Mutiara Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. No. Oktober 2024 e-ISSN 3025-1028 Available at: https://jurnal. tiga-mutiara. com/index. php/jimi/index Eksplorasi Liturgi Salat Hari Raya dalam Khazanah Manuskrip Kitab Fath Al-Qarib Muhammad Faza Fadlil Mubarok1. Abdul Givari Pratama Amboy2. Achmad Diny Hidayatulah3 1,2,3 Unversitas Islam Negri Maulana Malik Ibrahim Malang E-mail: 210301110010@student. uin-malang. 210301110058@student. diny@uin-malang. Abstract Manuscripts hold immense value as precious treasures passed down from our ancestors and They serve as a bridge between the past and present, offering a rich source of knowledge for contemporary society. This study aims to: . ascertain the legal rulings regarding Eid prayers. determine the proper procedures for performing Eid prayers. identify the recommended practices associated with Eid prayers. Various methods are employed in manuscript research. This study utilizes a combination of textual criticism and popular readings to analyze an ancient manuscript. Additionally, the study draws upon Islamic jurisprudence . to examine and reinforce the content of the manuscript. The popular readings used as a reference are found in the book Fathul Qorib by Shaykh Syamsudin. The findings of this study are as follows: . the legal rulings regarding attendance at Eid prayers. the proper procedures for performing Eid prayers. the recommended practices associated with Eid prayers. Keywords: Manuscripts. Fathul Qorib. Fiqih. Abstrak Manuskirp merupakan peninggalan yang berharga. Manuskrip adalah sebuah harta yang berharga yang ditinggalkan oleh luluhur, atau para ulama. Manuskrip sangat bermanfaat pada kehidupan zaman sekarang dimana zaman sekarang adalah cerminan zaman dahulu yang penuh dengan ilmu. Tujuan dari penelitian ini adalah . Mengetahui hukum salat ied. Tata cara salat ied. Mengetahui sunnah-sunnah salat ied. Dalam meneliti sebuah manuskrip terdapat berbagai macam metode yang digunakan. Pada penelitian ini mengunakan metode kritik teks berupa metode gabungan antara manuskirp kuno dengan bacaan masyarakat yang populer. Penelitian ini juga memanfaatkan kajian ilmu fiqih untuk mengkaji dan menguatkan isi teks yang ada pada manuskirp. Bacaan yang populer yang dijadikan sebagai landasan manuskrip ini adalah kitab Fathul Qorib karya Syaikh Syamsudin. Hasil dari penelitian ini adalah . Untuk mengetahui hukum menghadiri salat . Untuk mengetahui tata cara salat ied. Untuk mengetahui sunnah-sunnah salat Kata-kata kunci: Manuskrip. Fathul Qorib. Fiqih. Copyright A2024. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 1 Muhammad Faza Fadlil Mubarok. Abdul Givari Pratama Amboy. Achmad Diny Hidayatulah: Eksplorasi Liturgi Salat Hari Raya dalam Khazanah Manuskrip Kitab Fath Al-Qarib PENDAHULUAN Ilmu merupakan penopang hidup yang sangat bermanfaat. Dengan ilmu, sesorang akan menjadi mulia. Untuk mendapatkan ilmu tidaklah mudah, butuh berbagai macam pengorbanan yang harus dikerahkan oleh para penuntut ilmu terlebih lagi para ulama dan leluhur zaman dahulu yang berusaha mewariskan ilmu dalam bentuk tulisan. 1,2 Para ulama dan leluhur mewariskan ilmu dan kejadian yang terjadi pada zaman dahulu dengan berbagai bentuk dan cara agar tulisan tersebut bermanfaat pada masa yang akan datang. 3 Tulisan para ulama dan para leluhur yang ditemukan pada zaman ini, atau diwariskan kepada ahli waris berupa tulisan dan yang lainya menjadi sebuah naskah kuno atau manuskrip kuno. Manuskirp ialah sebuah tulisan tangan para ulama dengan mengunakan berbagai macam kertas berbentuk tulisan Arab. Jawa. Melayu atau Jawa pegon yang berusia sekitar 50 tahun dan memiliki arti yang sangat penting bagi sejarah, kebudayaan, dan pengetahuan. Menurut UU No 43 tahun 2007 Pasal 4 tentang perpustakaan, pemerintah membagi naskah kuno menjadi tiga bagian: . Manuskrip Islam. berisikan naskah berbentuk dan berbahasa Arab. Manuskrip Jawa. manuskirp yang berbentuk Arab namun beraksen Melayu, agar orang-orang yang tidak pandai berbahasa Arab bisa membaca naskah kuno. Manuskrip Pegon. manuskrip yang berbentuk arab namun mengunakan bahasa daerah seperti Jawa. Sunda. Padang. Sulawesi, dan yang lainya. Naskah kuno sangat bermanfaat bagi masyarakat zaman modern karena naskah kuno berisikan berbagai macam peristiwa yang terjadi pada masa lampau. Naskah kuno sangat beragam macam isinya yang menunjukan bahwa khazanah zaman dahulu sangat banyak. Diantara isi dari naskah kuno ialah. fiqih, tasawwuf, aqidah, siroh, puisi, dongeng, legenda, cerpen, akhlak, sejarah dan yang lainya. Dalam penulisan naskah kuno, para leluruh kita Lalu Ahmad Zaenuri dan Andri Kurniawan. AuKomunikasi Dakwah dan Peran Ulama dalam Mencegah Pernikahan Dini di Nusa Tenggara Barat,Ay Jurnal Peurawi: Media Kajian Komunikasi Islam 4, no. : 45Ae62, https://jurnal. ar-raniry. id/index. php/peurawi/article/view/10920. Mohammad Saiful Rizal. Sri Suriana, dan Nurfitri Hadi. AuUlama dan Perannya dalam Masyarakat Multikultural di Desa Sumber Jaya Kecamatan Sumber Marga Telang Kabupaten Banyuasin,Ay Tanjak: Jurnal Sejarah Peradaban Islam . 