Volume 11. Nomor 2. April 25 Ae September 25 ISSN: 2442-501x | E-ISSN: 2541-2892 HUBUNGAN EDUKASI MENGGUNAKAN BOOKLET TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN AuUNDERWEAR RULESAy PADA ANAK DI SDN WARAKAS 01 PAGI JAKARTA UTARA. Nancy1*. Rosita Lubis2. Karina Nuraini3 1Ao2 Dosen Akper Husada Karya Jaya 3 Mahasiswa Akper Husada Karya Jaya *Koresponden: Nancy. Alamat: Jl. Sunter Permai Raya. Tanjung Priok. Email: nancyhkj@gmail. Received: 12 agust | Revised: 20 aguts | Accepted: 09 sept Abstrak Latar Belakang: Underwear rules merupakan program yang digagas oleh NSPCC (National Society for the Prevention o Cruelty to Childre. dengan konsep pendidikan seks yang disebut dengan PANTS: P (Private are Privat. anggota tubuh anak yang tertutup oleh pakaian dalam adalah privasi. A (Always remember You Body Belongings to Yo. selalu ingat tubuhmu adalah milikmu. N (No Means N. anak berhak untuk berkata tidak. T (Talk About Secrets That Upset Yo. bicaralah tentang rahasia yang membuatmu kesal. S (Speak up Someone Can Hel. bicaralah seseorang dapat membantu. Program ini menawarkan panduan langsung terhadap anak-anak yang disajikan dalam bahasa yang mudah diingat. Tujuan: Menganalisis hubungan edukasi menggunakan booklet terhadap tingkat pengetahuan underwear rules pada anak di SDN Warakas 01 Pagi Jakarta Utara. Metodologi Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode rancangan One Group Pretest and posttest, dengan desain penelitian deskriptif kuantitatif, tempat penelitian dilakukan di SDN Warakas 01 Pagi Jakarta Utara, sample berjumlah 96 responden dipilih menggunakan purposive sampling. Kriteria inklusi dalam penelitian ini adalah siswa yang bersekolah di SDN Warakas 01 Pagi Jakarta Utara kelas 3 sampai kelas 5, dan siswa yang bersedia menjadi responden. Kriteria ekslusi dalam penelitian ini adalah siswa yang tidak kooperatif, siswa yang tidak hadir saat penelitian, dan siswa yang mengundurkan diri saat berlangsungnya penelitian dikarenakan sakit. Hasil: Penelitian ini menggunakan uji Paired sample t-test dengan = 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan edukasi dengan rata-rata nilai responden sebelum diberikan edukasi yaitu 1,70 dan sesudah diberikan edukasi meningkat menjadi 2,46 dengan p-value sebesar 0,001 Kesimpulan: : Terdapat hubungan edukasi menggunakan booklet terhadap tingkat pengetahuan underwear rules pada anak di SDN Warakas 01 Pagi Jakarta Utara Kata Kunci: Anak, booklet, tingkat pengetahuan, underwear rules. Volume 11. Nomor 2. April 25 Ae September 25 ISSN: 2442-501x | E-ISSN: 2541-2892 dengan PANTS. : P (Privates are Privat. anggota tubuh anak Latar Belakang Anak adalah generasi penerus bangsa yang yang tertutup oleh pakaian dalam adalah pirvasi. A (Always mempunyai cita-cita serta harapan masa depan sebagai Remember You Body Belongings to Yo. selalu ingat tubuhmu pembangunan bangsa. Anak dikategorikan ketika ia masih adalah milikmu. N (No Means N. anak berhak untuk berkata berada di dalam kandungan sampai dengan usia 18 tahun. T (Talk About Secrets That Upset Yo. bicaralah tentang Oleh karena itu, sudah sepatutnya anak mendapatkan rahasia yang membuatmu kesal. S (Speak up. Someone Can perlindungan khususnya dari orang tua, serta masyarakat Hel. bicaralah seseorang dapat membantu. Program ini dan negara. Pada kenyataannya, sampai saat ini masih menawarkan panduan langsung terhadap anak-anak yang terdapat banyak kasus kejahatan yang dialami oleh anak. disajikan dalam bahasa yang mudah diingat, memfasilitaskan Kejadian ini dapat menyebabkan anak terganggu dengan pemahaman dan pemanfaatan mereka. psikisnya dan anak tidak mampu untuk melakukan kewajibannya dengan baik (Nurbaya, 2. Tujuan Penelitian Menurut Word health Organization (WHO, 2. Tujuan menunjukkan secara global, sekitar 30% Wanita di seluruh hubungan edukasi menggunakan booklet terhadap tingkat dunia pernah mengalami kekerasan seksual ataupun pengetahuan underwear rules pada anak di SDN Warakas 01 kekerasan fisik oleh pasangan mereka masing-masing Pagi Jakarta Utara. ataupun bukan pasangan di dalam hidup mereka. Kekerasan seksual menjadi masalah besar dengan perhatian yang besar Metode Penelitian karena dampak yang ditimbulkan juga sangat besar. Desain Penelitian Menurut data (KPAI, 2. 