Jurnal Armada Pendidikan Vol. No. Agustus 2025 https://doi. org/10. 60041/jap/v3i3. ISSN 2985-8623 /Print/ ISSN 2985-7902 /Online/ Pengaruh Kreativitas Dan Dukungan Keluarga Terhadap Motivasi Berwirausaha Siswa Program Keahlian Kuliner Fase F Di SMK Negeri 6 Padang Ufoi Naso Gowasa1*. Reni Respita2. Serli Diovani Teza3 1,2,3 Pendidikan Ekonomi. Universitas Ekasakti Padang *Email: mdelarani@gmail. Received: 25/07/2025 . Revised: 10/08/2025 . Accepted: 15/08/2025. Published: 28/08/2025 Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana: . kreativitas berpengaruh terhadap motivasi berwirausaha siswa Program Keahlian Kuliner Fase F di SMK Negeri 6 Padang, . dukungan keluarga berpengaruh terhadap motivasi berwirausaha siswa pada program yang sama, dan . kreativitas dan dukungan keluarga secara bersama-sama berpengaruh terhadap motivasi berwirausaha siswa Program Keahlian Kuliner Fase F di SMK Negeri 6 Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian terdiri atas 101 siswa Program Keahlian Kuliner Fase F di SMK Negeri 6 Padang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling, yaitu jumlah sampel sama dengan jumlah populasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: . kreativitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi berwirausaha siswa Program Keahlian Kuliner Fase F di SMK Negeri 6 Padang. Hal ini dibuktikan dengan nilai t hitung sebesar 5,408 yang lebih besar daripada t tabel sebesar 1,661 serta nilai signifikansi 0,000 yang lebih kecil dari 0,05. dukungan keluarga berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi berwirausaha siswa Program Keahlian Kuliner Fase F di SMK Negeri 6 Padang. Hal ini ditunjukkan oleh nilai t hitung 2,000 yang lebih besar daripada t tabel 1,661 serta nilai signifikansi 0,048 yang lebih kecil dari 0,05. kreativitas dan dukungan keluarga secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi berwirausaha siswa Program Keahlian Kuliner Fase F di SMK Negeri 6 Padang. Hal ini ditunjukkan oleh nilai F hitung sebesar 18,241 yang lebih besar daripada F tabel 3,09 serta nilai signifikansi 0,000 yang lebih kecil dari taraf signifikansi 5% ( = 0,. Kata kunci: Kreativitas. Dukungan Keluarga. Motivasi Berwirausaha. Abstract This study aims to determine the extent to which:. creativity influences the entrepreneurial motivation of students in the Culinary Expertise Program Phase F at SMK Negeri 6 Padang, . family support influences the entrepreneurial motivation of students in the same program, and . creativity and family support jointly influence the entrepreneurial motivation of students in the Culinary Expertise Program Phase F at SMK Negeri 6 Padang. This research employed a quantitative approach. The population consisted of 101 students from the Culinary Expertise Program Phase F at SMK Negeri 6 Padang. The sampling technique used was total sampling, in which the number of samples is equal to the total population. The results of this study indicate that: . Creativity has a positive and significant effect on the entrepreneurial motivation of students in the Culinary Expertise Program Phase F at SMK Negeri 6 Padang. This is evidenced by a t-value of 5. 408, which is greater than the ttable value of 1. 661, and a significance value of 0. 000, which is less than 0. Family support has a positive and significant effect on the entrepreneurial motivation of students in the Culinary Expertise Program Phase F at SMK Negeri 6 Padang. This is shown by a t-value of 2. 000 > t-table 1. 661 and a significance value of 0. 048 < 0. Creativity and family support together have a positive and significant effect on the entrepreneurial motivation of students in the Culinary Expertise Program Phase F at SMK Negeri 6 Padang. This is indicated by an F-value of 241 > F-table 3. 