JURNAL DEVELOPMENT VOL. 13 NO. 1 JUNI 2025 pISSN: 2338-6746 eISSN: 2615-3491 ANALISIS POTENSI PDRB SEKTOR PERTANIAN. PERIKANAN DAN KEHUTANAN DI WILAYAH KABUPATEN MUARO JAMBI Amrizal . Universitas Muhammadiyah Jambi . Amrizal. tp@gmail. Sukma Dewi Apriyani . Universitas Muhammadiyah Jambi . ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi sektor pertanian, perikanan, dan kehutanan pada tahun 2021-2023 berdasarkan pola dan struktur pertumbuhan, basis atau non basis, sektor prioritas di masa mendatang, perubahan dan pergeseran sektor perekonomian, dan penentuan sektor unggulan. Metode dasar penelitian adalah deskriptif dengan pendekatan kuantatif. Lokasi penelitian yaitu Kabupaten Muaro Jambi karena sektor pertanian, kehutanan dan perikanan memiliki kontribusi paling besar terhadap PDRB. Data yang digunakan adalah data Analisis data yang digunakan adalah . analisis Location Quotient dan . analisis Dynamic Location Quotient. Berdasarkan analisis Locationt Quotient, sektor pertanian, perikanan dan kehutanan ke dalam sektor basis. Berdasarkan analisis Dynamic Location Quotient, sektor pertanian, perikanan dan kehutanan termasuk kategori berpotensial. Kata kunci : Kabupaten Muaro Jambi. Potensi Sektor Perikanan dan kehutanan PENDAHULUAN Pembangunan ekonomi daerah diartikan sebagai suatu proses dimana pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat mengelola berbagai sumber daya yang ada dan membentuk suatu pola kemitraan untuk membentuk suatu lapangan pekerjaan baru dan merangsang perkembangan kegiatan ekonomi dalam daerah tersebut (Kuncoro, 2. Provinsi Jambi merupakan salah satu provinsi yang penduduknya bergantung pada sektor pertanian. Hal ini dapat dilihat dari Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Provinsi Jambi tahun 2018, sebanyak 52 persen dari jumlah penduduk Provinsi Jambi yang bekerja di atas usia 15 tahun paling besar berada di sektor pertanian (Statistik Daerah Provinsi Jambi, 2. Kabupaten Muaro Jambi merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Jambi yang memiliki potensi ekonomi yang signifikan, terutama dalam sektor pertanian. UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAMBI Page 107 of 202 JURNAL DEVELOPMENT VOL. 13 NO. 1 JUNI 2025 pISSN: 2338-6746 eISSN: 2615-3491 kehutanan, dan perikanan. Dan juga Kabupaten Muaro Jambi sebagai salah satu bagian integral Provinsi Jambi merupakan salah satu daerah yang struktur perekonomiannya masih bercorak agraris, dimana sebagaian besar kegiatan ekonominya masih bertumpuh pada sektor pertanian ini, menunjukkan bahwa perekonomian Kabupaten Muaro Jambi masih didukung penuh oleh struktur pertanian, yang terlihat dari besarnya peningkatan PDRB dan kontribusi sektor pertanian terhadap PDRB. Pertumbuhan ekonomi daerah pada dasarnya dipengaruhi oleh keunggulan kompetitif suatu daerah, spesialisasi wilayah serta potensi ekonomi yang dimiliki oleh daerah tersebut. Adanya potensi di suatu daerah tidak mempunyai arti bagi pembangunan ekonomi daerah tersebut jika tidak ada upaya memanfaatkan dan mengembangkan potensi yang dimilki sebagai prioritas utama untuk digali dan dikembangkan dalam rangka mencapai tujuan pembangunan. Arah pengembangan dari potensi lokal yang dimilki tersebut dapat sekaligus mempengaruhi ketersediaan lapangan kerja daerah yang bersangkutan sehingga dapat menciptakan manfaat yang lebih besar dari efek pengelolaan sumberAesumber daya yang dimilki. Pertumbuhan