322Ae331, https://jurnal. id/index. php/tanjak/article/view/14030. Yuanita Sari. AuPeranan Ulama Kharismatik Memotivasi Prilaku Agamis Masyarakat Kota Palembang,Ay Jurnal Ilmu Sosial. Manajemen. Akuntansi dan Bisnis 2, no. : 39Ae50, https://journal. org/index. php/jismab/article/view/275. Nopriani dan Rhoni Rodin. AuKonservasi Naskah Manuskrip sebagai Upaya Menjaga Warisan Budaya Bangsa Era Industri 0,Ay Jupiter . 20Ae29, https://journal. id/index. php/jupiter/article/view/11311. Afril Randa Mafia Faat. Syamsuri, dan Mohammad Sairin. AuStudi Pengelolaan Koleksi Manuskrip di Museum Negeri Provinsi Sulawesi Tengah,Ay Inkunabula: Journal of Library Science and Islamic Information . 47Ae58, https://jurnal. id/index. php/inkunabula/article/view/2142. Copyright A2024. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 2 Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia. Vol. No. Oktober 2024 mengunakan berbagai macam bahasa atau aksara kuno sesuai dengan daerah masingmasing. 6 Naskah kuno juga berarti sebuah refleksi kemajuan kehidupan yang terjadi pada masa lampau, sehingga para leluhur menuliskan kemajuan tersebut dan menyebarkanya. Ada banyak sekali naskah kuno yang tersebar di Nusantara yang tidak kita ketahui berapa Karena rentan zaman antara zaman dahulu dan zaman modern, banyak sekali naskah-naskah kuno yang rusak karena dimakan usia karena ditulis pada berbagai macam Naskah kuno juga bisa hilang karena ketidak pedulian pewaris terhadap naskah tersebut, terjadinya bencana alam, atau naskah tersebut dimakan oleh hewan pengerat seperti rayap dan yang lainya. Menurut kepala preservasi perpustakaan nasional. Made Ayu Wirayati menyebutkan bahwa perpustakaan nasional memiliki hak untuk mengalih mediakan naskah kuno yang dimiliki oleh masyarakat. 9 Dalam upaya melestarikan kebudayaan nusantara. Perpustakaan nasional telah mengambil naskah kuno di 11 provisnsi yang ada di Indonesia. Hasil dari preservasi yang dilakukan oleh Perpusnas sebanyak 19. 726 eksemplar dari 82. 158 naskah yang ada di nusantara yang dilakukan sampai pada tahun 2022. Melihat dari pernyataan tersebut mengindikasikan banyaknya naskah kuno yang ada di nusantara yang tidak terhitung jumlanya. Naskah kuno perlu dilestarikan dan disebarkan ke masyarakat luas agar mengambil pelajaran berharga dari kejadian di masa lampau. Bentuk penjagaan pada naskah kuno biasa dilakukan oleh perpustakaan atau biasa disebut dengan preservasi atau pelestarian. Preservasi ialah usaha perpustakaan untuk memelihara dan melestarikan koleksi naskah kuno atau yang lainya sehingga tidak terjadi kerusakan yang membuat nilai tersebut hilang dan bisa digunakan oleh masyarakat umum. Presesvasi memiliki tujuan untuk menjaga informasi yang terdapat pada naskah atau dialihkan pada media lain seperti digitaliasi naskah Ibid. Rizal Ramadhan dan Ahmad Izzuddin. AuPalintangan Berdasarkan Metode Hisab Awal Bulan Manuskrip Falak Keraton Kanoman Cirebon,Ay Jurnal Mahkamah: Kajian Ilmu Hukum dan Hukum Islam 8, 1 . : 98Ae107, https://w. id/jurnal/index. php/mahkamah/article/view/12225. Hadira Latiar. AuPreservasi Naskah Kuno sebagai Upaya Pelestarian Budaya Bangsa,Ay Al-Kuttab: Jurnal Perpustakaan Informasi . 67Ae83, https://jurnal. id/index. php/alkuttab/article/view/827. Wara Merdeka. AuPerpusnas Preservasi 806 Eksemplar Naskah Kuno di Daerah,Ay Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, last modified 2023, https://w. id/berita/perpusnas-preservasi806-eksemplar-naskah-kuno-di-daerah. Rizal. Sri Suriana, dan Nurfitri Hadi. AuUlama dan Perannya dalam Masyarakat Multikultural di Desa Sumber Jaya Kecamatan Sumber Marga Telang Kabupaten Banyuasin. Ay Copyright A2024. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 3 Muhammad Faza Fadlil Mubarok. Abdul Givari Pratama Amboy. Achmad Diny Hidayatulah: Eksplorasi Liturgi Salat Hari Raya dalam Khazanah Manuskrip Kitab Fath Al-Qarib agar dapat dinikamati oleh setiap masyarakat luas. 11 Dalam usaha menjaga dan melestarikan naskah kuno, perpustakaan mengunakan dua metode dalam menjaga dan melestarikan bentuk fisik naskah kuno yaitu. konservasi dan restorasi. Konservasi ialah seni merawat sesuatu benda agar awet dan bisa gunakan kapanpun. Dalam konteks naskah kuno, maka konservasi ialah sebuah upaya menjaga, pengawetan sebuah naskah kuno dari penyebab kerusakan naskah kuno. Dalam upaya konservasi naskah kuno ada banyak sekali yang dilakukan. 