kebutuhan, dan ungkapan Syukur. DoAoa ini menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Sang kholiq dan memperkuat ikatan spiritual. Selain doAoa, meditasi juga menjadi bentuk interaksi dengan Sang kholiq. Melalui meditasi, manusia menciptakan ruang untuk berhubungan dengan demensi spiritual dan merasakan kehadiran Sang Kholiq secara lebih mendalam. Meditasi memberikan kesempatan bagi manusia untuk menyepi dari keramaian dunia dan mendapatkan kedamaian batin serta pemahaman yang lebih dalam tentang diri sendiri dan hubungan dengan Sang Kholiq. Manusia dilahirkan ke dunia ini membawa tugas dan kewajiban sebagai makhluk yang berbudaya dan berakhlak. Tugas yang pertama adalah. sebagai hamba Allah yang menempatkan dirinya di tengah-tengah alam semesta berperan di antara semua makhluk. Kedudukannya sebagai hamba Allah ini, akan bertumpu padanya seluruh kegiatan kemanusiaan dan kebudayaan. Di dalamnya berpusat akhlak yang menjadi sumber segala aktivitas, tatanan dan perilaku. Zikir memiliki empat makna dasar, pertama, ia adalah perjuangan konstan untuk selalu mengingat Tuhan. Dalam pengertian ini, ia lawan dari kealpaan. Sembahyang juga merupakan Zikir. Ketika kita melakukan sembahyang, kita diundang dalam dalam kehadiran Tuhan. Kita mencoba untuk memusatkan pikiran dalam sembahyang dan merasakan kehadiran-Nya. Muh. Arif. Konsep Jiwa Dalam Al-QurAoan: Implementasinya dalam Pendidikan Islam, (Penerbit: Zifatama Jawara, 2. , 49 Muh. Arif. Konsep Jiwa dalam al-QurAoanA. , 50 Robert Frager. Sufi Psychology Psikologi Pertumbuhan. Keseimbangan, dan Keselarasan Batin Manusia, (PT. Qaf Media Kreativa. Jakarta Selatan, 1. , 254 148 Abd. Kholiq Komunikasi Transendental: Kajian Alamtara : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Volume 7. Nomor 02. Desember ISSN : 2621-4881 (Printe. ,: 2656-8543 (Onlin. https://ejournal. id/index. php/Alamtara Mempertahankan hubungan dengan Sang Kholiq memiliki dampak yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari manusia. Interaksi spiritual yang terjalin dengan Sang Kholiq memberikan rasa kedamaian, ketenangan, dan kekuatan dalam menghadapi kesulitan. Hubungan ini juga dapat memberikan pandangan baru dan makna dalam situasi hidup yang sulit, membantu manusia untuk tetap bersemangat dan berkuasa di tengah perjalanan hidup yang penuh dengan tantangan. Hubungan interaksi denga Sang kholiq juga memperkaya kehidupan manusia dalam hal-hal nilai dan moralitas. Hubungan ini menumbuhkan kepedulian, kasih saying, dan penghargaan terhadap semua mahluk ciptaan Allah swt. Manusia akan lebih sadar bahwa nereka adalah bagian dari satu kesatuan yang lebih besar dan memiliki tanggung jawab moral terhadap sesame mahluk di dunia ini. Kesimpulan Komunikasi transendental adalah konsep yang penting dalam studi keagamaan dan spiritualitas. Ini melibatkan proses komunikasi yang melampaui batasan-batasan realitas fisik dan material untuk menghubungkan manusia dengan realitas transendental atau dengan Sang Kholiq. Dalam memenuhi kebutuhan manusia akan Tuhan mereka, komunikasi transendental memberikan manfaat psikologis, mengatasi stres, dan ketidakpastian, serta membantu individu mencapai pemahaman yang lebih dalam tentang diri dan alam semesta. Sedangkan kebutuhan terhadap sang Kholiq adalah kebutuhan yang mendasar dan universal. Hubungan spiritual dengan Sang pencipta memberikan manusia makna, tujuan, dan keutuhan. Melalui doAoa, meditasi, dan bentuk interaksi lainnya, manusia dapat memenuhi kebutuhan spiritualnya dan merasakan manfaat yang mendalam dalam kehidupan sehari-hari. 149 Abd. Kholiq Komunikasi Transendental: Kajian Alamtara : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Volume 7. Nomor 02. Desember ISSN : 2621-4881 (Printe. ,: 2656-8543 (Onlin. https://ejournal. id/index. php/Alamtara Daftar Pustaka