683 aduan Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif masuk ke pengaduan yang bersumber dari pengaduan dengan pendekatan deskriptif korelasional, yaitu penelitian langsung, pengaduan tidak langsung . urat dan emai. , yang mencoba mengidentifikasi suatu faktor tertentu dalam online, dan media. Pengaduan paling tinggi adalah klister sebuah fenomena. Perlindungan Khusus Anak (PAK) sebanyak 2. 133 kasus. Kasus tertinggi adalah jenis kasus anak menjadi korban Hipotesis kejahatan seksual dengan jumlah 834 kasus. Data tersebut mengindikasikan bahwa anak Indonesia rentan menjadi Hipotesis dalam penelitian ini, antara lain: H1: Mengidentiikasi pengetahuan sebelum dan sesudah korban kejahatan seksual dengan berbagai latar belakang, diberikan edukasi menggunakan booklet terhadap situasi, dan kondisi anak dimana berada. Selama 2022 underwear rules di SDN Warakas 01 Pagi Jakarta Utara. provinsi dengan pengaduan kasus anak korban kekerasan H2: Mengidentiikasi edukasi menggunakan booklet seksual terbanyak adalah 108 diantaranya 56 pengaduan terhadap underwear rules di SDN Warakas 01 Pagi kasus DKI Jakarta dan 39 Provinsi Jawa Timur. Jakarta Utara. Di Indonesia sendiri menurut data SIMPONI PPA tahun 2023, tercatat sebanyak 11. 684 kasus kekerasan Populasi dan Sampel seksual pada tahun 2022, 10. 328 kasus kekerasan seksual Populasi pada penelitian ini adalah seluruh kelas 3 pada tahun 2021, dan 8. 216 kasus pada tahun 2020 sampai kelas 5 yang berada di SDN Warakas 01 Pagi Jakarta (Kemenpa, 2. Utara sebanyak 288 siswa. Underwear Rules merupakan program yang digagas Pada penelitian ini, peneliti mengambil sampel oleh NSPCC (National Society for the Prevention of Cruelty to sebanyak 89 siswa dengan Teknik sampling purposive. Childre. dengan Sampel konsep Pendidikan seks yang disebut Volume 11. Nomor 2. April 25 Ae September 25 ISSN: 2442-501x | E-ISSN: 2541-2892 Berdasarkan data di atas menunjukkan bahwa dari merepresentasikan populasi yang akan di teliti. Menurut Rulino . , sampel yang berjumlah 10% dari total populasi sudah cukup untuk mewakili populasi dan 89 responden didapatkan hasil bahwa jenis kelamin siswa SDN Warakas 01 lebih banyak Perempuan berjumlah 59 orang . 9%). menggambarkan keadaan yang sebenarnya. Instrumen Pengumpulan Data Penelitian ini menggunakan alat pengumpulan data seperti kuesioner, alat tulis, dan laptop untuk mengolah data. Peneliti menggunakan kuesioner yang sudah diteliti Analisa Bivariat Tabel 4. 2 Distribusi frekuensi responden menurut usia, di SDN Warakas 01 Pagi Jakarta Utara . sebelumnya serta telah diuji validitas dan reabilitas. Tingkat Pengumpulan Data Pengetahuan Pengumpulan Data dilakukan pada bulan Maret hingga Mei 2024 Di SDN Warakas 01 Pagi Jakarta Utara. Mean Std. Deviation Sebelum Sesudah Analisa Data P-Value 0,001 Analisa dalam penelitian ini menggunakan uji Analisa data menggunakan Paired Sample t-test dengan 0,05 untuk mengetahui apakah terdapat hubungan yang signifikan terhadap pengetahuan anak tentang underwear rules paired sample t-test untuk mengetahui hubungan atau pengaruh antara dua variabel, yaitu untuk mengetahui hubungan edukasi menggunakan booklet terhadap tingkat pengetahuan underwear rules pada anak. Adapun hasil yang didapatkan, yaitu: Pertimbangan Etik Berdasarkan tabel diatas didapatkan hasil bahwa Penelitian ini telah diperiksa dan dilakukan uji etik oleh Komisi Etik Penelitian/P2M Akper Husada Karya Jaya rata-rata pada 22 April 2024 edukasi yaitu 1,70 dan sesudah diberikan edukasi meningkat Hasil Penelitian menjadi 2,46 dengan p-value sebesar 0,001 yang artinya ada Analisa Univariat pengaruh yang signifikan sebelum dan sesudah diberikan edukasi underwear rules menggunakan booklet. Tabel 4. 