09 and a significance value of 0. 000, which is less than the 5% significance level ( = 0. Keywords: Creativity. Family Support. Entrepreneurial Motivation. PENDAHULUAN Negara Republik Indonesia, sebagai salah satu negara di dunia memiliki populasi yang sangat besar. Meskipun melihatnya dari perspektif ketersediaan sumber daya manusia, yang merupakan faktor penting dalam aktivitas ekonomi dan kekayaan negara dianggap sebagai This Is an open access article under the CC BY SA-4. 0 licence | 211 Jurnal Armada Pendidikan Vol. No. Agustus 2025 https://doi. org/10. 60041/jap/v3i3. ISSN 2985-8623 /Print/ ISSN 2985-7902 /Online/ suatu aset yang menguntungkan bagi Indonesia. Namun di lain hal, akan juga menjadi suatu yang memberatkan bagi negara yang harus mempertimbangkan aspek-aspek seperti pendidikan, kesehatan, tempat tinggal, dan yang terutama, menciptakan lapangan kerja sebagai sumber penghidupan. Kewirausaan memiliki signifikansi yang penting dalam perekonomian negera-negara yang sedang berkembang. Perkembangan atau kemunduran ekonomi suatu negara seringkali bergantung pada keberadaan dan peran para pengusaha ini. Seluruh proses perubahan ekonomi tergantung pada individu yang memicu perubahan tersebut, yaitu para AuentrepreneurAy. Perusahaan-perusahaan berusaha mendorong manajer mereka untuk memiliki jiwa kewirausahaan, sementara Sekolah Mengenah Kejuruan (SMK) saat ini juga sedang mengembangkan program-program kewirausahaan. Para enterpreneur individu memperkenalkan perubahan dalam kehidupan sehari-hari ditengah masyrakat dan lingkungan sekitar. Menurut Scarborough dan Zimmerer kewirausahaan adalah proses menciptakan sesuatu yang berbeda dengan mengabdikan seluruh waktu dan tenaga, sedangkan wirausaha menurut Norma M. Scarborough dan Thomas W. Zimmerer adalah penciptaan resiko dan ketidakpastian dengan tujuan memperoleh keuntungan dan pertumbuhan. Untuk dapat memulai suatu usaha diperlukan motivasi berwirausaha. Hasibuan . mengatakan motivasi adalah hal yang menyebabkan yang menyebabkan, menyalurkan dan mendukung perilaku manusia, supaya bekerja dengan giat dan mencapai hasil yang optimal. Pengertian ini menunjukkan bahwa motivasi itu dapat menggerakkan perilaku manusia untuk mencapai tujuan yang diinginkannya. Wexley dan Yukl seperti dikutip oleh Asad . mengatakan motivasi mendesak seseorang untuk berperilaku mendesak dalam mencapai tujuan yang Wijono . mengatakan motivasi adalah menggerakkan, mengakibatkan menculnya, memberi arah dan mengiterpretasikan perilaku seseorang. Sedangkan Sutrisno . mengatakan motivasi adalah cara mendorong gairah kerja bawahan agar mereka mau memberi semua kemampuan dan keterampilan untuk mewujudkan tujuan perusahaan. Selanjutnya Sutrisno . mengatakan motivasi adalah kerelaan berusaha seoptimal mungkin dalam mencapai tujuan organisasi yang dipengaruhi oleh kemampuan usaha memuaskan beberapa kebutuhan individu. Atas dasar pengertian motivasi yang telah dikemukakan di atas, maka dapat dinyatakan motivasi berwirausaha merupakan dorongan seseorang untuk berwirausaha sehingga dari kegiatan berwirausaha itu ada sesuatu yang ingin dicapai, dimana hal itu merupakan tujuannya. Adapun persentase siswa yang memiliki usaha dan yang tidak memimilki usaha dapat dilihat pada tabel berikut: Tabel 1. Hasil Observasi Siswa Program Keahlian Kuliner Fase F Jurusan Kuliner 1 Kuliner 2 Kuliner 3 Jumlah Yang Memiliki Usaha (%) Jumlah 14,29 16,12 11,42 Yang Tidak Memiliki Usaha (%) 85,71 83,88 88,58 Jumlah Sumber: SMK Negeri 6 Padang Berdasarkan data hasil observasi di atas yang diperoleh dari siswa program keahlian kuliner fase F di SMK Negeri 6 Padang, yang dimana kuliner 1 memilik total 35 siswa, dari jumlah tersebut, hanya 14,29% siswa yang memilki usaha, sementara mayoritas, yaitu 85,71% yang belum memiliki usaha. Kuliner 2 terdiri dari 31 siswa, dengan persentase siswa yang memilki usaha sebesar 16,12% sebaliknya 83,88% yang belum memiliki usaha. Kuliner 3 This Is an open access article under the CC BY SA-4. 