JURNAL PENGABDIAN WIDYA DHARMA Volume 04 No. 01 Januari 2025 E ISSN 2962-3758 PENGEMBANGAN POJOK BACA DESA JUNGKARE UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN LITERASI BACA TULIS DAN SAINS PADA ANAK Suryo Priyo Hutomo1. Ana Octavia Cahyaningrum2. Deny Diniyati3. Nanda Triyaningsih4. Patma Trijayanti5. Rani Rahmawati6. Resti Madiana Lestari7. Salimatul Amanah8. Sandy Puspita Rukmana9. Ulfah Aulia Dewi Yanti10. Viki Damayanti11. Woro Sophia Amirul Kusumawati12. Fery Firmansah13 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9,10, 11, 12 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Widya Dharma Klaten E-mail: bluffersurya@gmail. com1, ana. octavia39@gmail. com2, deni. diniyati@gmail. nandatriyaningsih97@gmail. com4, patmatrijayanti19. pt@gmail. com5, ranirahmawati2573@gmail. restimadianalestari@gmail. com7, amanah0507@gmail. com8, sandy. elfishy93@gmail. ulfahaul25@gmail. com10, vikidamayanti@gmail. com11, wsak3547@gmail. 13 Fakultas Teknologi dan Komputer. Universitas Widya Dharma Klaten E-mail: firmansahmath@gmail. Article Info ARTICLE HISTORY Received: 26/02/2024 Reviewed: 16/03/2024 Revised: 31/07/2024 Accepted: 08/01/2025 DOI: 54840/widharma. Abstract The purpose of this service is to improve children's reading literacy, writing literacy, and science literacy skills through the development of a reading corner. The object of service is the children of Jungkare village. Karanganom sub-district. Klaten Reading literacy and writing literacy activities are wall magazine making while science literacy is in the form of simple rotary ice cream making activities. The service methods used are presentation, discussion, and practice. The activity stages consisted of socialization of the implementation and project exhibition. The results showed that the children of Jungkare village were very enthusiastic in participating in reading literacy, writing literacy, and science literacy Keywords : reading corner, reading literacy, science literacy, writing literacy PENDAHULUAN Pada abad ke-21 kemampuan literasi sangat dibutuhkan. Kemampuan literasi akan mempengaruhi perkembangan sosial, emosional, dan kognitif anak. Konsep literasi pada anak merupakan proses berkelanjutan yang sangat dinamis, mulai dari munculnya rasa ingin tahu, kemampuan berpikir kritis, berbahasa lisan, hingga pada kemampuan membaca dan menulis. Kemampuan tersebut mengikuti perkembangan zaman untuk digunakan dalam proses belajar sepanjang hayat. Penerapan literasi baca tulis yang dilaksanakan rutin di sekolah satu minggu sekali belum berjalan dengan maksimal (Rosmawati & Rohana, 2. Pelaksanaan kegiatan literasi baca tulis sudah seharusnya terintegrasi pada setiap tahapan pembelajaran di kelas (Rafida et al. , 2. Program literasi baca tulis yang sudah terlaksana di kelas dan memberikan hasil Suryo Priyo Hutomo. Ana Octavia Cahyaningrum, et al/WIDHARMA Vol 04 No 01 Tahun 2025 yang maksimal diharapkan mampu menanamkan karakter yang positif bagi peserta didik (Dewi et al. , 2. Pembiasaan literasi baca tulis sejak dini juga mampu menanamkan karakter yang positif bagi anak sebagai bekal untuk kehidupan di masa yang akan datang (Ifadah, 2. Kegiatan literasi tidak hanya sekadar membaca saja melainkan banyak sekali jenis-jenis kegiatan literasi yang menyenangkan dan bermakna, dengan mengutamakan timbulnya kesenangan saat membaca, bereksplorasi dengan berbagai bahan media cetak untuk menuangkan ide-idenya, dan mengkomunikasikan ide yang sudah dibuatnya. Salah satu strategi untuk meningkatkan kemampuan literasi baca tulis pada anak adalah melalui kegiatan pembuatan majalah dinding atau mading. Eksplorasi kegiatan yang akan dilakukan dengan strategi ini antara lain setiap anak akan diberikan waktu