ekonomi dihitung berdasarkan nilai PDRB atas dasar harga konstan. Dengan demikian angka pertumbuhan yang diperoleh semata-mata mencerminkan pertumbuhan PDRB riil yang dihasilkan oleh aktivitas perekonomian suatu wilayah pada periode tertentu (Limbong, 2. Berdasarkan letak geografis, topografi, geologi, hidrologi, oceanografi, kondisi iklim begitu pula dengan kondisi sosial ekonomi dan budaya masyarakat lokal, maka daerah Kabupaten Muaro Jambi ini merupakan daerah yang sangat menguntungkan dalam berbagai kegiatan perekonomian, terutama pada sektor pertanian dalam arti luas, pertambangan, perikanan dan kelautan. Bertitik tolak dari kondisi empiris tersebut, diharapkan dapat menjadikan daerah Kabupaten Muaro Jambi menjadi daerah yang maju dan mandiri melalui berbagai upaya percepatan pembangunan, dengan menempatkan pembangunan ekonomi sebagai leading sector (BPS Muaro Jambi, 2. Sektor pertanian merupakan sektor yang penting dalam perekonomian Kabupaten Muaro Jambi. Pada tahun 2021 PDRB Menurut Lapangan Usaha sektor Pertanian. Kehutanan, dan Perikanan yaitu sebesar Rp 7 075,52 miliar rupiah. UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAMBI Page 108 of 202 JURNAL DEVELOPMENT VOL. 13 NO. 1 JUNI 2025 pISSN: 2338-6746 eISSN: 2615-3491 kemudian tahun 2022 mengalami peningkatan sebesar Rp 7 480,09 miliar rupiah, pada tahun 2023 juga mengalami peningkatan dengan jumlah Rp 7 816,65 miliar Dalam hal ini memperlihatkan perlu adanya optimalisasi dan penanganan intensif terhadap pertumbuhan sektor pertanian, kehutanan dan perikanan di kabupaten Muaro Jambi agar sektor ini tetap memberikan penyumbang dan berkontribusi besar di Kabupaten Muaro Jambi. Pada tahun 2020 dimana terjadinya pandemic diseluruh wilayah termasuk Kabupaten Muaro Jambi yang mengakibatkan sebagian besar sektor-sektor ekonomi ini mengalami penurunan pertumbuhan. Salah satu indikator keberhasilan Pembangunan ekonomi suatu wilayah adalah adanya pertumbuhan ekonomi disuatu wilayah (Idham dan Pananranngi, 2. Jika dilihat dari segi laju pertumbuhan ekonomi tahun 2018. Kabupaten Muaro Jambi lebih unggul 0,66 persen dibandingkan dengan rata-rata laju pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi yang dimana pada saat itu adalah 5,13 Namun, jika dilihat dari segi PDRB perkapita Kabupaten Muaro Jambi pada tahun 2018 hanya sebesar Rp 35. 190/kapita. Dapat dibandingkan dengan ratarata PDRB perkapita Provinsi Jambi tahun 2018. PDRB perkapita Kabupaten Muaro Jambi lebih rendah yaitu sebesar Rp 2. 107/kapita dari rata-rata PDRB perkapita Provinsi Jambi (Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi, 2. Sektor pertanian, kehutanan dan perikanan memiliki peranan penting sebagai penyediaan pangan, sumber utama pendapatan masyarakat, penyedia lapangan kerja, penyedia bahan baku industri dan sebagai sumber penghasil devisa negara (Dwijatenaya dan Raden,2. sektor yang bisa meningkatkan perekonomian wilayah melebihi pertumbuhan alamiah adalah sektor basis. Oleh karena itu analisis basis sangat berguna untuk mengkaji dan memproyeksi (Tarigan. Suatu mengembangkan sektor yang bisa menjadi unggulan dalam meningkatkan pembangunan disuatu daerah (Hardyanto,2. Semakin besar sumbangan yang diberikan oleh masing-masing sektor ekonomi terhadap PDRB suatu daerah maka pertumbuhan ekonomi akan berjalan kearah yang lebih baik (Sjafrizal, 2. Menurut Soetriono . Pertanian merupakan suatu kegiatan dengan memanfaatkan