0 licence | 212 Jurnal Armada Pendidikan Vol. No. Agustus 2025 https://doi. org/10. 60041/jap/v3i3. ISSN 2985-8623 /Print/ ISSN 2985-7902 /Online/ memiliki jumlah siswa yang sama dengan kuliner 1, yaitu 35 siswa. Dari jumlah tersebut, 11,42% yang telah memiliki usaha dan 88,58% belum memiliki usaha. Jurusan kuliner 2 menunjukkan persentase tertinggi siswa yang memiliki usaha. ,12%) dibandingkan dengan kuliner 1 . ,29%) dan kuliner 3 . ,42%). Jurusan kuliner 3 memilki persentase siswa yang belum memiliki usaha paling tinggi, yaitu 88,58%, yang menunjukkan bahwa mayoritas siswa di jurusan ini belum terjun ke dunia usaha. Secara keseluruhan, data menunjukkan bahwa mayoritas siswa di semua jurusan program keahlian kuliner fase F belum memiliki usaha. Melihat fenomena tersebut, maka penulis tertarik melakukan penelitian di Smk Negeri 6 Padang khususnya di program keahlian kuliner. Hal ini dikarenakan diduga bahwa rendahnya motivasi berwirausaha siswa program keahlian kuliner fase F di Smk Negeri 6 Padang dipengaruhi oleh beberapa faktor. Menurut Amabile . menyatakan bahwa kreativitas adalah salah satu faktor Dalam konteks wirausaha, kreaktivitas memungkinkan individu untuk mengeksplorasi ide-ide baru dan mendorong mereka untuk mewujudkan ide tersebut dalam bentuk usaha. secara sederhana arti wirausahawan . adalah orang berjiwa berani mengambil resiko untuk membuka usaha dalam berbagai kesempatan. Berjiwa berani mengambil resiko artinya bermental mandiri dan berani memulai usaha, tanpa diliputi rasa takut dan cemas sekalipun dalm kodisi tidak pasti. Berdasarkan observasi yang dilakukan mengenai kreativitas siswa program keahlian kuliner di SMK Negeri 6 Padang ada banyak fenomena yang di temui diantaranya: keterbatasan sarana dan prasarana yang dimana meskipun siswa memilki ide kreatif dalam bidang kuliner, keterbatsan peralatan atau bahan untuk praktik sering menjadi hambatan untuk mengeksekusi ide tersebut. Minimnya dukungan pemasaran produk, siswa sering menghadapi masalah ketika memasarkan produk kuliner mereka, baik dalam bentuk strategi pemasaran digital maupun tradisional, hal ini menurangi motivasi mereka untuk Kurangnya pemahaman tentang tren kuliner, siswa terkadang belum mengikuti perkembangan tren makanan dan minuman yang sedang populer di pasaran, sehingga kreativitas mereka kurang relevan dengan permitaan pasar. Selain itu dukungan keluarga juga menjadi faktor motivasi berwirausaha. Keluarga menjadi tempat interaksi pertama yang memiliki oleh anak yang terdiri dari ayah, ibu, saudara dan anggota keluarga lainnya. Menurut Boz dan Ergeneli . mengukapkan bahwa keluarga memiliki peran yang berdampak penting pada keyakinan, harapan dan rencana karier seorang individu dimasa depan kelak. Anggota keluarga dalam memberikan inspirasi dan dukungan antar anggota keluarga satu dengan lainnya. Menurut Trisnawati . mengungkapkan bahwa melalui keluarga, pola pikir kewirausahaan terbentuk, motivasi berwirausaha tumbuh dan berkembang dengan baik pada seseorang yang hidup dan tumbuh di lingkungan keluarga wirausahawan. Sikap dan peran anggota keluarga dapat mempengaruhi tindakan dalam keputusan yang diambil oleh anak, khususnya dalam memilih karir yang dipilih. METODE PENELITIAN Penelitian ini berjenis kuantitatif yang menguji dugaan dan hipotesis berdasarkan data-data yang dikumpulkan (Sugiyono 2019. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 6 Padang pada mei 2025 sampai dengan juni 2025. Populasi penelitian adalah 101 siswa yang terdiri dari tiga kelas kuliner. Teknik pengambilan sambel pada penelitian menggunakan metode total sampling, adalah teknik pengambilan sampel yang dimana jumlah sampel sama dengan populasi ( Arikunto 2. This Is an open access article under the CC BY SA-4. 0 licence | 213 Jurnal Armada Pendidikan Vol. No. Agustus 2025 https://doi. org/10. 60041/jap/v3i3. ISSN 2985-8623 /Print/ ISSN 2985-7902 /Online/ Variabel dependen adalah motivasi berwirausaha . ndikator ambition for freedom ,Self-realisation Pushing factor. sedangkan variabel independen meliputi kreativitas . ndikator Kemampuan berinovasi. Pemecahan masalah,keberanian mengambil resiko. Fleksibilitas dan adaptabilitas, kemampuan berpikir divergen. Originalitas. Visione. dan dukungan keluarga. ndikator dukungan emosional, dukungan instrumental, dukungan informasional, dukungan penilaia. Data motivasi berwirausaha, kreativitas dan dukungan keluarga dikumpulkan melalui angket yang dibagikan kepada responden. Uji validitas menggunakan Pearson Product Moment . -tabel = 0,. menunjukkan 29 item valid dari 30 pada motivasi berwirausaha, 34 item valid dari 35 pada lingkungan keluarga dan 18 item valid dari 20 pada dukungan keluarga. Uji reliabilitas dengan CronbachAos Alpha menghasilkan = 0,854 untuk motivasi berwirausaha, = 0,915 untuk kreativitas dan = 0,894 untuk dukungan keluarga, ketiganya reliabel. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji asumsi klasik . ormalitas, linearitas, multikolinearitas dan homogenita. , dan regresi linier berganda. Uji-F digunakan untuk menguji pengaruh simultan, sedangkan uji-t menguji pengaruh parsial dengan taraf signifikansi 5%. Koefisien determinasi (RA) digunakan untuk mengukur kontribusi variabel independen terhadap variabel dependen. Seluruh analisis dilakukan menggunakan SPSS versi HASIL DAN PEMBAHASAN Data variabel motivasi berwirausaha , kreativitas dan dukungan keluarga diperoleh melalui angket dengan jumlah responden 101 siswa. Ada lima alternatif jawaban dimana skor tertinggi 5 dan skor terendah 1. Tingkat capaian responden dari ketiga variabel dapat dilihat pada tabel berikut: Tabel 2. Tingkat Capaian Responden Variabel Motivasi Berwirausaha (Y) Indikator Ambition for freedom (Ambisi kemandiria. Self-realisation (Realisasi dir. Pushing factors (Faktor pendoron. Rata-rata Mean 3,94 3,85 3,87 TCR (%) 77,88 75,68 78,06 Kriteria Cukup Cukup Cukup Cukup Sumber: Hasil Pengolahan Data Tahun 2025 Pada Tabel 2 di atas dapat dilihat bahwa variabel motivasi berwirausaha (Y). Nilai TCR tertinggi didapatkan pada indikator Ambition for freedom (Ambisi kemandiria. dengan nilai TCR 79,48% dan nilai TCR terrendah didapatkan pada indikator Pushing factors (Faktor pendoron. dengan nilai TCR 76,69%. Tabel 3. Tingkat Capaian Responden Variabel Kreativitas (X. Indikator Kemampuan Berinovasi Pemecahan Masalah Keberanian Mengambil Fleksibilitas dan Kemampuan Berpikir Originalitas Visioner Rata-rata Mean 3,73 3,88 3,83 3,65 3,71 3,62 3,74 TCR (%) 74,65 77,62 76,73 76,15 73,18 74,37 72,47 74,97 Kriteria Cukup Cukup Cukup Cukup Cukup Cukup Cukup Cukup Sumber: Hasil Pengolahan Data Tahun 2025 This Is an open access article under the CC BY SA-4. 0 licence | 214 Jurnal Armada Pendidikan Vol. No. Agustus 2025 https://doi. org/10. 