untuk membaca salah satu buku yang ada di perpustakaan. Kemudian setiap anak diminta untuk menuliskan apa saja informasi yang paling bermakna atau kesan setelah membaca buku tersebut pada kertas lipat yang telah disediakan. Setelah itu setiap anak menempel tulisannya tersebut di papan mading yang telah disediakan. Harapannya melalui kegiatan ini dapat menstimulus anak untuk menuliskan kembali informasi atau kesan yang diperoleh dari buku yang telah dibaca dan melatih keterampilan mereka dalam menulis. Kegiatan literasi juga dapat dilakukan melalui kegiatan eksperimen ilmiah atau yang biasa disebut dengan literasi sains. Literasi sains dapat diartikan sebagai pengetahuan dan kecakapan ilmiah untuk mampu mengidentifikasi pertanyaan, memperoleh pengetahuan baru, menjelaskan fenomena ilmiah, serta mengambil simpulan berdasar fakta, memahami karakteristik sains, kesadaran bagaimana sains dan teknologi membentuk lingkungan alam, intelektual, dan budaya, serta kemauan untuk terlibat dan peduli terhadap isu-isu yang terkait sains. Literasi sains sangat penting karena bertujuan untuk menumbuhkan pemikiran yang kritis, kecakapan dalam menyelesaikan masalah dengan kreatif. Eksplorasi kegiatan yang akan dilakukan dengan strategi ini antara lain akan mengenalkan kepada anak terkait fenomena ilmiah dan langkahlangkah eksperimen pembuatan es krim putar sederhana. Setelah itu anak akan dibimbing oleh mahasiswa untuk melakukan eksperimen tersebut. Harapannya melalui kegiatan ini dapat menstimulus anak untuk memahami suatu fenomena ilmiah melalui kegiatan eksperimen. Kegiatan literasi baca tulis berupa pembuatan mading dan literasi sains berupa pembuatan es krim putar sederhana diharapkan mampu meningkatkan keterampilan literasi baca tulis dan sains anakanak Desa Jungkare. Kecamatan Karanganom. Kabupaten Klaten. TINJAUAN PUSTAKA Program pojok baca yang sudah terlaksana pada beberapa sekolah dasar terbukti telah mampu meningkatkan kemampuan literasi peserta didik (Darmadi et al. , 2. Kegiatan literasi bisa dalam bentuk Gerakan Literasi Sekolah (Syahida et al. , 2. , selain itu juga bisa berbentuk penyuluhan membaca untuk meningkatkan budaya literasi membaca di sekolah (Saputri & Yuliani, 2. , pendampingan gerakan pusat membaca di sekolah mampu menumbuhkan minat dan budaya literasi (Khatimah et al. , 2. , dimana seluruh gerakan literasi sekolah ini diharapkan mampu menyukseskan gerakan literasi nasional (Narahawarin & Winarsih, 2. Pengadaan pojok baca pada fasilitas desa diharapkan mampu meningkatkan minat membaca anak-anak remaja dan orang tua (Nuraisyah et al. , 2. Penempatan pojok baca pada balai desa juga mendukung peningkatan minat baca masyarakat, selain itu juga memudahkan masyarakat dalam mengakses bahan bacaan (Wahyuningrum et al. , 2. Pengembangan pojok literasi yang berbasis potensi alam menjadi salah satu alternatif mengembangkan potensi alam lokal menjadi kegiatan ekonomi baru (Wahyuningtyas et al. , 2. Hal ini sejalan dengan salah satu strategi untuk membangun desa melalui Budaya Literasi Desa (Miftah et al. , 2. dan pembentukan rumah baca yang diharapkan mampu meningkatkan budaya membaca warga desa (Jannah et al. Suryo Priyo Hutomo. Ana Octavia Cahyaningrum, et al/WIDHARMA Vol 04 No 01 Tahun 2025 METODE PENELITIAN Kegiatan ini ditujukan untuk anak-anak pojok baca di Desa Jungkare. Kecamatan Karanganom. Kabupaten Klaten. Peserta diharapkan antusias dalam mengikuti kegiatan ini dan diharapkan pengurus pojok baca dapat melanjutkan kegiatan literasi ini di kemudian hari. Adapun jadwal kegiatan sebagai berikut. Tabel 1. Rincian Kegiatan Pengembangan Keterampilan Literasi Hari/ Tanggal Kegiatan Sabtu, 11 Maret 2023 Pembukaan Sambutan Ketua Proyek dan Dosen Sambutan Wali