12 Sebagai contoh dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Seira Sahla Aghisni. Ninis Agustini D, dan Encang Saefudin ketika meneliti upaya konservasi naskah kuno secara kearifan lokal di Desa Ciburuy. Garut, mereka menemukan bahwa penjaga naskah kuno menyimpan naskah tersebut disebuah peti yang dibungkus kain kafan dan dioleskan minyak kemiri agar terhindar dari kerusakan yang disebabkan oleh iklim, debu, hewan pengerat, cahaya. 13 Adapun naskah dioleskan dengan minyak kemiri dengan tujuan agar naskah tersebut lentur dan mudah dibaca oleh masyarakat. Adapun kegiatan konservasi yang dilakukan oleh perpustakaan ialah laminasi dengan cara melapisi naskah dengan kertas khusus agar tahan lama. dan penjilidan naskah. Adapaun kegiatan kedua setelah konservasi ialah restorasi. Restorasi ialah proses pembenahan pada naskah kuno agar naskah tersebut kokoh. Restorasi bisa dilakukan setelah kegiatan konservasi telah dilakukan. 15 Kegiatan restorasi dilakukan untuk menjaga naskah kuno dari kehancuran dengan berbagai macam cara. Untuk merestorasi sebuah naskah kuno. Yona Primadesi. AuPeran Masyarakat Lokal dalam Usaha Pelestarian Naskah-Naskah Kuno Paseban,Ay Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa Sastra dan Seni 11, no. https://doi. org/10. 24036/komposisi. Jamaluddin dan Sidik Fauji. AuArab Pegon dalam Khazanah Manuskrip Islam di Jawa,Ay JPA: Jurnal Penelitian Agama 23, no. : 61Ae80, https://ejournal. id/index. php/jpa/article/view/6548. Seira Sahla Aghisni. Ninis Agustini D, dan Encang Saefudin. AuKegiatan Preservasi Preventif Naskah Kuno Berbasis Kearifan Lokal: Studi Kasus Tentang Preservasi Preventif Naskah Kuno Berbasis Kearifan Lokal di Situs Kabuyutan Ciburuy Kabupaten Garut,Ay Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia 1, no. : 400Ae407, https://jurnal. id/index. php/nautical/article/view/332. Hijrana Bahar dan Taufiq Mathar. AuUpaya Pelestarian Naskah Kuno di Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Sulawesi Selatan,Ay Khizanah Al-Hikmah: Jurnal Ilmu Perpustakaan. Informasi, dan Kearsipan 3, no. : 89Ae100, https://journal. uin-alauddin. id/index. php/khizanah-alhikmah/article/view/590. Laila Rahmawati dan Siti Wahdah. AuPreservasi Naskah Kuno (Manuskri. Kalimantan Selatan (Studi Kasus pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi dan Museum Lambung Mangkurat Kalimantan Selata. ,Ay Pustaka Karya: Jurnal Ilmiah Perpustakaan dan Informasi 12, no. : 95Ae111, https://jurnal. uin-antasari. id/index. php/pustakakarya/article/view/12459. Copyright A2024. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 4 Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia. Vol. No. Oktober 2024 harus melihat apa kerusakan yang terjadi pada naskah tersebut. 16 Adapun upaya retorasi sebagaimana yang diungkapkan oleh Muhammad Bahrudin ialah:17 Membersihkan naskah dari noda dan kotoran serta melakukan fumigasi. Melapisi naskah dengan kertas khusus . Membenarkan dan menganti lembar naskah yang rusak dengan arsip. Naskah ditempatkan di almari. Naskah ditaru diruangan ber-AC dengan suhu udara yang teratur. Adapun metode preservasi yang biasa dilakukan oleh perpustakaan ialah: . Dgitalisasi. Proses digitalisai naskah kuno atau dokumen bisa mengunakan dua alat bantu berupa kamera dan alat scanner. Disalin ulang atau arsip. Bentuk ini merupakan upaya dalam menjaga informasi yang ada di dalam naskah meskipun naskah tersebut sudah rusak ataupun hilan. Dialihaksarakan. Proses alih aksara dapat membantu masyarakat luas dalam membaca naskah kuno dalam aksara Jawa. Pegon. Melayu, ataupun Arab. Diterjemahkan. Proses menejermah suatu naskah dapat dilakukan setelah proses alih Penerjemahan naskah kuno dapat membantu masyarakat luas dalam memahami naskah kuno yang beraksara Jawa yang lainya. Dalam penelitian ini, eksplorasi liturgi salat hari raya dalam khazanah manuskrip kitab AuFath Al-QaribAy penting untuk dikaji dan diambil manfaatnya. Di antara tujuannya adalah secara umum kita dapat memahami makna dan sejarah shalat hari raya secara lebih mendalam, menemukan ragam tradisi dan kearifan lokal, memperkaya khazanah ilmu pengetahuan Islam, menjaga kelestarian tradisi dan budaya Islam, mendorong dialog interagama, dan mendukung kegiatan pendidikan Islam. Dan secara khusus kita dapat memberikan pandangan secara komprehensif terhadap kitab ini sehingga dapat menjadi satu kegiatan keilmuan yang berkelanjutan. Baik melalui kritik, saran maupun diskusi bagi peneliti lain. Beberapa penelitian terdahulu yang sudah membahas masalah ini diantaranya merupakan penelitian-penelitian manuskrip yang berfokus pada kajian-kajian keislaman. Ute Lies Siti Khadijah et al. AuStrategi Pelestarian Naskah Kuno Peninggalan Prabu Geusan Ulun di Kabupaten Sumedang,Ay Jurnal Pustaka Budaya . 