60041/jap/v3i3. ISSN 2985-8623 /Print/ ISSN 2985-7902 /Online/ Pada Tabel 3 di atas dapat dilihat variabel kreativitas (X. Nilai TCR tertinggi didapatkan pada indikator pemecahan masalah dengan nilai TCR 77,62% dan nilai TCR terendah didapatkan pada indikator visioner dengan nilai TCR 72,47%. Tabel 4. Tingkat Capaian Responden Variabel Dukungan Keluarga (X . Indikator Dukungan Emosional Dukungan instrumental Dukungan Informasional Dukungan Penilaian Rata-rata Mean 3,92 3,74 3,99 3,86 3,88 TCR(%) 78,49 77,22 77,78 Kriteria Cukup Cukup Cukup Cukup Cukup Sumber: Hasil Pengolahan Data Tahun 2025 Pada Tabel 4 di atas dapat dilihat variabel dukungan keluarga (X. Nilai TCR tertinggi didapatkan pada indikator dukungan informasional dengan nilai TCR 78,80% dan nilai TCR terrendah didapatkan pada indikator dukungan instrumental dengan nilai TCR 74,90. Tabel 5. Hasil Uji Normalitas Statistik Substatistik Kreativitas Dukungan Keluarga Motivasi Berwirausaha Normal Parameters . Mean Std. Deviation Most Extreme Differences Absolute Positive Negative Test Statistic Asymp. Sig. -taile. 127,45 16,384 0,118 0,118 69,64 12,942 0,094 0,094 112,27 7,735 0,073 0,073 -0,088 0,118 0,001 . -0,091 0,094 0,027 . -0,062 0,073 0,200 . Test distribution is Normal. Calculated from data. Lilliefors Significance Correction. This is a lower bound of the true significance. Sumber : Hasil Pengolahan SPSS Versi 25 Berdasarkan hasil uji normalitas pada Tabel 5 di atas diketahui nilai signifikan 0,200 > 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa nilai residual berdistribusi normal. Tabel 6. Hasil Uji Homogenitas Test of Homogeneity of Variance Variabel Dasar Perhitungan Based on Mean Based on Median Based on Median and with adjusted df Based on trimmed mean Levene Statistic 1,449 0,558 0,558 1,354 75 0,127 75 0,929 20 42,451 0,920 75 0,174 Sig. Sumber : Hasil Pengolahan SPSS Versi 25 This Is an open access article under the CC BY SA-4. 0 licence | 215 Jurnal Armada Pendidikan Vol. No. Agustus 2025 https://doi. org/10. 60041/jap/v3i3. ISSN 2985-8623 /Print/ ISSN 2985-7902 /Online/ Berdasarkan tabel di atas diketahui bahwa nilai signifikansi 0,05, maka untuk 0,127 > 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ini homegen. Karena penelitian ini homogen maka dapat digunakan sebagai sampel dalam penelitian. Tabel 7. Hasil Uji Multikolinearitas Coefficientsa Model Variabel dukungan keluarga Tolerance 0,985 0,985 VIF 1,016 1,016 Dependent Variable: motivasi berwirausaha Sumber : Hasil Pengolahan SPSS Versi 25 Dari tabel di atas dapat disimpulkan bahwa semua variabel telah lolos dari uji multikolinearitas dengan penjabaran sebgai berikut : variabel kreativitas (X . , dan variabel dukungan keluarga (X. tidak terjadi . idak ada hubungan antara kedua variabe. karena nilai VIF yang bernilai lebih kecil dari 10,00 dari tolerance yang bernilai lebih besar dari 0,10. Tabel 8. Hasil Uji Linearitas ANOVA Table Sumber Sum of Squares Between Groups (Combine. 2850,295 Between Groups (Linearit. 1445,340 Between Groups (Deviation 1405,556 from Linearit. Within Groups 3132,287 Total 5983,782 Sumber : Hasil Pengolahan SPSS Versi 25 Mean Square 114,012 1445,340 2,73 34,601 Sig. 0,000 0,000 58,565 1,402 0,136 41,772 Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa nilai signifikan 0,136 > 0,05 maka dapat dinyatakan bahwa terjadi linearitas pada variabel karena nilai signifikan besar dari 0,05. Tabel 9. Hasil Analisis Regresi Linear Berganda Tabel Coefficients Model Variabel (Constan. dukungan keluarga 76,754 0,222 0,104 Std. Error 6,016 0,041 0,052 Beta 0,47 0,174 12,759 5,408 2,000 Sig. 0,000 0,000 0,048 Dependent Variable: motivasi berwirausaha Sumber: Hasil Pengolahan SPSS Versi 25 Berdasrkan tabel di atas dapat dibuat persamaan regresi linear berganda sederhana sebagai berikut: Y= 76,754 0,222X1 0,104X2 e Dari persamaan di atas dapat diambil kesimpulan: Dari model persaman regresi linear berganda di atas dapat dilihat bahwa nilai konstanta sebesar 76,754 yang berarti jika tidak ada variabel kreativitas dan dukungan This Is an open access article under the CC BY SA-4. 