Jurnal CyberTech Vol. No. Mei 2018, pp. P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 A 232 Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Penerimaan Beasiswa Menggunakan Metode Moora Kiki Kurniawan S*. Jaka Prayudha**. Zaimah Panjaitan *** * Sistem Informasi. STMIK Triguna Dharma ** Sistem Informasi. STMIK Triguna Dharma Article Info Article history: Received Mei 12th, 2018 Revised Mei 20th, 2018 Accepted Mei 26th, 2018 Keyword: Sistem Pendukung Keputusan Beasiswa Baitul Mal MOORA ABSTRACT Baitul mal Aceh Tenggara merupakan salah satu intansi yang mempunyai program beasiswa. Program beasiswa pada Baitul mal Aceh Tenggara merupakan salah satu dari program baitul mal yang termasuk ke dalam program ZIS (Zakat. Infak dan Shadaqa. Yaitu membantu modal usaha masyarakat miskin, pelatihan, beasiswa, pembangunan rumah tidak layak huni dan bantuan biaya pengobatan dalam melakukan penentuan beasiswa tersebut mengalami kesulitan karena banyaknya pelamar beasiswa dan sulitnya untuk menentukan keputusan penerima beasiswa yang sesuai dengan yang Untuk itulah diperlukan suatu sistem pengambilan keputusan yang dapat memperhitungkan segala kriteria yang mendukung pengambilan keputusan guna membantu, mempercepat dan mempermudah proses pengambilan keputusan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membangun sebuah sistem pengambilan keputusan yang membantu pihak baitulmal dalam menentukan penerima beasiswa yang sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan dengan menggunakan metode Multi Objective Optimization On The Basis Of Ratio Analysis (MOORA). Perancangan ini menggunkan bahasa pemograman visual basic dan menggunakan MySQL sebagai Sistem Pendukung Keputusan Penerimaan Beasiswa merupakan sebuah sistem yang dapat menentukan calon peneriama beasiswa pada baitul mal Kabupaten Aceh Tenggara, dimana dalam proses pengambilan keputusan menggunakan mtode MOORA. Sistem dapat memberikan keputusan peserta-peserta yang layak maupun tidak layak untuk mendapat beasiswa. Sistem akan menyeleksi setiap data-data yang di inputkan dan nilai yang tertinggi yang akan terpilih untuk mendapatkan beasiswa pada Baitul Mal, yaitu dengan total nilai di atas atau sama dengan 0,3000. Copyright A 2018 STMIK Triguna Dharma. All rights reserved. First Author Nama Program Studi Kampus Email : Kiki Kurniawan S : Sistem Informasi : STMIK Triguna Dharma : kikiselian123@gmail. PENDAHULUAN Salah satu hak azasi manusia yang paling mendasar adalah memperoleh pendidikan yang layak seperti tercantum dalam UUD 1945. Ketika seseorang memperoleh pendidikan yang baik, akan terbuka baginya untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Menyadari bahwa pendidikan sangat penting dan salah satu faktor maju atau tidaknya suatu negara, negara sangat mendukung setiap warga negaranya untuk meraih https://ojs. P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 pendidikan setinggi-tingginya. Beberapa di antaranya melakukan program pendidikan gratis dan program Beasiswa dapat dikatakan sebagai pembiayaan yang diberikan oleh pemerintah, perusahaan swasta, kedutaan, universitas, serta lembaga pendidik atau peneliti, yang karena prestasi seorang dapat diberikan kesempatan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusianya melalui pendidikan. Biaya tersebut diberikan kepada yang berhak menerima, terutama berdasarkan klasifikasi, kualitas, dan