1 Distribusi frekuensi responden Pembahasan menurut jenis kelamin, di SDN Warakas 01 Pagi Karakteristik responden Jakarta Utara . Usia Berdasarkan data diatas dengan 89 siswa SDN Warakas Kategori Frekuensi Presentase Laki-laki 30 Orang Perempuan 59 Orang Total 20 Orang 01 Pagi Jakarta Utara menunjukkan rata-rata usia siswa 11 tahun dengan standar delevasi 0,484 Jenis kelamin Berdasarkan data diatas dengan 89 siswa SDN Warakas 01 Pagi Jakarta Utara menunjukkan bahwa jenis Berdasarkan data diatas dengan 89 siswa kelamin siswa SDN Warakas 01 Pagi Jakarta Utara lebih SDN Warakas 01 Pagi menunjukkan rata-rata usia banyak perempuan dengan jumlah 59 orang . ,9%) siswa 11 tahun dengan standar deviasi 0. Tingkat pengetahuan siswa sebelum diberikan edukasi Volume 11. Nomor 2. April 25 Ae September 25 ISSN: 2442-501x | E-ISSN: 2541-2892 underwear rules menggunakan booklet Tingkat Karakteristik responden pengetahuan siswa sebelum diberikan edukasi Berdasarkan data diatas dengan 89 siswa SDN Warakas 01 Pagi Jakarta Utara menunjukkan didapatkan hasil bahwa kategori kurang berjumlah rata-rata usia siswa 11 tahun dengan standar 40 orang . ,0%) kategori cukup berjumlah 35 delevasi 0,484 orang . ,5%) dan kategori baik berjumlah 14 orang . ,5%) Warakas 01 Pagi Jakarta Utara menunjukkan bahwa jenis kelamin siswa SDN Warakas 01 edukasi underwear rules menggunakan booklet Pagi Jakarta Utara lebih banyak perempuan Tingkat pengetahuan siswa sesudah diberikan dengan jumlah 59 orang . ,9%) edukasi underwear rules menggunakan booklet Tingkat pengetahuan siswa sebelum diberikan 20 orang . %), kategori cukup berjumlah 10 edukasi underwear rules menggunakan booklet orang . ,1%) dan kategori baik berjumlah 59 orang . ,9%) orang . ,5%) dan kategori baik berjumlah 14 orang . ,5%) Tingkat pengetahuan siswa sesudah Terdapat perbedaan tingkat pengetahuan sebelum diberikan edukasi underwear rules menggunakan dan sesudah diberikan edukasi underwear rules dengan media booklet. Menunjukkan hasil bahwa 40 orang . ,0%) kategori cukup berjumlah 35 menggunakan booklet rata-rata didapatkan hasil bahwa kategori kurang berjumlah Perbedaan tingkat pengetahuan sebelum dan Tingkat pengetahuan siswa sebelum diberikan edukasi underwear rules menggunakan booklet didapatkan hasil bahwa kategori kurang berjumlah Jenis kelamin Berdasarkan data diatas dengan 89 siswa SDN Tingkat pengetahuan siswa sesudah diberikan Usia Tingkat pengetahuan siswa sesudah diberikan edukasi underwear rules menggunakan booklet diberikan edukasi yaitu 1,70 dan sesudah diberikan Tingkat pengetahuan siswa sesudah diberikan edukasi meningkat menjadi 2,46 dengan p-value edukasi underwear rules menggunakan booklet sebesar 0,001 yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan terhadap tingkat pengetahuan sebelum didapatkan hasil bahwa kurang berjumlah 20 orang dan sesudah diberikan edukasi underwear rules . %), kategori cukup berjumlah 10 orang menggunakan booklet. ,1%) dan kategori baik berjumlah 59 orang Kesimpulan . ,9%) Penelitian ini dilakukan terhadap 89 siswa di SDN Warakas 01 Pagi Jakarta Utara untuk mengetahui hubungan pengetahuan underwear rules pada anak di SDN Warakas 01 Pagi Jakarta Utar, yaitu sebagai berikut: Perbedaan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan edukasi underwear rules menggunakan booklet Terdapat Menunjukkan hasil bahwa rata-rata pengetahuan responden sebelum diberikan edukasi yaitu 1,70 Volume 11. Nomor 2. April 25 Ae September 25 ISSN: 2442-501x | E-ISSN: 2541-2892 meningkat menjadi 2,46 dengan p-value sebesar 0,001 yang artinya terdapat pengaruh yang sesudah diberikan edukasi underwear rules menggunakan booklet. Referensi