0 licence | 216 Jurnal Armada Pendidikan Vol. No. Agustus 2025 https://doi. org/10. 60041/jap/v3i3. ISSN 2985-8623 /Print/ ISSN 2985-7902 /Online/ keluarga maka motivasi berwirausaha siswa program keahlian kuliner fase-F di SMK Negeri 6 Padang mencapai 76,754. Koefisien regresi variabel kreativitas (X. sebesar 0,222 hal ini berarti jika (X. ditingkatkan 1 saja maka motivasi berwirausaha (Y) akan meningkat 0,222 dan sebaliknya jika (X. diturunkan 1% maka motivasi berwirausaha (Y) akan turun sebesar 0,222. Koefisien regresi variabel dukungan keluarga (X. 0,104 hal ini berarti jika (X. ditingkatkan 1 saja maka motivasi berwirausaha (Y) akan meningkat 0,104 dan sebaliknya jika (X. diturunkan 1 maka motivasi berwirausaha (Y) akan turun sebesar 0,104. Tabel 10. Hasil Uji t Model Variabel B (Unstandardize. Std. Error Beta (Standardize. (Constan. 76,754 0,222 6,016 0,041 dukungan keluarga 0,104 0,052 Sig. 0,47 12,759 5,408 0,000 0,000 0,174 2,000 0,048 Dependent Variable: motivasi berwirausaha Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS Versi 25 Berdasarkan tabel di atas dapat dijelaskan sebagai berikut : Ha : Kreativitas berpengaruh positif dan siginifikan terhadap motivasi berwirausaha siswa program keahlian kuliner fase F SMK Negeri 6 Padang. H0 : Kreativitas tidak berpengaruh positif dan siginifikan terhadap motivasi berwirausaha siswa program keahlian kuliner fase F SMK Negeri 6 Padang. Hipotesis 1, diperoleh nilai kreativitas dengan thitung 5,408 > ttabel 1,661 dan nilai sig perhitungan yang diperoleh sebesar 0,000 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 . H a diterima dan H0 ditolak yang berarti terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kreativitas terhadap motivasi berwirausaha siswa program keahlian kuliner fase-F di SMK Negeri 6 Padang. Ha : Dukungan keluarga berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi berwirausaha siswa program keahlian kuliner fase F SMK Negeri 6 Padang. H0 : Dukungan keluarga tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi berwirausaha siswa program keahlian kuliner fase F SMK Negeri 6 Padang. Hipotesis 2, diperoleh nilai dukungan keluarga dengan thitung 2,000> ttabel 1,661 dan nilai sig perhitungan yang diperoleh sebesar 0,048 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa H2 . Ha diterima dan H0 ditolak, yang berarti terdapat pengaruh positif dan signifikan antara dukungan keluarga terhadap motivasi berwirausaha siswa program keahlian kuliner fase-F di SMK Negeri 6 Padang. Tabel 11. Hasil Uji F Model Sumber Sum of Squares Regression 1623,3 Residual 4360,482 Total 5983,782 Mean Square Sig. 811,65 44,495 18,241 0,000 Dependent Variable: motivasi berwirausaha Predictors: (Constan. , dukungan keluarga, kreativitas Sumber: Hasil Pengolahan SPSS Versi 25 This Is an open access article under the CC BY SA-4. 0 licence | 217 Jurnal Armada Pendidikan Vol. No. Agustus 2025 https://doi. org/10. 