Kelas 4 SDN 1 Jungkare Sosialisasi literasi baca, literasi tulis dan literasi sains Kegiatan sosialisasi: Pentingnya literasi pada anak, serta penyampaian kegiatan pembuatan mading di pojok baca Jungkare Anak-anak diberitahu untuk membaca salah satu buku cerita yang Sabtu, 18 Maret 2023 Mengajak anak untuk mengingat kembali buku yang pernah dibaca Anak diajak untuk mengulas kembali buku yang pernah dibaca dalam bentuk tulisan dan kemudian dihias Ice breaking Menempelkan hasil karya anak di mading Minggu, 19 Maret 2023 Penjelasan tata cara pembuatan es krim putar sederhana dengan literasi sains berupa teks prosedur pembuatan es krim putar sederhana Menyiapkan alat dan bahan Pembuatan es krim putar sederhana Menyajikan es krim putar sederhana Pesta kebun memakan snack dan es krim putar sederhana bersamasama Pembagian kenang-kenangan untuk anak - anak Kesan dan pesan peserta Penutup Penyelenggaraan sosialisasi dan pelaksanaan kegiatan akan dilaksanakan dengan menggunakan metode presentasi, diskusi dan praktik. Adapun sumber daya yang digunakan terdiri dari pemateri yang merupakan salah satu dari panitia yang memiliki pengetahuan tentang literasi, menyediakan ruangan yang cukup untuk peserta, serta peralatan yang digunakan untuk sosialisasi dan pelaksanaan kegiatan. Suryo Priyo Hutomo. Ana Octavia Cahyaningrum, et al/WIDHARMA Vol 04 No 01 Tahun 2025 HASIL DAN PEMBAHASAN Penyelenggaraan Sosialisasi Kegiatan penyelenggaraan sosialisasi dilaksanakan dalam beberapa tahapan sebagai berikut. Persiapan Penyelenggaraan Sosialisasi Pada persiapan penyelenggaraan sosialisasi yaitu dengan menentukan peserta proyek literasi ini yaitu anak Ae anak pojok baca di Desa Jungkare. Kecamatan Karanganom. Kabupaten Klaten. Kemudian menentukan tempat pelaksanaan, menentukan waktu pelaksanaan, serta menyiapkan tempat, perlengkapan, dan konsumsi sosialisasi. Adapun rincian persiapan proyek adalah sebagai berikut. Tabel 2. Persiapan Penyelenggaraan Sosialisasi Peserta Anak Ae anak di pojok baca di Desa Jungkare dan Peserta didik kelas IV SDN 1 Jungkare Tempat Pelaksanaan Pojok Baca Desa Jungkare dan SDN 1 Jungkare Alamat Desa Jungkare. Kecamatan Karanganom. Kabupaten Klaten Waktu Pelaksanaan Sabtu, 11 Maret 2023 Perlengkapan Laptop, proyektor, speaker, roll kabel, banner Koordinator Suryo Priyo Hutomo Pelaksanaan Sosialisasi Pada kegiatan sosialisasi, pertama-tama adalah memperkenalkan apa itu literasi kepada anak-anak pojok baca di Desa Jungkare. Sosialisasi ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 18 Maret 2023. Sosialisasi ini diselenggarakan dalam dua tempat yaitu pada pagi hari di SDN 1 Jungkare untuk mensosialisasikan literasi pada peserta didik kelas IV. Kemudian pada sore hari, sosialisasi pada anak-anak yang aktif meminjam buku dilaksanakan di Pojok baca Desa Jungkare (Perpustakaan des. Rangkaian acara yang kami laksanakan pada kegiatan sosialisasi tersebut antara lain: pembukaan oleh Ulfah Aulia Dewi Y selaku MC, sambutan dari Suryo Priyo Hutomo selaku ketua pelaksana proyek literasi, penyampaian sosialisasi oleh Rani Rahmawati dan Suryo Priyo Hutomo selaku Seksi Acara, tanya jawab antara peserta sosialisasi dan tim pelaksana yang dilanjutkan dengan pembagian doorprize, dan diakhiri dengan penutup oleh MC. Kegiatan berjalan lancar dengan antusiasme luar biasa dari peserta sosialisasi. Tanya jawab dan ice breaking menjadi bagian yang memberikan kesan mendalam bagi kami dengan adanya pertukaran informasi dan pengalaman antara tim pelaksana dan peserta Suryo Priyo Hutomo. Ana Octavia Cahyaningrum, et al/WIDHARMA Vol 04 No 01 Tahun 2025 Tabel 3. Urutan Kegiatan Sosialisasi Literasi Alur kegiatan sosialisasi literasi di Pojok Baca Desa Jungkare. Kecamatan Karanganom. Kabupaten