64Ae69, https://journal. id/index. php/pb/article/view/11022. Muhammad Bahrudin. AuStrategi Preservasi Naskah Kuno: Sebuah Kajian Ilmu Pengetahuan dan Khazanah Bangsa Indonesia,Ay ResearchGate, https://w. net/publication/326798634_Strategi_Preservasi_Naskah_Kuno_Sebuah_Kajian_Il mu_Pengetahuan_dan_Khazanah_Bangsa_Indonesia. Husain dan Muhammad Tajuddin. AuDigitalisasi Naskah Kuno Sasak untuk Menjaga. Melindungi dan Melestarikan Budaya Berbasis Web,Ay Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi 1, no. 46Ae52, https://publikasiilmiah. id/index. php/PROSIDING_SNST_FT/article/view/2372. Copyright A2024. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 5 Muhammad Faza Fadlil Mubarok. Abdul Givari Pratama Amboy. Achmad Diny Hidayatulah: Eksplorasi Liturgi Salat Hari Raya dalam Khazanah Manuskrip Kitab Fath Al-Qarib dengan naskah-naskah kuno yang dilestarikan. 19,20 Selain itu pada penelitian yang lain adalah manuskrip yang berfokus pada konstruksi dan problematika naskah-naskah kuno astronomi,21 hingga bagaimana kajian tentang manuskrip ini masuk dan sempat menjadi satu disiplin ilmu yang coba dilestarikan di masa pandemi. Penjelasan di atas memberikan pandangan bahwa ternyata dalam kitab tersebut memiliki beberapa penjelasan mengenai dua salat ied yang tentunya sangat menarik untuk di kaji lebih dalam. Sehingga ketika kita mendapatkan perbedaan yang memiliki landasan yang cukup kuat dalam agama, khususnya dalam pembahasan dua salat ied maka kita akan mudah dalam menanggapi dan menyukapi. Adapun mengenai hal-hal yang lebih khusus dan mendalam lagi mengenai Eksplorasi Liturgi Salat Hari Raya dalam Khazanah Manuskrip Kitab Fath Al-Qarib diatas peneliti menyimpulkan beberapa hal yang akan menjadi rumusan masalah kami yaitu: . Mengetahui hukum salat ied. Tata cara salat ied. Mengetahui sunnah-sunnah salat ied. METODE PENELITIAN Pada penelitian ini, peneliti mengunakan metode naskah gabungan di mana metode tersebut menurut ahli filologi semuanya hampir sama. Perbedaan naskah tidak lah besar. Metode ini merupakan metode yang lahir dari kritik teks naskah. Kritik teks merupakan merekontruksi teks untuk menyususn kembali teks yang ada pada naskah sesuai dengan naskah yang aslinya. 23 Perlu diketahui bahwa, naskah kuno yang menjelaskan tentang fiqih tidak lah berbeda antara naskah satu dengan yang lainya. Oleh karena itu, penelitian sangat tepat dilakukan dengan mengunakan metode gabungan. Metode gabungan berlandaskan bahwa naskah-naskah yang ada adalah bukti kebenaran naskah yang menjadi rujukanya. Pada metode ini naskah yang tepat untuk dikaji Hanifatul Hasna. AuKarakteristik Manuskrip Al-QurAoan Pangeran Diponegoro: Telaah Atas Khazanah Islam Era Perang Jawa,Ay Hermeneutik: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir 13, no. : 104Ae119, https://journal. id/index. php/Hermeneutik/article/view/6374. Jamaluddin dan Sidik Fauji. AuArab Pegon dalam Khazanah Manuskrip Islam di Jawa. Ay Arwin Juli Rakhmadi Butar-Butar. AuKhazanah Peradaban Islam di Bidang Turots Manuskrip (Telaah Karakteristik. Konstruksi dan Problem Penelitian Naskah-naskah Astronom. ,Ay Al-Marshad: Jurnal Astronomi Islam Ilmu-ilmu Berkaitan . 68Ae80, https://jurnal. id/index. php/almarshad/article/view/739. Jihan Rahmi Nabila et al. AuSenyawa Morfin: Mudarat dan Manfaat dalam Perspektif Sains dan Islam,Ay Prosiding Integrasi Interkoneksi Islam dan Sains 5, no. : 34Ae44, https://ejournal. id/saintek/kis/article/view/3686. Aminol Rosid Abdullah. Pengantar Filologi. Konsep. Teori, dan Metode (Malang: Literasi Nusantara, 2. , 82. Copyright A2024. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 6 Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia. Vol. No. Oktober 2024 adalah naskah bacaan mayoritas masyatakat. 