60041/jap/v3i3. ISSN 2985-8623 /Print/ ISSN 2985-7902 /Online/ Pada hipotesis 3. Ha : kreativitas dan dukungan keluarga berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi berwirausaha siswa program keahlian kuliner fase F SMK Negeri 6 Padang dan H0 : kreativitas dan dukungan keluarga tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi berwirausaha siswa program keahlian kuliner fase F SMK Negeri 6 Padang. Dari tabel di atas diketahui nilai Fhitung 18,241 > Ftabel 3,09 dan nilai sig yang dihasilkan dari perhitungan adalah 0,000 < 5% . , sehingga dapat disimpulkan bahwa H3 . Ha diterima dan H0 ditolak, yang berarti kreativitas dan dukungan keluarga secara bersamasama berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi berwirausaha siswa program keahlian kuliner fase-F di SMK Negeri 6 Padang. Tabel 12. Hasil Uji Koefisien Determinasi (R . Model Summary Model R Square Adjusted R Square 0,521 0,271 0,256 Predictors: (Constan. , dukungan keluarga, kreativitas Sumber: Hasil Pengolahan SPSS Versi 25 Std. Error of the Estimate 6,67 Pada tabel di atas didapatkan nilai R square 0,271 artinya sebanyak 27,1% variabel kreativitas dan dukungan keluarga mempengaruhi motivasi berwirausaha siswa program keahlian kuliner fase-F di SMK Negeri 6 Padang dan sisanya 72,9% dipengaruhi oleh variabel lain di luar variabel penelitian. Pembahasan Pengaruh Kreativitas Terhadap Motivasi Berwirausaha Siswa Program Keahlian Kuliner Fase-F di SMK Negeri 6 Padang Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai kreativitas dengan t hitung 5,408 > ttabel 1,984 dan nilai sig perhitungan yang diperoleh sebesar 0,000 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 . Ha diterima dan H0 ditolak yang berarti terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kreativitas terhadap motivasi berwirausaha siswa program keahlian kuliner fase-F di SMK Negeri 6 Padang. Hasil ini menunjukkan semakin tinggi kreativitas siswa maka tinggi motivasi Hasil penelitian ini juga sejalan dengan penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh (Indah Fatmawati, tahun 2. tentang Pengaruh Kreativitas Berwirausaha Dan Prestasi Belajar Kewirausahaan Terhadap Motivasi Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas berwirausaha dan prestasi belajar kewirausahaan mempunyai pengaruh terhadap motivasi berwirausaha. Hal ini dapat dilihat dari persamaan regresi linier sebagai berikut Y= 4,896 0,267 X1 0,302 X2, berdasarkan persamaan tersebut terlihat bahwa koefisien regresi dari masing-masing variabel bebas bernilai positif, artinya kreativitas berwirausaha dan prestasi belajar kewirausahaan berpengaruh positif terhadap motivasi berwirausaha. Hal ini didukung oleh Mc. Pherson dalam Hubeis menyatakan bahwa kreativitas adalah menghubungkan dan merangkai ulang pengetahuan di dalam pikiran manusia yang membiarkan dirinya untuk berpikir secara lebih bebas dalam membangkitkan hal-hal baru, atau menghasilkan gagasan yang mengejutkan pihak lain dalam menghasilkan hal yang Amabile . juga menyatakan bahwa kreaktivitas adalah salah satu faktor This Is an open access article under the CC BY SA-4. 0 licence | 218 Jurnal Armada Pendidikan Vol. No. Agustus 2025 https://doi. org/10. 60041/jap/v3i3. ISSN 2985-8623 /Print/ ISSN 2985-7902 /Online/ Dalam konteks wirausaha, kreaktivitas memungkinkan individu untuk mengeksplorasi ide-ide baru dan mendorong mereka untuk mewujudkan ide tersebut dalam bentuk usaha. Pengaruh Dukungan Keluarga Terhadap Motivasi Berwirausaha Siswa Program Keahlian Kuliner Fase-F di SMK Negeri 6 Padang Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai dukungan keluarga dengan thitung 2,000> ttabel 1,984 dan nilai sig perhitungan yang diperoleh sebesar 0,048 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa H2 . Ha diterima dan H0 ditolak, yang berarti terdapat positif dan pengaruh signifikan antara dukungan keluarga terhadap motivasi berwirausaha siswa program keahlian kuliner fase-F di SMK Negeri 6 Padang. Hasil ini menunjukkan semakin tinggi tingkat dukungan keluarga maka motivasi berwirausaha siswa semakin tinggi. Hasil penelitian ini