kompetensi si penerima beasiswa. Baitul Mal merupakan suatu lembaga yang memiliki program pemberian beasiswa dimulai dari tingkat SD sampai dengan tingkat perguruan tinggi. Akan tetapi, dalam melakukan penentuan beasiswa tersebut akan mengalami kesulitan karena banyaknya pelamar beasiswa dan sulitnya untuk menentukan keputusan penerima beasiswa yang sesuai dengan yang diharapkan. Untuk itulah diperlukan suatu sistem pengambilan keputusan yang dapat memperhitungkan segala kriteria yang mendukung pengambilan keputusan guna membantu, mempercepat dan mempermudah proses pengambilan keputusan. Sistem Pendukung Keputusan merupakan bidang ilmu yang dapat di terapkan oleh bidang keilmuan Dalam ilmu ini terdapat banyak sekali metode yang dapat digunakan diantaranya metode Metode Multi Objective Optimization On The Basis Of Ratio Analysis. Metode Multi Objective Optimization On The Basis Of Ratio Analysis merupakan metode yang sederhana di bidang Multi Criteria Decision Making (MCDM). Metode ini banyak digunakan oleh dunia kerja diantaranya adalah untuk Menentukan Mitra Kerja Entri Data Baru Pada Badan Pusat Statistik Kota Medan. METODE PENELITIAN 1 Beasiswa Beasiswa adalah pemberian berupa bantuan keuangan yang diberikan kepada perorangan, mahasiswa atau pelajar untuk keberlangsungan pendidikan. Beasiswa diartikan sebagai bentuk penghargaan yang diberikan kepada individu agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Penghargaan itu dapat berupa akses tertentu pada suatu institusi atau penghargaan berupa bantuan keuangan. Pada dasarnya, beasiswa adalah penghasilan bagi yang menerimanya. Hal ini sesuai dengan ketentuan pasal 4 ayat . Undang-undang PPh/2000. Disebutkan pengertian penghasilan adalah tambahan kemampuan ekonomis dengan nama dan dalam bentuk apa pun yang diterima atau diperoleh dari sumber Indonesia atau luar Indonesia yang dapat digunakan untuk konsumsi atau menambah kekayaan Wajib Pajak. Karena beasiswa bisa diartikan menambah kemampuan ekonomis bagi penerimanya, berarti beasiswa merupakan penghasilan. 2 Baitul Mal (BM) Baitul Mal (BM) merupakan suatu konsep keuangan yang aktivitasnya mengelola dana yang bersifat nirlaba . yang bersumber dari ZISWa (Zakat. Infak. Sedekah, dan Waka. atau sumber lain yang halal seperti hibah. Baitul Mal wat-Tamwil (BMT) adalah lembaga keuangan mikro yang dioperasikan dengan prinsip bagi hasil, menumbuh kembangkan bisnis usaha mikro dan kecil, dalam rangka mengangkat derajat dan martabat serta membela kepentingan kaum fakir miskin. 3 Sistem Pendukung Keputusan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) adalah perangkat pendukung keputusan yang berbasiskan komputer termasuk sistem berbasis pengetahuan . anajemen pengetahua. yang dipakai untuk membantu pengambil keputusan dengan menyajikan informasi dan interpretasinya untuk berbagai alternatif keputusan. Dapat juga dikatakan sebagai sistem komputer yang mengolah data menjadi informasi untuk mengambil keputusan dari masalah semi-terstruktur yang spesifik. Multiple criteria decision making merupakan bagian dari masalah pengambilan keputusan yang relatif kompleks, dan melibatkan beberapa orang dalam pengambilan keputusan, dengan sejumlah kriteria yang bermacam-macam dan harus dipertimbangkan, dan beberapa bagian kriteria memiliki nilai bobot tertentu, dengan tujuan untuk menghasilkan solusi yang optimal atas suatu permasalahan . Jurnal CyberTech. Vol. No. Mei 2018, pp. P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 1 Karakteristik Sistem Pendukung Keputusan Adapun karakteristik dari sistem pendukung keputusan. , yaitu: Sistem pendukung keputusan mendukung dalam mengambil keputusan dalam kondisi semi terstruktur dan tak terstruktur dalam perpaduan untuk mempertimbangkan manusia dan informasi terkomputerisasi. Dalam proses pengolahannya, sistem pendukung keputusan mengkombinasikan model-model analisis dengan teknik pemasukan dan konvensional secara fungsi- fungsi pencarian informasi. Sistem Pendukung Keputusan dirancang sedemikian rupa sehingga dapat digunakan atau dioperasikan dengan mudah oleh orang-orang yang tidak memiliki dasar kemampuan pengoprasisan komputer yang Oleh karena itu pendekatan yang digunakan biasanya model interaktif. Peningkatan efektivitas dari pengambilan keputusan dari pada efisiensi. 2 Tujuan Sistem Pendukung Keputusan Ada beberapa tujuan dari sistem pendukung keputusan adalah. , yaitu : Membantu manajer dalam pengambilan keputusan masalah semiterstruktur. Mendukung penilaian manajer bukan mencoba untuk menggantikannya. Meningkatkan efektifitas pengambilan keputusan manajer dari pada efisiensinya. 3 Komponen - Komponen Sistem Pendukung Keputusan Komponen sistem pendukung keputusan bisa terdiri dari beberapa sub sistem. , yaitu : Data Management, termasuk database yangmengandung data yang relevan untuk berbagaisituasi dan diatur oleh software yang disebut Database Management Sistems (DBMS). Model Management, melibatkan modelfinansial, statistikal, management science, atau analitis, dan management software yang diperlukan. Communication, dimana user dapat berkomunikasidan memberikan perintah pada SPK melalui antar Knowledge Management, merupakan subsistem optional yang dapat mendukung subsitemlain atau bertindak sebagai komponenyang berdiri sendiri. 4 Manfaat Sistem Pendukung Keputusan Sistem pendukung keputusan memiliki beberapa manfaat, diantaranya sebagai berikut. Mempunyai kemampuan mendukung pemecahan masalah yang komplek. Bereaksi cepat terhadap situasi yang tidak diharapkan pada kondisi yang berubah sistem pendukung keputusan melakukan analisiskuantitatif dengan sangat cepat dan menghemat waktu. Mempunyai kemampuan dengan mencoba berbagai strategi berbeda kondisi dengan tepat dan cepat. Belajar dan mengembangkan program baru dengan menggunakan pola analisis. 4 MOORA (Multi-Objective Optimization on the basis of Ratio Analysi. MOORA merupakan metode yang diterapkan untuk memecahkan masalah dengan perhitungan matematika yang kompleks yang diperkenalkan oleh Brauers dan Zavadskas pada tahun 2006. Berikut ini langkah penyelesaian metode MOORA yaitu sebagai berikut. Menginput nilai kriteria. Membuat matriks keputusan. Normalisasi pada metode MOORA. Normalisasi bertujuan untuk menyatukan setiap element matriks sehingga element pada matriks memiliki nilai yang seragam. Normalisasi pada MOORA dapat dihitung menggunakan persamaan sebagai berikut : Optimalkan Atribut. Untuk optimasi multi obyektif, pertunjukan normal ini ditambahkan dalam hal memaksimalkan . ntuk menguntungkan atribu. dan dikurangi jika terjadi minimisasi . ntuk atribut yang tidak menguntungka. Maka masalah optimasi menjadi: Jurnal CyberTech. Vol. No. Mei 2018, pp. P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 ANALISA DAN HASIL Algoritma sistem