24 Melihat hal tersebut, peneliti mengabungkan teks naskah dengan bacaan mayoritas yaitu kitab Fathul Qorib karyas Syaikh Syamsudin. Pada penelitian ini juga mengunakan metode kritik teks disertai kajian ilmu. Kajian ilmu yang menjadi alat bantu dalam penelitian ini adalah ilmu fiqh untuk mengkritik teks manuskrip kuno. Langkah-langkah mengumpulkan berbagai manuskrip dan sumber data lainnya, kemudian membandingkan teks-teks, kemudian mengklasifikasikannya berdasarkan kesamaan dan juga ciri-ciri pembahasannya dan kemudian merekonstruksi teks naskah. Sedangkan dalam metode kritik teks digunakan sebagai analisis dan evaluasi teks liturgi salat hari raya yang telah direkonstruksi dengan metode naskah gabungan. Metode ini bertujuan untuk memastikan keaslian dan keabsahan teks. Dengan langkah langkah sebagai berikut. analisis tekstual kemudian mengidentifikasi varian teks, mengevaluasi varian teks dan juga menentukan teks Pendekatan pada penelitian ini adalah dengan pendekatan filologi dengan metode naskah gabungan dan kritik teks yang disertai dengan kajian ilmu fiqh. Pendekatan filologi dipilih karena fokus penelitian ini adalah pada teks-teks manuskrip kuno, khususnya kitab AuFath Al-QaribAy, yang memuat liturgi salat dua hari raya. Teknik pengumpulan data dalam penellitian ini adalah studi kepustakaan. Peneliti akan mengumpulkan ata diri berbagai sumber, seperti manuskrip kitab AuFath Al-QaribAy, kitab-kitab klasik dan kontemporer, jurnal ilmiah, dan berbagai literatur yang dimiliki oleh Dalam teknik menganalisis data, peneliti mengadopsi teknik penelitian analisis tekstual dan analisis konten. Dimana untuk menganalisis struktur teks, gaya bahasa dan isi kandungan liturgi salat hari raya. Analisis konten akan digunakan untuk memahami makna dan konteks liturgi salat hari raya dalam kaitannya dengan ilmu fiqh. HASIL DAN PEMBAHASAN Deskripsi Naskah Naskah yang akan kami jadikan sebagai bahan kajian adalah naskah yang kami temukan pada website penyedia digitalisai naskah yaitu Lekture di bawah naungan Kemenag Dwi Sulistyorini. Filologi: Teori dan Penerapannya (Malang: Madani, 2. , 77. Copyright A2024. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 7 Muhammad Faza Fadlil Mubarok. Abdul Givari Pratama Amboy. Achmad Diny Hidayatulah: Eksplorasi Liturgi Salat Hari Raya dalam Khazanah Manuskrip Kitab Fath Al-Qarib RI. 25 Naskah ini secara garis besar membahas Fiqh mulai dari bersuci hingga akhir naskah membahas kitab Solat. Naskah ini dapat kami simpulkan belum sempurna, karena pada akhir naskah pada website tersebut, masih membahas tentang bab istiqbalul kiblat namun naskah tersebut sudah berakhir. Dalam naskah tersebut terdapat 16 bab yang membahas terkait bercusi dan tata cara salat. Naskah ini juga, cukup unik karena tidak tertera nama penggarang, tahun berapa naskah tersebut ada, asal naskah tidak ada, judul naskah baik diawal dan diakhir naskah. Naskah ini mengunakan kertas daluwang dengan mengunakan aksara dan bahasa Arab. Naskah ini dikatekorikan sebagai naskah prosa yang berisikan 80 halaman, setiap halaman terdiri dari 7 baris. Isi Naskah Seperti yang telah diketahui pada deskripsi naskah, nasakha ini memiliki 16 bab yang membahas terkait dengan fiqih. Adapun yang menjadi bahasan utama dalam penelitian ini adalah bab tentang salat IAodain atau salat dua hari raya. Dalam naskah tersebut, pembahasan mengenai salat dua hari raya bisa ditemukan pada halaman 12 dan 13. Adapun naskah tersebut sebagai berikut: Gambar 2. Kementerian Agama RI. AuManuskrip Nusantara Kementerian Agama RI,Ay Puslitbang Lektur dan Khazanah Keagamaan: Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama, last modified 2014, https://lektur. id/manuskrip/web/koleksi-detail/lkk-jabar2014-opn02. html#ad-image-40. Copyright A2024. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 8 Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia. Vol. No. Oktober 2024 Gambar 2. Isi naskah pada gambar 2. 1 dan 2. 2 adalah sebagai berikut: Bab Salatu Idain Wahiya sunnatun muakkadah wal ghuslu wa tathbiybu alhayatu laha mustahab. Wawaqtuha min thuluAoi syamsyi wayamtadu ilaa zawaalihaa wal yusolliy baAoda irtifaoihaa romhun. Wahiya rokAoataani wayakbirul uwwlaa baAoda takbirotul ihroomi wataujahu sabAoaan wayarfaAou yadaihi fiyhinna wayaqfi bayna kulli takbirotayni biqodri aayatu . usabbihu lilla. wayahmaduhu wayukabbiru wayumjidu tsumma yaqroul faatihah wasuwwrotu . wayukabbiru fiistaniyyah saoah hamsan tsumma yaqroul faatihatu wa suwwrotu . wayajharu fiyyhima bil qirooah wayataAowwadzu fiyyhaa walaw iqtasoro Aoalal faatihah ajzahu walaa syahwa Aoalaihi. Wayakhtubu baAodahaa khutbataiyni bifawwaduhumaa fill jumAoah yaftahul uwwla bitisAoi takbiyro nisqon wastaaniyyatu bisabAoi Wayusollihaa muqiyymu wal musaafiru wal jamaoatu wal munfaridu wal maratu fiyy baytihimaa. Wayukabbiru fiyy laylatil Aoied wa fill qodaa ilaa tahrimu bissolati. Wayukkabiru baAoda dzuhri min yaumil adhaa ilaa baAoda salatis subhi min ihroomi ayyamit tasyriyyk waqiyyla baAoda shubhi yauumu Aoarofati yahtimu bil aAosri min aakhiri ayyamit Hukum Salat Ied Pada gambar 2. 