juga sejalan dengan penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh (Daifina Gasan. , tahun 2018 tentang Pengaruh Dukungan Keluarga Terhadap Motivasi Berwirausaha Pada Siswa SMK Negeri 7 Jakarta Ay. Hasil penelitian menjelaskan terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara dukungan keluarga terhadap motivasi berwirausaha dengan uji signifikansi korelasi diketahui bahwa t hitung sebesar 7,06 dan t table sebesar 1,650. Hal ini juga didukung oleh Trisnawati . yang mengungkapkan bahwa melalui keluarga, pola pikir kewirausahaan terbentuk, motivasi berwirausaha tumbuh dan berkembang dengan baik pada seseorang yang hidup dan tumbuh di lingkungan keluarga Dukungan dalam dapat berupa dukungan penilaian, dukungan instrumental, dukungan emosisonal, dan dukungan informasional. Melalui dukungan-dukungan yang diberikan keluarga, akan memberikan perasaan nyaman dan perasaan bahwa anggota keluarga saling mempedulikan satu dengan yang lainnya. Jadi dukungan keluarga sangat mempengaruhi perkembangan anak, salah satunya dalam motivasi berwirausaha. Pengaruh Kreativitas dan Dukungan Keluarga Terhadap Motivasi Berwirausaha Siswa Program Keahlian Kuliner Fase-F di SMK Negeri 6 Padang Berdasarkan hasil penelitian diketahui nilai F hitung 18,241 > Ftabel 3,09 dan nilai sig yang dihasilkan dari perhitungan adalah 0,000 < 5% . yang berarti kreativitras dan dukungan keluarga secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi berwirausaha siswa program keahlian kuliner fase-F di SMK Negeri 6 Padang. Hal ini berarti semakin tinggi tingkat kreativitas dan dukungan keluarga maka motivasi berwirausaha siswa akan semakin tinggi. Sejalan dengan penelitian sebelumnya oleh (Fatkhan Zaki Arrafi. , tahun 2023 Pengaruh Sikap Berwirausaha. Kreativitas Berusaha Dan Lingkungan Keluarga Terhadap Motivasi BerwirausahaAy. Hasil penelitian menjelaskan terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara kreaktivitas berwirausaha (X . terhadap motivasi berwirausaha (Y) dan H1 diterima. Berdasarkan temuan uji dengan nilai P sebesar 0,000 > 0,05 dan T tabel 3,865 lebih besar dari 1,96, dilakukan pengujian pertama untuk mengidentifikasi variabel sikap berwirausaha terhadap motivasi berwirausaha. Dari hasil regresi tersebut dapat disimpulkan bahwa variabel sikap berwirausaha mempengaruhi motivasi berwirausaha. Berdasarkan penjelasan di atas maka kreativitas dan dukungan keluarga sangat mempengaruhi motivasi berwirausaha. KESIMPULAN Berdasarkan hasil analisis penelitian dapat disimpulkan bahwa : This Is an open access article under the CC BY SA-4. 0 licence | 219 Jurnal Armada Pendidikan Vol. No. Agustus 2025 https://doi. org/10. 60041/jap/v3i3. ISSN 2985-8623 /Print/ ISSN 2985-7902 /Online/ Secara parsial kreativitas (X. berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi berwirausaha siswa program keahlian kuluner fase-F di SMK Negeri 6 Padang . Hal ini dapat dilihat dari perolehan nilai thitung 5,408 > ttabel 1,984 dan nilai sig perhitungan yang diperoleh sebesar 0,000 < 0,05. Secara parsial dukungan keluarga (X. berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi berwirausaha siswa program keahlian kuluner fase-F di SMK Negeri 6 Padang Hal ini dapat dilihat dari perolehan thitung 2,000> ttabel 1,984 dan nilai sig perhitungan yang diperoleh sebesar 0,048 < 0,05. Secara simultan kreativitas (X. dan dukungan keluarga (X. berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi berwirausaha siswa program keahlian kuliner fase-F di SMK Negeri 6 Padang. Hal ini dapat dilihat dari perolehan nilai F hitung 18,241 > Ftabel 3,09 dan nilai sig yang dihasilkan dari perhitungan adalah 0,000 < 5% . DAFTAR PUSTAKA