merupakan penjelasan langkah-langkah penyelesaian masalah dalam perancangan sistem pendukung keputusan dalam penentuan penerimaan beasiswa baiatul mal dengan menggunakan metode Multi Objective Optimization On The Basis Of Ratio Analysis (MOORA). Hal ini dilakukan untuk mendapatkan hasil yang efisien dan efektif dalam perhitungan, hal tersebut dilakukan agat tidak terjadi kecurangan penentuan penerimaan beasiswa baiatul mal. 1 Menginput Nilai Kriteria Berikut adalah data yang di dapatkan dari kantor baitul mal berupa hasil wawancara dan dokumentasi Tabel 3. 1 Data Mahasiswa Nama Mahasiswa Pekerjaan Orang Tua Penghasilan Orang Tua Smester Jumlah Tanggungan Orang Tua Sumber Biaya Kuliah (SBK) Saipul Anuwar Buruh Orang Tua Bulan Sari Buruh Orang Tua Munawar Dani Buruh Sendiri Diki Arjuansyah Wiraswasta Ajuar Petani Gadis Hardianty Petani Muhammad Irfan Buruh Misuakh Wiraswasta Beasiswa Rian Handika Buruh Beasiswa Iqbal Selian Petani Sendiri Beasiswa Beasiswa Beasiswa Sendiri Pengambilan keputusan ini berdasarkan pada kriteria yang sudah menjadi penentu dalam menentukan penerimaan beasiswa baitul mal. Berikut ini adalah kriteria yang digunakan: Tabel 3. 2 Pembobotan Kriteria No. Kode Kriteria Kriteria Bobot Pekerjaan Orang Tua (PKO) Penghasilan Orang Tua (PHO) Semester (S) Jumlah Tanggungan Orang Tua (JTO) Sumber Biaya Kuliah (SBK) Berdasarkan data yang didapat tersebut perlu dilakukan konversi setiap kriteria untuk dapat dilakukan pengolahan kedalam Metode MOORA. Berikut ini adalah tabel konversi dari kriteria yang digunakan: Tabel 3. 3 Skala Pembobotan No. Pekerjaan Orang Tua (PKO) Buruh Petani Wiraswasta Bobot Alternatif Tabel 3. 3 Skala Pembobotan (Lanjuta. Jurnal CyberTech. Vol. No. Mei 2018, pp. P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 Penghasilan Orang Tua (PHO) 000 - 1. Diatas 1. 000 - 2. Diatas 2. No. Semester (S) Bobot Alternatif Diatas 6 6Ae4 3Ae1 No. Bobot Alternatif Tanggungan Orang Tua (JTO) Diatas 6 4Ae5 3Ae1 No. Sumber Biaya Kuliah (SBK) Bobot Alternatif Orang Tua Sendiri Beasiswa No. Bobot Alternatif Merubah Nilai Kriteria Menjadi Matriks Keputusan Berikut ini adalah nilai alternatif untuk setiap kriteria. Berikut ini adalah nilai alternatif pada untuk setiap kriteria. Tabel 3. 4 Konversi Data Peserta No. Nama Mahasiswa Saipul Anuwar Kriteria Bulan Sari Munawar Dani Diki Arjuansyah Ajuar Gadis Hardianty Muhammad Irfan Misuakh A10 Rian Handika Iqbal Selian Setelah mengetahui nilai alternatif pada setiap kriteria, selanjutnya merubah nilai kritria menjadi Berikut Jurnal CyberTech. Vol. No. Mei 2018, pp. P-ISSN : 9800-3456 Xij = E-ISSN : 2675-9802 3 Normalisasi Pada Metode Moora Setelah dilakukan perubahan, selanjutnya melakukan normalisasi. Berikut ini adalah normalisasi data Menghitung nilai normalisasi dari masing-masing alternative Kriteria C1 X11 = 5/ 0,3618 X21 = 5/ 0,3618 X31 = 5/ 0,3618 X41 = 3/ 0,2171 X51 = 4/ 0,2894 X61 = 4/ 0,2894 X71 = 5/ 0,3618 X81 = 3/ 0,2171 X91 = 5/ 0,3618 X101 = 4/ 0,2894 Kriteria C2 X12 = 5/ 0,3727 X22 = 4/ 0,2981 X32 = 4/ 0,2981 X42 = 5/ 0,3727 X52 = 4/ 0,2981 X62 = 4/ 0,2981 X72 = 3/ 0,2236 X82 = 4/ 0,2981 X92 = 5/ 0,3727 X102 = 4/ Kriteria C3 0,2981 Jurnal CyberTech. Vol. No. Mei 2018, pp. P-ISSN : 9800-3456 X13 = 4/ 0,3192 X23 = 3/ 0,2394 X33 = 4/ 0,3192 X43 = 5/ 0,3990 X53 = 4/ 0,3192 X63 = 4/ 0,3192 X73 = 3/ 0,2394 X83 = 3/ 0,2394 X93 = 4/ X103 = 5/ Kriteria C4 