1, adalah awal bab mengenai salat dua hari raya. Naskah tersebut menyebutkan bahwa hukum salat dua hari raya adalah sunnah muakkadah dimana salat tersebut sangat ditekankan bahkan para wanita disunnahkan juga untuk keluar. Nabi Muhammad SAW memerintahkan kaum muslimin seluruhnya untuk mengahdiri salat hari raya, bahkan Nabi memerintahkan kepada kaum wanita meskipun ia haid untuk tetap keluar mengahdiri salat hari raya, namun Nabi melarang untuk mendekati tempat salat bagi wanita Copyright A2024. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 9 Muhammad Faza Fadlil Mubarok. Abdul Givari Pratama Amboy. Achmad Diny Hidayatulah: Eksplorasi Liturgi Salat Hari Raya dalam Khazanah Manuskrip Kitab Fath Al-Qarib yang haid. 26 Nabi Muhammad SAW bersabda yang artinya: Kami . aum wanit. diperintahkan pada hari raya untuk mengajak keluar para wanita yang sedang haid, juga gadis remaja supaya menyaksiakan jamaAoah dan doAoa kaum muslimin, tetapi wanita yang haid agar menjauh dari mushalla. Seorang wanita bertanya: Auya Rosullah, adakalanya salah satu dari kami tudak mempunyai kain jilbab. Ay Nabi Muhammad SAW menjawab: Aupimjamlah dari kawanya. Ay27 Tata Cara Salat Ied Tata cara salat ied berbeda dengan tata cara salat pada umumnya. Tata cara salat ied dimulai dengan salat terlebih dahulu kemudian dilanjutkan dengan dua kali khutbah. Pada khutbah pertama disunnahkan untuk membaca 9 kali takbir sedangkan pada khutbah kedua, disunnahkan untuk membaca takbir sebanyak 7 kali. Adapun hadits yang menjelaskan untuk salat terlebih dahulu kemudian khutbah ialah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas dalam shohih muslim. 28 Dari Ibnu Abbas rodiallahu aAonhu. Ia berkata: aku pernah mengahdiri salat idul fitri bersma nabi Muhammad SAW. Abu Bakr. Umar, dan Ustman. mereka semuanya salat lebih dahulu seblum khutbah. Adapun tatacara salat ied ialah dilakukan dengan takbirotul ihram, kemudian takbir sebanyak 7 kali selain takbirotul iharam pada rakaat pertama. Kemudian membaca surat AlFatihah secara jahr dilanjutkan dengan membaca surat Qof. Pada rokaat kedua, melakukan takbir sebanyak 5 kali selain takbir untuk berdiri dilanjutkan dengan membaca surat AlFatihah dan membaca surat Al-Qomar. Pada setiap jeda takbir, baik pada rokaat pertama maupun kedua, ialah dengan perkiraan lama 1 ayat yaitu: yusabbihulillah dan membaca sholawat dan tahmid disetiap jeda antara dua takbir. Untuk bacaan pada rokaat satu dan dan dua, ada beberapa hadist yang menerangkan membaca surat Al-AAola pada rokaAoat pertama dan membaca surat Al-Ghosyiyah pada rokaAoat kedua. Sedangkan dalam manuskrip ini, penulis manuskrip menuliskan bahwa disunnahkan untuk membaca surat Qof dan Al-Qomar dengan landasan hadits dari Ubaidillah bin Abdullah dimana Umar bin Khottob pernah menanyakan kepada Waqid Al Laitsi mengenai surat yang dibaca Nabi Muhammad SAW ketika salat ied. Waqid Al Laitsi menjawab, bahwa Nabi Muhammad SAW pernah membaca dalam salat ied surat Qof dan Surat Al-Qomar. Abdurrahman bin Nashir As-SaAodi. Pedoman Ibadah Seorang Muslim (Manhajus Salikin wa Taudhihul Fiqhi Fiddi. (Jakarta: Maktabah Bimbingan Islam, 2. Muhammad FuAoad Abdul Baqim. Hadits Shahih Bukhari Muslim: Himpunan Hadits Tershahih yang Diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim Sekaligus (Depok: Fathan Prima Media, 2. , 212. Imam Muslim. Terjemah Sahih Muslim, ed. Fachruddin HS (Jakarta: Bulan Bintang, 1. , 111. Ibid. Ibid. , 114. Copyright A2024. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 10 Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia. Vol. No. Oktober 2024 Dalam pelaksaan salat ied, tidak dianjurkan untuk adzan maupun iqomah sebagaimana hadits dari Jabir bin Samuroh ia berkata: Aku salat ied bersama Nabi Muhammad SAW tidak hanya satu atau dua kali. semuanya dikerjakan beliau tanpa adzan dan iqomah. 31 Pada salat ied juga. Nabi Muhammad SAW tidak pernah melakukan salat sunnah berdasarkan hadits Ibnu Abbas, bahwa Nabi Muhammad SAW salat dua rokaat ied tanpa salat sunnah sebelum dan sesudahnya. 32 Untuk waktu pelaksaan salat ied ialah sekitar satu atau dua tombak seperti yang terdapat dalam manuskrip tersebut. Mengutip dari kitab Fathul Qorib karya Syaikh Syamsudin, bahwa waktu pelaksanaan salat ied ialah diantara matahari terbit dan tergelincirnya. Sunnah-Sunnah Salat Ied Dalam suatu amalan pasti memiliki keutamaan atau afdoiliyyah dari suatu amalan. Ketika mengerjakan suatu afdoiliyyah, maka kita menambah pahala suatu amalan tersebut sehingga menjadi lebih sempurna. Adapun sunnah salat dua hari raya seperti menghadiri salat JumaAoat dimana disunnahkan untuk mandi wajib, memakai wewangian, mengunakan pakaian terbaik, dan melewati jalan yang berbeda. Sedangkan perbedaan sunnah salat hari raya dengan salat JumAoat ialah: Disunnahkan untuk berpuasa sejenak dari waktu shubuh sampai hewan kurban disembelih untuk hari Adha. Sedangkan untuk