k etersediaan sumb er daya alam untuk dikelola sed emikian rupa UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAMBI Page 109 of 202 JURNAL DEVELOPMENT VOL. 13 NO. 1 JUNI 2025 pISSN: 2338-6746 eISSN: 2615-3491 dengan tuju an memperoleh hasil yaitu produk pertanian. Undang-undang Nomor 22 Tahun 2019 tentang pertanian adalah kegiatan sumber daya alam hayati dengan bantuan teknologi, modal, tenaga kerja, dan manajemen untuk menghasilkan komoditas pertanian untuk mencakup tanaman pangan, hortikultular. Perkebunan, dan atau peternakan dalam suatu agroekosistem. Menurut Undang-undang Nomor 41 tahun 1999 tentang kehutanan yang mengatakan bahwa pengertian hutan merupakan suatu kesatuan ekosistem yang berbentuk hamparan lahan berisi sumber daya alam hayati yang didominasi jenis pepohonan dengan lingkungan yang satu dengan yang lain tidak dapat dipisahkan Pengertian Perikanan menurut UU No. 45 Tahun 2009, perikanan merupakan seluruh kegiatan yang berkaitan dengan pemanfaatan serta pengelolahan sumber daya ikan serta lingkungannya mulai dari praproduksi, penciptaan, pengolahan hingga dengan proses pemasaran yang diselenggarakan dalam sesuatu sistem biisnis perikanan. Menurut Bapp enas . , sektor perikanan merupakan salah satu sektor andalan di Indon esia yang mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat Indon esia. Sem entara itu. Daryanto . m enyebu tkan bahwa perikanan merupakan salah satu sumber daya yang p enting bagi hajat hidu p masyarakat dan m emiliki potensi sebagai penggerak utama . rime mov e. ekonomi nasional. METODOLOGI Penelitian kuantitatif adalah penelitian yang banyak dituntut menggunakan angka, mulai dari pengumpulan data, penafsiran terhadap data tersebut, serta penampilan dari hasilnya (Arikunto, 2. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data sekunder yang telah dikumpulkan dan diperoleh dalam bentuk studi kepustakaan dan mencatat dari buku serta jurnal yang berhubungan dengan masalah yang sedang diteliti. sumber data yang digunakan tersebut berasal dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Muaro Jambi UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAMBI Page 110 of 202 JURNAL DEVELOPMENT VOL. 13 NO. 1 JUNI 2025 pISSN: 2338-6746 eISSN: 2615-3491 Analisis Location Quotient (LQ) Location Quotient menurut Niyimbarina . merupakan metrik untuk mengukur konsentrasi relatif atau spesialisasi sata industri dalam suatu wilayah yang dapat berupa cluster, kota, wilayah atau provinsi. LQ sering digunakan dalam membahas kondisi perekonomian yang mengarah pada identifikasi kegiatan perekonomian secara spesialisasi, atau mengukur konsentrasi kegiatan ekonomi secara relatif untuk mendapatkan gambaran mengenai penetapan sektor unggulan sebagai leading sektor suatu kegiatan ekonomi industri, sehingga dalam pembahasannya sering difokuskan pada aspek tenaga kerja dan pendapatan (Kalzum, 2. Analisis LQ mempunyai kelebihan yaitu alat analisis ini merupakan alat analisis yang terbilang sederhana akan tetapi hasil yang diperoleh dari analisis ini dapat mengetahui struktur perekonomian dari suatu wilayah dan dapat mengetahui potensi dasar yang dimiliki oleh daerah tersebut yaycE = si/nt Si/Nt Keterangan : : Koefisien Location Quotient, : Nilai PDRB sektor i di Kabupaten Muaro Jambi : Nilai PDRB seluruh sektor di Kabupaten Muaro Jambi : Pendapatan sektor i pada tingkat Provinsi Jambi : Pendapatan seluruh sektor tingkat