0,3990 X14 = 3/ 0,2526 X24 = 4/ 0,3369 X34 = 4/ 0,3369 X44 = 5/ 0,4211 X54 = 3/ 0,2526 X64 = 3/ 0,2526 X74 = 4/ 0,3369 X84 = 4/ 0,3369 X94 = 4/ 0,3369 X104 = 3/ Kriteria C5 0,2526 X15 = 5/ 0,4181 X25 = 5/ 0,4181 X35 = 4/ 0,3345 X45 = 3/ 0,2509 X55 = 3/ 0,2509 X65 = 3/ 0,2509 X75 = 4/ 0,3345 X85 = 3/ 0,250 Jurnal CyberTech. Vol. No. Mei 2018, pp. E-ISSN : 2675-9802 P-ISSN : 9800-3456 X95 = 3/ 0,2509 X105 = 4/ 0,3345 E-ISSN : 2675-9802 Berdasarkan perhitungan, maka didapat matriks kinerja ternormalisasi yaitu sebagai berikut: Xij = 0,3618 0,3727 0,3192 0,2526 0,4181 0,3618 0,2981 0,2394 0,3369 0,4181 0,3618 0,2981 0,3192 0,3369 0,3345 0,2171 0,3727 0,3990 0,4211 0,2509 0,2894 0,2981 0,3192 0,2526 0,2509 0,2894 0,2981 0,3192 0,2526 0,2509 0,3618 0,2236 0,2394 0,3369 0,3345 0,2171 0,2981 0,2394 0,3369 0,2509 0,3618 0,3727 0,3192 0,3369 0,2509 0,2894 0,2981 0,3990 0,2526 0,3345 Selanjutnya yaitu mengoptimalisasi nilai atribut. Adapun rumus yang digunakan dalam metode ini Xij*Wj= 0,0904 0,0904 0,0904 0,0543 0,0724 0,0724 0,0904 0,0543 0,0904 0,0724 0,0932 0,0745 0,0745 0,0932 0,0745 0,0745 0,0559 0,0745 0,0932 0,0745 0,0479 0,0359 0,0479 0,0599 0,0479 0,0479 0,0359 0,0359 0,0479 0,0599 0,0632 0,0842 0,0842 0,1053 0,0632 0,0632 0,0842 0,0842 0,0842 0,0632 0,0418 0,0418 0,0334 0,0251 0,0251 0,0251 0,0334 0,0251 0,0251 0,0334 Mengurangi Nilai Maximax Dan Minimax Kemudian setelah melakukan perkalian antara Xij dan Wj , maka berikutnya adalah menghitung nilai yang terlihat pada tabel di bawah ini: Jurnal CyberTech. Vol. No. Mei 2018, pp. P-ISSN : 9800-3456 No. Alternatif A10 E-ISSN : 2675-9802 Tabel 3. 5 Nilai Yi Maximum Minimum (C1 C2 C3 C4 C. 0,3365 0,3269 0,3305 0,3377 0,2830 0,2830 0,2999 0,2740 0,3408 0,3034 (Max - Mi. 0,3365 0,3269 0,3305 0,3377 0,2830 0,2830 0,2999 0,2740 0,3408 0,3034 Menentukan Rangking Dari Hasil Perhitungan MOORA Setelah menghitung nilai Yi, maka selanjutnya dilakukan perangkingan untuk setiap alternatif. Ketentuan yang diperoleh dari pihak Baitul Mal untuk menentukan penerimaan beasiswa, supaya mendapatkan hasil yang baik dengan nilai minimal AuLebih BesarAy dari 0,3000 dikategorikan AuLayakAy tetapi dibawah 0,3000 dikategorikan AuTidak LayakAy. Tabel 3. 10 Perangkingan Metode MOORA. No. Kode Alternatif Nama Mahasiswa Nilai Rangking Keterangan Rian Handika 0,3408 Layak Diki Arjuansyah 0,3377 Layak Saipul Anuwar 0,3365 Layak Munawar Dani 0,3305 Layak Bulan Sari 0,3269 Layak A10 Iqbal Selian 0,3034 Layak Muhammad Irfan 0,2999 Tidak Layak Gadis Hardianty 0,2830 Tidak Layak Ajuar 0,2830 Tidak Layak Misuakh 0,2740 Tidak Layak Dari perangkingan di atas yang didapat dari hasil perhitungan diketahui bahwa ada 6 orang yang layak mendapatkan beasiswa dikarenakan total nilai di atas atau sama dengan 0,3000 dan terdapat 4 orang yang tidak layak karena tidak mencukupi nilai tertentu. 5 Implementasi Sistem Implementasi sistem menjelaskan dan menampilkan hasil . dari sistem yang telah dibangun. Berikut ini adalah implementasi hasil rancangan antarmuka (Interfac. dari sistem yang telah dibuat adalah sebagai berikut : Form Login Berikut ini merupakan tampilan dari Form login yang berfungsi untuk melakukan proses validasi username dan password pengguna sebelum masuk kedalam Menu Utama. Jurnal CyberTech. Vol. No. Mei 2018, pp. P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 Gambar 5. 