Klaten adalah sebagai berikut. Februari A A A Maret Maret Maret Maret Mei 11 Maret 2023 : kegiatan sosialisasi 18 Maret 2023 : kegiatan literasi baca tulis 19 Maret 2023 : kegiatan literasi sains Pameran Kegiatan Kegiatan pameran kegiatan dilaksanakan dalam beberapa tahapan sebagai berikut: Persiapan Pameran Persiapan yang dilakukan sebelum melaksanakan pameran kegiatan, yakni koordinasi antara anggota kelompok untuk berbagi tugas pembuatan powerpoint dan video pameran, membuat powerpoint dan membuat video pameran dan koordinasi dengan pihak kampus terkait teknis pelaksanaan pameran secara online. Pelaksanaan Pameran Pameran dilaksanakan secara online berupa video pelaksanaan proyek. Setiap anggota kelompok melakukan konsolidasi dari semua hasil dan proses yang telah diupayakan untuk menggambarkan proyeksi dan rekomendasi agar dampak positif proyek literasi dapat berlangsung secara berkelanjutan. Salah satu cara yang digunakan untuk membagikan dampak positif kegiatan literasi adalah dengan mengadakan pameran proyek melalui media digital yakni YouTube. Berikut link video dan materi pameran Suryo Priyo Hutomo. Ana Octavia Cahyaningrum, et al/WIDHARMA Vol 04 No 01 Tahun 2025 Gambar 1. Hasil Kegiatan Literasi Anak berupa Mading pada Pojok Baca Jungkare Adapun tantangan pelaksanaan pameran secara online, sebagai berikut: manajemen waktu yang efektif selama pelaksanaan pameran secara online, koordinasi jarak jauh antara anggota kelompok dalam mengatur dan merencanakan pameran, memilih serta mempelajari platform pameran yang sesuai dan merancang strategi efektif dan efisien untuk menarik pengunjung. Hasil Evaluasi dan Manfaat Berdasarkan hasil evaluasi diperoleh manfaat sebagai berikut. Peningkatan Pengetahuan, pengetahuan anak-anak desa Jungkare tentang jenis-jenis literasi meningkat dari kategori sedang menjadi kategori baik. Penerapan Praktis, anak-anak desa Jungkare telah mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dalam bentuk pembuatan mading yang mendukung literasi baca tulis dan pembuatan es krim putar sederhana mendukung literasi sains. Perubahan Perilaku, anak-anak desa Jungkare telah mengubah perilaku mereka yang sebelumnya malas dalam membaca, kini mulai rajin meminjam buku di pojok baca desa Jungkare dan memahami isi bacaan yang dipinjam. Keberlanjutan, evaluasi dapat mengukur sejauh mana manfaat dari proyek ini dapat dipertahankan dan dijaga setelah kegiatan berakhir, termasuk apakah peserta terus melestarikan dan menghidupkan kegiatan literasi pada pojok baca desa Jungkare. KESIMPULAN DAN SARAN Kegiatan meningkatkan keterampilan literasi anak di pojok baca Jungkare berhasil diselenggarakan dengan baik. Peserta menunjukkan minat dan antusiasme yang tinggi serta memperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang literasi khususnya literasi baca, literasi tulis dan literasi sains. Diharapkan bahwa pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dari kegiatan ini akan membantu peserta dalam mendukung proses pembelajaran di sekolah maupun di luar Hal ini akan berdampak positif pada hasil belajar peserta. Peserta lebih memahami apa yang dia baca, mengambil informasi dari bacaan dan dapat melakukan prosedur pada literasi Dalam rangka melanjutkan upaya ini, beberapa saran yang dapat kami sampaikan adalah sebagai berikut. Melakukan kegiatan lanjutan bagi peserta yang tertarik untuk mengembangkan literasinya, melakukan kegiatan tambahan untuk mengembangkan kemampuan literasi lainnya . iterasi numerasi, finansial, digital, fil. , dan melakukan kerja sama dengan pihak pojok baca maupun desa untuk melakukan kegiatan pengembangan atau lanjutan. Suryo Priyo Hutomo. Ana Octavia Cahyaningrum, et al/WIDHARMA Vol 04 No 01 Tahun 2025 DAFTAR PUSTAKA