hari Fitri, disunnahkan untuk makan terlebih dahulu. Disunnahkan untuk mengakhirkan . aktu Sala. ied Fitri dan menyegerakan . aktu sala. ied Adha. Mengerjakan ditanah lapang. Disunnahkan untuk membaca dzikir setelah salat idul adha atau yang disebut dzikir muqoyyad mapun mursal. Disebutkan dalam kitab Fathul Qorib karya dimana terdapat dua jenis takbir. Takbir mursal yakni takbir yang tidak dilakukan setelah salat ied. Takbir ini menurut syaikh Syamsudin bisa dilakukan dimana saja dan dilakukan oleh kaum pria maupun wanita hingga imam menuju tempat salatnya. Takbir muqoyad yakni takbir yang dilakukan setelah salat. Sedangkan takbir muqoyyad disunnahkan untuk dibaca setelah salat ied adha, mulai dari baAoda ashar hingga berakhirnya hari taysrik. Ibid. , 112. Ibid. , 113. Muhammad bin Qasim bin Muhammad Al-Ghazi ibn Al-Gharabili Abu Abdillah Syamsuddin. Terjemah Kitab Fathul Qorib (Kediri: Lirboyo Press, 2. , 102. Ibid. , 103. Copyright A2024. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 11 Muhammad Faza Fadlil Mubarok. Abdul Givari Pratama Amboy. Achmad Diny Hidayatulah: Eksplorasi Liturgi Salat Hari Raya dalam Khazanah Manuskrip Kitab Fath Al-Qarib Sedangkan dalam manuskrip ini disebutkan senada dengan Syaikh Syamsudin, namun terdapat tambahan yaitu faidah kenapa kita disunnahkan untuk takbir muqoyyad ialah untuk memuliakan hari tarysrik. Adapun waktu disunnahkan melakukan takbir mursal maupun muqoyyad dalam manuskrip tersebut ialah: mulai dari malam ied hingga imam menuju tempat salatnya. Sedangkan untuk takbir muqoyyad, disunnahkan dimulai pada dzuhur hingga akhir shubuh hari taysrik. Ada juga yang berpendapat dimulai pada shubuh hari arofah hingga ashar akhir hari taysrik. Adapun bacaan takbir pada hari ied Fitri maupun Adha ialah sangat banyak sekali riwaytanya. Adapun bacaan takbir yang sangat populer di masyarakat Indonesia ialah: Allaahu akbar. Allaahu akbar. Allaahu akbar. Laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar. Allaahu akbar wa lillaahil hamdi. Adapun dalam kitab Fathul Qorib terdapat tambahan sebagai berikut: Allaahu akbar kabiyyroo, walhamdu lillaahi katsiyyraa, wa subhaanallaahi bukratan wa ashiyylaa, laa ilaaha illallaahu wa laa naAobudu illaa iyyaahu mukhlishiyyna lahud diyyna wa law karihal kaafiruun, laa ilaaha illallaahu waAohdah, shadaqa waAodah, wa nashara Aoabdah, wa hazamal ahzaaba waAohdah, laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar. KESIMPULAN Manuskrip ialah peninggalan zaman dahulu berbentuk tulis yang diwariskan oleh para orang terdahulu tulisan tersebut bisa berbahasa Arab. Jawa Pegon. Melayu dan bahasa yang lainya. Manuskrip merupakan peninggalan yang berharga dan harus teteap ada hingga zaman kapanpun karena manuskrip berisikan informasi yang terjadi pada zaman tersebut. Manuskrip bisa bermanfaat bagi masyarakat zaman ini jika, manuskrip tersebut dipelihara dengan baik. Dalam metode pemeliharaan manuskrip, perpustakaan biasa mengunakan metode konservasi dan restorasi dalam menjaga kondisi fisik naskah. Konservasi ialah sebuah metode yang digunakan oleh perpustakaan dalam upaya menjaga manuskrip agar bisa bertahan hingga kapanpun. Sedangkan restorasi ialah sebuah metode yang menjaga dan menguatkan pondasi manuskrip dengan berbagai macam cara. Seiring berkembangnya zaman, proses pelestarian manuskrip ikut berkembang dengan memanfaatkan teknologi dimana manuskrip bisa diakses kapan pun dan siapapun yang bisa disebut dengan digitalisasi Proses tersebut dinamakan preservasi yakni sebuah proses yang dilakukan oleh perpustakaan dengan menjaga kondisi fisik naskah agar tidak hilang nilai dan manfaat dari naskah tersebut, dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat umum. Proses preservasi tidak berhenti di digitalisasi namun, proses tersebut bisa berbentuk, mengalihkan aksara, menerjamahkan, dan disalin atau diarsipkan. Proses tersebut sangat efektif mengingat Copyright A2024. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 12 Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia. Vol. No. Oktober 2024 banyak sekali manuskrip yang tersebar luas di pelosok wilayah Nusantara dalam upaya menjaga dan melestarikan manuskrip. Salat ied adalah salat hari raya di mana seluruh ummat muslim berkumpul pada hari Salat ied dikerjakan dalam setahun dua kali yaitu pada awal bulan Syawwal dan bulan Dzulhijjah dimana dua bulan tersebut sangat mulia disisi Allah. Salat ied fitri dikerjakan setelah memasuki bulan Syawwal setelah kaum muslimin berpuasa satu bulan Sedangkan salat ied Adha dikerjakan pada bulan Dzulhijjah ketika para jamaah haji sedang melakukan ibadah haji. Salat eid adalah salat yang berhukum sunnah muakkadah