Provinsi Jambil Hasil penghitungan nilai LQ memiliki tiga kriteria antara lain : a. LQ > 1 artinya komoditas menjadi basis atau menjadi sumber pertumbuhan tidak hanya memenuhi kebutuhan di wilayah sendiri tetapi juga dapat di distribusi ke wilayah LQ = 1 artinya komoditas menjadi non-basis atau hanya cukup memenuhi kebutuhan di wilayah sendiri dan tidak dapat di distribusi ke wilayah lain. LQ < artinya komoditas menjadi non-basis atau komoditas tersebut tidak dapat memenuhi kebutuhan di wilayah sendiri dan perlu pasokan dari wilayah lain (Ridwansyah, 2. UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAMBI Page 111 of 202 JURNAL DEVELOPMENT VOL. 13 NO. 1 JUNI 2025 pISSN: 2338-6746 eISSN: 2615-3491 Alat Analisis Dynamic Location Quotient (DLQ) Metode Dynamic Location Quotient (DLQ) merupakan pengembangan dari LQ dengan mengakomodasi faktor laju pertumbuhan keluaran sektor ekonomi dari waktu ke waktu (Nugroho, 2. DLQ mengakomodasi laju pertumbuhan ekonomi suatu sektor amatan maupun perekonomian secara keseluruhan selama periode tertentu. Hasil analisis DLQ menunjukkan potensi suatu sektor untuk menjadi basis ekonomi di masa mendatang. Dengan mengkombinasikan antara LQ dan DLQ, pengambil kebijakan dapat menilai peran suatu sektor ekonomi dalam perekonomian termasuk prospek sektor tersebut ke depan. DLQ merupakan bentuk modifikasi dari analisis LQ yang digunakan untuk mengetahui sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan sebagai sektor yang berkelanjutan di masa yang akan datang. Naik turunnya DLQ dapat dilihat untuk sektor tertentu pada dimensi waktu yang berbeda dengan formulasi sebagai berikut (Leha,2. yayaycE = . Keterangan : DLQ : Indeks potensi sektor i di wilayah . : Rata-rata pertumbuhan PDRB sektor i di wilayah k : Rata-rata laju pertumbuhan total PDRB di wilayah k : Rata -rata pertumbuhan PDRB sektor i di tingkat Provinsi : Rata-rata pertumbuhan total PDRB sektor i ditingkat Provinsi HASIL Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Jambi (%) Nilai pertumbuhan ekonomi digunakan untuk membantu perhitungan DLQ yang menentukan apakah sektor tersebut akan menjadi sektor yang berkelanjutan di kemudian hari atau tidak, berikut adalah tabel perhitungan dari data PDRB di Provinsi Jambi. UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAMBI Page 112 of 202 JURNAL DEVELOPMENT VOL. 13 NO. 1 JUNI 2025 pISSN: 2338-6746 eISSN: 2615-3491 Tabel 1. Pertumbuhan Ekonomi Atas Dasar Harga Konstan (%) di Provinsi Jambi Pertumbuhan (%) Keterangan Rata-rata Pertumbuhan Ekonomi Total Pertumbuhan dari 17 sektor Suimbier:(BPS Provinsi Jamb. Dari perhitungan Tabel diatas dijelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi dari sektor pertanian, kehutanan dan perikanan dalam data PDRB Provinsi Jambi dari tahun 2019 - 2023. pada tahun 2019 pertumbuhan ekonomi sebesar 2. 94 persen dan mengalami penurunan drastis pada tahun 2020 sebesar 1. 51 persen, kemudian di tahun 2021 mengalami kembali peningkatan pendapatan sebesar 3. persen, pada tahun 2022 mengalami peningkatan secara drastis sebesar 5. 00 persen dan mengalami peningkatan kembali secara drastis sebesar 5. 61 persen dengan rata-rata pendapatan yang diperoleh 5 tahun terakhir sebesar 3. 75 persen di Provinsi Jambi. Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Muaro Jambi (%) Tabel 2. Pertumbuhan Ekonomi Atas Dasar Harga Konstan (%) di Kabupaten Muaro Jambi Pertumbuhan (%) Keterangan Pertumbuhan Ekonomi Total Pertumbuhan 17 sSu mber: (BPS Kabupaten Muaro Jamb. Rata - rata Dari perhitungan Tabel diatas dapat dijelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi dari sektor pertanian, kehutanan dan perikanan dalam data PDRB Kabupaten Muaro Jambi dari tahun 2019 - 2023. pada tahun 2019 sebesar 4,95 Kemudian pada tahun 2020 mengalami penurunan sebesar 1,35 persen, lalu pada tahun 2021 mengalami peningkatan kembali sebesar 3,90 persen. Begitu juga pada tahun 2022 mengalami peningkatan sebesar 5,72 persen, dan pada tahun 2023 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAMBI Page 113 of 202 JURNAL DEVELOPMENT VOL. 13 NO. 1 JUNI 2025 pISSN: 2338-6746 eISSN: 2615-3491 mengalami penurunan kembali sebesar 4,50 persen dengan rata-rata pendapatan sebesar 4,08 persen di Kabupaten Muaro Jambi. PDRB Atas Harga Konstan Provinsi Jambi Sektor pertanian, kehutana dan perikanan merupakan salah satu sektor yang berkontribusi terhadap produk domestik bruto (PDRB) Kabupaten Muaro Jambi. Adapun data yang akan dianalisis dalam penelitian ini adalah data PDRB atas Dasar Harga Konstan dari tahun 2018 Ae 2023 Provinsi Jambi dan data PDRB Kabupaten Muaro Jambi dari tahun 2019 Ae 2023. Tabel 3. Data PDRB atas Dasar Harga Konstan Lapangan Usaha (Miliar Rupia. 2018 Ae 2023 Provinsi Jambi TAHUN Lapangan (Milyaran Rupia. Usaha Rata-Rata 041,61 39. 160,08 39. 751,94 41. 209,10 43. 267,90 45. 697,30 4. 798,83 Total 501,13 149. 111,09 148. 354,25 153. 850,60 161. 730,00 169. 266,80 15. 564,50 Sektor Dari Tabel diatas dapat dijelaskan bahwa data jumlah Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Jambi untuk sektor pertanian, kehutanan dan perikanan memiliki angka yang rata-rata berada pada Rp4. 798,83 (Miliar Rupia. dari tahun 2018 Ae 2023, dengan total dari 17 Sektor yang di rata-rata kan sebesar Rp15. 564,50 (Miliar Rupia. dari tahun 2018 hingga tahun 2023. PDRB Atas Harga Konsta Kabupaten Muaro Jambi Tabel 4. Data PDRB atas Dasar Harga Konstan Lapangan Usaha (Miliar Rupia. 2018 Ae 2023 Kabupaten Muaro Jambi TAHUN (Milyaran Rupia. Lapangan Usaha Rata-Rata Pertanian, 402,1 6. 719,67 6. 810,09 7. 075,50 7. 480,10 7. 816,70 1. 078,83 419,17 Total 17 Sumber: (BPS Kabupaten Muaro Jamb. UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAMBI Page 114 of 202 JURNAL DEVELOPMENT VOL. 13 NO. 1 JUNI 2025 pISSN: 2338-6746 eISSN: 2615-3491 Dari Tabel diatas dapat dijelaskan bahwa sumbangan sektor pertanian, kehutanan dan perikanan terhadap produk domestik regional bruto (PDRB) Kabupaten Muaro Jambi dengan rata-rata sebesar Rp 1. 078,83 (Miliar Rupia. dari tahun 2018 Ae 2023. dengan total dari 17 Sektor yang di rata-rata kan sebesar Rp1. 419,17 (Miliar Rupia. dari tahun 2018 hingga tahun 2023. Analisis Location Quotient (LQ) Untuk mengetahui sektor pertanian, kehutanan dan perikanan tersebut menjadi sektor basis atau sektor non basis dapat dilakukan melalui metode perhitungan analisis Location Quotient (LQ) dengan membandingkan jumlah pendapatan di Kabupaten Muaro Jambi dari tahun 2018 Ae 2023 dengan Provinsi Jambi dari Tahun 2018 Ae 2023. Tabel 5. Perhitungan LQ (Locationt Quotien. Tahun 402,61 si/nt Si/Nt 389,57 041,61 501,13 719,67 126,72 160,08 111,09 810,09 183,86 751,94 354,25 075,50 825,10 209,10 850,60 179,00 267,90 730,00 816,70 320,90 697,30 266,80 078,83 1. 419,17 4. 798,83 15. 