1 Tampilan Form Login Form Menu Utama Berikut ini adalah Form Menu Utama dari sistem pendukung keputusan ini. Gambar 5. 2 Tampilan Form Menu Utama Data Alternatif Berikut ini adalah tampilan dari Form Data Alternatif . Gambar 5. 3 Tampilan Form Data Alternatif Jurnal CyberTech. Vol. No. Mei 2018, pp. P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 Form Data Kriteria Berikut ini adalah tampilan dari Form Data Kriteria. Gambar 5. 4 Tampilan Form Data Kriteria Form Penilaian Dalam sistem pendukung keputusan ini, berikut adalah tampilan dari Form Penilaian Gambar 5. 5 Tampilan Form Data Penilaian Form Proses Dalam sistem pendukung keputusan ini, berikut adalah tampilan dari Form Proses. Gambar 5. 6 Tampilan Form Proses Jurnal CyberTech. Vol. No. Mei 2018, pp. P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 Form Laporan Berikut ini adalah tampilan dari hasil laporan. Gambar 5. 7 Tampilan Form Laporan 6 Kelebihan dan Kekurangan Sistem Setelah melakukan proses implementasi dan pengujian terhadap sistemnya, terdapat beberapa kelebihan dan kekurangan dari sistem yang dirancang. Berikut ini adalah kelebihan dan kekurangannya yaitu sebagai Kelebihan Sistem Adapun kelebihan dari sistem pendukung keputusuan ini yaitu sebagai berikut: Sistem pendukung keputusan ini dapat membantu pihak Baitul Mal dalam memilih calon peserta beasiswa terbaik. Sistem ini mengunakan metode MOORA sebagai metode pemecahan masalah, sehingga hasil yang diproleh sesuai dengan perhitungan manual, dan sistem ini dibuat dengan tampilan sederhana dan mudah digunakan. Sistem ini dapat membantu dalam pengambilan keputusan penentuan beasiswa terbaik dengan cepat dan mudah. Kekurangan Sistem Adapun kekurangan dari sistem pendukung keputusuan ini yaitu : Hasil pengujian sistem ini hanya digunakan pada Baitul Mal. Sistem Pendukung Keputusan ini belum dapat mengimport data atau mengolah data dengan Microsoft Excel sehingga untuk menginputkan datanya harus satu per satu. Sistem Pendukung Keputusan ini belum dilengkapi dengan sistem backup. Sistem Pendukung Keputusan ini belum dilengkapi dengan keamanan data karena belum disertai dengan algoritma pengamanan data. KESIMPULAN Setelah dilakukan penelitian maka kesimpulan dari penelitian ini yaitu sebagai berikut: Berdasarkan pengujian dan implementasi sistem pendukung keputusan terhadap penyelesaian masalah pada Baitul Mal dalam penentuan beasiswa terbaik dapat diselesaikan dengan baik menggunakan metode MOORA. Hal itu ditandai dengan semakin mudahnya prosedur penentuan dan hasil yang di dapat dengan memanfaatkan sistem tersebut. Sistem Pendukung Keputusan dapat dirancang dengan menerapkan Metode MOORA untuk menentukan beasiswa terbaik sesuai dengan kebutuhan Baitul Mal. Sistem yang dibangun dinyatakan layak untuk digunakan dalam peningkatan kinerja operasional khususnya dalam penentuan beasiswa terbaik Jurnal CyberTech. Vol. No. Mei 2018, pp. P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 UCAPAN TERIMA KASIH Puji Syukur kehadiran Allah Subhana Wa TaAoala yang telah melimpahkan rahmat dan karunianya sehingga dapat menyelsaikan jurnal ilmiah ini. Pada kesempatan ini diucapkan terima kasih yang sebesarbesarnya kepada kedua Orang Tua tercinta yang selama ini memberikan doAoa dan dukungan baik secara moril maupun materi sehingga dapat terselesaikan pendidikan dari tingkat dasar sampai bangku perkuliahan dan terselsaikannya jurnal ini. REFERENSI