yang bermakna salat sunnah yang sangat ditekankan. Salat ied memiliki beberapa tata cara yang berbeda dengan pada umumnya. Salat ied tidak dimulai dengan adzan maupun iqomah. Dikerjakan ketika matahari sepengalan 1 atau 2 tombak. Dimulai dengan takbirotul ihram dan dilanjutkan dengan takbir sebanyak 7 kali pada rokaat pertama dan 5 kali pada rokaat Dianjurkan membaca surat Qof pada rokaat pertama dan surat Al-Qomar pada rokaat Setelah salat ied, khotib naik mimbar sebagaimana salat Jumat. Khutbah dilakukan dua kali. Pada khutbah pertama, dianjurkan khotib membaca takbir sebanyak 9 kali dan 7 kali pada khutbah kedua. Salat ied memiliki beberapa sunnah berupa . memakai pakaian yang terbaik. melaksanakan di tanah lapang. mengakhirkan salat ied Fitri dan menyegerakan ied Adha. KONTRIBUSI PENELITIAN Metode gabungan kritik teks dalam kajian ilmu Fiqh yang digunakan dalam penelitian ini menawarkan orisinalitas dan kebaruan dalam analisis manuskrip kuno tentang salat Ied. Selain itu dapat membantu peeliti dalam memahami makna dan konteks hukum salat, sunnah-sunnahna, serta perbedaan antar madzhab fiqih. Hasil penelitiannya diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan keilmuan Islam dan pemahaman yang lebih mendalam tentang dua salat Ied. REFERENSI Abdullah. Aminol Rosid. Pengantar Filologi. Konsep. Teori, dan Metode. Malang: Literasi Nusantara, 2022. Aghisni. Seira Sahla. Ninis Agustini D, dan Encang Saefudin. AuKegiatan Preservasi Preventif Naskah Kuno Berbasis Kearifan Lokal: Studi Kasus Tentang Preservasi Preventif Naskah Kuno Berbasis Kearifan Lokal di Situs Kabuyutan Ciburuy Kabupaten Garut. Ay Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia 1, no. 400Ae407. https://jurnal. id/index. php/nautical/article/view/332. Copyright A2024. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 13 Muhammad Faza Fadlil Mubarok. Abdul Givari Pratama Amboy. Achmad Diny Hidayatulah: Eksplorasi Liturgi Salat Hari Raya dalam Khazanah Manuskrip Kitab Fath Al-Qarib As-SaAodi. Abdurrahman bin Nashir. Pedoman Ibadah Seorang Muslim (Manhajus Salikin wa Taudhihul Fiqhi Fiddi. Jakarta: Maktabah Bimbingan Islam, 2021. Bahar. Hijrana, dan Taufiq Mathar. AuUpaya Pelestarian Naskah Kuno di Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Sulawesi Selatan. Ay Khizanah Al-Hikmah: Jurnal Ilmu Perpustakaan. Informasi, dan Kearsipan 3, no. : 89Ae100. https://journal. id/index. php/khizanah-al-hikmah/article/view/590. Bahrudin. Muhammad. AuStrategi Preservasi Naskah Kuno: Sebuah Kajian Ilmu Pengetahuan dan Khazanah Bangsa Indonesia. Ay ResearchGate. Last modified 2011. https://w. net/publication/326798634_Strategi_Preservasi_Naskah_ Kuno_Sebuah_Kajian_Ilmu_Pengetahuan_dan_Khazanah_Bangsa_Indonesia. Baqim. Muhammad FuAoad Abdul. Hadits Shahih Bukhari Muslim: Himpunan Hadits Tershahih yang Diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim Sekaligus. Depok: Fathan Prima Media, 2018. Butar-Butar. Arwin Juli Rakhmadi. AuKhazanah Peradaban Islam di Bidang Turots Manuskrip (Telaah Karakteristik. Konstruksi dan Problem Penelitian Naskah-naskah Astronom. Ay Al-Marshad: Jurnal Astronomi Islam dan Ilmu-ilmu Berkaitan 1, no. : 68Ae80. https://jurnal. id/index. php/almarshad/article/view/739. Faat. Afril Randa Mafia. Syamsuri, dan Mohammad Sairin. AuStudi Pengelolaan Koleksi Manuskrip di Museum Negeri Provinsi Sulawesi Tengah. Ay Inkunabula: Journal of Library Science and Islamic Information 2, no. : 47Ae58. https://jurnal. id/index. php/inkunabula/article/view/2142. Hasna. Hanifatul. AuKarakteristik Manuskrip Al-QurAoan Pangeran Diponegoro: Telaah Atas Khazanah Islam Era Perang Jawa. Ay Hermeneutik: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir . 104Ae119. https://journal. id/index. php/Hermeneutik/article/view/6374. Husain, dan Muhammad Tajuddin. AuDigitalisasi Naskah Kuno Sasak untuk Menjaga. Melindungi dan Melestarikan Budaya Berbasis Web. Ay Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi . 46Ae52. https://publikasiilmiah. id/index. php/PROSIDING_SNST_FT/article/vi ew/2372. Jamaluddin, dan Sidik Fauji. AuArab Pegon dalam Khazanah Manuskrip Islam di Jawa. Ay JPA: Jurnal Penelitian Agama . 61Ae80. https://ejournal. id/index. php/jpa/article/view/6548. Kementerian Agama RI. AuManuskrip Nusantara Kementerian Agama RI. Ay Puslitbang Lektur dan Khazanah Keagamaan: Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama. Last https://lektur. id/manuskrip/web/koleksi-detail/lkkjabar2014-opn02. html#ad-image-40. Khadijah. Ute Lies Siti. Elnovani Lusiana. Kusnandar, dan Lutfi khoerunnisa. AuStrategi Pelestarian Naskah Kuno Peninggalan Prabu Geusan Ulun di Kabupaten Sumedang. Jurnal Pustaka