564,50 Ratarata Sumber: Perhitungan LQ (Location Quotien. Berdasarkan hasil analisis Locationt Quotient (LQ) dari perhitungan tahun 2018 sampai dengan 2023 diatas maka dapat disimpulkan bahwa sektor pertanian, kehutanan dan perikanan di Kabupaten Mauro Jambi di peroleh rata-rata LQ = 1. sehingga LQ >1, maka dapat disimpulkan bahwa sektor pertanian, kehutanan dan perikanan di Kabupaten Muaro Jambi merupakan sektor basis atau Bahkan juga menunjukkan bahwa sektor pertanian, kehutanan dan perikanan di Kabupaten Muaro Jambi tidak hanya mampu memenuhi produksi Kabupaten Muaro Jambi akan tetapi mampu memenuhi kebutuhan ke daerah lain. Karena itu UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAMBI Page 115 of 202 JURNAL DEVELOPMENT VOL. 13 NO. 1 JUNI 2025 pISSN: 2338-6746 eISSN: 2615-3491 pemerintah Kabupaten Muaro Jambi harus betul Ae betul memperhatikan sumber daya alam khususnya sektor pertanian, kehutanan dan perikanan karena sektor tersebut merupakan sektor basis dan potensial di kabupaten Muaro Jambi Analisis Dynamic Quotient (DLQ) Untuk melihat potensi perkembangan sektor pertanian, kehutanan dan perikanan Kabupaten Muaro Jambi dengan kabupaten sekitar atau dalam wilayah Provinsi Jambi digunakan analisis DLQ. Tabel 6. Hasil Perhitungan Dynamic Locationt Quotient (DLQ) Terhadap Sektor Pertanian, kehutanan dan Perikanan di Kabupaten Muaro Jambi Tahun 2019 Ae 2023. Tahuin . DLQ Kietierangan Tidak Prospiektif Propiestik Propiestik Tidak Prospiektif Propiestik Sumber: perhitungan Analisis DLQ Hasil Persandingan Analisis LQ dan DLQ Persandingan hasil LQ dan DLQ dapat menentukan apakah sektor pertanian, kehutanan dan perikanan di Kabupaten Muaro Jambi termasuk dalam sektor unggul, atau sektor prospektif, atau sektor andalan atau sektor tertinggal. Lapangan Usaha DLQ Kietierangan Piertanian, kiehuitanan dan Prospiektif Dari hasil persandingan antara hasil analisis LQ dan DLQ Kabupaten Muaro Jambi termasuk dalam kriteria sektor yang prospektif, artinya sektor tersebut adalah basis dan prospektif dimasa yang akan datang UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAMBI Page 116 of 202 JURNAL DEVELOPMENT VOL. 13 NO. 1 JUNI 2025 pISSN: 2338-6746 eISSN: 2615-3491 KESIMPULAN Hasil pembahasan dengan menggunakan analisis LQ dan DLQ mengenai AuPotensi PDRB Sektor Pertanian. Kehutanan dan Perikanan di Wilayah Kabupaten Muaro JambiAy telah dikemukakan di bab sebelumbnya. Oleh karena itu penulis mengambil kesimpulannya sebgai berikut: Berdasarkan hasil analisis LQ sektor pertanian, kehutanan dan pertanian di Kabupaten Muaro Jambi dari tahun 2018 Ae 2023 merupakan sektor basis dan potensial dengan nilai LQ sebesar 1. 53, artinya sektor pertanian, kehutanan dan perikanan untuk Kabupaten Muaro Jambi produksi dapat mencakupi kebutuhan masyarakat Kabupaten Muaro Jambi bahkan mampu memenuhi kebutuhan ke daerah lain serta dapat mensejahterakan rakyat Kabupaten Muaro Jambi. Hasil persandingan analisis LQ dan DLQ menunjukkan bahwa sektor pertanian, kehutanan dan perikanan di Kabupaten Muaro Jambi dari tahun 2018 Ae 2023 adalah sektor potensial dimana nilai LQ sebesar 1. 53 sedangkan DLQ dengan nilai sebesar 1. 52, sektor pertanian, kehutanan dan perikanan saat ini sektor sebagai sektor prospektif, artinya sektor pertanian, kehutanan dan perikanan saat ini sebagai sektor basis dan prospektif di masa yang akan datang. Hal ini menunjukkan bahwa sektor pertanian, kehutanan dan perikanan di Kabupaten Muaro Jambi merupakan sektor berkelanjutan. DAFTAR PUSTAKA